M4026 – Yohanes 5:28-29; 10:25,26. Bagaimana Caranya Orang Mati Bisa Bangkit

Allah menciptakan semesta alam dan manusia itu luar biasa, semuanya itu bukan terjadi dengan kebetulan. Ada Allah yang menciptakan,  sehingga du-nia bisa begitu teratur dengan sangat ajaib (padahal bumi ini akan diafkir, sebab ada yang jauh lebih indah). Ada peraturan2 dalam alam semesta yang tidak terhingga. Manusia baru mengerti sebagian kecil, sebab itu masih ada bencana alam dll yang tidak bisa dikuasai dll.HUKUM2 DAN PERATURAN ALLAH UNTUK ORANGHIDUP DAN ORANG MATI.

Tentang manusia, ini penting dan sangat unik, sebab manusia adalah puncak ciptaan Allah (seperti gambar Allah). Sebab itu manusia itu lain dari semua ciptaan Allah.

Ada peraturan tentang manusia yang hidup dan yang mati (Manusia belum punya pengetahuan tentang orang mati, tentang orang hidup saja baru tahu sedikit). Tetapi Tuhan punya peraturan juga untuk orang mati, an-tara lain: Bagaimana peraturan2 Tuhan tentang nasib dan kebangkitan orang mati (ini semua ada aturan dan ca-ra2nya). Jadi juga untuk tubuh manusia yang mati ada peraturan2 yang luar biasa.

Sebab itu Allah itu Hakim orang hidup dan orang mati 2Tim 4:1, sebab orang mati itu tidak habis, hidupnya masih bersambung bahkan kekal. Se-bab itu jangan berdosa, karena hu-kumannya masih akan bersambungan, meskipun matimasih ada terus sampai kekal. Kejahatan manusia di muka pengadilan dunia, kalau mati, tidak ada sambungan atau urusan lagi, tetapi di hadapan Allah tetap diadili dan tetap ada hukumannya sekalipun sudah mati, bahkan sampai kekal. Jangan berdosa apapun, itu dahsyat untuk kekal, terus bersambung!

BAGAIMANA CARANYA BEKAS MAYAT BISA BANGKIT.

Peraturan2 untuk hidup yang akan datang jauh lebih banyak dan lebih tinggi tingkatnya dari yang sekarang, sebab itu perhatikan Firman Tuhan dan jangan lupa mempersiapkan diri untuk yang kekal, selain untuk yang fana dengan perbandingan yang patut! (Bagaimana kalau 1:1 ? tidak cukup?).

II.A. PRINSIP KEBANGKITAN.

Kebangkitan ada dua macam, semen-tara dan kekal. Sementara itu hanya sedikit, harus dengan izin Allah, tetapi harus tahu supaya jangan bingung.

Tetapi kebangkitan yang kekal ini bangkit dalam tubuh kebangkitan yang sama sekali lain dari tubuh kita yang sekarang tetapi tetap ada peraturan Allah untuk orang hidup dan yang mati, itu semua termasuk dalam peraturan2 penciptaan Allah. Peraturan Allah un-tuk yang mati hampir2 tidak dikenal manusia. Bahkan untuk yang hiduppun hanya kenal sebagian kecil saja.

Kita akan melihat bagaimana semua orang mati bisa bangkit.

II.B. CARA KEBANGKITAN.

  1. Ada saatnya Yoh 5:28-29.

Pada saatnya, waktu Tuhan Yesus memberi perintah, maka rohnya keluar dari Surga, langsung turun ke bumi,ke dalam bekas tubuhnya, tidak bisa ma-suk dalam bekas tubuh orang lain atau binatang, biarpun tulang2nya mungkin ada yang hampir sama; lalu bangkitlah suatu tubuh kebangkitan.

