M4271 – Mengapa Kita Sangat Membutuhkan Roh Kudus dan Karunia-KaruniaNya

YOHANES 16:7. MENGAPA KITA SANGAT MEMBUTUHKAN ROH KUDUS DAN KARUNIA-KARUNIANYA.

PENDAHULUAN

Tuhan Yesus berkata, lebih berfaedah, lebih untung kalau Dia naik ke Surga, “hilang!” Sebab Roh Kudus akan turun menggantikanNya, danitu jauh lebih berfaedah bagi mereka dan semua umat Tuhan: Renungkan kata2 ini, sebab Roh Kudus turun dan tinggal dalam kita, sehingga kita bisa mengerjakan perkara2 besar dari Tuhan Maz 60:14. Jadi baptisan dan penyertaan Roh Kudus itu sangat2 besar artinya.

TANDA BAPTISAN, ini adalah permulaan dari semua pekerjaan Roh Kudus di dalam dan lewat orang ini.

Kis 2:33

Karena itu sesudah ditinggikan oleh tangan kanan Allah dan sesudah menerima perjanjian Roh Kudus dari Bapa, Ia mencurahkan-Nya (inilah baptisan Roh Kudus)seperti yang sekarang kamu lihat dan dengar.

Tanpa bahasa lidah tidak ada semua pekerjaan Roh Kudus yang kita lihat dalam Rasul2 dan orang Kristen hujan Awal, yaitu cara kerja Roh Kudus dalam WB (temasuk juga cara2 WL) (lihat tentang Bahasa lidah sebagai tanda baptisan  dalam pokok/ buku baptisan Roh Kudus).

  1. DAPAT PENOLONG, tidak sampai yatim piatu.

Yoh 14:16,18.

  1. Maka Aku akan meminta kepada Bapa, dan Ia (Bapa) akan memberikan Penolong yang lain kepadamu, supaya Ia boleh tinggal dengan kamu selama-lamanya. (KJI)
  2. Aku tidak akan meninggalkan kamu yatim piatu; Aku akan datang kepadamu. (lewat utusan yang diberi Bapa atas namaKu Yoh 14:26 (KJI)

Putra Manusia Yesus yang menjadi kunci hidup bagi murid2Nya, lebih daripada pertolongan orang tua pada anak2nya. Waktu kehilangan Putra Manusia Yesus, mereka lebih celaka dari bayi dan anak2 yang ditinggalkan orang tuanya, sebab menjadi yatim piatu, sebab tahu2 Yesus hilang waktu naik ke Surga. Akibatnya semua hidup dan karier murid2 Yesusakan berakhir sampai disitu saja. Murid2 takut, bingung, frustasi, tidak tahu harus berbuat apa, bahkan mereka mulai kembali dalam pekerjaan lama, sebagai nelayan mencari ikan sebab rasa2nya semua sudah berakhir, tidak mungkin hidup seperti sebelumnya tanpa Yesus, guru, kepala yang menjadi segala-galanya bagi mereka.

Tetapi ketika Roh Kudus turun ke atas mereka, mereka dibaptis dengan Roh Kudus (dengan bahasa lidah), mereka mendapatkan Penolong yang maha besar datang bagi masing2 mereka, bahkan lebih hebat dari dahulu, sungguh2 lebih berfaedah, sehingga mereka tidak lagi menjadi seperti anak2 yatim piatu. Petrus yang bukan apa2, ikut dengan Putra manusia Yesus yang heran, sebab dipimpin Roh, tetapi sesudah Roh Kudus turun ke atasnya, ia menjadi luar biasa, seperti Kristus.

Yoh 16:7

Namun Aku ini mengatakan kebenaran kepadamu. Adalah lebih baik bagimu (TL: berfaedah bagi kamu , TB: lebih berguna bagi kamu.) jika Aku pergi, sebab jika Aku tidak pergi, Penolong itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jika Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu. (KJI)

Rencana Allah akan mengembalikan lebih dari sebelumnya. Menjadi “lebih baik” ini adalah hidup dengan Roh Kudus yang dimulai dengan bahasa lidah (dalam baptisan Roh Kudus), luar biasa.

Sebab dengan bahasa lidah ini Roh Kudus bisa bebas bekerja dalam segala hal. Sebab itu orang2 yang dapat bahasa lidah dan bisa memakainya dengan betul dalam kebenaran di hadapan Allah (Yoh 4:23,24) keadaannya akan menjadi luar biasa, bahkan masing2 bisa berhasil lebih dari apa yang mereka perbuat sewaktu ikut Putra Manusia Yesus secara lahiriah sebelumnya.

Begitu indah, sebab bahasa lidah dan penafsirannya adalah perbedaan prinsip dari pekerjaan Roh Kudus dalam WB yang memulai dan terus mengolah sampai ke akhirnya,  menyempurnakan Gereja. Ini pekerjaan Roh Kudus dalam kita.

