M3923 – Ulangan 27:12-13 Berkat Dan Kutuk.

ALLAH ITU ADIL.

Allah yang adil itu memberi berkat atau kutuk, tergantung masing2.

Ada seorang ibu dengan bangga berkata, bahwa anaknya ( yaitu seorang hamba Tuhan) tidak pernah menceritakan tentang kutuk dan hukuman Tuhan. Anakku selalu mengatakan bahwa Allah itu baik, murah, kasih, dan memberkati dengan limpah, sehingga orang2 tidak ada yang takut, tetapi semua bergembira dan bersukacita beribadah dan menikmati berkat Tuhan. Sebab itu Gerejanya bertumbuh dengan pesat sebab makin banyak yang senang. Ia tidak pernah bicara tentang dosa dan hukumannya dan orang2 dengan sendirinya tidak lagi tertuduh, susah atau takut akan dosa tetapi selalu memikirkan hal2 yang baik dan tentang Surga.

  1. Allah lebih dari manusia

Kita tidak lebih pintar atau lebih baik dari Allah yang mengajarkan keduanya yaitu Surga dan Neraka, berkat dan kutuk.

  1. Mengabaikan satu bagian dari hukum Tuhan itu sudah berarti melanggar seluruh hukum Yoh 2:10.
  2. Tidak lengkap berarti penyesatan. Ini tidak lengkap, sebab itu tidak sesuai dengan Firman Tuhan. Kalau kita hanya mengajarkan hal2 berkat saja, tanpakutuk, itu hanya setengah kebenaran, suatu penyesatan. Sebab itu harus keduanya dan kita menerima sesuai dengan perbuatan kita:

4.Manusia adalah mahkluk bebas yang harus memilih salah satu, Allah atau iblis (diri sendiri), berkat atau kutuk. Kita harus memilih yang benar dan menolak yang salah. Luk 12:57. Karena keduanya bertentangan, supaya manusia tidak plin plan Gal 5:17, tetapi termasuk pihak yang satu dan berlawanan dengan pihak yang lain. Allah dan iblis selalu bertentangan dan berlawanan.

  1. Cara mengolah dan mendidik manusia untuk tetap taat pada yang benar dan takut berbuat salah supaya berkenan pada Tuhan dan melawan iblis Yak 4:7-8. Dengan demikian ketaatan dan kesetiaan kita makin kuat dan beginilah kita tumbuh di hadapan Tuhan, sehingga satu kali bagaimanapun kita tidak lagi mau atau bisa berdosa.
  2. Manusia ciptaan Allah yang unik.

Sesudah lahir baru di dalam manusia ada dua hal yang bertentangan yaitu roh yang dudah ditebus yang cinta kebenaran dan benci dosa dan tubuh daging yang condong pada tubuh dosa dan kejahatan Yak 3:19. Dengan selalu taat akan Roh dan melawan daging, kita diolah dalam hidup di dunia ini dengan cara yang unik dari Allah.

  1. Gelap dan terang tidak bisa bersekutu 2Kor 4:14-15 sebab itu orang beriman tidak boleh netral, harus memilih salah satu dan melawan yang lain. Iblis selalu mengajarkan kompromi kedua pihak, tetapi Tuhan melarangnya, harus terang atau gelap, panas atau dingin, suam diludahkan Tuhan keluar, Tuhan tidak berkenan Wah 3:16.
  2. Hidup dalam campuran untuk pengolahan, sampaisatu kali terpisah untuk kekal. Sekarang tercampur, bahkan bisa pindah dari gelap kepada terang atau sebaliknya, tetapi ini untuk meneguhkan sikap dan ketaatan seorang. Satu kali akan terjadi pemisahan untuk kekal dalam Surga Bumi Baru dan Tasik api. Meskipun di dunia masih campuran, kita harus punya pendirian yang tegas dengan segala resikonya. Harus hidup di jalan sempit atau jalan lebar, tidak bisa keduanya sebab akhirnya dalam kekekalan, tidak ada 3 tempat tetapi 2 tempat, Surga atau Neraka, dengan Allah atau dengan iblis.

