M4045 – 1Petrus 1:8. Marilah Bergembira

Ada 3 macam sukacita yaitu:PENDAHULUAN

  1. Dari Tuhan. Yoh 4:14; 7:38.
  2. Dari dunia yang netral dan
  3. Kesukaan dosa. Ibr 11:25, Pil 3:18,19 dll.

Orang Kristen bisa menjadi kuat dan terus bergembira kalau kesukaannya paling banyak dan terutama dari Tu-han, maka rohaninya akan menjadi kuat. Neh 8:11. Ini berarti: ada sukacita dan sejahtera dari Tuhan dalam segala perkara dan segala segi hidup.

Dan kesukaan Tuhan itu ada tingkat2-nya Yez 47. Jadi kita harus punya kesukaan yang utama dari Tuhan dan makin lama makin bertambah. Ini ada-lah tanda bahwa rohani kita terus ber-tumbuh dengan betul, ada sejahtera dan kesukaan Allah. Ini adalah salah satu bagian penting yang harus ada da-lam hidup orang yg ber-jaga2 atau ber-sedia pada akhir zaman ini Mat 24:42.

BAGAIMANA MENILAI DAN MENGUKUR KESUKAAN TUHAN DALAM KITA?

  1. Jangan ada kesukaan dosa Ibr 11:25, misalnya zina, benci, cinta uang, suka puji dsb. Nomer 1 lebih dahulu harus bersih dari dosa, baru ada sukacita dari Tuhan. Orang yang suka, harap dan mengusahakan kesukaan dari dosa Luk 5:39 (ada dosa, cinta dosa, ikatan do-sa), tidak akan puas dan tidak bisa bersukacita di dalam Tuhan, rohaninya rapuh, jatuh bangun dalam dosa, tidak bisa tumbuh. Ini orang2 yg tidak punya sukacita dari Tuhan. Harus berdiri benar di hadapan Tuhan (MAK DSY).
  2. Bandingkan dengan kesukaan netral dari dunia. Mana yang lebih kuat me-narik kita. Misalnya kalau ada uang, waktu, kesempatan, undangan dll, ma-na yang kita pilih? Nomer 1 bagi kita adalah kesukaan dari Tuhan atau kesukaan yang netral? Kalau kesukaan Tuhan bagi kita nomer 1, maka meski-pun tidak ada kesukaan dunia yang netral, tidak apa2, boleh ada boleh tidak!
  3. Sudah punya kesukaan dari Tuhan?

Ada orang yang ibadah ke kebaktian saja ber-sungut2, merasa terpaksa, ti-dak bisa bersukacita seperti Maz 122:1. Yang lain kalau dinasehati supaya bisa hidup suci, tidak mau bahkan marah2, orang2 seperti ini tidak punya sungai air hidup dalam hatinya, tidak punya kepuasan dan kesukaan di dalam Tu-han, rohaninya rapuh, rutin jatuh ba-ngun dalam dosa, cari kesukaan dunia.

  1. Kalau sudah punya kesukaan yang dari Tuhan, apa ini terus meningkat? Kalau kita tetap dalam Kristus, rohani tumbuh, maka sukacita dari Tuhan akan terus meningkat seperti dalam Yez 47.

Termasuk sukacita dalam 7 KPR akan meningkat. Orang yang bersuka-cita di dalam Tuhan itu bukan terutama karena sukses dan berkat2Nya, tetapi karena bisa menikmati dan bersukacita dalam 7 KPR, yaitu:

4.1. Bisa menikmati kesukaan hidup su-ci yaitu selalu ada dalam hadirat Tuhan, itu seperti Surga.

4.2. BIsa bersukacita dalam salib, bisa bersukacita dalam menderita atau ber-korban  karena Kristus, sebab yakin ini jadi kemuliaan kekal Rom 8:17-18, Gal 6:14, maka Roh kemuliaan turun ke atasnya 1Pet 4:14.

Seringkali orang hanya ingat bahwa kalau ikut Tuhan dengan betul (di jalan sempit) ada banyak penderitaan seng-sara karena Kristus Pil 1:29, Luk 9:23. Tetapi banyak orang lupa bahwa juga ada kesukaan yang besar dalam Kristus.

