M3634 – Wahyu 21:26 Kemulyaan dan Kehormatan Bangsa-bangsa

Download MP3 Khotbah: M3634

WAHYU 21:26 KEMULIAAN DAN KEHORMATAN BANGSA-BANGSA

WAH 21:1 SURGA BUMI BARU.
Sekarang kita tinggal dalam Bumi (lama) dan Allah dalam Surga (lama). Sesudah kiamat akan ada Surga Bumi Baru. Alam semesta termasuk bumi akan dibakar habis tanpa sisa sama sekali. Juga Surga yang lama diganti Surga Baru (salah satu sebabnya karena dalam Surga lama ada bekas tapak kaki iblis yang masuk dalam Surga untuk menuduh manusia siang malam Wah 12:10, juga pengalaman-pengalaman dengan iblis sejak pemberontakan Lucifer dll itu dibuang sampai habis Yes 65:17, sebab itu diganti baru. Juga Neraka dibuang dalam tasik api Wah 19:20).
WAH 21:2. Yerusalem Baru turun dari Allah, keluar dari Surga di atas suatu gunung yang tinggi. Jadi ada bumi baru, Surga baru dan Jerusalem baru, 3 tingkatan yang klasik seperti yang dilihat Musa diatas Gunung Sinai Ibr 8:5. Jerusalem baru diceritakan dalam Wah 21:9-27. Tidak ada dosa atau perkara yang najis boleh masuk kedalamnya dan kemuliaan dan kehormatan segala bangsa di dunia di bawa masuk kedalamnya (Wah 21:26-27), sebab itu pasti yang dibawa masuk adalah hal-hal yang kudus dan berkenan pada Tuhan.
Apakah yang dibawa masuk ini? Kemuliaan dan kehormatan segala bangsa yang mana? Tentu yang berkenan pada Tuhan.
Dalam Kej 11 ketika Babil dihukum Allah, maka timbul segala macam bangsa di dunia. Perbedaan bangsa-bangsa ini muncul sebagai hasil kutukAllah. Sebab itu kalau kita membesarkan dan meninggikan perbedaan bangsa-bangsa, kita menyatakan atau meninggikn hukuman Allah, hal-hal yang tidak berkenan pada Allah. Lalu apa yang dibawa masuk dalam Jerusalem baru?
Kemuliaan Bangsa-bangsa itu biasanya hal-hal yang indah dihadapan manusia dan tidak dipisahkan dari dosa, baik dalamtradisi, berhala, seni dll yang bercampur dengan hal-hal yang bertentangan dengan Firman Tuhan. Sebab itu yang masuk bukan hal-hal jasmani yang tercampur dengan hal-hal dosa dari manusia lama yang berdosa, tetapi hanya hal-hal yang suci.
Oleh pekerjaan Firman Tuhan dan Roh Kudus, maka perbuatan-perbuatan dosa orang lama dari segala bangsa itu ditiadakan, sebab semua orang berubah menjadi orang baru dan menjadi bagian dari tubuh Kristus sehingga sekarang didalam Kristus kita semua dari segala bangsa menjadi satu bangsa dan satu umatmilik Allah 1Pet 2:9-10.
Di dalam Kristus kita sekarang menjadi satu bangsa yang kudus, umat milik Allah, meskipun secara jasmani kita sekarang di dunia masih memakai tubuh lama yang tampak terdiri dari berbagai ciri bangsa-bangsa (kulit), tetapi satu kali di Surga sesudah tebus tubuh (Rom 8:23) kita berubah dalam tubuh baru seperti Adam sebelum jatuh dan lebih tepat lagi seperti tubuh kebangkitan Putra manusia Yesus.  Tubuh Adam sebelum kejatuhan, baik warna kulit, bentuk dan ciri-ciri tubuh yang lain, itu bentuk orisinal yang diciptakan Tuhan; sebab itu di surga kita tidak melihat lagi adanya perbedaan kulit hitam, putih, kuning, coklat dll, tetapi semua sama seperti Putra Manusia Yesus sesudah bangkit, seperti yag dilihat oleh lebih dari lima ratus orang yang mendapat kesempatan melihatNya 1Kor 15:6.
Tetap nama-nama dari segala macam bangsa tetap ada,tetapi tubuhnya sudah berubah yaitu tubuh kemulian, sebab tubuh lama sudah ditebus jadi baru, jadi indah, seperti juga Henokh, Elia, sesudah naik ke surga dan Musa sesudah dibangkitkan Allah dan naik ke surga.
Jadi apakah yang dimaksud dengan kemuliaan dan kehormatan segala bangsa?
1. Tubuh Kemuliaan dari orang-orang yang berasal dari segala macam bangsa, tetapi sekarang sudah mengalami tebus tubuh lengkap, termasuk tebus tubuh manusia jadi tubuh kemuliaan Allah Pil 3:21.
