M3942 – Hakim-Hakim 1:19,21,27-35. Cacat Tabiat Umat Allah.

CACAT DALAM NEGERI PERJANJIAN.

Pada waktu Yusak memimpin Israel menaklukkan Kanaan, dengan Tuhan mereka sanggup menaklukkan semuanya tanpa terkecuali. Kemenangan mereka luar biasa. Berapapun raja2 yang dihadapinya, bagaimanapun kekuatan mereka, tidak ada yang bisa mengalahkan Tuhan yang ada di dalam orang Israel. Seharusnya negeri Perjanjian itu bersih dan bebas dari musuh2 yang manapun. Dengan Tuhan Israel pasti sanggup melakukannya. Misalnya Hak 1:4-7. Adoni-bezek itu raja di atas lebih dari 70 raja, yang hidup dibawah mejanya se-olah2 seperti “anjing2nya”, luar biasa. Tetapi waktu menghadapi Tuhan orang Israel, ia tidak berdaya dan dengan tanpa sengaja, suku Yehuda melakukan pada Adoni-bezek tepat seperti yang dibuat oleh Adoni-bezek pada 70 raja yang dikalahkan hidup2an (semua jempolnya dipotong). Ia sangat kagum melihat Allahnya orang Israel membuat kemenangan yang luar biasa. Jadi orang Israel pasti bisa mengalahkan semua orang Kanaan, siapapun dia, sesuai dengan janji Allah, luar biasa. (Ingatlah bagaimana bodoh orang Israel yang mati di padang gurun sebab sangat ketakutan dan tidak percaya bahwa Tuhan bisa menolong mereka menang atas orang Kanaan ini, bahkan menang total 100%. Coba mereka percaya, mereka akan mengalami janji2 Tuhan yang luar biasa dan sangat mengagumkan, mereka bisa melakukan perkara2 besar dengan Tuhan Maz 60:14). Jadi sebetulnya Israel bisa menguasai dan mewarisi penuh negeri Kanaan tanpa cacat sedikitpun, sebab Allah besertanya.

Tetapi ternyata ada begitu banyak cacat (yaitu kota2 dan suku bangsa Kanaan yang masih bercokol) dalam beberapa kota dalam negeri Perjanjian atau tanah warisan ini, sehingga hampir setiap suku bangsa Israel mempunyai cacat dalam tanah perjanjian, ada bangsa kafir (orang lama) yang masih bercokol dalam negerinya dan mereka tidak bisa (lebih tepat: tidak mau) membersihkan negeri Perjanjiannya dari beberapa sukuorang2 Kanaan yang tetap bertahan dalam beberapa kota benteng. Meskipun hanya sedikit2 atau hanya beberapa kotadiantara kota2 lainnya.

Dalam Hak 1 ini hanya suku Gad (putra Yacob ke-7) dan Isakhar (putra Yacob ke-9) yang belum disebutkan cacatnya. Orang2 Kanaan yang bertahan di tengah2 bangsa Israel ini menjadi duri bagi mereka Bil 33:55 juga menularkan ber-macam2 dosa2  kekafiran, sebab itu semua sisa2 musuh yang tidak dikalahkan tuntas, yang masih ada di tengah2nya, itu  merusakkan hidup umat Tuhan. Sebagian dikenakan upeti, sebagian kerja paksa dll, tetapi mereka tidak mau dan tidak bisa dibuang oleh orang Israel.

Begitu kita melihat tentang tabiat lama dan tabiat baru. Pada waktu lahir baru yang lama lenyap (semua tabiat lama) dan yang baru (semua tabiat baru) terbit, muncul. Ini bisa terjadi 100%, sebab dalam kelahiran baru semua tabiat lama diganti baru sama sekali 2Kor 5:17. Tuhan menyuruh kita meninggalkan dan menanggalkan semua tabiat lama diganti baru Kol 3:9-10. Jangan setengah2 atau beberapa tabiat lama disisakan, dibiarkan hidup, ini seperti umat Israel dalam Hak 1 ini. Ada2 saja suku bangsa Kanaan ini yang masih tinggal dan tidak bisa diberantas habis.

Memang dalam kenyataannya (mula2) orang Israel sepertinya tidak terpengaruh, tetap memusakai negeri Kanaan, tetap bisa beribadah kepada Tuhan tetapi diam2 ini membuat mereka terpengaruh dosa2nya, berhala2nya sehingga jatuh dalam dosa dan kacau hidup imannya di hadapan Tuhan.

Begitu orang beriman, sesudah lahir baru, sudah bertobat, sudah beribadah bahkan pelayanan tetapi ada cacat (sedikit atau banyak tabiat lama) dalam hidup barunya. Ini tidak boleh dibiarkan!