Inilah cara Allah untuk menebus dan mengolah manusia, membuatnya bertumbuh menjadi seperti Allah. Sebab itu kita harus:

  1. Memilih.
  2. Punya pengertian dan pendirian tetap pada yang benar saja.
  3. 3. Taat dan setia sampai mati pada Tuhan saja. Dengan demikian kita tumbuh dan diolah seperti Kristus, menjadi sempurna seperti Kristus.

SIKAP YANG BETUL.

Allah itu baik dan memberi keselamatan dan segala yang kita butuhkan, Sebab itu kita harus mengasihi Allah dengan segenap hati, sama sekali tidak memberi tempat bagi iblis Luk 10:27, Ef 4:27 dan taat sepenuhnya pada Firman Tuhan. Memang sikap ideal ini sulit sebab di dalam manusia ada tubuh daging yang menarik manusia pada dosa, tetapi justru ini membuat kita tahan uji dan mengolah dan menumbuhkan kitamenjadi seperti Kristus. Kita harus takut akan Tuhan sehingga menjauhkan diri dari semua yang jahat, sampai dalam hati, pikiran, dan angan2 se-penuh2nya Ams 16:16. Dengan Tuhan kita sanggup, sebab Dia Maha kuasa dan Roh Kudus Penolong pribadi kita itu Allah yang maha besar.

Orang yang bersikap taat dan setia pada iblis, sudah tentu nasibnya seperti iblis dalam neraka kekal.

Tetapi ada orang2 yang mendua di dunia dan mengharapkan kemurahan Allah untuk tetap masuk Surga. Orang ini kena tipu daya setan dan akan tumbuh terus dalam jalan lebar. Ia dengan sengaja memilih daging, dosa dan iblis (supaya bisa bersukacita dalam dunia, bisa menuruti daging), lalu pada saat terakhir hendak berbalik kepada Tuhan, kira2. Biasanya ini orang yang kena tipu ibis, sehingga yakin

seperti penjahat besar yang di salib itu. Ia tertipu oleh iblis, ia akan terus minum racun anggur Sodom Bil 32:32-33 dan akhirnya keracunan danmati rohani, tidak lagi mau percaya pada Tuhan sekalipun masih ada kesempatan Wah 16:9.

Sikap yang betul:

  1. Cinta dan taat akan Firman Tuhan dalam segala perkara, segala waktu dan dimana saja Luk 10:27.
  2. Takut akan Allah dan benci berbuat dosa Ibr 1:9, sebab Allah tahu segala dosa dan perlawanan sampai dalam hati, pikiran dan angan2 Gal 5:24.

Orang seperti ini akan disertai dan dipelihara Tuhan dalam hal rohani dan jasmani, imannya akan tumbuh dengan baik. Kalau hanya diberkati, tidak timbul kesetiaan (loyalitas) yang murni seperti celaan iblis pada Allah tentang Ayub. Sebab itu Tuhan izinkan setan mencobai Ayub, sebab memang kita “disekolahkan di dunia” yang penuh dengan gangguan dan penderitaan supaya betul2 taat pada Tuhan, tetapi justru dengan demikian kita diolah dan ditumbuhkan sampai seperti Kristus. Ayub yang tulus kepada Tuhan menang, tumbuh dengan indah, mungkin sampai tingkat kesempurnaan Wasiat Lama (bangkit waktu Kritus mati di salib, sebab ini mungkin adalah ujian akhir yang dahsyat bagi Ayub).