III. HADIRAT ALLAH DI DALAM ANAK2 ALLAH.

Sesudah baptisan Roh Kudus dengan bahasa lidah, maka hal yang luar biasa ini terjadi yaitu Roh Kudus tinggal di dalam anak2 Allah untuk selamanya, luar biasa Yoh 14:16. Dalam Wasiat Lama, Roh Kudus hanya dapat hinggap dan sesudah menyelesaikan pekerjaannya, Ia pergi lagi, untuk lain kali kalau dibutuhkan, Ia hinggap lagi, ini cara WL, tetapi sesudah dosa lunas ditebus, ada baptisan Roh, ada bahasa lidah, Roh Kudus dapat tinggal tetap untuk selamanya di dalam anak2 Allah.

Tinggal dengan kamu selama2nya.

Dengan demikian anak Allah tidak akan sampai jadi yatim piatu sebab di tinggal Putra Manusia Yesus, tetapi Roh Allah yang maha besar itu dengan kemampuan tanpa batas, Yang maha besar itu tinggal terus di dalam kita, luar biasa. Lebih daripada murid2 yang sebelumnya dijaga oleh Putra Manusia Yesus tetapi tidak bisa terus menerus, tidak bisa berdampingan terus. Tetapi sekarang Dia, Roh Kudus, terus menerus ada di dalam kita.

SUARA ROH.

Mar 4:23.

Barangsiapa bertelinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar. Wah 2:7,11,17,29; 3:6,13,22

Wah 2,3

KUNCI PEKERJAAN ROH KUDUS.

Selain hadiratNya, suara Roh adalah kunci dari hampir semua pekerjaan Roh Kudus di dalam kita.

Kunci ini ada 2 sisi, yaitu:

  1. Bahasa lidah. Kita harus belajar sebanyak mungkin berdoa dalam Roh dan kebenaran Yoh 4:23-24, terus menerus. Berdoa dalam Roh itu dengan bahasa lidah, tidak membutuhkan pikiran kita, sehingga bisa kita kerjakan ber-sama2 dalam segala saat dan keadaan. Terus berdoa dengan bahasa lidah, dalam kebenaran, sehingga hubungan kita dengan Tuhan makin erat, manis dan lekat. Dengan demikian kita makin mudah dan makin peka mendengar suara Roh. Orang yang mengerti pentingnya punya hubungan manis terus menerus dengan Tuhan, maka baginya berdoa dalam Roh dan kebenaran terus menerus itu bukan jadi kewajiban, tetapi kebutuhan seperti kita butuh bernafas!
  2. Suara Roh adalah kunci untuk pekerjaan Roh Kudus di dalam kita. Kalau kita tidak mengerti pimpinan atau kehendakNya, kita tidak bisa kerjasama dan tidak bisa taat melakukan kehendakNya. Harus bisa mendengar suara Roh.

Mrk 4:23

Barangsiapa bertelinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar. (Wah 2,3) (KJI)

Jangan tuli, tetapi peka. Dan sesudah mendengar suara Roh kita harus taat melakukannya dengan segenap hati. Jadi kunci pekerjaan Roh Kudus yang besar dan heran dalam hidup kita tergantung dari kunci 2 segi ini, yaitu dari kita tekun berdoa dalam bahasa lidah dan hidup benar dan dari Roh Kudus Ia ber-kata2, memberi suaraNya dan kita harus bisa mendengar, mengerti dan taat.

MACAM2 SUARA ROH.

Suara Roh itu biasanya:

  1. Memberi pimpinan pada kita Rom 8:14. Apa yang harus kita pikirkan, rencanakan, katakan, dalam sikap dan perbuatan. Roh Kudus akan mengatur dengan lengkap dan jelas, asal kita mau taat dan tentu hasilnya pasti indah dan besar karena Allah nyata bekerja dalam kita Rom 8:31, Maz 60:14.
  2. Memberi jawaban untuk segala pertanyaan dan keadaan kita, baik untuk menjawab orang lain atau mengambil sikap, keputusan dan tindakan. Misalnya Petrus dalam menghadapi Sanhedrin.

Kis 4:8

Lalu Petrus yang penuh dengan Roh Kudus itu (bisa) berkata kepada mereka: Hai para pemimpin umat dan tua-tua Israel, (KJI)

Memberi pengajaran pada kita, baik sebelum, pada waktu ada kasus atau sesudahnya. Juga rutin terus menerus meskipun tidak ada apa2, supaya kitamakin mengerti dan makin tumbuh seperti Kristus.

Yoh 14:26

Tetapi Penolong itu, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus Bapa dalam nama-Ku, Ia akan mengajar kamu segala sesuatu, dan membawa ke dalam ingatanmu segala sesuatu yang telah Kukatakan kepadamu. (KJI)

Ada banyak hal yang disalurkan dan dikerjakan lewat suara Roh, seperti karunia2 Roh, timbulnya buah Roh itu dalam pimpinan Roh Kudus dengan suaraNya, juga kesukaan dan sungai air hidup dari kita sejahtera yang melebihi akal Fil 4:7, Yoh 4:13 dll. Begitu banyak, dalam semua segi hidup kita perlu pertolongan, Penolong itu akan bicara pada kita dengan suara Roh.

Sebab itu kita harus peka dan taat, maka pekerjaan Roh Kudus akan nyata dalam hidup dan pelayanan kita.

