M3655 Pil 4:7 Sejahtera ilahi yang indah, ajaib dan kekal.

M3655
PILIPI 4:7, YOHANES 14:27; ROMA 14:17. SEJAHTERA ILAHI YANG INDAH, AJAIB DAN KEKAL
 

I. ARTI KATA.

Peace (KJ) bisa berarti:
A. Damai antara dua pihak. Misalnya antar manusia Mat 10:34, antar bangsa Luk 14:32, Kis 12:20, juga dengan Allah Rom 5:1.
B. Sejahtera, damai, tenang, sentosa, bisa istirahat Kis 24:2.
Sejahtera itu ada:
1. Sejahtera dari Allah (Bapa). Rom 1:7, Pil 4:7.
2. Sejahtera dari Tuhan Yesus. Yoh 14:27.
3. Sejahtera dari Roh Kudus. Rom 14:17.
Ada lagi istilah Allah sejahtera (TL: Allah pohon atau sumber sejahtera), Rom 15:33. Juga Tuhan sejahtera 2Tes 3:16 (juga ada sejahtera dari Roh Wah 1:4,5).
 

II. SEJAHTERA DARI KETIGA PRIBADI ALLAH.

Dalam garis besarnya kita bisa melihat ada sedikit perbedaan, sebab sebenar-nya semua sejahtera ilahi itu sama, tetapi seringkali Allah membuat pem-bagian pekerjaan sehingga ketiga Pri-badi Allah selalu ikut terlibat bekerja ber-sama2 dengan kasih sehingga har-monis, manis dan menjadi satu. Sama seperti pekerjaan ajaib dari Allah Bapa, jabatan Tuhan Yesus dan karunia2 dari Roh Kudus 1Kor 12:4-6, juga dalam Wah 12:1 dan dalam hampir segala perkara ketiga Pribadi Allah itu terus bekerjasama Yoh 5:17.
Sejahtera dari Allah Pil 4:7 itu meng-awali, menuntun, memimpin hidup kita.
Sejahtera dari Tuhan Yoh 14:27 itu kontras sekali dengan sejahtera dari dunia, sangat efektif untuk hidup da-lam dunia.
Sejahtera dari Roh Kudus Rom 14:17 itu sejahtera kerajaan Surga, dimana kita sekarang sudah masuk di dalamnya dan terus ada di dalamnya sampai kekal.
 

II.A. PIL 4:7. SEJAHTERA DARI ALLAH.