III. DALAM MENGHADAPI SEGALA MACAM PENCOBAAN DAN UJIAN.

Kita harus punya pendirian yang kuat dan tegas, supaya tetap taat dan setia pada Tuhan sampai mati dan tidak memilih yang salah (= jatuh dalam dosa). Bagian kita adalah tetap taat dan setia kepada Tuhan, sekalipun dalam penderitaan, celaka, kekurangan, sakit dll, maka Tuhan akan menyediakan segala fasilitas yang kita perlukan jasmani dan rohani untuk menang dan sesudah lulus/ menang, mengangkat kita naik lebih tinggi, begitu setiap kali sampai terus tumbuh seperti Kristus. Sebab itu kalau kita menghadapi kesulitan, bahaya, kekurangan, gangguan dll, sikap yang betul adalah:

  1. Tetap di pihak yang benar, tidak sampai berbuat dosa (= bereaksi dosa Rom 12:21) sehingga kita tetap dalam kesucian di pihak Allah.
  2. Selalu penuh dan taat dipimpin Roh, taat melakukan kehendak Allah dan pimpinan Roh Kudus yaitu:
  3. Menunggu Tuhan dan tetap dalam kesucian, di pihak Tuhan.
  4. Tetap bersyukur dalam segala perkara, enak atau susah Ef 5:20 sebab kita yakin Allah tidak pernah salah mengizinkan hal2 yang terjadi pada kita dan pasti akhirnya akan menjadi kebaikan bagi orang yang cinta dan taat akan Allah Rom 8:28. Sebab itu bersyukur selalu seperti Paulus dalam penjara bisa bersyukur dan bersukacita sebab percaya akan Tuhan yang disembah dan dilayaninya Kis 16:25.
  5. Berjalan dengan iman 2Kor 5:17, Rom 1:17. Pegang Firman tuhan yang tepat untuk problem kita, biasanya Roh Kudus akan mengingatkan ayat2 itu Yoh 14:26. Sebab iman itu bukan kreasi kita tetapi percaya akan kebenaran Firman Tuhan. Sebab itu miliki dan katakan kata2 iman, jangan kata2 persungutan seperti orang Israel di padang gurun dan katakan dengan yakin. Kalau belum berani (= belum yakin) berdoalah supaya Roh Kudus meneguhkan (kalau itu dari Tuhan) sampai kita yakin sehingga punya kata2 iman dan terus dikatakan sampai menang Rom 10:8.
  6. Taat dipimpin Roh.

Selama menunggu, kita tetap melakukan apa yang harus kita lakukan, misalnya:

d.1. Terus menerus berdoa dalam Roh dan kebenaran, tetap ibadah dan pelayanan dll semua 7 KPR. Menunggu bukan berarti mogok atau ngambek sehingga kita tidak berbuat apa2, tetapi dengan iman bersyukur pada Tuhan, tetap melakukan apa yang seharusnya kita lakukan secara rohani (7 KPR) dan jasmani (tetap bekerja, tetap sekolah dan belajar, melayani dsb) kecuali Roh Kudus memimpin untuk melakukan hal2 lain. Mungkin dalam kekurangan, Roh Kudus akan memimpin kita melakukan cara2 baru, atau bentuk pekerjaan nafkah yang lain, kalau yakin, lakukan. Mungkin dalam bahaya, Roh Kudus mendorong kita mengambil keputusan dan tindakan tertentu, kalau yakin, lakukan, kita boleh minta peneguhan dengan 2 Saksi 2Kor 13:1 atau dengan pernyataan khusus dari Tuhan, tetapi tetap di pihak Tuhan dalam kesucian dan terus tumbuh dan ber-buah2  seperti biasanya. Orang yang taat dipimpin Roh, pasti akan sampai pada kemenangan yang gilang gemilang, sebab Roh Kudus tidak pernah kalah, janji Tuhan tidak pernah batal. Dengan demikian kita bisa menghadapi segala macam kesukaran, gangguan, serangan2 iblis lebih2 pada akhir zaman dimana dosa, godaan dan kejahatan, bahaya, malapetaka dan celaka ber-tambah2 di mana2, tetapi dengan Tuhan kita bisa tetap tumbuh dan ber-buah2 dalam rencana Alah dan akhirnya selalu menang dalam setiap pencobaan dan ujian.

