M4230 – Takut?

TAKUT?

Yes 41:10

Janganlah takut karena akulah sertamu. Janganlah bimbang, karena akulah allahmu, aku menguatkan engkau. Ya, aku akan menolong engkau. Ya, Aku akan memapah engkau dengan tangan kanan kebenaranKu. (KJI)

SEBAB2 KETAKUTAN.

Salah satu penyebabnya adalah pandemi (wabah sedunia) Covid-19. Kalau perang, semua orang tahu akibatnya, sehingga kebanyakan jadi takut, sebab korbannya biasanya banyak, tetapi tidak mudah diduga, apalagi perang nuklir. Kalau virus ini tidak tampak, ternyata dahsyatnya seperti perang dunia, seluruh dunia kena! Tidak heran banyak orang dikuasai ketakutan!

(Angka penularan 1547 tgl 17 Juli 2020; dunia: positif; Mati: 14.109.173.Di Indonesia positif: 84.882, Mati: 4016; yang lain sembuh atau menunggu).

Takut itu ada yang:

  1. Wajar, sebab lihat fakta dan kemungkinan dapat kena! Mula2 orang memandang ringan, tetapi setelah melihat fakta, bahwa jumlah yang kena dan korban mati terus bertambah sampai sekarang, maka orang2 jadi takut, ini wajar. Sebab itu setiap pribadi, bersama dan pemerintah berusaha mencegah dengan macam2 cara.

Untuk ketakutan yang timbul, sekalipun wajar, harus segera dibereskan. Cara2 manusiawi kadang2 berhasil, kadang2 tidak. Tetapi cara ilahi yang sudah disediakan Allah bagi anak2Nya, pasti akan berhasil. Justru ini yang akan kita pelajari sekarang. Jangan takut. Kalau ada satu janji saja untuk mengatasi ketakutan itu sudah cukup. Tetapi dalam Alkitab f11a

Ekstrem yaitu:

  1. Mengabaikan, tidak peduli. Menurut koran Kompas 17 Juli 2020 warga Jakarta dan Surabaya banyak yang tidak peduli sehingga angka penularan dan korban tinggi. Apapun alasannya, sikap seperti ini salah, sebab fakta tidak bisa dipungkiri.
  2. Ber-lebih2 sehingga bingung, panik dan kacau. Akibatnya timbul reaksi yang salah dan ngawur, baik dalam sikap dan perbuatan. Juga dalam efek pribadi jadi susah, takut, stress, depresi;gangguan tidur dan beberapa penyakit, bahkan akan ada yang mati ketakutan karena gagal gantung Luk 21:26 KJI.

Banyak orang ketakutan akan “perang dunia” ini, sebab mungkin ia, atau orang di dekatnya menjadi korban berikutnya.

MENGHADAPI “PERANG DUNIA” COVID-19.

  1. Cara2 jasmani, ada yang netral, ada yang menghalalkan cara2 berdosa, misalnya dengan dukun, jimat dll. Cara2 yang netral, misalnya protokol kesehatan dll ini harus dikerjakan sekalipun kitamelakukan cara2 rohani. Jangan sengaja tidak mau melakukannya, sebab itu berarti mencobai Tuhan Mat 4:7. Misalnya menyeberang jalan yang ramai, selain berdoa kita juga harus menoleh ke kiri-kanan dan menunggu kesempatan yang aman, kalau tidak, bisa kecelakaan sampai mati, itu salah sendiri.
  2. Cara rohani. Dengan singkat caranya adalah disertai Tuhan, maka kita tidak jadi takut Yes 41:10. Cari dan minta pimpinanNya dan taat, sebab Tuhan sanggup menolong dalam segala hal Rom 8:31. Tuhan Yesus adalah jawaban yang tepat, tetapi jangan mencobai Tuhan.