Seluruh hidup iman itu penuh de-ngan sukacita, nikmati dengan limpah, bersukacita di dalam Tuhan, tetapi ha-rus dengan tulus dan suci dipimpin Roh. Jangan dengan terpaksa atau de-ngan maksud2 tersembunyi yang tidak benar, tidak ada sukacitanya.

4.3. Bersukacita dalam menikmati ke-manisan madu Firman Tuhan.

4.4. Bersukacita dalam berdoa dalam Roh dan kebenaran Kis 2:13 baik pri-badi atau bersama, baik berdoa senan-tiasa.

4.5. Bersukacita dalam ibadah Maz 122:1.

4.6. Bersukacita dalam persekutuan de-ngan saudara2 seiman lebih daripada bersekutu dengan orang2 yang lain rohnya. Maz 133:1-3, 2Kor 11:4.

4.7. Bersukacita dalam melayani Tuhan sehingga ber-api2 dan bergairah Yoh 2:17.

III. BERGEMBIRA DI DALAM TUHAN 1PET 1:8, YAITU:

  1. Sekalipun belum melihat Dia, kamu mengasihi, sebab itu berani dan mau korban.
  2. Walaupun sekarang kamu tidak me-lihat Dia, namun kamu percaya. Mes-kipun ada ini dan itu tetap percaya dan bisa bergembira.
  3. Dan kamu bergembira, meskipun susah atau ada beban dll, bisa ber-gembira.
  4. Dengan sukacita yang tidak terka-takan, luar biasa.
  5. Dan penuh kemuliaan bukan penuh kehinaan.

Ini garis besar dari sukacita yang disediakan Allah begitu banyak dan lim-pah, jangan ada anak2 Allah keku-rangan atau krisis sukacita, sebab yang disediakan Allah sangat limpah. Jangan seperti tikus jatuh di beras mati ke-laparan, itu aneh, bodoh, buta. Ikut Tuhan Yesus itu limpah kesukaan, seka-lipun masih di bumi, sudah disediakan limpah oleh Tuhan. Ambillah nikma-tilah bahkan berpestalah dengan kesu-kaan dari Tuhan di hadapan Tuhan misalnya Ul 12:12.

SYARAT2 BISA MENIKMATI KESUKAAN TUHAN

  1. Kita harus mengerti hal ini dari Fir-man Tuhan.
  2. Percaya akan semua yang dijanjikan Allah.
  3. Mau mematikan daging supaya tidak menuruti daging yang berdukacita ka-lau mentaati Firman Tuhan. Selama kita hidup di bumi akan ada banyak gang-guan, penderitaan, aniaya, kesukaran dan banyak hal2 yang memahitkan hi-dup kita! Tuhan memang mengizinkan semua ini, untuk menjadi pengolahan, tempaan untuk menumbuhkan tabiat yang baru seperti Kristus, kalau mau mematikan segala tabiat daging. Kalau kita mengerti kebenaran Firman Tuhan dan percaya, kita taat, maka semua ini tidak bisa mengambil kesukaan Tuhan yang ada pada kita, memang bisa me-ngurangi, tetapi tetap ada saldo su-kacita dari Tuhan Yoh 16:22. Sebab itu jangan mau dikalahkan oleh apapun 1Kor 10:13, karena kalau menang, te-tap ada sukacita Tuhan yang luar biasa. Paulus dan Silas dalam penderitaan dan dipasung dalam penjara masih bisa bersukacita dan menyanyi dengan spontan dan penuh syukur pada Tuhan.

Orang dosa (orang biasa) hanya bisa tahan sampai batas2 tertentu dan ka-lau lebih hilang sukacita, jadi JMPE bahkan sangat pahit, apalagi terus menerus bisa makan hati sampai mati! Ini banyak terjadi.

Tetapi orang2 beriman yang hidup benar dipimpin Roh, bisa tahan dan ka-lau terus lulus ujian bisa tetap ber-gembira dan tumbuh jadi mulia.