  1. Gilirannya.

Orang benar akan bangkit dahulu (ke-bangkitan I), baru sesudah rentetan ke-bangkitan orang benar selesai, pada giliran berikutnya (beda 1000 tahun) baru terjadi kebangkitan II untuk orang2 berdosa (beda orang benar dan orang dosa dalam hidup yang akan datang sangat besar, tetapi sekarang di dunia seringkali tidak tampak bedanya, campur baur, sehingga orang2 tidak peduli, padahal dalam peraturan Allah tentang mayat saja, tentang orang benar dan orang dosa itu sangat besar bedanya, apalagi sesudah kebang-kitannya! Sebab itu jangan hidup dalam dosa!).

  1. Sifat2 dan keadaan tubuh kebang-kitan orang dosa dan orang benar itu berbeda sekali. Tubuh kebangkitan ini lain dari tubuh kita sekarang, sekalipun waktu bangkit ada dalam peti mati dan di dalam kubur, bisa keluar, tembus semuanya, juga yang di dasar laut (tidak bisa tenggelam), tetapi dengan sesaat sudah keluar dalam tubuh ke-bangkitan. Tetapi identitas tubuh ke-bangkitan itu sama dengan waktu hi-dup dahulu di dunia (baik roh dan tubuhnya), tidak bisa dicampur seka-lipun saudara kembar dll.

Beginilah prinsip kebangkitan manusia menurut peraturan Allah.

Kita tidak bisa membuat tulang dari zat kapur dll, lalu diberi gigi, rambut palsu ditambah daging supaya bangkit, tidak bisa, sebab tidak ada rohnya, ti-dak pernah dibuat Allah, ini bukan manusia sekalipun secara kimiawi zat2nya sama. Sejak dari permulaan sudah ada sebelum dunia dijadikan lalu lahir dan mati, lalu bangkit, semua ini menurut peraturan Allah yang mengua-sai semuanya. Meskipun hanya tulang2 dan bekas2 mayatnya, tetapi dahulu pernah hidup, itu yang bangkit. Tetapi gigi palsu,rambut palsu dll tidak ikut bangkit.Yang bangkit kembali, adalah semua sisa dari orang yang pernah hidup.

Semua orang, benar atau dosa, yang dahulunya sehat atau cacat, bahkan janin dan lahir matipun akan bangkit dalam ukuran dewasa penuh sesuai dengan jenisnya (orang dosa atau orang benar). Tuhan Yesus akan membangkitkannya Yoh 11:25-26 dan semua ini sesuai dengan peraturan (cara2nya)! Semua diciptakan oleh Allah, hanya orang gila yang berkata tidak ada Allah Maz 14:1-2; 10:4; 53:2. Kalau Tuhan sudah memberi komando, mayat akan bangkit dengan tertib me-nurut peraturan yang sudah ditentukan (orang yang tidak mau tertib menurut peraturan Allah, itu lebih jelek dari mayat yang mau tidak mau tertib menuruti Allah seperti matahari dan bulan yang tertib dll).

  1. Sisa2 atau bekas tubuh yang masih ada, istimewa tulang, gigi, rambut, se-mua terkumpul menjadi satu. Ini bisa terjadi “dengan sendirinya” atas pe-rintah Allah Yez 37:7. Semua sisa2 tubuh dipakai untuk bangkit. Waktu Putra manusia Yesus bangkit, semua bekas tubuhNya (baru 3 hari, di sana masih ada banyak sisanya dan semua dipakai sampai habis. Baik tulang2 (tidak ada satu tulang yang dipatahkan) dan sisa2 mayat (bangkai), baik dari darahnya, dagingnya, isi perutnya se-mua bangkit jadi tubuh baru yang sangat mulia dan sempurna, sehingga kubur Tuhan Yesus tidak lagi berbau sama sekali, sebab semua zat dari tubuhNya (yang busuk dan berbau) semua dipakai untuk kebangkitan, se-hingga waktu Yusuf dari Arimatea mati, kuburannya itu bersih seperti baru, masih bisa dipakai. Juga bekas darah di kain kafan, juga cuilan dari bekas2 tubuhNya dipakai semua sehingga sisa dan bekas2 dari tubuhnya pada kain kafan dan di meja kuburannya itu hilang semua dengan sendirinya juga tidak berbau dan tidak ada warna2nya, semua bersih. Juga sapu tangan di wajahnya tidak ada lagi bercak2 bekas luka dan darah dari wajahNya.