III. MEMBUANG KETAKUTAN DENGAN PERTOLONGAN TUHAN YESUS.

Tuhan sanggup membuang segala ketakutan kita, sebab:

Semua dalam dunia dan alam roh dikuasai dan ditentukan Tuhan Allah kita, Dia Mahakuasa, Mahatahu dan adil, tidak ada yang mustahil bagiNya.

Luk 1:37

Karena setiap Firman Allah tiada yang mustahil. (KJI)

Sebab itu Tuhan sudah mengatur dengan tepat dan baik, bahwa yang datang menimpa kita itu adalah pencobaan yang tidak lebih dari kekuatan kita 1Kor 10:13, Tuhan tahu hitungannya. Asal kita tetap dalam Tuhan, lekat pada Tuhan dan taat, pasti kita bisa menyelesaikan sampai lulus dan jadi indah. Juga Tuhan sudah menyediakan jalan lepas, keluar daripadanya. Sebab itu periksa diri, kalau sudah beres, tanya terus, minta pengertian dan pimpinan Tuhan. Berdoalah dalam Roh dan hidup benar terus menerus Yoh 4:23-24, 1Tes 5:17, maka Tuhan akan memberikan pimpinanNya untuk lepas, menang, lulus dari pencobaan yang datang.Tekun, terus berdoa sampai dapat pimpinanNya. Kalau belum tahu, kita harus menunggu seperti Elia menunggu terus dan berdoa sampai 7 kali 1Raj 18:44. Baik dalam problem kesehatan, keuangan, ancaman, bahaya dll, jangan takut, terus berdoa dalam Roh (dengan bahasa lidah 1Kor 14:14) dan hidup benar (kebenaran), pasti Tuhan akan tunjukkan jalan lepas sampai menang.

  1. Seluruh segi hidup anak2 Allah, jasmani dan rohani ada dalam tangan Tuhan, juga segi ekonomi, keluarga, kesehatan, keamanan dll. Juga tentang segala sesuatu tentangpenyakit, yaitu sehat, sembuh, umur ada dalam tangan Tuhan, ditentukan Tuhan, lebih2 maut, yang adalah inti dan ujung dari ketakutan. Misalnya tentang penyakit kulit panu, bercak2 putih pada kulit, tetapi menyebabkan kematian, hanya mengganggu kecantikan, lebih2 kalau ada di tempat strategis. Tidak ada orang takut akan penyakit ini. Kalau Covid tidak menyebabkan maut, maka orang tidak takut akan covid dan semua ketakutan habis. Tetapi sesungguhnya covid itu menyebabkan maut, sebab itu orang jadi ketakutan. Memang maut adalah inti dan ujung terakhir dari ketakutan. Memang maut adalah musuh terakhir bagi manusia, sesudah itu kita tidak menghadapi peperangan dan musuh lagi 1Kor 15:26. Tetapi mautpun ada dalam tangan Tuhan, ditentukan Tuhan, bukan se-mata2 oleh pandemi atau penyakit 1Sam 2:6. Sebab itu jangan takut.

Maz 91:7

Seribu akan jatuh pada sisimu dan sepuluh ribu pada kananmu, tetapi hal itu tidak datang dekat padamu. (KJI)

Mautpun sudah dikalahkan Kristus.

1Kor 15:55-57

  1. Hai maut, di manakah sengatmu? Hai Hades di manakah kemenanganmu?
  2. Sengat maut itulah dosa dan kuasa dosa itulah Torat.
  3. Tetapi syukur kepada Allah yang memberi kemenangan kepada kita melalui Tuhan kita Yesus Kristus. (KJI)

Kitapun dapat mengalahkan maut oleh Kristus. Kita juga bisa mengalahkan maut. Mengapa dan bagaimana caranya? Sengat maut itulah dosa dan upah dosa itu maut Rom 6:23. Sebab itu kalau kita sudah dimerdekakan dari dosa dan tetap hidup suci dalam pimpinan Roh, kita juga sudah mengalahkan maut!

