M3720 – Yohanes 6:22-71. Kristus Ditinggalkan Orang Banyak

YOHANES 6:22-71. KRISTUS DITINGGALKAN ORANG BANYAK.
I. YOH 6:22-25. ORANG BANYAK IKUT KRISTUS.
Putra manusia Yesus diikuti orang banyak kurang lebih 20.000 orang; mereka melihat ber-macam2 mujizat, mendengar Firman Tuhan,makan roti hasil mujizat. Masa ini besar sekali, kalau “pemilu” bisa menang, sebab mereka sudah berusaha mengangkat Putra manusia Yesus menjadi raja Yoh 6:15, tetapi Putra manusia Yesus tidak mau. (Firman Tuhan dalam pasal ini  memakai istilah Putra manusia ayat 27,23,62, sebab mereka tidak melihatNya seperti Putra Allah  yang ajaib, heran, tetapi sebagai manusia biasa, supaya kitapun bisa mengenali keadaan waktu itu dengan tepat). Mereka ikut “manusia”, tidak sadar kalau Dia adalah benar, disahkan Allah, bahkan putra Allah, Kristus, Mesias, Allah yang menjelma menjadi manusia seperti kita. Ibr 2:17.Tetapi heran, sesudah ikut orang benar yang heran itu:
1. Orang banyak undur meninggalkan Dia (tetapi lain kali, masih ada yang kembali lagi, apalagi kalau minta disembuhkan).
2. 70 murid (Luk 10:1) juga banyak yang meninggalkan Tuhan Yesus.
3. 12 Murid waktu itu semua setia.
Orang banyak tidak melihat Diasebagai Allah yang heran tetapi sebagai manusia biasa seperti yang lain, sepintas lalu tidak tampak bedanya. Tetapi Ia hidup benar, tidak berdosa Ibr 4:15, banyak mujizatNya, tetapi banyak orang meninggalkanNya. Ternyata yang ditinggalkan ini “orang yang benar”. Kalau meninggalkan seorang yang sesat, salah, diam-diam penuh dengan dosa, apalagi kalau terang-terangan banyak dosanya, itu pantas, tetapi “Orang ini” ditinggalkan orang-orang sampai habis, meskipun Ia benar 100%. Kita perlu belajar hal ini supaya jangan kita dengan tidak sadar, bodoh, tidak mengerti justru ikut arus orang banyak (jalan lebar arusnya lebih besar, lebih banyak orangnya) lalu tidak setia pada yang benar seperti disini, sebab ujian kesetiaan seperti ini akan terjadi, makin lama makin besar2an 1Kor 11:19.
Situasi yang dahsyat, yang tidak menentu, arus besar, trend-trend yang besar akan menguji orang yang setia dan yang tidak setia. Ternyata masih ada banyak orang yang mula2 kelihatannya setia, lalu ikut arus atau trend yang salah sehingga tidak setia, meninggalkan persekutuan yang benar! Pada akhir zaman polarisasi makin nyata, yang suci tambah suci, yang dosa tambah dosa Wah 22:11 seperti yang dinubuatkan Wahyu tentang 7 Gereja akhir zaman (meskipun sudah khas, nyata amat jahat, misalnya Sardis, masih ada beberapa orang yang belum menajiskan dirinya Wah 3:4 seperti zaman Achab diantara kurang lebih 2 juta orang ada 7000 (= 0,35%) yang tidak mau menyembah Baal. Tetapi di Philadelfia hampir semua hidup berkenan pada Tuhan. Jangan sampai kita termasuk yang tidak setia, yang bodoh dan tersesat. Ada banyak ujian sehingga orang yang tidak setia dan tidak berakar dalam Firman Tuhan, maka dalam keributan dan kekacauan akan undur dan pindah. Orang-orang tidak peduli kebenaran Firman Tuhan dan tidak mau terikat di kandang dombanya atau rumah “bapaknya”, akan menuruti kehendak dagingnya sendiri. Justru yang benar ditinggalkan beberapa banyak orang seperti yang dialami Putra manusia Yesus. Ini menjadi trend akhir zaman sehingga terpisahlah orang yang setia dan tidak setia.
Ini salah satu bentuk polarisasi dimana justru Gereja2 dan pemimpin2 yang benar seperti Kristus ditinggalkan dan bergabung menurut kehendak dagingnya sendiri, tidak setia. Ada yang tetap setia seperti 12 murid, setia seperti Petrus dll.
