M4139 – Matius 24:45-51. Hamba Yang Bijak Dan Setia Atau Yang Jahat

Dalam perumpamaan ini ada dua ma-cam orang beriman. Tuannya pergi dan isi rumah diserahkan dalam tangan hamba2Nya, tetapi ada 2 macam hamba, yaitu:

HAMBA YANG SETIA DAN BIJAK.

Hamba ini mengatur dan mem-bagi2 makanan. Ini dikerjakan dengan setia, rutin, bertanggungjawab terus mene-rus. Tiba2 tuannya datang dan ia se-dang tekun mem-bagi2 makanan pada waktunya. Tuannya senang, dijadikan-nya pemerintah ada semua miliknya, sangat menguntungkan.

HAMBA YANG JAHAT.

Hamba ini juga diberikan milik tuannya untuk diurus baik2. Tetapi ia berkata dalam hatinya, tuanku memperlambat kedatangannya, kesempatan untuk menuruti kehendak hatinya sendiri. Ia tidak mem-bagi2 makanan, tetapi de-ngan para pemabuk beruat sesuka ha-tinya. Tiba2 tuannya datang tanpa di-sangka2, tuannya melihat, ia mabuk dan menghukumnya, dihukum dan dipotong ber-sama2 dengan orang munafik, di tempat tangisan dan kertak gigi. Kita termasuk yang mana? Keadaan di kemudian hari tidak tampak sekarang, tetapi sekarang sudah ada tanda2 yang jelas, yaitu:

  1. Ber-jaga2, bukan menganggap keda-tangan Tuhan diperlambat.
  2. Dengan tekun terus menerus mem-bagi2 makanan pada waktunya, tetapi yang lain makan minum dan ber-mabuk2an dengan para pemabuk.
  3. Tuannya datang, yang tekun mem-bagi2 makanan, ditetapkan atas semua milik tuannya. Tetapi yang mabuk, di-hukum keras ber-sama2 yang munafik di tempat tangisan dan kertak gigi.

Jangan mabuk dengan perkara2 duniawi, dengan segala macam kesu-kaan dosa, kedagingan dan Sodom Gomora, sehingga terikat dan mabuk. Dosa makin meningkat di akhir zaman ini Wah 22:11 dan segala macam ke-sukaan dosa makin limpah, yang sebe-tulnya adalah racun ular biludak Kel 32:32-33. Orang2 yg mabuk anggur la-ma ini tidak lagi mau minum anggur baru dalam kesucian Kristus Luk 5:39; ia hidup dalam kesukaan dosa dgn lim-pah sampai mabuk, dengan alasan Tu-han masih lama datangnya, bahkan diperlambat, padahal dipercepat! Mat 24:22, 2Pet 3:12.

Hamba2 yang setia dan bijak, me-ngerti tanda2 kedatangan Tuhan Mat 16:34, bersikap setiawan, yaitu terus tekun memakai harta yang dipercaya-kan oleh tuannya untuk mem-bagi2 makanan dengan rajin dan tekun pada seluruh isi rumahnya, sementara itu hamba2 yang jahat memakai kesem-patan ini untuk bersukacita sendiri, ber-mabuk2an dengan orang2 yang sama jahatnya.

Ini orang2 yang munafik yang dari luar tampaknya rohani, tetapi di dalam hatinya duniawi, limpah dengan kele-zatan dan kesukaan dosa. Pasti mereka tidak mau bersedia dalam kesucian, tetapi limpah dengan segala macam dosa, sebagian gugur dan hanyut dalam kelimpahan dosa, sebagian masih ber-ibadah, tetapi pura2 seperti orang2 Parisi, toh Tuhan belum datang, ka-tanya dalam hati. Akhirnya waktu Tu-han datang, mereka tertinggal dan dipotong menjadi dua (menderita seng-sara yang amat sangat dalam zaman Antikris, baik yang bertobat kembali, maupun yang ikut Antikris akhirnya juga binasa semua) dan masuk dalam Neraka kekal. Jangan sampai hanyut dalam arus dosa orang2 yang jahat. Wai, dahsyat akibatnya untuk kekal. Hamba2 yang jahat ini (yang tidak taat akan tuannya) tidak peduli dengan mem-bagi2kan makanan yang dipesan-kan oleh tuan, tetapi menuruti kehen-daknya sendiri sampai mabuk dengan para pemabuk.

