M3490 – 2Timotius 3:16-17 Evaluasi, Koreksi, dan Progres (1 Jan 2012)


OUTLINE (silahkan klik judul bab berikut untuk langsung menuju bab yang diinginkan):

2Tim 3:16-17
16. Semua tulisan yang diilhami Allah itu berfaedah untuk ajaran, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki, untuk menasehati dalam kebenaran.
17. Supaya orang dari Allah itu dapat disempurnakan, diperlengkapi bagi setiap pekerjaan yang baik.

WAKTU

1 tahun adalah satu satuan waktu yang Alkitabiah, terdiri dari 12 bulan dan masing-masing 30 hari. Ukuran 1 hari sudah dimulai sejak Kejadian 1:5. Juga bulan sudah disebut Alkitab dalam Kejadian 7:11. Juga tahun-tahun, umur Adam adalah 930 tahun Kej 5:3.
Ini semua adalah ukuran alamiah sebab didasarkan atas siklus-siklus waktu yang alamiah yang dibuat Allah. Sebelum arloji ditemukan, semua orang sudah bisa menghitung waktu dengan alamiah. Ahaz (yang jahat tetapi kreatif) membuat sebuah “jam alamiah” 2Raj 20:9-11.
Kej 1:14
Berfirmanlah Allah: “Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun, (TL)
Kita perlu membuat penilaian setiap hari (Maz 118:24), setiap bulan (Bil 28:11; 1Sam 20:5) dan setiap tahun supaya jangan ada salah kaprah dan supaya kita tidak membuang waktu sia-sia, sebab jatah waktu hidup kita ini terbatas, tidak bisa ditambah lagi, bahkan satu haripun tidak bisa diperpanjang.
Jangan buang waktu sia-sia, bahkan tebus waktu Ef 5:16, Kol 4:5.
Pada waktu hari ulang tahun orang dunia sering menyanyi: “panjang umurnya”, padahal umurnya berkurang. Mereka ucapkan, “Selamat, selamat,” di luar Tuhan tidak ada yang selamat, kalau mati, mereka harus menanggung hukuman dosanya masing-masing 1Tes 5:3.
Setiap tahun umur (kita) berkurang, makin sedikit, bersedialah menghadapinya, lalu (kalau habis jatah umurnya), ke mana, sesudah ini? (nootnya seperti lagu panjang umurnya). Sebab itu kita harus membuat evaluasi dan kalau ada yang salah langsung buat koreksi sampai pulih dan bisa maju (progres) lagi.
Kita melihat beberapa segi hidup yang banyak salah kaprah antara lain:
I. PERSEKUTUAN TUBUH KRISTUS, termasuk dalam keluarga.
Persekutuan dalam dunia, kalau terpaksa, kalau perlu masih boleh diputus, misalnya persekutuan kerja sama dalam perdagangan, dalam sekolah dll. Kalau teman kongsi tidak jujur atau kongsi tidak menguntungkan atau tidak cocok, kita bisa dengan baik-baik, tanpa berbuat dosa, memutuskannya.
Persekutuan di dalam Kristus, itu kekal tidak boleh diputuskan. Juga persekutuan dalam nikah (suami isteri) atau keluarga tidak boleh diputuskan. Kalau ada gangguan, tetap dicari sebabnya dan diperbaiki sampai pulih bahkan bisa makin maju, sebab ini adalah kehendak Tuhan supaya kita setia dalam persekutuan tubuh Kristus, satu beranggotakan yang lain.
Roma 12:5
Demikian juga kita yang banyak ini adalah satu tubuh dalam Kristus, dan masing-masing adalah anggota seorang dari yang lainnya. (KJI) 1Kor 12:12,27; Ef 4:25
Semua orang beriman itu adalah anggota tubuh Kristus lokal (dan kelak juga anggota tubuh Kristusglobal) dan persekutuan ini akan berlangsung sampai kekal. Kalau Tuhan sudah menerima seseorang menjadi anggota tubuh Kristus bersama-sama kita, ia juga saling menjadi anggota dengan kita, sebab satu beranggotakan yang lain dan kepalanya adalah Kristus.
