M4146 – Kisah Rasul 16:25. Nyanyian Kemenangan Iman (Menyanyi Sebelum Atau Sesudah Tertolong)

MENYANYI.

Menyanyi adalah suatu ekspresi manu-siawi. Orang Kristen menyanyi adalah salah satu cara memuji dan menyem-bah Tuhan, sebagai salah satu bagian dari ibadah. Ini dikehendaki Tuhan Ef 5:19, Kol 3:16, Ibr 2:12. Semua yang masih hidup sepatutnya me-muji2 Tu-han Maz 150:6, dan kalau kita me-muji2 Tuhan dengan betul, maka ha-dirat Tuhan turun di atas puji2an  umatNya Maz 22:4. Ini berarti bahwa nyanyian yang diperkenan Tuhan itu adalah perkara yang besar seperti doa. Sebab itu, ini juga harus jadi bagian penting dari ibadah kita. Jangan dike-cilkan atau diremehkan, sebab itu akan sangat merugikan kita, juga pertum-buhan rohani kita, sebab me-muji2 Tuhan termasuk ibadah yang berkenan pada Tuhan, sehingga Tuhan sendiri datang dan duduk di tengah puji2an umatNya. Kalau Dia datang itu berarti se-gala2nya bagi kita.

BAGAIMANA MENYANYI YANG BERKENAN PADA TUHAN.

  1. Dengan kebenaran. Orang berdosa, se-gala2nya tidak berkenan pada Tu-han. Bereskan segala dosa, MAK DSY.
  2. Dengan pengertian, bukan otomatis atau ngawur Maz 47:8. Itu menentukan faedah atau hasilnya.
  3. Dengan segenap hati, mengakui yg dinyanyikan, sungguh2 mau melakukan kata2nya.
  4. Dengan mulut, jangan dengan ta-ngan atau dengan mata.
  5. Dipimpin Roh, bisa juga nyanyi dalam Roh 1Kor 14:15, 2Kor 3:17. Sa-ngat indah nyanyi dengan kebebasan Roh, dengan pengurapan dan kesukaan Tuhan.
  6. Dengan iman Rom 10:8. Nyanyi de-ngan yakin tentang apa yang kita ka-takan, yaitu yang sesuai Firman Tuhan.
  7. Dengan musik hati Ef 5:19-20. Ini indah, sebab ada nada2 dan cetusan dari hati yang penuh sukacita. Ini dari Roh Kudus, sehingga seringkali orang-nya juga ber-gerak2 dengan sukacita, karena ada musik dalam hatinya. Tentu kalau ada musik biasa juga boleh, seadanya, tetapi ada atau tidak, tetap musik hatinya dipakai Maz 149:3 dsb.

Jadi kita nyanyi dengan benar, dengan pengertian dan iman, lalu de-ngan hati dan mulut, dalam Roh dan musik hati, ini berkenan pada Tuhan.

 

III. MENGAPA ORANG KRISTEN ADA YANG TIDAK BISA MEMUJI TUHAN?

  1. Ada dosa, tidak bertobat, dendam, tidak mau mengampuni, ada kejeng-kelan atau kepegelan hati dll Yes 59:2.
  2. Tidak mengerti faedah me-muji2 Tu-han, juga tidak tahu bahwa Tuhan tidak melihat merdunya tetapi hatinya.
  3. Putus hubungan dengan Tuhan, un-dur, meskipun hanya dalam hati.
  4. Tidak punya iman, tidak percaya janji Tuhan atau gelisah, bingung, tidak ada sejahtera.
  5. Tidak bisa bersyukur.
  6. Ditipu iblis, sehingga kuatir, takut, emosi, marah, pahit, susah dll.
  7. Dll. Dengan kata lain orang yang ti-dak bisa memuji Tuhan dengan sege-nap hati dan mulut itu ada yang tidak beres, bahkan tidak rohani.

FAEDAH DARI MEMUJI2 TUHAN.

Kalau hatinya benar di hadapan Tuhan dan nyanyi dengan betul, maka faedah-nya banyak sekali, sebab nyanyian itu bisa menjadi ekspresi dari banyak hal. Misalnya:

