M3548 – 1 Timotius 2:1-2 Mendoakan Bangsa dan Negara Kita (12Ags’12)

Download MP3 Khotbah: M3548

DOA UNTUK SEGALA ORANG

Paulus menasehati untuk menaikkan:

I. PERMOHONAN DOA

Semua orang mempunyai bermacam-macam permohonan doa. Biasanya digumuli sendiri, kecuali dalam hal-hal yang sulit, minta bantu doa saudara-saudara lain. Kita harus ingat untuk permohonan doa ini:

  1. Minta yang betul, sesuai dengan Firman Tuhan Yak 4:3. Ams 11:23. 1Yoh 5:14
  2. Doa orang benar Yak 5:16.
  3. Doa dengan iman Mar 11:24.
  4. Doa dengan tidak putus asa Luk 18:1.
  5. Kadang-kadang kita harus menunggu sampai waktunya Pkh 3:11.
  6. Dan seterusnya. Jangan ragu-ragu, Tuhan akan menjawab doa orang benar 1Yoh 3:22/ 5:15.

II. DOA

Yang betul untuk akhir zaman ini adalah berdoa dalam Roh dan kebenaran Yoh 4:23-24 terus menerus tanpa berhenti 1 Tes 5:17.

III. DOA SYAFAAT

yaitu berdoa untuk kepentingan orang lain. istimewa supaya mereka bisa percaya dan bertobat seperti Abraham untuk Lot, Musa untuk Israel mohon kemurahan Tuhan untuk keselamatannya. Doa syafaat ini menyebabkan hukuman yang seharusnya jatuh ke atasnya ditunda, supaya mereka mendapat kesempatan lebih lama untuk bertobat. Sementara itu kita memberi nasehat padanya supaya bertobat. Kalau orangnya tidak mau bertobat, akhirnya hukuman yang ditunda itu akan jatuh ke atasnya dan ia akan tetap binasa.

  1. Doa syafaat tidak bisa menggantikan keputusan mereka untuk percaya Tuhan Yesus. Tetap masing-masing orang harus mengambil keputusan untuk percaya dan menerima Tuhan Yesus sebagai juru selamat, kalau tidak ia tidak akan beroleh keselamatan dari Tuhan. Penundaan hukuman ini bisa berarti hukuman dalam sakitnya, dalam pekerjaannya atau hukuman lainnya yang seharusnya sudah dijatuhkan keatasnya tetapi ditunda karena doa syafaat yang diterima oleh Allah di surga.Tuhan Yesus sendiri adalah Juru syafaat semua umat Tuhan 1Yoh 2:1. Segera seorang beriman berdosa, Tuhan Yesus langsung menaikkan doa syafaat bagi kita. Tuhan Yesus sebagai Allah sanggup berdoa syafaat sekaligus untuk semua orang beriman di seluruh dunia.

    Jadi kita berdoa syafaat menunda hukumannya supaya mendapat kesempatan yang lebih lama untuk bertobat, ini tujuan pertama dari doa syafaat. Doa syafaat tidak selalu berhasil, tergantung dari pertobatan masing2 orang berdosa yang didoakan.
  2. Mendoakan supaya ada orang yang pergi kepadanya Karena kalau tidak ada yang pergi, bagaimana orang itu bisa mendengar injil dan bertobat.

    Kita sendiri juga harus pergi menasehati, orang yang kita doakan, supaya ia mau bertobat! Waktu Paulus mau bertobat, Ananias diperintahkan Tuhan untuk pergi mendoakan Paulus Kis 9:10-17. Tuhan memakai orang-orang untuk pergi memberitakan Injil, bukan malaikat. Sebab itu indah dan eloklah tapak kaki orang yang mau pergi memberitakan Injil yaitu mau datang dengan belas kasihan untuk menyelamatkan jiwanya, bukan sekedar karena problem-problemnya. Mat 9:13, Rom 10:15.
    Kadang-kadang seperti dalam kasus Paulus, Tuhan sendiri yang mengutus Ananias, tetapi bisa juga orang yang berdoa syafaat itu sendiri memberitakan kabar kesukaan (Injil) kepada orang itu supaya bertobat.

