M4197 – Janganlah Takut

2TAWARIKH 20:1-27 (-30). JANGANLAH TAKUT (BERACHAH).

2Taw 20:1-27(30)

1-2 Musuh datang.

3-13 Mencari Tuhan, doa puasa, di pihak Tuhan (hidup benar)

Tidak berdaya, tidak tahu harus berbuat apa (ayat 12).

14-17 Tuhan bicara lewat Jahaziel

Perang adalah bagian Allah (ayat 15)

18    Yosafat dan raja-raja Yehuda berdoa

19    Nyanyian kemenangan iman.

20-22 Berangkat pergi dengan pujian.

23    Tuhan membei kemenangan.

24-25 Menjarah.

26-27 Beracha (= berkat)

lembah pujian.

2TAW 20:1-2. MUSUH DATANG.

2Taw 20:1-2

  1. Maka jadilah sesudah ini, bahwa bangsa Moab dan bangsa Ammon dan dengan mereka juga orang2 Amoni, datang untuk berperang melawan Yosafat.
  2. Lalu datanglah beberapa orang mengatakannya kepada Yosafat katanya: Ada suatu pasukan yang besar datang kepadamu dari seberang tasik (sea) dari sebelah Siria dan lihatlah, mereka ada di Hazeson Tamar.

Dalam Pandemi ini banyak orang takut, termasuk ada orang Kristen juga. Apalagi kalau lihat cepatnya penularan dan banyak korban, lebih-lebih yang menjadi korban adalah dokter-dokter dan hamba-hamba Tuhan, apalagi kalau kita mengenal orang-orang yang jadi korban itu, ancaman itu menjadi makin nyata dan makin dekat. Seperti perang, korban terus berjatuhan sehingga kalau semua orang takut itu wajar, sebab tidak tahu apa yang masih akan terjadi dan siapa bakal jadi korban berikutnya. Lebih ajaib lagi, bala ini kena seluruh dunia, datangnya tidak terduga-duga, luar biasa.

Tetapi orang yang percaya pada Tuhan Yesus Kristus Yang maha kuasa, Maha tahu (lebih dahulu) dan kasih, itu dapat meredam atau membuang ketakutannya dan akan terpelihara sesuai rencana Allah.

2TAW 20:3-13. DATANG DAN TINGGAL DI PIHAK ALLAH.

2Taw 20:12

Oh Allah kami, tidakkah Engkau akan menghukum mereka? Karena kami tidak berdaya melawan kumpulan orang yang besar ini, yang datang melawan kami. Kami juga tidak tahu apa yang harus kami perbuat, tetapi mata kami tertuju kepadaMu. (KJI)

Kita perlu seperti Yosafat datang pada Tuhan dan tinggal di pihakNya. Ini kekuatan kita yaitu kalau kita berdiri benar di hadapan Tuhan.

Rom 8:31

Lalu apakah yang hendak kita katakan tentang hal-hal ini? Jika Allah di pihak kita, siapakah lawan kita? (KJI)

Jangan bingung atau ribut dengan yang kurang penting, lebih-lebih berita yang menakutkan, timbul begitu banyak dan menghabiskan waktu dan membuat orang-orang bertambah takut, laluberusaha ini itu, lari sini-sana. Yang penting tinggal di pihak Tuhan dengan selalu hidup benar serta mencari pimpinanNya.

1Pet 3:12

Sebab mata Tuhan ada diatas orang benar, dan telinganya terbuka kepada doa-doanya, tetapi wajah Tuhan melawan mereka yang berbuat jahat. (KJI)

Ada banyak kesukaran masa-masa ini, tetapi jangan bereaksi dosa, dalam hal apapun, perkara besar atau kecil. Minta pimpinan dan hikmat Tuhan selalu, sehingga sikap, tindakan kita tidak kacau, bingung, panik, tetapi selalu benar dan tepat dalam pimpinan Tuhan. Baik dalam bicara, jangan cepat dan banyak bicara Yak 1:19, Ams 10:19. Juga dosa apa saja, buang semua sampai betul-betul bersih. Jangan dipanasi atau dibakar oleh bicara dan tindakan orang lain. Ini latihan yang baik untuk betul-betul hidup suci, mati lepas dari dosa, itu mutlak perlu untuk berjaga-jaga Mat 24:42. Jangan lupa seluruh 7 Kebutuhan Pokok Rohani (SSS DIAM = Sekutu, Suci, Salib, Doa, Iman, Alkitab, Melayani), sehingga tetap benar di hadapan Allah, ini mencakup semuanya.

2TAW 20:14-17. PERCAYALAH AKAN FIRMAN TUHAN.

2Taw 20:14-17

  1. Maka Roh Tuhan turunlah ke atas Jahaziel, putra Zacharia, putra Benaya, putra Jeiel, putra Mataniah, seorang Lewi, dari putra-putra Asaf, di tengah-tengah perhimpunan.
  2. Dan ia berkata: Dengarlah kamu semua Yehuda dan kamu penduduk Yerusalem dan raja Yosafat, demikianlah Firman Tuhan kepadamu,

(Janganlah takut atau gentar sebab jumlah yang besar itu, sebab perang itu bukan bagianmu, tetapi bagian Allah.

  1. Besok kamu turun melawan mereka, lihatlah mereka naik melalui tanjakan Zis dan engkau akan menemukan mereka pada ujung lembah, di hadapan padang gurun Yeruel.
  2. Kamu tidak perlu berperang dalam perang ini aturlah dirimu sendiri, berdiri saja, dan lihatlah keselamatan dari Tuhan ada padamu, Oorang Yehuda dan Yerusalem. JANGANLAH TAKUT atau cemas gentar. Besok keluarlah melawan mereka sebab Tuhan akan besertamu. (KJ)
  3. PENGERTIAN FIRMAN TUHAN.

Iman itu datang dari Firman Tuhan Rom 10:17. Sebab itu kalau kita mengerti Firman Tuhan lebih banyak, kita akan menang dan mengalami janji-janji Firman Tuhan lebih banyak, bahkan lebih baik lagi kalau seisi rumah bersama-samatekun belajar Firman Tuhan Kis 17:11. Sebab tidak semua orang bisa mengerti Firman Tuhan, itu karunia Tuhan.

Mat 13:11

Ia menjawab dan berkata kepada mereka: Karena kepadamu dikaruniakan untuk mengerti rahasia Kerajaan Sorga, tetapi kepada mereka tidak diberikan. (KJI)-

Orang yang banyak mengerti Firman Tuhan tidak mudah ditipu oleh macam-macam siasat dan umpan iblis, baik lewat peristiwa, lewat orang-orang atau kaki tangan iblis lainnya 2Kor 2:11; 11:3. Juga jangan tertipu oleh macam-macam kunci-kunci, nubuatan-nubuatan,atau rumus-rumus rohani oleh orang-orang yang mengakui dirinya nabi, guru, orang dari Allah dll, tetapi tidak berdasar Firman Tuhan, harus diteliti 2Kor 11:4. Tuhan tidak menanggung janji-janji kosong manusiawi, tetapi apa yang ada dalam Firman Tuhan, itu yang dijamin oleh Tuhan dan kita bisa memperolehnya dengan iman kita dalam pimpinan Roh Kudus.

Yosafat + Israel percaya akan Firman Tuhan yang disampaikan nabi Tuhan dan mereka terlepas dari celaka yang dahsyat itu.