  1. Nyanyi itu bisa seperti doa, apalagi dalam Roh, maka seperti doa, fae-dahnya sangat banyak dan luar biasa Yak 5:16.
  2. Nyanyi juga bisa sebagai meditasi, me-renung2kan Firman Tuhan yang kita nyanyikan, tentang kuasaNya, kasihNya dll.
  3. Hadirat Tuhan turun dan itu menjadi jawaban dari segala kebutuhan dan ke-adaan kita. Tuhan bisa bicara langsung, atau timbul sukacita, gembira, terharu dll.
  4. Nyanyi bersama bagi Tuhan, sehing-ga saling menguatkan, menghibur, me-nyenangkan dll seperti arang yang pa-dam menjadi menyala di tengah2 arang lain yang menyala. Ber-sama2 kita bisa merasakan suasana Surga, hadirat Tu-han menjadi makin nyata. Tetapi juga masih mungkin ada orang yang tidak ikut terbakar.
  5. Hati dikuatkan, baik imannya, pe-ngertian, kasih, pengharapannya, se-bab yang dinyanyikan adalah kata2 Fir-man Tuhan atau sesuai dengan Firman Tuhan.
  6. Timbul kesembuhan, mujizat dan tanda2 ajaib. Semua ini saling mengisi dan menjadi hal yang amat indah, se-mua jadi puas. Mujzat2 bisa terjadi seperti dalam tentara Yosafat di Be-racha.

NYANYI SEBELUM ATAU SESUDAH TERTOLONG.

Dalam dunia orang nyanyi, bersukacita, atau”selamatan” bersyukur sesudah tertolong. Ini tidak salah, sebagai ekspresi dan ucapan syukur. Disini orang Israel adalah orang yang hanya dapat bersukacita dan dapat me-muji2 Tuhan sesudah tertolong, tetapi kalau belum tertolong, mereka tidak percaya janji Tuhan dan ber-sungut2 melawan Allah. Sesudah tertolong kita melihat ada 2 nyanyian, yaitu:

  1. Nyanyian Musa dan
  2. Nyanyian Israel.

Mujizat yang dialami orang Israel ini sangat luar biasa. Mereka ditolong Tu-han melewati laut Merah (Kolsom) yang dibelah oleh Tuhan sehingga lepas dari kejaran tentara Mesir, bahkan se-mua musuhnya mati dalam laut, tanpa ada seorangpun yang lolos. Mujizat ini amat sangat luar biasa besarnya (sam-pai orang Yerikho, 40 tahun kemudian masih ingat dan gemetar). Siapapun tidak mungkin dapat meniru ini dan semua diberikan Tuhan gratis, tanpa syarat. Tetapi sebelumnya orang Israel tidak percaya akan janji Tuhan dan ber-sungut2, bahkan melawan Tuhan dan hambaNya. Tetapi mengapa mereka mendapat mujizat besar ini? Karena kemurahan Tuhan dan karena Musa.  Sebab Musa percaya akan Tuhan, mes-kipun dilawan habis2an oleh orang Israel yang tidak percaya.

Tetapi sesudah terjadi, Musa dan orang Israel sama2 bersukacita, bersyu-kur me-muji2 Tuhan, tetapi nyanyian Musa lain dengan nyanyian Israel.

NYANYIAN MUSA.

Musa menyanyikan lagu syukur dan denganbangga akan Tuhan yang diper-cayainya habis2an Kel 15:1-19. Nya-nyian Musa ini luar biasa, nyanyian dari orang yang percaya dan harap penuh kepada Tuhan habis2an, percaya dengan segenap hatinya.Sebab itu di laut kaca dalam Surga, nyanyian ini ber-kumandang lagi Wah 15:3. Mengapa? Sebab nyanyian Musa ini muncul ka-rena iman Musa yang besar dan ini memuliakan Allah yang tidak berubah dan Allah betul2 memegang janjiNya, tidak mungkin ingkar. Ini setara dengan nyayian kemenangan iman dan nya-nyian Anak Domba yang taat akan kehendak BapaNya dan percaya penuh pada BapaNya. Putra manusia Yesus menyanyi sebelum masuk dalam aniaya sampai mati dan sebelum tertolong. Nyanyian Musa dan nyanyian Anak domba ini luar biasa. Meskipun nya-nyian Musa sesudah tertolong, tetapi hati Musa ini sebelumnya sudah ber-glory yakin akan kemenangan yang akan diberikan Tuhan. Bahkan kata2 Musa itu menceritakan kemenangan yang amat besar dengan iman, tetapi bagi orang Israel itu omong kosong dan bualan yang paling besar, yang akan menjerumuskan mereka dalam kema-tian Kel 14:13-14. Tetapi Musa tetap yakin dan sejahtera, ia yakin dan tidak undur, tidak takut sama sekali. Tidak disebutkan, tetapi kalau Musa me-nyanyi ia akan menyanyi dengan iman, menyanyikan kemenangannya.

Hasilnya luar biasa, dan meskipun  Musa menyanyi sesudah tertolong, ini-lah nyanyian kemenangan iman! Musa menang sebab iman.Nyanyian ini sudah bergelora dalam hatinya sebelum ter-tolong, meskipun dalam keadaan yang sangat mustahil, seperti keluh kesah dan persungutan orang Israel.

