M3866 – Amsal 25:4-5. Dimurnikan Seperti Perak.

AMS 25:4. BEJANA BAGI SANG PEMURNI.

Buanglah sanga dari perak.

Perak cerita tentang penebusan, sebab Israel harus membayar 1/2 syikal perak untuk ketebusannya. Kel 30:13,15; 8:26. Orang kaya atau miskin harganya sama di hadapan Allah, ditebus dengan 1/2 syikal perak. Ini orang2 tebusan. Tetapi banyak orang tebusan hidupnya masih campuran sering tidak tulus, tabiatnya campuran, ada beberapa banyak dosa dan tipu daya. Sulit mencari orang yang tulus dan bersih diantara orang2 Israel sehingga Tuhan menghargai Natanael yang tulus di hadapan Allah Yoh 1:49. Kita harus hidup benar dalam hal uang, dalamhubungan suami-istri, pelayanan, organisasi, rumah tangga dll, dalam semua segi hidup kita. Ini kehendak Tuhan supaya kita benar dan berkenan pada Tuhan senantiasa Kol 1:10. Apa syarat/ caranya kita bisa dimurnikan:

  1. Lahir baru, menjadi jenis yang baru, yang bisa dimurnikan di hadapan Allah dengan sesungguhnya.
  2. Mau terus menerus dimurnikan, meningkat dalam kesucian Maz 48:2 berkenan pada Tuhan. Harus punya keputusan tegas untuk seterusnya, terus menerus dimurnikan Luk 12:57. Yes 24:15.
  3. Mau pikul salib, mau menderita karena Tuhan.
  4. Mau penuh dan dipimpin Roh, dengan singkat, suka memakai 7 KPR dengan sungguh2. Apa yang diketahuinya tidak betul, salah, dosa,jelek dari dirinya langsung dibuang Pil 3:16. Jangan disimpan atau ditunda. Lebih murni lebih indah dan terus meningkat!

Tuhan ikut memurnikan umatNya. Selain dengan semua fasilitas rohani,

biasanya Tuhan menambahi dengan api ujian, supaya sanganya tampak, muncul, nyata dengan jelasbedanya sehingga bisa dibuang Mal 3:2-3. Kalau kita hidup benar (tetapi masih ada kelemahan2 dalam tabiat ini), lalu datang pencobaan, akan muncul reaksi dari kelemahan2 itu (yang tidak tampak kalau tidak kena “api”) sehinngga campuran dan kotoran itu tampak dengan jelas. Orang yang mau dimurnikan, tidak akan ber-sungut2, marah, bereaksi dosa, berkelahi, tidak mau dinasehati atau ditegur, keras kepala dll Ams 29:1. Perlu tekad, keputusan, kemauan untuk dimurnikan sekalipun itu sakit bagi daging dan memang daging harus terus menerus dimatikan, disalibkan. Rom 6:6.Kalau tidak ada api ujian, maka sanga itu tidak muncul dan orang itu tetap jadi Kristen campuran, tidak bisa dimurnikan, tidak tumbuh.Maulah dibakar dengan api pencobaan supaya keluar sanganya sehingga makin murni.

Dengan adanya api penyucian ini, maka kelemahan2 yang tidak tampak itu diekspose (dihadapkan) pada ujian dan tantangan, sehingga tampak keadaan kita, dan kalau kita mau mematikan daging, maka reaksi daging mati dan reaksi roh kita akan nyata dengan tabiat baru yang sudah ada dalam roh kita (sesudah lahir baru) bisa tumbuh dan berkembang. Dengan demikian kita akan tumbuh dalam tabiat baru, lebih sabar, lebih cinta, lebih setia, lebih rendah hati dll. Dalam menghadapi pencobaan2 yang lebih berat dan lebih banyak, makatabiat lama terus dimatikan, kelemahan2 lenyap, kita terus dimurnikan. Juga dalam melakukan kehendak Tuhan akan lebih taat, lebih menyerah, lebih berani, lebih penuh dengan kuasa Allah dst.

Jadi ini sangat tergantung dari keputusan dan kemauan kita untuk dimurnikan terus menerus, sehingga bisa tumbuh terus dan berkenan pada Tuhan. Juga kita harus mengerti faedahnya dimurnikan sehingga bisa jadi bejana yang indah bagi Sang Pemurni.

Di dunia penuh kemunafikan, hanya bersih dari luar, tetapi tidak berkenan pada Tuhan. Ini juga terjadi dalam Gereja sebab daging dan tipu daya iblis si pembohong itu.