Kita harus bisa bersekutu dengan semua anggota tubuh Kristus. Kalau orang lama biasanya selalu ada sekat-sekat di antara golongan yang satu dengan yang lain, meskipun kadang-kadang luarnya baik. Tetapi orang yang sudah lahir baru itu lain, orang baru itu lain, seperti tabiatnya lain, menjadi anak-anak Allah seperti Kristus Yoh 1:12, bisa bersekutu dalam kesucian dan kasih Kristus. Kecuali ada dosa atau kembali dalam hidup lama, pasti bisa bersekutu dengan manis.
1Yoh 1:7
Tetapi jika kita berjalan di dalam terang, sebagaimana Ia juga ada di dalam terang, maka kita bersekutu satu sama lain, dan darah Yesus Kristus, Putra-Nya, menyucikan kita dari segala dosa. (KJI)
Persekutuan tubuh Kristus tidak tergantung tingkat sosial, tingkat pendidikan, suku bangsa, latar belakang dll, sebab di hadapan Allah, semua sama. Kalau tidak bisa bersekutu, pasti ada sebabnya dan kalau itu dibuang, diperbaiki, pasti bisa bersekutu, sebab persekutuan itu sampai kekal!
Kita mula-mula bersekutu dengan orang sekitar kita, lalu dalam seluruh kelompok atau tubuh Kristus lokal, akhirnya tubuh Kristus global yang jumlahnya banyak (ratusan juta atau beberapa miliar?). Semua diikat menjadi satu oleh kasih Kristus sesuai dengan Firman Tuhan dan pekerjaan Roh Kudus.
Semua orang beriman harus bisa bersekutu dalam kesucian dan kasih Kristus, tetapi persekutuan ini ada cara dan peraturan-peraturannya. Masing-masing harus tetap ada dalam rumah bapa-bapanya.
Bil 1:2
Ambillah olehmu jumlah segenap sidang bani Israel dengan segala suku bangsanya dan rumah-rumah bapanya serta dengan bilangan nama segala orang laki-laki masing-masing, (TL)
Sebab setiap domba harus punya gembala tertentu Luk 15:4-5 yang menjadi pemimpin yang mempertanggungjawabkan keselamatan jiwanya Ibr 13:17. Jadi ada hubungan tertentu antara orang-orang beriman dan pemimpin-pemimpin di atasnya, bertingkat-tingkat sampai pimpinan yang di atasnya Kel 18:21. Jadi orang beriman itu ada hubungan yang teratur satu sama lain, bukan seperti kentang rebus yang kemudian diulek menjadi satu tanpa batas. Ada batas-batas tertentu, ada orang-orang tertentu dan gembala-gembala tertentu, penanggung jawab tertentu. Misalnya waktu Akhan berdosa, tidak semua suka harus bertanggung jawab, hanya suku Yehuda Yos 7:16-18. Dan tidak semua suku Yehuda yang disalahkan, hanya suku bangsa dan sub suku serta kaum keluarga yang mengepalainya.
Masing-masing orang harus lekat dalam tubuh Kristus, dalam rumah bapanya masing-masing, bukan di tempat yang lain. Persekutuan dalam Gereja (tubuh Kristus lokal) harus dipelihara baik-baik, jangan suka lepas.
Jangan kita memutuskan hubungan dengan saudara-saudara seiman siapapun. Lebih-lebih yang ada di sekitar kita dan dalam keluarga kita.
1Kor 12:25
Supaya jangan ada perpecahan di dalam tubuh itu, tetapi supaya anggota-anggota itu saling memperhatikan satu sama lain. (KJI)
Kalau kita melepaskan diri dari tubuh Kristus, itu seperti mata, telinga dll minta lepas dari tubuh, lalu berdiri sendiri, misalnya ditaruh di atas piring. Apakah ini normal? Tidak, ini sangat mengerikan. Anggota tubuh yang melepaskan diri dari tubuh, biasanya mati.