  1. HAMBA YANG SETIAWAN & BIJAK
  2. Mem-bagi2 makanan dengan setia-wan pada waktunya. Ini adalah tanda2 orang beriman yang menjadi hamba2 Allah yang baik, setiawan dan bijak yaitu suka mem-bagi2 makanan rohani, yaitu Firman Tuhan. Ini tidak harus Pendeta, fulltime atau guru2 (jabatan dari Tuhan Ef 4:11), tetapi setiap orang berimanyang hatinya penuh dengan Firman Tuhan, akan mengalir keluar dari mulutnya kebenaran2 Firman Tu-han dengan limpah Mat 12:34. Hamba2 Tuhan full time, lebih2 yang punya jabatan guru tentu mem-bagi2kan Fir-man Tuhan dengan limpah dan penuh dengan rahasia2 yang baru. Tetapi setiap orang yang sudah lahir baru, dan di dalam meja hatinya yang suci (bukan meja hati yang kotor dan penuh de-ngan muntahan dan tahi Yes 28:8) akan dapat dengan spontaan mem-bagi2kan kebenaran Firman Tuhan dari kelim-pahan Firman Tuhan yang adadalam meja hatinya. Ini adalah orang yang cin-ta Firman Tuhan sehingga suka belajar Firman Tuhan dan melakukannya, se-hingga Firman Tuhan menjadi daging, menjadi kehidupannya. Ini bukan ha-nya mengajarkan dari kepala, hanya dengan pengetahuan Alkitab, tetapi juga tidak dilakukan, seperti orang2 Parisi. Mereka bahkan bisa mengajar dengan baik dan pintar, sebab itu duduk di kursi Musa (mengajar Firman Tuhan seperti Musa), tetapi tidak men-jamahnya sama sekali untuk ditaati Mat 23:1-5. Ini orang yang mengajar sebagai pengetahuan, yang senantiasa belajar bahkan mungkin punya gelar2 (orang Parisi, doctor of the law dll), tetapi tidak pernah sampai pada kebenaran. Tetapi orang2 yang percaya dan taat melakukan Firman Tuhan, yang penuh dan mau dipimpin Roh Yoh 16:13) akan dimerdekakan oleh kebe-naran itu dari segala dosa2 dan kejahatannya Yoh 8:32. Orang2 yang menemukan kebenaran Firman Tuhan akan merdeka, bebas dari segala ikat-an2 dosanya seperti Zakheus yang bertobat dari dosa2nya; juga seperti perempuan Samaria yang berhenti dari dosa perzinaannya, seperti Saulus yang bertobat dari kebodohan dan kejahat-annya dan berubah menjadi Paulus, bahkan menjadi hamba Tuhan yang indah dll. Mereka juga disertai dengan tanda2 Mrk 16:17-19. Kalau hanya belajar, tetapi tidak mau percaya, taat dan bertobat, mereka hanya tahu dan hafal Firman Tuhan untuk berkelit dari tuduhan dosa orang banyak, se-olah2 mereka suci, tetapi dalam hati dan persembunyian hidupnya penuh de-ngan dosa Mat 23:27,33. Orang2 se-perti ini bisa mem-bagi2 Firman Tuhan sebagai pekerjaannya, sebagai nafkah-nya, tetapi bukan keluar dari dalam hatinya. Biasanya murid2nya menjadi lebih jahat daripadanya, menjadi isi Neraka dua kali ganda dari mereka, sebab langsung belajar menjadi mu-nafik dan melihat contoh hidup dalam praktek hidupnya Mat 23:15. Ini bukan hamba yang setiawan dalam mem-bagi2 makanan seperti yang diharap-kan Tuhan, tetapi diperalat iblis untuk membuat orang jadi munafik, bahkan lebih jahat daripadanya. Tetapi hamba2 yang setiawan dan bijak, ini sekalipun orang Kristen biasa, tetapi cinta Firman Tuhan, hidup dalam kesucian dan taat melakukan Firman Tuhan, mereka bisa mem-bagi2 Firman Tuhan.
  3. MEM-BAGI2 MAKANAN.

Hamba yang baik itu memberitakan dari kelimpahan Firman dalam hatinya, istimewa untuk menolong dan mem-berkati orang2 di dekatnya.