NYANYIAN ISRAEL.

Orang Israel juga me-nyanyi2 dengan luar biasa, di bawah pimpinan Miryam sesudah lepas dari laut Merah, sebab mengalami mujizat yang luar biasa itu Kel 15:20,21. Inilah nyanyian orang Israel sesudah tertolong. Ini baik, nya-nyian ucapan syukur, tetapi tidak ada kuasanya. Semua orang bisa menyanyi seperti ini. Tiga hari kemudian, waktu mengalami pencobaan kecil, mereka sudah ber-sungut2 lagi Kel 15:22-24. Memang orang yang hanya bisa me-nyanyi bersyukur sesudah tertolong, seringkali sikapnya jelek sekali sebe-lum tertolong, ber-sungut2, menyalah-kan dan melawan Allah. Beginilah orang2 yang hanya mau menyanyi se-sudah tertolong seperti orang Israel ini, ketika belum tertolong, sikap dan ka-ta2nya sangat jelek dan jahat, mereka marah, ber-sungut2 bahkan hendak membunuh Musa dan melawan Allah Kel 14:10-12. Coba tidak dipimpin Mu-sa, mereka betul2 sudah mati seperti persungutannya. Setiap kali mengha-dapi pencobaan dan belum tertolong mereka terus ber-sungut2, sekalipun sudah mengalami pengalaman yang luar biasa di laut merah. Sesudah itu di padang gurun mereka ber-sungut2 lagi 10 kali, sehingga akhirnya mereka betul2 mati di padang gurun Bil 14:22.

Orang yang tidak percaya dan ber-sungut2 itu melawan Allah, sebab mes-kipun ada janji2 Allah yang heran, mereka tidak percaya, akhirnya akan binasa 1Kor 10:10. Ini kejelekan dari orang yang hanya bisa menyanyi dan bersyukur sesudah tertolong, tetapi sebelum tertolong mereka tidak per-caya, ber-sungut2 dan melawan Allah. Justru kita harus punya iman, sehingga bisa menyanyi nyanyian kemenangan iman sebelum tertolong! Contoh lain:

  1. Yosafat waktu menghadapi bani Moab, Amnon dan Maoni, ia sangat ketakutan. Tetapi ia mencari Tuhan, dan menyuruh seluruh negeri Yehuda doa puasa minta tolong Tuhan (juga anak2 dan istrinya) 2Taw 20:1-13. Lalu Tuhan bicara lewat Yahaziel bin Ze-karya orang Lewi dari bani Asaf, supaya jangan takut, sebab perang ini mela-wan Allah, dan Tuhan akan berperang gantimu (seperti Kel 14:14) 2Taw 20:14-19. Lalu orang Lewi, suku Korah dan Kehat bangkit berdiri bersyukur dan me-muji2 Tuhan sebab yakin akan pertolongan Tuhan sekalipun belum terjadi apa2 sama sekali. Begitu juga kemudian, waktu Yosafat pergi perang menghadapi musuhnya yang sangat be-sar, mereka mengangkat suatu pasukan paduan suara diletakkan paling depan dari tentaranya dan mulai me-nyanyi2 bersyukur pada Tuhan untuk perto-longannya, meskipun belum ada tan-da2 pertolongan Tuhan sama sekali 2Taw 20:20-21. Apa yang terjadi? He-ran, nyanyian iman ini ternyata meng-hasilkan suatu ajaib yang besar. Tuhan memasang orang2 penghadang mela-wan musuh Israel (2Taw 20:22-23). Siapa penghadang ini? Kelihatannya bukan orang Israel. Sebab ini dilakukan Tuhan, mungkin ini juga malaikat se-perti yang dibuat Tuhan bagi Hizkia yang menghadapi orang Syam yang di-pimpin Rabsaki 2Raj 19:35, Tuhan me-ngirim malaikatNya, sehingga 185.000 orang Syam mati.

Menghadapi penghadang ini, mereka menjadi bingung lalu meme-rangi orang Edom sendiri, sehingga saling ber-bunuh2an, sampai akhirnya semua orang Seirmati lalu orang Moab dan Amnon juga saling ber-bunuh2an sendiri. Waktu Yosafat datang mengha-dapinya, ternyata semua musuhnya sudah mati lalu Yosafat tinggal men-jarah musuhnya habis2an, begitu ba-nyak sampai3 hari baru selesai dan sesudah itu mereka me-muji2 Tuhan di lembah yang kemudian dinamai lem-bah Beracha 2Taw 20:24-27. Luar biasa. Mereka tidak bisa mengerti bagaimana bisa terjadi hal itu, tetapi kenyataannya mereka menang dan mendapat jarahan yang sangat banyak di Beracha! Kalau kita bisa percaya dan menyanyikan nyanyian iman sebelum tertolong, dapat nyanyi dengan iman, maka inilah nyanyian kemenangan iman yang akan memberi hasil yang luar biasa, sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil dan kita akan menerima sesuai dengan iman kita Mat 8:13; 9:29. Jangan ragu2 menyanyikan janji2 Tuhan, percayalah dan nyanyikan dengan iman, maka Tuhan akan bekerja sesuai dengan iman kita, tanpa batas, sebab tidak ada yang mustahil bagi Tuhan!

