M4022 – Mazmur 119:97-104. Sangat Bijak

97a. O betapa saya mengasihi hukum2Mu.MAZ 119:97. FIRMAN MENJADI MEDITASI SAYA.

Firman Tuhan itulah Tuhan sendiri Yoh 1:10.

Apa tandanya seorang mencintai hu-kum2 Tuhan?

  1. Ia cinta akan Firman Tuhan Yoh 14:21-23, Yak 1:21-22 rindu selalu taat, kalau tidak taat, ia sedih, susah dan merasa Tuhan susah kalau kita tidak taat (ada yang berkata tidak apa2; ini orang tidak cinta).
  2. Juga mencintai saudara2nya 1Yoh 4:20 (tidak benci, mau mengampuni, bahkan memperbaikinya).
  3. Menggembalakan domba2 Tuhan (Yoh 21:15-17). Mau terbeban seperti memelihara anak sendiri, begitu secara rohani bagi saudara2nya, rindu mem-beri makan kebenaran2 Firman Tuhan, rindu melihatnya tumbuh dalam tabiat Kristus dan berbuah jiwa2 bagi Tuhan. Ini orang yang cinta Tuhan dan Fir-manNya. Berapa banyak cintanya?

97b. Itu menjadi meditasi saya sepanjang hari.

Kalau kita cinta anak atau istri kekasih kita, pasti kita banyak ingat dan me-mikirkannya dengan sukacita dan rin-du. Orang yang cinta Firman Tuhan pasti banyak belajar dan me-renung2-kan (meditasi), memikirkan Firman Tuhan dan setia beribadah, senang sekali belajar terus sehingga mengerti makin banyak kebenaran Allah.

Untuk tahu berapa banyak kita cinta Firman Tuhan, bandingkan de-ngan apa yang kita cintai, misalnya suk-ses, hobby, HP, makanan, anak2 dll. Orang yang cinta Firman Tuhan jauh lebih dari semua yang lain, itu baru cinta Firman Tuhan dan makin cinta, makin besar kesukaannya akan Firman Tuhan, bahkan mau mati karena Fir-man Tuhan, artinya mau korban, rugi, menderita karena beri waktu, perha-tian dan usaha untuk bisa mengerti kebenaran Firman lebih banyak.

Kalau kurang, jangan diam, usahalah menambah, dengan cara:

  1. Buang segala dosa dan percintaan-nya, itu membuat kasih Bapa dalam hatinya menjadi tawar 1Yoh 2:15-16. Kalau seorang suka perkara2 duniawi, maka cinta akan Firman akan banyak berkurang atau habis dan sebaliknya.
  2. Harus mau menyangkal diri, mema-tikan daging, harus mengambil kepu-tusan, dan bertindak.
  3. Belajar bertekun dalam berdoa me-nyembah Tuhan dalam Roh dan hidup benar (merdeka dari dosa). Kalau dunia hilang, kasih Allah akan nyata dalam hidup kita sehingga bisa bergairah cinta Firman Tuhan dan hasilnya akan sangat indah, hidup ini akan menjadi segar, puas, sukacita dan ber-buah2 Maz 1:1-3.

MAZ 119:98. HIDUP BERKEMENANGAN.

Melalui perintah2Mu membuat saya lebih bijak dari musuh2 saya, karena Firman ada selalu dengan saya.

Kalau kita lebih bijak dari musuh kita, kita menang dan tidak jadi korban. Tetapi kalau musuh lebih bijak dari kita, kita jadi korbannya, istimewa musuh yang utama adalah iblis cs Ef 6:12.

Kita harus lebih bijak dari iblis, yaitu dengan tumbuh dalam pengertian ke-benaran Firman Tuhan se-banyak2nya dan dipimpin Roh, sebab Allah dalam kita, Dia yang lebih bijak dari iblis, se-hingga kita tahu tipu dayanya, siasat-nya, jerat2nya 2Kor 2:11. Kalau kita te-rus taat akan pimpinan Roh yaitu sesuai dengan Firman Tuhan, kita akan menang dan tidak pernah jatuh dalam dosa 2Pet 1:10. Ini hidup berkeme-nangan yang penuh sejahtera, sukacita, tenang, tidak gelisah. Begitu juga menghadapi segala problem dalam hidup ini, orang yang cinta Firman Tu-han dan taat akan berkemenangan.