Begitu juga Yusuf dibenci seisi rumah kecuali bapaknya. Bahkan dalam keadaan mendadakpun, mereka sudah siap membunuhnya. Tetapi Yusuf bisa tahan, tidak tertekan jiwanya sampai mati, tetapi ia bisa bersukacita, tidak pernah ber-sungut2 dan terus masuk dalam rencana Tuhan yang indah sampai di puncaknya dalam 3 bagian besar dari hidupnya. Orang beriman ti-dak perlu menderita batin sampai mati, tetapi kalau dipimpin Roh, bisa tahan dgn sukacita dari Tuhan, bahkan bisa  mengalami rencana Allah yang indah2.

MENGASIHI KRISTUS.

Allah mengizinkan hal2 yang sedikit sa-kit mengolah kita, tetapi orang yang mengerti dan percaya  bahwa ada mak-sud Allah yang baik, akan tetap ber-sukacita. Perjalanan hidup Abraham se-jak dipanggil sampai mati tidak mulus, tetapi banyak pengalaman yang sakit bahkan pahit; apalagi waktu Abraham disuruh mengorbankan anaknya, itu terlalu sangat pahit, rasa2nya melebihi kekuatannya. Tetapi sesudah lulus, ia naik kelas, luar biasa, sehingga Allah memberikan tempat yang sangat mulia bagi Abraham dengan sumpah. Nam-paknya ini adalah ujian terakhir sebab sesudah ini tidak ada ujian lagi.

Dan ia menjadi orang yang mulia di Surga kekal. Abraham bisa lulus dalam semua ujian ini sebab ia mengasihi Allah, ia percaya semua menjadi ke-baikan baginya Rom 8:28. Sebab itu ia tetap sejahtera dan bisa bersukacita.

SEKALIPUN BELUM NAMPAK TUHAN, TETAP PERCAYA sehingga meskipun ini dan itu, bisa tetap bersukacita dan menjadi indah. Sebab itu orang2 ini:

  1. Tidak takut atau kuatir. Hidup ini seringkali menghadapi problem atau perkara2 yang dahsyat sehingga jadi takut dan kuatir sebab ada ancaman, bahaya dan macam2 lainnya.

Lebih2 di akhir zaman yang dahsyat ini. Tetapi kalau percaya akan janji2 Firman Tuhan, kita bisa tahan dan ber-sukacita. Tuhan berjanji memelihara ki-ta, baik sekarang, lebih2 dalam akhir zaman yang dahsyat. Orang2 yang ma-sih hidup sampai pengangkatan (gene-rasi akhir zaman, Kristus II), kalau masuk dalam hitungan rencana Tuhan Wah 11:2 akan terpelihara, tidak mati, bahkan ikut dalam pengangkatan 1Kor 15:51.

Tetapi jangan lupa kita harus ber-usaha masuk dalam hitungan Tuhan Wah 11:2. Inilah orang2 yang hidup da-lam kesucian, di Mezbah Dupa dalam bait Allah (Ruangan Suci) yaitu orang yang bisa berdoa dalam Roh dan ke-benaran seperti ligabis. Inilah orang yang ber-jaga2, mereka bisa bersu-kacita dalam 7 KPR. Di akhir zaman ada janji istimewa bagi generasi Kristus II (yang masih hidup sampai hari peng-angkatan) dan yang ber-jaga2. Orang2 seperti ini bisa bergembira dalam Tu-han, di tengah2 macam2 tantangan se-hingga selalu lolos dan terpelihara ka-rena hidup dipimpin Roh. Kita harus mengerti baik2 tentang hari2 keda-tangan Tuhan yang secepat kilat Mat 24:27 dan ber-jaga2 selalu.

Jangan dibingungkan oleh segala macam ramalan2 kedatangan Tuhan, tetapi yang terpenting, bersedialah baik2 setiap saat dan makin mahir hi-dup dipimpin Roh, maka kapan sa-jaTuhan datang, kita sudah siap dan masuk dalam puncak rencana Allah yang indah itu.