KEMAHIRAN MENDENGAR SUARA ROH.

Suara Roh ini biasanya tidak  audible (= didengar dengan telinga jasmani), tetapi dengan telinga rohani.

Kita mendengar dalam hati dan pikiran kita, sehingga kita dapat mengerti dan yakin itu adalah suara Roh Kudus.

Harus dibedakan dari suara pikiran kita sendiri (termasuk suara perasaan hati, emosi, suara daging, akal) dan suara setan yang bisa menyelusup. Suara Roh itu sesuai dengan firman Tuhan (bukan melawan firman Tuhan Yoh 16:14, 15 Allah tidak kusut 1 Kor 14: 33) dan ada sejahtera, peneguhan Roh Kudus dalam hati kita sehingga kita yakin Rom 9:1, Fil 4:7. Orang yang mau taat dengan tulus dan sungguh-sungguh akan bisa mengerti dan membedakan, sebab Roh Kudus ikut bekerja dan Ia sanggup memberitahu dan meyakinkan kita.

Jangan lupa kepekaan kita akan suara Roh.  itu bukan karena kemahiran/ teknik cara mendengar yang makin baik, tetapi sebab selalu mau taat akan suara yang sudah kita dengar. Biarpun sebelumnya sudah mahir dengar suara Roh, tetapi kemudian undur, tidak lagi taat akan suara Tuhan, maka orang itu akan kembali jadi bodoh, dungu dan sulit mendengar suara Roh seperti Saul. Sebab itu Tuhan juga tidak  mau bicara lagi pada Saul yang tetap berkeras hati dalam dosa-dosanya

1Sam 28:6.

Maka Saulpun bertanyakanlah Tuhan, tetapi tiada Tuhan sahut akan dia, baik dengan mimpi atau dengan urim atau dengan nabi (sebab keras hati dalam dosa).

Kalau kita bisa mendengar suara Roh dan taat maka kita akan melihat kenyataan Allah yang besar dan ajaib dalam hidup kita, baik dalam hidup sehari-hari atau dalam ibadah, pelayanan, bahkan dalam semua segi hidup dan kapan saja, di mana saja, sesuai dengan kepekaan kita mendengar suara Roh dan ketaatan untukmelakukannya. Kalau ini sudah kita lakukan, maka kita akan melihat pekerjaan Roh Kudus akan sungguh-sungguh nyata dalam seluruh segi hidup kita, di mana saja kapan saja, sampai Dia datang kembali.

BERAPA BESAR FAEDAH PEKERJAAN ROH KUDUS DI DALAM KITA?

Kalau kita taat melakukannya, akan nampak pekerjaan Roh Kudus yang indah, ajaib dan besar. Berapa besarnya? Pekerjaan Roh Kudus di dalam kita? Itu tergantung dari iman, pengertian dan keyakinan kita akan Roh Kudus dan sampai dimana kita bisa bekerjasama dalam kesucian, dalam jalan (rel) Allah. Sebab Roh Kudus memang adalah Allah yang maha besar tanpa batas.

Kita bisa menerima faedah yang luar biasa dari Penolong (Parakletos Yoh 14:16), yang Maha besar ini, tergantung dari sikap dan kerjasama kita dengan Sang Penolong yang Maha besar ini.

Jadi ini tergantung dari iman, penilian dan anggapan dari pengertian kita, maka Roh Kudus akan bekerja, di dalam kita sesuai dengan besar iman kita padaNya.

Roh Kudus itu seringkali dianggap kecil saja. Roh Kudus diumpamakan sebesar sendok, atau cangkir atau panci atau gentong atau kolam atau danau atau laut atau samudera dan seterusnya. Orang yang menganggap pertolongan Roh Kudus hanya sebesar cangkir, ia akan mendapat hanya secangkir saja dari pekerjaan Roh Kudus, se-olah2 Roh Kudus itu hanya sekian saja.

Mat 8:13

Lalu Yesus berkata kepada perwira itu: Pergilah, sama seperti yang kamu percaya, jadilah bagimu. Maka hamba itu disembuhkan pada jam yang sama.

Kalau kita tahu pekerjaan Roh Kudus bisa sebesar danau, atau laut atau samudera, kita akan dapat sungguh2 mengalaminya, luar biasa. Maukah kita mengalaminya? Allah merindukan kita mengalaminya, se-besar2nya, supaya jiwa2 diselamatkan dan nama Tuhan dipermuliakan. Dipakai Roh Kudus dengan heran adalah kehendak Tuhan, asal kita mau, mengerti, tetap rendah hati, tetapi taat sebagai hamba Allah, bukan setara atau menjadi tuannya dari Roh Kudus!! Allah sanggup asal kita mengerti, taat dan tetap rendah hati sebagai hamba yang taat! Roh Kudus inilah yang ada dalam hati kita, hadiratNya begitu besar, indah dan mulia. Dengan berkata-kata terus dalam bahasa lidah, kita bisa merasakan hadiratNya, bahkan sekalipun perasaan hati kita tidak merasa, kita tetap percaya dan hadiratNya tetap ada, luar biasa dan indah, bahkan tanpa batas!