Sejahtera Allah yang melampaui se-gala pengertian. Seringkali orang men-jadi heran, sebab tidak mungkin de-ngan akal sehat dalam keadaan yang jelek, susah, kekurangan, bahaya, men-derita, rugi dll seorang bisa sejahtera, tetapi orang2 Kristen masih bisa sejah-tera dalam keadaan2 apapun. Inilah sejahtera yang melampaui segala pe-ngertian (melebihi segala akal, tidak masuk akal), sehingga meskipun begini begitu,tetap bisa sejahtera. Sejahtera dunia selalu ada syaratnya, yaitu kalau ada ini itu, baru ada sejahtera.
Sejahtera Allah, misalnya Paulus dan Silas dalam penjara yang celaka dan pe-nuh penderitaan, mereka tetap sejah-tera. Kis 16:25. Petrus menghadapi hukuman mati esoknya, tetap sejahtera dan tidur nyenyak sampai perlu ditepuk sisinya oleh malaikat Kis 12:7. Juga Pe-trus dan Yohanes waktu dipukul karena Kristus bisa bersukacita Kis 5:41. Dan ada banyak contoh2 lain Mat 5:9-13 dll. Untuk dunia ini sungguh tidak masuk akal, inilah sejahtera Allah yang ada dalam kita, sehingga sekalipun men-derita, disakiti hatinya, ada di samping orang jahat di kantor, di Gereja, di rumah dll masih bisa sejahtera, luar biasa. Kadang2 kita difitnah, kadang2 mengalami aniaya lahir batin, dirugikan dsb. Daging ini tidak terima dan se-ringkali terpancing untuk bereaksi dosa (marah, benci, dendam, jengkel, mem-balas, memikirkan lain2 cara dosa). Kita harus mematikan daging (dengan Tu-han Yesus pasti bisa) sehinggatetap da-lam kesucian. Jangan terpancing untuk bereaksi dosa, sebab kalau timbul dosa, sejahtera Allah hilang. Sejahtera Allah yang ajaib itu hanya ada kalau kita tetap dalam kesucian dan terus di-pimpin Roh, bukan dalam dosa. Orang yang berbuat atau hidup dalam dosa, tidak mungkin mengalami sejahtera Al-lah, tetapi gelisah, kacau, susah, ko-song, pahit, jengkel, marah dll. Sebab itu harus diingat untuk terus hidup da-lam kesucian, tidak bereaksi dosa dan tetap dipimpin Roh, sebab sejahtera ilahi itu peka terhadap dosa, bahkan suara Tuhan juga akan kelewatan kalau kita bereaksi dosa. Sebab itu kalau orang menjahati kita, ampunilah (seka-lipun ia tidak mengakui salahnya, tidak minta ampun, bahkan terus menyalah-kan, me-ngata2i atau berbuat jahat). Jangan membalas, tetapi minta hikmat dan pimpinan Tuhan supaya kita tidak terus dimakan orang jahat; minta kata2 dan hikmatNya, supaya kita tahu apa yang harus kita lakukan. Tuhan tidak pernah kehabisan akal atau jalan, pasti Ia bisa menolong kita, tetapi jangan panik, takut atau bereaksi dosa, nanti kita tidak mendengar suara Roh yang lembut itu. Lebih mudah kalau kita ingat ayat2 Firman Tuhan maka Roh Kudus bisa lebih mudah berbicara kepada kita dengan mengingatkan ayat2 itu untuk menjadi pegangan kita Yoh 14:26, misalnya Mat 10:16, Rom 12:19, Mat 10:19. Memang Roh Kudus dan Firman Tuhan itu satu, selalu lebih indah kalau kita penuh dengan Firman Tuhan, ada di pihak Allah sehingga tiga Pribadi Allah selalu siap ber-sama2 menolong kita.
Tuhan bukan saja memberi kita kata2 hikmat, tetapi juga Dia akan menjamah hati orang2 yang menjahati kita. Cara Tuhan menolong ber-ma-cam2. Kadang2 dengan doa, pasrah, kata2 dari Tuhan dll, Tuhan sanggup menolong dengan cara2 yang ajaib dan mengagumkan 1Kor 2:9. Tuhan meng-izinkan banyak peristiwa pahit dan celaka datang untuk mendapat peng-alaman2 indah dengan Tuhan, seperti Daud, Daniel, Yusuf, Petrus dll. Dengan demikian kita diolah dan bisa terus tumbuh dalam Tuhan. Hidup jadi indah dengan warna warni ajaib ilahi, asal kita tidak terpancing berbuat dosa dan mau terus dipimpin Roh. Dengan cara demikian juga kita akan kuat dan mengerti bagaimana menghadapi hari2 yang dahsyat yang akan datang.
 
Menjagai hati dan pikiranmu di dalam Kristus Yesus.
Begitu indah ada yang menjaga atau mengawali kita (Terj. Lama). Kalau hati tidak ada sejahtera, gelisah, itu berarti tidak ada penjagaan, pengawalan dari Tuhan, berhenti dahulu, cari kembali sejahtera Allah itu, bertanyalah menga-pa sejahtera kita hilang. Kalau kita sungguh2 mau mencari sejahtera dan hadirat Tuhan, pasti Dia akan meno-long kita. Kalau kita diingatkan ada dosa2 tertentu, lekas, segera selesai-kan, supaya kita jangan lepas dari penjagaan dan pengawalan Allah, maka kita akan mengalami rencana2 Allah yang indah2. Begitu indah sejahtera Allah yang melebihi akal dan meng-awali kita.
 

