M3901 – Pengkhotbah 11:9. Menyelamatkan Generasi Muda

Ini perlu untuk orang muda, orangtua, pemimpin2 dan semua yang terbeban untuk menyelamatkan generasi muda.

MASA RAWAN.

Masa remaja dan muda adalah masa yang rawan secara jasmani dan rohani, sebab itu perlu diperhatikan dan ditolong.

Secara jasmani.

– Orang muda kurang pengalaman, asam garam, sehingga tanpa dibimbing akan banyak kesalahan, kerusakan dan celaka. Misalnya radikalism dan per-buatan teror banyak dilakukan anak muda, sebab kurang berpikir, mudah dipengaruhi dan ditipu.

– Bunuh diri, jumlah tertinggi adalah antara umur 15-29 tahun (data WHO 2012, angka per 100.000 Korsel 36,8, Jepang 23,1, Rusia 22,3, Thailand 13,1, Kamboja, Singapura 9, Brunei 6,2, Indonesia 3,7 (no 114 di dunia). Ini berarti di Indonesia 1 jam 1 orang atau 10.000 orang per tahun dari antara 258 juta. Korsel 10 kali, Jepang 6,2 kali lebih banyak.

Koran Kompas 8 Sept 2016. Menu-rut asosiasi pencegahan bunuh diri Internasional, FK. Unair, Nalini Muhdi Surabaya, komunitas pencegahan bu-nuh diri Benny Prawira, Jakarta, ini disebabkan faktor biologis, psikologis dan sosial. Ini harus dikurangi, lebih2 kita sebagai garam dan terang dalam lingkungan masing2, tolonglah, berilah pengertian dan doakan supaya orang2 ini diselamatkan dengan pertolongan Tuhan Yesus. Orang Kristen harus tahu itu dosa lebih dari rangkap 5, langsung masuk Neraka (ada traktatnya). Sebab itu perlu asuhan yang baik dari orang-tua, juga yang tidak punya orangtua atau yang meninggalkannya.

Secara rohani. Di banyak negara, banyak anak muda umur 5-21 tahun undur.

Ini disebabkan perubahan pola pikir karena terpengaruh arus media sosial, tehnologi dan dosa2 yang meningkat, polarisasi Wah 22:11, 1Tim 4:1, lebih2 kaum muda yang belum banyak ber-akar dalam Firman Tuhan dan Roh Kudus (perlu waktu cukup dan peng-gembalaan untuk tumbuh sampai kuat). Sebab itu semua orangtua, orang beriman, kita semua wajib ikut meno-long kaum muda supaya jangan gugur atau pindah Gereja ke Gereja jalan lebar yg makin ramai, seperti pemuda Lot, yang lepas dari Abraham, om nya.

MASA MUDA UNTUK APA?

Banyak anak muda suka hal2 yang baru (ingin tahu) dan pengalaman2, avontur yang menyenangkan dll. Mencari peng-alaman, tidak salah, boleh saja asal netral, tidak melawan Firman Tuhan. Semua orang ingin cari senang, pe-rasaan gembira, tidak ada yang men-cari susah atau yang menjengkelkan. Tetapi hati2, ada iblis yang diam2 mengincar cari mangsa! Memang hi-dup untuk mencari senang itu masih masuk akal, apalagi ada pendapat du-nia yang mengatakan: “muda cuma sekali, senang2lah!” Pendapat ini bisa menjerat sampai hidup anak2 muda tersesat dan jadi rusak berat! Ini karena pendapat dunia atau manusiawi. Me-ngapa? Kita harus melihatnya didalam Firman Tuhan, sebab Firman Tuhan adalah kebenaran yg mutlak, dalam pertolongan Roh Kudus Yoh 17:17. Ja-ngan sampai tertipu umpan manis du-nia dan iblis, kalau sudah terjerat, bisa habis sama sekali! Masa depan bisa rusak karena dosa orang muda! Ay 13:26.

Firman Tuhan justru berkata bahwa untuk orang muda lebih baik menang-gung kuk atau salib dimasa muda, bukan melezatkan daging dan hawa nafsunya, bukan menuruti perasaan dan keinginan orang muda2. Rat 3:27. Justru kita harus lari dari keingian orang muda2. 2Tim 2:22.