RENCANA ALLAH.

Ini cara hidup yang paling sempurna, indah, sukacita, puas untuk kekal. Bagaimana kita bisa mengalami rencana Allah terus sampai selesai? 1Kor 12:6/ Yer 29:11 dll.

Kuncinya adalah:

  1. hidup dalam kesucian yang terus menerus, rutin, sehingga terus meningkat sampai puncak Maz 48:2, tidak lagi berdosa 1Pet 4:1/ 2Pet 1:10/ Yhd 23. Ingat, untuk ini kita harus selalu benar, suci di hadapan Allah, yaitu MAK DSY (di Mana saja, dalam hal Apa saja, Kapan saja, Dahulu, Sekarang, dan Yang akan datang) dan limpah dengan pengertian dan kesukaan melakukan 7 KPR (Kebutuhan Pokok Rohani). Tingkatkesucian kita di dunia (saat terakhir) akan menjadi tingkat kemuliaan kita untuk kekal di Surga, luar biasa Luk 19:17.
  2. Taat melakukan suara Roh yang sudah kita dengar, dan itu selalu sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan. Maka kita akan dapat melakukan bermacam-macam pekerjaan Roh Kudus untuk menyelesaikan rencana Allah dalam hidup kita. Seperti dalam hidup Abraham, Yusuf, Musa, Daud, Daniel, rasul2 dan masing2 kita.

Terus bersekutu dengan Allah dengan doa dalam Roh (bahasa lidah) dan hidup benar, maka kita akan terus dipimpin Roh (dengan karunia2, buah Roh atau tabiat baru dll), terus berjalan dalam rel Allah, sehingga masuk dalam stasiun-stasiun rencana Allah dari permulaan sampai akhir.

1Kor 12:6 .

Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah yang sama yang membuat semuanya di dalam semua orang.

Ada banyak pekerjaan ajaib dari Allah  misal menyuruh Daud menolong budak Mesir yang pingsan, padahal Ia sibuk dan bingung mengejar musuh yang menawan keluarga dan hartanya, tetapi justru dengan demikian Daud dan orang-orangnya mengalami rencana Allah yang indah. Juga Petrus menurut suara Roh pergi ke rumah orang yang tidak dikenal (Cornelius) dan ia mendapat pengalaman heran, membuka pintu gerbang penginjilan bagi orang kafir. Kis 11:12. Jusuf dalam penderitaan nya, menurut suara Roh untuk tetap hidup suci dan terus taat firman Tuhan sekalipun sangat menderita. Sebab itu ia mengalami Rencana Allah yang besar dan ajaib. Semua yang indah2 dari Allah dalam orang beriman, itu karena rutin terus taat berjalan di rel Tuhan, hidup dalam terang dan makin lama sampai menjadi terang siang matahari.

Ams 4:18.

Akan tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya terang, makin lama makin bercahaya sampai kepada siang yang sempurna.

VII. LIDAH .

Mengapa lidah dipilih Roh Kudus sebagai tanda baptisan dan untuk karunia2 Roh, sehingga timbul pekerjaan Roh Kudus yang sangat besar, bahkan tanpa batas? Ingat perbedaan pekerjaan Roh Kudus dalam Wasiat Lama dan Wasiat Baru adalah pada lidah yaitu karunia bahasa lidah dan penafsirannya.

 

RK WB

RK WL

——–  –

Bahasa lidah + tafsirannya.

(= baptisan RK)

Sebab lidah adalah:

  1. Kemudi hidup Yak 3:2-5. Kapal yang besar ditentukan oleh kemudi yang kecil, kalau salah mengaturnya, apalagi ngawur, seluruh kapal bisa hancur dan binasa.

Ingat cerita kapal Titanic yang besar, dikemudikan menabrak gunung es dan binasa dengan banyak penumpangnya.

Begitu pula orang itu hidupnya jadi sejahtera, atau celaka, di dunia dan dalam kekekalan, itu ditentukan oleh lidah, sebab lidah adalah kemudi hidup, mati hidup itu dalam kuasa lidah.

Ams 18:21

Mati dan hidup adalah dalam kuasa lidah, dan barangsiapa yang suka akan dia itu kelak akan makan buah-buahnya. (TL)

Kalau lidah dikemudikan oleh daging, pikiran apalagi oleh emosi dan hawa nafsunya, akan ada banyak akibatnya yang celaka. Sebab itu matikan daging, supaya daging tidak mengemudikan lidah lagi, tetapi serahkan pada Roh Kudus. Kalau dipimpin Roh Kudus, pasti benar, aman dan bahagia.

Biar kita tahan lidah ini, jangan dikuasai perasaan hati, pikiran, daging, emosi atau kehendak kita sendiri atau tipu daya iblis supaya jangan hidup kita celaka dan rencana Allah dalam hidup kita batal, rusak dan hancur.

Kita minta dan menunggu kata2 dari Roh Kudus untuk disampaikan. Kalau belum ada suara Tuhan, sekalipun didesak, lebih baik bisu seperti Putra manusia Yesus.  Sesudah taat, Roh Kudus memberi kata2nya pada Putra manusia Yesus dan dalam sekejab problem selesai dengan ajaib, hasilnya luar biasa dan indah, sebab menunggu suara Roh!