Ini berarti:

Orang2 suci tidak lagi takut akan maut, sebab sengat maut sudah tidak ada. Kalau tidak diizinkan Tuhan, maut tidak bisa datang se-waktu2, atau kapan saja!

Tuhan hanya mengizinkan maut datang pada kita tepat pada waktunya, pada waktu yang terbaik, sebab itu kita tidak takut bahwa dia akan datang se-waktu2, lebih2 dalam pandemi ini.

  1. Menjadi untung.

Fil 1:21

Karena bagi saya hidup itu Kristus dan mati itu untung. (KJI)

Mati bukan celaka, kita pindah dalam Surga yang mulia untuk kekal.c. Jatah hidup kita dari Tuhan tidak akan dikurangi, malah bisa ditambah; istimewa kalau kita termasuk GAZ (Generasi Akhir Zaman, yaitu orang2 yang masih hidup pada waktu Tuhan Yesus datang) dan terus dipimpin Roh seperti lima gadis bijaksana, maka pada hari Penentuan Yoel 3:14 (= permulaan Minggu ke-70 Daniel), kalau ada yang jatah umurnya habis dalam Minggu ke-70 Daniel, akan ditambah, supaya tidak mati dan bisa ikut pengangkatan, luar biasa!

  1. Tidak ada yang kebetulan bagi Allah dan umatNya, sebab semua ada dalam pemeliharaan Allah yang berkuasa dan sangat teliti menjaga kita sampai jumlah rambut masing2pun dijaga Tuhan.

Mat 10:30

Dan rambut di kepalamu pun semuanya sudah terhitung. (KJI)

  1. Dengan Tuhan kita bisa mengatasi segala problem yang kita hadapi dan menang, termasuk pandemi dan segala akibatnya.

1Yoh 4:4

Anak-anak kecil, kamu ini dari Allah, dan kamu telah mengalahkan mereka, sebab Dia yang ada di dalam kamu, itu lebih besar daripada dia yang ada di dalam dunia. (5:4, Rom 8:31) (KJI)

  1. Kalau kita ada di pihak Allah bahkan mengasihiNya, maka segala perkara yang terjadi pada kita akan berubah menjadi kebaikan bagi kita.

Rom 8:28

Maka kita mengetahui bahwa segala sesuatu bekerja bersama-sama untuk kebaikan bagi mereka yang mengasihi Allah, yaitu bagi mereka yang dipanggil sesuai dengan tujuanNya. (KJI)

  1. Mengalami rencana Allah! Kalau kita lekat dan taat akan pimpinan Tuhan oleh RohNya, maka kita selain lepas, lolos dari segala bahaya dan ketakutan, kita juga masuk dalam rencana Allah yang indah dan kekal. Apakah rencana Allah bagi kita dan apa artinya?

6.1. Tuhan Allah punya rencana pribadi bagi setiap anak Allah.

Bagi setiap orang percaya, sesudah lahir baru, kita menjadi anak2 Allah Yoh 1:12, dan Allah sudah menyediakan setahun rencana hidup yang terbaik untuk masing2 kita.

Ef 2:10

Sebab kita ini buatan Allah, diciptakan di dalam Kristus Yesus untuk melaku-kan perbuatan-perbuatan baik, yang sudah disiapkan Allah sebelumnya, supaya kita menjalaninya. (KJI)

Kalau kita mau taat dipimpin Roh melakukan rencana Allah ini, kita akan menjadi amat indah sesuai dengan rencana Allah. Allah tidka membedakan seorangpun Rom 2:11. Sebab itu siapa saja yang mau taat dipimpin Roh melakukan kehendak Allah, ia akan menjadi indah dan mulia untuk kekal.

6.2. Rencana Allah tidak tergantung dari sikon dan kesukaran2. Lain dengan rencana manusia, hampir semua rencana dan usaha manusia batal karena kesukaran2 dan malapetaka yang terjadi seperti pandemi, gempa, perang dll. Tetapi bagi Allah,apapun yang terjadi, rencana Allah tetap akanjalan dan digenapkan. Sebab Allah sudah tahu lebih dahulu dan semua kesukaran2 yang belum terjadi, itu sudah dimasukkan dalam rencana Allah, sebab Dialah Allah yang Maha tahu dan Maha kuasa.