Berapa banyak orang terjerat untuk menuruti keinginan masa muda, ke-inginan orang muda, sehingga masa tua ditindis dengan dosa masa muda. Maz 25:7. Berbahagialah orang muda yang bisa mengerti kebenaran ilahi ini se-hingga besoknya tidak ditindas oleh akibat dosa masa mudanya dan riwayat hidup rohaninya tidak sampai rusak, tinggal biasa2 saja, kehilangan semua keindahan rohani yang kekal yang sudah disediakan Tuhan!

Tetapi tidak semua orang muda mau mendengar Firman Tuhan, apalagi orang muda di jalan lebar; yang penting bagi mereka adalah: “senang2 seka-rang, tentang besok, apa katanya”. Ini pendirian yang celaka!

Jangan tertipu oleh pendirian du-niawi dari jalan lebar. Memang pin-tunya luas, jalannya lebar dan ba-nyaklah orang  yg bersukacita didalam-nya. Tetapi ini membawa kepada kebi-nasaan Mat 7:13-14. Jangan percaya advertensi dan promosi iblis, bisa ce-laka dan mendekam terus di neraka untuk selamanya. Percayalah akan Al-lah dan firmanNya, jangan pada iblis dan umpan manisnya. Hidup baru di dalam Tuhan jangan dirusakkan, diha-biskan dengan senang2 dimasa muda lalu tinggal sisa2nya, ampas, dalam hidup selanjutnya, itu kerugian yang sangat besar! Percayalah akan Firman Tuhan.

Orang muda yang menolak salib, tidak mau mematikan dagingnya, tetapi justru melezatkannya, akan punya ri-wayat hidup yg pahit dan berantakan. Jauh lebih indah nasibnya orang muda yg mau pikul salib, mematikan daging lalu memakai waktu mudanya yg segar untuk hal2 dari Atas 1Yoh 2:13,14.

III. CONTOH-CONTOH.

INI SEPERTI DAUD yang muda belia dan yang pipinya masih ke-merah2an (1Sam 16:12), tetapi yang selalu me-mikir2kan hukum Tuhan siang malam Maz 1:1-3. Sebab mau menyangkal diri, hidup di jalan sempit dan terus pikul salib, maka ia bisa bergemar selalu akan firman Tuhan dan me-renung2-kannya siang malam. Sebab itu seka-lipun masih muda belia Tuhan sudah memilihnya dan mengurapinya sehing-ga seluruh hidupnya jadi beruntung dan terus tumbuh dalam kemuliaan Allah, sampai2 Tuhan Yesus dikatakan Putra Daud. Mengapa bisa demikian? Sebab Daud mau menyangkal diri (Nud 3:27) dan menyelidiki Firman Tuhan,  istimewa pada masa mudanya, se-hingga Tuhan menemukan Daud, se-orang yang berkenan di hati Tuhan, yang cocok dengan Dia. Kis 13:22.

Mengapa Tuhan menemukan? 1Sam 13:13-14. Sebab Saul sudah dibuang Tuhan, tidak mau taat, lalu Tuhan mencari orang baru dan Ia menemukan Daud waktu masih sangat muda.

Kalau Daud waktu muda hidup seperti pemuda2 dunia pada umum-nya, yang ada di jalan lebar yaitu hidup menurut keinginan orang muda2 (itu wajar bagi mereka), ia tidak akan di-temukan Tuhan sebagai pengganti Saul dan semua keindahan riwayat hidup-nya yang begitu indah cemerlang tidak terjadi, tidak ada.

Hendaklah kita hidup berkenan pa-da Tuhan seperti Daud, supaya kita ter-masuk salah satu orang yang dite-mukan Tuhan, yang bisa diolah jadi indah! Sebab itu jangan me-nyia2kan kesempatan masa muda. Tuhan men-cari orang2 pada waktu masih muda, sebab masih butuh waktu lama untuk pengolahan dan persiapan.