IV. UCAPAN SYUKUR

  1. Kalau sudah menerima sesuatu dari Tuhan, kita juga harus mengucap syukur, biasanya semua orang beriman bisa melakukannya, kecuali mereka yang tidak yakin bahwa apa yang diterimanya itu dari Tuhan, (misalnya ia yakin dari hasil kekuatannya sendiri) maka ia tidak atau kurang mengucap syukur. Biasanya faktor dari diri kita sendiri selalu harus ada, tetapi tanpa pertolongan Tuhan, itu sering kali tidak bisa jadi.Sekalipun orang dunia yang tidak mengerti sebetulnya mereka menerima lebih dari yang patut, karena Tuhan memberi pada mereka sekalipun mereka tidak minta Mat 5:45. Memang biasanya orang dunia tidak bersyukur, tetapi kita yang sudah mengerti patut bersyukur. Jangan ditipu atau dibutakan oleh Iblis 2Kor 4:4. Hasil kita dan Tuhan dan andil orang lain (doa syafaat) bisa berbeda-beda, tetapi biasanya selalu ada andil dari Tuhan, bahkan ini yang terbesar. Kalau Tuhan tidak memberinya biasanya tidak jadi.
  2. Berdoa dengan iman, dengan yakin. Kalau kita bisa yakin akan doa kita akan dijawab Tuhan, maka sesudah itu kita bisa mengucap syukur sebab Tuhan akan menjawab doa kita.

V. PELAYANAN DOA SYAFAAT TUHAN YESUS

  1. Karena kasih akan seluruh isi dunia (Yoh 3:16) maka Tuhan Yesus yang duduk di kanan Allah Bapa selalu berdoa syafaat untuk umat manusia Rom 8:34, Ibr 7:25.
  2. Pelayanan tingkat tinggi Pekerjaan sesudah lulus di Golgota, pekerjaan post-graduated, pelayanan suatu pekerjaan tingkat tinggi. Ini bukan pekerjaan bayi-bayi rohani tetapi orang yang mempunyai pengertian dan kasih yang besar sebab tanpa kasih, tidak akan ada doa syafaat yang betul.

    Kadang-kadang orang yang tidak mempunyai kasih dan pengertian lebih mudah mendoakan celaka dan hukumannya, tetapi kalau ada kasih, belas kasihan, kita bisa berdoa syafaat dengan betul untuk pengampunan dan kesempatan bagi orang-orang yang celaka itu.
  3. Doa syafaat ini sesuai dengan hati Allah sebab Allah itu kasih dan tidak ingin seorangpun binasa 2Pet 3:9. Sebab itu Ia menggerakkan dan membangkitkan orang2 yang mau berdoa syafaat bagi orang lain. Ini pelayanan tingkat tinggi yang berkenan pada Tuhan, dengan pengertian dan kasih, supaya orang-orang yang kita doakan itu bisa bertobat.
  4. Hasilnya? Memang tidak semua berhasil. Putra manusia Yesus mendoakan Petrus dan Yudas, dua belas domba yang dijaga Gembala ini, tetapi satu gagal sebab Yudas pergi ke tempat pilihannya sendiri Kis 1:25. Petrus berhasil dipulihkan Luk 22:31-32 Tetapi jangan mudah putus asa, doakan sampai mati sebab kalau sudah mati berarti kesempatan habis, kecuali kalau orang itu sudah sempurna dalam dosa artinya tidak lagi mau bertobat sekalipun masih hidup tidak lagi mau bertobat seperti Firaun, mungkin juga Saul, 1Sam 16:1.

    Tetapi orang yang berdoa syafaat itu berkenan pada Tuhan dan Tuhan juga memberi pahala sebab Ia berkenan padanya.