Dunia akan dibersihkan! Maz 119:119 (L: buih, B: Sanga). Akan datang waktunya bahwa dunia juga akan dibersihkan dari sanga yaitu dalam 2 tahap.

  1. Dalam Minggu ke-70 Daniel (akhir zaman). Ini terjadi dalam Gereja dan dunia pada akhir zaman, waktu dosa dan kesucian sama2 meningkat sehingga terpisah dengan sendirinya Wah 22:11 seperti Lot terpisah dari Abraham. Mereka berpisah bukan karena benci dan berkelahi, sebab sama2 cinta lahiriah sebagai Oom dan keponakannya. Tidak bisa tahan bersama sebab Lot cinta Sodom, bertentangan dengan Abraham yang cinta padang gurun dengan Mezbahnya, tempat persekutuannya dengan Tuhan. Apalagi kalau berkelahi, (sebab orang yang ber-tambah2 dosanya, itu banyak kejahatannya, pasti merugikan orang2 yang tulus dan suci hatinya, suka mencari gara2, apalagi dengan ajaran sesat dan kekejiannya sehingga tidak bisa bersekutu dan akhirnya terpisah. 1Kor 11:19).

Lalu Tuhan sendiri memurnikan GerejaNya dengan api di seluruh dunia Luk 12:49, Wah 3:10 dan ini menjadi masa hukuman rumah Allah yang berlaku dalam Gereja akhir zaman (Minggu ke-70 Daniel). 1Pet 4:17 dan di dalam dunia ini, dalam Minggu ke-70 Daniel, 1Kor 11:32). Setiap salah dihukum keras 2Kor 10:6. Orang2 yang tidak mau dimurnikan, yang campuran apalagi cinta dunia dan hidup di jalan lebar, akan disingkirkan, dibersihkan dari Gereja.  Karena terus dimurnikan maka Gereja akan terus tumbuh sampai kepada puncak2 tertinggi (Terus Meningkat Sampai Puncak) bahkan sebagian menjadi sempurna lalu Tuhan datang (pengangkatan).

Sebab dimurnikan, dalam Gereja timbul suasana Surga yang indah dan mulia meskipun masih di dunia dan di tengah2 kejahatan yang sangat meningkat tinggi.

Dalam Minggu ke-70 Daniel Gereja dibersihkan dari sangat, lebih2 orang2 yang tertinggal dalam zaman Antikris, tetapi dunia meningkat dalam dosanya dalam zaman Antikris, tetapi hukuman Allah terus turun dan diakhiri dengan perang Harmagedon, dimana

perang Harmagedon, dimana semua pengikut Antikris dibinasakan, tinggal 144.000 orang Israel yang selamat dan sejumlah orang kafir yang tidak kena cap Antikris (jumlahnya kurang lebih sama).

  1. Dalam Kerajaan 1000 tahun. Pada permulaan kerajaan 1000 tahun (ini masa peralihan dari zaman Antikris kepada kerajaan damai) masih ada orang berdosa, tetapi semua yang macam2 dihukum keras, dibersihkan dengan tegas Yes 11:3-5. Maka dalam kerajaan 1000 tahun di bumi menjadi bersih dan terus dipertahankan dengan hukum tongkat besi.

Di Surga dan Surga Bumi Baru sudah tidak ada pembersihan, hanya di dunia.

Bagi kita yang penting adalah mulai sekarang sudah bersedia Mat 24:42,44, sekarang sudah maudibersihkan dan betul2 hidup dalam kesucian (sampai dalam hati dan pikiran), kalau tidak, maka semua sanga akan dibuang keluar dari Gereja dan dunia, dalam rencana Allah akhir zaman. Kalau kita mau dibersihkan sampai murni itu berkenan pada Tuhan, hidup menjadi indah dan rencana Allah dalam pribadi kita akan jadi nyata (ada buah2nya) dan kita juga akan masuk dalam rencana tubuh Kristus global akhir zaman, itusangat indah. Ini suatu kesempatan besar bagi kita, boleh lahir di akhir zaman. Jangan lewatkan kesempatan besar ini. Banyak orang benar dan nabi2 yang ingin melihat kedatangan Tuhan yang pertama, tetapi tidak dapat Mat 13:17, apalagi ikut dalamkedatangan Tuhan yang kedua yaitu masuk dalam rencana penyempurnaan Gereja. Kita beruntung mendapat kesempatan untuk ikut dlaam proyek terbesar Allah yaitu rencana penamatan akhir zaman, ini rencana Top Trinitas Allah, Gereja akan disempurnakan dan rencana Allah akan digenapkan, lalu mulailah Surga Bumi Baru untuk kekal.