6.3. Melakukan rencana Allah tidak akan terhalang oleh sikon jelek.

Kalau kita masuk dalam rencana Allah, kita tidak akan bisa diganggu atau dibatalkan oleh kesukaran2 ini. Sebab itu semua sudah termasuk dalam perhitungan dan rencana Allah. Biasanya kalau ada hal2 yang celaka, merugikan, tidak enak, semua orang tidak akan senang, kalau bisa semua yang jelek dan jahat itu dijauhkan. Kalau bisa hanya yang baik dan indah2 yang terjadi pada kita, kalau bisa! Kita tidak berdaya dan tidak bisa memilih, apalagi kita tidak tahu lebih dahulu. Tetapi Allah yang tahu lebih dahulu, segala perkara yang akan terjadi itu diizinkan dan juga sudah termasuk dalam rencanaNya itu menjadi pengolahan dan kebaikan bagi anak2 Allah.

Kalau kita taat dipimpin Roh, kita tetap akan menang, lulus dan naik kelas.

Yang penting disertai Allah, percaya dan taat akan pimpinanNya, pasti kesukaran2 itu bisa diatasi dan menjadi kebaikan rom 8:28.

6.4. Rencana Allah untuk pengolahan dan pertumbuhan rohani.

Sebab di dalam rencana Allah bagi setiap kita, di dalamnya sudah termasuk segala kesukaran2 yang kita hadapi sekarang,seberapapun besarnya. Justru segala macam kesukaran2 itu akan berubah (kalau kita lulus dan taat melakukan rencana Allah) menjadi kemuliaan yang lebih tinggi dan indah untuk kekal.

Kalau kita lulus dari problem itu, selain semua kesukaran dan celaka itu berubah menjadi baik dan indah Rom 8:28. Problem hilang, ketakutan hilang, tetapi tidak hanya sampai disini. Allah tahu lebih dahulu segala kesukaran yang akan terjadi dan lebih heran lagi, segala masa2 sulit dan bahaya itu sudah termasuk dalam rencanaNya dan Ia tetap menguasai semuanya. Jadi kalau kita taat, kita akan lepas dari problem, tetapi kita juga masuk dalam dalam rencana Allah yang mulia dan indah, terus naik kelas kepada tingkatan2 yang lebih tinggi. Sebab inilahtujuan Allah bagi kita, bukan sekedar lepas dari problem dan ketakutan, tetapi supaya kita naik lebih tinggi.

6.5. Tuhan sanggup, tetapi tidak mencegah kesukaran bagi umatNya, supaya diolah sampai selesai. Kalau hanya untuk lolos, Allah sanggup mencegahnya tidak sampai kena, tetapi itu berarti tidak ada ujian, pengolahan, sebab itu juga tidak naik kelas, tidak tumbuh!

Sebab itu kadang2 kita harus menunggu dan diuji lebih lama, karena ada rencana yang mulia dan lebih tinggi bagi kita, bukan sekedar lepas dari bencana dan ketakutan. Sebab itu dalam riwayat Yusuf, problemnya tidak langsung selesai, tetapi terus bersambung problem2 baru dan makin lama makin parah, sehingga dengan demikian, setiap lulus, ia naik lebih tinggi, terus sampai kepada puncak rencana Allah. (Ingat janji Allah pada abraham itu digenapi di dalam Yusuf satu orang, sehingga dari satu keluarga Yacob, dengan perantaran Yusuf, mereka menjadi satu bangsa yang besar di Mesir). Juga Daud, Gideon, Elia, Paulus, Petrus dll, mengalami rentetan2 kesukaran, supaya mereka lulus dan diolah, sebab ada hal2 yang lebih mulia disediakan Allah bagi mereka. 1Kor 2:9. Demikian juga bagi kita. Jangan lupakan rencana Allah yang ajaib dan mulia ini, sebab Tuhan sudah tahu kesukaran2 ini dan rencanaNya itu sudah termasuk dan menembusi semuanya.

