M3977 – Mengapa Orang Kristen Menyanyi? (Bag.2) -1Taw 16:25, Maz 48:2-3; 96:4; 150:6.

Miliki perbendaharaan lagu se-banyak2nya dan terus ditambahi, se-hingga dalam segala keadaan Roh Ku-dus bisa memilihkan nyanyian yang paling cocok (dari perbendaharaan la-gu2 kita) bagi kita (seperti mengingat-kan ayat2 Firman Tuhan Yoh 14:26), meskipun mungkin hanya 2 atau 3 kalimat yang cocok, tetapi itu sudah sa-ngat menguatkan, sebab kita menya-nyikannya dengan pengertian dan segenap hati, sehingga hadirat Tuhan turun. Masing2 perlu mengalami seperti contoh ini.

Bisa juga kita membunyikan tape lagu2 rohani, tetapi kadang2 penya-nyinya tidak bertobat atau hidup dalam dosa (hanya suaranya merdu dan mu-siknya indah, tetapi tidak ada urapan). Kadang2 meskipun kita tidak kenal penyanyinya, kalau toh kata2nya sesuai dengan Firman Tuhan dan kita bisa mengaminkan kata2nya dalam peng-urapan Roh Kudus, masih bisa ada faedahnya, tetapi lebih baik kalau kita menyanyi sendiri, kita yang memberi korban mulut bibir dan kita bisa menerima hadirat Tuhan yang heran itu, daripada menjadi penonton atau pendengar saja.

 

MENYANYI BER-SAMA2.

  1. Mengajak orang lain untuk sama2 menyanyi memuji Tuhan Maz 34:4 yaitu nyanyi dengan betul sampai hadirat Tuhan turun di tengah2 kita. Marilah menyanyi (2x) nyanyi dari cin-ta Tuhan, marilah bersama puji Tuhan Yesus Kristus, sampai hadiratNya nyata bekerja di dalam kita, janji Tuhan digenapkan.

Doakan mereka dalam hati, kalau perlu, kadang2, kalaudipimpin Roh, usir pekerjaan setan yang ada dan yang mengganggunya sehingga bebas dan bisa menyanyi dengan sukacita, supaya hadirat Tuhan bisa merata di seluruh ruangan kebaktian. Memang ini tugas Song Leader dan pendoa syafaat, tetapi setiap kita sebagai anggota tubuh Kristus, juga ikut ambil bagian dan kita sendiri akan mengalami berkat Tuhan yang makin indah.

  1. Kegerakan Roh Kudus yang makin besar dan nyata. Ini terutama dengan doa dalam Roh dan kebenaran seperti dalam Kis 12:5; 16:25 dan Kis 1,2. Te-tapi juga kalau kita nyanyi seperti doa sampai hadirat Tuhan turun, kita akan mengalami hadirat Tuhan makin nyata. Nyanyian: Kirimkanlah kegerakan yang besar, curahkanlah kuasa Rohul-kudus (2x), Haleluya puji Tuhan (2x).

Ini yang menjadi kebutuhan pada akhir zaman ini, supaya kegerakan Roh Kudus menguatkan Gereja Tuhan se-hingga angka2 kedatangan Tuhan bisa cepat digenapi (3 angka) dan orang2 tumbuh dengan pesat dalam rencana kesempurnaan Tuhan yang heran! Tan-pa pertolongan dan pekerjaan Roh Ku-dus, rasul2 Tuhan Yesus tidak sanggup bertahan dalam masa2 sesudah penya-liban dan kebangkitan Tuhan. Apalagi sekarang, pada akhir zaman di mana Gereja menghadapi puncak2 kedah-syatan dosa dan pekerjaan iblis dan masing2 kita juga harus mengha-dapinya. Sebab itu berdoalah dan pada waktu menyanyi, nyanyilah dengan betul sampai hadirat Tuhan turun dan pekerjaan Roh Kudus makin nyata.

Nyanyilah dalam Roh seperti orang yang berdoa dalam Roh dan kebenaran, dan katakan kata2 nya-nyian itu dengan yakin.

Jangan lupa, untuk memberi korban bibir dan mulut, yaitu menyanyilah sampai dalam hati kita, dengan kerin-duan dan pimpinan Roh Kudus Ef 4:19 sampai hadirat Tuhan turun! Tuhan tidak melihat merdunya suara tetapi hatinya!

 

  1. MACAM2 POKOK LAGU LAINNYA.
  2. Lagu2 cinta Allah, misalnya: O kucinta Yesus 3x karna Dia cinta saya. Kita nyanyikan dengan segenap hati, Tuhan tahu isi hati kita dan kerinduan untuk tetap setia mencintai Tuhan bahkan terus meningkat sampai akhir. Kita juga harus mempunyai pengertian tentang mencintai Tuhan, yaitu berarti juga cinta saudara2 kita 1Yoh 4:20, bukannya benci tetapi mencintai dan mengampuni semua kesalahannya (te-tapi tetap cerdik Mat 11:16) dan de-ngan segenap hati mendoakannya.
  3. Lagu2 tentang salib: Salib hentar aku trus 2x. Nyanyilah dengan tahu apa artinyasalib, yaitu penderitaan karena kebenaran, kita mau menderita karena Kristus, sehingga kita justru bertumbuh dalam rencana Allah yang indah2 sampai masuk Surga terang, dan itu adalah kemuliaan yang kekal Rom 8:17-18.
  4. Lagu penyerahan. T’lah kuserahkan hidupku buat Yesus, ku tak kuasa atas hidup ini, kehendak-Mu jadilah dalam-ku, ku mau turut jalan salib sampai mati, Berachah no. 110.