Kalau kita cinta Firman Tuhan, pe-ngertian kita akan kebenaran Firman Tuhan akan terus tumbuh 2Pet 3:18 sehingga bisa mengerti suara Roh yang mengingatkan kita Yoh 14:26, dan bisa membedakanNya daripada suara sen-diri (daging, pikiran, emosi dll) dan suara iblis.

Kalau kita bisa mengerti suara Roh dan mau taat, pasti menang dalam pencobaan2 kita. Jadi tergantung dari pengertian dan ketaatan kita, sebab Roh Allah tidak pernah gagal atau ke-liru, maka kita akan berkemenangan sebab taat pimpinan Roh.

Begitu untung, orang yang cinta Tuhan yaitu Firman Tuhan menjadi sa-ngat bijak, lebih dari musuh2 yang memusuhinya sehingga bisa terus menang Rom 8:31, 2Kor 2:14.

MAZ 119:99. LEBIH PINTAR DARI GURUNYA (DI DUNIA).

Saya mempunyai pengertian lebih dari guru2 saya, sebab kesaksianMu menjadi meditasi saya.

Ini tergantung dari si murid sendiri baik secara jasmani, juga secara rohani. Orang2 heran mengapa Putra manusia Yesus bisa menjawab begitu banyak pertanyaan dan menghindari jerat dan perangkap yang canggih, padahal guru-nya hanya ibu bapaknya, tetapi mereka tulus dan berkenan pada Tuhan Mat 13:54-56.

Paulus mula2 menjadi murid Bar-nabas, tetapi ternyata kemudian Paulus jadi lebih dari Barnabas (seringkali sulit menyangkali kesombongan si guru ka-lau muridnya menjadi lebih dari gu-runya. Tetapi kalau ada kasih, bisa bersukacita seperti orangtua Putra ma-nusia Yesus. Sebab itu perlu perto-longan Roh Kudus untuk mematikan tabiat daging ini dan adapengertian rohani, sebab:

  1. Semua dari Tuhan 1Kor 4:7 dan
  2. lebih pintar belum tentu lebih tinggi rohaninya! (Orang yang bisa mengajar belum tentu rohani Mat 7:23; 23:2 dst). Kalau kita mengerti ini dan cinta Tuhan, kita bisa bersukacita dengan murid2 yang jadi lebih besar dari gurunya, sebab semua dari Tuhan (Tuhan adil), tetapi tingkat rohani belum tentu lebih tinggi. Banyak orang yang tidak dipuji, tidak masyur, tetap lebih tinggi tingkat rohaninya. Elisa indah, pengurapannya 2 kali Elia, tetapi Elia menjadi sem-purna, Elisa belum (hampir) meskipun Elisa juga indah. Tetapi ada guru2 yang cacat atau menurut perasaan hati, lebih dari Tuhan, seperti Eli.

Jadi orang (murid atau siapa saja seperti Daud) yang mau terus belajar dan taat, bisa terus tumbuh sampai seperti Kristus dan itu bisa berarti lebih dari gurunya.

MAZ 119:100. LEBIH BIJAK DARI ORANG2 ZAMAN DAHULU.

  1. Mengerti lebih banyak dari orang kuno, sebab saya memegang peraturan2Mu.

Secara jasmani mudah dimengerti se-bab kemajuan tehnologi. Tetapi secara rohani tidak semudah itu, sebab hikmat itu dari Tuhan bukan dari pendidikan manusiawi 1Kor 1:25-27.