Jangan hanyut dan tersesat dalam segala macam kesukaan duniawi yang menjerat, sekalipun kesukaan2 yang netral, itu membuat orang jadi suam sebab cinta anggur dunia Wah 3:16. Orang yang ber-jaga2 dengan betul  bisa nomer 1 bergembira dalam kesu-kaan dari Tuhan, sehingga selalu siap dan tumbuh dalam rencana Allah! (Orang yang cinta kesukaan dunia itu biasanya juga cinta uang, bertuhankan mammon untuk bisa mendapatkan ke-sukaan dunia yang netral bahkan sam-pai yang berdosa seperti Salomo, itu perlu banyak uang dan tersesat, sudah siap untuk binasa Pkh 2:9-10. Sebab itu kita harus bisa hidup berpada 1Tim 6:8, Pil 4:11-12, 1Kor 7:31). Jangan sampai terseret dalam kesukaan duniawi, ber-gembira seperti orang dunia. Tetapi limpahlah dengan kesukaan di dalam Tuhan yang memang sudah disediakan Tuhan dengan amat limpah dan indah.

Tuhan juga menyediakan rencana in-dah2 yang lebih limpah lagi dengan sukacita dalam proses kedatangan Tu-han yang secepat kilat, yaitu suasana Surga di bumi. Jadi grafik kesukaan ilahi dalam umat Tuhan itu akan makin meningkat sampai puncak2nya dalam 3,5 tahun sebelum kedatangan Tuhan (pengangkatan) seperti Yez 47. Mes-kipun dunia limpah dengan segala ke-sukaran dan perkara2 yang mena-kutkan (ingat 3 Antikris pertama sudah muncul dalam proses kedatangan Tu-han secepat kilat), tetapi mujizat, kuasa, pengurapan, pelayanan orang sempurna dll fasilitas ilahi mencapai puncaknya juga.

Kalau kita beri angka2 (kira2), su-kacita dari Tuhan 4, ancaman, kesu-karan, bahaya 3, saldo 1. Tetapi pada waktu yang dahsyat itu bahaya, kesu-karan, ancaman dll meningkat sampai 3 kali lipat, jadi 9, tetapi kesukaan, kuasa dan fasilitas Tuhan naik sampai 15, sehingga ada saldo 6, justru kesukaan, kuasa Allah, pengurapan, pembukaan Firman Tuhan dll makin limpah. Sebab itu ber-jaga2lah. Sungguh2lah ber-ibadah dalam Roh sehingga terus tum-buh dan selalu limpah dengan kesuka-an dari Tuhan, ada sukacita dan sejahtera Allah Gal 4:4,7, Rom 14:17.

  1. Tidak takut maut Ibr 2:15.

Semua orang mengharapkan umur panjang, katanya: bahagia, meskipun kesukaran makin banyak. Tidak ada orang mau dibunuh atau bunuh diri, sebab itu adalah kejahatan dan mela-wan kehendak Tuhan, atau dibujuk iblis dengan ber-macam2 janji dusta yang indah2. Sebab bodoh dan tertipu orang tersesat berpikir bahwa mati itu habis perkara, semua berhenti. Tetapi ini bo-doh atau dusta iblis. Mati bukan habis se-gala2nya. Ada sambungannya sesu-dah mati dan itu justru belangsung sampai kekal, bukan habis. Orang yang hidup dalam dosa akan bersambung dengan hukuman dalam Neraka kekal. Tetapi orang yang hidup benar, apalagi meningkat dalam kesucian ilahi yang betul (ditandai dengan sejahtera dan sukacita ilahi Yoh 4:14), akan ber-sambung dalam Surga yang senang, mulia dan kekal.

Jangan hidup sembarangan, sebab kita akan menghadap pengadilan Allah untuk semua yang kita perbuat di da-lam dunia Pkh 11:9. Bagaimana kita bi-sa lepas dari takut akan maut? Sengat maut itu dosa dan itu yang membuat orang takut akan maut sebab maut berarti penderitaan dan hukuman oleh karena dosa2nya 1Kor 15:55-56. Orang yang merdeka dari dosa oleh Kristus, mau taat dipimpin Roh, maka baginya hidup itu Kristus dan mati itu untung, sehingga maut tidak lagi menakutkan, sebab Tuhan yang memeliharanya dan ada Surga baginya.

