M3537 – Yakobus 1:22-25 Taat (1Jul'12)

Download MP3 Khotbah: M3537

I. ANAK-ANAK YANG TAAT DAN TIDAK TAAT

Umat Tuhan ada yang termasuk anak-anak yang taat kepada Firman Tuhan 1Pet 1:14 dan ada anak-anak yang tidak taat, durhaka Ef 2:2; 5:6, Kol 3:6. Adalah kehendak Tuhan supaya kita menjadi orang-orang yang taat bukan hanya pendengar, dan kalau mau taat akan berbahagia dan makan perjanjian-perjanjian Tuhan yang baik (hasil negeri perjanjian yang baik) Yes 1:19. Bahkan bangsa kafirpun oleh anugerah Allah juga menjadi orang-orang yang taat, termasuk orang Kristen yang asalnya dari bangsa kafir Rom 1:5; 15:18; 16:19,26; 2Sam 22:45.

II. DEFINISI

Taat bagi orang beriman yaitu anak-anak yang taat, berarti:

  1. Taat akan Firman Tuhan (sesudah mendengar atau belajar, harus diteruskan dengan taat Yak 1:22-25) kalau belum mendengar atau belajar, tidak bisa taat Rom 10:14-15 (harus ada yang memberitakan).
  2. Taat:
    a.
    Dalam segala hal 2Kor 2:9.

    b. Di mana-mana saja, sebab Tuhan terus mengikuti. Maz 139:1-2
    c. Kapan saja, sampai mati Flp 2:8, bukan hanya dahulu, atau 1 periode atau kadang-kadang, tetapi terus menerus sampai mati.
  3. Taat akan Firman Tuhan di atas segala-galanya, baik di atas orang lain Kis 4:19; 5:29, juga lebih dari kehendak kita sendiri. Mat 26:39.
  4. Hasil ketaatan yang betul ada benar atau suci di hadapan Tuhan. Kalau taat tetapi berdosa itu taat yang salah!

Taat dan tertib ada persamaannya tetapi tertib hanya tentang keteraturan, disiplin, tetapi taat tentang segala perkara.

III. BEDA TAAT MANUSIAWI (DUNIAWI) DAN ILAHI

  1. Luar dalam
    Taat yang paling kuat di dunia itu seperti tentara, taat tanpa membantah, semua dikerjakan. Tentu juga harus menyangkal diri, meskipun hatinya tidak setuju atau tidak mengerti tetap harus taat yang penting luarnya taat. Banyak orang dunia tahu menyangkal diri, misalnya dalam makanan, dalam perbuatan dll.


    Orang-orang beriman juga harus menyangkal diri supaya bisa taat akan Firman Tuhan. Bedanya bukan hanya luarnya taat, sampai dalam batin, luar dalam taat. Kalau luar taat, dalam ada dosa itu namanya munafik, Tuhan tidak berkenan Mat 23. Tujuh tanda munafik.
  2. Motif orang dunia bermacam-macam termasuk dosa, ingin dipuji, ingin dapat kedudukan, ingin dapat uang dsb. Orang beriman taat akan Firman Tuhan dengan tulus tanpa maksud dosa, baik dalam hati, angan-angan dan perbuatan dll, taat karena Tuhan dalam kesucian. Semua ketaatan di luar Tuhan selalu bercampur dosa dan akhirnya Neraka, kecuali bertobat. Tetapi taat akan Firman Tuhan tidak bercampur dosa dan akhirnya adalah Surga.
  3. Orang dunia taat dengan kekuatan sendiri, itu sangat terbatas. Tetapi orang beriman taat dengan pertolongan Roh Kudus, sebab itu kekuatan orang beriman bisa tidak terbatas, bisa taat lebih banyak dan lebih kuat. Memang ada orang-orang dunia juga yang memakai kuasa gelap, tetapi semua itu dalam dosa / kegelapan dan tetap terbatas, kuasa Allah jauh lebih besar Rom 8:3, 1Yoh 4:4).
  4. Orang dunia taat belum tentu berhasil, tetapi umat Tuhan yang taat dengan kuasa Allah, asal sungguh-sungguh pasti berhasil.