Sebab itu jangan lari dari pencobaan, hadapi dan selesaikan, tetapi jangan cari2 atau membuat pencobaan karena dosa dan kebodohan sendiri, itu jadi celaka dan merusak rencana Allah dalam kita. Misalnya bicara sembarangan, dusta atau fitnah, maka timbul problem yang sulit2 sebab dosa2 dan kebodohan kita, sehingga rencana Allah di dalam kita bukannya terlaksana, tetapi dirusakkan. Sebab itu pelihara hidup suci dan benar di hadapan Allah dan teruslah dipimpin Roh. Juga jangan takut penderitaan salib (menderita karena kebenaran, bukan karena dosa), mungkin hati disakiti, dirugikan, naik turun dalam keuangan, dalam pelayanan dll, kalau kita benar dan tidak bereaksi dosa, di dalamnya ada rencana Allah yang makin tinggi dan indah bagi masing2 kita.

Sebab itu jangan takut menghadapi semua celaka dan kesulitan itu, sebab semuanya sudah disulam dalam rencana Allah yang ajaib itu. Misalnya rencana Allah bagi Israel pada waktu 70 tahun dalam tawanan di Babil, ini sudahdinubuatkan dalam Yer 29:10; 25:10-11.

2Taw 36:21

supaya sampailah firman Tuhan yang telah dikatakan oleh Yermia, sehingga tanah itu berkenan akan segala sabatnya, maka berhentilah tanah itu pada segala hari hal kerusakannya, sampai genaplah sudah tujuh puluh tahun itu. (Dan 9:2).

Daniel juga mencamkan hal ini, sebab ia yakin bahwa rencana Allah ini pasti digenapkan dan di dalamnya, sudah termasuk banyak kesukaran2 yang dahsyat bagi orang Israel di Babil, seperti yang diceritakan dalam Ezra, Nehemia, Ester dll. Mereka yang tetap percaya dan taat akan Dia, lolos, lulus dan mengalami rencana Allah.

Jangan takut akan kesukaran2, sebab itu semua sudah diperhitungkan Allah dalam semua rencanaNya, asal kita tetap lekat pada Allah, hidup dalam kesucian, dan terus taat akan pimpinanNya, maka kita akan mengalami rencana Allah yang indah2.

  1. Tandanya kalau kita ada dalam tangan dan pimpinan Allah adalah ada sejahtera dan sukacita dari Allah Rom 14:17, yang memimpin kita selalu Fil 4:4,7, sehingga tidak lagi takut tetapi sejahtera dan bisa bersukacita, bisa menyanyi penuh syukur seperti Kis 16:25. Kita perlu tahu caranya tinggal dalam Tuhan dan dapat terus taat akan pimpinanNya.

CARA UNTUK SELALU TINGGAL DALAM TUHAN.

Seperti:

Yoh 15:5

Akulah pokok anggur, dan kamulah ranting-rantingnya, barangsiapa tinggal di dalam Aku, dan Aku di dalam Dia, orang ini mengeluarkan banyak buah, sebab tanpa Aku kamu tidak dapat berbuat apa pun. (KJI)

Hidup benar, suci.

1Pet 1:15-16

  1. Tetapi sebagaimana Dia yang sudah memanggil kamu adalah kudus, begitu juga jadilah kamu kudus di dalam segala segi hidupmu.
  2. Sebab ada tertulis: Jadilah kamu kudus, sebab Aku kudus. (KJI)

Allah itu suci, sebab itu hubungan dengan Tuhan mutlak harus benar (ini berarti bebas dari dosa dan hukuman), suci (inilah sifat ilahi dari kita sebagai anak2 Allah Yoh 1:12, dengan demikian kita punya hubungan dengan Allah sebagai Bapa kita).