  1. DENGAN IMAN.

Kelebihan orang beriman adalah hidup dengan iman.

2Kor 5:7

Sebab kami berjalan dengan iman, bukan dengan penglihatan. (KJI)

Kita menerima sesuai dengan iman kita.

Mat 8:13

Lalu Yesus berkata kepada perwira itu: Pergilah, sama seperti yang kamu percaya, jadilah bagimu. Maka hamba itu disembuhkan pada jam yang sama. (9:29; 15:28) (KJI)

Jangan takut, meskipun ada ancaman yang nyata. Dia sanggup memelihara kita sebab Tuhan berkuasa atas segala perkara, dan tahu apa saja yang akan datang. Pegang Firman Tuhan itulah sumber iman kita Rom 10:17. Kalau kita mengerti dan taat, kita akan berbuah-buah, dapat semua janji-janji Tuhan Mat 13:23.

  1. PENYAKIT. Janji Tuhan lengkap, cukup 1Pet 2:24, 3Yoh 2, Kel 15:26; 23:25 dll. Jangan iman kita turun, lebih-lebih kena berita-berita yang menakutkan.

Yak 1:6-7

  1. Tetapi biarlah ia meminta dengan iman, dengan tidak bimbang, sebab orang yang bimbang itu seperti ombak laut yang ditiup angin, dan diombang-ambingkan ke sana ke mari.
  2. Maka orang yang sedemikian itu janganlah mengira bahwa ia akan menerima apa pun dari Tuhan. (KJI)

Jangan bimbang, nanti seperti Petrus, sebab bimbang justru ia mulai tenggelam Mat 14:30.

Yakinlah akan kuasa bilur Tuhan Yesus, tetapi jangan bertindak atau hidup ngawur, sembarangan, dan jangan mencobai Allah Mat 4:7, Fil 4:8. Peraturan pemerintah maksudnya untuk kebaikan, sebab itu taati, tetapi jangan takut berlebih-lebih. Hygiene (kebersihan) sanitasi (lingkungan sehat), hidup sehat dll. Juga doakan orang sakit lainnya, dengan yakin akan Firman Tuhan, supaya juga muncul orang-orang yang diberi karunia dan jabatan untuk kesembuhan, perlu!

  1. KEMATIAN. Ini puncak yang ditakuti manusia, apalagi kalau didera dengan berita-berita kematian covid-19 yang dahsyat dan memilukan kita. Tetapi ingat:
  2. Mati itu tidak kebetulan,
  3. Ditentukan Tuhan 1Sam 2:6.

Kalau Allah tidak setuju, tidak mengizinkan tidak akan mati, misalnya Ayub sekalipun parah, tidak mati Ay 2:9; 42:16, bahkan bisa hidup lagi 140 tahun Ef 6:3, Ams 10:27. Tetapi jangan ngawur atau mencobai Tuhan.

  1. ALLAH TIDAK PERNAH GAGAL. Semua yang dikehendaki dan ditentukanNya pasti jadi.Dia menguasai sepenuh-penuhnya. Bahkan jumlah rambutpun dihitung oleh Tuhan, begitu teliti. Tuhan Allah itu luar biasa Mat 10:30. 4. KEMUNGKINAN “KENA” SELALU ADA (apalagi dengan logika), misalnya Paulus dalam aniaya, lalu dipasung dalam penjara yang paling dalam Kis 16:25, dengan akal sehat, kemungkinan hidup sangat sedikit, tetapi Allah tidak dikuasai oleh kemungkinan, atau oleh akal manusia, tetapi Ia menentukan dengan kehendakNya sendiri dan itu pasti terjadi. Allah punya rencana pribadi, lokal dan global dan menentukan dengan kehendakNya sendiri sebagai Allah yang maha besar, juga sebagai Hakim yang adil. Misalnya Paulus Silas hidup, keluar dengan sehat!

Banyak orang takut karena melihat dan mendengar tentang kematian, sehingga kemungkinan itu jadi besar dan ada kemungkinan kena dirinya sendiri. Kemungkinan, apalagi yang logis (masuk akal), kalau toh ada, jangan takut, lakukan pencegahan secukupnya dan tetaplah percaya pada janji-janjiNya dan pegang janjiNya erat-erat dalam pimpinan Roh Kudus.

Luk 21:26

Orang-orang akan mengalami gagal jantung karena ketakutan, sebab menantikan hal-hal yang akan datang ke atas bumi; karena segala kuasa di langit akan digoncangkan. (KJI)

Sekarang ini belum mendekati kiamat dan belum sampaipuncak-puncak yang dahsyat seperti dalam:

Maz 91:7

Seribu orang akan jatuh pada sisi-mu, dan selaksa (= 10.000) orang pada kanan-mu, maka kepada-mu tiada ia itu akan sampai.

Ayat ini bisa terjadi dalam sikon pribadi dengan jumlah kematian yang terjadi bagi setiap orang, di kiri kanannya begitu banyak yang mati (ini akan terjadi dalam Minggu ke-70 Daniel, belum sekarang, betul-betul lewat lembah bayang-bayang maut secara pribadi).Sekarang baru menurut sikon global, Jumlah kematian yang terjadi untuk global, ada ribuan dan berlaksa-laksa yang mati, tetapi itu ukuran dengan negara-negara atau global.

Jangan takut!

  1. TUHAN MEMBEDAKAN DENGAN ADIL.

Tuhan menjaga kita, Ia:

1). Membedakan orang Israel dan orang Mesir Kel 11:7.

2). Tuhan membedakan antara orang2 Halaman dan orang Ruangan Suci.

Ini berlaku di sepanjang zaman dan puncaknya dalam Wah 11:2, disini orang-orang Halaman akan diinjak-injak oleh Antikris sampai semuanya mati (Wah 13:7). Sebab itu jangan hidup di Halaman (tidak taat, jatuh bangun dalam dosa, mendua dsb), sekalipun semua orang Kristen masih bisa kena malapetaka, menjadi korban dari malapetaka dan kejahatan, sebab kita tidak tahu mereka termasuk tingkatan yang mana. Tetapi orang-orang dalam Ruangan Suci (seperti lima gadis bijaksana) hidup dalam kesucian dipimpin Roh sesuai Firman Tuhan, pasti terpelihara sampai rambutnyapun terhitung, kecuali memang sudah habis jatah umurnya dan tidak ada rencana pengangkatan atau rencana lain baginya seperti Elisa 2Raj 13:14. Tetapi sekalipun Ayub sakit fatal (pasti mati), tetapi kalau Tuhan belum menghendaki atau menentukan kematiannya, ia tidak mati, bahkan ia terus hidup sampai 140 tahun lagi Ay 2:9; 42:16. Biasanya orang yang mati karena jatah umurnya habis itu mati sendiri-sendiri dan bergantian. Tetapi kalau karena hukuman seperti anak-anak Ayub, Korah cs dll itu matinya bersama-sama, sebab mereka bersama-sama menarik hukuman Allah ke atas mereka sendiri.