II. YOH 6:26-59. ORANG BANYAK MENINGGALKAN KRISTUS.
Orang-orang Yahudi dari jauh2 pergi mencari dan mengikuti Tuhan Yesus Yoh 6:24-26. Tetapi mengapa orang banyak ini tidak setia? Sebab:
1. Mencari roti, cari perkara-perkara yang fana Yoh 6:26-27. Ada mujizat yang luar biasa menghasilkan roti, menghasilkan perkara-perkara jasmani, mereka sudah mendapatkannya tetapi akhirnya undur. Mereka ber-sungut2 Yoh 6:41-43. Sebab minta roti jasmani diberi roti rohani yaitu Tuhan Yesus sendiri. Mereka menyesal dan kecewa, sebab mereka mencari roti. Akhirnya mereka menjadi kacau dan bertengkar sama sendiri Yoh 6:52, padahal mereka sudah melihat sendiri, sudah menerima mujizat besar dari 5 roti dan 2 ikan. (Kalau kira2 20.000 orang masing2 makan 10 roti, anak kecil cukup 5 roti, orang dewasa lapar 3 hari bisa makan 10 roti,= 200.000 roti, belum ikannya. Kalau 1 roti buatan Surga Rp. 10.000 = 2 milyard.
Dengan harga ikannya bisa sampai 3 milyard atau lebih.  Belum lagi yang dibawa pulang dalam kantong mereka yang besar, untuk dimakan di jalan dan di rumah (sebab makan tidak dibatasi dan tidak dilarang, boleh tambah terus sampai kantong2nya juga penuh, sekaligus untuk bukti yang dibawa pulang). Bisa-bisa sampai 5 milyard. Ini mujizat yang luar biasa. (Pasti mereka bertanya pada murid-murid, darimana roti dan ikan sebanyak ini, padahal tidak ada kereta2 berkuda atau unta untuk tiba-tiba membawa roti dan ikan sebanyak ini). Mereka sudah mengalami mujizat yang luar biasa dan betul-betul kenyang, toh mereka masih ber-sungut2 dan undur. Begitulah kalau seorang mencari Tuhan hanya karena perkara-perkara yang fana, meskipun sudah dapat mujizat yang heran-heran dan betul-betul kenyang dan dapat bukti-bukti yang limpah dari mujizat Tuhan, mereka masih bisa ber-sungut2 dan undur dari Tuhan. Jangan cari Tuhan karena roti. Beberapa orang menarik jiwa2 dengan roti, yaitu perkara-perkara jasmani yang fana, sebab ini daya tariknya kuat sekali. Misalnya dengan uang, hadiah, mujizat, perasaan hati, acara-cara yang menyenangkan, indah, mewah, makan minum, tontonan2, tari2an, ajaran2 yang menyenangkan, ajaran2 yang memberikan kebebasan, Firman Tuhan diencerkan dengan ajaran2 manusiawi, dll.
Sebab itu Tuhan berkata: “Carilah dahulu kerajaan Surga” dan miliki kebenaran Allah dalam hidup kita, maka segala kebutuhan jasmani akan ditambahkan oleh Tuhan, bahkan dengan limpah Mat 6:33. Tuhan bisa memberi berapa saja asal kita bisa menerimanya, tidak sampai berdosa (sombong, tidak lagi bisa diatur, tidak mau tunduk, taat, terikat dengan segala perkara-perkara dunia dan dunia dll) dan bisa memakai dengan baik untuk kemuliaan nama Tuhan. Jangan membimbing atau mendidik orang untuk ikut Tuhan karena “roti” yang fana, tetapi beri makan Roti yang kekal. Orang yang suka Roti yang kekal itu akan jadi sungguh-sungguh, tahan uji, bisa tahan dan setia sampai ke akhir. Tetapi mereka yang hanya mencari roti akan cepat undur. Mengapa? Sebab:
a. Di tempat2 lain, ikut orang lain (dan iblis) juga bisa mendapat roti bahkan dengan limpah.
b. Kalau diancam, orang akan menyangkal, sebab kalau hanya gara2 roti (perkara-perkara jasmani) mereka harus rugi atau mati, itu sia-sia.
c. Orang seperti ini tidak akan mengerti Firman Tuhan yang hidup dan dengan mudah pindah ke yang lain, sebab disitu juga ada roti, seperti restoran. Kalau seorang berkata, disini juga bisa dapat Tuhan, dapat berkat, bisa senang dan puas, itu orang yang hanya cari kesenangan dan kesukaan jasmani, bukan mencari dan taat akan Firman Tuhan. Tetapi orang yang mencari Tuhan, karena Tuhan dan taat akan Firman Tuhan, akan tetap setia sampai mati, enak atau tidak enak tetap setia. Kadang2 orang yang meninggalkan Tuhan atau Gereja waktu ditanya berkata, tidak ada apa2, itu berarti tidak setia, tidak ada sebabnya. (Misalnya pemimpin atau Gerejanya sesat, sengaja berkanjang dalam dosa dll). Orang yang setia itu enak atau tidak enak tetap setia sampai mati.
