M3651 Im 23:23-25 Hari Raya Nafiri.

M3651 Im 23:23-25 Hari Raya Nafiri.
 
Ada 7 hari raya atau pesta orang Israel yang dibagi dalam tiga kelompok yaitu hari raya Paskah, Pentakosta dan Pondok Daun. Semuanya terdiri dari 7 hari raya atau pesta yang ber-beda2.
Pesta2 ini adalah kebenaran harfiah untuk Wasiat Lama, bagi kita ini adalah bayangan (Ibr 10:1) kiasan, bukan arti yang sesungguhnya. Kalau sudah di-singkapkan di dalam Kristus 2Kor 3:14, barulah tampak arti yang betul bagi kita orang Wasiat Baru dan harus cocok dengan artiyang sama dalam Wasiat Baru. Sebab itu jangan dilakukan secara jasmani, nanti jadi dosa dan jerat, mi-salnya doa dengan dupa, potong dom-ba, menghukum cara Wasiat Lama (gigi ganti gigi dll Mat 5), gambar dan maket masih boleh tetapi jangan dikera-matkan atau jadi jimat, nanti keluar dari keselamatan dan anugerah Kristus Gal 5:4.
Tuhan menyuruh orang Israel mem-buat hari raya itu ajaib, sebab itu mem-peringati hal2 yang sudah lalu tetapi jugatentang peristiwa2 di hari2 yang akan datang yang merupakan arti nu-buatan dari hari2 raya ini.
Jadi waktu Israel berpesta, itu menjadi nubuatan tentang pesta2 yang akan datang, luar biasa. Manusia di dunia hanya bisa membuat pesta peringatan yang sudah lewat misalnya HUT, ke-merdekaan, hari pertolongan dsb. Dan pesta2 itu benar2 digenapkan. Empat hari raya sudah digenapkan dan tiga akan digenapkan dengan tepat dan a-jaib seperti 4 pestayang sudah dige-napkan.
Yang sudah digenapkan:
1. Im 23:4-5. Paskah.
Wasiat Lama: Kelepasan Israel dari Me-sir.
Wasiat Baru: Kelepasan manusia oleh korban Anak domba Allah yang mati di salib dan bangkit Yoh 1:29, Yoh 19:30.
2. Im 23:6-8. Hari raya Fatir.
Wasiat Lama: Makan roti tanpa ragi.
Wasiat Baru: Pesta, sukacita sebab bisa hidup bebas dari dosa (= ragi). Yoh 8:36.
3. Im 23:9-14. Hari raya buah sulung.
Wasiat Lama: Buah sulung yang di-panen.
Wasiat Baru: Tuhan Yesus adalah buah sulung kebangkitan dan kita yang per-caya juga akan bangkit 1Kor 15:23.
4. Im 23:15-22. Hari raya Pentakosta.
Wasiat Lama: Pesta panen.
Wasiat Baru: Gereja berpesta dan ber-sukacita sebab Roh Kudus dicurahkan Kis 2:4.
 
Yang akan digenapkan:
5. Im 23:23-25. Hari raya Nafiri.
Wasiat Lama: Israel bersukacita pada hari ini (Sabat), meskipun mereka tidak banyak mengerti.
Wasiat Baru: Ini pengangkatan, semua selesai kita masuk dalam suasana baru yaitu pindah ke Surga. 1Tes 4:16-17.
6. Im 23:26-32. Hari raya Grafirat = Penebusan.
Wasiat Lama: Semua dosa Israel dite-bus, hubungan dengan Allah pulih kembali.
Wasiat Baru: Penebusan total, manusia luar dan manusia dalam. Sejak peng-angkatan sampai hari terakhir kerajaan Antikris, semua yang percaya Tuhan Yesus mengalami penebusan total.
7. Im 23:33-44. Hari raya Pondok daun.
Wasiat Lama: Israel mengingat mereka tinggal dalam pondok atau kemah se-sudah keluar dari Mesir sampai masuk Kanaan.
Wasiat Baru: Kerajaan 1000 tahun. Wah 20:4. Ini masa terakhir sebelum “Kanaan yang kekal”, yaitu Surga Bumi Baru. Luar biasa, kita masih akan meng-alami tiga penggenapan Allah yang luar biasa yang paling besar sebagai peng-genapan rencana Allah menebus manu-sia. Kita harus mengerti hal ini baik2 supaya kita tahu mana yang baik dan memilih bagian yang mulia, jangan sampai kita jatuh dalam dosa atau ditipu oleh ajaran2 yang salah (sete-ngah benar) dan sesat sehingga tidak mengalami pesta2 indah yang kekal yang sudah disediakan Allah bagi kita, supaya jangan sampai tidak masuk Surga Mat 7:23; 25:13. Sebab tidak semua orang Kristen akan masuk Surga, tahu, ada kesempatan tetapi tidak masuk, itu celaka yang terbesar.
 