Henokh orang kuno bisa mengerti tentang kedatangan Tuhan yang masih sangat jauh Jud 14. Nuh orang tanpa pendidikan bisa membuat kapal besar dan membawa masuk semua binatang, masing2 7 atau 1 pasang. Orang zaman sekarangpun tidak bisa melakukannya, apalagi membelah lautan (Musa), menghentikan matahari (Yusak), dan hidup berkenan pada Tuhan sampai Tu-han bersumpah baginya seperti Abra-ham. Ini tidak tergantung dari the-nologi manusiawi tetapi dari Tuhan, berapa banyak Ia bisa mengisi kita dengan hikmat dan keilahianNya dalam kita. Ini sudah dilakukan dari zaman dahulu (sesudah penebusan Tuhan Yesus, jumlahnya lebih banyak). Sebab itu lekatlah terus dengan Tuhan, Dia di dalam kita (Firman Tuhan dan Roh Kudus di dalam kita dan Dia penguasa raja dan pemerintah, pemilik hidup kita) dan kita di dalam Dia (Dia per-lindungan dan Pemelihara, Penolong kita dalam se-gala2nya sebab musuh menghadapi Tuhan bukan kita) Yoh 6:56; 15:5. Ini luar biasa, kita jadi satu roh dengan Allah 1Kor 6:17, roh kita dan Roh Allah jadi satu, suatu kesatuan yg luar biasa. Pegang terus per-aturan, titah2Nya (TB), hukum2Nya (TL).

MAZ 119:101. MENCEGAH, SEHINGGA TIDAK PERNAH JATUH DALAM DOSA.

101a. Saya mencegah kaki saya daripada setiap jalan yang jahat.

Cara hidup yang berkenan adalah men-cegah sehingga tidak pernah lagi ber-dosa, bukan jatuh bangun dalam dosa seperti babi dan anjing 2Pet 2:22. De-ngan apa anak2 Allah bisa mencegah tidak sampai berdosa.

Pencegahan itu dengan:

  1. Hidup suci (MAK DSY), terus mene-rus tinggal dalam Kristus (Yoh 6:56) sehingga dalam pikiran tidak lagi mun-cul dosa. Kalau toh timbul (masih bisa, sebab kita masih hidup dalam daging, dunia dan bisa ditembak dengan panah berapi iblis), tetapi kalau ada Firman Tuhan dan Roh Kudus sedemikian rupa sampai roh kita menjadi satu dengan Tuhan, maka tidak sampai timbul dosa. Sedikit dosa mulai kelihatan, kita sudah bisa menghindar dalam pimpinan Roh Kudus Ams 22:3 dan kita selalu luput dari kejatuhan dalam dosa. Ini menjadi pengalaman orang yang cinta Firman Tuhan dan penuh dan dipimpin Roh, apalagi kalau kita punya persekutuan tubuh Kristus yang betul, persekutuan besar kecil dalam kasih dan kesucian ilahi, maka kita bisa saling menasehati dan melayani dalam Roh sehingga bisa terhindar dari jalan yang jahat. Jangan lupa menghadapi Media Sosial, ini sa-ngat dahsyat tetapi orang yg cinta Firman Tuhan bisa menang dgn penuh!

101b. Supaya saya dapat memegang FirmanMu.

Kalau kita bisa hidup berkenan pada Tuhan dengan mencegah berjalan di jalan dosa, maka kita bisa memegang Firman dengan betul, ini berarti bisa taat akan Firman Tuhan sehingga tidak berdosa dan melakukan kehendak Tu-han dalam hidup kita Mat 7:21. Orang yang tidak lagi berdosa, hidup dalam kesucian akan punya kuasa Roh Kudus untuk menyangkal diri dan melakukan perintah2 dari Firman Tuhan, sangat indah. Bisa melakukan Firman Tuhan itu membuat hidup kita tumbuh dan berbuah dengan lebat.

MAZ 119:102. TERUS MENJADI MURID SAMPAI SEPERTI KRISTUS.

Saya tidak meninggalkan hukum2Mu, sebab Engkau mengajari saya.