Sebab itu kita perlu periksa diri seperti Daud.

Maz 139:23-24

  1. Selidiklah akan daku, ya Allah, ketahuilah akan hatiku; ujilah akan daku dan ketahuilah akan segala kepikiranku,
  2. dan lihatlah kiranya kalau padaku suatu jalan celaka; dan pimpin apalah akan daku pada jalan ke akhirat.

Benar di hadapan Allah berarti: MAK DSY (yaitu selalu benar di Mana saja, dalam hal Apa saja, Kapan saja, Dahulu, Sekarang, dan Yang akan datang). Ini sangat penting, sebab dosa menceraikan anak2 Allah dari Allah Bapanya Yes 59:2, bahkan jadi mereka menjadilawan atau musuhnya (sebab hanya ada 2 pihak Allah atau iblis).

Kalau kita tetap suci dan taat padaNya, Allah akan selalu di pihak kita 1Pet 3:12, Rom 8:31, itu luar biasa, sebab kalau kita di pihak Tuhan, Dia mau dan sanggup menolong kita tanpa batas, sehingga ketakutan habis. Dia adalah Bapa, kita pasti ditolong asal tetap di pihakNya dan taat.

Jangan melupakan dosa2 atau penaburan yang lama yang belum dibereskan, supaya jangan makan penuaiannya, tetapi bereskan sampai benar di hadapan Tuhan Gal 6:7-8. Dan jangan menabur dosa lagi, juga dengan mulut dll,supaya jangan menuai buahnya.

Orang dunia memakai cara dan jalannya sendiri, bahkan kalau perlumenghalalkan segala cara dan jalan, apalagi kalau terjepit, alasannya karena darurat, terpaksa. Dalam dunia ada banyak cara yang lihai, siasat, falsafah, ilmu2 jiwa dll. Cara2 yang netral bisa dipakai seperti protokol kesehatan, bersih pangkal sehat, dll, tetapi cara2 yang tidak sesuai dengan Firman Tuhan, jangan dipakai, sebab cara2 dunia itu hanya bisa dipakai oleh orang- lama, tidak bisa dipakai oleh orang-baru, karena orang dunia tidak mengenal kebenaran Firman Tuhan atau perkara2 rohani. 1Kor 2:14-15. Kita harus menghadapi segala problem dan perkara dengan Tuhan, yaitu dengan hidup sebagai orang-baru, dengan tabiat baru, jangan sebagai orang-lama yang tidak mengerti, sebab itu jugatidak peduli cara2 orang baru atau hidup-baru. Allah tidak bisa menolong anak2Nya kalau hidup sebagai orang lama seperti orang dosa.Seharusnya kita saling tolong menolong dan melayani dalam Roh satu sama lain dalam tubuh Kristus, tetapi hati2 dengan tawaran2 cara duniawi yang seringkali melawan Firman Tuhan, yang berani menghalalkan semua cara.

  1. Limpah dengan 7 Kebutuhan Pokok Rohani, supaya rohani tetap sehat, tinggal dalam kesucian dan bergairah, taat akan pimpinan Roh, sehingga hubungan baik dengan Tuhan terpelihara dan tumbuh. 7 Kebutuhan Pokok Rohani ini jangan jadi kewajiban atau paksaan, tetapi kebutuhan yang selalu dicari dengan sukacita sampai puas, sehingga tidak lagi ketakutan.

BAGAIMANA KITA BISA TERUS TAAT.

Tidak cukup hanya benar seperti anak sulung, yang lebih baik daripada adiknya yang terhilang, tetapi ia tidak taat akan kehendak Bapanya, ia menolak dan melawannya Luk 15:18.