TABIAT LAMA DIGANTI TABIAT BARU.

Tabiat baru adalah seperti Kristus, sesuai Firman Tuhan, dalam kesucian, tidak ada dosa dan tidak menimbulkan dosa, tidak ada hubungan dengan dosa.  Semua tabiat lama yaitu tabiat orang lama yang hidup dalam perhambaan hukum dosa dan maut, dan itu dosa dan terus menerus memproduksi dosa (tubuh dosa dan maut itu “pabrik dosa”, diganggu sedikit atau digoda, langsung keluar dosa). Menurut akal mustahil tabiat lama bisa hilang, apalagi seluruhnya total, sangat tidak masuk akal (dunia: macam ompong tetap macan). Tetapi ini yang disediakan Allah bagi orang2 yang percaya, sudah dibayar lunas dengan darah Yesus 1Kor 6:19-20 kalau mau dan mengerti, dengan Kristus bisa! Kita sudab berubah menjadi orang baru, turunan Adam terakhir 1Kor 15:45 dan ada dalam kerajaan Putra Allah Kol 3:1-2 dan ada di dalam hukum Roh yang memberi hidup Rom 8:1-2. Allah tidak pernah bohong dan janjiNya, FirmanNya pasti 100% betul. Jadi seharusnya kita bisa hidup baru meskipun dalam tingkat benih yang pasti bisa tumbuh terus seperti biji yang menjadi kecambah lalu jadi pohon. Dalam proses percaya (lahir baru)hidup lama seharusnya sudah bisa dibuang semuadengan lengkap dan mudah, tidak perlu ada sisa2nya. Kalau bersisa itu kebodohan kita dan biasanya ada sebabnya dan tentu banyak kerugiannya.

III. CONTOH2 CACAT DALAM TABIAT UMAT TUHAN.

Jadi ini adalah tabiat lama yang masih tidak dibuang karena menurut orang2 ini sulit atau ada sebab2 tertentu, padahal seharusnya bisa dibuang total ganti tabiat baru. Cacat itu misalnya tidak setia, tidak loyal, iri, sombong, pemarah, tabiat yang keras, tidak ada ampun, tamak, kikir, tidak tahu terimakasih pada orangtua, atau padaorang yang sudah menolong jasmani dan rohaninya, khianat, meng-ingat2 kesalahan orang apalagi dengan teliti sebab pengampunan tidak tuntas, padahal tabiat baru bisa mengampuni tuntas, tidak sabar, kejam, kasar, tidak lembut, suka bohong, pura2, tidak terus terang, lihai karena menyembunyikan sesuatu, suka mewah tidak bisa berpada, bertuhankan perut, mudah tersinggung, mudah marah, membedakan orang dan suku bangsa, tidak adil dll,ada banyak sifat2 lama lainnya dan ini semua adalah dosa dan terus menghasilkan dosa.

BAHAYA TABIAT LAMA DALAM ORANG BARU.

Biasanya orang yang sudah bertobat ini cukup baik, apalagi kalau hanya sedikit yang cacat, dan tidak tampak, se-olah2 tidak apa2 sehingga banyak orang membiarkannya. Ini menjadi umum, orang Kristen tetapi banyak tabiat lama.

Bahaya dari tabiat lama dalam orang baru:

  1. Terus menghasilkan dosa kecil atau besar dan makin lama makin banyak,dan ini memutuskan hubungan dengan Tuhan dan sulit dipimpin Roh. Akibatnya banyak. Kalau ada dosa, itu memberi tempat bagi iblis Ef 4:27. Ini sebab utama dari semua yang lain.
  2. akibat ada dosa, maka kondisi rohani jelek, tidak bisa tumbuh dengan baik, ibadah dan pelayanan juga jadi cacat, mudah jatuh dalam pencobaan, sejahtera dan sukacita Roh Kudus kabur atau lenyap Rom 14:17, doa, penyelidikan Firman Tuhan, pengurapan, kekuatan rohani juga turun dll. Meskipun ini terjadisedikit demi sedikit, tetapi dosa kecil (rubah2 kecil) bisa merusak kebun anggur yang besar Kid 2:15.

Seperti Israel karena ada sarang2 orang kafir dengan segala dosa dan berhala2nya, ini menular pada orang Israel dengan cara halus (sebab mereka kalah dengan Israel, tidak berani terang2an) tetapi akibatnya Israel jadi rusak ber-ulang2. Ini yang kita lihat dariumat Tuhan dalam zaman Hakim2, terus naik turun, jatuh bangun dengan drastis ber-ulang2. Keadaan ini membinasakan banyak orang. Pada waktu Daud semua ini diberantas habis. Juga Yerusalem yang masih bercokol dalam zaman Saul, dibongkar oleh Daud 2Sam 5:6-9, Yus 15:63, Hak 1:21.