Yoh 8:6

Hal ini dikatakan mereka untuk mencobai Dia, supaya mereka mempunyai sesuatu untuk menuduh-Nya, tetapi Yesus jongkok dan menulis di tanah dengan jari-Nya (belum menjawab), seakan-akan Ia tidak mendengar. (KJI)

Orang yang mau menyangkali daging dan pikirannya sendiri dan dicocokkan dengan Firman Tuhan, menurut suara Roh, maka kata2nya akan jadi berkat dan nama Tuhan dipermuliakan Kol 4:6. Jangan lupa harus terus dipimpin Roh dalam kesucian (MAK DSY = diMana saja, dalam hal Apa saja, Kapan saja, Dahulu, Sekarang, dan Yang akan datang) selalu hidup dipimpin Rohsupaya Roh Kudus bisa bicara dan kita bisa mendengar dan mengerti dan punya kuasa Allah untuk berani menyampaikannya dan baru itu menjadi berkat yang indah sampai kekal. Tandanya kalau lidah itu dikemudikan Roh Kudus antara lain adalah sesuai dengan Firman Tuhan, misalnya:

Ada penjaga di mulut.

Maz 141:3

Taruhlah seorang penjaga ya Tuhan, di muka mulut saya, jagailah pintu bibirku. (KJI)

Ini berarti mau menyangkali daging Gal 5:16, sehingga tidak menguasai dan mendorong lidah untuk ber-kata2 menurut kehendak sendiri; baik dengan marah, benci, emosi, pura2 dll, tetapi mau pikul salib, menyerahkan pada Roh Kudus dan menunggu suara Roh. Misalnya Roh Kudus memimpin untuk mengampuni, tidak bereaksi dosa, memberkati atau mengatakan ini dan itu dari Roh Kudus. Kalau kita minta kata2 Roh Kudus, maka akan tampak tanda2 khas, yaitu bisa bicara lambat. Sedikit dan biasanya selalu lemah lembut Fil 4:5.

  1. Taat dipimpin Roh, sehingga lambat bicara (tunggu pimpinan dan peneguhan dari Roh Kudus, tetapi cepat mendengar (sebab dibantu Roh Kudus), dan tidak emosi, sebab lambat marah, menunggu kata2 dari Tuhan.

Yak 1:19

Karena itu, Saudara-saudara yang saya kasihi, hendaklah setiap orang cepat mendengar, lambat bicara, lambat marah. (KJI)

  1. Disaring dan di-timbang2 dahulu, baru bicara, maka timbul tanda atau kebiasaan sesuai Ams 12:18, yaitu tidak banyak bicara, tidak menuruti emosi atau kesombongannya (tidak mau kalah), tetapi ditahan, di-timbang2 dahulu dan menunggu peneguhan dari Roh Kudus dan kata2Nya Ams 10:18-19. (Ada banyak nasehat tentang lidah, bisa dipelajari dari buku: Lidah, lihat daftarnya dalam website Tulang Elisa).

Bagaimana kita menyaring kata2 yang akan atau bakal dikatakan?

c.1. Lambat bicara Yak 1:19 (lihat di atas). Mengapa bicara lambat? Apakah kesannya seperti orang bodoh atau dungu? Penilaian dan kepujian kita bukan dari manusia Rom 2:29.

Sebab untuk menyaring perlu waktu, kita harus menunggu suara Roh. Jangan berlomba untuk bicara, harap Tuhan yang bisa menguasai keadaan dan menolong dalam segala perkara dan sikon.

c.2. Tidak bicara ber-lebih2, tidak banyak bicara, tetapi seperlunya saja. Kalau yang satu belum selesai disaring, tunggu dahulu untuk bicara berikutnya, minta pimpinan Roh. Biasakan lambat dan sedikit bicara, supaya bisa disaring oleh Roh Kudus.

Ams 10:19

Dalam kebanyakan perkataan tiada kurang salah, tetapi barangsiapa yang menahankan lidahnya, ia itu orang bijaksana. (TL)

Sedikit bicara, sedikit salah dan yang sedikit disaring baik2 supaya jangan ada yang salah, tetapi kata2 kita dari Roh Kudus.

c.3. Disaring dengan Firman Tuhan. Orang yang mengerti banyak Firman Tuhan akan mudah membedakan kata2 yang sia2, netral, tidak berguna, salah, jahat, menjerat dsb, sehingga bisa menyaring kata2 yang akan dikatakannya, sehingga tidak sampai mengatakan kata2 yang salah.

c.4. Terus berdoa dalam Roh, minta pimpinan, persetujuan atau peneguhan dari Roh Kudus. Sebelum bicara, bahkan jauh sebelumnya Roh Kudus sudah tahu lebih dahulu, dan bisa mencegahnya kalau kita mau terus menerus dipimpin olehNya. Ini luar biasa, Dia Allah yang Maha tahu, juga tahu sebelumnya. Sebab itu dalam hal apa saja, banyaklah berdoa dalam Roh, sebab Roh Kudus dapatmenolong mencegah dan menyaring kata2 kita, bahkan sebelum kita berpikir untuk ber-kata2 Roh Kudus sudah tahu dan sudah mengingatkan sebelumnya. Terus berdoa dalam Roh.