  1. KEMUNGKINAN HIDUP SEBAGAI Generasi Akhir Zaman {GAZ} (yaitu orang yang masih hidup waktu pengangkatan); Ini suatu kemungkinan, tetapi perlu kita perhitungkan, sebab kita tidak tahu apakah kemungkinan ini hanya 10% atau 80%. Mungkin kemungkinannya hanya kecil, tetapi mungkin juga besar. Kalau kita berjaga-jaga dan termasuk orang GAZ, maka ada kesempatan untuk ikut pengangkatan; orang-orang yang ikut pengangkatanpasti tidak mati sekarang maupun selamanya sebab bagi semua orang-orang khusus ini (golongan 1551, 1Kor 15:51,52), semua penyakit akan sembuh, juga semua cacat dan apapun yang lainnya. Yang penting, meskipun tidak tahu kemungkinan berapa persen, tetapi hiduplah benar, berjaga-jaga selalu seperti lima gadis bijaksana.

Dalam segala keadaan atau masa, orang yang berjaga-jaga pasti untung, nasibnya terbaik!

Mat 24:42

Sebab itu berjaga-jagalah, karena kamu tidak mengetahui jam berapa Tuhanmu akan datang. (KJI)

2TAW 20:19,21-22. NYANYIAN KEMENANGAN IMAN.

2Taw 20:19,21-22

  1. Dan orang Lewi, putra-putra orang Kehat dan putra orang Korah, berdiri memuji-muji Tuhan Allah Israel dengan suara yang keras naik ke atas.
  2. Dan ia berunding dengan orang banyak, ia menentukan penyanyi bagi Tuhan yang akan memuji-muji keindahan kesucian (Nya), selagi mereka pergi di muka pasukan untuk berkata, pujilah Tuhan, karena kemurahanNya kekal selama-lamanya.
  3. Dan ketika mereka mulai menyanyi (nyanyian kemenangan iman) dan memuji Tuhan, Tuhan memasang penghadang melawan orang Ammon, Moab dan orang-orang dari gunung Seir, yang datang melawan Yehuda, dan mereka saling berbunuh-bunuhan satu sama lain. (KJI)

Jangan menyanyi hanya sebagai hafalan, tetapi dengan pengertian Maz 47:8 dan dengan yakin, dengan iman, seperti orang-orang Lewi dan orang-orang Yosafat. Maka ini menjadi nyanyian kemenangan iman. Ini nyanyian iman, sebab meskipunbelum terjadi, mereka sudah percaya, bersyukur dan berterima kasih, lalu menyanyi, memuji-muji Tuhan.Inilah nyanyian kemenangan iman. Ada banyak nyanyian tentang kesembuhan, keselamatan, pertolongan, penyertaan Tuhan dll. Kalau setuju dengan kata-kata dalam nyanyian itu(yaitu sebab sesuai Firman Tuhan) kita bisa menyanyikan dengan iman, maka kita akan menerima pertolongan Tuhan sesuai dengan kata-kata iman kita.

2TAW 20:18. DOA YOSAFAT DAN ORANG2NYA.

2Taw 20:18

Maka Yosafat menundukkan kepala dengan wajahnya sampai di tanah dan semua orang Yehuda dan Yerusalem jatuh di hadapan Tuhan, menyembah Tuhan. (KJI)

Doa puasa dan iman Yosafat dan orang-orangnya, ini yang membuat kemenangan yang luar biasa:

  1. DOA YANG BETUL, yaitu dalam Roh dan kebenaran itu luar biasa.

1.a. Doa dalam Roh itu dengan bahasa lidah 1Kor 14:14 itu adalah bentuk doa yang terbaik, lebih-lebih untuk akhir zaman ini.

Yoh 4:23-24

  1. Tetapi waktunya akan tiba dan sekarang sudah sampai, apabila penyembah-penyembah yang benar itu akan menyembah Bapa dalam Roh dan kebenaran. Karena Bapa mencari penyembah-penyembah yang demikian untuk menyembah Dia.
  2. Allah itu Roh, dan mereka yang menyembah-Nya haruslah menyembah Dia di dalam Roh dan kebenaran. (KJI)

Sebab bukan hanya kita yang berdoa, tetapi terutama Roh Kudus sendiri menaikkan doa dengan mulut kitakepada Bapa sesuai dengan kebutuhan kita dengan tepat.

Rom 8:26-27

  1. Demikian juga Roh itu menolong kelemahan kita. Sebab kita tidak tahu apa yang harus kita doakan dengan sepatutnya, tetapi Roh itu sendiri bersyafaat untuk kita dengan erangan yang tidak terkatakan.
  2. Tetapi Dia yang menyelidiki segala hati mengetahui apa pikiran Roh itu, sebab Ia bersyafaat bagi orang-orang kudus sesuai dengan kehendak Allah. (KJI)

Kalau doa kita sendiri, masihmungkin bisa salah dan tidak diterima Bapa, tetapi kalau Roh Kudus yang berdoa lewat mulut lidah kita, pasti tepat, sesuai kehendak Bapa dan diterima. Luar biasa.

Kalau kita berdoa terus menerus, tanpa berhenti di dalam Roh dan hidup benar, hasilnya pasti besar sekali Yak 5:16.  Doa yang terus menerus itu sering diumpamakan seperti nafas yang terus menerus.

1Tes 5:17

Berdoalah dengan tiada berhenti. (KJI)

Sekalipun kita melek dan melakukan yang lain (misalnya bekerja, menyapu, naik motor, dll kita harus melihat dan memikirkan jalan di muka kita) tetapi kita tetap bisa berdoa dengan betul kepada Bapa di dalam Roh dan terus hidup benar (tentu jangan berdoa sambil berpikir atau berbuat dosa).

Apalagi dalam keadaan kritis atau mendesak, doa terus dalam Roh dan kebenaran, maka keadaan dan permintaan kita sudah langsung disampaikan pada Bapa oleh Roh Kudus.

Begitu praktis sehingga doa dalam Roh dan kebenaran ini seperti doa otomatis dan sangat besar faedahnya, asal terus ingat, jangan dilakukan dengan pikiran atau perbuatan dosa; doalah terus dalam Roh dan kebenaran.

Bahkan selagi kita berdoa, kalau ada hal-hal yang perlu kita ketahui, itu akan langsung diterjemahkan Roh Kudus dalam pikiran kita, sehingga kita bisa mengerti doa yang dinaikkan Roh Kudus, meskipun biasanya kita tidak mengertibahasa doa adalah karunia lidah yang kita pakai. 1Kor 14:2; 12:10. Sangat berguna.

Selalu berdoa dalam Roh dan kebenaran, dalam kuncinya untuk bisa terus berjalan dalam Roh, dipimpin Roh, hasilnya akan indah dan besar, sebab kita berjalan dengan Tuhan.

1.b. Doa dalam kebenaran.

Jangan lupa berdoa yang betul itu dalam Roh dan kebenaran. Jadi, kita juga harus hidup benar di hadapan Allah, tanpa dosa.

Kej 6:9

Maka inilah anak buah Nuh. Maka Nuh itu seorang yang benar dan tulus hatinya di antara orang zamannya, dan Nuh itu hidup dengan Allah. (tentu dalam kebenaran).

  1. FAEDAH DOA DALAM ROH DAN KEBENARAN.

Hasilnya banyak dan amat besar, yaitu:2.a. Tetap suci dan berkenan pada Tuhan dan terus menang.

1Kor 14:4

Orang yang berkata-kata di dalam bahasa lidah meneguhkan dirinya (TL: imannya) sendiri, tetapi orang yang bernubuat meneguhkan (TL: iman) jemaat. (KJI)

Kalau kita berdoa dalam Roh, iman kita dikuatkan kuasa Allah turun ke atas kita.