Dosa apapun menjadi pintu masuk bagi iblis Ef 4:27 dan merusak seluruh kebenaran hidup rohani kita Yak 2:10-11, jadi kacau dan sulit tumbuh, lebih2, tidak bisa masuk dalam rencana Allah yang indah2, dan banyak orang masuk jerat setan dan binasa.

APA SEBABNYA TIMBUL CACAT DALAM TABIAT BARU INI?

  1. Tidak percaya bahwa kita bisa berubah, sehinggaorang seperti ini tinggal dalam banyak cacat2 hidup lama Mat 8:13.
  2. Tidak mengerti, bahwa semua sudah lunas dibayar, kita bisa menerima dengan iman semua tabiat baru dengan lengkap, yaitu kita harus mengerti bedanya antara tabiat lama dan baru yaitu dari pembimbing waktu lahir baru, dari Firman Tuhan yang lengkap Kis 20:20-27 dari Kejadian sampai Wahyu (perlu ada pembacaan Alpet) dan dengan saling menasehati dalam tubuh Kristus. Juga dalam Gereja, kita harus banyak (dan ber-lomba2, lebih cepat lebih baik) belajar seluruh kebenaran Firman Tuhan. Jangan hanya mengerti yang itu2 saja, tetapi seluruh segi hidup. Segi2 hidup yang gelap, tidak ada terang Firman Tuhan dan Roh Kudus Maz 43:3, akan jadi gelap dan disitu banyak dosa dan tabiat lama tumbuh subur.
  3. Tidak mau berubah Luk 12:57, Yus 24:15. Mengapa tidak mau? Sebab cinta dunia dan isinya sehingga kurang atau tidak suka perkara2 dari Atas Kol 3:1-3. Kalau suka dengan anggur lama akan muak dengan anggur baru Luk 5:37, Ul 31:31,32. Harus mau pikul salib, mematikan daging Luk 9:23, Rom 6:6, maka akan timbul kemauan dan kesukaan untuk berubah menjadi baru tanpa cacat tabiat lama. Israel harus berani perang melawan musuh, supaya negerinya bersih (kita tidak perang secara harfiah tetapi cara rohani Bil 33:55, Kol 3:5 mematikan semua tabiat lama).
  4. Hatinya penuh kedagingan dan duniawi seperti Lot. Sebab itu selalu keluar tabiat lama, itu lebih cocok dengan keinginan daging dan keduniawian. Tabiat baru itu sakit bagi keinginan daging. Kalau hati penuh Firman Tuhan juga penuh dan dipimpin Roh, maka tabiat baru dalam kesucian itu menjadikesukaannya, cocok Ibr 1:9.

Orang yang tidak punya masa teduh (belajar Firman Tuhan dan doa, akan jadi korban iblis, akan lahir dosa dan kejahatan, cara hidup, bahasanya akan lain dengan bahasa Tuhan Yesus yaitu bahasa Firman Tuhan Yoh 8:43. Hati harus penuh dengan Firman Tuhan sehingga melimpah dari mulut Mat 12:34 dalam pimpinan Roh Kudus (jadi berani, yakin dan tepat Yoh 7:16; 8:26; 5:19. Firman Tuhan harus menjadi daging dalam hidup kita Yoh 1:14, Wah 10:10. Kalau Firman tidak menjadi daging, kurang atau tidak ada Firman disimpan dalam hati, maka yang keluar dari mulut kita adalah kepintaran kita, akal dan pengalaman kita, tradisi, keinginan hati kita, pengaruh sekitar kita, kata2 yang keluar karena takut dll. Tetapi kalau kita dipimpin Roh dan penuh dengan Firman Tuhan, yang keluar adalah Firman Tuhan 1Pet 4:11 TL dengan digarami oleh Roh Kudus Kol 4:6.

Begitulah orang yang tidak cinta Firman Tuhan, seringkali limpah dengan kata2 dan cara hidup dari dirinya sendiri, padahal kita harus hidup dengan tabiat baru. Buah Roh Gal 5:23-24 adalah “stater” untuk bertindak dan berbuat tabiat2 rohani yang baru supaya semua tabiat baru nyata dalam hidup kita.

KEUNTUNGAN HIDUP DALAM TABIAT BARU.