Untuk bisa taat sehingga berkenan pada Tuhan, kita perlu:

  1. Tahu kehendak Allah. Orang yang tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan akan punya pendirian yang betul dan teguh, dalam semua segi hidup, maka ia akan mudah bisa taat, sebab tahu membedakan mana kehendak Tuhan dan bukan. Tumbuh dalam pengertian itu perlu tekun belajar Firman Tuhan, dicicil terus, jangan berhenti, tekun seperti makan Mat 4:4,
  2. Bisa mendengar dan mengerti suara Roh yang memimpinnya.

Mrk 4:23

Barangsiapa bertelinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar. (KJI)

Orang yang belum dibaptis dengan Roh (seperti 120 orang di kamar loteng Yerusalem, seperti Kornelius dll), akan sulit mendengar suara Roh, apalagi mengerti. Kalau kita sudah penuh Roh Kudus, hidup suci, dan mau taat, maka kita akan dapat mendengar dan mengerti suara Roh, perlu baptisan Roh Kudus, sehingga bisa berkata dalam bahasa lidah dan selalu hidup benar oleh Roh Kudus Fil 4:1.Kalau makin banyak mengerti Firman Tuhan, seringkali suara Roh, kehendak Tuhan menyatu dengan keinginan kita Fil 2:13.

  1. Setiap kali dalam semua problem kecil, besar, kita harus mau taat akan kehendak Tuhan, dan mengambil putusan untuk melakukannya. Setiap kali! Mengapa? Sebab kita masih hidup dalam tubuh daging yang selalu ingin menarik pada kedagingan yaitu dosa. Sebab itu kita tidak boleh plin-plan, atau berkata: Apa katanya nanti, tetapi kita harus punya pendirian sesuai dengan pengertian Firman Tuhan dan setiap kali mengambil putusan untuk taat Luk 12:57. Orang seperti ini akan makin mahir mendengar suara Roh kalau mau taat terus. Tentu kalau kita makin peka, bisa langsung taat, tidak terlambat, hasilnya bisa nyata dan lebih indah.

Tetapi orang akan makin tuli kalau terus menurut daging dan tidak mau taat pada suara Roh, seperti Saul dan memang Roh Kudus tidak lagi mau berbicara kepadanya, kepada Saul dan orang2 yang tidak mau taat 1Sam 28:6.

  1. Mau pikul salib. Sebab untuk mematikan keinginan daging, menyangkal diri, itu sakit bagi tubuh. Salib itu sakit bagi daging, tetapi kalau mau pikul salib dengan sukacita, maka salib menjadi kuasa Allah 1Kor 1:18 untuk bisa taat dengan makin mudah 1Pet 4:1.
  2. Tetap taat dalam segala keadaan, enak atau tidak, menguntungkan atau tidak (menurut pikiran kita); Percayalah akan Allah kita yang baik, cinta dan adil. Dia Bapa kita, taat sekalipun belum mengerti atau belum melihat faedahnya, tetapi kalau kita sudah yakin bahwa itu kehendak Allah, kita harus taat.

Kalau belum yakin tanya Tuhan lagi atau pada saudara2 kita di dalam Tuhan. Kalau belum yakin, jangan bertindak, bisa salah, Gideon belum yakin, minta tanda, Tuhan beri. Asal mau taat, Tuhan bisa beri tanda2 yang akan membuat yakin.

Misalnya Abraham sudah yakin perintah dan kehendak Tuhan untuk keluar dari Urkasdim, pergi menurut pimpinan Tuhan ke tempat yang ia belum tahu, tetapi ia tetapmelakukannya. Juga waktu ia yakin bahwa Ishak harus dikorbankan, padahal tidak masuk akal; Tetapi sebab yakin bahwa itu adalah kehendak Tuhan, ia pergi melakukannya dan hasilnya luar biasa.

Juga Daud yakin untuk perang melawan Goliat meskipun tidak masuk akalnya sendiri dan akal semua orang. Tetapi Daud yakin dan iapergi melakukannya dan hasilnya luar biasa! Petrus tidak mengerti mengapa ia harus pergi ke Kornelius, tetapi sebab ia yakin itu kehendak Tuhan, ia taat, hasilnya sangat indah.