2. Bangsa yang kudus, umat milik Allah. 1Pet 1:9.
3. Tubuh Kristus yang mulia dan Kristus menjadi kepalanya. Tubuh Kristus yang terdiri dari banyak anggota2 yang berbeda tingkatnya, ada yang lebih mulia, sesuai dengan tingkat kemuliaan, terakhir waktu lepas/ naik dari bumi.
Kehormatan apa yang ada padanya? Inilah kehormatan yang dibuat semasa masih dalam tubuh bangsa-bangsa yang berbeda, bukan sesudah menjadi satu bangsa yang mulia atau tubuh kebangkitan. Justru tingkat kemuliaan dan pahala yang mengikut setiap orang itu dibuat waktu hidup dalam keadaan berbagai-bagai bangsa dunia yang berbeda-beda, waktu ada di dalam dunia, bukan waktu di Surga, bukan  dalam tubuh yang sudah ditebus, yang bebas dari dosa. Inilah kemuliaan dan kehormatan bangsa-bangsa. Waktu mati, tubuh daging yang punya ciri-ciri khas dari salah satu suku bangsa ini, sudah menjadi tanah kembali dan rohnya ada di Surga atau neraka.
Dalam tubuh yang menjadi tanah kembali itu tidak ada lagi tambahan kemuliaan dan kehormatan yang bisa dihasilkan; kita hanya bisa menghasilkan kemuliaan abadi dalam tubuh lama, tubuh daging yang belum ditebus (tetapi rohnya sudah ditebus).  Jadi kemuliaan bangsa-bangsa itu:
a. Kemuliaan yang dihasilkan setiap orang yang percaya Tuhan Yesus (sudah ditebus rohnya) dalam tubuh daging yang penuh dengan daging/ hawa nafsu, tetapi dikalahkan, dimatikan terus menerus Rom 6:6, Luk 9:23, sebab itu lebih lama kita bisa hidup dalam tubuh daging yang terus dimatikan, lebih banyak kita bisa menghasilkan kehormatan dan kemuliaan yang kekal.
b. Kemenangan atas dosa2 perbedaan bangsa. Perbedaan (suku) bangsa itu sering kali menimbulkan dosa kebencian rasial dan tidak sedikit mengakibatkan pembunuhan besar-besaran di beberapa tempat. Sesudah lahir baru kita dilepaskan dari semua dosa atau tubuh lama termasuk kebencian rasial. (Kebencian rasial ini muncul dengan sendirinya dalam tubuh daging ketika melihat perbedaan bangsa-bangsa, tetapi dalam orang-orang beriman ini sudah dikubur, sudah mati, sehingga bisa hidup berdampingan degan kasih Kristus, ini menghasilkan kemuliaan bangsa-bangsa yang heran itu). Bukan hanya benci kepada dosa tetapi juga bisa menang atas kebencian rasial adalah bagian dari hidup baru. Kebencian rasial ini termasuk kesombongan rasial, iri, benci, dendam dll.
c. Pelayanan diantar berbagai2 bangsa dalam kesucian (tidak ada benci rasial) dan kasih Kristus bisa mengasihi segala orang, meskipun ada segala perbedaan ini. Bahkan beberapa utusan injil mau mati untuk menyelamatkan bangsa yang lain seperti David Livingstone dll. Juga orang-orang yang mempersatukan umat Tuhan dari berbagai-bagai bangsadalam Tubuh Kristus. Sedikit banyak pelayanan kita menyangkut perbedaan suku bangsa dan yang menang, mempunyai kehormatan dan kemuliaan bangsa-bangsa, dan semua akan dibawa masuk ke dalam surga.
Ada beberapa suami istri yang berbeda suku bangsa, dalam Kristus dalam kesucian dan kasih Kristus, ini mengandung kemuliaan bangsa-bangsa meskipun ini hanya kepada satu orang untuk seumur hidup, tetapi ini bukan keharusan (tidak harus menikah dengan suku lain).
Apa yang dahulu jadi kutuk dan masih  menjadi kutuk di antara beberapa bangsa-bangsa dalam ukuran yang berbeda-beda. Tetapi di dalam gereja, di dalam tubuh Kristus itu justru menjadi kemuliaan yang dibawa masuk dalam Jerusalem Baru.
Bukan saja mengalahkan kebencian karena dosa tetapi juga kebencian karena perbedaan bangsa itu dibuang dan menjadi mulia dihadapan Tuhan.
Tubuh Kristus Global
Satu kali akan datang waktunya gereja-gereja diseluruh dunia, di dalam Roh dibaptiskan menjadisatu tubuh Kristus global yang heran.