PUTRA MANUSIA YESUS sendiri sebagai manusia, harus dipersiapkan dan diolah 30 tahun, baru bisa tahan dibebani tugas yang indah2 (tidak sombong, tidak salah pakai dll, tidak sampai jatuh) baru sesudah itu Ia diizinkan untuk  keluar melayani oleh BapaNya. Padahal umur 12 tahun su-dah begitu indah.

Begitu Daud, sesudah dipilih, juga masih dipersiapkan dan diolah, lalu pada waktu umur 30 tahun, baru cukup kuat untuk bisa keluar menanggung be-ban mulia tetapi berat dan tetap ber-kenan pada Tuhan, tidak sampai jatuh.

Masa muda itu adalah masa per-siapan untuk menjadi benih2 yang baik, yang bisa diolah Allah untuk perkara2 besar yang indah sampai kekal. Tuhan tidak membedakan orang Rom 2:11. Siapa yang mau memelihara masa mudanya baik2, tidak sembarangan memakainya, tidak terjerat dalam ke-inginan orang muda2, mau percaya dan taat akan Firman Tuhan, akan diolah Tuhan menjadi indah.

Kalau hidupnya diobral dalam hawa nafsu dan menuruti nafsu2 masa muda tanpa batas, pokoknya asal senang, bisa mati konyol seperti Amnon. 2Sam 13:1-39. Ia masih muda tetapi sudah bisa merayu Tamar yang elok sampai menuruti keinginannya untuk ber-senang2 dengan kenikmatan sex, yang hanya boleh sesudah nikah. Tetapi sesudah itu, ia ketakutan terus 1 tahun sampai pedang Absalom, kakak Tamar masuk dalam perutnya. Adakah ia mati dengan nikmat dengan sukacita masa mudanya? Pasti tidak! Ia hanya senang sesaat, lalu celaka untuk seterusnya, bahkan sampai mati. Maukah anak-anak muda mempunyai nasib seperti ini, sebab makan umpan manis dan lezat dari masa muda? Memang lezat tetapi akhirnya sekarat!

YUSUF LAIN, ia tidak ikut senang-senang sesuka hatinya dengan kakak2-nya, padahal dia masih muda dan kata orang justru masa muda itu untuk senang2. Tetapi Yusuf mau pikul salib, bahkan melaporkan “kesenangan” sau-dara2nya pada bapaknya sebab mereka berbuat dosa2 karena menuruti hawa nafsunya. Memang, kalau tidak setuju dengan yang salah (Ef 5:11) ada resiko, bisa dibenci 1Pet 4:4-5.

Pergumulannya ini bukan untuk saat yang pendek dan cepat berlalu. Se-tiap hari ia digoda dan ini berlangsung ber-tahun2. Ia tetap bertahan dengan Tuhan dalam kesucian sejak kecil sam-pai dengan usia 30 tahun, di-tengah2 lumpur dosa yg bertebaran di-mana2.

Hasilnya luar biasa. Rencana Allah kelas 1 jadi dalam hidupnya, luar biasa. Ia diangkat sangat tinggi oleh Tuhan, sebab pada walti umur 30 tahun Yusuf sudah mahir pikul salib dalam segala hal, karena masa mudanya hanya diisi sekolah Firman Tuhan; Ia menerima Fir-man dari cerita bapaknya yang sangat cinta kepadanya (dahulu belum ada Firman yang tertulis, tetapi diberi-takan dari Adam sampai Abraham, terus turun temurun sampai ke Ishak, lalu ke Yacub dan seterusnya).

Dengan banyak menolak godaan itu ia dilatih pikul salib, dan hidup suci terus sampai “dagingnya” kurus kering mau mati, bukan ber-senang2 seperti orang dunia pada umumnya. Tetapi justru karena itu, rencana Allah ber-semi dan terus tumbuh sampai ber-buah2; bahkan sampai umur 110 tahun. Yusuf terus hidup bahagia dan berkelimpahan jasmani dan rohani di hadapan Allah, antara lain:

  1. Dalam harta paling kaya. Kej 47:14-20
  2. Kedudukan Yusuf di Mesir paling kuat.
  3. Nikah dan rumah tangganya jadi manis . Ia bukannya orang tanpa naluri seks, anak lakinya 2 dan ia merasa puas, sukacita dan bahagia dengan istrinya, sehingga ia tidak menambah seorangpun, meskipun ia mempunyai stock perempuan elok banyak sekali, seluruh Mesir Kej 47:18-21.
  4. Hidup rohaninya sangat indah dan meningkat tinggi. Ada damai, sukacita dan sejahtera Allah dalam hati dan hi-dupnya sekeluarga. Tidak ada dosa benci, tidak ada pembalasan bagi saudara2nya.