Orang yang cinta Firman Tuhan dan penuh Roh Kudus, itu bisa ber-kata2 dengan kuasa, sehingga orang berdosa yang mendengarkannya mau percaya, setan2 yang ada padanya diusir keluar seperti Luk 11:20, sehingga mereka bisa bertobat dan dilepaskan dari perhambaan iblis dan dosa. Kita perang dengan iblis Ef 6:12. Orang2 yang pe-nuh dengan Firman Tuhan dan Roh Kudus, sekalipun orang biasa, semua bisa dipakai Tuhan untuk menjadi berkat, mem-bagi2 makanan, yaitu kebenaran Firman Tuhan pada orang banyak. Baik pada:

  1. Orang berdosa, sehingga dilepaskan oleh kebenaran Firman Tuhan dari do-sa2 dan perhambaan iblis.
  2. Pada saudara2 seiman, diberikan ke-benaran2 Firman Tuhan, bahkan dgn limpah, sehingga orang2 ini mendapat-kan makin banyak Firman Tuhan dan makin tumbuh dan makin ber-buah2 Mat 13:23. Memang seharusnya, sesu-dah percaya, orang beriman harus terus tumbuh makin seperti Kristus.

Bagi orang berdosa, kebenaran Fir-man Tuhan ini menjadi berita Injil, berita kesukaan, sehingga mereka dile-paskan dari dosa dan selamat. Pada sesama orang beriman, kita juga harus mem-bagi2kan kebenaran Firman Tu-han, supaya semua juga tumbuh ber-sama2 dan makin indah di hadapan Tuhan.

KEUNTUNGAN DARI MEM-BAGI2 MAKANAN.

Firman Tuhan itu seperti terang, kaca, emas, api, godam, pedang, roti, biji, susu, madu, kuasa hidup dll. Dengan mem-bagi2 Firman Tuhan kita mem-perkaya orang secara rohani, menjadi berkat bagi mereka. Sebab itu bagi2kan dengan tulus dan benar di hadapan Tuhan, sehingga menjadi berkat.

  1. Ini adalah kehendak Tuhan, pasti yang melakukannya berkenan pada Tuhan dan diberkati.
  2. Orang2 yang memberkati ini justru lebih keberkatan Kis 20:35, makin diberkati limpah oleh Tuhan dengan kebenaran2 Firman Tuhan Ams 11:24-26. Orang yang suka mem-bagi2 kebe-naran Firman Tuhan, akan makin me-ngerti dan mendapat makin banyak kebenaran Firman Tuhan. Ini seperti laut Galilea yang segar, limpah dengan kehidupan, sebab banyak air keluar dan masuk ke dalamnya terus menerus, bukan seperti laut mati yang airnya ha-nya masuk, tetapi tidak pernah me-ngalir keluar, akhirnya jadi tasik asin yang mati, tidak ada kehidupan di da-lamnya. Sebab itu kita harus suka mem-bagi2kan kebenaran Firman Tu-han pada siapa saja yang mau mene-rimanya, sebab ini kehendak Tuhan dan memperkenankan-Nya.
  3. Limpah di akhir zaman. Pada zaman rasul2 dalam hujan Awal ada kege-rakan penginjilan. Orang2 yang mende-ngar Injil bertobat, dibaptiskan dan selamat. Ini sangat indah dan ajaib. Tetapi dalam hujan Akhir, dalam akhir zaman ini akan ada kegerakan pe-ngajaran yang limpah. (selain kege-rakan penginjilan) sebab Gereja akan ditumbuhkan sampai sempurna dan itu perlu limpah pengajaran Firman Tuhan dan pekerjaan Roh Kudus. Sama seperti hujan Awal itu membongkar tanah supaya biji gandum yang ditaburkan (= penginjilan) tumbuh jadi benih gandum yang mulai tumbuh. Tetapi pada waktu batanggandum ini sudah mengeluarkan mayang2nya, Tuhan memberi hujan Akhir untuk menumbuhkan mayang gandum ini jadi matang dengan biji2 gandum Ul 11:14.

Begitulah dalam hujan Akhir ini, dimana dosa ber-tambah2 begitu dah-syat, pekerjaan iblis juga bertambah, selain kegerakan penginjilan, Gereja lebih2 lagi membutuhkan kegerakan pengajaran, yaitu kelimpahan Firman Tuhan dalam pekerjaan Roh Kudus; dengan demikian umat Tuhan makin mengerti kebenaran Firman Tuhan, makin tumbuh dan akhirnya Gereja jadi siap untuk pengangkatan.

