M4229 – Bumi Diguncangkan, Juga Surga

IBRANI 12:25-29. BUMI DIGUNCANGKAN, JUGA SURGA.

PENDAHULUAN.

Ibr 11:1-38  Orang2 yang indah imannya dalam Wasiat Lama.

:39-40 Orang2 Wasiat Baru menjadi lebih indah.

Ibr 12:1-4   Nasehat bertekun dalam iman.

5-11  Hajaran seorang bapa.

12-17 Jangan sampai jatuh.

18-21 Keadaan Wasiat Lama sangat menakutkan sampai Musa sendiri gemetar.

22-29 Keadaan Wasiat Baru lebih baik.

Ibr 12:9  Allah Bapa itu Bapa segala roh.

:11 Hajaran yang diterima menghasilkan sejahtera dan kebenaran.

:12 kedangkan tangan yang terkulai.

:13 Luruskan lorong bagi kakimu, supaya kaki timpang tidak keluar dari jalan yang betul, tetapi disembuhkan.

:14 Usahakan damai dgn semua orang dan suci di hadapan Tuhan.

:15 Anugerah Tuhan jangan berkurang, supaya jangan tumbuh akar pahit yang muncul keluar           menjadi kesukaran bagi mu dan banyak orang dinajiskan.

:16 Jangan ada zina dan kefasikan Esau.

:17 Esau kehilangan kesempatan.

:23 Yang disempurnakan adalah tubuh kemuliaannya, bukan tingkatannya.

:24 Darah Yesus bicara lebih baik dari darah Habil.

IBR 12:25-29, HAG 2:7-9. GUNCANG-GANCING DI MANA-MANA.

Hag 2:7-9

  1. Karena demikianlah Firman Tuhan bala tentara. Lagi satu kali, itu sebentar lagi, maka Aku akan mengguncangkan Surga dan bumi dan laut dan darat (tanah kering).
  2. Aku akan mengguncangkan segala bangsa dan kerinduansegala bangsa akan datang. Dan Aku akan memenuhi rumah ini dengan kemuliaan, Firman Tuhan bala tentara.
  3. Perak itu milik-Ku dan emas itu milik-Ku, kata Tuhan bala tentara. (KJI)

PENDAHULUAN.

Kita akan melihat kesimpulan keseluruhannya lebih dahulu.

Secara jasmani.

Akan ada dua keadaan yang kontras dalam dunia yaitu:

  1. Keadaan guncang gancing dalam segala segi, sehingga rasa2nya seperti mau kiamat; macam2 malapetaka dalam bencana alam, wabah, dalam politik, keuangan, budaya, dosa, hubungan antar bangsa dan peperangan, occultisme dsb. Dunia menjadi kacau balau dan chaos.
  2. Di pihak lain, perdagangan tetap berjalan, orang jual beli, bangun membangun, kawin mengawinkan, makan minum dsb, se-olah2 mereka tidak pusing dengan semua keadaan guncang gancing yang terjadi di sebelahnya Luk 17:26-30.
  3. Di dalam keadaan yang kontradiktif ini, tahu2 Tuhan datang.

Secara rohani.

Keadaan akan berguncang-gancing dengan hebat, sehingga kacau balau Ibr 12:25-27, ini menjadi ujian dahsyat bagi Gereja yang disebut masa hukuman rumah Allah 1Pet 4:17 dan hasilnya:

  1. Orang2 yang berjalan betul dengan Allah akan tetap tinggal teguh, tetap melayani Allah bahkan tumbuh menjadi luar biasa sehingga Gereja masuk dalam zaman keemasan, dan kemuliaannya jauh melebihi yang pertama yaitu Gereja mula2 (Hujan Awal) Hag 2:7- 9 dan ikut dalam pengangkatan.
  2. Orang2 yang tidak tahan, jatuh dalam guncang gancing besar ini (ujian akhir zaman)dan menjadi lebih jahat dari semula Mat 12:43-45; Orang2 ini tertinggal waktu pengangkatan dan melihat kedatangan Tuhan tahap kedua dalam kuasa dan kemuliaan yang besar Luk 21:26-27 dan tentunya semua orang2 ini dibinasakan.