Biasanya kalau ada peneguhan Roh Kudus, ada sejahtera dari Roh Kudus yang kita rasakan.

Fil 4:7

Dan sejahtera Allah yang melampaui segala pengertian, akan menjagai hati (sumbernya kata2) dan pikiranmu di dalam Kristus Yesus. (KJI)

Juga Roh Kudus mengingatkan dengan ayat2 yang tepat, untuk orang yang mau taat dipimpin Roh, ini bisa meneguhkan atau melarang kata2 yang bakal keluar.

Yoh 14:26

Tetapi Penolong itu, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus Bapa dalam nama-Ku, Ia akan mengajar kamu segala sesuatu, dan membawa ke dalam ingatanmu segala sesuatu yang telah Kukatakan kepadamu. (KJI)

Dengan pimpinan Roh Kudus, begitu banyak kesalahan dari lidah bisa dikenali, disaring dan dibuang dan diganti kata2 yang menjadi berkat dari Roh Kudus, sehingga lidahnya dibersihkan dan rohaninya ditumbuhkan.

c.5. Nasehat dari saudara seiman dalam tubuh Kristus. Kalau belum bisa menjawab betul, jangan bicara, berdiam diri seperti Putra manusia Yesus Yoh 8:6, dan menunggu Tuhan atau tanya pada pemimpin atau orang2 yang dipimpin Roh.

  1. Lidah harus dijinakkan, sebab ini sumber kajahatan dan celaka.

Yak 3:5-6

  1. Demikianlah lidah ini meskipun suatu anggota yang kecil, tetapi bermegah-megah dalam hal-hal yang besar. Lihatlah, betapa besarnya hutan yang dibakar oleh api yang kecil.
  2. Lidah itu adalah suatu api dan di antara segala anggota tubuh kita lidah itu adalah suatu dunia kejahatan, yang mencemarkan seluruh tubuh, dan membakar segala gerakan hidup dan ia sendiri dinyalakan oleh api neraka.(Ams 18:20) (KJI)

Sebab itu api kecil dari lidah ini harus dipadamkan, kalau tidak, hutan besar bisa terbakar, dan akibatnya sangat dahsyat.

Yak 3:7-8

  1. Sebab setiap jenis binatang liar maupun unggas, baik binatang melata, maupun binatang laut dapat dijinakkan, dan sudah dijinakkan oleh umat manusia.
  2. Tetapi tidak ada seorang pun mampu menjinakkan lidah, ialah suatu kejahatan yang tidak dapat dikendalikan, penuh racun yang mematikan. (KJI)

Binatang masih bisa dijinakkan, lidah tidak bisa kecuali oleh Tuhan, yaitu kalau kita taat dipimpin Roh, bicara dari Roh Kudus. Jangan membiarkan lidah bicara. Semaunya sendiri menurut kehendak daging atau melawan Firman Tuhan. Sekalipun hanya beberapa kata atau kalimat, tetapi menurut hawa nafsu daging, sekalipun api itu kecil bisa membakar hutan besar, korban dan akibatnya bisa dahsyat.

Orang berdosa atau tanpa Tuhan, tidak bisa menjinakkan “binatang” lidahnya, maka timbul banyak perkara2 yang jahat dan celaka.

Sebab itu jangan lidah dan kata2nya dianggap remeh. Orang seperti ini seringkali sesudah celaka baru menyesal, tetapi sudah timbul korban!Untung kalau masih bisa bertobat dan tidak masuk Neraka, hanya karena lidah! Ams 18:21.

  1. Ukuran rohani seseorang dilihat dari lidahnya. Orang yang sempurna itu bisa mengekang lidahnya sehingga tidak lagi ber-kata2 salah dan dosa.

Jangan tunggu sempurna, itu harus dicapai mulai sekarang!

Yak 3:2

Sebab kita semua tersandung di dalam banyak perkara. Jika seseorang tidak tersandung dalam perkataannya, ia adalah seorang yang sempurna, yang juga mampu mengekang seluruh tubuhnya. (KJI)

Wah 14:5

dan di dalam mulutnya tidak didapati dusta, sebab mereka tidak bercacat cela di hadapan takhta Allah. (KJI)

  1. Orang yang tidak bisa mengendalikan lidahnya itu ibadahnya sia2.

Yak 1:26

Jika ada seorang di antaramu yang mengira dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia* menipu dirinya sendiri, dan ibadah orang ini sia-sialah. (KJI)

Beberapa banyak orang tidak percaya atau tidak tahu kebenaran ayat ini dan sebab mereka sudah biasa terlalu banyak bicara, sehingga banyak salahnya, karena: Asbun (asal bunyi) sebab tidak disaring.

  1. Lidah itu tanda dari isi hatinya Mat 12:34. Sebab itu jangan hanya menjaga dan membersihkan mulut atau lidah, tetapi juga hati yang mengendalikan lidah ini.