Tidak mungkin ada Kain kafan bekas wajah atau tubuh Putra manusia Yesus, semua dipakai habis untuk tumbuh. Seperti biji kacang itu, semua bakal benih habis menjadi tunas yang tum-buh, dari identitas yang sama.

  1. Identitas masing2. Penting identitas masing2. Masih ada banyak rahasia yang belum semuanya kita ketahui (sedangkan diantara orang hidup, ma-sih banyak peraturan, hukum2 yang tersembunyi yang belum diketahui manusia, apalagi dalam mayat atau tubuh sesudah mati). Paling tidak tulang2nya akan kembali, seberapa banyak yang ada. Tubuh kebangkitan punya identitas yang sama dengan yang mati, yang dahulu pernah hidup, tidak berubah, tetap identitas orang dengan nama yang sama. Misalnya biji kacang atau salak, tumbuh dan tunas yang tumbuh dari bijinya itu mem-punyai identitas (DNA) yang sama, apalagi manusia yang kebangkitannya juga seperti tunas yang tumbuh dari bijinya 1Kor 15:36-40. Tubuh kebang-kitan si A tidak bisa mengambil tulang dari si B atau dari saudara kembar atau dari ibunya, tidak akan bangkit. Harus dari sisa2 mayatnya sendiri. Kita hanya mengenal DNA, tetapi masih ada banyak identitas yang lain yang ada pada mayat juga.

III. DIKUBUR ATAU DIKREMASI.

BAGAIMANA PENDAPAT FIRMAN ALLAH?

  1. Allah selalu mengatakan untuk di-kuburkan, tidak pernah menyuruh membakar orang mati. Setiap kali kalau Allah membicarakan tentang ke-matian anak-anak-Nya, Ia selalu me-ngatakan/ memesankan untuk dikubur, misalnya Yoh 5:28. Misalnya Musa di-kubur, Abraham Kej 15:15. Juga pesan Putra manusia Yesus sendiri untuk kematianNya, itu menjadi contoh kita, yaitu dikubur, tidak yang lain! Yoh 12:7, Mrk 14:8.

Tulang2Nya direncanakan dan dinu-buatkan tidak dipatahkan satupun, mulai dari bayangan sebagai domba Allah Kel 12:46, Yoh 1:29 itu semua digenapi Yoh 19:36. Orang2 Wasiat Lama yang “sempurna” dalam ukuran Wasiat Lama juga bangkit keluar dari kuburan Mat 27:52. Juga tulang2 Yusuf dibawa ke Kanaan untuk dikubur, bukan untuk dibakar.Kej 50:24-25, tulang Elisa, Yohanes Pembaptis dll, semua dikubur.

Yang dibakar adalah perempuan Sundal Im 21:9, orang yang dihukum Allah Amos 2:1, Yus 7:25, imam2 berhala1Raj 13:2.

  1. Prinsip kebangkitan itu seperti me-nanam (mengubur) benih lalu bangkit 1 tunas baru dari biji tsb. 1Kor 15:53,57. Roh orang itu yang ada dalam alam berzakh, harus kembali ke bekas tu-buhnya yang ada di dalam kubur (bu-kan yang dibakar), yang punya iden-titasnya sendiri.

Yang tidak taat (lalu dibakar) pasti ada resikonya, Tuhan tidak pernah ngawur, sebab tulang2 itu dibuat kons-truksinya bisa tahan sampai 7.000 tahun lebih.

KEMATIAN.