II.B. YOH 14:27. SEJAHTERA DARI TUHAN YESUS.

Tuhan memberi kita sejahteraNya sen-diri, bukan seperti yang diberikan oleh dunia. Dunia memberi sejahtera kalau ada uang, kalau ada backing, kalau ada janji orang kuat, kalau pintar, kalau ada dokter atau obat yang hebat atau alat yang canggih, kalau keadaan baik dst. Sejahtera dunia itu sejahtera yang masuk akal, bisa dipikir, bisa diperhi-tungkan! Tetapi sekalipun tidak bisa dihitung, orang beriman yang punya sejahterah dari Tuhan Yesus bisa tetap sejahtera, sebab kita menerima perto-longan Tuhan dengan iman dalam pim-pinan Roh Kudus bukan dengan akal dan perhitungan. Meskipun tidak ma-suk akal bahkan berbahaya, kita bisa tetap sejahtera (bukan karena orang-nya bisa  tenang dan bisa berpikir baik2) tetapi sebab percaya akan perto-longan Tuhan. Mat 8:13. Tentu kita tidak tinggal diam atau masa bodoh atau tidak peduli, tetapi tetap berhu-bungan dengan Tuhan dalam Roh, ber-jalan dalam Roh. Kita tidak perlu me-nolak melihat fakta yang memang bisa dilihat atau datang, muncul di muka kita. Jangan takut, serahkan itu pada Allah dengan iman seperti Hizkia mem-beberkan surat ancaman itu di muka Tuhan 2Raj 19:14. Jangan takut melihat fakta, tetapi kita harus tahu cara meng-hadapi fakta (jangan seperti burung unta menyembunyikan kepalanya da-lam pasir supaya tidak dilihatnya mu-suhnya, sia2, bokongnya diterkam musuhnya). Orang yang mempunyai iman berani melihat fakta, sebab fakta itu ada dan dengan mengabaikannya, fakta itu tidak hilang atau bisa dise-lesaikan dengan sendirinya, melainkan kita menghadapinya dengan iman. Ja-ngan takut melihat Goliat dan suaranya yang menantang dan menggelegar, hadapi dengan iman, bahkan dengan tindakan iman yang sederhana seperti yang dibuat Daud dan ia menang.
 
Jangan biarkan hatimu susah dan jangan takut.
Kadang2 berita atau peristiwa yang datang itu membuat sakit hati dan merusakkan pekerjaan atau pelayanan kita. Menurut fakta pasti pekerjaan, keluarga atau pelayanan dirugikan. Bagaimana kita menghadapinya? Cara-nya sama, ampuni, serahkan orang itu pada Tuhan dan minta pimpinan Roh Kudus untuk menghadapinya.  Pasrah-kan pada Tuhan, taati pimpinanNya. Jangan menurut pikiran atau logika yang memperhitungkan bahwa celaka pasti datang, dan jangan menuruti perasaan hati yang mungkin menjadi kacau dan gelisah oleh peristiwa2 itu. Kadang2 hati kita jadi susah dan pahit, jangan dituruti perasaan hati itu, lepaskan, serahkan segala kuatir yang membuat susah atau pahit itu kepada Tuhan dengan iman 1Pet 5:7 sambil memeriksa diri jangan sampai ada dosa atau timbul dosa supaya doa kita terus dijawab Tuhan 1Pet 3:12 dan Tuhan selalu ada di pihak kita Rom 8:31. Kalau ini kita lakukan, kita bisa membuang rasa susah atau takut itu, sebab Roh Kudus ada di pihak kita. Kalau ada dosa atau timbul dosa, Roh Kudus sulit menolong kita, sebab itu bersihkan semuanya ini dan kembali di pihak Allah lalu lawan si iblis, dia akan lari dengan semua rasa takut dan susahnya Yak 4:7,8. Jangan kuatir, jangan menu-ruti perasaan hati yang susah atau putus asa, kecewa dsb, berjalanlah dengan iman ber-sama2 Tuhan, Dia sanggup menolong kita, percayalah! 2Kor 5:7. Kita hidup dengan iman bu-kan dengan penglihatan atau dengan perasaan. Jangan lupa juga terus ber-doa, lebih2 dalam Roh dan hidup benar. Sering berdoa bagi orang yang cinta Tuhan itu menyenangkan, bukan beban, pasti itu jadi cara hidupnya seperti Mezbah Dupa yang tidak per-nah berhenti. Tetapi bagi orang yang keras hati dalam dosa, doa itu beban, seringkali terlalu menyiksa sehingga dengan sendirinya ia akan mengu-ranginya se-banyak2nya.
 