  1. Paulus, Silas yang tersiksa dalam penjara, sebelum tertolong. Kis 16:22-25. Sebelumnya tidak ada tanda2 per-tolongan dari Tuhan, bahkan tidak mungkin ada pertolongan, tetapi mere-ka berdoa dan menyanyikan puji2an kepada Tuhan dengan iman. Belum tertolong, tetapi sudah menyanyi, sebab yakin, yaitu nyanyian keme-nangan iman. Dan tiba2 terjadi gempa yang besar sehingga kaki tembok penjara goncang dan pintu2 terbuka. Dahsyat, ini paling sedikit 7 SR, sebab pintu dan belenggu setiap orang2 terpenjara terbuka. Mengapa ini ter-jadi? Sebab hadirat Allah turun atas puji2an hamba2Nya dan datang gempa yang besar, tetapi tidak membunuh hamba2nya, justru melepaskan dengan ajaib. Sesudah itu mereka terlepas dari penjara, bahkan seluruh isi rumah kepala penjara bertobat dan mulailah Gereja Filipi berdiri dan juga penghulu2 negeri yang menghukum mereka da-tang dengan ketakutan.

Inilah nyanyian2 sebelum ada per-tolongan, nyanyi dengan iman yang menghasilkan kemenangan2 iman. Ha-sil atau kuasa dari nyanyian iman, sebelum ada pertolongan, itu luar biasa. Inilah nyanyian kemenangan iman. Sebab itu jangan berhenti me-nyanyi me-muji2 Tuhan, juga dalam menghadapi problem atau bahaya apa-pun, nyanyilah dengan iman sehingga menjadi nyanyian kemenangan iman. Jangan ber-sungut2 atau menyalahkan Allah, jangan melawan Allah, tetapi percayalah tidak ada yang kebetulan bagi orang beriman yang hidup benar, yang cinta Tuhan, semua akan berubah menjadi keuntungan dan kemenangan bagi kita Rom 8:28. Bahkan sebelum ada pencobaan atau kesukaran, kita-pun sudah me-muji2 Tuhan  yang Maha kuasa, yang selalu berhasil menjadi jawaban untuk segala macam problem dan ancaman atau bahaya yang diha-dapi orang2 yang percaya kepadaNya. Sebab itu nyanyilah terus sampai Tu-han datang.

KESIMPULAN.

  1. Semua orang beriman yang masih hidup, patut me-muji2 Tuhan.
  2. Nyanyilah dengan kebenaran dan pe-ngertian, dengan segenap hati dan mulut, dalam Roh dan dengan iman dan musik hati, maka hadirat Tuhan akan turun dan nyata, dan disertai Tuhan itu berarti se-gala2nya.
  3. Pakai setiap kesempatan, lebih2 menyanyi bersama dan semua akan saling dikuatkan dan me-nyala2.
  4. Jangan sampai orang beriman tidak bisa nyanyi, itu berarti ada yang tidak beres atau dosa, selidiki dan perbaiki sampai ada sejahtera dan sukacita Roh, sehingga bisa kembali menyanyi me-muji2 Tuhan.
  5. Nyanyilah terus sampai Tuhan datang. Bahkan ini akan diteruskan, bersambung di dalam Surga sampai kekal, tetapi di Surga kita menyanyi tanpa problem dan korban atau salib, tetapi dengan penuh syukur, sukacita dan perhentian untuk kekal. (Dalam dunia ada korban syukur, yaitu menjadi korban karena Kristus, tetapi meskipun jadi korban, tetap mengucap syukur. Ini sama seperti nyanyian kemenangan iman. Tetapi di dalam Surga tidak ada lagi korban, juga korban syukur, melainkan nyanyian kasih, sukacita, dan syukur).

 

Nyanyian:

Marilah menyanyi 2x

Nyanyi dari cinta Allah.

Marilah menyanyi,

nyanyi dari cinta Allah.

Yang hidup pujilah Tuhan,

dengan mulut dan sgnap hati,

meskipun belum tertolong,

nyanyikan kem’nangan iman.