Dalam banyak ayat dan dengan bayak cara hal ini diberitakan supaya Gereja Tuhan diingatkan dan dipersiapkan, sehingga tidak sampai jatuh. Yang tidak peduli dan tidak bersedia sekarang, akan gugur dan akan binasa. Tetapi yang mau bersedia seperti lima gadis bijaksana (persiapan akhir zaman) akan mengalam zaman keemasan yang luar biasa, dan mengalami kemuliaan rumah Tuhan yang terbesar.

IBR 12:25-29.

JANGAN MENOLAK DIA.

Ibr 12:25

Perhatikanlah baik-baik, supaya kamu jangan menolak Dia yang bicara. Sebab jika mereka yang menolak dia yang bicara di bumi, tidak dapat lolos, apa lagi kita, jika kita berpaling dari Dia yang bicara dari surga, (KJI)

Dia berbicara di bumi dan di Surga.   Siapakah “Dia yang berbicara di bumi? Inilah hamba2 Allah Ibr 1:1-2 (nabi, hakim2 dan semua orang yang dipakai Allah, misalnya Musa, Samuel, Daniel dll) yang berbicara di bumi pada umat Tuhan, sebab Tuhan tidak bisa langsung bicara pada umat Tuhan. (Mengapa? Sebab:

  1. Roh Kudus hanya ada pada beberapa orang2 ini, yang berbicara pada umat Tuhan dan
  2. Umat Tuhan tidak akan tahan mendengar Tuhan langsung Kel 34:30).

Juga dalam Wasiat Baru, Tuhan tetap bicara pada umatNya, lewat orang2 yang dari bumi (Yoh 8:23) dan langsung dari Firman dan Roh Kudus.

Kalau umat Tuhan menolak orang2 yang bicara di bumi ini, sebab tidak mau taat, karena mau menuruti dosa dan hawa nafsunya, maka mereka tidak bisa lolos dari penuaian dosa2nya, mereka akan hanyutdalam banjir dosa akhir zaman dan juga kenahukumannya! Mereka akan binasa!

Dia yang berbicara langsung dari Surga dalam hati kita, yaitu Firman Tuhan (bicara) dan Roh Kudus (keduanya menjadi satu, berbicara pada umatNya; Roh Kudus berbicara pada kita sesuai dengan Firman Tuhan Yoh 14:26; 16:13-14 dan Firman Tuhan jadi hidup oleh Roh Kudus 2Kor 3:6 yang berbicara kepada kita).Orang yang tidak mau taat pada Tuhan, baik lewat suara di bumi atau dari Surga, maka iatidak akan lolos dari guncang gancing yang dahsyat ini dan ia akan jatuh dan binasa.

Banyak orang menolak Dia, baik orang yang tidak mau percaya (jumlahnya lebih banyak daripada yang mau taat, inilah jalan lebar! Mat 7:13-14), juga orang2 yang sudah percaya, sebagian tetap menolak Dia dengan tidak mau taat akan Dia Mat 21:28-32. Orang2 yang mau taat dipimpin Roh Luk 4:18, Rom 8:14 untuk melakukan Firman Tuhan, ini seperti Ligabis (5 gadis bijaksana), mereka akan tahan dalam guncang gancing ini dan masuk dalam rencana Allah yang indah, mulia dan kekal.

SEKALI LAGI DIGUNCANGKAN, BUMI DAN SURGA.

Ibr 12:26

yang suara-Nya sudah mengguncangkan bumi, tetapi sekarang Ia telah berjanji, kata-Nya: Satu kali lagi Aku akan mengguncangkan bukan hanya bumi, melainkan surga juga. (KJI)

Satu kali lagi, berarti:

  1. Generasi terakhir, ada yang lalu2.
  2. Bumi + Surga.
  3. Tamat.
  4. Yang tergoncang dibuang.
  5. Iblis juga dibuang dari Surga.

 

  1. Generasi terakhir.

Ada banyak guncangan dan ada yang terakhir, tampaknya ini yang paling dahsayt dan berarti. Apakah guncangan sekarang ini sudah terakhir? Tidak tahu. Tetapi bisa jadi terakhir untuk pribadi yang kemudian sesudah itu mati. Untuk terakhir bersama, selalu ada kemungkinan, hati2 lebih baik bersedia seperti terakhir, jangan ambil resiko sebab bisa juga berarti terakhir secara pribadi!