Lebih2 dalam Minggu ke-70 Daniel, akan ada kegerakan pengajaran yang mutlak diperlukan supaya bisa tumbuh sampai genap jumlah dan tingkatan2-nya, siap untuk pengangkatan (ingat definisi Gereja yang disempurnakan).

Sampai dimana kita mengerti kebenar-an Firman Tuhan, sampai disitu kita bisa bertumbuh. Yonathan bisa makan bebas, sehingga ia menang besar sebab jadi kuat 1Sam 14:30. Kalau kita bisa makan bebas dan limpah dari Firman Tuhan, mengerti rahasia2 Firman Tu-han, kita akan mengalaminya 2Raj 2:10. Sebab sampai dimana kita bisa me-ngerti Kristus dalam kaca Firman Tuhan Yak 1:23, sampai disitu kita bisa berubah 2Kor 3:18, Mat 13:23.

Pada hari ke-6 yaitu akhir zaman, Gereja perlu kelimpahan Firman Tuhan 2 gomer sehingga Gereja bisa masuk dalam penggenapan kesempurnaan rencana Allah. Elia makan roti dan air 2 kali ganda, sehingga bisa naik sampai di gunung Allah, mengalami janji2 kesem-purnaan Tuhan sampai dia diangkat hidup2an 1Raj 19:7-8. Sebab itu (isti-mewa dalam hari2 yang akhir ini) kita harus makan lebih banyak Firman Tuhan dan mem-bagi2kan lebih banyak kebenaran Firman Tuhan, maka kita sendiri akan tumbuh makin limpah dalam kebenaran Firman Tuhan, yang membawa kita tumbuh makin tinggi dalam pengurapan Roh Kudus.

Sebab itu selain adanya kegerakan penginjilan untuk orang2 berdosa dan orang2 Kristen yang undur supaya ber-tobat dan diselamatkan, perlu kege-rakan pengajaran untuk orang2 ber-iman, lebih2 orang yang mau bersedia Mat 24:42. Kita harus bersedia, selalu penuh dan dipimpin Roh, limpah de-ngan kebenaran2 Firman Tuhan yang baru dan lengkap Kis 20:20,27 supaya bisa tumbuh makin tinggi seperti Kris-tus. (Tentu juga tetap perlu peng-gembalaan yang baik, supaya jiwa2 tetap terpelihara dalam keselamatan dan bertumbuh terus, jangan sampai hanya diinjili lalu berhenti, tetapi harus terus dipelihara supaya tumbuh dalam rencana menyempurnakan Gereja, Tuhan juga akan memberi rasul2 dan nabi2 sehingga semuanya lengkap untuk mematangkan Gereja bagi pengangkatan Ef 4:11-12.

III. CARA2 PRAKTIS.

  1. Tentu kita sendiri harus limpah de-ngan Firman Tuhan. Orang yang hidup dalam kesucian dipimpin Roh pasti akan lapar dan haus akan Firman Tuhan dan berbahagia Mat 5:6. Ini orang yang sehat rohaninya, yaitu selalu punya lapar dan haus akan Firman Tuhan, bukan ikut2an atau dipaksa. Tandanya ada di rumah, masing2 akan memakai banyak waktu untuk belajar Firman Tuhan dan menyelidikinya seperti orang2 di Berea Kis 2:47; 17:11. Orang yang tidak lapar dan haus akan Firman Tuhan, mungkin mau belajar di Gereja, tetapi di rumah lupa akan Firman Tuhan. Tekun di rumah itu tanda ada lapar dan haus akan Firman. Tetapi perlu belajar di Gereja (seringkali juga dibuat kursus2, pelajaran Alkitab dll) oleh hamba2 Tuhan yang mendapat pengurapan sebagai guru2, sehingga dengan cepat bisa ber-tambah2 dalam rahasia2 kebenaran Firman Tuhan yang limpah, lebih2 tentang akhir zaman.
  2. Bagikan pada semua orang di seki-tar kita yang mau mendengarkan/ be-lajar baik2. Orang2 yang mau men-dengar ini menjadi rezeki bagi kita Yoh 4:32. Ada orang2 yang hanya baru dikenal, atau orang dekat atau orang yang “langganan” mau mendengar dan belajar dari kita. Lebih2 untuk anak2 dan orang dalam rumah, perlu mem-bagi2 makanan rohani terus menerus dan teratur setiap waktu, perlu ada mezbah keluarga. Dapatkan “lang-ganan” atau murid atau orang2 lepasan untuk diisi terus dengan kebenaran Firman Tuhan. Meskipun hanya 1 atau 2 orang, itu indah dan menjadi rezeki kita. Bahkan kalau mau terus menerus, mau dimuridkan, itu berkenan kepada Tuhan Mat 28:19. Ini bisa secara resmi atau tidak resmi, yg penting kita bisa mem-bagi2 makanan bagi mereka se-mua, baik orang berdosa / orang2 ber-iman. Pakai semua kesempatan yg ada, sebab belum tentu lain kali ada kesem-patan yg ini, apalagi sesudah mati sama sekali tidak ada kesempatan lagi.