Kis 1:8

Tetapi kamu akan menerima kuasa ketika Roh Kudus turun ke atasmu, dan kamu akan menjadi saksi bagi-Ku baik di Yerusalem, di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi. (KJI)

Luk 24:49

Maka lihatlah, Aku mengirimkan Perjanjian Bapa-Ku ke atas kamu, tetapi kamu ini, tunggulah di kota Yerusalem sampai kamu diperlengkapi dengan kuasa dari tempat tinggi. (KJI)

Menunggu di Yerusalem sampai penuh, dibaptis dengan Roh Kudus. Dan kemudian Roh Kudus tinggal terus di dalam kita, memimpin kita Rom 8:14 dan menjadi penolong kita dalam segala perkara Yoh 14:16-18.

Dengan kuasa Roh Kudus, maka pikul salib (menyangkal diri) Luk 9:23 tidaklah berat Fil 4:13, Zak 4:6, maka kita bisa mematikan daging dan taat akan Firman Tuhan. Dengan demikian kita dapat terus menerustaat akan kehendak Allah,  sehingga terus hidup berkemenangan Mat 7:21.

2.b. Hidup dipimpin Roh Gal 5:16-17.  Kuncinya untuk ini adalah berdoa dalam Roh dan kebenaran terus menerus. Dengan demikian, suara Roh itu jelas, terus memimpin kita, sehingga kita tahu apa kehendak Roh dan sanggup melakukannya dengan pertolongan Tuhan Zak 4:6, Fil 4:13. Ini hidup yang indah dan heran sebab terus dipimpin Roh, berjalan dengan Allah seperti Nuh sehingga ia dapat membuat bahtera  yang luar biasa (= melakukan Firman Tuhan) dan selamat Kej 6:9,22). Hidup terus menerus dipimpin Roh, adalah ciri-ciri putra-putra Allah.

Rom 8:14

Karena seberapa banyak orang yang dipimpin oleh Roh Allah, mereka adalah putra-putra Allah. (KJI)

Bahkan ini juga ciri-ciri lima gadis bijaksana, yang dapat tahan dan berkemenangan dalam segala keadaan, lebih-lebih akhir zaman sehingga bisa masuk dalam pengangkatan.

2.c. Disegarkan dan dipuaskan selalu oleh sungai air hidup, yang mengalir dalam hati orang-orang yang selalu berdoa dalam Roh dan kebenaran.

Yoh 4:14

tetapi barangsiapa yang minum dari air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus lagi; melainkan air yang akan Kuberikan kepadanya itu akan menjadi di dalamnya sebuah mata air yang memancar sampai kepada hidup yang kekal. (KJI)

Yoh 7:38-39

  1. Barangsiapa yang percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan Alkitab, dari dalam hatinya akan mengalir sungai-sungai air hidup. (1Yoh 4:14)
  2. Tetapi ini dikatakan-Nya tentang Roh itu, yang akan diterima oleh mereka yang percaya; karena Roh Kudus belum ada sebab Yesus belum dimuliakan. (KJI)

Ini penting ada dalam hidup kita, sehingga meskipun dijepit dan ditekan oleh banyak problem atau peperangan yang datang, apalagi berlarut-larut, kita tetap ada sukacita dan sejahtera dari Roh Kudus Fil 4:4,7.

Kalau hati susah, kuatir, takut, gelisah, pahit dll, periksa diri, kalau yakin tidak ada dosa (1Yoh 3:21), maka mulailah berdoa dalam Roh dan Kebenaran, maka sesudah sesaat, maka sungai air hidup itu akan terasa mengalir dalam hati kita, sehingga ada sejahtera dan sukacita dari Roh (Rom 14:17, Fil 4:4,7), maka kita menjadi kuat, tenang dan bisa terus berjalan dipimpin Roh menghadapi semua yang ada di muka kita.

2.d. Punya jawaban untuk setiap problem Kis 11:1-12. Lebih-lebih dalam keadaan yang gawat, dahsyat atau terjepit, Allah selalu punya jalan dan tidak pernah ada jalan buntu bagi Allah Luk 1:37, Ay 42:2. Sebab itu kalau kita berjalan dalam Roh, pasti Roh Kudus memberi pimpinan. Kalau belum ada, tanya terus 1Taw 16:11 dan tunggu maka pada saatnya (Roh Kudus tidak akan terlambat atau lalai), Dia akan bicara tepat pada waktunya, dengan jawaban yang tepat. Kalau kita mau taat akan suara Roh, pasti kita akan berhasil, tidak akan gagal atau kalah. Memang kadang-kadang kita perlu menunggu dengan iman, seperti Paulus dan Silas dalam penjara, ia tidak tahu apa yang akan terjadi, baik atau jahat dan bagaimana, tetapi ia percaya dan dengan iman menyanyikan nyanyian kemenangan iman Kis 16:25. Dengan akal, Paulus dan Silas, tidak mungkin lepas dan lambat atau cepat ia akan mati dalam keadaan celaka seperti itu (dipukul sampai luka-luka dan celaka, lalu dipasung dalam penjara yang paling dalam, mereka berada dalam keadaan sakitdan sangat tidak enak, bahkan celaka, pasti akhirnya akan mati. Memang kita harus hidup dengan iman, dari iman kepada iman Rom 1:17. Sebab itu kalau belum ada jawaban, terus berdoa dalam Roh dan kebenaran, dan bersyukur  memuji-muji Tuhan, bahkan jangan putus asa atau berhenti 1Tes 5:17. Dalam masa-masa yang sulit ada banyak problem dalam segala segi hidup (nafkah, ibadah, sekolah, kesehatan, komunikasi dll) tetaplah berdoa, sampai mendapat dan mengerti pimpinan Roh Kudus dan lakukan dengan kuasa Allah Fil 4:13. Allah menguasai segala segi, segala waktu dan semua orang dimana saja. Sebab itu taatdan tunggu Tuhan dalam segala problem dan kesukaran kita. Allah sanggup menolong, memelihara dan memberkati kita.

2.e. Hidup efektif dalam segala hal jasmani dan rohani, sebab berdoa selalu dalam Roh membuat kita bisa berjalan dalam Roh, seperti Putra manusia Yesus Mat 4:1. Hidup seperti ini indah, karena Roh Kudus tidak pernah memimpin salah, selalu tepat dan efektif dalam waktu yang cepat dan hasil yang terbaik bahkan sempurna.

  1. BERSEKUTU DALAM ROH.

Fil 2:1

Nasihat supaya bersatu dan merendahkan diri seperti Kristus (2:1-11) Karena itu, jika ada nasihat di dalam Kristus, jika ada penghiburan kasih, jika ada persekutuan Roh, jika ada kasih sayang dan belas kasihan, (Ef 4:3, 2Kor 13:13 dll) (KJI)

Kita mengerti persekutuan Roh, itu harus dimulai dari:

3.a. Masing-masing penuh dan dipimpin Roh.

3.b. Bersekutu dalam kebenaran Firman Tuhan Maz 119:63.

3.c. Persekutuan di dalam Putra Allah dan seperti persekutuan Allah Yoh 17:23, 1Kor 1:9, 1Yoh 1:3,6 dll.

3.d. Semua ini bersama-sama membangun tubuh 1Kor 10:16, Kis 2:42, sebab makin lama makin lebih besar, dari yang kecil sampai makin besar dan mulia dari tubuh Kristuslokal, sampai tubuh Kristus global.