Tuhan memang mengizinkan kesucian dan dosa sama2 meningkat Wah 22:11 dan kita ditumbuhkan dan disempurnakan dalam keadaan yang penuh dengan dosa dan kejahatan, bukan dalam keadaan aman, sejahtera, indah seperti di Surga. Sebab itu kalau kita mendengar hal2 yang dahsyat, jangan takut tetapi harus sungguh2 bersedia, sebab tanpa Tuhan akan jadi korban sikon yang jahat, tetapi

dengan Tuhan juga sikon yang jahat jadi pertumbuhan yang cepat dan menjadi penggenapan rencana Allah yang mulia.

HAL2 KHUSUS.

(Misalnya dalam penyakit atau kesehatan, dalam keuangan, dalam malapetaka, dalam kekacauan, dalam ibadah atau pelayanan, dalam keluarga dll. Pegangan kita selalu Firman Tuhan dan Roh Kudus (pedang Roh, Firman Tuhan dalam terang Roh Kudus Ef 6:17) dan segala perkara ada jawaban dan kuncinya dalam Firman Tuhan. Sebab ayat2 Firman Tuhan tepat itu menjadi iman yang kita butuhkan untuk berjalan dan hidup dengan iman.

Misalnya untuk kesehatan dan penyakit, ada banyak ayat2 dan Roh Kudus meyakinkan kita akan ayat2 yang tepat untuk mengalahkan penyakit dan memelihara umur hidup.

Untuk kesukaran2 keuangan, kita perlu sikap yang baik, rajin, tekun, bertanggungjawab dalam pekerjaan nafkah kita (waktu Tuhan datang, orang2 masih bekerja, kecuali yang dipanggil full timer) dan jangan karena sikap yang betul (tidak cinta uang, bisa berpada, jadi bendahara yang taat dan cocok dengan Firman Tuhan, bukan menurut kehendak kita sendiri; jujur di hadapan manusia dan Allah, tidak mencuri uang Tuhan, bisa dipercaya dalam hal uang, tabur menuai). Kalau kita benar dalam hal uang di hadapan Tuhan, Tuhan sanggup memberkati dengan limpah sekalipun di tengah2 masa yang sulit!

Begitupula dalam malapetaka dan bahaya yang ber-macam2 keadaannya, kita harus banyak berdoa dan belajar Firman Tuhan dan bersekutu dalam tubuh Kristus. Persekutuan tubuh Kristus pada akhir zaman itu makin penting, sebab tanpa persekutuan yang betul (di dalam Roh, sesuai firman Tuhan dan ada ikatan kasih dan kesucian, tidak terlepas) maka kekuatan kita akan meningkat jadi besar. Kita tidak bisa hidup sendiri2, itu sangat lemah. Kelompok demi kelompok akan makin erat, daerah demi daerah, sampai akihrnya seluruh tubuh Kristus global dalam persekutuan Roh yang heran. Belajar makin mahir dipimpin Roh, ini dasarnya dan terus meningkat sampai tubuh Kristus global, ada ikatan kasih dan kesucian yang kuat 1Yoh 1:17, sampai seluruh tubuh Kristus global menjadi satu kesatuan yang ajaib seperti dalam Wah 12:1 dan terjadilah pengangkatan.

Dalam pelayanan akan ada banyak pembukaan baru dari Firman Tuhan sampai semuanya terbuka (Mat 10:27), ada pekerjaan Roh Kudus yang makin kuat dan dalam pertumbuhan yang cepat juga timbul banyak hal2 baru dalam setiap problem pribadi atau bersama dalam persekutuan tubuh Kristus lokal, sampai global. Biasanya untuk hal2 baru kita harus belajar lagi, misalnya Polarisasi (Wah 22:11).

Gereja2 makin berubah menunjukkan warna sesungguhnya yaitu Gereja jalan sempit dan lebar jadi sangat berbeda seperti bumi dan langit atau lebih tepat Surga dan neraka (sekarang rata2 Gereja hampir sama, bedanya tidak banyak satu sama lain, tetapi makin lama bedanya makin mencolok Wah 2-3). Keadaan ketertiban yang keras sehingga setiap salah dihukum 2Kor 10:6.