Orang yang cinta Firman Tuhan, Roh Kudus menjadi Guru kita 1Yoh 3:20,27 dan membawa kita pada segala kebe-naran 1Kor 2:10, Yoh 16:13. Bukan karena IQ dan pendidikan, tetapi sebab cinta Firman Tuhan, kita akan tumbuh makin dalam sehingga mengerti segala kebenaran Firman Tuhan dan tumbuh sampai seperti Kristus. Ef 4:13-14. Te-tapi orang yang tidak tumbuh dalam pengertian kebenaran Firman Tuhan akan kacau, mudah diombang-ambing-kan oleh segala macam pengajaran yang kurang betul sampai yang sesat. Justru yang paling banyak menguasai pada permulaan Minggu ke-70 Daniel adalah kuda putih (Meterai I, ajaran sesat) sehingga banyak orang beriman jatuh 2Tim 4:1 (Inilah orang2 yang hanya suka mendengarkan guru yang cocok dengan pikiran dan kedaging-annya 2Tim 4:2-4 padahal yang perlu adalah kebenaran Firman Tuhan, bukan yang cocok dengan keinginan atau ke-hendak kita sendiri. Justru dalam Hujan Akhir itulah kegerakan Roh Kudus dalam pengajaran untuk menghadapi kuda putih dari iblis itu!

Untuk memenangkan jiwa perlu be-rita Injil, tetapi untuk tumbuh sampai matang perlu pengajaran, lebih2 harus terus seumur hidup sampai akhirnya menjadi seperti Kristus. Kalau Gereja sudah penuh dengan gandum yang matang untuk dituai baru Tuhan datang.

Orang yang cinta Firman Tuhan akan sejalan dengan pekerjaan Roh Kudus dalam pengajaran dan cepat tumbuh. Orang yang hanya suka mi-num susu, tidak akan tumbuh dengan baik, harus cinta Firman Tuhan, bisa makanan yang keras Ibr 5:12 – 6:1. Te-tapi orang yang meremehkan dan mengecilkan Firman Tuhan (hanya suka minum susu dan hal2 yang meriah secara duniawi) akan sulit bertumbuh sehingga mudah jatuh dalam kegerak-an Kuda putih Meterai I! Jangan ber-henti belajar dari Firman Tuhan, baik sendiri2 dan jugalewat jabatan guru dll pada akhir zaman ini sambil terus me-menangkan jiwa sehingga bisa tumbuh lebih cepat.

MAZ 119:103. FIRMAN LEBIH MANIS DARI MADU.

103a. Betapa manis FirmanMu pada perasaan saya.

Kalau cinta, baca, belajar, menyelidiki, mendengar, berbagi Firman Tuhan, me-nyanyikan dan menyaksikan Firman Tuhan itu semuanya dapat dirasakan manisnya. Orang yang mengabaikan Firman Tuhan di rumah, di Gereja dan persekutuan tubuh Kristus itu belum bisa menikmati Firman seperti madu. Orang yg tidak bisa menikmati ma-nisnya Firman Tuhan itu ada yang tidak beres, rohaninya sakit! Harus menyeli-diki atau minta tolong gembalanya su-paya bisa sembuh dan sehat rohaninya yaitu bisa menikmati sampai tidak mau lepas, terus me-renung2kan Firman Tu-han sepanjang hari, asal ada kesem-patan, maka selalu Firman Tuhan yg direnungkan, bukan gadget! Jangan ja-di Kristen yang sakit tetapi yang sehat!

103b. Ya, lebih manis dari madu bagi mulut saya.

Firman Tuhan itu seperti susu, madu, begitu indah, banyak variasinya (te-rang, kaca, emas,api, palu, pedang, roti, biji dan kuasa yang menghidup-kan). Begitu nikmat sampai terikat dan Firman menjadi daging, menyatu dalam hidup ini, sehingga kita tumbuh makin seperti Kristus dengan nikmat, bukan dengan terpaksa atau tersiksa. Orang yang makan seperti tersiksa itu sakit atau mati rohani, celaka akan terseret dalam ajaran yang keliru dan dosa2nya, sehingga rohaninya rusak dan mati, kalau tidak bertobat, masuk Neraka. Bergumullah sampai bisa menikmati kebenaran Firman Tuhan seperti madu manisnya. Jangan berhenti bergumul sampai mengalami hal ini.