Ini adalah hal yang amat penting di akhir zaman, sebab Gereja hanya bisa menjadi sempurna untuk pengangkatan kalau bisa bersekutu dalam Roh, seperti Bapa, Putra dan Roh Kudus.

Yoh 17:21-23

  1. Supaya mereka semua menjadi satu, sebagaimana Engkau, Bapa di dalam Aku, dan Aku di dalam Engkau, supaya mereka juga menjadi satu di dalam Kita, sehingga dunia ini percaya bahwa Engkau sudah mengutus Aku.
  2. Dan kemuliaan yang Engkau berikan kepada-Ku, sudah Kuberikan kepada mereka, supaya mereka menjadi satu, sebagaimana Kita adalah satu.
  3. Aku di dalam mereka, dan Engkau di dalam Aku, supaya mereka disempurnakan di dalam satu persekutuan, dan supaya dunia ini mengetahui bahwa Engkau telah mengutus Aku, dan mengasihi mereka sebagaimana Engkau mengasihi Aku. (KJI)

Persekutuan dalam Roh ini masih kurang dikenal, kita perlu mengenalinya baik-baik dari Firman Tuhan dan mulai belajar bisa berjalan dalam Roh sehingga bisa bersekutu dalam Roh. Sebab kalau kita bisa bersekutu dengan betul dalam tubuh Kristus (yaitu dalam Roh dan dalam kehendak Allah), maka pertumbuhan Gereja akan cepat bahkan kekuatannya tambah besar, sehingga bisa cepat tumbuh sampai matang untuk bisa ikut dalam pengangkatan.

Apalagi kalau banyak lock down, banyak hubungan antar manusia yang ditutup, tetapi kalau kita bisa bersekutu dalam Roh yaitu dengan hidup dipimpin Roh, maka persekutuan tubuh Kristus akan tumbuh bersama dengan cepat, indah sesuai dengan rencana Allah sampai genap dan sempurna.

Ini harus dimulai oleh setiap orang yang sudah lahir baru, untuk hidup dipimpin Roh, sehingga semua orang yang sama-sama dipimpin Roh,  bisa dipersekutukan lebih lanjut satu sama lain, oleh Roh Kudus;  mula-mula dalam kelompok kecil dalam keluarga, lalu dalam kelompok kecil di Gereja, kemudian dalam seluruh Gereja, dalam Sinode, antar Gereja sampai akhirnya dalam Minggu ke-70 Daniel menjadi persekutuan dalam Roh tingkat global untuk bisa masuk dalam Gereja yang matang dan sempurna untuk diangkat.

Orang-orang yang dipersekutukan dalam Roh ini membentuk persekutuan tubuh Kristus yang sesuai dengan Firman Tuhan dan Kristus menjadi kepalaNya, sehingga akhirnya ini membentuk persekutuan tubuh Kristus global dalam Roh dan kebenaran Firman Tuhan.

Kita sudah banyak mendengar dan ikut serta menjadi anggota tubuh Kristus dan membangunkan tubuh Kristus lokal dan seterusnya, makin lama makinlebih besar sampai akhirnya menjadi tubuh Kristus global. Untuk mempersatukan tubuh Kristus lokal lebih lanjut, dalam persekutuan tubuh Kristus yang lebih besar ini, perlu mengerti pentingnya persekutuan dalam Roh dan dalam Firman Tuhan, sebab tanpa ini, tidak bisa bertumbuh persekutuan tubuh Kristus yang lebih besar.

  1. URUT-URUTAN PERTUMBUHAN PERSEKUTUAN DALAM ROH itu adalah:

4.1. Masing-masing harus bisa penuh dan taat dipimpin Roh, atau hidup dipimpin Roh secara pribadi sampai cukup mahir.

4.2. Persekutuan dalam Roh, di antara kelompok yang paling kecil seperti suami-istri atau keluarga. Sehingga mereka bisa hidup kudus dan bersekutu dengan manis Maz 133:1-3, juga beribadah, pelayanan dan bersama-sama menghadapi problem atau menanggung beban bersama-sama dalam persekutuan Roh. Tentu masing-masing sudahharus bisa berjalan dalam Roh, hidup dipimpin Roh, sehingga dalam problem, kalau satu mengambil tindakan atau jawaban tertentu, yang lain bisa meneguhkan dalam Roh, sebab sama-sama dipimpin Roh yang sama yaitu Roh Kudus. Dengan demikian kelompok kecil ini (atau keluarga di dalam Tuhan, dalam persekutuan Roh) dapat melayani satu sama lain dalam Roh, menghadapi problem atau memikul beban bersama-sama dalam Roh, maka kekuatannya akan makin besar dan hasilnya juga akan makin besar, sebab semua dilakukan dalam persekutuan Roh dan sesuai Firman Tuhan dalam kesucian. Pasti hasil atau buahnya banyak, sebab Roh Kudus yang bekerja lewat beberapa orang yang hidup dipimpin Roh dan bisa bersekutu dalam Roh.

4.3. Kelompok-kelompok yang lebih besar dalam Gereja, misalnya dalam seksi-saksi pelayanan seperti Sekolah Minggu, Kaum Bapa/ ibu, kaum muda, pembimbingan dll, harus mulai belajar bisa bekerjasama dalam persekutuan Roh. Dipimpin Roh berarti sesuai dengan Firman Tuhan, sebab kalau betul dipimpin Roh Kudus, pasti sesuai dengan Firman Tuhan. Juga hasilnya akan sangat indah dan makin besar sebab Roh Kudus yang bekerja dalam persekutuan ini sehingga menjadi kuat dan buahnya banyak Im 26:8.

4.4. Persekutuan dalam Roh  antar Gereja, dalam tubuh Kristus lokal. Gereja yang bisa bersekutu dalam Roh ini akan menjadi sangat indah. Ini tidak mudah sebab biasanya dalam Gereja selalu ada gandum dan lalang, kanak-kanak rohani dan orang-orang yang suam. Semua ini harus dilayani sampai bisa berubah, masuk dalam Ruangan Suci,sungguh-sungguh berjalan dalam Roh. Meskipun belum semua, tetapi yang sudah bisa berjalan dalam Roh, sudah bisa bersekutu bersama-sama dalam Roh dalam tubuh Kristus dan sama-sama melayani lalang-lalang yang belum bertobat dan orang-orang yang lemah dan belum sungguh-sungguh bertobat, sampai mereka semua bertobat, lahir baru dan hidup dipimpin Roh. Tetapi meskipun belum semua bisa hidup dipimpin Roh, seberapa yang sudah bisa, hendaklah bersekutu dalam Roh untuk bersama-sama melayani ke dalam dan keluar.

4.5. Persekutuan dalam Roh tingkat global. Mula-mula antar Gereja dalam Sinode, lalu antar Sinode, antar negara, sehingga akhirnya global.Mula-mula diantara para pemimpinnya, lama-lama dengan seluruh persekutuan tubuh Kristus lokal. Ini akan terus tumbuh di akhir zaman ini sampai akhirnya dalam Minggu ke-70 Daniel, bisa mencapai persekutuan tubuh Kristus tingkat global dengan persekutan dalam Roh tingkatglobal. Baru dengan demikian Gereja akan kuat dan menang menghadapi iblis, Antikris, dosa dan kejahatan dunia yang sudah memuncak sampai sempurna. Tanpa persekutuan dalam Roh di dalam tubuh Kristus, tidak akan tahan dan tidak kuat menghadapi iblis, Antikris, orang-orang dosa yang memuncak dosa-dosanya.