(Tumbuhan dan binatang sekalipun orang utan mirip manusia, tidak ada kebangkitan bagi mereka, sebab tidak punya roh).

IV.A. KEMANA SESUDAH MATI?

Ada dua macam orang, yaitu: orang benar dan orang dosa.

Semua kematian manusia disebut ke-matian I. Jadi sesudah mati, mayatnya dikubur di bumi dan rohnya masuk alam berzakh (alam roh). Alam berzakh terdiri dari 2 bagian, yang atas: Surga, yang bawah: Neraka, atau Hades, yang mempunyai banyak bagian2nya dan keduanya dipisahkan dengan jurang yang besar sehingga orang2 tidak bisa berpindah/ menyeberang tanpa izin Allah. Inilah alam roh sekarang.

Sesudah kiamat Surga Bumi Lama (yang sekarang) akan dibakar habis diganti Surga Bumi Baru, dan Hades dan semua bagian2nya dilempar ke dalam Tasik api, semua menjadi satu disini dan keduanya terpisah dengan jarak yang tidak bisa ditempuh juga tidak bisa diingat, dicapai dalam pikiran, bahkan juga Allah dan setan berpisah dan tidakbisa bertemu lagi untuk kekal 2Tes 1:9, Yes 65:17.

IV.B. TIGA GOLONGAN ORANG MATI, yaitu:

  1. Kematian I, berlaku bagi semua orang Ibr 9:27.
  2. Kematian I dan II, keduanya berlaku bagi orang dosa. Kematian II, tambahan untuk orang dosa Wah 20:6 yaitu me-reka yang sesudah kematian I lalu masuk Neraka, kemudian bangkit da-lam kebangkitan II lalu sesudah diadili sesaat dalam Tahta Putih yang Besar, dibuang dalam Tasik api, itulah ke-matian II. Wah 20:6,14; 21:8. Jadi orang benar mati satu kali saja yaitu kematian I, tetapi orang dosa mati dua kali yaitu kematian I dan II masuk Tasik api.
  3. Orang yang tidak mati sama sekali, yaitu:
  4. Orang yang menjadi sempurna da-lam kesucian, langsung naik ke tahta waktu menjadi sempurna (golongan 144) dan orang yang ikut pengangkatan waktu Tuhan Yesus datang (golongan 1551). Sebab itu mereka juga tidak mengalami kebangkitan, sebab tidak pernah mati, hanya langsung berubah menjadi tubuh kemuliaan.
  5. Orang yang jadi sempurna dalam dosa yaitu Antikris dan nabi palsu, tampaknya juga ada banyak orang yang menjadi sempurna dalam dosa waktu itu. Mereka semua dalam perang Har-magedon, semua langsung dilempar ke Tasik Api, tanpa mati lebih dahulu.

GILIRAN KEBANGKITAN.

KEBANGKITAN ORANG BENAR.

Kebangkitan orang benar adalah ke-bangkitan I. Waktu itu rohnya yang su-dah ada di Surga kembali kepada be-kas2 mayat (tulangnya) sendiri (ada identitasnya) lalu bangkit dalam tubuh kemuliaan. Ini terjadi dalam 3 tahap seperti penuaian yaitu:

A.1. Kebangkitan buah sulung, yaitu Putra manusia Yesus dan orang2 sem-purna Wasiat lama Mat 27:52,53, ter-jadi pada hari kematian Putra manusia di Salib. Mereka menunggu Putra ma-nusia Yesus bangkit, lalu naik ke Surga.

A.2. Kebangkitan panen besar yaitu pada hari pengangkatan. Ini terdiri dari 2 golongan, yaitu golongan 1551 (orang2 beriman yang ber-jaga2, pada saat ini berubah dan ikut pengangkatan tanpa mati) dan golongan orang2 yang mati dalam Kristus, bangkit dan ikut pengangkatan. Jumlahnya banyak mungkin beberapa milyard.