4.b. Maka keluarlah bejana (indah2 L,B) bagi si Pemurni.

Kalau sudah murni, maka perak ini bisa dibuat bejana dengan mutu yang indah2 bagi si Pemurni ini yaitu Kristus.

Apa bejana yang murni dan indah2 bagi Kristus? Yang terindah dan termulia adalah menjadi mempelai Kristus, ini tingkat puncak, tertinggi. Semua sudah diatur dan direncanakan Allah. Orang2 yang mau bersedia dan taat dipimpin Roh dalam rencana Allah, akan mengalami dalam hidupnya, baik rencana pribadi (yang teranyam dengan rencana nikah, keluarga, Gereja lokal dan global) dan juga rencana global ilahi.

Sering kita tidak sadar dan tidak bisa melihat lebih dahulu keindahan rencana Allah dalam hidup pribadi kita, tetapi itu ada. Yusuf tidak mengerti bahwa ia ada dalam rencana pribadi dari Allah sampai ia diangkat tinggi dalam istana Firaun dan saudara2nya menyembah dia (ini Wasiat Lama) sesuai dengan mimpi yang mungkin sudah terlupa karena banyaknya penderitaan yang dialaminya. Jangan ragu2, Tuhan punya rencana yang indah bagi masing2 kita sesuai cara dan bentuk hidup kita! Kalau kita hidup dalam kesucian dan taat melakukan kehendakNya dalam terus berjalan dalam kehendakNya, maka rencana Allah akan nyata dalam hidup kita. Akhirnya ia baru sadar bahwa semua itu bisa terjadi sebab ada tangan Allah yang mengolah dan mengerjakan rencanaNya dalam hidup pribadinya Abraham, Ishak, Yacob, Yusuf menyangkal diri untuk taat melakukan kehendak Allah, sebab itu merekamengalami rencana Allah yang sangat indah dan mulia. Jangan hidup dalam dosa, itu merusakkan rencana Allah Pkh 9:18 lebih banyak dosa, lebih banyak kerusakan dalam rencana Allah, sekalipun sesudah bertobat, diampuni, tetapi waktu, kesempatan sudah dibuang sia2 dan rencana Allah jadi cacat (sedikit atau banyak).

Waktu Daud merencanakan pembunuhan Nabal, ia ditegahkan oleh Abigail, Daud berterimakasih, sebab ini menyelamatkan rencana Allah dalam dirinya. 1Sam 25:32-33.

Mengapa Ayub dalam Wasiat Lama tidak mau membuang(menceraikan istrinya yang lama atau menikah lagi, sebab ia memelihara kasih dan kesuciannya dalam hidup nikahnya, sehingga rencana Allah yang indah bisa jadi dalam hidupnya, begitu indah.

Jangan hidup sembarangan, tetapi cocokkan dengan Firman Tuhan, terus disucikan dan dimurnikan. Kesucian harus meningkat (naik gunung kesucian Allah Maz 48:2), tabiat yang baru harus makin nyata dengan penuh (mengampuni, rendah hati, setia, taat, tulus, kasih dsb) makin mahir melakukan kehendak Allah, makin mengerti rencana dan kehendak Allah, terus meningkat sampai puncak rencana Allah. Jangan terpengaruh orang2 disekitar kita yang hidup sembarangan dalam dosa melawan Firman Tuhan, jangan ikut dalam arus dosa Kel 23:2 juga arus dosa dalam orang beriman (seperti arus dosa dalam orang2 Israel, seperti Yerobeam, Salomo, Achab dll). Kita harus punya pendirian yang teguh sekalipun sendirian di tengah arus yang salah di tengah2 cara hidup yang berdosa dan melawan Firman Tuhan, yang penuh keduniawian, apalagi dalam arus dunia yang bejat.

Tuhan adalah Pemurni, sebab Dia sendiri adalah murni, juga pada waktu menjadi Putra manusia di dunia. Semua yang berhubungan dengan Kristus, lekat dengan Dia, pasti terus dimurnikan.

AMS 25:5. TAHTA RAJA DITETAPKAN DALAM KEBENARAN.

Buanglah orang fasik dari hadapan raja.

Raja. Siapa? Ini bukan Allah, sebab Allah sudah suci bahkan maha suci, tidak perlu dimurnikan atau ditingkatkan. Ini adalah pemimpin2. (Israel sesudah berhenti dipimpin tiang awan dan tiang api, masuk dalam Kanaan, dipimpin oleh hakim2 atau raja. Untuk hal2 jasmani dan imam2 untuk hal2 rohani Wah 1:6.