  1. Korban yang jatuh dari bumi dan Surga. Seperti gempa korbannya baik dan segala macam, tergantung lokasinya. Juga korban guncangan ini dalam segala segi hidup dan pada segala orang.

Hal2 ini jauh2 hari sudah diberitahu ber-ulang2 kali supaya kita bersedia dan tidak gugur, sebab itu berarti binasa Mat 24:42. Waktu ini bumi dan Surga akan diguncangkan. Bumi, berarti semua yang ada di bumi yaitu orang beriman dan orang2 duniapun akan mengalami guncang gancing yang dahsyat!

Surga juga diguncang! Siapa yang dimaksud dengan Surga? Orang beriman:

  1. Yang percaya, itu berarti ia sudah masuk dari Pintu Gerbang (= Tuhan Yesus Yoh 10:10), ia sudah masuk Surga dan selamat. Tanpa guncangan, percaya Tuhan Yesus sudah cukup, misalnya penjahat yang bertobat di salib Luk 23:43. Tetapi kalau ada guncangan, tidak cukup, sebab masuk Pintu Gerbang itu mulai masuk iman Rom 13:11, harus terus bertumbuh sampai masuk Pintu Kemah ke dalam Ruangan Suci.
  2. Kalau kita sudah mati dari hidup lama dan bangkit dalam hidup baru (Rom 6:6) itu berarti kita yang sudah hidup cara baru, kita sudah duduk dengan Kristus di Surga Ef 2:6.
  3. Orang yang berjalan dalam Roh (Rom 8:14, Mat 4:1) orang ini secara rohani sudah berjalan dalam tingkat2 Surgawi (tingkatan Ruangan Suci) berarti sudah ada dalam Roh di Surga, sekalipun tubuhnya masih di dunia.

Guncangan di Surga ini, berarti ujian besar untuk Gereja, untuk rumah Tuhan 1Pet 4:17. Orang2 yang sudah percaya, tetapi tidak tinggal dalam Kristus dan tidakmemakai perlengkapan akhir zaman akan gugur dalam guncang-gancing ini dan itu dahsyat! Inilah orang2 rohani atau bintang2 yang gugur Wah 12:4, 1Tim 4:1. Kejatuhan dari bumi, inilah turunan Abraham yang seperti pasir di tepi laut yang tidak tumbuh (tetap di Halaman) akhirnya jatuh dalam guncang-gancing ini Kej 22:17, Ibr 11:12. Belajar terus dengar2an akan suara dari Surga yaitu Firman Tuhan dan Roh Kudus supaya tumbuh dan terus tinggal dalam Kristus (seperti Ligabis), sehingga tidak sampai gugur dalam guncang-gancing ini.

Ibr 12:27. YANG DIGUNCANGKAN, DIBUANG!

Ibr 12:27

Dan ungkapan ini: satu kali lagi menunjukkan bahwa hal-hal yang diguncangkan itu dibuang, sebab dari segala sesuatu yang diciptakan, akan tinggal hal-hal yang tidak dapat diguncangkan. (KJI)

  1. Penamatan rencana Allah.

Guncangan terakhir belum berarti semua selesai, tetapi justru ini tanda bahwa semua akan berakhir, semua akan ditamatkan, yaitu rencana Allah. Penamatan dunia ini akan terjadi dalam Minggu ke-70 Daniel, lalu Tuhan yesus datang kembali (baik dalam tahap I dan II) lalu semua berakhir, masuk dalam masa Perhentian Kerajaan 1000 tahun lalu kiamat! Urut2an dari peristiwa2 dalam akhir zaman ini adalah sbb:

3.1. Guncangan terakhir, termasuk di dalamnya:

  1. Masa Penampian Mat 2:12.
  2. Tanggal Penentuan Yoel 3:14 yang juga diikuti tanggal Pemisahan Luk 12:51.
  3. Masa penamatan oleh Allah Rom 9:28, termasuk di dalamnya terjadi 2 golongan yaitu golongan 1551 yang ditamatkan untuk ikut dalam pengangkatan dan yang dibuang, korban dari guncangan terakhir, yang akan “ditamatkan” juga oleh iblis, istimewa oleh para Antikris. Disini juga terjadi 4 Meterai, 4 Sangkakala, masa hukuman rumah Allah 1Pet 4:7 dan sesudah semua selesai akan terjadi pengangkatan.