2. Yoh 6:15. Suka me-muji2, mengkultuskan, mau menjadikan raja sebab dapat faedah jasmani, kenyang dan puas untuk perasaan jasmani, tetapi tidak dicocokkan dengan Firman Tuhan. Firman Tuhan mengharuskan kita setia. Orang seperti ini mudah berbalik.
Orang-orang ini mau mengangkat Tuhan Yesus menjadi Raja, tetapi kemudian mengkhianatiNya dan tidak mau Tuhan Yesus menjadi Rajanya Yoh 18:39-40; 19:14-15, Mrk 15:18-19. Ini sudah dikatakan Tuhan Yesus sebelumnya Luk 19:14.
Memuji diri sendiri atau orang lain, itu mencuri kemuliaan Tuhan Yes 42:8. (Yang betul adalah mengakui bahwa semua dari Tuhan dan memuliakan Tuhan. Terhadap pemimpin2 yang baik harus memberi hormat yang patut 1Tes 5:17 dan tunduk, taat kepadanya sambil memperhatikan hidupnya akhir2 ini Ibr 13:7,17. Orang yang mudah me-nyanjung2 itu karena tidak mengerti Yes 42:8, itu orang yang tidak punya dasar rohani yang baik, akhirnya akan mudah berbalik).
Orang berani mengkultuskan, meng-angkat2 orang pilihannya, biasanya sebab dapat roti (harta yang fana). Ini biasa di dalam dunia. Juga di dalam pemilihan dunia, sebab dapat roti atau janji2 roti, maka mereka dengan berani mengkultuskan, mengangkat orang-orang yang bisa memberi roti dengan limpah. Begitu juga orang-orang yang mencari Tuhan hanya karena roti tidak bisa setia, bahkan kalau rotinya tidak ada bisa menyalibkan Dia seperti orang-orang Yahudi Yoh 19:14-15.
Tetapi orang yang bisa mengerti Firman Tuhan bahkan menghargai Firman Tuhan, itu bisa tahan dalam segala ujian dan cobaan, dan setia sampai mati seperti Petrus. Yoh 6:68.
Jangan termasuk orang-orang seperti ini, sebab akhirnya tidak setia dan ikut arus orang banyak, mencari kepuasan jasmani, roti yang fana sehingga justru meninggalkan pemimpin2  atau Gereja yang betul seperti orang banyak meninggalkan Kristus, sayang, rugi. Kalau seorang meninggalkan orang yang sesat dan pergi pada orang yang betul seperti Kristus, itu baik, tetapi jangan sebaliknya.
III. YOH 6:60-66. MURID-MURID MENINGGALKAN KRISTUS.
Ada 70 murid-murid Tuhan Yesus Luk 10:1 selain yang 12. Mereka ikut juga dalam pelayanan, tetapi banyak yang tidak setia dan meninggalkan Kristus, Guru yang benar, bahkan Orang yang dari Allah. Heran, murid-murid masih bisa tidak setia, lebih2 pada akhir zaman karena pengaruh dosa dan kemanisan dunia dan roti yang fana ini. Mengapa mereka tidak setia?
1. Yoh 6:66. Kurang dekat Tuhan, kurang Firman Tuhan. Mereka senang menjadi orang penting di tengah2 ribuan orang, suatu penghargaan. Ramai2 ikut melayani diantara orang banyak, tetapi mereka tidak setia. Untuk bisa setia perlu pondasi Firman Tuhan yang teguh Mat 7:24-28 dan perlu waktu, untuk dengan tekun membuat pondasi Firman Tuhan. Kalau kita sungguh-sungguh cinta Tuhan itu berarti cinta dan taat akan Firman Tuhan Yoh 14:21-23. Belajar tekun dalam Firman Tuhan dalam pengurapan Roh Kudus (banyak berdoa dalam Roh dan hidup benar) maka pondasi kita akan kuat, bisa tahan badai pencobaan,  ber-macam2 angin pengajaran yang tidak betul dan banjir pengaruh orang banyak sehingga bisa tetap setia mengiring Tuhan sampai mati, dalam senang atau susah, enak atau tidak enak. Sebab itu tekunlah berdoa dalam Roh dan kebenaran, tekun dalam Firman Tuhan dan taat, maka kita akan punya pondasi yang kuat seperti Petrus dan bisa setia dengan betul.