Kita harus mengerti arti penyerahan yaitu seperti Kristus, seperti dalam Mat 26:39. Bukan kehendakku yang jadi, doa Yesus ini kuturut, jika permintaan ku salah ku buang, Tunjukkanlah Tuhan kehendak-Mu.

Ini bisa dalam kasus demi kasus atau dalam seluruh hidup yang dise-rahkan bagi Tuhan, biasanya untuk pe-nyerahan full time, tetapi juga untuk jalan kepada kesempurnaan. Kalau se-karang belum, kita belajar, supaya dalam kasus2 yang kita hadapi kita bisa mencari kehendak Tuhan dan taat, bukan menurut kehendak kita sendiri.

Nyanyian lain: O Tuhan saya ingin s’perti Engkau, B no. 399.

Nyanyian ini bisa juga kita nya-nyikan untuk pegangandi hari2 yang akan datang, supaya kita berusaha terus memperhatikan hidup kita, baik berpikir, berkata dan berbuat, bahkan tetap disucikan dalam MAK DSY dan selalu taat menurut pimpinan Roh Ku-dus, sehingga hidup ini makin indah dalam rencana Allah.

  1. Hidup dipimpin Roh, adalah kunci untuk hidup dalam Ruangan Suci, se-hingga bisa menikmati 7 KPR, misalnya: Kalau kita dipenuhi dengan Roh Kudus dan mau dipimpin olehNya dalam se-tiap langkah, maka hidup kita akan s’lalu berkem’nangan, setiap hari, setiap saat terus menerus, Berachah no. 1001.

Ini lagu2 yang indah dan penuh ke-sukaan kalau mau selalu penuh dan dipimpin Roh. Ada lagi lagu2 rohani Be-rachah no. 1002: Kalau taat dipimpin Roh, hidup kan bersinar dan no. 1003: Hidup sperti Kristus setiap hari. Nya-nyikan dengan pengertian dan penye-rahan, maka hidup akan ber-buah2 ba-nyak, melakukan perkara2 yang besar dari Tuhan dan mengalami rencana Allah yang indah2.

  1. Berdoa. Nyanyilah untuk berdoa bahkan sambil berdoa: Berachah no. 506: Berdoa selalu dalam Roh kebe-naran, tiap hari hiduplah sebagai ru-mah doa, hasilnya indahlah jalan de-ngan Allah, manis mulia tumbuh sempurna.

Koor: Berdoa s’nantiasa, berdoa tak henti, indah bercakap dengan Tuhan, urapan bertambah, kuasaNya melim-pah, berdoa 2x s’nantiasa. (2) Berdoa selalu dalam Roh kebenaran, jangan b’renti doa jadi gua penyamun, hasil-nya pahitlah pekerjaan setan, jangan b’renti doa s’lamanya.

Nyanyian doa lain: Marilah berdoa 2x berdoa di dalam RohNya, marilah berdoa dalam Roh dan kebenaran. Ada problem berdoalah, tiada juga ber-doalah, berdoa di dalam Roh-Nya dan di dalam kebenaran.

Kalau kita menyanyi dengan segenap hati, rindu sungguh2 berdoa, maka Roh Kudus akan menguatkan kita sehingga kita bisa menjadi rumah doa dan menikmati rencana Allah yang indah dalam hidup kita.

  1. Nyanyian tentang dunia dalam te-rang Firman Allah. Misalnya: Dunia ini bukan Firdaus, tak akan memuaskan hatiku, tapi cinta Allah yang amat heranlah, membuat jiwaku bergemar. Dunia ini bukan Firdaus 2x hanya di kaki Tuhan-ku, di Sana hatiku teduh.

Kalau kita bisa menyanyi nyanyian ini dengan sukacita dan penuh syukur, maka sebab sudah punya sumber su-kacita dari Tuhan, kita tidak akan mu-dah terjerat dalam kemanisan dunia ini, sebab kita tahu kepalsuannya dan mempunyai kesukaan yang Surgawi yang tetap ada dalam hati dan selalu ada saldo sukacita Yoh 16:22. Ada lagi nyanyian lain: O diam dan dengar suara Roh Tuhan-mu, jangan terus berjalan sendiri, dengarkan dan taat akan kehendakNya, kau kan menang dan bahagia kekal.

Roh Kudus akan ber-kali2 meng-ingatkan nyanyian2 ini dan memberi kekuatan untuk taat dan mengalami kemenangan2 yang indah.