 
 
 
 

II.C. Rom 14:17. SEJAHTERA DARI

ROH KUDUS.

 
Kerajaan Allah bukanlah makanan dan minuman. Banyak orang berpikir kalau orang cukup makan dan minum mere-ka akan tenang, sejahtera, sentosa. Waktu kena angin Hayian di Filipina, orang2 tidak bisa makan minum, mere-ka susah dan menjarah apa saja yang bisa didapatkan. Memang ini salah satu yang diperlukan hidup manusia supaya sejahtera. Tetapi bagi orang kaya atau yang sudah cukup itu tidak berarti. Sejahtera Roh Kudus bukan tergantung kebutuhan pokok atau hal2 yang fana, sekalipun kekurangan seperti Elia, ia tetap penuh dengan sejahtera dari Roh Kudus dan kalau jatah umur dari Tuhan belum habis, pasti makanan dll kebu-tuhan akan dikirim Tuhan.
 
Melainkan kebenaran dan sejahtera dan sukacita di dalam Roh Kudus.
Dalam segala perkara kita bisa menik-mati sejahtera Roh Kudus seperti di dalam kerajaan Surga. Orang yang percaya pada Tuhan dan penuh Roh Kudus, dari hatinya akan mengalir su-ngai air hidup, terus sampai hidup yang kekal, Surga. Yoh 4:14; 7:38. Roh Kudus memberi sejahtera ilahi, Surgawi dalam hatinya. Meskipun kita masih hidup dalam dunia, kita bisa memiliki sejah-tera Surga ini, luar biasa, dan pun-caknya nanti dalam 3,5 tahun sebelum pengangkatan, lalu kita masuk Surga kekal.
Sebab itu orang beriman bisa menya-nyikan nyanyian Surga di dunia dengan sukacita Surgawi. Tidak heran ada yang mengarang lagu: Skarang kurasa Surga turun dsb. Semua ini bukan hanya se-mata2 suasana batiniah atau emosi, tetapi jawaban yang kita butuhkan itu juga akan datang Rom 8:32. Pasti, jangan kuatir, Allah sanggup menye-diakan dari yang tidak ada. Jangan lupa Roh Kudus harus bertahta dalam hati kita sebagai Tuan dan Tuhan Yes 11:2 (ini nama Roh Kudus). Kalau kita mau taat pada pimpinan Roh Kudus sebagai Tuan dan Tuhan kita, pasti semua problem kita akan selesai dengan leng-kap bukan hanya perasaannya senang atau nyanyi2 saja. Roh Kudus adalah Allah yang maha kuasa, percayalah! Sebab itu jangan lupa juga harus ada kebenaran, sebab kalau ada dosa itu bukan Surga tetapi Neraka! dan tidak ada sejahtera tetapi gelisah Rom 3:17.
 