Ams 30:20

Adapun hal perempuan berzinah, ia itu demikianlah adanya: maka iapun makan lalu disapunya mulutnya sambil katanya: Tiada aku berbuat jahat! (TL)

Sebab itu jangan hanya membersihkan mulut, ini tidak cukup; Sumbernya mulut itu hati, ini yang mutlak harus dijaga dan dibersihkan! Ams 4:23. Orang beriman yang mau ditolong Roh Kudus, akan bisa melaksanakannya dengan baik dan jauh lebih mudah.

Nafas bohong.

Ams 19:9

Seorang saksi dusta tiada akan terlepas dari pada hukum dan seorang yang bernafas bohong itu akan binasa kelak.

Orang seperti ini mudah bicara karena kebiasaan atau tabiat pendusta, sehingga sudah biasa banyak dusta, bohong, sehingga menjadi nafasnya penuh dengan bohong (kebiasaan atau tabiatnya).

Dusta adalah tanda khas pekerjaan setan, sebab iblis adalah bapak pembohong.

Yoh 8:44

Kamu ini berasal dari bapamu Iblis dan segala hawa nafsu bapamu itulah yang hendak kamu lakukan. Ia adalah pembunuh manusia dari mulanya, dan tidak berdiri di atas kebenaran, sebab tidak ada kebenaran di dalamnya. Bila ia berkata dusta, ia berkata dari tabiatnya sendiri, karena ia seorang pendusta dan bapa pendusta. (KJI)

Orang yang tidak membenci dusta dan dosa lainnya (Ibr 1:9) tidak akan bisa menyalurkan kata2 dari Roh Kudus, sebab hidupnya dalam kegelapan dosa seperti iblis dan melawan Allah; lebih2 dusta sengaja dan tabiat dusta (kalau sudah seperti ini, biasanya ia tidak sadar dan tidak merasa bersalah).

Ini semua akan merusak dan membinasakan rohani dan jasmaninya. Bahkan karena benci, iri, cinta uang dan dosa2 lainnya keluar banyak dusta sebagai siasat, kemunafikan, tipu daya, membenarkan diri dll, sehingga mulutnya selalu bernafas bohong dan membinasakan.

Apalagi zaman sekarang begitu banyak hoax, berita2 bohong dan ujar kebencian yang makan banyak korban. Dusta dan benci adalah tanda khas pekerjaan iblis; (ini lawannya kasih dan kebenaran). Ini adalah modal utama untuk tumbuh dengan cepat dalam dosa yang limpah dan terus meningkat tinggi, tanpa merasa bersalah dan tidak sadar.

Sebaliknya, orang yang dipimpin Roh itu tidak ada benci dan dusta dalam hati dan perbuatannya. Sebaliknya orang yang dipimpin Roh itu ada kasih Kristus yang bertumbuh sesuai tingkat rohaninya dan hidup dalam kebenaran di hadapan Allah (MAK DSY = di Mana saja, dalam hal Apa saja, Kapan saja, Dahulu, Sekarang dan Yang akan datang). Orang2 seperti ini akan cepat tumbuh dalam kesucian dan kasih dalam pimpinan Roh Kudus, akan cepat tumbuh sampai seperti Kristus.

Jadi dengan adanya dusta dan benci, orang akan cepat tumbuh makin seperti iblis. Sebaliknya dengan kesucian dan kasih ilahi, orang akan cepat tumbuh makin seperti Kristus. Ini tanda2 yang akan kita saksikan (lebih2 diingatkan Roh Kudus) dalam hari2 menjelang Minggu ke-70 Daniel dalam Polarisasi dosa dan kesucian. Hati2 dan ber-jaga2lah, kita sudah mendekati penamatan rencana Allah (dalam Minggu ke-70 Daniel!).

Jadi lidah itu merupakan tanda penting dari tingkat dan keadaan rohani kita, sebab hidup yang dikemudikan lidahnya oleh Roh Kudus akan menjadi berkat dan orangnya sendiri tumbuh dengan pesat. Tetapi lidah yang dikemudikan oleh daging, pikiran manusiawi sendiri, apalagi kalau ada iblis ikut serta bicara (seperti pada Petrus Mat 16:23, padahal Petrus tidak dimasuki iblis!), maka lidahnya jadi kutuk, membawa banyak korbanyang dahsyat, bahkan bisa sampai mati gara2 lidah. Ini lidah yang menjadi laknat!

Tetapi jangan lupa, supaya lidah kita bisa dikuasai Roh Kudus, tentu daging dan segala keinginan hatinya harus dimatikan, disalibkan, sehingga bisa dijinakkan dan dipakai Roh Kudus melakukan perkara2 besar dari Allah dalam hidupnya! Ini lidah yang dipakai Roh Kudus menjadi berkat yang besar dimana saja, kapan saja, dan dalam hal apa saja.

Di rumah, di tempat kerja, di Gereja dan pelayanan dan dimana saja asal kita selalu dipimpin Roh, maka keluar kata2 dari Roh Kudus istimewa dengan karunia nubuat (yaitu kata2 yang meneguhkan, menasehati dan menghibur) juga dengan karunia2 lidah dan karunia2 lainnya, luar biasa!