IV. KEPADA SIAPA KITA HARUS TAAT

  1. Taat kepada Tuhan yaitu pada Firman Tuhan. Ini yang pokok dan diatas semuanya.
  2. Hamba-hamba-Nya, pemimpin-pemimpin rohani sambil memperhatikan hidupnya dan perintahnya, harus sesuai dengan Firman Tuhan Ibr 13:7,17. Kalau tidak sesuai Firman Tuhan, apalagi bercampur dosa, kita tidak taat tetapi minta penjelasan sambil berdoa kepada Tuhan minta tolong.
  3. Anak-anak kepada orang tua, jangan melawan atau berontak Ef 6:1-2, Rom 1:30.
  4. Pada suami di rumah Tit 2:5, 1Pet 3:1 dan perempuan harus taat pada pemimpin-pemimpin, ini diberi tekanan khusus supaya jangan sampai timbul dosa dan perpecahan 1Kor 14:34. Sebab ada kecenderungan untuk tidak taat 1Tim 2:13-15. Mereka yang taat, tidak jadi masalah. Istri yang tidak mau taat pada suaminya di rumah akan membuat onar di luar rumah sebab tidak mau taat Tit 2:5 menjadi hujat bagi Firman Tuhan.
  5. Pada kepala dan pemimpin-pemimpin sekuler selama itu tidak bertentangan dengan Firman Tuhan Kis 4:19 (misalnya guru, pemerintah, majikan dan pemimpin-pemimpin lain).
  6. Janji yang sudah dibuat. Sebab itu jangan mudah membuat janji, baik tertulis atau lisan. Kalau ternyata janji itu salah, untuk berbuat dosa, harus dibatalkan dengan segala resikonya.
  7. Dll asal sesuai dengan Firman Tuhan. Misalnya peraturan-peraturan Gereja dll.

V. BAGAIMANA BISA TAAT

  1. Orang lahir baru bisa menjadi anak yang taat dengan iman sebab semua benih tabiat baru sudah ada dalam dirinya, tinggal menumbuhkan.
  2. Mengerti kebenaran Firman Tuhan tentang taat, maka melakukannya akan lebih mudah, sebab orang yang mengerti akan juga dikuatkan untuk mentaatinya. Misalnya kita tahu bahwa Tuhan tidak mencobai lebih dari kekuatan, sebab itu kita yakin bahwa kita bisa taat 1Kor 10:13. Kita juga harus mengerti kebenaran Firman Tuhan tentang setiap segi hidup supaya kita bisa taat dengan mudah. Misalnya tentang kesucian bujang dan nikah, tentang sombong, uang, akhir zaman dll, harus tahu semua dalam garis besarnya Kis 20:20,27, lalu makin lama makin terinci.
  3. Lekat pada Tuhan Yesus seperti carang dalam pokok Yoh 15:5. Di sini termasuk mau menyangkal diri, tidak simpan dosa atau keinginannya (sebab kalau ada ini, sulit untuk taat bahkan terlalu berat untuk taat pada Firman Tuhan sebab cinta dosa, dunia dan daging, jangan mendua dengan keinginan-keinginan dosa, sebab orang yang mendua tidak punya kekuatan.

Doa dalam Roh dan kebenaran membuat kita lebih kuat, juga kalau bersekutu bisa saling menguatkan, mendoakan dan menasehati.
Jadi orang beriman sebetulnya bisa jadi anak yang taat, asal mau. Roh Kudus pasti sanggup memimpin dan memberi kekuatan untuk taat sampai menang. Jadi tidak ada alasan untuk jadi anak yang tidak taat, sebab asal mau taat, pasti bisa dengan pertolongan Roh Kudus. Allah tidak bertanya apa kita sanggup, tetapi apa kita mau taat dengan sungguh-sungguh, maka Allah yang maha kuasa akan sanggup menolong kita sampai bisa taat. Sebab itu anak yang tidak taat berarti melawan Allah, berontak, dan akan mendapatkan hukumannya.