Orang2 yang terbuang, akibat guncangan terakhir ini, akan mati dalam dosanya atau tertinggal waktu pengangkatan dan masuk dalam zaman aniaya Antikris yang dahsyat itu, yang berakhir dengan kedatangan Tuhan dan menderita di bumi.

  1. Golongan yang dibuang.

Segala yang terguncang itu dibuang, tetapi yang bisa bertahan itu yang diperhitungkan Tuhan, itu yang ditamatkan untuk ikut dalam pengangkatan. Ini seperti lima gadis bijaksana yang disiapkan dalam masa penamatan ini untuk ikut dalam pengangkatan, tetapi yang dibuang itu binasa dalam dosa2nya atau yang masih hidup tertinggal dalam pengangkatan. Kita termasuk golongan mana? Yang ikut golongan pengangkatan (baik yang mati dahulu, lalu bangkit ikut pengangkatan) maupun yang masih hidup (golongan Generasi Akhir Zaman) akan diubahkan dalam sekejab lalu ikut pengangkatan. Golongan yang lain, adalah orang2 berdosa dan orang beriman yang jadi korban guncangan terakhir ini, mereka mati dlaam dosa atau tertinggal waktu pengangkatan.

Itu sudah bisa ditentukan dan harus dipersiapkan mulai sekarang. Belajar terus taat dengan suara dari Surga yaitu Roh Kudus dan Firman Tuhan, jangan menolak, maka dalam ketaatan kita akan tumbuh menjadi kokoh dan kuat sehingga tahan guncang gancing akhir zaman.

Orang2 yang jatuh dalam guncangan yang lalu tampaknya masih bisa bertobat dan diperbaik kembali, tetapi mereka yang jatuh waktu guncangan terakhir sudah tidak bisa diperbaiki lagi dan dibuang.

  1. Iblis diusir dari Surga. Ini tidak diceritakan dalam ayat2 ini, tetapi ini juga terjadi pada saat2 terakhir dalam penamatan ini. Dalam Wah 12:7,12 Michael memerangi iblis dkk, mengalahkannya dan mereka diusir keluar dari Surga, jatuh ke bumi dengan marah besar dan ikut serta dalam guncangan ini.

YANG TAHAN MASUK DALAM RENCANA PENAMATAN ALLAH.

Ibr 12;28-29

  1. Karena kita ini menerima suatu kerajaan yang tidak bisa diguncangkan, biarlah kita memiliki anugerah, yang olehnya kita dapat melayani Allah dengan cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut.
  2. Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan. (KJI)

Orang2 yang bisa tahan guncangan yang dahsyat itu (terjadi dalam segala segi hidup di seluruh dunia), maka ia akan masuk dalam proyek penamatan rencana Allah yang heran itu. Semua yang tahan dalam guncangan ini akan tetap di dalam kerajaan Allah di bumi yang akan disempurnakan Allah. Orang2 ini mendapat anugerah Allah sehingga bisa melayani Allah dengan cara yang sungguh2 berkenan kepadaNya, yaitu penuh dengan Roh Kudus seperti Ligabis dalam Hujan-akhir de-ngan segala fasilitas yang lengkap dari 3 Pribadi Allah, dengan hormat (meng-hormati dan memuliakan Allah dengan heran) dan takut (tidak ada dosa atau hal2 yang Allah tidak suka, baik kebodohan, malas, suam dll), tetapi dengan kasih. Orang yang main2 akan roboh dalam Guncang-gancing ini, tetapi yang sungguh2, akan bertahan, tumbuh dan cepat dimurnikan dalam pengolahan yang sangat dahsyat, tetapi efektif, sehingga tumbuh kepada kesempurnaan dan ikut dalam pengangkatan.

Guncangan ini amat besar, kita akan melihatnya dalam beberapa segi satu per satu.