Sebab itu dalam Minggu ke-70 Daniel, tubuh Kristus global dalam persekutuan Roh dan Firman Tuhan, sudah harus terbentuk, supaya bisa berkemenangan menghadapi iblis, Antikris, orang-orang dosa yang begitu jahat. Allah yang maha kuasa, maha tahu pasti sudah mengatur semuanya dengan sempurna dan dalam Minggu ke-70 Daniel, sebelum pengangkatan. Sebab Gereja sudah harus siap, sudah masuk dalam persektuuan dalam Roh, tingkat global, sehingga tubuh Kristus global bisa terbentuk seperti dalam Wah 12:1.

TUBUH KRISTUS

  1. Definisi tubuh Kristus adalah bentuk persekutuan Roh yang betul dari orang-orang beriman dan masing-masing orang yang sudah percaya, sudah lahir baru menjadi anggota tubuh Kristus dan satu beranggotakan yang lain Rom 12:5, 1Kor 12:12,27. (Bedakan antara Gereja jalan lebar dan sempit dalam Wah 2-3. Tentu persekutuan dalam Roh hanya untuk Gereja-gereja di jalan sempit, yang tumbuh makin hari makin suci, makin seperti Kristus). Tubuh Kristus lokal yang kecil, yang kemudian tumbuh makin besar, ini ada yang mati, terputus-putus, lumpuh total, lumpuh sebagian, atau sehat seluruhnya dan bisa berfungsi sebagian sampai penuh.

Gradasi ini tergantung dari pimpinan dan masing-masing anggotanya. Tuhan sebagai kepala tentu ingin seluruh tubuh Kristus sehat, bisa bekerjasama seperti yang disebut dalam 1Kor 12:12-27.

Dengan pertumbuhan orang-orang suci yang makin suci (Wah 22:11), maka tubuh Kristus akan bertumbuh makin sehat dalam persekutuan Roh dan Firman Tuhan, sehingga tubuh Kristus terus bertumbuh sampai betul-betul berkenan pada Tuhan, sehingga 3 Pribadi Allah dapat bekerja dengan bebas danpenuh dalam tubuh Kristus seperti dalam Wah 12:1. Jadi tubuh Kristus ini dalam fungsi dan persekutuannya tergantung dari persekutuan Roh dan Firman Tuhan diantara semua anggota tubuh Kristus. Sebab itu persekutuan dalam Roh dan Firman Tuhan ini perlu diperhatikan baik-baik dan dilaksanakan.

  1. Seluruh persekutuan Roh dalam tubuh Kristus, dipimpin Roh Kudus.

Meskipun tidak tampak, Roh Kudus menguasai semua orang di seluruh dunia dan segala peristiwa yang terjadi. Roh Kudus akan memimpin semua orang yang hidup dipimpin Roh supaya bisa bersekutu dalam Roh bersama-sama. Apalagi kalau hanya untuk  satu keluarga atau 1 Gereja. Ia pasti dapat mempersekutukan, mengkoordiner semua yang mauhidup dipimpin Roh, dan tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan yang makin dalam, sehingga bisa bersama-sama menguatkan satu sama lain danmenghadapi semua pekerjaan iblis, Antikris bersama-sama dalam Roh. Persekutuan yang betul adalah dalam kesucian dan sesuai dengan Firman Tuhan.

Jangan menerima atau bersekutu denganorang-orang dengan roh yang berbeda dan tidak berkenan kepada Tuhan Yes 30:1. Dalam hal ini pasti Roh Kudus juga akan menyatakannya pada kita.

2Kor 11:3-4

  1. Tetapi saya takut, supaya jangan dengan cara apapun, pikiran-pikiranmu dirusakkan dari ketulusan yang ada di dalam Kristus, seperti si ular memperdayakan Hawa dengan tipu muslihatnya. 4. Karena jika orang yang datang memberitakan Yesus yang lain, yang tidak kami beritakan atau jika kamu menerima roh lain yang tidak pernah kamu terima atau injil (Firman atau pengajaran yang lain yang tidak pernah kamu terima, kamu dapat bersabar dengan mereka. (KJI)

Jadi juga mutlak diperlukan persekutuan dalam Firman Tuhan, dalam pengertian dan pengajaran yang betul.

Maz 119:63

Bahwa akulah taulan segala orang yang takut akan Dikau, dan kawan segala orang yang memeliharakan firman-Mu.

Kalau ada ajaran, nasehat, pendapat atau pikiran yang berbeda, jangan diterima, apalagi diteruskan dan disebar luaskan.

1Tim 1:3

Ketika aku hendak pergi ke Makedonia, aku meminta engkau untuk tetap tinggal di Efesus, supaya engkau dapat memerintahkan beberapa orang supaya mereka jangan mengajarkan ajaran yang lain, (KJI)

2Yoh 10

Jika seorang datang kepadamu, dan tidak membawa ajaran ini (TL: membawa pengajaran yang lain), janganlah menerima dia di dalam rumahmu dan jangan memberi salam kepadanya. (KJI)

Jangan sampai jadi kaki tangan iblis untuk ajaran yang keliru. Lebih baik kalau kita kenal orangnya Ibr 13:7, Mat 7:15-21 atau tanyakanlah pada pimpinan kita sendiri. Kita harus bersekutu bersama-sama dalam pimpinan Roh Kudus, dalam kesucian dan sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan.

Kita bersekutu untuk saling tolong menolong, menguatkan dan melayani dalam Roh dan Firman Tuhan, untuk maju bersama dan bersama mengalahkan pekerjaan iblis dkk.

  1. Dipimpin Roh bersama-sama seperti tiang awan dan tiang api.

Dalam pimpinan Musa, Israel bersama-sama dipimpin tiang awan dan tiang api, langsung dipimpin Roh Tuhan secara harfiah dan ini adalah gambaran dari cara ilahi yang luar biasa untuk memimpin seluruh tubuh Kristus dengan betul, lebih-lebih untuk tubuh Kristus tingkat global.

Bil 9:15-17

  1. Sebermula, maka pada hari didirikan kemah sembahyang itu ditudungilah awan akan kemah sembahyang itu betul di atas kemah assyahadat, maka pada malam adalah ia itu di atas kemah sembahyang seakan-akan rupa api datang ke pagi hari.
  2. Maka senantiasa demikianlah adanya: ditudungi awan akan dia dan pada malam seakan-akan rupa api.
  3. Maka apabila terangkatlah awan itu dari atas kemah, maka berjalanlah bani Israel dari sana, dan pada tempat awan itupun berhenti, di sanapun bani Israel mendirikan kemahnya. (1Raj 23)

Ul 31:15

Maka kelihatanlah Tuhan dalam kemah, yaitu dalam tiang awan, dan tiang awan itu terdiri di atas pintu kemah.