VI. GANGGUAN-GANGGUAN KETAATAN

  1. Daging.
    Ini salah satu penghalang yang terbesar dari ketaatan umat Tuhan. Sebab itu kita harus mau mematikan daging terus menerus Luk 9:23. Rom 6:6. Daging dan Roh bertentangan. Gal 5:17. Sebab itu kalau ada dosa, ada keinginan dosa, maka daging dikuatkan dan orang jadi sulit atau tidak mungkin taat akan Firman Tuhan. Jangan menuruti daging, pasti jadi lemah dan jatuh dalam dosa.
  2. Tipu daya Iblis dan dunia.
    Lari dari segala tipu daya Iblis Ams 22:3. Orang yang memberi perhatian dan tidak mau meninggalkan akan gugur seperti Hawa.


    Kalau sudah tahu permulaan dosa, jangan teruskan, matikan, kalau tidak, akan gugur dan jatuh dalam dosa.
  3. Kebodohan, tidak mengerti kebenaran. Orang yang mengerti kebenaran akan bebas, merdeka dari dosa Yoh 8:32. Sebab itu orang yang mengerti kebenaran dan taat akan berbuah-buah sampai penuh Mat 13:23. Begitu heran dan besar faedah belajar dari Firman Tuhan tentang setiap hal.
  4. Tidak lekat pada Tuhan. Yoh 15:5 akan lemah, layu, kering, tidak ada kekuatan dan jatuh. Harus terus melekat pada Tuhan sehingga terus menerus kuat dan tidak sampai berdosa. Jangan berhenti mengambil 7 pokok kebutuhan rohani, sama seperti kita makan setiap hari. Harus terus melekat baru bisa kuat dan tumbuh.
  5. Keputusan yang tegas setiap kali Luk 12:57 maka Roh Kudus akan sanggup memberi kemenangan sehingga bisa taat. Sebab itu waktu ingin dosa, tidak ada keputusan yang tegas dan jatuh. Jangan terpengaruh oleh pergaulan. 1Kor 15:33.
  6. Keras hati dalam dosa Ibr 3:13,15, sehingga roh setan masuk Ef 2:1. Sehingga sulit untuk bertobat sampai iblis diusir ke luar lebih dahulu. Dalam kasus yang sulit untuk taat, minta karunai Roh untuk membedakan roh, sebba kalau ada roh setan, kita harus mengusir setan dengan kuasa Mar 16:17, Luk 24:49 melepaskan dari iblis sehingga bisa bertobat kembali.

VII. HASIL KETAATAN AKAN FIRMAN TUHAN

Ada amat banyak ayat-ayat yang menyuruh taat, sebab ini adalah pokok hidup orang Kristen, mau taat akan tetap selamat, tidak mau taat akan binasa!
Sesudah percaya dan dilahirkan baru (Halaman) lalu orang beriman harus taat, ini adalah kata kunci dari Ruangan Suci supaya bisa tumbuh sampai dewasa lalu menjadi sempurna. Sebab itu tidak ada jalan lain untuk tetap selamat selain taat. Semua anak yang tidak taat, kalau sampai mati tidak bertobat, akan binasa. Orang yang taat mendapat semua janji-janji Tuhan yang begitu banyak, sesuai dengan besar ketaatannya. Segala janji Allah bisa kita dapatkan asal kita mentaati syaratnya. Dengan kata yang singkat, orang yang taat akan memperkenankan Tuhan dan bahagia. Luk 11:28, Maz 1:1-3. Tetapi anak yang tidak taat yaitu orang fasik akan binasa dan celaka Maz 1:4-6. Mazmur 1 adalah permulaan yang memberi ringkasan dari orang yang taat dan yang tidak taat.
Secara ringkas hasil dari orang yang taat:

  1. Bisa hidup suci dan melakukan segala kehendak Allah. Orang seperti ini berkenan pada Tuhan dan bahagia, selamat kekal.
  2. Akan tumbuh terus bahkan sampai rencana Allah yang penuh yaitu menjadi sempurna seperti Kristus.
  3. Orang yang taat pasti menang dan bisa masuk dalam rencana pengolahan Allah yang lebih lama dan lebih berat sesuai ketaatannya. Orang-orang yang sungguh-sungguh taat seperti Yusuf, Musa, Daud, Putra manusia Yesus, Yohanes pembaptis dll dimasukkan “training centre ilahi” jangka panjang (belasan tahun) sehingga bisa menjadi orang-orang yang sangat indah dan sangat mulia bahkan sampai sempurna. Putra manusia Yesus sendiri umur 12 tahun sudah heran, luar biasa, tetapi Ia masih harus diolah lagi 18 tahun baru boleh keluar pelayanan dan pelayanan-Nya adalah pelayanan yang terbesar serta berhasil dengan sempurna. Orang-orang ini akan mengalami rencana-rencana Allah yang indah bahkan sempurna seperti Nuh yang taat akan semua perintah Allah Kej 6:22, maka rencana Allah akan jadi penuh dalam hidupnya (tetapi sayang Nuh pensiun dari ketaatannya dan ia mulai menuruti kehendak hatinya sendiri dan mabuk anggur dunia sehingga telanjang dan batal jadi sempurna).
    Yusuf mengalami mimpinya dengan tepat dan penuh, juga Daud, Musa (kurang sedikit) begitu pula Ibrahim, Ishak, Yakub, Petrus, Paulus, murid-murid lainnya.
  4. Pahala kekal
    Ketaatan kita tidak ada yang sia-sia 1Kor 15:58 bahkan satu cangkir airpun tetap ada pahalanya Mat 10:42, juga jadi sukses di dunia Yos 1:8.

Sebaliknya orang yang tidak taat, melawan, berontak akibatnya dahsyat, sekalipun ia mulai dengan Roh seperti Saul, akhirnya mengerikan sampai masuk neraka.
Berapa banyak orang yang keluar dari Mesir mati dengan celaka seperti Korah cs, mati dengan mengerikan bahkan orang-orang Israel banyak yang mati dalam bala-bala (tulah) di Baal Peor, Horma, Kibrot-Taawa, ular tembaga dll sehingga orang-orang yang keluar dari Mesir mati semua di padang gurun sebab tidak taat, berontak, kepala batu, tidak mau taat Ibr 3:15-17. Juga sesudah di Kanaan, semua penderitaan dan kehancuran negeri Israel disebabkan karena tidak mau taat, juga begitu Yehuda pada akhirnya. Sebetulnya sangat mudah (sederhana) untuk mendapat nasib yang baik dan masuk Surga, tergantung taat atau berontak. Kalau mau percaya dan taat, semua akan jadi indah seperti di surga, kalau tidak mau taat, sekalipun permulaannya indah (tipu daya dan umpan setan Ibr 11:25) akhirnya akan jadi seperti neraka!