  1. Malaikat maut gentayangan, se-olah2 orang2 tinggal tunggu giliran untuk dijemput dalam pandemi ini, sehingga orang2 jadi sangat ketakutan, sebab dokter yang ahli dalam penyakitpun bisajadi korban. Bagaimana kita harus menghadapinya?
  2. Siap menghadap Tuhan Amos 4:12. Ini adalah musuh terakhir yang harus dikalahkan, maka semua yang lain akan jadi ringan 1Kor 15:26. Ada orang yang mati wajar sebab jatah umurnya habis, lebih2 yang sudah tua, tetapi juga yang muda, ada juga yang kena. Sebab itu kita harus siap untuk menghadap Tuhan yaitu dengan hidup benar (di Mana saja, dalam hal Apa saja, Kapan saja, Dahulu, Sekarang, dan Yang akan datang, sebab kita tidak tahu saat kematian masing2, sekalipun yang wajar Yak 4:14). Kalau ada dosa, bereskan sampai betul2 bersih. Minta tolong Roh Kudus, sebab Ia Maha tahu dan kalau dengan tulus kita tanya, pasti Roh Kudus menjelaskannya Yoh 16:8 dan harus dibereskan sampai hati kita tidak lagi tertuduh 1Yoh 3:21. Jangan main2, sebab ini menentukan nasib kekal!
  3. Hidup dengan iman. Sehat, sembuh dan umur ditentukan oleh Allah. Masih bisa sakit, tetapi kalau kita hidup benar, Tuhan janji menyembuhkan dengan darah Yesus 1Pet 2:24. Jangan ragu2, tetapi hiduplah benar dan jangan mencobai Tuhan dengan hidup sembarangan, maka Tuhan memelihara kita dan kita tidak lagi takut.
  4. Selesaikan tugas kita baik2 Kis 20:24, 2Tim 4:17, baik jiwa2 yang dibebankan Tuhan atas kita dan yang ada di sekitar kita (dalam “panci” kita). Ber-buah2lah terus dan itu akan ikut terus sampai Surga Wah 13:14 dan Tuhan menyertai kita.
  5. Jangan lupa memelihara hubungan baik terus dengan Tuhan sumber hidup rohani dan jasmani, yaitu limpah dengan 7 Kebutuhan Pokok Rohani sebagai kebutuhan, bukan karena terpaksa, atau beban, sehingga rohani kita terus tumbuh dalam Kristus, maka sekalipun maut keliling terus dan banyak yang kena, tidak ada satu rambutpun gugur tanpa izin Tuhan Maz 91:7, Mat 10:30. Lekat terus seperti carang pada pokok Tuhan Yesus, kita tidak perlu lagi kuatir.

Dalam keuangan.

Janji Tuhan untuk memelihara kita kuat sekali Mat 6:23-34. Tentu ada syaratnya supayatidak jadi pengemis Maz 37:25; 109:10, yaitu:

  1. Periksa diri, benar di hadapan Allah 2Tim 2:15. Tuhan di pihak orang benar, jangan takut 1Pet 3:12, Rom 8:31.
  2. Berpada 1Tim 6:8-10, berarti tidak cinta uang, tetapi tetap bersyukur dalam kondisi apapun, baik naik atau turun 1Kor 7:31. Ini penting, kalau tidak, masa kesukaran akan menimbulkan banyak dosa.
  3. Minta pimpinan Roh Kudus untuk bekerja (ini wajib 2Tes 3:10), tetapi jangan menghalalkan segala cara atau mata gelap, sebab bekerja dengan dosa akan menuai celaka, lambat atau cepat. Minta hikmat, kuasa dan pimpinan Tuhan juga dalam hal2 jasmani seperti nafkah dan sabar menunggu waktunya Tuhan Pkh 3:11, Dia tidak pernah terlambat. Banyak orang berubah pekerjaan, istimewa dalam hal makanan atau barang2 yang jadi kebutuhan orang2 dalam masa sulit dll, itu netral. Kerjakanlah dengan cerdik, tetapi tetap tulus, benar dan dipimpin Roh Mat 10:16. (Salah satu dosa akhir zaman: makan-minum, tetapi bagi yang dipimpin Roh, ini adalah kebutuhan jasmani yang netral).

Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil, tetapi ada maksud dan tujuan rohani yang indah, supaya kita lulus dalam ujian uang, harta dll, sehingga masuk dalam rencana Allah yang indah dan kekal. Memang mungkin naik turun dan menunggu, tetapiTuhan tidak pernah terlambat atau gagal menolong sesuai rencanaNya.

Problem keluarga.

Perubahan cara hidup (tinggal di rumah), juga bisa menyebabkankelemahan2 yang ada, menjadi problem. Kita harus bisa mengatur isi rumah, istimewa anak2 (kecil dan besar)dengan baik 1Tim 3:4, anak2 harus taat pada orangtua dan Tuhan. Kalau sudah tertib sejak kecil Ul 6:7, kita menuai hasilnya, sekalipun dalam masa kesukaran, tetap mulus. Tetapi kalau banyak kesalahan dan sifat yang jelek yangdibiarkan, sekarang bisa muncul menjadi problem, apalagi kalau keras kepala, semaunya sendiri, tidak dibimbing dan diberi contoh untuk pikul salib Luk 9:23. Setan akan memakai semua kesempatan yang ada, lewat kelemahan2, sehingga dosa, ikatan, tabiat salah yang dibiarkan akan menjadi problem, bahkan besar. Tuhan menjanjikan seluruh keluarga selamat Kis 16:31, tetapi kalau kita tidak melakukan bagian kita untuk mendidik dalam Tuhan,menerangi dan menggarami “panci” kita, maka kelemahan dan kekurangan2 yang tidak dibereskan, akan dipakai setan menjadipertentangan2 dan problem dalam keluarga, yang makin besar. Akibatnya tidak seluruh keluarga selamat, tetapi pecah dan binasa Mat 10:21, Luk 12:51. Sebab itu sejak permulaan, keluarga harus diatur sesuai Firman Tuhan; semua harus diperbarui, masing2 kita harus jadi rumah Allah (penuh dan dipimpin Roh 1Kor 3:16, Rom 8:14), dan ber-sama2 kita juga jadi rumah Allah; ada hadirat Tuhan dan Tuhan yang memimpin seisi rumah sesuai Firman Tuhan dan ada kelimpahan 7 Kebutuhan Pokok Rohani dalam rumah kita (limpah Firman Tuhan, ada damai sejahtera, penuh dan dipimpin Roh, dosa dan setan tidak dibiarkan masuk, ibadah bersama, mezbah keluarga, nyanyi puji2an, rekreasi sungai air hidup dari dalam, semua pikul salib dalam kesucian, sehingga kasih Kristus limpah dan ada suasana Surga!

Kalau ada problem (biasanya selalu ada, apalagi kalau salah satu anggota keluarga ditipu dan digerakkan iblis), hadapi dengan hikmat dan kuasa Allah, berdoa terus dalam Roh dan kebenaran. Sekalipun problem intern, dalam keluarga, jangan diremehkan, minta pimpinan dan kuasa Roh Kudus! Jangan emosi, berkelahi, otoriter, dan dengan kasih Kristus bersekutu dipimpin Roh, tetapi tetap tertib dan tidak bereaksi dosa. Jangan diremehkan, sekalipun problem intern dan kecil! Pelihara keluarga baik2, supaya ada anggur (kesukaan) dan pengurapan Roh Kudus, sehingga selalu ada hadirat Tuhan Maz 127:3.

Problem pernikahan.

Ini juga bisa jadi korban masa kesulitan!

Kalau lebih banyak kumpul, kelemahan2 akan tampak lebih menonjol, sehingga bisa membuat ribut dst. Kalau ada Tuhan, ada kasih, ada pengampunan 1Pet 4:8, maka sekalipun ada kekurangan dan kesalahan (apalagi salah bicara), tidak timbul dosa dan setan tidak dapat pintu masuk. Tetapi kalau ada dosa, istimewa kesucian hidup nikah dll, setan bisa masuk dan membuat ribut, problem dan macam2 dosa dalam segala segi. Dalam dunia timbul banyak perceraian oleh masa yang sulit ini, kesempatan berkelahi dan pecah! Kalau ada Tuhan, ada kasih, justru masa pandemi ini jadi “bulan madu”, bukan empedu, tergantung dari suami istri sendiri. Minimum kalau salah satu penuh dan dipimpin Roh, setan bisa dikalahkan dan diusir, dan ada kasih, kuasa, hikmat Roh, sehingga tidak sampai jadi problem. Jangan menyelesaikan problem dengan emosi dan cara2 sendiri, tetapi tetap taat pada Firman Tuhan dan dipimpin Roh, pasti bisa jadi bulan madu bahkan untuk seterusnya makin indah. Matikan semua tabiat daging, jangan dituruti atau dibiarkan.