HARI RAYA NAFIRI.

 

IM 23:23. TUHAN TERUS MENERUS BERFIRMAN KEPADA MUSA.

Firman Tuhan tidak pernah habis, terus turun pada Musa sapai akhir hidupnya, bahkan sesudah itu Ia lebih erat lagi berjalan dengan Tuhan. Begitu juga se-harusnya kita, Putra2 Allah mempunyai pengalaman seperti ini setiap hari se-umur hidup kita. Kalau setiap hari, se-tiap saat Tuhan berfirman pada kita, maka kita bisa terus menerus tahu kehendak Tuhan, dikuatkan dan selalu ada dalam jalan Tuhan sehingga meng-alami rencana Allah yang terindah, ak-hirnya mengalami semua pesta2 yang akan datang ini dengan sukacita. Ini tidak sulit meskipun mendengar dan taat akan Firman Tuhan, itu tidak mu-dah, sebab harus taat berarti menyang-kal diri, mematikan daging, tetapi kalau sungguh2 mau dengan tulus, pasti bisa sebab Roh Kudus selalu siap menolong orang yang taat dalam kesucian. Semua orang yang hidupnya indah, mengalami rencana Allah, punya pengalaman se-perti ini. Lebih tepat, lebih sering, dan bisa terus menerus mendengar dan mentaati suara Roh, maka ia juga akan mengalami rencana Allah yang lebih tinggi bahkan sampai sempurna.
 

IM 23:24. SABAT, PERTEMUAN KUDUS, PADA HARI RAYA NAFIRI.

 

BERBICARALAH KEPADA BANGSA ISRAEL, KATAKAN:

Kalau Tuhan bicara kepada kita, kita mengerti kebenaranNya, jangan dinik-mati sendiri, beritakan pada semua di dekat kita dengan gairah (kadang2 juga disuruh Tuhan pada orang jauh). Orang yang mau mem-bagi2 makanan Sur-gawi ini adalah hamba yang bijak di hadapan Allah dan setiawan. Mat 24:45.
Dalam kesempatan formil dan informil, bagi2kanlah semua kebenaran Allah yang sudah memerdekakan dan mem-berkati kita, bagi2kanlah pada semua orang di sebelah kita (menerangi dan menggarami mereka) sehingga mereka juga diselamatkan, dikenyangkan, di-merdekakan dan dipermuliakan seperti kita. Pakailah setiap kesempatan yang Tuhan beri. Jangan malas.
Setiap kesempatan untuk menabur kebenaran Firman Tuhan jangan dibuang, sebab:
1. Ini perintah Tuhan supaya kita mem-beritakan Injil pada semua orang Mat 28:18, Luk 10:27, Mat 5:13-16.
2. Ini juga perintah Tuhan untuk men-cintai semua orang di dekat kita Luk 10:27.
3. Kita harus menggarami dan mene-rangi orang2 di sekitar kita, dalam pan-ci kita Mat 5:13-16. Dengan apa? De-ngan apa saja yang bisa kita buat (per-buatan baik) tetapi harus disertai atau terutama dengan berita injil, sebab hal2 duniawi itu fana, tetapi bisa men-jadi alat untuk membuka hati, sehingga orang mau ditaburi dengan Firman Tu-han.
Pakai kesempatan ini baik2, sebab se-tiap kesempatan yang diberikan pada kita itu dicatat Tuhan, dan berapa yang tidak kita pakai, Tuhan tahu. Mungkin dari 100 kesempatan hanya 10 yang kita pakai dan semua itu diperhitung-kan Tuhan, apakah kita menjadi hamba yang baik, rajin atau malas Mat 25:25-26. Hamba2 Allah yang malas itu ter-laknat (kita semua adalah  budak2 milik Allah 1Kor 6:19)Yer 48:10. Inilah ham-ba2 yang jahat dan malas, sebab bisa menolong orang untuk selamat tetapi tidak melakukannya Yak 4:17. Berapa angka kita? Paling baik tentunya 100/100, paling tidak 90/100 atau be-rapa..? Bagian kita menabur dan me-nyiram, Tuhan yang menumbuhkan. jangan berhenti, pakai setiap kesem-patan baik dan percayalah bahwa Fir-man Tuhan tidak akan kembali dengan sia2 Yes 55:11. Keluarlah sebagai ke-lompok 2 orang Luk 10:1. Jangan malas, jangan menjadi jahat, sebab kita bisa menyelamatkan orang tetapi tidak mau. Apalagi orang2 di dekat kita. Ja-ngan berdalih seperti Kain “aku-kah penunggu adikku? Kej 4:9. Jangan ber-henti, tabur pada setiap kesempatan.
Tuhan yang menumbuhkan dan Tuhan beri hasilnya luar biasa.
Yang menaburi Naaman adalah se-orang budak perempuan kecil, tetapi oleh pelayanan ini Naaman sembuh dan pulang dengan sukacita.
Tabur terus Firman Tuhan, baik kepada yang belum percaya (penginjilan) dan juga yang sudah percaya (saling me-nguatkan, menggarami). Sambil berdoa kita menyuburkan tanahnya supaya ada hasil2 yang heran 1Kor 2:9. Pasti Tuhan akan memberi pahala kekal di Surga dan di bumi. Kerjakanlah. Orang jadi makelar belum tentu dapat 1 kali dalam 1 bulan, tetapi kalau menabur, kita bisa melakukannya setiap hari. Kerjakanlah, tabur terus, tingkatkan angka penaburan kita setinggi mungkin 50/100, 70/100, 90/100 dst,maka pasti Tuhan akan memberkati kita. Lakukan kehendak Allah dan memperkenankan Dia, maka kita akan tumbuh dalam anugerah dan kemurahanNya.
Tabur setiap ada kesempatan. Ingat Tuhan hitung semua kesempatan yang sudah diberikan pada masing2 kita!
 

