M3591 – Filipi3:2-4 Hati-hati Terhadap Anjing (10Feb’13)

Download MP3 Khotbah: M3591

A. ANJING

Anjing dan babi adalah gambaran orang yang jatuh bangun dalam dosa 2Petrus 2:22. Ini lebih jahat dari orang dunia, sebab sudah mengerti tetapi keras hati 2Petrus 2:21. Sebab itu kita harus hati-hati mengahadapi orang-orang seperti ini, sebab sangat menular, dan jahat dihadapan Allah. Peringatan ini keras tetap betul, supaya ada pemisahan antara dosa dan kesucian sekalipun di tengah-tengah umat Tuhan! Orang-orang  yang tidak bertobat sekalipun sudah tahu, ini disebut dengan anjing-anjing!
1. Dalam hal uang.
Ini orang yang cinta uang, menghalalkan segala cara asal dapat uang. Uang jadi berhala, uang itu akarnya segala jenis kejahatan. 1Timotius 6:9-10.
Begitu dahsyat, sehingga iblis memakainya untuk meterainya (cap antikris) sebab orang yang bercintakan uang menyembahnya sebagai berhala mammon Matius 6:24. Ini yang menarik orang ke dalam segala dosa dan kejahatan. Semua orang perlu dan pegang sejumlah uang, tetapi jangan kena najisnya uang. Sebab itu kita harus punya pendirian yang kuat supaya jangan kena racunnya. Perlu:

  1. Sungguh-sungguh hidup benar, dan lekat kepada Tuhan seperti Yohanes 15:5 dan terus dalam pimpinan-Nya.
  2. Tidak cinta uang tetapi berpada 1Timotius 6:8
  3. Memakai dunia ini seperti orang yang tidak memakai 1Korintus 7:31.

Tetap tinggal didalam Kristus, maka kita tidak akan mudah kena pengaruh uang dari anjing-anjing atau orang-orang  yang tidak bertobat ini.
Selalu harap Tuhan dan Tuhan akan memelihara hidup kita. Makin lama makin sulit mencari uang, kalau tidak nekat dan menghalalkan segala cara, rasa-rasanya tidak akan dapat cukup uang. Tetapi Tuhan tetap sanggup memelihara dan memberkati kitadi tengah-tengah kesulitan uang. Jangan kuatir asal kita tetap menyembah Tuhan tidak cinta uang, dipimpin Roh, pasti Tuhan cukupi. Jangan mau diajak dan ketularan keinginan-keinginan yang salah. Cinta uang bahkan berhala mammon merusak banyak orang, itu sumber segala dosa dan kejahatan,meningkatkan kejahatan dan kekejaman (ingat obat bius, menjual racun yang membinasakan karena uang, korupsi, mafia, dll dosa sengaja karena uang) tetapi orang beriman di dalam Kristus tetap bisa berpada dan dipelihara Tuhan, tidak sampai ketularan cinta uang dari anjing-anjing ini. Sekalipun orang beriman kalau cinta uang, waspada, jangan bergaul dengan anjing-anjing ini, tetapi Injili mereka.
2. Dosa-dosa perzinahan
Kita harus berjaga-jaga dari anjing-anjing yang mengajak melakukan dosa-dosa perzinahan, baik mulai dengan dosa-dosa dalam pikiran, pornografi sampai homo dan lesbi dan segala macam bentuk dosa-dosa perzinahan. Mempelai Antikris disebut perempuan sundal babil, baik secara rohani dan jasmani penuh dengan perzinahan. Dalam segala macam dosa kita harus disucikan dari segala dosa dan keinginannya, bahkan juga sucikan dari segala kemungkinan-kemungkinan dosa oleh Firman Tuhan Mazmur 119:11, Roh Kudus 1Petrus 1:2, pelayanan 2Timotius 2:20-21, persekutuan (Matius 7:2-5, Kolose 3:6) supaya tidak sampai berdosa. Jangan sampai terpengaruh oleh anjing-anjing ini. Jangan bergaul tetapi salahkan Efesus 5:11 dan garami, nasehati, Injili mereka 2Korintus 6:14-18.
3. Hormat manusia
Belajar mengakui semua dari Tuhan 1Korintus 4:7 dan tetap rendah hati maka Tuhan akan mengangkat kita Matius 23:12. Jangan sampai dibakar kerinduan akan puji dan hormat manusia dengan kata-kata yang sia-sia dan hasutan anjing-anjing (dan babi) ini sehingga jadi sombong lalu tersinggung, marah, iri, dll mengejar puji dan hormat manusia. Kalau toh Tuhan mengangkat kita, ingat asal-usulnya seperti Daud 2Samuel 7:18 supaya jangan sampai mudah masuk pujian yaitu jerat orang-orang dekat dan orang-orang lainnya Amsal 29:5; 27:14. Tetap sadar dan ingat semua dari Tuhan.
Kalau sudah jadi dewasa rohani atau matang rohani sperti Yohanes pembaptis, tetap rendah hati Yohanes 3:30. Jangan sesudah matang (dewasa, dipakai Tuhan, sukses, diberkati menjadi besar) lalu merasa dirinya VIP, besar, sehingga mudah tersinggung, marah, iri, tidak mau taat akan pimpinan, tidak bisa dinasehati seperti buah yang matang jadi busuk, tetapi tetaplah rendah hati, tumbuhlah terus dalam rencana2 Allah yang indah sehingga sampai pada kesempurnaan, sekalipun jauh arahkan terus ke sana. Terus taat, jangan berontak pada pimpinan yang ada, jangan berani atau melawan, terus dipimpin Roh sambil saling melayani dan tetap rendah hati supaya jangan sampai kena pengaruh anjing-anjing yang berdosa yang merasa patut dipuji dan patut dihormati sebab sudah besar.
Kalau kita rendah hati, mau direndahkan, mau menderita karena Tuhan, maka Tuhan akan mengangkat kita tinggi-tinggi. Tuhan punya rencana besar sampai sempurna untuk setiap orang beriman, asal kita mau terus rendah hati. Kalau seorang menjadi sombong, terpaksa rencana Allah macet, berhenti, bahkan orang ini terpaksa diturunkan lagi lebih rendah dari sebelumnya 1Petrus 5:5-6. Rencana Allah jadi batal bagi orang sombong.  Tetapi orang yang mau dan bisa direndahkan akan menerima anugrah Tuhan lebih banyak dan bisa terus mengalami rencana Allah, terus naik lebih tinggi. Jangan takut direndahkan, jangan takut kena hal-hal yang “pedas”, aniaya, ancaman, hukuman, kesukaran, sengsara dll, sebab itu justru mengangkat kita lebih tinggi dalam kemuliaan Tuhan Pilipi 1:29 Kisah 5:41. 2Timotius 3:12, tetapi justru kalau kita mau direndahkan, mau dianiaya dan disalibkan karena Kristus, Roh kemuliaan turun atas kita            1 Petrus 4:14 Roma 8:17-18. Jangan kena pengaruh anjing, sehingga ikut tersinggung, ikut iri, tidak terima, melawan, seperti orang-orang kena pengaruh anjing-anjing Korah Datan Abiram, sehingga menjadi ikut marah dan tersinggung akhirnya binasa! Hati-hati dengan anjing-anjing, selamatkan mereka kalau bisa, tetapi jangan kena racunnya.
 

B. HATI-HATILAH TERHADAP ORANG-ORANG YANG MENGERJAKAN KEJAHATAN.

Sebagian orang-orang ini tidak ada dipenjara, tidak atau belum ditangkap, sebab sebagian berdosa dihadapan Allah dengan dahsyat tetapi tidak melanggar hukum manusia. misalnya orang bertuhankan perut, cinta uang, berzinah dengan aturan, membunuh dengan aturan (tinju, pengguguran, benci, dendam) menyembah Iblis dll. Masih banyak dosa yang keji-keji di hadapan Allah yang tidak bisa dijerat hukum manusia. Juga ada orang-orang beriman yang hidup di jalan lebar dalam dosa diantara kita.
Salahkan mereka Efesus 5:11, jangan segan mengatakan srigala itu srigala, jangan dikatakan domba atau saudara seiman 1Korintus 5:9-11. Istimewa terhadap orang dalam kita harus menghakimi yaitu mengatakan dengan betul srigala bukan domba tetapi bukan untuk membinasakan tetapi untuk menyelamatkan kalau orang itu mau bertobat. Lukas 9:56. Jangan dengan kebencian, tetapi dengan hikmat dan kuasa Allah, tetapi dengan tegas dan benar supaya jangan domba-domba disesatkan oleh srigala-srigala yang memakai baju domba Matius 7:15. Jangan mencari selamat sendiri dengan tangan membisu, supaya tidak dimusuhi orang-orang itu, harus bicara istimewa untuk orang-orang  yang kita gembalakan.Ada begitu banyak campuran-campuran pada akhir zaman ini dan Iblis dengan halus tetapi pasti menyelusup masuk diantara domba-domba dan makan domba-domba. Orang yang berbuat jahat ini  makin lama makin berani terang-terangan berbuat dosa dan menyesatkan. Juga di dalam dunia kekejaman bertambah-tambah sehingga bukan saja menipu, sekaligus membunuh bahkan dalam jumlah banyak
Kita tidak bisa hati-hati dengan kekuatan sendiri tetapi hati-hati dengan pimpinan dan kuasa Roh Kudus. Kita harus selalu dipimpin Roh dan lekat terus dengan Tuhan.
 

C. HATI-HATI TERHADAP PERSUNATAN YANG SALAH

Sunat yang betul adalah sunat hati, lahir baru dan penuh Roh Kudus Roma 2:29. Sunat yang salah ini berarti sudah lahir baru tetapi tidak hidup baru tetapi campuran! Mengakui percaya Tuhan Yesus tetapi hidupnya dicampur dengan perkara-perkara dunia. Ini lebih mudah, tidak perlu menyangkal diri (dan dikira tetap masuk Surga ternyata tidak Matius 7:21). Banyak orang suka cara ini, lebih enak, tetap hidup lama sesudah percaya Tuhan Yesus. Ini sunat yang salah.Sering kali ini tidak terlalu kentara sebab permulaan selalu dicampur dengan yang benar. Macam-macam cara dan pikiran duniawi dibawa masuk sebab itu kita harus banyak belajar Firman Tuhan, supaya mengerti mana kehendak Tuhan, mana yang belum. Juga dipimpin Roh sehingga Roh Kudus yang mengingatkan kita hal-hal yang palsu dan yang benar, sebab Roh Kudus tahu dengan tepat bahkan semua yang akan salah juga dinyatakan.
Jangan dengan kekuatan sendiri menghadapi hal-hal ini tetapi dengan hikmat dan kuasa Roh Kudus. Sebab itu kita harus cepat tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan 2Petrus 3:18 (pada akhir zaman dengan “2 gomer”) dan selau penuh dengan pimpinan Roh Kudus. Baik dalam menghadapi nyanyian, musik, Firman Tuhan, tari-tarian, acara-acara kebaktian, kita harus selalu awas jangan sampai hal-hal dosa dan daging masuk. Juga roh duniawi, Hedonisme, keinginan-keinginan duniawi jangan masuk dan merusak orang-orang beriman. Jadi hati-hati dengan sunat yang betul dan  yang tidak betul supaya kita tetap baru dan murni dalam Kristus dalam Roh. Jangan sampai hidup ini dicampur dengan perkara-perkara duniawi yang dosa dan Roh Kudus diganti dengan roh yang lain. 2Korintus 10:4. Perlu karunia membedakan roh 1Korintus 12:10.
 

KOLOSE 3:3. SUNAT YANG BETUL.

Orang yang sungguh-sungguh lahir baru, meninggalkan hidup yang lama dan tidak dipakai lagi meskipun kita masih hidup dalam tubuh daging (manusia lahiriah masih ada dan penuh dengan tabiat daging!). Sebab itu dengan sadar kita harus bisa membedakan dan memilih mana hidup yang baru, sebab tabiat lama masih lekat dalam tubuh daging (manusia lahiriah). Tetapi Roh Kudus dan Firman Tuhan akan menolong kita, asal sungguh-sungguh mau, Roh Kudus sanggup menolong kita tetap hidup baru ditengah-tengah manusia lahiriah (kurungan hidup lama) yang sudah dibuat tidak berdaya, dimatikan dengan kuasa Roh Kudus (dikatargeokan Roma 6:6). Kita harus berjalan dengan iman, maka yang lama lenyap dan yang baru terbit dan terus tumbuh sampai akhirnya jadi seperti Kristus. Ini sunat yang betul, hidup baru seperti Kristus dalam kesucian, di jalan sempit, di atas mezbah Tuhan. Kalau seorang tidak mengerti Firman Tuhan maka ia bisa dibengkokan oleh Iblis, daging, arus kebiasaan orang Kristen dll. Pengaruh mode itu besar (mode cara hidup orang kristen). Tetapi kalau kita mengerti Firman Tuhan, maka dengan kuasa Firman Tuhan dan Roh Kudus, kita sanggup hidup baru seperti Kristus! Hidup baru itu dalam kesucian dan sesuai Firman Tuhan, bukan dalam dosa, lekat dengan Tuhan, penuh gairah akan Firman Tuhan, doa, ibadah, persekutuan, pelayanan, dan hidup dalam sejahtera dan kesukaan Roh.
 

YAITU YANG MENYEMBAH ALLAH DI DALAM ROH

Kita harus bisa menyembah Allah dengan murni yaitu dalam Roh dan kebenaran. Menyembah dengan murni itu dalam hidup yang suci (dimana saja, kapan saja, dan hal apa saja, dahulu, sekarang, dan yang akn datang) dan menyembah di dalam Roh yaitu dengan bahasa lidah 1Korintus 14:14 meskipun kita tidak mengerti tetapi kita bisa merasakan pekerjaan Roh dengan sejahtera, sukacita, dan yakin Roma 8:14.
Kita bisa merasakan hadirat Tuhan (meskipun dalam tingkat berbeda-beda) tetapi Roh Kudus meyakinkan kita. kalau perlu ada buah dan karunia-karunia Roh yang dinyatakan. Kita bisa berdoa sendiri, bisa berdoa bersama dalam Roh dan kebenaran meskipun tidak ada acara nyanyian ataupun musik. Kalau ada, lebih baik tapi tidak mutlak perlu sebab berdoa itu harus dalam Roh dan kebenaran, kita berhubungan langsung dengan Tuhan oleh Roh Kudus dengan bahasa lidah  Roma 8:26-27.
Kita harus membedakan keindahan seni suara dan musik dan keindahan hadirat Tuhan sebab kadang-kadang sama, kadang-kadang bertentangan, tergantung rohnya. Dalam festival (band) musik duniawi ada keindahan seni tetapi rohnya lain bahkan bertentangan. Dalam kebaktian bisa sama bisa berbeda tergantung pemimpin pujian dan pemain musik. Kalau Daud (diurapi Roh Kudus) maka Roh yang sama keluar 1Samuel 16:23 tetapi kalau pemain itu hidup dalam dosa maka roh dosa atau daging atau setan yang bekerja dan ini juga bisa terjadi dan harus diusir.
Makin lama kita harus makin mahir berdoa dalam Roh dan kebenaran dengan murni sehingga bisa menikmati penyembahan dalam Roh yang murni sehingga kita dikuatkan dan dipimpin terus menerus dalam Roh.
Orang yang suka menyembah dalam Roh dengan murni akan lebih mudah berjalan dalam Roh. Semua harus belajar berjalan dalam Roh sesuai Firman Tuhan, lekat pada pokok yang benar sehingga selalu tentu air dan rotinya Yesaya 33:15-16, selalu di jalan sempit Matius 7:13-14 diatas mezbah, dengan pengorbanan Roma 1:14 dan berbuah-buah memuliakan Tuhan.
 

DAN BERMEGAH-MEGAH DI DALAM KRISTUS YESUS.

Bermegah-megah dalam Kristus berarti segala puji bagi nama Tuhan, mempermuliakan Tuhan.
Kalau seorang hidup dalam dosa atau kejahatan, nama Kristus tidak dipermuliakan tetapi dihinakan Roma 2:24 itu berarti tidak bermegah-megah dalam Kristus tetapi kemegahan daging. Kemegahan dalam Kristus itu benar 1Korintus 1:31, bukan mencari hormat manusiawi Roma 2:29. Meskipun tidak ada penghargaan manusiawi, tetap tekun dalam kesucian, dalam pelayanan, bersaksi, membagi-bagi Firman Tuhan dll, sebab memang tidak mencari puji atau penghargaan manusiawi.
Kalau toh karena salah ditegur pimpinan, tidak sakit hati, tetapi sukacita supaya bisa melayani dengan benar dan lebih tepat. Jangan mencari penghargaan dan pujian dari manusia. Kita harus bisa bergairah sendiri dengan berapi-api, bergairah sekalipun tidak ada penghargaan apa-apa. Asal bekenan pada Tuhan, kita lakukan terus. Kalau kita indah di hadapan Tuhan itu untung. Jangan takut segala sesuatu yang kita butuhkan, uang, keamanan, kesehatan, pengurapan, pelayanan, keluarga dll. Tuhan tidak akan meninggalkan. Belajar selalu indah dan megah di hadapan Tuhan. Seringkali orang banyak suka hal-hal yang menyenangkan diri sendiri, kemegahan sendiri, sebab kemegahan di hadapan Tuhan itu penuh dengan penyangkalan diri, mematikan daging, tetapi itu kemegahan yang asli dan berlangsung sampai kekal.
Tetapi kita harus mengerti Firman Tuhan dan punya kekuatan limpah dari Roh Kudus, baru bisa bermegah-megah di hadapan Tuhan dalam kesucianNya dan melakukan kehendakNya saja. Roh Kudus akan menolong orang-orang yang ingin indah dan bermegah-megah di hadapan Tuhan, sebab ini yang betul dan berkenan pada Tuhan.
 

DAN TIDAK MEMPUNYAI KEYAKINAN DI DALAM HAL-HAL DAGING.

Tidak berharap atau mengandalkan perkara-perkara daging seperti kekuatan sendiri, kepintaran, gelar, pengalaman, daya tarik duniawi, popularitas, cara-cara duniawi dll. Kita bergantung pada Tuhan, sebab itu selalu bertanya-tanya akan Tuhan dalam doa dan menunggu pimpinanNya dan taat. Kita mengandalkan hal-hal dari Atas dan Tuhan menjadi andalan kita, kebaikan, keadilan, janji-janji Tuhan yang tidak berubah, semua yang dari Tuhan.
Ada begitu banyak hal-hal yang indah dan ajaib yang disediakan Tuhan yang akan kita alami sesuai Firman Tuhan asal kita terus di ril Tuhan dalam rencana dan jalan Tuhan. Rencana Tuhan dalam hidup kita indah dan heran. Andalkan Tuhan,  jangan diri sendiri maupun segala sukses yang sudah Tuhan beri. Tetapi tetap mengandalkan Roh Kudus yang akan memimpin kita. Dia maha kuasa, Dia sanggup memimpin kita, asal yang kita andalkan itu selalu Tuhan yang suci dan mulia ini. Saudara-saudara seiman yang sama-sama berjalan dengan betul akan bersekutu dan bersama-sama masuk dalam rencana besar Allah yang mulia, sebab rohnya sama, dipimpin Roh Kudus. Abraham dan Lot sekalipun keluarga akhirnya bercerai sebab rohnya lain, seperti gandum dan sekam terpisah. Matius 3:12, 1Korintus 11:19. Ini akan terjadi kalau waktunya sudah datang (Minggu ke-70 Daniel) karena Tuhan akan menyelesaikan rencanaNya dan Dia datang membawa orang yang setia dalam rencanaNya yang indah dan mulia untuk kekal.
Waktunya ditandai dengan tanda-tanda akhir zaman seperti dosa dan kesucian yang meningkat, macam-macam malapetaka dll. Sekalipun ada hal-hal daging, jangan mengandalkannya tetapi tetap mengandalkan Tuhan Yesus, sebab Allah tidak pernah salah, kalah dan pasti rencanaNya jadi menurut kehendakNya.
Hati-hati terhadap anjing-anjing dan orang yang berbuat jahat, juga sunat yang salah, tetap hidup benar dalam tabiat baru, menyembah Allah dalam kebenaran dan bermegah-megah di hadapan Allah serta bersandar pada Tuhan, bukan pada perkara-perkara daging yang fana.
Nyanyian:
Aku pilih jalan yang s’lamat.
Pilih jalan pada Allah.