MAZ 119:104. CINTA KEBENARAN, BENCI DOSA. (Ibr 1:9).

104a. Melalui Firman, saya mendapatkan pengertian.

Jangan belajar tanpa pengertian itu kosong Mat 13:19,23. Yang mengerti akan berbuah 30,60 sampai 100 = sem-purna.

Tambah terus pengertian Firman Tuhan dalam belajar sendiri dan dalam kebaktian dan sharing. Memang Firman Tuhan perlu terus di-bagi2kan (itu ham-ba yang baik dan setia Mat 24:45) bahkan pada akhir zaman ini (dimana Firman Tuhan terus terbuka makin ba-nyak) kita harus berusaha naik ke sotoh untuk memberitakan lebih jauh lagi Mat 10:26-27. Ini kehendak Tuhan, se-bab itu beritakan dan biasakan di da-lam Gereja di antara anggota2 tubuh Kristus saling menjawab pertanyaan dgn hikmat dan kuasa Roh Kudus untuk terus menambah pengertian Firman Tuhan 1Pet 3:15. Jangan malu berta-nya. Tuhan akan memberi jawabannya dalam lidah kita Mat 10:19-20, kita sen-diri akan makin mengerti, bersukacita sebab merasakan madu yang manis ini.

 

104b. Sebab itu saya benci setiap jalan yang palsu.

Banyak orang Kristen memakai madu dunia supaya Gereja jadi menarik, mi-salnya hadiah, makanan, dekor, light-ing, sound, pertunjukan dll, berhala, kadang2 Firman Tuhan ditambahi fil-safat, ilmu jiwa, ilmu2 komunikasi manusiawi dan banyak perkara2 yang modern dll. Peralatan yang diperlukan boleh dipakai secukupnya, tetapi tidak ber-lebih2, sebab daya tarik Gereja yang betul itu pekerjaan Roh Kudus dan Firman Tuhan Kis 6:4. (Kadang2 untuk anak2 sebab pikiran belum matang dipakai macam2 AVA, tetapi bagi yang dewasa itu tidak lagi perlu, secukupnya saja). Dari zaman dahulu yang jadi daya tarik ilahi adalah pekerjaan Roh Kudus dan Firman Tu-han Gereja di padang gurun, di bukit2 (khotbah di bukit), dalam rumah yang pengap karena terpaksa, bahkan dalam penjarapun, kalau ada pekerjaan Roh Kudus dan Firman Tuhan, itu yang jadi daya tarik dan menarik hadirat Allah, sehingga orang tumbuh dengan betul dalam pengertian Firman Tuhan dan pekerjaan Roh Kudus. Ini yang utama adalah pekerjaan Roh Kudus dan Fir-man Tuhan, yang lain daya tarik manu-siawi atau duniawi, itu hanya peleng-kap, kalau dibalik jadi palsu. Orang yang tidak mengerti memakainya 50-50 atau malah dibalik, tetapi orang yang mengerti akan jauh lebih mengutama-kan Firman Tuhan dalam pimpinan Roh Kudus, ini yang memberi kesukaan dan pertumbuhan yang betul. Orang yang cinta Tuhan akan benci jalan2 yang pal-su. Jangan Firman Tuhan dan pekerjaan Roh Kudus dicampuri yang palsu atau diganti yang palsu, itu mendidik de-ngan salah, dengan jalan yang palsu.

Lebih sederhana, maka yang murni akan tampak lebih jelas dan hasilnya lebih besar untuk kekal! Firman Tuhan dan Roh Kudus lebih dari semua madu dunia.

KESIMPULAN.

Periksalah berapa banyak kita cinta Firman Tuhan. Jangan biarkan hati diisi dengan cinta dunia, tetapi buang, matikan dunia Gal 6:14, maka kita bisa bergembira dalam Firman Tuhan dan Roh Kudus dan terus bertumbuh de-ngan betul dalam kelimpahan (2 go-mer) Firman Tuhan dan pekerjaan Roh Kudus (ligabis).

Nyanyian:

Firman Tuhan seperti madu.