Mengapa? Inilah hasil hidup masa muda menanggung salib Kristus, hidup yang dicocokkan dengan Firman Tuhan, sehingga betullah kalau Rat 3:27 ber-kata, adalah baik kalau orang muda itu suka pikul salib! Bukan be-ria2 dalam keinginan orang muda2 sehingga limpah dengan dosa masa muda!

  1. Juga secara rohani Yusuf bahagia dan beruntung. Sesudah hidup 80 ta-hun dalam istana dengan limpah, ada hal yang istimewa bagi Yusuf, yaitu sesudah mati, tulang2nya disimpan, lalu 320 tahun kemudian dibawa dan dikubur di Kanaan. Sangat mungkin waktu Putra Manusia Yesus mati di Golgota, mayat Yusuf juga ikut bangkit; inilah bagian orang2 sempurna versi wasiat lama secara rohani Yusuf sampai pada puncak rencana Allah yang tertinggi dan mulia.

BEGITU JUGA DAUD yg sejak masa mudanya bersukacita pikul salib, me-nyangkal diri, maka hidupnya menjadi sangat indah dalam rencana dan berkat Allah, sehingga ia menjadi patokan/ ukuran di hadapan Allah bagi semua raja2 Israel lainnya (1Raj 15:3; 15:11; 2Raj 14:3; 16:2; 18:3 dll) bahkan Tuhan Yesus disebut sebagai Putra Daud dan tahta daud akan diteruskan sampai dalam kerajaan 1000 Tahun. Daud sendiri masuk dalam Sorga yang kekal.

Apakah ini hasil dari bersukacita dan ber-senang2 menikmati keinginan orang muda? Tidak! Justru karena ia mau tenggelam dalam kesukaan Fir-man Tuhan dan taat, sehingga dengan demikian rencana Allah kelas 1 jadi nyata dalam riwayat hidupnya. Tuhan menyediakan rencana kelas 1 untuk semua orang yang cinta dan taat akan Firman Tuhan lebih daripada menuruti keinginan atau nafsu orang2 muda.

Allah tidak membedakan orang Rom 2:11. Tetapi masih banyak orang muda yang tidak mengerti tentang hal ini sehingga mengabaikan Firman Tu-han; akibatnya hidupnya sejak masa muda tidak diolah sesuai rencana Allah karena menuruti nafsu orang muda. Sebab itu rencana Allah dalam hidup-nya menjadi rusak dan cacat sehingga banyak orang beriman hanya mem-punyai rencana ampas, sisa2 yang cacat; hanya ada sedikit saja yg masih indah dan berarti secara rohani.

Tetapi mereka yang mau pikul salib di masa mudanya dan hidup dalam ke-sucian, menjauhkan diri akan keingin-an2 orang muda dan mencintai firman Tuhan, dengan sukacita me-mikir2-kannya siang malam, maka rencana Allah kelas 1 bisa berlaku dalam hidup-nya, atau mungkin kelas 2 atau kelas 3 tetapi bukan rencanakelas 100 atau kelas 200, ini tingkatan2 yang rusak karena dosa masa muda!

Jangan ditipu dan dijerat oleh fal-safah orang dunia yg membuat banyak orang muda berontak kalau dibatasi dari keinginan2 orang muda, sebab berkeras hati hendak senang2  menu-ruti nafsu orang muda seperti Amnon, anak2 Ayub, Salomo dll.