Kalau Israel dipimpin tiang awan dan tiang api, mereka terpelihara dan kemenangannya 100%, sebab Allah tidak pernah kalah meskipun hanya 1%. Belajar dalam saat-saat sulit dan lock down ini bersekutu bersama-sama dalam Roh, seperti dipimpin oleh tiang awan dan tiang api. Maka kita akan mendapatkan hasil yang luar biasa, yaitukarya Roh Kudus di dalam Gereja, tetapi itu tergantung dari setiap orang beriman apakah iamau dan bisa berjalan dalam Roh dan Firman Tuhan dengan betul. Ini perlengkapan ilahi yang canggih untuk akhir zaman, untuk masuk dalam penamatan rencana Allah.

Dalam Wasiat Lama, Israel yang mendapat fasilitas ilahi yang top, tetapi gagal masuk Kanaan, baru generasi berikutnya yang berhasil, sebab bersungut-sungut dan mau kembali ke Mesir, hatinya bercabang, mendua.

Gereja akhir zaman akan bersekutu dalam Roh dan dipimpin Roh Kudus seperti tiang awan dan tiang api untuk masuk dalam penamatan rencana Allah dan ikut dalam pengangkatan. Ini akan terjadi dengan penuh dan ajaib dalam Minggu ke-70 Daniel, sehingga tubuh Kristus global itu ajaib seperti yang digambarkan dalam Wah 12:1. Roh Kudus itu Allah yang Maha besar, luar biasa, dan Ia sanggup memimpin semua orang yang dipimpin Roh di seluruh dunia dalam satu kesatuan yang ajaib. Tiang awan dan tiang api yang ajaib dan luar biasa itu dimulai dari pimpinan Roh Kudus dalam setiap orang yang penuh dan mau dipimpin Roh.

Ini akan terus berkembang sampai antar Gereja, antar negara dan global yaitu waktu Minggu ke-70 Daniel dimulai.

Sekarang masing-masing kita harus belajar lebih dahulu berjalan dalam Roh, penuh dan taat dipimpin Roh secara pribadi, masing-masing harus belajar sampaimahir dipimpin Roh seperti Putra manusia Yesus Mat 4:1, Luk 4:1,18.Kemudian kita belajar bersekutu dengan beberapa orang yang sama-sama dipimpin Roh mulai dalam keluarga atau dalamkelompok-kelompok kecil dalam Gereja, lalu meluas sampai seluruh Gereja lokal.

Maka makin lama kita akan bisa dipimpin Roh diantara Gereja-gereja dalam Sinode yang sama, dalam kota, dalam negara dan akhirnyaglobal, yaitu dalam Minggu ke-70 Daniel.

2TAW 20:23-24. KEMENANGAN, BAGIAN TUHAN.

2Taw 20:23-24

  1. Karena putra Ammon dan Moab berdiri melawan penduduk gunung Seir, membunuhnya dan memusnahkan mereka dan sesudah mereka menghabiskan penduduk Seir, masing-masing berusaha membunuh satu sama lain.
  2. Dan ketika Yehuda datang ke arah menara pengawal di padang gurun, mereka melihat orang banyak itu dan lihatlah, mereka sudah mati, jatuh ke tanah dan tidak ada yang lolos. (KJI)

Heran Israel disini tidak berperang, juga kalau berperang, tidak akan menang sebab musuh sudah pasti di luar kemampuannya seperti yang dikatakan Yosafat dalam ayat berikut.

2Taw 20:12

Oh Allah kami, tidakkah Engkau akan menghukum mereka? Karena kami tidak berdaya melawan kumpulan orang yang besar ini yang datang melawan kami. Kami juga tidak tahu apa yang harus kami perbuat, tetapi mata kami tertuju kepadaMu. (KJI)

Yosafat dan rakyatnya berserah pada Tuhan, mereka tidak berdaya, tetapi percaya bahwa Tuhan akan menolongnya seperti yang dinyatakan dalam FirmanNya lewat Yahaziel.

2Taw 20:15b

…Janganlah takut atau gentar sebab jumlah yang besar itu, sebab perang itu bukan bagianmu, tetapi bagian Allah. (KJI)

Perang itu Tuhan punya, bagian Tuhan bukan bagian kita. Ini berarti:

  1. Dia menentukan kemenangan kita; andilNya terbesar dalam menentukan kemenangan.

Ams 21:31

Bahwa kuda dilengkapkan bagi perang, tetapi kemenangan itu hanya dari pada Tuhan jua.  Disini, bagi Yoshua dan rakyatnya, perang itu 100% dikerjakan oleh Allah.

Sebab itu mereka berdoa dan memuji-muji Tuahn dengan nyanyian kemenangan iman. Mereka menunggu Tuhan dan pada kali ini Yosafat hanya disuruh berdiam diri saja dan Tuhan yang berperang ganti mereka seperti waktu Israel dikejar tentara Firaun.

Kel 14:14

Bahwa Tuhan juga kelak berperang akan ganti kamu, dan kamu ini akan berdiam diri jua. (TL)

2Taw 20:17a

Kamu tidak perlu berperang di sini, aturlah dirimu sendiri, berdiri saja, dan lihatlah keselamatan dari Tuhan ada padamu, O orang Yehuda dan Yerusalem. (KJI)

Waktu Daud berperang dengan Goliat, ia berperang mati-matian, tetapi peran Daud hanya mungkin lebih kurang 20%, tetapi Allah yangmengerjakan kemenangan itu lebih kurang 80%. Begitu pula waktu Daud berperang dengan musuh yang lain.

Karena perang ditentukan Allah, sebab itu perlengkapan senjata tidak perlu. Daud dengan 5 batupun bisa menang. Simson dengan tangan kosong. Abraham dengan 318 hamba-hambanya melawan 4 raja tetap menang Kej 14:8,14-16, sebab Allah yang menentukan, pakai senjata apa saja, kalau Allah menentukan kemenangan, pasti menang.

Maz 44:7

Karena bukan aku harap pada busur panahku dan pedangkupun tiada akan memberi kemenangan kepadaku;

  1. Musuh besar atau kecil.

Sebab itu jangan takut problem (atau perang) besar atau kecil, bagi Tuhan sama saja, asal Tuhan ada dengan kita dan setuju dengan kita, maka Dia yang akan mengerjakan kemenangan itu, diberikanNya kepada kita.

Bagaimana kita menghadapinya? Tergantung dari:

  1. Tuhan. Bagi Tuhan tidak berbeda, musuh besar atau kecilsemua sama mudahnya bagi Allah yang Maha kuasa.
  2. Kita. Dengan kekuatan sendiri, problem kecil mungkin bisa menang dengan bentuk kemenangan manusiawi. Tetapi problem besar belum tentu.
  3. Setan. Juga tidak berbeda, yang penting bisa menjatuhkan orang itu dalam dosa, lalu ia masuk dan menguasainya. Kadang dalamproblem besar lebih sulit menang, sebab dalam problem besar banyak orang takut lalu berharap dan bergantung pada Tuhan seperti Yosafat (2Taw 20:12), tetapi dalam problem kecil, seringkali diremehkan, sehingga diabaikan, toh kekuatannya cukup, tidak minta pimpinan Roh Kudus, tahu-tahu jatuh dalam dosa, sehingga setan menang, masuk dan menguasai orang itu. Sebab itu bagi setan, seringkali ia lebih banyak mengalahkan orang-orang beriman, waktu menghadapi problem kecil, sebab tidak bergantung dan tidak dipimpin Roh.