Juga jabatan makin nyata bedanya dan muncul di mana2), sangat berbeda, tetapi semua sama, cocok dengan Firman Tuhan dan tunduk pada kebenaran Firman Tuhan dalam kasih dan kesucian. Perbedan jabatan ini menghasilkan efisiensi yang sangat tinggi sehingga dalam 3,5 tahun, seluruh rencana Allah bisa genap (yang dahulu sangat lebat tumbuhnya). Juga pekerjaan setan makin bertambah, lebih2 dengan Antikris yang se-olah2 tidak tahu takut sama sekali, berani, dengan mulut besar Wah 13:5 yang penuh dengan tekebur dan hojatan, tetapi Gereja tetap menang dalam kesucian, kasih dan kuasa Allah yang besar (bukan dalam kebencian, dendam, dosa, kekuatan manusiawi dll). Karunia2 Roh dan buah Roh makin limpah, sebab orang yang mahir dipimpin Roh dengan sendirinya limpah dengan ini dan itu luar biasa. Seperti Putra manusia Yesus begitu heran karena limpah karunia2, buah Roh dan segala jabatan ada dalam diriNya (orang2 sempurna seperti ini, tidak khusus satu jabatan saja).

Jadi dalam Gereja ada kegerakan Roh Kudus dan kegerakan roh setan akan makin kuat, makin nyata, apalagi kalau masih sama2 ada dalam satu Gereja, pertentangannya akan makin dahsyat, tetapi jangan takut asal dipimpin Roh Kudus. Antikris bukan berasal dari orang jahat yang ber-teriak2 di luar Gereja, tetapi itulahYudas2 yang nanti akan jadi Antikris. Memang orang yang dipakai iblis dalam keganasannya seperti imam2, orang Parisi, orang2 Yahudi yang benci, itu akan jadi media yang akan menerim Yudas2 ini, tetapi roh setan yang jahat itu akan memakai orang dosa yang sempurna (yaitu orang beriman yang berbalik) menjadi Antikris. Sekarang kita masih menghadapi calon2nya dan para  “malaikat terang” yang berkarya dalam ladang Tuhan.

KESIMPULAN.

Allah kita itu adil, penuh kasih dan berkat, juga menghukum yang berontak melawan Allah. Jangan pegang separuh kebenaran. Percayalah Allah itu baik, cinta, penolong yang maha besar dan tidak ada hukuman di dalam Dia Rom 8:1 kalau kita tetap berjalan dalam Roh, tidak menurut kehendak daging. Tidak ada hukuman yang dahsyat itu dijanjikan Allah, tetapi tetap ada bagi yang hidup dalam dosa. Sebab itu kita tetap harus takut pada Allah yang maha tahu. Ambil keputusan dan tetap taat dan setia sampai ke akhir. Kalau kita betul2 lekat dalam kesucian, kita di dalam Kristus dan Kristus di dalam kita. (K2D4 atau K4D2), maka kita akan tumbuh dan ber-buah2 sampai pada rencana kesempurnaan Allah, di tengah2 segala macam kesukaran dalam dunia dan dalam Gereja. Pencobaan dan ujian tetap datang, tetapi justru ini jadi batu lompatan untuk kita bisa terus tumbuh dalam rencana penyempuraan Allah, kalau setiap kali kita lulus, bukan gugur! Hadapi segala macam pencobaan, jangan lupa terus tumbuh dalam 7 KPR, mahir dipimpin Roh dan Firman Tuhan, serta makin tumbuh dalam persekutuan tubuh Kristus di dalam Roh, sambil menggenapi 3 angka kedatangan Tuhan supaya ikut mempercepat kedatangan Tuhan. Lebih banyak kita mengerti kebenaran Firman Tuhan, itu semua membuat kita lebih tepat dan teliti di dalam jalan sempit dalam rencana dan kehendak Tuhan Maz 119:11,19 dan tidak sampai tertipu iblis dengan macam2 tipu dayanya dan terus berkemenangan. Dengan demikian kita terus tumbuh dan terpelihara dalam rencana Tuhan sampai ke akhir, sampai Dia datang.

Nyanyian:

Sungguh kurasa kekuatan Mu ya Allah.