VI. UNTUK SEGALA ORANG

Siapa saja yang kita doakan? Sekalian orang!
Termasuk di dalamnya:

  1. Isi rumah kita, ini khusus, sebab ada janji Tuhan untuk menyelamatkan isi rumah dari orang yang percaya Kis 16:31. Sebab itu kita sepatutnya lebih bergairah mendoakannya, sebab Tuhan sudah berjanji dan ini pasti digenapi, tetapi tidak otomatis. Sebab itu harus diminta dan didoakan.
  2. Orang-orang yang menjadi tanggung jawab kita, sebab kita harusmemeprtanggungjawabkan keselamatannya Yoh 17:12, Ibr 12:6. Tetapi setiap orang, masing-masing harus bertobat sendiri-sendiri.
  3. Orang-orang yang Tuhan bebankan atas kita seperti Ananias diberi beban Paulus. Tuhan bisa memberi masing-masing beban tertentu.
  4. Orang-orang di sebelah, di dekat kita Tuhan menghendaki kita mencintainya Luk 10:27 baik dalam doa dan dengan kesaksian dan perbuatan cinta kita kepadanya istimewa dengan berita keselamatan supaya ia mau bertobat. Doakan terus, ada yang langsung mau bertobat, ada yang lambat bertobat, tetapi kita wajib menerangi dan menggarami dia supaya bertobat dan diselamatkan.
  5. Untuk setiap suku bangsa dan bangsa bahkan segala bangsa, semua orang. Yes 52:10. Kis 1:8. Ini adalah kehendak Tuhan dan sudah dinubuatkan dalam Firman Tuhan bahwa dari segala bangsa ada orang yang selamat Wah 21:26.

VII. SELURUH DUNIA AKAN MENDENGAR INJIL

Ini akan digenapkan sebab sudah dinubuatkan Mat 24:14.
Dalam surga ada segala bangsa, juga dalam neraka ada segala bangsa. Tergantung dari masing-masing orang siapa yang mau percaya. Allah tidak menentukan sebab Allah tidak kejam dan jahat, tetapi Allah dengan kemahatahuan dan kemurahan kuasa-Nya memberi kesempatan yang sama pada semuanya. Allah tahu lebih dahulu, sebab itu Dia berkata dari kemahatahuan-Nya, bahwa ada orang dari segala bangsa dan suku bangsa yang akan selamat dan masuk surga! Rencana Allah akan genap dan kita yang mendapat kehormatan dan kesempatan untuk melaksanakannya dan juga ikut mendapat pahala dan kemuliaan dari jiwa-jiwa yang selamat, sebab orang-orang yang kita selamatkan itu menjadi mahkota kemuliaan kita 1Tes 2:19.
Semua orang beriman sebagai anggota Tubuh Kristus wajib ikut dalam melaksanakan rencana Allah yaitu menyelamatkan seluruh dunia meskipun akan ternyata tidak semua mau percaya Rom 10:16-18, Yes 53:1 sekalipun beritanya akan sampai ke seluruh bumi seperti yang dinubuatkan dalam Maz 19:5.
Memang tidak semua mau percaya, jalan lebar lebih banyak orangnya dari pada jalan sempit, apalagi yang selamat, hanya jalan sempit yang selamat sebab sebagai orang beriman tidak mau berjalan di jalan sempit (ini salib) tetai mereka berjalan di jalan lebar yang membawanya ke dalam neraka Mat 7:14-15. Itu bagian Allah yang akan mengadili semua orang, juga orang-orang beriman, tetapi bagian kita (bersama-sama Allah) adalah menjadi garam dan terang serta menyampaikan berita Injil sampai ke seluruh dunia Kis 1:8.

VIII. BAGAIMANA INI BISA DILAKSANAKAN?

Bagaimana injil bisa sampai di seluruh dunia? Ini tugas kita Kis 1:8/ Mat 28:19-20.
Orang yang tidak mau melaksanakan bagiannya, tidak akan masuk kerajaan surga Mat 7:21. Kita selamat karena ada orang lain yang melakukan tugasnya, menggenapkan bagiannya kita selamat. Mungkin juga mereka adalah orang isi rumah kita (atau orang tua kita) yang membimbing kita. Tetapi juga ada banyak orang lain, bahkan dari tempat-tempat yang jauh datang untuk memberitakan injil. Sebab itu kita harus sadar dan sekarang melakukan kewajiban kita. Ini perintah Tuhan dan harus dikerjakan. Ini suatu perintah yang serius, sebab yang tidak melakukannya tidak akan selamat, ditolak Tuhan.
Bagaimana cara pelaksanaannya?

  1. Kita semua adalah garam dan terang dunia Mat 5:13-16. Pelita yang padam seperti lima gadis yang bodoh akan ditinggal Tuhan, tidak ikut pengangkatan. Juga garam yang tidak asin akan diinjak dan pada saat pengangkatan garam yang tidak asin akan tertinggal dan diinjak-injak Antikris Wah 11:2. Sebab itu masing-masing kita harus melakukan kehendak Allah, tanpa terkecuali, sampai anak-anak pun diberi pengertian dan nasehat untuk ikut melaksanakannya.
  2. Masing-masing di tempatnya Mat 5:15. Terang itu bersinar dalam rumah itu, bukan di luar negeri. Juga garam itu mengasinkan dalam pancinya, bukan dalam panci disebelahnya, kecuali Tuhan juga meletakkannya juga disitu. Ini tugas setiap orang beriman untuk mencintai orang di dekatnya dengan cara menerangi dan menggarami sampai jiwanya selamat. Orang dekat itu bisa: a. yang terus ada di dekatnya misalnya dalam rumah atau orang yang setiap kali ditemuinya dalam sekolah, pekerjaan, perdagangan dsb. Dan itu menjadi bagiannya, bukan orang yang “nun jauh disebrang sana”.
    b. Bisa juga orang yang Tuhan kirim ke dekat kita.
    Sebab itu kita harus aktif melakukan tugas kita, jangan malas, jangan acuh tak acuh. Baik orang itu lebih rendah atau lebih tinggi tingkatnya dari kita secara umum tetapi semua orang dekat, hendaklah kita terangi atau garami.
    Kita mulai dengan mendoakannya. Sebab itu Tuhan berkata untuk mendoakan semua orang, siapa saja yang ada di sekitar kita. Jangan mengalihkan tugas ini pada orang lain.
    Kalau kita tidak melakukan tugas kita, ada akibatnya, sebab Tuhan sanggup mengharapkan hal ini.
    Sekarang tampaknya seolah-olah tidak ada akibatnya, tetapi akan ada pengadilan yang mengadili kita tentang segala tugas kita Mat 25:19 yaitu Allah Ibr 9:27. Waktu mati langsung diadili dan langsung vonis keluar, ke Surga atau Neraka, tidak ada kesempatan lagi untuk memperbaiki. Sebab itu kita harus menyelesaikan sekarang selagi hidup, apalagi hidup ini tidak tentu, kita tidak tahu sampai kapan, meskipun ada perkiraan umur 70-80 th/ Maz 90:10. Tidak ada perkecualian bagi semua orang, sebab semua orang beriman harus menjadi garam dan terang, mengerjakan angka 1,2,3, dengan siapa saja yang dijumpai dan dalam kesempatan apa saja yang didapatnya.
    Jangan terlambat, mulailah dengan mendoakannya sebab kesempatan kita dan “orang itu” terbatas, bisa habis setiap saat. Pakai semua kesempatan yang ada, segera kita mendapat kesempatan (roh Kudus akan menolong kita untuk cepat bias mengenali kesempatan ini), minta keberanian Kis 5:29-31 dan minta urapan Roh Kudus sehingga ada hikmat, marifat, karunia-karunia Roh Kudus yang kita perlukan untuk menyelamatkan orang itu dengan memberitakan injil.
    Kita bisa juga membuat tim dari 2 orang Luk 10:1 atau satu kelompok kecil (kelompok sel) untuk sama-sama membahas, mendoakan, saling menasehati dan mengerjakannya bersama-sama. Seringkali dengan berdua atau kelompok kecil bisa lebih efektif, tetapi pakai setiap kesempatan meskipun hanya secara pribadi atau bersama-sama. Taburi benih injil sampai bertobat dan jangan lupa juga terus mengerjakan follow-up-nya yaitu membimbingnya dalam Gereja (menjadi anggota Gereja) terus sampai tumbuh dan lalu saling menumbuhkan! Iblis selalu rajin untuk ikut mengacaukannya, tetapi dengan Tuhan kita lebih kuat dari iblis.
    Jangan takut Luk 10:19. Minta hikmat dan karunia-karunia Roh 2Kor 2:11. Di mana saja kita berada kita harus melakukan tugas kita untuk memberitakan injil.
  3. Memenangkan seluruh bangsa, negara dan global. Memang tidak mungkin semua orang percaya, tetapi Tuhan sudah tahu berapa jumlah orang yang akan mau percaya Rm 11:25.Ini tidak bisa dilaksanakan sendiri, tetapi tubuh Kristus; bersama-samasebagai Tubuh Kristus kita melakukannya dan masing-masing mengerjakan bagiannya sendiri. Ada yang tinggal ada yang diutus,Kis 13:2.

    Meskipun seringkali pembagian-pembagian tugas ini bisa terjadi “dengan sendirinya” tetapi Tuhan ikut bekerja di dalamnya seperti Kis 8:1,4. Tentu kita harus minta peneguhan dari Tuhan, sebab tidak semua diutus pergi, ada yang tinggal, ada yang pergi. Jangan kuatir atau bingung, Juga jangan karena takut atau karena kuatir akan kebutuhan, tetapi ikutlah dalam rencana Allah semesta alam ini. Masing-masing harus yakin, apakah itu kehendak Allah atau belum, sebab itu hidup harus benar dan bisa berjalan dalam Roh (orang yang tidak bisa berjalan dalam Roh, tergantung dari orang lain dan seringkali kacau balau, bisa masuk dalam jerat iblis dan celaka). Sebab itu kita harus berlatih mulai sekarang untuk bias berjalan dalam Roh, mengerti kebenaran Firman Tuhan dan minta pimpinan Roh Kudus (itu selalu sesuai dengan Firman Tuhan). Baik dalam kelompok kecil atau bersama-sama dalam Tubuh Kristus di Gerejanya (dan satu kali aka nada tubuh Kristus global yang penuh dan dipimpin Roh), kalau Tuhan mengutus, kita taat. Kadang-kadang ini berhubungan dengan pekerjaan, sekolah, keluarga tetapi juga karena langsung diatur dan diutus Allah kita harus bisa mengerti dan mendapat peneguhan dari Tuhan.
    Untuk pekerjaan yang lebih luas, bangsa, negara dan dunia ada pembagian jabatan.
    Penginjil dan Rasul-rasul biasanya diutus pergi (misalnya: Kis 13:2), tetapi gembala tinggal menggembalakan di “kandang masing-masing” Nabi dan guru bisa di antara keduanya untuk mengajar dan melayani Tubuh Kristus. Untuk pelayanan yang lebih luas, global, orang-orang melayani menurut jabatan dan pimpinan Tuhan. Setiap orang dan Gereja harus mengerti hal ini, sebab dunia adalah ladang Tuhan dan kita harus taat dan Surga adalah rumah kita, di sana kita tinggal bersama untuk kekal.
    Semua ini bisa berjalan dengan baik kalau kita bisa berjalan dalam Roh, kalau tidak akan kacau, sebab masing-masing menurut kehendak dan kepentingannya sendiri.
    Sebab itu Tuhan mengirim hujan akhir (sekarang kita sudah penuh Roh Kudus) dan kegerakan Roh Kudus yang besar ini sehingga oleh pekerjaan Roh Kudus yang luar biasa, Ia akan menyelesaikan rencana Allah sampai semua digenapi dan Tuhan datang, lalu akhirnya kita akan mendapatkan pahala dan mahkota masing-masing.

Nyanyian:

Tabernakel Glory 169: Pergi skarang, kerjalah di ladangKu.