SEPERTI MARIA yang memilih yang jauh lebih baik dari Marta, Marta hanya menyibukkan diri dengan macam2 kesibukan yang lain, bukan duduk diam di kaki Sang Guru untuk mendengar suaraNya ber-jam2. Luk 10:41-42.  Ka-lau mau memilih nasib dan riwayat hidup yang terbaik untuk kekal dan un-tuk di dunia ini, duduklah dikaki Tuhan, jangan seperti Marta yang melompat ke sana sini dalam ber-macam2 ide dan keinginan, hanya untuk memuaskan perasaan hatinya tetapi akhirnya keru-gian yang besar, sebab kehilangan segala yang indah2 yg sudah disediakan Tuhan baginya sejak masa mudanya. Jangan semuanya rusak dan habis oleh sebab menuruti keinginanorang muda2 yang liar, bahkan menembus segala yang dilarang.

BEGITU JUGA YAKUB, LAIN DARIPADA ESAU.

Yacob tinggal di rumah, duduk di ba-wah kaki bapaknya mendengar Firman Tuhan yang diberitakan dari mulut ke mulut, turun temurun. Sebab itu Yacub mengerti tentang Allah dan janji2-Nya baik2 dan jelas; tahu artinya berkat berkembang biak dan segala perkara2 yang di Atas yang kekal (Kol 3:1-3). Ia juga ditambahi Tuhan dengan sebuah mimpi Kej 28:12-15, yaitu sebuah tang-ga besar dari bumi ke Sorga.

Lain halnya dengan Esau, anak mu-da ini hanya memburu binatang2 di-mana2. Esau tidak pernah krasan di rumah, tetapi terus mengembara ke sana-sini mencari sukacita dan kese-nangan kebinatangannya. Bahkan per-gaulannya luas dengan segala macam orang dan kemudian Esau kawin de-ngan perempuan2 kafir.

Ini menyebabkan Isak dan istrinya sangat sedih, sebab mereka tahu bah-wa hal ini bukan kehendak Allah tetapi kehendak daging yang kuat di dalam Esau.   Inilah orang muda yang menu-ruti kesukaan hatinya memburu segala kesukaan daging dari tabiat binatang, tabiat kedagingan, segala cara ber-se-nang2 seperti binatang sampai mabuk.

Akhirnya Esau menjual hak kesu-lungannya hanya dengan semangkuk kacang merah, begitu rendah ia meng-hinakan hak sulung yang indah dari Tuhan Kej 25. Ibrani 12:16.

Ini sebab Esau terus hidup dalam keinginan nafsu orang muda2, terus berkeliaran di mana2 mencari segala macam kesenangan tetapi tidak pernah puas, meskipun sampai jenuh dengan kesukaan binatang.  Sebab itu tirulah seperti Yakub yang mau menyangkal diri, tetap tinggal dalam rumah di kaki bapaknya, limpah dengan kebenaran dari Tuhan, dan limpah dengan per-kara2 dari atas, sehingga hatinya disu-cikan dan mengalami rencana Allah yang sangat indah, mulia dan kekal.

Sebab itu sebagai kesimpulannya, Tuhan berkata bahwa Yacub dicintai, tetapi Esau dibenci. Mal 1:2. Sebab Yakub dalam masa mudanya ada di jalan sempit, menyangkal diri, mencari perkara2 dari atas dalam kesucian, bukan seperti Esau yang mengumbar hawa nafsunya ke sana-sini, memburu kesukaan masa muda, kesukaan daging sehingga rusak seperti orang kafir, pe-nuh dengan segala dosa orang muda2 dan cocok dengan orang2 kafir se-hingga kawin dan karena itu ia dibenci Tuhan. Hidup Esau terbuang dengan sia2, tidak jadi apa2 sampai kekal, tetapi Yakub dicintai dan  riwayat hi-dupnya menjadi mulia sampai kekal.

KESIMPULAN.

Larilah dari segala keinginan orang-orang muda. Pasti hidup seperti ini akan indah untuk seterusnya sampai mati atau sampai Tuhan datang, bah-kan sampai kekal dalam Sorga. Jangan hidup seperti orang2 muda pada umumnya yg hanya penuh dengan ke-sukaan orang muda, tetapi lupa akan kesucian dan kesukaan ilahi yg kekal sejak di dunia, yaitu yang ada dalam jalan sempit. Pilih mana?