Tubuh Kristus itu terdiri dari banyak anggotanya, tetapi menjadi satu dalam Kristus 1Kor 12:12, ini akan terjadi dalam pembentukan tubuh Kristus global. Dalam Hujan akhir akan timbul banyak orang-orang beriman yang penuh dan dipimpin Roh yang bisa bersekutu dengan manis dalam tubuh Kristus global Yoh 17:21-23. Kalau ini sudah terjadi, baru sesudah itu Gereja akan masuk dalam kesempurnaan (lahir 144.000 orang sempurna dari tubuh Kristus global Wah 12:1-4) lalu baru sesudah itu Tuhan Yesus datang, mengangkat umatNya. Makin lama hal ini makin nyata dan dalam pengurpan Roh Kudus yang kuat (hujan akhir) maka tubuh Kristus akan terbentuk dalam Minggu ke-70 Daniel dan terjadilah pengangkatan. Tanpa Hujan akhir, Gereja tidak bisa matang dan tidak bisamelahirkan 144.000 orang sempurna sebab tanpa Hujan akhir Gereja tidak akan disempurnakan dan diangkat.
Kita melihat semua orang beriman dari seluruh dunia sama-sama menyembah satu Allah yang sama yaitu Allah Bapa yang menjadi Bapa dari semua umat Tuhan dan kita semua menjadi hamba dari satu Tuan yang sama yaitu Tuhan Yesus Kristus dan memegang satu perintah yaitu Firman Tuhan yang sama yang terdiri dari 66 buku dari Kejadian sampai Wahyu dan dipimpin oleh Roh yang sama yaitu Roh Kudus yang memimpin dan menolong semua orang beriman. Sebab itu umat Tuhan di seluruh dunia yang sungguh-sungguh mau percaya dan bertobat, taat akan Firman Tuhan bisa menjadi satu bangsa yang sama di dalam Tuhan, dalam satu kesatuan yang ajaib. 1Kor 8:6.
Pada akhirnya tidak lagi ada perpecahan tetapi jadi sehati, sejiwa, sepikir, setujuan dalam pimpinan dan pertolongan satu Roh yang sama yaitu Roh Kudus, taat akan satu Tuan yang sama yaitu Tuhan Yesus Kristus dan dibentuk jadi satu tubuh Kristus oleh Bapa yang sama yang kita sembah yaitu Allah Bapa. Luar biasa. Ini dimulai dalam keluarga, dalam kelompok sel Gereja dan dalam Gereja lokal dan global, ada satu persekutuan yang kuat oleh Firman Tuhan dan Roh Kudus 1Kor 1:7-10,27, Pil 2:2, Mrk 3:25.
Semua bersekutu menjadi seperti satu orang Hak 20:1, Ezr 3:1. Bukan saja satu di mulut tetapi satu dalam hati Rom 15:5-6, sehingga tubuh Kristus lokal dan global bisa terbentuk dalam Firman Tuhan dan Roh Kudus. Kalau toh ada perbedaan pendapat, tafsiran, pikiran, perlu kita rembuk dalam terang (terang-terangan, jangan sembunyi-sembunyi) dan dalam kasih Kristus, bisa mengampuni, bisa mendengar dan bisa menyangkal diri dari segala keinginan dan perkara2 daging sehingga bisa menjadi satu dalam pimpinan Roh Kudus dan Firman Tuhan.
Benci, iri, sombong, berkelahi itu membuat perpecahan kesana sini, bukan cara persekutuan menurut Firman Tuhan. Orang yang mudah pecah, keluar, pergi, tidak akan membentuk persekutuan tubuh Kristus. Di tempat lain ia akan lagi membentuk perpecahan, bukan persatuan. Perlu  setia lalu dalam pimpinan Roh Kudus (dalam kasih Kristus dan suci) kita akan dipimpin dalam persatuan tubuh Kristus yang indah. Jangan sombong (tidak mau tunduk, saling mengampuni dan hidup dalam terang, bukan semaunya sendiri) tetapi dengan setia, taat pada pimpinan Ibr 13:17 sambil terus dipimpin Roh, maka Roh Kudus akan membawa kita semua dalam persatuan seperti persekutuan Bapa, Putra dan Roh Kudus, yaitu dalam Roh dan kebenaran Firman Tuhan Yoh 17:21-23. Roh Kudus dan Firman Tuhan membuat kita sama-sama cinta Tuhan, cinta Firman Tuhan, makin berubah seperti Kristus dalam kepenuhan dan pimpinan Roh, sehingga timbul persekutuan tubuh Kristus lokal dan global. Jangan pecah dan pergi dengan marah atau tidak mau kalah, ingin cepat menjadi besar, nanti ditipu iblis, tetapi dengan setia, rendah hati dn taat dalam kesucian dan kasih, kita dipersatukan menjadi tubuh Kristus yang kuat, lokal dan global, dari semua bangsa akan mengalami yang sama dalam Kristus.