VIII. CONTOH-CONTOH KETAATAN

Kej 22:2-3 Abraham meskipun dia harus sepenuhnya menyangkal diri, taat akan semua yang diperintahkan Allah sehingga Allah bersumpah bagi Abraham. Kel 36:1. Bezaleel taat akan pimpinan Roh Kudus sehingga ia bisa membuat kemah suci yang unik tetapi rumit dengan tepat. Yos 11:15 Yosua taat sehingga semua yang diperintahkan Tuhan ditaati dengan penuh. 2 Raj 18:6 Hizkia taat akan Firman Tuhan tanpa menyimpang sama sekali.
Luk 2:39 Yusuf Maria taat akan hukum Taurat sehingga dipilih Allah untuk melahirkan dan menumbuhkan Putra Manusia Yesus. Kis 26:19.
Paulus tidak ingkar dari mentaati penglihatan dari Surga. Ibr 5:8, 10:9 Putra Manusia Yesus lahir untuk taat sampai mati Pil 2:8 Yoh 14:31; 15:10 Rom 5:19. Kis 2:7 imam-imam taat akan Firman Tuhan, padahal sebelumnya justru mereka membunuh Tuhan Yesus.
Setiap orang Kristen harus taat akan Firman Tuhan, kalau tidak, tidak masuk Kerajaan Surga Mat 7:21, 1Yoh 2:17.

IX. CONTOH-CONTOH ORANG YANG TIDAK TAAT

Kej 3:11 ketidaktaatan yang pertama, Adam dan Hawa mengalami kepahitan dan kematian. Meskipun manusia pertama, tetap kena hukuman, diusir dari Eden dan mati, dimulai dengan kematian Habil. Semua sebab tidak taat.

  1. Kej 3:11. (ambil dari romawi VIII contoh2 yang taat).
  2. Kej 19:26. (Istri Lot dan Lot), sekalipun didoa syafaatkan oleh Abraham dan sudah 2 kali ditolong dilepaskan, tetapi sebab tidak mau taat akhirnya tetap binasa.
  3. Im 10:1. (Nadab dan Abihu) tidak taat pada syarat-syarat Firman Tuhan, pakai api yang lain untuk pelayanan akhibatnya mati dibakar Tuhan.
  4. Bil 20:11. Sekalipun Musa yang sangat rohani tetapi sebab satu kali tidak taat, ia tidak boleh masuk Kanaan, rencana kelas 1 batal, sehingga ia mendapat rencana kelas 1a, masih dibangkitkan tetapi tetap mati lebih dahulu. Sebab itu untuk berdosa satu kalipun harus pikir-pikir, sebab ada akhibatnya, lebih-lebih untuk orang yang tahu banyak dituntut lebih banyak Luk 12:48.
  5. Yos 7:1 Akhan cinta uang dan tidak taat akan perintah Tuhan, disetujui seisi rumah waktu menyimpan barang tumpas, akhirnya satu rumah binasa. Jangan seisi rumah setuju tidak taat, semua kena akibatnya, juga isi rumah Eli. Jangan setuju untuk berdosa bersama-sama.
  6. 1Sam 13:13 Saul sekalipun sudah dipakai Tuhan heran dan penuh Roh Kudus (jarang orang punya kesempatan besar seperti ini dalam Wasiat Lama) tetapi karena menuruti iri hati, tidak taat dan berakhir dalam daging Gal 3:3-4 dan binasa.
  7. 1Raj 13:26. Sekalipun Nabi kalau tidak taat akan binasa, untung Yunus bertobat dan masih selamat Yun 1:3.

X. KESIMPULAN

Jadilah anak-anak yang taat dan hasilnya adalah kesucian Wah 22:12, punya pondasi batu karang kuat Mat 7:24 dan inilah orang-orang yang berbahagia.
Jangan lupa taat dalam segala hal, di mana saja dan kapan saja sampai mati, lekat terus pada Tuhan. Kalau kita tahu apa yang menguatkan dan melemahkan ketaatan, kita bisa memilih yang betul dan makin kuat sampai mati, tumbuh sampai sempurna. Orang yang mengerti bisa memilih asal terus punya keputusan yang tegas sampai mati. Pelihara ketaatan, kesucian sejak dari permulaan, jangan kasep!

Nyanyian:

Kalau saya mau bergirang, kalau saya mau senang, adalah satu jalan, ya dengar-dengaran