Begitu juga dengan kita. Kadang2 kita belum mengerti dan belum tahu cara Tuhan menolong kita dari kesukaran atau bahaya, belum melihat faedahnya, tetapi apa yang sudah kita mengerti dan yakin, harus ditaati (misalnya kesucian, berpada, bertindak dengan iman, berdasar janji2 Tuhan dll) lakukan semua yang dipimpin Roh.

Kadang2 suami-istri tidak mengerti mengapa tidak boleh cerai, padahal sudah tidak cocok dan tidak mungkin bersatu lagi,tetapi yang yakin itu dilarang Tuhan, sekalipun tidak nampak jalan keluar, ia tetap taat, mengampuni dan tidak cerai, maka Tuhan yang membereskan atau menindak yang keras hati dalam dosa. Sebaliknya kalau yakin ada jalan baik dan menguntungkan, tetapi itu dosa dan melawan Allah, jangan diteruskan, jangan melawan Firman Tuhan. Mengapa diterangkan panjang lebar hanya untuk taat? Sebab orang yang taat itu pasti untung, bahagia! Luk 11:28. Kalau tidak taat akan ditekan oleh ketakutan dan berantakan.

KESIMPULAN.

Dalam hari2 yang sulit ini banyak orang takut. Tetapi ketakutan dalam orang beriman, itu bukan dari Tuhan, tetapi dari reaksi tubuh daging yang menguasainya. Ingat bagi anak2 Allah, ini semua tidak kebetulan, sebab masa2 sulit ini sudah termasuk dalam rencana Allah yang Maha tahu dan Maha kuasa!

Yang penting kita di pihak Tuhan (lekat kepadaNya seperti Yoh 15:5) dan taat dipimpin Roh dalam segala perkara, juga yang kita tidak mau dan tidak mengerti, tetap taat akan Firman Tuhan (jangan hanya benar, seperti anak sulung, tetapi tidak taat). Harap dan percaya pada Tuhan, tidak ada yang kebetulan, lalu taati pimpinan Roh sesuai dengan Firman Tuhan (jangan pakai cara yang melawan kebenaran Firman Tuhan itu jadi dosa dan itu bukan suara atau pimpinan Roh!), maka kita akan masuk dalam rencana Allah (jangka pendek atau panjang). Rencana Allah bukan hanya lulus, lolos dari pencobaan2 itu, tetapi juga tumbuh dalam rencana Allah, ke dalam tingkatan2 kemuliaan Allah yang indah2!

Kalau kita taat, rencanaNya pasti jadi, sebab Allah tidak pernah gagal. Jangan menuruti perasaan takut, jangan bereaksi menuruti ketakutan atau semau kita sendiri, nanti masuk dalam jerat iblis dan celaka. Periksa diri, hidup dalam kesucian Tuhan. Kalau ada dosa bereskan, dan jangan menuruti kehendak daging dan semua yang melawan kehendak Allah dalam FirmanNya. Terus tekun berdoa dalam Roh dan tetap hidup benar.Kalau belum ada pertolongan, jangan takut atau panik, tetapi terus berdoa dan jangan lupa bagian2 lain dari 7 Kebutuhan Pokok Rohani. Tuhan tidak pernah terlambat. Memang ada pengolahan jangka pendek dan panjang, kalau kita jalan dengan Tuhan maka kita akan selalu sejahtera, meskipun belum tertolong atau belum keluar dari masalah.

Istimewa untuk menghadapi takut ini, ada +365 kali janji Allah supaya bagi umatNya, supaya jangan takut, jumlahnya begitu banyak, cukup satu kali untuk setiap hari. Sebab itu anak2 Allah yang disertai Allah, sama sekali tidak perlu takut.

Nyanyian:

Janganlah takut karna Akulah sertamu.