Raja adalah pemimpin2, baik pemimpin2 yang di atas sampai di bawah, bahkan juga orangtua adalah pemimpin dalam keluarga. Bahkan setiap kita dijadikan imam2 dan raja2 di hadapan Allah 1Pet 2:9. Kita harus berdiri benar sebagai raja2 di hadapan Allah, mendirikan hidup kita dalam kesucian dan berkenan pada Tuhan. Raja itu punya kuasa untuk memerintah dan mengambil keputusandan tindakan untuk hidup benar atau salah, menurut Allah atau daging dan dunia..

Buanglah orang fasik. Apa artinya? Kita harus mempunyai pendirian yang tegas untuk hidup dalam kesucian dan terus dimurnikan (ayat 4) dan jangan mau dipengaruhi oleh orang fasik atau orang2 campuran dan yang pura2. Salahkan yang salah Ef 5:11, jangan bersekutu dan jangan kerjasama dengan yang salah1Kor 5:9-11. Jangan plin-plan, tetapi mempunyai pendirian yang teguh, sampai orang2 bisa melihat pendirian dan kehidupan kita yang (terus di) bersihkan. 1Pet 3:14-16. Buang orang fasik. Bukan berarti benci pada orang dosa dan menghinakannya, tetapi justru berbelas kasihan dan menolong menyelamatkannya dari Neraka, tetapi tidak ikut dosa2 atau hidupnya yang plin plan, tetapi tetap hidup sesuai dengan pendirian yang betul, kita tidak benci dan menjauh dari orang jahat dan dosa (Mat 9:11) tetapi kita tidak bersekutu dengan dosa2 dan cara2 hidupnya yang salah, kita justru harusmenggarami, menerangi sampai mereka tertolong lepas dari segala perhambaan dosanya dan boleh masuk dalam persekutuan tubuh Kristus yang suci dan saling mengasihi. Buang dan pinggirkan orang2 fasik berarti mempunyai pendirian, tidak plin-plan dan tidak mau ikut dalam dosa2nya, tetapi menyalahkan dan menggaraminya, sehingga mereka juga dilepaskan dari segala kefasikannya. Jangan plin plan tetapi tegas menyingkirkan, membuang segaladosa2 kefasikan dan kejahatannya, bahkan merebutnya dari segala dosa2 dan perhambaannya Jud 23. Termasuk keluarga, famili, sahabat2 dan orang2 dalam Gereja yang tidak bertobat yang tetap di jalan lebar seperti Lot. Bertindaklah tegas seperti raja yang mempunyai kuasa dan wewenang, jangan segan atau takut, tetapi tertib seperti raja, supaya kita jangan menjadi campuran dan fasik, tetapi membawa semuanya menjadisuci dan berkenan pada Tuhan.

Maka tahtanya akan didirikan dalam kebenaran.

Kalau kita hidup benar, Allah beserta kita 1Pet 3:12, Rom 8:31, maka kita bisa mendirikan tahta kita tanggungjawab kita dalam dunia yang najis dengan kebenaran, kemenangan dan kemuliaan Allah, maka kita bisa mengalahkan daging, dunia dan iblis, sebab Tuhan yang menyertai dan meneguhkan kita sebagai raja di hadapanNya. Luar biasa! Sebab itu kita harus mempunyai pendirian untuk tetap benar dan terus dimurnikan di hadapan Tuhan. Ini suatu hidup yang indah dengan Allah dan maju terus dalam rencana Allah yang makin meningkat.

AMS 25:6-7. MERENDAHKAN DIRI…

6.a. Janganlah engkau menegakkan dirimu sendiri di hadapan raja.

Kita harus terus menerus belajar rendah hati, sebab sombong adalah kelemahan dan tabiat daging yang harus diwaspadai dan ditekan terus menerus, ini dosa si lucifer yang sombong itu. Ini mata pelajaran di kelas 1 sampai kelas terakhir! Sudah lulus di permulaan, masih bisa gugur dalam kesombongandi kelas yang tinggi dan terakhir, sehingga semua menjadi sia2 seperti Lucifer. Makin tinggi rohaninya, makin banyak pujian, ujian makin meningkat dan banyak jerat terus menunggu Ams 29:5.