Kalau keduanya bereaksi dosa (apalagi sudah ada dosa dan ikatannya), setan menguasai 2 pihak Yoh 8:34, mudah geger, berkelahi, terus diadu setan, tidak bisa lari, makin men-jadi2 seperti ayam aduan dalam satu kurungan, jadi dahsyat, tidak ada habisnya, sebab terus diadu setan, sehingga dalam dunia banyak pernikahan hancur, juga anak2 Allah bisa kena kalau tanpa Allah Mat 7:21.

Persekutuan orang beriman.

Prinsipnya sama seperti dalam keluarga, sekalipun diantara orang beriman, bisa timbul dosa dan setan ikut campur dan mengadu, memecah dan menguasainya. Sifat2 yang jelek seperti iri, dusta, sombong dll, lebih2 dosa mulut. Hati2 dengan online, WA, mulut bisa panjang sampai jauh, bahkan sampai luar negeri dan sekaligus kepada banyak orang. Kalau dipakai setan, bisa seperti 10 pengintai yang membuat seluruh Israel kacau dan dihukum mati oleh Tuhan, sekaligus semuanya Bil 14:36-37. Orang2 ini akan makan buah mulutnya, nasibnya jadi jelek dan rusak dalam masa kesukaran Maz 34:13,14, Ams 18:20, Yak 1:19 dll! Apalagi ada sisa dan ikatan dosa yang lalu (jengkel, mangkel, pegel, emosi, tidak suka, benci dll),rumah dan Gereja bisa ramai, sebab menuruti daging dan suara setan, tidak mau pikul salib dan terus lekat pada Tuhan. Jangan beri tempat pada iblis dalam persekutuan, sekalipun kebanyakan online.

Dan lain-lain.

Akan terjadi guncang-gancing, lebih2 yang terakhir, sangat dahsyat, yang akan mengguncangkan Surga (dunia rohani Ef 2:6), sehingga timbul banyak kejatuhan yang dahsyat, bahkan dibuang dan tidak bisa ikut rencana penamatan Allah. Mereka yang tidak ber-jaga2 sekarang akan gugur dan binasa. Tetapi yang lulus, tidak bereaksi dosa dalam segala segi hidupnya akan bisa bertahan, untuk masuk dalam rencana penamatan Allah Rom 9:28 sehingga disiapkan dan ditingkatan untuk ikut dalam pengangkatan.

Guncang-gancing ini tidak hanya terjadi satu kali, tetapi ber-ulang2, sampai akhir, satu kali lagi pada guncangan yang terakhir, yaitu dalam Minggu ke-70 Daniel (apakah sekarang ini sudah yang terakhir? Kita tidak tahu, tetapi angap seperti yang terakhir (mungkin terakhir secara pribadi), bersedia baik2 sampai lulus, sehingga ikut dalam proyek penamatan rencana Allah untuk pengangkatan dan kekal!).

Guncangan itu seperti penampian Mat 3:12. Orang2 dengan kualitas sekam akan terbuang dan dibakar habis, tetapi gandum akan tahan dan dibawa masuk dalam lumbung Surga dengan pengangkatan. Pada guncang gancing yang terakhir, semua akan diguncangkan, tidak ada yang terkecuali Wah 3;10, Luk 21:35, sebab itu kita harus bersedia seperti lima gadis bijaksana dalam Ruangan Suci, jangan tinggal di Halaman (jatuh bangun dalam dosa, mendua, tidak mati sama sekali dari dagingnya Rom 6:6), akan hanyut dalam arus besar yang muncul dari guncang-gancing ini dan terbuang!

 

Nyanyian: