M3614 – 1Samuel 10:1-27 Pekerjaan Roh Kudus di Dalam Saul (19 Mei ’13)

Download MP3 Khotbah: M3614

1 SAMUEL 10:1-27. PEKERJAAN ROH KUDUS DI DALAM SAUL.

1SAM 10:1. ROH KUDUS TURUN KE ATAS SAUL.
Secara lahiriah, Saul hanya diurapi dengan minyak. Tampaknya tidak terlalu banyak artinya, apalagi mereka hanya berdua (hambanya disuruh berjalan dahulu). Tetapi nabi Samuel mengurapi itu disuruh Tuhan, dan itu menjadi tanda Roh Kudus turun ke atasnya. Ini sama seperti baptisan Roh Kudus dalam Wasiat Baru, hanya saja dalam konteks Wasiat Lama, kurang kuat, tetapi sudah besar artinya, sebab Allah yang maha kuasa turun ke atas manusia. Kalau saja 1% dari kemampuan Allah dinyatakan, itu sudah sangat sangat besar dan dahsyat seperti yang kita lihat dalam hidup Saul sesudah ini. Perhatikan tanda-tanda dari orang yang penuh Roh Kudus, yang juga tetap berlaku sampai sekarang, justru lebih kuat, sebab Roh Kudus tidak berubah, Dia kekal dan zaman sekarang kita sudah ditebus penuh, tuntas oleh darah Yesus sehingga Roh Kudus bisa bekerja dengan bebas dan penuh di dalam kita. Tanda2nya adalah sbb:
1SAM 10:2. PROBLEM SELESAI.
Saul dan hambanya beredar-edar mencari keledai perempuan yang hilang dan belum ditemukan. Tetapi Samuel bernubuat bahwa waktu Saul sampai dekat kuburan Rachel pada perbatasan tanah Benyamin (hampir sampai di rumah) maka ada utusan bapaknya mencari Saul mengatakan keledainya sudah ditemukan, sekarang bapaknya kuatir akan Saul. Ini satu problem jasmani, tetapi waktu Roh Kudus turun ke atas kita, bekerja di dalam kita, pertolongan terjadi dan problem jasmani juga diselesaikan. Roh Kudus adalah Allah yang maha kuasa, kalau kita berjalan dengan Dia, pasti Dia sanggup menolong dengan sempurna asal kita mau terus dipimpin olehNya. Tidak ada yang mustahil bagi Allah Luk 1:37. Kalau Dia sanggup memberi Surga apalagi dunia, apalagi hanya 1/1juta dari dunia ini, pasti bisa, baik uang, baik kesehatan, kesembuhan, keamanan dll, jangan kuatir! Roh Kudus jadi penolong pribadi dan ilahi itu bukan hanya untuk perkara-perkara rohani dalam pelayanan, tetapi juga untuk perkara-perkara jasmani, untuk semua yang kita hadapi. Sebab Tuhan menuntut kita suci dan bertindak sesuai dengan Firman Tuhan dalam hal apa saja, sebab itu Ia juga akan menolong kita dalam hal apa saja. Tetapi orang yang dipimpin Roh, orang beriman tentu tidak boleh berbuat perkara2dosa dan yang melawan Firman Tuhan.
1SAM 10:3-4. DAPAT ROTI DUA BUAH.
MENDAPAT DUA BUAH ROTI.
Aneh, sesudah Saul penuh Roh Kudus, ia mendapatkannya. Padahal orang-orang itu hendak pergi menghadap Allah dengan membawa kambing (untuk dikorbankan) juga roti 3 buah dan anggur 1 kirbat. Heran, oran-orang ini memberikan 2 bagian rotinya kepada Saul. Ini berarti secara rohani bahwa orang yang penuh dengan Roh Kudus itu menjadi sangat lapar dan haus akan Firman Tuhan, ia menjadi sangat suka akan Firman Tuhan sebab oleh pekerjaan Roh Kudus, Firman Tuhan jadi hidup dan ia bisa mengerti sehingga timbul iman dan janji2 Firman Tuhan menjadi kenyataan. Begitu indah janji-janji Firman Tuhan bagi orang yang penuh dan dipimpin Roh, sebab Firman menjadi daging dan kehidupannya Yoh 1:14, Wah 10:10. Ia bersukacita dengan firman Tuhan seperti Daud yang penuh Roh Kudus, menjadi begitu suka akan firman Tuhan dan me-renung2kannya siang malam Maz 1:1-3. Sebetulnya Saul juga akan menjadi seperti Daud, cinta Firman Tuhan, tetapi itu tidak terjadi sekaligus tetapi terus bertumbuh dalam pengertian dan pengalaman sehingga Firman Tuhan menjadi daging 2Pet 3:18. Firman Tuhan menjadi seperti madu, terang, kaca, emas, roti, api, biji, kuasa hidup dan se-gala2nya bagi Daud, sangat indah. Mengerti Firman Tuhan itu jadi kesukaan dan kebanggaan Yer 9:23-24. Sama seperti orang yangmengerti ilmu kimia, ilmu mesin dll mereka bangga sebab ilmu2 itu bisa menolong mereka. Apalagi kalau mengenal Firman Tuhan, itu luar biasa, itu bisa menolong kita dengan luar biasa, untuk segala perkara dalam dunia bahkan sampai kekal!
Begitulah orang yang penuh dan mau dipimpin Roh akan sangat lapar dan haus akan Firman Tuhan sehingga ia bisa melahap dua bagian Firman Tuhan dan itu akan cepat menumbuhkannya dalam kekuatan dan pengertian Firman Tuhan, sebab Roh Kuduslah yang memberi pengertian 1Kor 2:9 dan memberi kekuatan sehingga bisa mentaatiNya dan bisa tumbuh, bahkan sampai dua kali ganda. Elia dapat makanan roti dua kali ganda, maka ia bisa terus berjalan 40 hari 40 malam sampai gunung Allah, bahkan sampai menjadi sempurna.
Seharusnya Saul juga bisa indah seperti Daud dan Elia, kalau dia mau terus dipimpin Roh, tidak berakhir dengan daging Gal 3:3-4.  Nasib orang yang penuh dengan Firman Tuhan dengan limpah, itu indah ia bisa berjalan dalam jalan Tuhan, dalam rencana Allah yang indah sampai pada kesempurnaan rencana Allah seperti Elia.
Sayangnya Saul berhenti karena tidak mau membuang iri (waktu itu masih dosa kecil, semua dosa biasanya mulai dengan dosa kecil, lebih-lebih dalam orang beriman, tidak bisa sekaligus jadi dosa besar, sebab ada Roh Kudus). Coba Saul mau membuang semua dosa itu dan tetap tekun dalam kesucian sampai ke akhir, hidupnya akan menjadi sangat indah, mulia, bahkan bisa sampai sempurna. Bagian hidup yang lain dari Saul sebetulnya cukup baik.
Ada tiga ekor kambing, satu roti dan anggur, ini tidak diberikan, sebab semua itu tidak sekaligus kita dapatkan waktu dipenuhi dengan Roh Kudus. Harus tekun.
SATU ROTI LAGI itu buku kecil yang masih belum terbuka Wah 5:5. Kalau kita tekun dengan dua roti, maka kita akhirnya akan mendapat roti yang ke-3 yaitu isi Buku kecil yaitu rahasia akhir zaman yang masih tertutup (Dan 12:4, seperti Wah 5:5) sehingga kita bisa mengerti rahasia kesempurnaan dan bisa masuk dalam kesempurnaan seperti Elia. Orang yang mendapat dua gomer roti ini, kalau tekun, setia, tumbuh terus dalam pengurapan Roh Kudus akan mendapat juga satu bagian terakhir yaitu rahasia-rahasia akhir zaman yang bisa menguatkan di akhir zaman bahkan membawanya tumbuh sampai sempurna, luar biasa!
TIGA KAMBING adalah bayangan dari pengorbanan yang penuh seperti Tuhan Yesus dalam perut bumi 3 hari 3 malam. Orang yang penuh Roh Kudus harus terus belajar menjadi korban karena Kristus, naik atas Mezbah, pikul salib dan mematikan daging, sampai penuh, tiga hari yaitu taat sampai mati Pil 2:8. Kalau dengan pertolongan Roh Kudus, ini bisa dilakukan dengan lancar, tidak sulit sebab Roh Kudus memberi banyak kekuatan bahkan limpah Kis 1:8, apalagi kalau kita mau tekun terus berdoa dalam Roh dan kebenaran.
SATU KERBAT ANGGUR.
Ini juga akan diberikan bertahap seperti yang diterangkan dalam Yez 47. Waktu Roh Kudus turun ke atas kita, itu sudah sangat indah, tetapi masih sedikit dibandingkan rencana Allah yang penuh. Ini baru “basah” di kaki sebab ada air, tetapi ini akan meningkat terus sampai mata kaki, lutut, pinggang dan bahkan sampai tenggelam. Kalau kita mau terus berjalam dalam Roh dan kebenaran, kesukaan itu akan terus bertambah, sampai kita tenggelam di dalamnya, yaitu di dalam hadirat Tuhan Maz 16:11. Tekunlah terus berjalan dipimpin Roh maka kita akan mendapatkan semuanya juga.
1SAM 10:5-13. BERNUBUAT.
Bukit Allah. Ini namanya bukit Allah (dalam waktu-waktu ini ibadah Israel tidak tetap. Ada yang pergi ke Bethel, mungkin ada Mezbah di Sana. Ada yang ke bukit Allah disini dll, sebab bait Allah dan Tabut masih kacau).
Disini ada kawal atau suatu tangsi atau benteng orang Filistin. Heran, di tempat nabi-nabi dan bukit Tuhan, juga ada pasukan orang Filistin yang menjajah orang Israel. Aneh, tetapi ini keadaan Israel yang undur dari Tuhan, tidak sungguh-sungguh berbakti dengan betul.
Begitu seringkali ibadah orang Kristen seringkali bercampur dengan beberapa perkara-perkara duniawi dan kedagingan (Filistin bayangan dari kedagingan). Tetapi ini dianggap wajar sebab sudah biasa, padahal Tuhan tidak berkenan. Tetapi keadaan tidak bisa diubah, sebab orang Israel tidak sungguh-sungguh beribadah dan tidak mengerti, malahan seringkali juga ikut menyembah berhala. Ini suatu keadaan campuran. (Mereka juga minta raja seperti orang kafir, menghina dan menolak Tuhan. Inilah model orang Israel dengan banyak kekurangan dan campurannya. Dalam zaman Daud dan raja-raja yang sungguh-sungguh berbakti, hal-hal seperti ini sudah tidak ada lagi). Seringkali masih ada banyak campuran yang harus disucikan. Misalnya cara memberi, kerendahan hati, kesucian sampai dalam hati, kesetiaan, penyembahan dan pujian dll). Sebab itu kalau kita mengerti kebenaran Firman Tuhan, maka kita akan bisa mengerti yang betul dan kalau mau,bisa disucikan baik-baik sampai tidak ada lagi barang-barang cacat noda atau kerut dalam hidup dan ibadah kita Ef 5:26-27. Jangan biarkan  kebiasaan yang salah, campuran dengan perkara-perkara dunia. Belajar lebih banyak tentang Firman Tuhan, maka kita akan makin disucikan dalam tabiat, dalam pekerjaan, rumah tangga, ibadah dan pelayanan kita.
Nabi-nabi. Rupa-rupanya ada sekolah nabi disini dan ada beberapa murid-muridnya yang memuji Tuhan dengan dandi, kecapi, rebana dan bangsi. Menyembah Tuhan itu sudah dilakukan sejak dari zaman dahulu. Kalau seorang mengenal Tuhan dan mengasihiNya, beribadah sungguh-sungguh, pasti ada penyembahan dan puji-pujiaan bahkan dengan musik. Begitu dalam zaman ini, ada musik hati, ini membuat pujian dan penyemabhan makin indah di hadapan Tuhan, sebab kita menyembah Tuhan dan menyanyi dengan musik hati Ef 5:19 KJI. Musik hati berarti penyembahan dari hati dengan pertolongan Roh Kudus sehingga itu sangat merdu di hadapan Allah.
 
Seringkali manusia hanya memikirkan nyanyian dan musik yang merdu danmenyenangkan hatinya sendiri. Lebih baik kalau kita pakai musik hati, yaitu menyanyi dalam Roh 1Kor 14:15 dengan segenap hati, yaitu dengan pengertian, pengakuan, kesadaran untuk memuji dan membesarkan Dia yang berhak. Kita belajar memuji Tuhan untuk menyenangkan Tuhan, bukan menyenangkan manusia atau diri kita sendiri. Pada waktu  kita menyanyi dan memberi penyembahan danpujian, kalau itu berkenan pada Tuhan maka Roh Kudus turun ke atasnya Maz 22:4 sehingga semua yang mendengar ikut dikuasai Roh Kudus, maka yang dipuji dan dikagumi bukan lagi singer dan musik tetapi Tuhan yang memang maha besar dan patut dipuji.
Kalau orang-orang kagum akan penyanyi, pemusik dan lagu-lagu yang dinyanyikan, itu sebab lagu dan musik itu menyenangkan telinganya sendiri, sehingga mereka kagum,tetapi belum tentu menyenangkan telinga Tuhan (ahli musik dan seni suara dengan mudah bisa menyenangkan orang yang mendengar dan mereka dikagumi). Kalau Tuhan diperkenankan, pasti hadirat Tuhan turun dan semua jadi kagum akan Tuhan dan memuji-muji Tuhan, bukan manusia! Mereka begitu penuh dengan menyembah Tuhan sampai lupa musik dan penyanyinya. Jangan sebaliknya yaitu begitu kagum akan penyanyi dan musiknya sampai lupa Tuhannya, ini konser, bukan ibadat.
Sebab itu yang mutlak penting, yang harus lebih diutamakan bukan nyanyian, musik dan seninya (itu secukupnya saja, apalagi zaman kuno, disini tidak ada alat-alat secanggih sekarang), tetapi hati yang suci dan mata yang celik, sehingga bisa memuji-mujidan memuliakan Tuhan, sampai Roh Kudus turun ke atas kita semua.
Bernubuat. Ini berarti mengatakan kata-kata dari Tuhan. 1Kor 14:1-3. Kita semua harus berusaha bernubuat (ini lain daripada nubuat tentang perkara-perkara yang akan datang). Kita butuh kata-kata dari Tuhan sebab itu pasti betul, menguatkan dan menghibur, membuka jalan bagi semua problem. Sebab kata-kata Tuhan tidak pernah salah. Belajar bernubuat dengan kata-kata Tuhan dalam persentasi yang tinggi, maka orang yang mendengar akan terjamah dan waktu ditaati akan ada pertolongan dan kemenangan yang besar.
Bernubuat itu bukan sekedar mengutip ayat-ayat Firman Tuhan (itu baik, pasti Firman Tuhan) tetapi:
a. Belum tentu cocok untuk kasusnya.
b. Tidak ada kuasa cukup untuk menanam ayat-ayat itu dalam hati orang yang mendengarnya.
c. Juga perlu kuasa untuk bisa melakukan ayat-ayat itu, juga yang belum tentu cocok.
Sebab itu kalau kita bernubuat dari Tuhan, menyampaikan kata-kata dari Tuhan, itu kata-kata dari Roh Kudus dan selalu cocok dengan Firman Tuhan Yoh 14:26 dan tepat menjadi jawaban bagi problem dan keadaannya. (Itu jauh lebih berfaedah dari sekedar membaca ayat-ayat, apalagi menurut pilihan dan kehendak sendiri). Juga ada kuasa Allah yang cukup untuk mengerti, menanam dalam hatinya dan untuk bisamelakukannya. Sebab itu sangat diharapkan kita selalu bernubuat, tetapi dengan tulus bukan “lu-buat-buat” (nubuat dari diri sendiri, dan serngkali dengan maksud-maksud tertentu untuk mendapat pujian, dukungan, uang dll).
Kalau ada nubuat dari Tuhan, maka kata-kata itu tepat dan jadi kunci kemenangan bagi orang yang menerima nubuat dari Tuhan.
Jangan terburu-buru bicara (apalagi bicara banyak, bisa banyak salah Ams 10:19). Lebih baik tunggu sambil terus berdoa dalam Roh dan kebenaran, pasti Tuhan bisa tolong. Bukan pertolongan dari kita, sebab itu waktunya juga bukan dari kita, kita harus mau menunggu waktunya Tuhan!
Juga kalau kata-kata itu dari Tuhan, Tuhan juga memberi keberanian untuk bicara, jawaban yang tepat untuk pertanyaan-pertanyaan yang timbul dan pengurapan yang cukup bahkan limpah.
Adakah Saul diantara segala nabi. Ini berarti Saul bernubuat. Orang-orang akan tahu kalau kata-kata kita tulus dan dari Tuhan sebab kata-kata dari Tuhan itupasti jadi berkat. Semua orang yang dipimpin Roh harus berusaha meningkatkan kadar kata-kata dari Tuhan dan dengan itu kita bisa jadi berkat yang limpah dari Tuhan dan kita sendiri mendapat berkat Kis 20:35.
1SAM 10:17-26. SAUL MENJADI RAJA.
Permintaan yang salah tidak dipenuhi oleh Tuhan, tetapi resikonya jauh lebih besar (kalau salahnya sangat besar, biasanya Bapa yang cinta tidak akan memberikan). Tetapi orang yang dipimpin Roh belajar supaya permintaannya juga sesuai dengan kehendak Allah, bukan kehendak kita Mat 26:39.
1SAM 11:1-11. SAUL DIPIMPIN ROH.
Perkara baru. Saul memotong-motong sepasang lembu. Belum pernah terjadi seorang berbuat demikian. Seringkali orang yang dipimpin Roh itu berani berbuat perkara baru tanpa pengalaman dan jaminan bahkan kadang-kadang  tidak bisa dimengerti. Tetapi tidak pernah tentang dosa dan melawan Firman Tuhan, itu pasti bukan suara Roh Yoh 16:14-15. (Kadang2 ada orang memakai ayat-ayat/ barang-barang Wasiat Lama, seolah-olah Alkitab, tetapi seringkali melawan Firman Tuhan sebab menghinakan darah Yesus yang sudah menebus kita.Dan kalau kembali dalam Wasiat Lama maka Kristus jadi tidak berfaedah, itu berarti binasa Gal 5:6. Juga jangan mencatut nama Roh, jangan ikut-ikutan dengan nubuat yang tidak betul, minta peneguhan dari Roh Kudus Rom 9:1). Kalau suara Roh, akan nyata berhasil, baik dan menang penuh. Kalau seorang dipimpin Roh, kata2nya dari Allah dan jadi nubuatan indah, baik untuk pelayanan dan hidup se-hari-hari.
1SAM 10:13. KEJATUHAN SAUL.
Dalam 1Sam 12 Samuel menasehati Israel dan rajanya. Dalam 1Sam 13 waktu Saul masuk tahun II mulai nampak tanda-tanda kejatuhannya. Saul mulai memikirkan dan memajukan angkatan perangnya dan ini yang diutamakan. Filistin melihat gelagat Saul dan menyerangnya, Saul sangat bingung dan takut. Sayang Saul tidak tumbuh dalam Firman Tuhan dan dekat dengan Tuhan, yaitu kunci dan sumber kemenangannya. Saul cukup lama (1 tahun)berubah, padahal kita harus setia sampai puluhan tahun. Ia lebih memakai akalnya daripada pimpinan Roh dan nubuat Tuhan.
Ia mulai dengan Roh berakhir dengan daging (Gal 3:3,4).  Roh Kudus bukan jaminan mutlak, tetapi kalau terus taat, Dia sanggup menyelamatkan kita sampai ke akhir Ibr 7:25. Jangan Roh Kudus dipakai seperti payung waktu hujan, tetapi berusaha minta tolong Roh supaya hidup kita tetap Kudus untuk memperkenankan Allah.
Banyak orang penuh Roh Kudus, penuh kuasa, tetapi tidak mau tekun tumbuh dalam Firman Tuhan di atas jalan salib sehingga mudah tertipu pikirannya, perasaan hatinya dan orang banyak, akhirnya Saul hidup sia-sia, padahal permulaannya begitu indah dan heran. Daud terus dipimpin Roh sehingga terus kuat, setia sampai akhir dan mengalami rencana Allah yang mulia.