Kita tidak tahu kapan saatnya, te-tapi kita bisa dan harus ber-jaga2 Mat 24:42. Ber-jaga2lah dengan betul di da-lam Roh seperti ligabis, maka akan ada kelimpahan sukacita di dalam Tuhan terus menerus, sekalipun hari akan makin gelap dan makin banyak an-caman dan bahaya. Jangan lupa dosa dan kejahatan akan meningkat luar biasa Wah 22:11, tetapi orang yang ber-jaga2 justru akan makin meningkat dalam kesucian dan kesukaan yang be-sar dari Allah, sehingga bisa meng-hadapi semua kejahatan yang dahsyat, bisa lolos dari segala bahaya dengan hikmat dan kuasa Allah dan tahan dalam segala kadaan, tetap ada saldo kesukaan dari Tuhan. Belajar terus ber-jalan dalam Roh mulai sekarang seperti ligabis (terus berdoa di segala waktu dan kesempatan) dan selalu limpah dgn sukacita dari Tuhan, bisa bergembira dalam Tuhan bukannya JMPE dan pahit terus, bahkan sampai mati.

Ini salah satu tanda dan kunci pen-ting menghadapi akhir zaman ini. Supaya bisa selamat dan tumbuh makin mulia, apalagi kalau masuk dalam generasi akhir zaman. (Ingat, generasi akhir zaman yang tidak ber-jaga2 akan pahit dan celaka, jatuh dan mati dalam dosa atau kalau masih mau bertobat, Tuhan tahu lebih dahulu, Tuhan izinkan dia tetap hidup sekalipun banyak do-sanya (tidak ikut pengangkatan), untuk masuk dalam zaman Antikris memakai kesempatan terakhir dengan penuh pengorbanan sampai mati).

  1. Meskipun terbeban lebih berat 2Kor 11:23. Orang yang tumbuh itu beban-nya makin bertambah, bukannya makin berkurang seperti yang diduga orang yang tidak mengerti, misalnya Paulus 2Kor 4:8-9. Mengapa orang salah me-ngerti? Sebab ada saldo sukacita, me-reka merasa semua tambah enak dan senang seperti orang pensiunan. Tetapi sesungguhnya tingkatan ujiannya akan terus meningkat sampai Golgota se-perti Kristus Luk 12:49-50. Dunia ini bukan tempat tujuan tetapi “sekolah” tempat pengolahan, tempat ujian, se-bab itu makin tinggi kita meningkat, ujiannya juga makin tinggi, tetapi ke-menangan dan sukacitanya makin ba-nyak, se-olah2 sama saja, sebab semua bisa terjadi hanya karena Kristus, yang mulia itu ada di dalam kita 2Kor 4:7. Jangan takut menghadapi beban dan tanggungan yang makin besar dari Tuhan (bukan karena dosa dan pe-nuaian kejahatan masa lalu, sebab penuaian dosaseharusnya sudah tidak ada, diganti hidup baru dalam kesucian dalam rencana Allah).

KESIMPULAN.

Jangan lupa, kalau kita ada di dalam Kristus seperti ligabis, dipimpin Roh, taat melakukan kehendakNya, maka ki-ta bisa tetap bergembira di dalam Roh dengan sukacita yang tidak terkatakan, luar biasa meskipun ada beban, pen-cobaan, ancaman dll, lebih2 di akhir zaman. Bahkan kalau kita terus lulus, kita bisa masuk dalam rencana Allah yang besar, lebih2 pada akhir zaman ini. Orang yang tidak bersedia akan jatuh dalam arus dosa yang kuat dan hidupnya penuh kehinaan dan mati dalam dosa atau tertinggal.

Meskipun banyak hal2 dahsyat, orang yg dipimpin Roh bisa tetap se-jahtera dan sukacita dalam Tuhan. Se-bab itu orang2 yg makin meningkat itu bisa makin lemah lembut seperti Musa Bil 13:3 (dari orang yang keras, be-ringas, bisa jadi lembut, bahkan paling lemah lembut di bumi pada waktu itu).

Kalau hidup kita betul, dipimpin Roh dan terus tumbuh dalam Tuhan, maka akan ada kemenangan dan selalu ada sukacita dan sejahtera yg besar dari Allah.

Nyanyian:

– Marilah bergembira dgn kuasaNya.

– Hanyalah Yesus sendiri, yang jadi penghibur hati.

– Bebanku terlepas 2x