Jadi orang2 yang dipimpin Roh, lidahnya akan menjadi berkat bagi orang lain, rohaninya akan tumbuh dan ia akan menuai baik di dunia, apalagi di Surga untuk kekal.

KESIMPULAN LIDAH.

Dengan tepat Allah memilih dan memakai lidah untuk tanda baptisan Roh Kudus dan kunci (dalam bentuk bahasa lidah) untuk memegang dan memakai hidup kita.

Ingat kunci pekerjaan Roh Kudus yang indah dan besar ada pada lidah, yaitu kalau kita memakainya untuk terus berdoa dalam Roh (dengan bahasa lidah) dan kebenaran, dan Roh Kudus memberi kata2, suara Roh untuk dimengerti dan ditaati, maka pekerjaan Roh Kudus akan nyata dalam seluruh segi hidup kita, dimanapun dan kapanpun!

Sebab kalau lidah bisa dikendalikan, maka juga seluruh hidupnya bisa dikendalikan seperti kang mengendalikan kuda dan kemudi kecilmengendalikan kapal besar.

Maka Roh Kudus akan dapat bebas bekerja dalam hidup kitadengan se-penuh2nya, bukan hanya dalam ukuran kecil seperti air secangkir, tetapi sampai ukuran yang besar, bahkan tidak terbatas seperti samudra laut yang besar. Serahkanlah lidah ini sepenuhnya dalam pengendalian Roh Kudus, dan terus berjalan dalam Roh, termasuk seluruh segi hidup kita dan semua daging terus menerusdimatikan, maka Roh Kudus akan nyata bekerja dengan bebas dan tanpa batas dalam seluruhhidup kita, luar biasa! Akan terjadi kegerakan Roh Kudus yang besar, jadi berkat yang besar dan kita sendiri akan tumbuh sampai ke puncak2 rencana Allah, lebih2 dalam penamatan rencana Allah.

Jadi Roh Kudus dapat melakukan pekerjaan Allah yang amat besar, bahkan tidak terbatas dalam kita. Itu ditentukan oleh modelnya lidah kita. Sebab: Lidah adalah ukuran tingkat rohani kita di hadapan Allah (Yak 3:2, Wah 14:5) dan kunci hidup (kemudi hidup dan mati-hidup ada dalam kuasa lidah), baik untuk hidup jasmani dan istimewa untuk hidup rohani sampai kekal! Kalau kita membiarkan lidah kitadipimpin daging, setan, dengan sengaja atau tidak akan celaka besar, tetapi kalau daging dimatikan dan lidah diserahkan Roh Kudus, sehingga bisa dikendalikan penuh oleh Roh Kudus, maka hidup kita akan jadi berkat besar dan pekerjaan Roh Kudus nyata dalam hidup kita dengan luar biasa, sesuai dengan iman, pengertian, penilaian dan penghargaan kita akan Roh Kudus, yang adalah Allah yang Maha besar!Jangan lidah dilepas semaunya sendiri, apalagi asal bunyi, sekalipun Petrus, diam2 dikendalikan iblis Mat 16:23. Tetapi kalau lidah ada dalam pimpinan Roh Kudus (bicara sedikit, lambat dan lemah lembut dan jadi berkat) lidah akan menjadi kunci pekerjaan Roh Kudus yang luar biasa, bisa sampai sebesar “danau” atau “samudra”. Akan terjadi kegerakan Roh Kudus yang besar. Allah tidak bekerja sendiri, tetapi menunggu orang2 yang mau dipimpin Roh dan menyerahkan lidahnya pada Allah dalam tangan Roh Kudus.

Roh Kudus jadi biasa (sudah dibaptis Roh Kudus, tetapi hidupnya biasa2 saja) atau Roh Kudus bekerja luar biasa dalam kita, tergantung dari lidah ini, berkenan pada Tuhan atau tidak. Sebab itu beri perhatian penuh pada lidah (ingat Yak 1:26 !!!).

Lidah dalam tangan iblis akan penuh dusta, benci, macam2 dosa dan juga akan menjadi hamba iblis yang luar biasa, yang menyeret banyak orang ke Neraka. Nyata sekali ini sebaliknya daripada kalau orang itu mau dipimpin Roh, menyerahkan lidahnya dalam tangan Roh Kudus, akan ada kegerakan rohani yang besar, menyelamatkan dan menumbuhkan jiwa2 ke dalam Surga, dan orang itu sendiri akan tumbuh dengan cepat menjadi seperti Kristus, lebih2 menjelang masa penamatan Allah ini.

Nyanyian:

– Roh Kudus atasku, hidupkanku 2x

Yesus menghidupkanku.

– Roh itulah Kudus heranlah 2x

Ya api Rohulkudus heranlah.

kegerakan dibri oleh api Roh Kudus,

ya api Rohulkudus heranlah

– Bukan oleh kuat manusiawi.

– Bahwa serta dengan Allah, kita lakukan perkara yang besar.