Orang beriman yang tidak punya pengertian, tidak sadar dan komitmen untuk bersekutu dengan baik dan lekat dalam tubuh Kristus, itu membuat Gereja menjadi lemah, aneh dan mengerikan.
Kita harus bersekutu dengan erat, semua lekat dalam tubuh Kristus dan lekat dengan anggota tubuh di sebelahnya.
Tetapi jangan setuju dengan dosanya, benci dosanya, cintai orangnya.
Ef 4:11
Dan Ia memberi beberapa orang menjadi rasul-rasul, dan beberapa menjadi nabi-nabi, beberapa menjadi penginjil-penginjil, beberapa menjadi gembala-gembala dan guru-guru, (KJI)
Yudas 1:23
dan selamatkanlah yang lainnya dengan takut, sentakkanlah mereka keluar dari api; dengan membenci akan pakaiannya yang cemar oleh daging. (KJI)
Kalau ia hidup dalam dosa, jangan bersekutu dengan dia, tetapi jangan benci dan putus hubungan, sebab dengan demikian kita juga putus dengan Allah dan rohaninya akan mati. 1Yoh 4:20.
1Kor 5:11
Tetapi sekarang saya menulis kepadamu, jangan bergaul dengan orang yang disebut saudara jika orang itu adalah orang yang berzinah, atau orang tamak, atau penyembah berhala atau pemfitnah, atau pemabuk atau pemeras, dengan orang yang demikian jangan makan bersama-sama. (KJI) (1Kor 5:9-11)
Tetapi kita harus cerdik Mat 10:16 dan tegas terhadap dosa-dosanya, namun tetap ada belas kasihan untuk menolongnya lepas dari dosa dan neraka! Mat 9:13, Yak 4:17.
Kalau orang lain putus dari persekutuan tubuh Kristus dimana kita berada, kita harus menasehatinya supaya jangan ia melawan kehendak Allah dan mati orhaninya, sebab putus dari tubuh Kristus, tetapi kita tidak bisa memaksanya untuk tinggal tetap ber-sama2 (dengan catatan, anak terhilang yang sungguh2 bertobat diterima kembali oleh Bapa Surgawi dan kita tetapi tetap hati2 dan cerdik, tegas terhadap dosa atau pura2nya).
Kalau orang2 itu putus dari persekutuan tubuh Kristus, mereka bisa kehilangan keselamatannya. Mungkin mereka pindah dan lekat di tempat yang lain, tetapi itu merugikan dan bisa mengakibatkan cacat rohani bahkan mati rohani.
Seperti carang yang dipotong Yoh 15:5 lalu distek di tempat lain, ada yang bisa hidup, ada yang mati, apalagi kalau ber-ulang2 pindah2, carang itu bisa mati!
Kita harus bisa bersekutu dalam tempat yang sudah ditentukanTuhan bagi kita 1Kor 12:18. (Kalau sudah yakin bahwa Tuhan sudah menempatkan kita di Gereja ini, jangan pindah2 lagi; memang ini tergantung dari pengertian masing2 orang itu).Masih mungkin pindah, tetapi hanya 2 atau 3 kali saja seumur hidup(1Kor 4:15 hanya ada 1 atau 2 bapa saja yang menggembalakan). Perpindahan yang wajar itu mungkin sebab pindah rumah atau karena sebab2 yang betul seperti orang Lewi yang diikuti segala suku bangsa Israel, pindah ke Yehuda. Mengapa? Sebab negeri Israel yang dipimpin Yerobeam tidak lagi menyembah Tuhan Allah tetapi mereka menyembah berhala lembu emas di Bethel dan Dan, suatu perkara yang jahat dan kebencian Allah 2Taw 11:16; 15:9. Memang orang Israel yang tidak mengerti tidak peduli dan tetap ikut Yerobeam (apalagi tanahnya di Israel) sehingga mereka ikuttersesat dan binasa.