Beritakan dengan tulus tanpa mak-sud mencari keuntungan uang, popu-laritas, kepujian atau keinginan nafsu2 daging lainnya.

Kalau kita melayani dengan tulus dalam pengurapan Roh Kudus, berkat-nya dari Tuhan akan limpah di dunia sampai kekal, jiwa2 yang kita layani jadi mahkota kita untuk kekal dan me-numbuhkan kita dalam kemuliaan ilahi yang kekal. Sangat indah. Berdoalah minta rezeki dan jangan membuang setiap rezeki yang dikirim Tuhan pada kita, jangan mem-beda2kan orang, itu jahat Yak 2:1-4. Jangan sayang mengor-bankan waktu, tenaga, juga biaya untuk pelayanan mem-bagi2 makanan.

  1. Juga sharing diantara saudara2 se-iman (saling membagi). Lebih2 dalam pengertian2 yang baru, supaya penger-tian yang salah bisa dibuang. Jangan berdebat, Orang beriman tidak boleh berdebat 1Kor 11:16. Orang yang ber-debat itu tidak mau kalah, berusaha untuk menang dan seringkali timbul kepahitankebencian atau iri, sehingga setan bekerja dan merusakkan umat Tuhan.Kalau tidak mau, tinggalkan saja, jangan dilayani untuk berdebat, misal-nya Mat 16:(1-)4. Kita hanya membe-rikan, mem-bagi2kan kebenaran yang kita miliki, kalau tidak mau, tinggalkan, jangan berdebat.

Kalau mau saling membagi, kita bisa saling mengisi, saling melengkapi, sa-ling memberkati, tetapi jangan tanpa saringan, jangan menerima hal2 yang bertentangan dengan Firman Tuhan. Roh Kudus pasti sanggup menolong kita kalau mau saling membagi dengan tulus dan rendah hati.

KESIMPULAN

Adalah kehendak Tuhan orang2 yang sudah lahir baru untuk tidak hanya menerima Firman Tuhan, tetapi juga mem-bagi2kannya pada siapa saja yang mau menerima kebenaran Firman Tuhan, baik untuk orang berdosa (be-rita kesukaan injil) atau untuk orang2 beriman (kebenaran2 Firman Tuhan untuk pertumbuhan), bahkan bisa saling berbagi dengan sesama orang2 yang cinta Firman Tuhan. Biarlah kata2 kita itu menjadi berkat, diasinkan de-ngan garam Roh Kudus Kol 4:6. Jangan ada kesombongan atau dosa2 (uang, zina, puji dll), tetapi setia dalam mem-bagi2kan makanan Firman Tuhan dan tetap tulus dalam kesucian dan kasih Kristus, sehingga angka2 kedatangan Tuhan bisa digenapkan lebih cepat dan Tuhan boleh lebih cepat datang.

Akan datang waktunya orang2 yang terseret oleh tsunami dosa akhir zaman akan mabuk dengan berita2 kesukaan duniawi, tetapi rohnya lapar akan kebenaran Firman Tuhan Ams 8:11. Tetapi orang2 yang cinta Tuhan akan makin limpah dgn Firman Tuhan dan tumbuh terus sampai ikut pengang-katan, bahkan ada yg jadi sempurna.

Nyanyian: Amos 8:11.

Nanti k’lak datang bagi manusia,

lapar dan haus akan sabda-Nya