DALAM BULAN KETUJUH, PADA HARI YANG PERTAMA BULAN ITU.

Pesta. Ini suatu kesukaan, pesta, mes-kipun Israel tidak banyak mengerti, tetapi mereka ikut bergembira, sebab ini juga jadi hari Sabat, sekalipun bukan hari ke-7. Ini nubuatan untuk pesta yang satu kali akan kita alami peng-genapan se-penuh2nya Ibr 11:40.
Kita akan masuk dalam pesta kawin Anak domba, berpesta selama 3,5 ta-hun. Ini yang kita rindukan. Ini yang menjadi tujuan kita hidup di dunia, bersedia supaya bisa ikut dalam pesta besar yang akan diteruskan sampai ke-kal naik ke udara dan masuk dalam pertemuan terbesar dari seluruh o-rang2 yang selamat, orang2 dari segala zaman, mulai Adam. Ini hari pertama kita berkumpul di Surga. Dengan men-dadak pindah dan berubah dari ma-nusia yang lemah dan penuh derita, tiba2 jadi seperti Kristus, mulia, kekal di Surga 1Yoh 3:2-3 (nyanyian: O betapa heran pada hari yang pertama di Surga).
 

TANGGAL 1 BULAN 7.

7 = sempurna. Semua menjadi sem-purna (tetapi tingkat kita tetap seperti apa yang kita capai di dunia, pada saat terakhir). Tubuh kita jadi seperti tubuh Kristus sesudah bangkit, tidak bisa sakit, tua atau mati, tidak bisa berdosa dan tidak bisa keluar lagi dari Surga, luar biasa, sempurna. Hanya bisa se-nang, gairah, puas, sukacita, tidak ada susah atau air mata. Semua perkara akan berakhir, betul2 datang saatnya, lalu mulai kekekalan dalam Surga in-dah. Jadi yang sempurna adalah tubuh kita, sikon kita untuk kekal. Lebih2 lagi orang yang betul2 tingkatnya menjadi sempurna seperti Henokh dan Elia, jumlahnya akan digenapkan yaitu 144.000 orang. Betul2 hari raya Nafiri ini akan digenapi.
 

HENDAKLAH KAMU MENGADAKAN SUATU SABAT.

Meskipun bukan hari ke-7, tetap dibuat seperti hari Sabat, berhenti dari semua pekerjaannya. Ini hari perhentian bagi orang suci, berhenti dari segala pepe-rangan dan pergumulanuntuk se-la-ma2nya. Perhentian dalam Surga itu untuk kekal, tidak bisa keluar lagi, ha-nya bersukacita dan bergembira, ber-gemar dengan Allah sambil me-nyembah dan melakukan proyek2Nya.
 