Mengapa orang bisa putus (melepaskan hubungan dan ikatannya dengan tubuh Kristus/ Gerejanya? Sebab:
1). Tidak mengerti, sehingga menganggap putus dan lekat dengan tubuh Kristus ini perkara kecil, remeh, sudah umum, tetapi ini melawan kehendak Allah.
2). Sebab kembali dalam dosa, sehingga tidak mau bersekutu dalam kesucian Kristus, ia merasa tidak cocok sebab rohanya sudah lain, iblis masuk dalam hatinya.
3). Sebab tidak bisa mengampuni.
Dalam persekutuan karena sama2 belum sempurna, selalu ada kemungkinan gesekan ringan sampai berat dan kita harus belajar saling mengampuni tetapi tetap tidak setuju dengan dosanya Ef 5:11, Jd 23 tetapi jangan benci, dendam atau tidak senang/ suka, jengkel; sebab hal2 ini, sekalipun beberapa orang menganggap hal yang remeh, kecil, tetapi inibisa membuat orang copot dari tubuh Kristus lalu pindah tempat, atau kembali ke duniadan itu sangat merugikan rohani (Tidak boleh putus hubungan dengan tubuh Kristus, kecuali sebab pokoknya mati seperti Yerobeam atau 4 Gereja jalan lebar dalam Wah 2,3, apa boleh buat).
Kita harus bersekutu dalam kesucian dan dengan kasih Kristus (kasih dan kesucian adalah tanda khas dari Allah) 1Yoh 1:7, sehingga kita bisa saling tolong menolong untuk angka ke-3 dari 3 ATKT (3 Angka Target Kedatangan Tuhan), saling menguatkan sehingga semua bisa tumbuh sampai sempurna.
Orang yang tidak mau mengampuni itu dosa dan dosanya sendiri juga tidak diampuni. Mat 6:14-15. Kita harus mengampuni, tetapi tetap hati2 jangan ketularan dosa2nya dan jangan menghukum, melainkan dengan belas kasihan menolongnya lepas dari dosa dan neraka. (Kadang2 mereka tidak mau).
Juga terhadap orang2 yang tidak bersalah pada kita tetapi ceritanya sudah membuat kita jengkel, tidak suka, tidak senang, benci dll padahal mereka tidak langsung bersalah kepada kita Mat 18:21! Orang yang bersalah pada satu orang, tetapi jadi batu sontohan pada banyak orang. Tetapi tidak senang, jengkel atua benci pada orang2 yang tidak bersalah pada kita. Ini jadi dosa, Benci adalah = dosa pembunuhan tidak boleh masuk Surga, hilang keselamatannya. 1Yoh 3:15. Jangan remehkan, jangan tidak peduli tentang hal ini, sebab kita harus bisa bersekutu di dalam Kristus, dan ini berarti melakukan kehendak Allah Mat 7:21.
PERJAMUAN SUCI
Setiap kali kita makan Perjamuan Suci, kita meneguhkan persekutuan kita satu sama lain.
1Kor 10:16
Cawan berkat yang kita berkati, bukankah ia itu persekutuan di dalam darah Kristus? Roti yang kita pecahkan, bukankah ia itu persekutuan di dalam tubuh Kristus? (KJI)
Kalau keras hati, tidak mau bersekutu, tidak mau mengampuni, maka perjamuan suci menjadi hukuman.Ingat Perjamuan Suci itu bisa menjadi berkat atau laknat, seperti pisau, bisa berguna, bisa mendatangkan celaka 1Kor 11:29-30. Lebih banyak kita makan Perjamuan suci dengan betul, persekutuan kita di dalam tubuh Kristus makin diikat dan makinditeguhkan sehingga makin kuat dalam tubuh Kristus; dengan demikian tidak lagi bisa putus.
Jangan mudah memutuskan hubungan persekutuan tubuh Kristus, juga termasuk hubungan nikah dan keluarga. Semua ini hubungan yang tidak boleh diputus, sebab ini akan berlangsung sampai kekal di dalam Kristus.