Persekutuan orang-orang yang dipimpin Roh (Pentakosta) tidak perlu banyak rapat, peraturan2 (Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga dll) tetapi ada pengorbanan, ada kasih dan pimpinan Roh Kudus, sehingga dengan pengorbanan semua datang bersekutu, baik dalam keluarga, kelompok sel, Gereja dan tubuh Kristus global, semua dipimpin Roh sesuai dengan Firman Tuhan dalam Alkitab.
 
III. PENGANGKATAN.
Satu kali yang akan diangkat dalam pengangkatan adalah orang-orang yang penuh dan dipimpin Roh, sebab Roh Kudus yang akan mengubahkan tubuh yang fana ini menjadi tubuh kemuliaan Rom 8:11. Inilah suara Penghulu Malaikat dan juga oleh sorak Putra Allah dan suara Sangkakala Allah Bapa 1Tes 4:16-17. Orang yang tidak penuh dan tidak dipimpin Roh, akan terus mendengar suara daging, dunia dan iblis, tidak mendengar suara tiga Pribadi Allah, tidak akan ikut pengangkatan dan tertinggal! Yang terangkat adalah orang-orang yang tulus dan tiga Pribadi Allah bekerja di dalam Dia sehingga disiplin, tertib terhadap Firman Tuhan, penuh dan dipimpin Roh dan ada di ril Allah, tidak jalan / hidup sendiri. Ini yang menjadi goal terakhir dari orang-orang yang menjadi anggota Gereja Hujan akhir dalam Minggu ke-70 Daniel.
KESIMPULAN.
Biarlah kita terus belajar dipimpin oleh Roh, taat akan Tuan kita Yesus Kristus dengan taat akan FirmanNya dalam semua segi hidup kita, kapan saja, dimana saja dan dalam hal apa saja dan selalu ada dalam rencana Allah, bukan rencana atau kehendak kita sendiri, tetapi kehendak Allah sebab hidup kita ini bukannya milik kita lagi tetapi milik Kristus yang hidup di dalam kita Gal 2:20 (ini dengan mematikan daging terus menerus untuk bisa taat terus menerus akan Tuhan Gal 2:19), maka hidup itu untuk Kristus dan mati itu untung sekali bahkan sebagian yang bisa masuk dalam Minggu ke-70 Daniel tidak akan mati tetapi berubah dalam sekejab, ikut dalam pengangkatan 1Kor 15:51-52.
Salah satu tanda bahwa kita benar, ada di ril Tuhan adalah kasih akan segala bangsa, baik dalam tubuh Kristus lokal sampai tubuh Kristus global dalam Hujan akhir, hidup seperti ligabis. Kita akan ikut masuk dalam pengangkatan dan dalam Pesta Kawin Anak Domba dengan sukacita dan kemuliaan abadi.
Sementara itu di dunia ada kebencian yang menyala-nyala antara bangsa, bahkan di dalam satu negara dan di dalam satu suku bangsa dan di dalam satu keluarga. Ini ciri-ciri pekerjaan iblis yaitu benci. Ada persatuan tetapi dengan maksud pribadi sendiri, yang kuat menang, yang lemah, takut, sembunyi, membangun kekuatan dahulu. Iblis memerintah seluruh dunia bukan dengan kasih dan kebenaran, tetapi dengan dosa dan kebencian. Kerajaan Antikris adalah kerajaan kebencian, penuh persaingan, masing-masing punya kepentingan sendiri yang akan jaya kalau bisa menguasai dan menghalalkan yang lain. Yang lebih kuat, lebih jahat, lebih keji, itu yang menang dan menjadi berkuasa, bahkan tiga binatang Antikris yang pertama itu saling membenci dan membunuh sehingga naik dan akhirnya Antikris yang sesungguhnya yang membunuh semuanya dan berkuasa. Kerajaan Antikris seperti kerajaan petinju, siapa yang bisa mengalahkan musuhnya ia yang menjadi juara dan pahlawan, tetapi semua tunduk pada iblis yaitu Satan dan Lucifer. Perasaan hatinya adalah perasaan pembunuh seperti Delilah, bisa berkencan dengan Simson dengan mesra untuk membunuhnya, begitu juga kerajaan Antikris dan Iblis. Tetapi kerajaan Allah adalah kerajaan kesucian, damai, kasih yang mulia dan kekal.
 
Nyanyian:
Duduk bersama, bersambung di Surga.
Kita duduk skrang ini, bersambung di Surga.
Waktu sampai Surga, duduk bersama
dalam kasih dan kesucian Allah.