SUATU PERINGATAN DARI TIUPAN NAFIRI.

Yang meniup nafiri di dunia adalah imam2 orang Israel, didengar dengan telinga jasmani. Tetapi nafiri yang akan dibunyikan pada hari pengangkatan adalah nafiri yang ditiup dengan suka-cita yang besar, secara ilahi dan ber-sama2, ini suara Komando oleh Bapa (Wah 1:10; 4:1, 1Kor 15:52) oleh Putra (Yoh 5:28,29) Roh Kudus (Rom 8:11, 1Tes 4:16) luar biasa.
Suara komando ini membangkitkan o-rang mati dan orang yang hidup berubah dalam tubuh kemuliaan. Juga suara komando ini tidak didengar de-ngan telinga biasa, tetapi dengan telinga rohani Mrk 4:23. Ini telinga yang sudah bisa mendengar suara Allah!
Mereka yang bisa mendengar suara Allah akan berubah tubuhnya. Mereka yang mati dalam Kristus akan bangkit dan ikut mengalaminya, tetapi kita yang masih hidup akan berubah dalam sekejab 1Kor 15:51,52, kita mengalami seperti Henokh dan Elia, naik dalam tubuh kemuliaan yang heran Pil 3:21 ke dalam Surga dengan Tuhan Yesus.
Peringatan itu biasanya dari peristiwa2 yang sudah terjadi, tetapi ini dari yang akan datang, luar biasa Wah 1:3, sa-ngat indah kalau kita hidup dengan Al-lah, sebab kita bisa membuat per-ingatan dari yang akan datang. Tuhan kita tahu yang akan datang dengan tepat, sebab Dia Allah dari kekal sam-pai kekal dan maha tahu, maha kuasa dst. Kalau kita tahu yang akan datang dengan jelas, maka bisa memilih dan menentukan hal2 yang baik dan mulia dihari2 yang akan datang di Surga dan di bumi, selalu berhasil sebab disertai Tuhan.
 

SUATU PERHIMPUNAN YANG SUCI.

Tidak lagi bisa berdosa, berarti tidak ada sakit dan air mata (juga di dunia kalau kita  mau hidup suci, Tuhan akan selalu siap mau menolong, maka hidup kita juga bisa bebas dari susah dan penyakit apalagi dari kepahitan dosa, tidak ada. Di dunia masih bisa berubah, sebab itu berusahalah supaya tetap suci dan terus meningkat sampai ke akhir, sebab itu saatnya kita dihitung oleh Tuhan untuk pahala dan mahkota kekal. Suci sejak di dunia itu sukacita dan sejahtera yang asli dan betul Yoh 4:14. (Tetapi kalau ada dosa, apalagi terikat pekerjaan setan akan kelihatan. Orang yang hidup dalam dosa itu akan menderita seperti Neraka, kalau toh senang itu hanya sesaat Ibr 11:25, Ams 14:12-13. Sebab kesukaan dosaitu um-pan setan atau neraka. Dengan suka-cita ini setan dapat banyak mangsa yaitu orang2 yang seperti Lot dan seisi Sodom. Dalam kesucian kita mengalami pesta pertama selama 3,5 tahun, lalu 1000 tahun, lalu kekal, begitu indah dan mulia.
 

IM 23:25. JANGANLAH KAMU MELAKUKAN PEKERJAAN BUDAK.

Kita tidak lagi berada dalam per-budakan tetapi merdeka dalam kesu-kaan Surgawi yang kekal. Tidak ada lagi perbudakan disini. Kita sudah merdeka sejak di dunia (yang diperbudak dosa tidak masuk Surga). Kita ikut meme-rintah dengan Kristus dalam proyek yang indah dan keberkatan bukan pro-yek terkutuk.
Masih ada ibadah, proyek2 kesukaan dari Allah kita, tetapi bukan lagi sebagai pekerjaan dan beban seperti pekerjaan budak yang dirasakan oleh manusia sejak Adam dan Hawa jatuh dalam do-sa Kej 3:17-19. Masih melakukan pro-yek2 yang heran, tetapi seperti orang yang suka bermain di tempat rekreasi, disuruh bayarpun mau, sebab senang. Begitu kita tidak tertahan atau terbe-ban oleh perkara Surgawi, tetapi ber-gembira dalam Kristus dan ber-sama2 melakukan proyek2 Allah. Juga di Surga tidak ada lelah dan pilihannya tidak ter-hingga dan tidak ada dosa/ pelang-garan.
 