2. Yoh 6:44,64-65. Tidak ditarik Bapa. Siapa yang ditarik oleh Bapa? Semua orang! Allah itu adil. Tetapi orang bisa ditarik kalau ada reaksi dari dua pihak, ada kerjasama kedua pihak. Bukan saja Bapa yang menarik tetapi orang yang ditarik itu juga harus memegang tali yang menarik dia erat2. Harus ada kerjasama antara keduanya, harus ada putusan yang tegas dari orang yang mau ditarik Luk 12:57. Mereka yang mau ditarik Bapa akan datang kepada Bapa dan bisa ikut Tuhan Yesus dengan setia sampai mati sebab Bapa memberi segala fasilitas yang diperlukan (tanpa ini tidak bisa tahan, tidak kuat). Jangan hanya ikut2an atau didorong orang lain, atau karena roti yang fana. Kita sendiri harus mau ditarik. Mereka yang mau ditarik itu mau menyangkal diri untuk mentaati Firman Tuhan Luk 9:23. Orang yang tidak mau ambil putusan, tidak mau menyangkal diri, itu berarti tidak mau ditarik oleh Bapa dan tidak akan tahan atau setia sampai akhir. (Juga seperti hujan deras bagi semua orang, tetapi orang yang tidak mau keluar mengambil air hujan tidak punya air sekalipun hujan sudah turun dengan deras baginya). Orang yang mau ditarik itu akan mau taat dan hidup benar mengikut Tuhan Yesus setiap hari.
Orang yang tidak mau ditarik, tidak akan mau menyangkal diri, tidak mautaat akan Firman Tuhan dan tidak bisa setia lalu undur di tengah jalan, sayang! Sudah lihat ada talinya sudah dengar dan tahu jalan keselamatan, sudah lihat yang menarik dengan betul, tetapi tidak mau ditarik, ia tidak bisa setia,ia akan undur lalu binasa, sayang!).
3. Yoh 6:63. Ikut2an orang banyak. Orang yang ikut2an, itu tetap hidup dalam daging dengan kekuatan sendiri, Roh Kudus tidak bekerja. Kalau Roh Kudus yang bekerja, ia akan ikut Tuhan Yesus di jalan sempit (bukan ikut orang banyak di jalan lebar) dan bisa setia sampai mati. Orang yang berjalan sendiri, tanpa Roh Kudus, ia tidak bisa mengerti Firman Tuhan dan tetap hidup dalam daging. Waktu senang, untung, enak, ada roti ia bisa setia, tetapi waktu pencobaan dan aniaya datang, ia akan undur dan bahkan melawan Tuhan, menyalibkan dan membunuh Kristus!
Untuk ikut2an dalam jalan lebar semua bisa, sebab tidak ada syarat sebab yang dicari adalah kesenangan menuruti perasaan diri sendiri, daging. Tetapi ikut dalm jalan sempit harus mau menyangkal diri pikul salib ikut Firmansetiap hari. Orang-orang yang ikut orang banyak di jalan lebar itu justru meninggalkan orang atau Gereja yang betul seperti murid-murid meninggalkan Kristus, Putra Allah yang benar yang diutus oleh Allah.
4. Yoh 6:60-62. Ber-sungut2.
Murid-murid ini tidak bisa berterimakasih seperti Petrus (Yoh 6:68-69), sebab itu mereka banyak ber-sungut2, ngrasani. Ini orang-orang yang plin plan, tidak punya pendirian sebab tidak mengerti kebenaran Firman Tuhan. Mereka hanya mengerti faedah dan harganya roti dan barang2 yang fana. Sebab itu mereka berani berkorban untuk yang fana, tetapi tidak berani korban untuk yang kekal. Kalau berdoa puasa untuk toko supaya laris, untuk sembuh, untuk lepas dari kerugian atau ancaman, mereka mau, tetapi kalau korban waktu untuk menyanyi me-muji2 Tuhan, untuk ibadah, untuk masa teduh, kalau tidak ada maksud untuk dapat “roti”, mereka tidak mau korban, tidak ada waktu, sebab tidak tahu harganya Roti hidup yang kekal! Sebab itu orang semacam ini kalau diberi roti hidup, diberi Firman Tuhan, diajak berdoa,  selalu sibuk, tidak ada waktu, tidak ada hati, tidak ada semangat; tetapi untuk mendapat roti yang fana selalu ada waktu dan ada hati. Sebab itu kalau diberi Firman yang lebih kuat dan mendalam, lalu ber-sungut2 dan menolak. Ini sebabnya mereka undur sekalipun sudah menjadi murid!