Jangan pakai kesempatan di hadapan raja untuk mendapat kehormatan dan kemuliaan, sebab semua itu kepujian manusiawi yang menjerat Rom 2:29. Cari kepujian Allah, bukan manusiawi. Ber-megah2lah di hadapan Allah, itu yang betul dan murni, sebab Allah tahu keadaan kita dan kemegahan kita di hadapan Allah itu:

  1. Penuh syukur.
  2. Mengakui semua dari Tuhan 1Kor 4:7 dan mengembalikan segala puji pada Tuhan yang sudah menumbuhkan kita makin tinggi. Rom 12:3. Mengakui semua dari Tuhan dan meninggikan Dia Rom 11:36, itulah sikap yang betul yang berkenan pada Tuhan. Taruhlah mahkotamu di hadapanNya dan menyembah Dia sebab dari Dialah kita mendapatkan mahkota itu oleh anugerahNya. Wah 4:10-11.

6.b. dan jangan berdiri di tempat orang2 besar.

Jangan be-rebut2 tempat kemuliaan di dunia Luk 14:7-20. Kepujian kita dari Tuhan bukan dari manusia. Jangan berebut siapa yang terbesar atau termulia seperti murid2 Tuhan. Mula2 ini dalam pikiran Luk 9:46, sebab tidak dibuang, pikiran itu tumbuh dan akhirnya muncul lagi dalam perbuatan, maka sebab itu mereka bertengkar tentang siapa yang lebih besar diantara mereka. Luk 22:24,27, Mrk 9:34. Ini suatu jerat dari daging dan iblis. Belajar melihat orang lain lebih baik dan lebih besar daripada kita. Pil 2:3, ini yang betul dan kita bisa belajar satu dari yang lain tentang hal2 yang lebih baik yang sudah dicapai masing2 dan tidak sampai jatuh dalam jerat kesombongan, tetapi kita harus menyangkal diri untuk mau direndahkan 1Pet 5:5, Mat 23:12. Sekalipun kita tahu bahwa Tuhan memberi kita talenta lebih banyak Rom 12:3, jangan menuntut tempat yang lebih tinggi, apalagi kalau kita tahu orang lain sudah meningkat lebih tinggi dari kita; semua kita tidak patut menggikan diri itu seperti Lucifer, itu bukan seperti Kristus Mat 20:24-26.

7.a. Karena lebih baik dikatakan kepadamu, naiklah kemari daripada engkau ditaruh lebih rendah di hadapan orang mulia yang pernah dilihat matamu.

Dalam ayat 6 adalah peraturan tentang orang yang meninggikan dirinya akan direndahkan. Dalam ayat 7 sebaliknya orang yang merendahkan dirinya akan ditinggikan. Ini akan menjadi pengalaman dari orang2 yang meninggikan dan merendahkan dirinya. Mat 23:12, 1Pet 5:5. Kalau di bumi berlaku hukum air mendatar itu terjadi karena adanya hukum alam yang sudah ditentukan Allah Maz 148:6. Tetapi juga adahukum yaitu dalam dunia roh, yang juga akan jadi diantara manusia dengan kehendak Allah. Orang2 sombong bisa mencegah supaya ia tidak direndahkan, tetapi ia tidak akan berhasil, seperti orang2 yangmelawan hukum2 alam; begitu juga orang2 yang melawan hukum2 Tuhan yang ditulis dalam Firman Tuhan, tidak akan tahan untuk waktu lama. Sebab itu lebih baik menurut, kita akan untung, (seperti hukum alam, yang taat akan mendapat untung seperti generator yang memanfaatkan tenaga air, angin dsb). Sebab itu kalau kita mau merendahkan diri dengan tulus (menabur,  berkemurahan, cari kerajaan Surga dll), maka kita akan mengalami keuntungan dari hukum2 Allah. Begitu juga orang2 yang mau direndahkan: Daud, Yusuf, Musa, Putra manusia Yesus dll mereka akan ditinggikan pada waktunya. Sebaliknya yang meninggikan diri seperti Absalom, Haman, Nebukadnezar dll, mereka akan direndahkan dan celaka bahkan sampai mati. Taatilah Firman Tuhan, rendahkan diri maka apa yang dikatakan Firman Tuhan akan jadi.

KESIMPULAN.

Hukum2 alam hanya untuk di dunia, sebab tubuh kemuliaan tidak lagi tunduk pada hukum alam lagi. Tetapi hukum rohani dalam Firman Tuhan itu untuk kekal Luk 21:33. Berbahagialah orang yang memegang Firman Tuhan, sebab ini keuntungannya untuk kekal Luk 11:28. Pelajari ini baik2 dan taat, maka hasilnya untuk kekal.

Nyanyian:

Langit dan bumi akan lenya,

tetapi FirmanNya (2x) tinggal kekal.