TETAPI HENDAKLAH ENGKAU MEMPERSEMBAHKAN SUATU KORBAN BAKARAN KEPADA TUHAN.

Mengapa masih ada korban? Sebab Israel masih di bumi. Di Surga kita mengalami penggenapan dari korban Kristus di Golgota. Di bumi kita ikut tersalib ber-sama2 Kristus, kita juga ikut jadi korban karena kebenaran Gal 2:9. Tetapi sekarang di Surga, kita me-nerima mahkotanya. Ini sama dengan salib. Di dunia namanya korban, tetapi di Surga namanya mahkota, beda nama dan keadaan tetapi pokoknya sama, sebba salib akan diganti mahkota Rom 8:17-19. Betapa indah dan senang.
Semua salib diganti mahkota untuk se-lama2nya. (nyanyi: Nanti satu kali salib digantikan mahkota).
Semua yang kita derita karena Kristus, karena kebenaran bukan karena dosa, menjadi ukuran kemuliaan kita untuk kekal. Rom 8:17-19, 2Kor 4:17-18.
Memang salib itu adalah ukuran ke-muliaan kita, sebab itu orang yang mengerti dan percaya, waktu men-derita karena kebenaran justru ber-sukacita, tidak mengeluh Kis 5:41, Mat 5:10-12, bahkan mereka tidak lari dari ancaman dan maut karena Kristus Ibr 11:35. Sebab itu kalau kita harus men-derita meskipun kita tidak salah, jangan ber-sungut2 tetapi bersyukur, maka Roh kemuliaan akan turun pada kita sekarang 1Pet 4:14 juga dalam hari2 yang akan datang sampai kekal. Tetapi orang yang menolak salib itu rugi, sebab:
1. Meskipun tidak pernah korban ka-rena Kristus, tetapi ia akan tetap mengalami sengsara dankorban karena sebab2 yang lain (misalnya karena kerja, bekerja di sekolah, tekun karena perkara2 yang fana dll) mereka tidak mendapat pahala kekal, sebagian mungkin dapat upah di dunia tetapi hanya sebentar dan mati.
2. Di Surga gundul 1Kor 3:15.
3. Tanpa salib biasanya tidak bisa tum-buh dan seringkali jatuh dalam dosa, sebab orang yang tidak mau menderita sengsara dalam daging, tidak bisa ber-henti berdosa 1Pet 4:1. Terus kembali atau diperhambakan dosa dan keba-nyakan tidak masuk Surga.  Tetapi ka-lau kita mau salib, sengsara, menderita karena Tuhan, kita punya kuasa Allah 1Kor 1:18 bisa hidup suci, tumbuh dan ber-buah2, jugadalam segala pekerjaan dan usaha yang lain, selalu ditolong Tuhan sehingga senang dan sukses Maz 1:3. Jangan takut salib, jangan ber-sungut2 meskipun pikul salib di dunia itu sakit, tetapi kita bisa hidup dalam sejahtera Ibr 4:10-11, lebih2 pada hari ini mulailah perhentian kekal. Jangan tolak salib, itu indah. Justru anugerah Tuhan itu bukan hanya selamat tetapi juga bisa menderita karena Dia, ini anugerah yang betul, sebab salib akan menjadi kemuliaan kita sampai kekal. Dan ini memang jadi ciri2 manusia baru, suka pikul salib, hidup dalam kesucian di jalan sempit sehingga bisa ber-buah2 dan tumbuh terus, sebab dalam sengsara salib kita justru tum-buh dan ber-buah2 Ibr 2:10.
 
 
 

KESIMPULAN.

Kita bisa bersukacita merayakan hari2 kesukaan yang akan datang, inilah cara hidup bahagia dan sukacita orang yang percaya, sebab ia percaya untuk hal2 yang lalu dan yang akan datang. Seka-lipun belum melihat, belum kelihatan, kita percaya seperti sudah kita terima Mrk 11:24, Yoh 20:29. Ini cara hidup bahagia orang2 beriman, sudah mem-buat peringatan, hari raya, pesta dari hal2 yang akan datang. Kita merayakan kemenangan dan kemuliaan kita mulai sekarang.
Sebab itu pilih yang baik, terus bersu-kacita dalam jalan sempit dalam berat salib dan bergairah untuk tumbuh dan berbuah, hari perhentian itu akan da-tang, mulia, sukacita untuk kekal.
 
Nyanyian:
Ada pertemuan di udara.