IV. YOH 6:67-71. RASUL2 TETAP SETIA SEKALIPUN SEMUA YANG LAIN MENINGGALKAN KRISTUS.
Mengapa rasul2 bisa tetap setia? Sebab:
1. Bisa membedakan Firman Tuhan yang betul. Petrus begitu berterimakasih sebab mendapat Firman Tuhan yang hidup. Ia bisa membedakan dari yang lain. Banyak orang sekarang tidak peduli dengan Firman Tuhan, asal ada sedikit untuk melengkapi acara Gereja, sudah cukup. Yang penting rasanya enak, lega, senang, perasaan hatinya puas, keberkatan roti, mereka sudah senang, bahkan tanpa Firman Tuhanpun, hanya nyanyi dan menyembah Tuhan saja sudah cukup.
Cara begini, tidak cukup, harus keduanya. Orang yang mencari kepuasan hati saja itu hanya simptomatis, hanya mengobati gejala2nya, tetapi kuman2 dosanya tetap bekerja, tahu2 mati rohani, undur dari Tuhan. Orang yang hanya cari kepuasan perasaan hatinya, ia bisa mendapatkan gantinya dengan cara-cara duniawi misalnya dengan keakraban, denganlompat2, teriak-teriak, tontonan2, kemewahan, musik yang keras, makan enak, lelucon dsb itu membuat hati lega tetapi dosa, ikatannya dan iblis seringkali masih tinggal bercokol. Tuhan Yesus tidak hanya beri kelegaan dan sukacita saat itu tetapi juga salib untuk dipikul supaya orang-orang yang sudah percaya tetap lepas dari semua dosa untuk seterusnya sampai mati, Mat 11:28-30. Tuhan Yesus melepaskan dari semua dosa, ikatan dan tipu dayanya dengan kuasa Roh Kudus dan Firman Tuhan terus menerus, belajar bertekun dalam mentaati Firman Tuhan, bahkan sampai 2 gomer sehingga punya pendirian dan pondasi yang kuat.
2. Roh Kudus yang menyatakan, memimpin, Mat 16:17. Tekun berdoa seperti Tuhan Yesus, dalam Roh dan kebenaran, maka kita akan kuat menyangkal diri, sebab Roh Kudus beri kekuatan Kis 1:8 dan kita bisa mendengar suaraNya makin jelas, sehingga ada keyakinan dan sejahtera. Roh Kudus itu memberi kesaksian dalam hati kita Rom 8:16; 9:1, bahkan Ia selalu mengingatkan Firman Tuhan yang sudah kita simpan dalam hati Yoh 14:26 dan memimpin kita sehingga bisa mengalahkan daging Gal 5:16-17. Orang seperti ini tidak akan mudah ikut arus dan bisa tetap setia pada Kristus dan GerejaNya yang benar, tidak mudah pindah dari rumah bapanya 1Kor 4:15. Jangan hanya mengukur dengan perasaan hati, pengalaman, suara orang banyak, tetapi harus selalu dicocokkan dengan Firman Tuhan dan Roh Kudus.
3. Setia sampai mati Wah 2:10. Orang dunia disebut setia kalau sudah lama (misalnya 40 tahun) tetapi definisi Tuhan: sampai mati. Yudas setia sampai akhir tetapi tidak sampai mati, hanya kurang beberapa hari. Waktu mati ia tidak setia dan ia celaka, masuk neraka (orang bunuh diri langsung masuk neraka, lihat traktat tentang bunuh diri). Lebih baik tidak lahir baru daripada tidak setia Luk 22:48. Orang yang undur, 8 setan masuk dan menjadi Kristen babi dan anjing 2Pet 2:22, jadi lebih jahat Mat 12:45. Setialah sampai mati pada Tuhan, pada Firman Tuhan, dalam keluarga, dalam Gereja, dalam pelayanan. Yudas tidak setia sebab uang. Uang itu salah satu penggoda yang besar Mat 6:24. Setialah sampai mati, enak atau tidak enak.
 
Nyanyian:
Senang atau susah, kutetap ikut Yesus
Setia ikut Yesus s’lamanya.
Enak atau tidak, kutetap ikut Yesus.
Se-ti-a-lah t’rus sampai mati.