A.3. Kebangkitan susulan/ sisa pada akhir zaman Antikris. Orang2 yang tertinggal dan bertobat kembali, mati dibunuh Antikris dan bangkit, bukan pada hari pengangkatan, tetapi pada akhir zaman Antikris.

KEBANGKITAN ORANG DOSA.

Kebangkitan orang dosa adalah ke-bangkitan II. Semua orang berdosa hanya bangkit satu kali, ber-sama2 dan itu disebut kebangkitan II, terjadi pada hari kiamat, 1000 tahun sesudah ke-bangkitan I. Orang yang mengalami ke-bangkitan II juga akan mengalami ke-matian II yaitu dilempar ke dalam Tasik api. Segera sesudah kebangkitan II, me-reka semua menghadapi Tahta Putih yang Besar dan diadili dalam sekejab, lalu masuk Tasik api dengan hukuman-nya sesuai dengan perbuatannya selagi hidup.

TUBUH KEBANGKITAN.

Ada dua macam tubuh kebangkitan, yaitu:

  1. Tubuh kebangkitan orang benar, yaitu tubuh kemuliaan. Ini kebangkitan terdiri dari 3 bagian 1Tes 5:23, yaitu: tubuh kemuliaan, ada nyawa atau hidup yang tidak bisa mati lagi dan rohnya dengan tingkat kemuliaan yang sesuai seperti yang didapat di dunia.

Tubuh kemuliaan (Pil 3:21) adalah tubuh yang sempurna, tidak ada cacat celanya, tidak bisa menua, tidak bisa sakit atau cacat, seperti tubuh kebang-kitan Putra manusia Yesus sesudah Ia bangkit, bisa tembus tembok, bisa makan ikan bakar dan roti, bisa naik ke atas ke awan tanpa alat dan bisa keluar masuk dari dunia ke alam roh yaitu Surga. Rohnya indah, kekal, penuh su-kacita, ada identitas dan tingkatnya sesuai dengan tingkatan terakhir di dunia. Tubuh kemuliaan hanya penuh sukacita, juga dalam proyek 2 baru kelak selalu penuh sukacita, dikerjakan seperti hobby dalam kesukaan yang kekal.

  1. Tubuh kebangkitan orang dosa itu seperti mayat hidup yang menderita untuk kekal, dengan api, belerang dan ulat yang menyiksa untuk kekal Yes 66:24, juga jadi objek siksaan iblis dan setan2, juga berkelahi terus dengan sangat dahsyatdiantara orang2 berdosa yang masuk di dalamnya, sebab do-sa2nya semua menjadi sempurna, sua-tu tempat penderitaan lahir batin untuk kekal, begitu mengerikan untuk se-lama2nya.

VII. KESIMPULAN.

Hidup ini bukan hanya di dunia, masih ada hidup yang akan datang yang lebih tinggi tingkatnya dan untuk kekal.

Tuhan adalah Hakim orang hidup dan mati, sebab kita tidak berhenti sampai mati. Semua dosa akan tetap diproses dan hukumannya tetap ber-langsung dalam tasik api itu untuk kekal. Tetapi orang benar, segala pe-ngorbanan dan ketaatannya, yang membuatnya makin meningkat sampai seperti Kristus, itu menjadi ukuran kemuliaan dan kesukaan sampai kekal. Jadi kita ini bukan saja indah, senang dan puas di dunia, masih ada sam-bungannya sampai ke-kal, luar biasa sangat indah, Tuhan ingin kita senang untuk kekal dan juga kalau bisa semua orang selamat 2Pet 3:9, sebab itu tolonglah, berikan kabar sukacita ini supaya jangan ada yang tertipu oleh iblis sehingga celaka kekal, tetapi su-paya mereka bisa percaya pada kasih Allah untuk di dunia dan sampai kekal. Begitu senang, masih ada hidup yang kekal.