  1. Ini hidup yang memperkenankan Tuhan (sebab sesuai Firman Tuhan), Tuhan tinggal dalamnya.
  2. Suka pikul salib, bisa hidup suci, penuh kuasa Roh Kudus sehingga bisa melakukan kehendak Tuhan dan mengalami rencana Allah yang indah2 Maz 60:14.
  3. Ada sejahtera dan sukacita Pil 4:4,7, sungai air hidup mengalir terus Yoh 4:14.
  4. Rohani akan tumbuh, disertai dan diberkati Tuhan Mat 6:33.
  5. Mengalami rencana Tuhan yang indah2, bahkan sampai puncak2nya.

VII. BAGAIMANA CARANYA SUPAYA TABIAT BARU TERUS NYATA DAN BERTUMBUH?

  1. Hidup dalam Ruangan Suci, yaitu dipimpin Roh dalam kesucian.
  2. Harus selalu mematikan daging, mau pikul salib, sebab tabiat baru itu bertentangan dengan daging, sakit bagi daging.
  3. Limpah dengan Firman Tuhan dan doa, ini jadi makanan setiap hari, sehingga jalan kita benar, sebab ada terang Firman Tuhan dan kuasa Roh Kudus, maka tabiat baru bisa nyata. Bukan hanya tahu dan ingin tetapi sanggup melakukannya Mat 26:41. Ada kuasa dan keberanian hidup dalam tabiat baru Kis 4:31.
  4. Saling menguatkan dalam persekutuan tubuh Kristus dalam Roh. Ef 4:3, 1Kor 12:13. Juga dalam persekutuan dalam ibadah Ibr 10:25, saling bersaksi sehingga mengerti dan dapat contoh2 hidup baru dalam Roh, melayani dalam Roh.
  5. Setiap tabiat lama yang sudah kita kenali (kasus demi kasus) harus segera dibuang meskipun sulit dan sakit seperti Daud mengalahkan Yerusalem dari orang Yebusi dan Hizkia membakar Nehustan dan membuang semua perkara2 keji yang tidak cocok dengan Firman Tuhan. Jangan dibiarkan, itu jadi pos setan dan hidup rohani kita akan rusak, sebab timbul banyak dosa dan jadi pos setan. Hidup dengan campuran tabiat lama itu hidup di Halaman, jatuh bangun dalam dosa dan tabiat lama, seperti babi dan anjing 2Pet 2:22.
  6. Perlu penggembalaan untuk menumbuhkan tabiat baru dalam domba2 Tuhan. Dalam dunia banyak contoh tabiat lama, tetapi dalam persekutuan tubuh Kristus banyak contoh tabiat baru, yang lama disalahkan Ef 5:11, jangan dibiarkan Yak 4:17, Yes 59:10. Lebih2 dalam rumah, dalam keluarga yang biasanya lebih terus terang, terus memberi contoh dan dididik dalam tabiat baru. Kalau salah perlu diakui supaya tidak ditiru dan kita sendiri akan lebih mudah dan lebih cepat berubah.

Gereja itu selain jadi bengkel, sekolah, persekutuan tubuh Kristus, juga harus jadi tempat penggembalaan, bukan restoran atau tempat tontonan2. Setiap pemimpin itu gembala (kecil atau yang lebih besar). Dalam ibadah dan pelayanan harus digembalakan supaya rohaninya tumbuh dan tabiat baru makin nyata. Kalau ada yang salah dinasehati dan ditegur dengan hikmat, kuasa Allah dan kasih.

KESIMPULAN.

Tabiat orang beriman itu sangat penting dan itu menjadi ukuran pertumbuhan kita sudah berapa banyak seperti Kristus dan itu akan jadi ukuran kemuliaan kita untuk kekal. Orang beriman yang tabiatnya jelek itu simpan dosa, tidak mungkin bisa tumbuh rohaninya. Iblis tahu dan Tuhan mengizinkan datang pencobaan dan kesukaran supayakita dicobai supaya kita tahu mana kekurangan kita dan mau membuang tabiat lama dan diganti tabiat baru yang penuh dengan kesucian, penyangkalan diri dan perkenanan Tuhan. Sebab itu kita perlu terus tumbuh dalam tabiat baru sambil memenangkan jiwa sebagai garam dan terang dunia.

Dalam dunia orang lebih mementingkan sukses (uang, kuasa, kedudukan) daripada tabiat, sebab itu berani menghalalkan segala cara. Juga dalam pelayanan orang2 Kristen banyak yang mementingkan sukses daripada tabiat, sehingga seringkali “menghalalkan” segala cara supaya sukses seperti Saul tetapi semua akan sia2 Mat 7:23. Jangan ingin kepujian manusia tetapi kepujian Allah Rom 2:29, meskipun kurang terkenal atau tidak dikagumi, asal berkenan pada Tuhan, termasuk tabiat!

Nyanyian:

Seperti Yesus 2x

itu saja kupinta.