Misalnya penyakit kecil atau penyakit besar atau Pandemi, bagi Tuhan tidak beda, dengan sakit pilek biasa, asal kita ada di pihak Tuhan, Tuhan berkenan pada kita dan kita terus taat dipimpinNya.Tetapi jangan meremehkan problem atau perang kecil, kita tidak berjaga-jaga dan tidak sungguh-sungguh berjalan dengan Tuhan, sebab merasa hanya problem kecil, bisa kita lakukan dengan kemampuan kita sendiri! Ini permulaan kejatuhan. Mungkin berhasil, tetapi kita tidak hidup berkenan pada Tuhan, ada dosa dan sikap yang salah, ini tidak dibetulkan, sebab merasa bisa menghadapi dengan kekuatan sendiri, bahkan dengan jemawa kadang-kadang juga bicaranya ngawur, sehingga banyak dosa, maka iblis masuk. Di mana ada dosa, itu menjadi pintu masuk bagi iblis dan ini berarti sudahkalah, jatuh dalam dosa; maka dalam pencobaan berikutnya, apalagi yang lebih besar, akan jatuh, sebab Tuhan tidak berkenan akan sikap yang salah (dan tidak diperbaiki) waktu menghadapi problem kecil.Sekalipun menang dalam problem kecil, tetapi timbul dosa, maka itu menjadi pintu  bagi setan untuk masuk, maka lambat atau cepat kalau tidak bertobat, ia akan merusak dan menjatuhkannya dalam banyak dosa-dosa lain,  sampai akhirnya rohaninya pecah dan berantakan. Sekalipun perang/ problem kecil, kalau kalah, itu celaka, sebab setan masuk. Sebab itu tetap minta pimpinan Roh Kudus, sekalipun berhadapan dengan anak kecil kecil/ muda atau problem yang tampaknya kecil, jangan diremehkan dengan tindakan kebodohan, lebih-lebih karena kejemawaan kita. Sekalipun perang kecil kita harus menang. Jangan problem kecil lalu bicara sembarangan, berdusta atau jatuh dalam dosa lain, maka selanjutnya dalam perang berikutnya, apalagi yang lebih besar, juga pasti kalah.

Jangan sembarangan dalam perkara kecil atau besar tetap di pihak Tuhan, bergantung pada Tuhan dan taat dipimpin Roh Kudus)

Tentang besar dan hebatnya musuh itu bagian Allah, tetapi bagian kita lekat di dalam Tuhan, berkenan dan terus taat kepadaNya. Jangan takut akan musuh yang berapa besarpun 1Yoh 4:4.

  1. Cara kerja Tuhan itu berbeda dalam setiap orang, bahkan dalam 1 orang, dalam pencobaan yang berbeda, caraNya berbeda, tetapi prinsipnya sama, lekat dan taat pada Tuhan.Cara Allah itu indah, Allah tidak pernah kehabisan cara dan tidak pernah kalah, tergantung dari kita bisa taat dipimpin Roh dalam menghadapi peperangan-peperangan itu, bukan tergantung dari besar musuhnya, itu bagian Allah!

2TAW 20:24-27. BERACHA, HASIL YANG TIDAK TERDUGA.

2Taw 20:25-27

  1. Dan ketika Yosafat dan orang-orangnya datang untuk mengambil jarahan mereka, mereka menemukan di antara mereka kekayaan yang limpah di antara mayat-mayat itu dan permata-permata yang indah, yang dilucutinya bagi mereka, lebih dari pada yang bisa dibawa pergi. Maka selama 3 hari mereka mengumpulkan jarahan itu, begitu banyak.
  2. Dan pada hari yang ke 4, mereka berhimpun di lembah Beracha, mereka memuji-muji Tuhan. Sebab itu nama tempat itu disebut lembah Beracha (yaitu berkat) sampai hari ini.
  3. Maka kembalilah setiap orang dari Yehuda dan Yerusalem dan Yosafat di depan mereka, untuk pergi lagi ke Yerusalem dengan sukacita, sebab Tuhan membuat mereka bersukacita atas segala musuhnya. (KJI)

Seringkali problem yang datang tidak di-sangka-sangka dan tidak terduga-duga, tetapi kemenangan yang disediakan Tuhan itu jauh lebih daripada yang diperkirakan. Sebab itu kalau perangnya (atau musuhnya besar) juga kemenangannya besar asal kita memenuhi bagian kita. Jangan takut melihat besarnya musuh, tetapi hidup benar, taat dipimpin Roh, jalan dengan iman, bersekutu bersama-sama dalam Roh, supaya kita memenuhi bagian kita, yaitu selalu di pihak Tuhan dan melakukan kehendakNya senantiasa, dan selalu berkenan kepadaNya. Kita perlu tahu, apa yang harus kita lakukan dalam peperangan yang besar ini, apa kesempatan besar atau bagian kita dalam problem-problem itu. Bertanya-tanya akan Tuhan selalu 1Taw 16:11 dan sesudah mengerti kita harus mengerjakannya, melakukannya, maka hasil yang besar yang tidak terduga, yang diberikan Tuhan bagi orang yangmencintaNya, akan menjadi kenyataan.

1Kor 2:9

Tetapi seperti yang tertulis: Apa yang tidak dilihat oleh mata, apa yang tidak didengar oleh telinga dan apa yang tidak timbul dalam hati manusia telah disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi-Nya. (KJI)

Hasilnya indah-indah, diluar dugaan manusia, seperti yang dialami Yosafat 1Kor 2:9. Ini tentu tergantung dari ketaatan dan kesungguhan kita. Kalau Barak taat, tetapi dengan akal-akalannya mengubah cara Allah dengan siasatnya, maka kemuliaan hasilnya habis Hak 4:9. Ini semua adalah bagian Allah dan apakah bagian manusia?

Bagian kita dalam peperangan adalah:

  1. Di pihak Tuhan (berarti selalu hidup benar, sebab orang yang hidup dalam dosa tidak bisa bersekutu dengan Allah, tetapi terpisah daripadanya Yes 59:2).
  2. Hidup dipimpin Roh, berkenan kepadaNya, taat melakukan kehendakNya, termasuk menggenapi beban atau peran kita dalam rencana Allah.

Kita harus berusaha menggenapi bagian kita, maka Tuhan akan menggenapi bagianNya dengan sempurna, tidak akan mengecewakan umatNya yang taat dan sungguh-sungguh.

KESIMPULAN.

Jelas kelebihan orang beriman yang berjalan dengan iman, hidup benar, dan dipimpin Roh, itu pasti akan berkemenangan.

Tanyakan pada Tuhan, bagian apa yang harus kita kerjakan (misalnya saling menguatkan, bersekutu dalam Roh, memenangkan jiwa-jiwa, tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan, 7 kebutuhan Pokok Rohani, dll, lakukan semua bagian tugas kita); Lebih-lebih kalau kita sudah tahu bagian tugas atau jabatan kita, biasanya tugas utama kita selalu berhubungan dengan hal itu. Kalau kita melakukan kehendak Tuhan yang menjadi bagian kita, maka Tuhan tidak akan pernah mengecewakan kita, sebab Ia pasti melakukan bagianNya, menyediakan jalan keluar bagi kita 1Kor 10:13 serta kemenangan-kemenangan yang tidak terduga. Jangan takut tetapi perhatikan bagian kita.

 

Nyanyian:

– Janganlah takut, Berachah no. 14.

– Serahkan 2x, di bawah kaki

– Sungguh kurasa, kekuatanMu ya Allah, Berachah no. 711.

– BilurNya 3x sungguh heran.