III. EF 4:3. HUBUNGAN SEJAHTERA DALAM TUBUH KRISTUS.

 
Berusahalah memelihara kesatuan Roh didalam ikatan sejahtera.
Kita harus memelihara persatuan Roh dalam ikatan sejahtera. Bukan hanya ada sedikit hubungan sejahtera tetapi dengan ikatan yang kuat. Jangan pura2, tetapi tulus dan sungguh2, supaya langgeng sampai pengangkatan. Sebab dalam Minggu ke-70 Daniel hubungan sejahtera palsu akan pecah kena hu-kuman keras atau undur jadi kebencian terang2an. Jangan pura2, tetapi am-puni atau minta ampun, dan bicarakan semua problem terang2an dengan pim-pinan Roh Kudus dalam terang Yoh 3:19-21 (M3654) dan dalam kasihnya (ada pengampunan limpah) 1Yoh 1:7.
Kita harus melatih dan terus mem-bersihkan hubungan kita satu sama lain, jangan ada yang tersembuyi, nanti bisa menjadi fitnah dan khianat seperti Yudas dalam hari2 yang akan datang ini. Dosa kecil bisa jadi dosa besar. Kalau kita benar, Tuhan akan beserta kita, jangan takut menghadapi orang2 yang pura2 atau yang jahat. Tetapi jangan kita yang menjadi pahit, simpan dosa dan jadi pura2.
Kita juga menjadi putra2 sejahtera dari Allah, sebab Bapa kita Allah sejahtera (sumber sejahtera Rom 16:20).
Kalau kita punya sejahtera Allah, kita bisa memberi sejahtera Allah pada orang lain Luk 10:13.
Kalau kita berhubungan dengan Putra sejahtera Luk 10:6, maka sejahtera kita akan turun kepadanya. Baik hubungan dengan orang baru, tetapi mau perca-ya, juga dengan orang yang sudah percaya, maka sejahtera kita akan tu-run kepadanya, sehingga kita bisa bersekutu dengan sejahtera ilahi. Sa-ngat indah seperti Maz 133:1-3. Dan berkat Tuhan akan turun dalam perse-kutuan seperti ini.
 

IV. LUK 1:79. JALAN SEJAHTERA.

Kita mulai dengan sejahtera, terus di jalan sejahtera(jangan keluar) sampai akhir bertemu Tuhan dengan sejahtera. 1Pet 4:14. Orang yang hidup dalam dosa tidak mengenal jalan sejahtera Rom 3:17, Yes 59:8.
Jalan Tuhan adalah jalan sempit, jalan salib (Yes 35:8), jalan sejahtera dan kalau kita berjalan disini, kita akan mengalami rencana Allah yang paling indah, bahkan ada kemungkinan bisa menjadi sempurna.
 

V. KESIMPULAN.

Pelihara hidup dalam kesucian seperti Yoh 15:5 dengan 7 KPR, maka kita akan tetap ada dalam jalan sejahtera, penuh dengan sejahtera dari Bapa yang menjaga kita sepanjang jalan, meski-pun hidup di dunia yang penuh dosa, sejahtera Tuhan Yesus ada dalam kita dan sejahtera Roh Kudus membuat hidup kita limpah sejahtera seperti di Surga. Dengan demikian kita bisa ber-tumbuh terus sampai kita bertemu Tuhan bahkan bisa mem-bagi2 sejah-tera kita pada orang lain yang mau percaya dan menyelamatkan mereka.
Peliharalah ikatan sejahtera di antara anggota2 tubuh Kristus dengan tulus dan benar, jangan hanya dari luar, Tuhan tidak berkenan, apalagi dalam Minggu ke-70 Daniel bisa celaka dan masuk dalam jerat iblis menjadi kaki tangannya. Hiduplah selalu dalam se-jahtera Allah yang heran, jangan de-ngan akal, perasaan hati dan kekuatan manusiawi/ duniawi, tetapi selalu penuh dan dipimpin Roh.
 
Nyanyian:
Ada damai dalam hatiku.