Kalau orang yang berdosa berkeras hatimemutuskan diri, ini berbahaya, bisa hilang keselamatannya. Hendaklah kita mendoakan orang itu dengan belas kasihan, sambil ber-jaga2 dengan cerdik, denganhikmat Allah Jud 23. Jangan jengkel, tidak senang, benci, dendam, sebab itu tanda khas pekerjaan iblis yang menarik orang2 ke Neraka.
Juga dalam pernikahan, jangan ada rencana untuk putus, itu melawan kehendak Allah.
Cari jodoh yang betul dari Tuhan, sebab kita harus mengasihinya (sekalipun salah pilih) sampai mati dan harus bisa bekerja sama. Jangan cinta dan berhubungan hanya sesaat, nanti menjadi dosa. Persekutuan dalam Gereja dan pernikahan ini harus sampai mati, sebab persekutuan tubuh Kristus akan terus berlanjut terus sampai kekal. Kalau orang yang berdosa memutuskan dirinya sendiri, jangan kita yang sudah mengerti, melanggar Firman Tuhan dengan ikut sertamemutuskan diri kita Rom 12:19. Kita harus bisa “duduk bersama, bersambung di Surga, kita duduk sekarang ini bersambung di Surga. Waktu sampai Surga (di Surga yang sama, dengan Tuhan yang sama, kita terus) duduk bersama, kita akan menyambung terus di Surga” (not dari : Tabernakel Glori no 403).
Mana2 yang rusak, cacat, putus dengan tidak betul harus diperbaiki supaya bisa pulih dan tumbuh dengan baik. Perlu koreksi supaya ada progres, kemajuan.
Juga dengan Gereja2 lain, jangan ada benci atau tidak senang tetapi jangan setuju dengan dosanya, jangan bersekutu dengan orang yang tidak bertobat tetapi semua orang yang mengakui nama Tuhan Yesus akan sama2 duduk di Surga meskipun dalam tingkat2 yang berbeda, tetapi tetap terikat ber-sama2 dengan kasih Kristus, bukan ter-pecah2 oleh benci dan dendam, sebab ini dari iblis (benci, dendam, tidak senang, jengkel dan dosa2 lain tidak ada di Surga, hanya ada di Neraka).
Peliharalah persekutuan yang suci dalam kasih Kristus di dalam nikah, keluarga dan Gereja yang suci.
II. PELAYANAN
Setiap orang sudah menerima paling sedikit satu talenta dari Tuhan.
Talenta ini menunjukkan kemurahan dan anugerah Tuannya bagi hamba2 yang sebetulnya tidak berhak menerima talenta2 itu.
Mat 25:15
Maka kepada seorang, ia memberi lima talenta, kepada yang lain dua, dan kepada yang lain satu; masing-masing sesuai dengan kemampuannya. Lalu dengan segera ia berangkat. (KJI)

Mat 15:25-26
25. Sebab itu saya takut, lalu pergi dan menyembunyikan talentamu di dalam tanah. Lihatlah engkau mendapatkan kepunyaanmu.
26. Tuannya menjawab serta berkata kepadanya: Hai hamba yang jahat dan malas, engkau mengetahui bahwa aku menuai dimana aku tidak menabur dan mengumpulkan di mana aku tidak menghambur. (KJI)

Kalau ini tidak dijalankan, itu berarti orang itu menjadi hamba yang jahat dan malas, patut dihukum dalam neraka kekal. Mengapa orang yang mendapat 1 talenta disalahkan? (menjadi hamba yang tidak berguna sebab malas dan jahat) sebab ia tidak mau mengerjakan talenta yang sudah diberikan Tuhan kepadanya dengan limpah.
MEMPUNYAI 1 TALENTA
Apa artinya? Minimun setiap orang beriman mendapat 1 talenta dari Tuhan, pasti ada! Apa itu?
Masih bisa bernafas, masih hidup itu berarti, talenta, dan sepatutnya orang2 yang masih hidup ini memuji Tuhan Maz 150:6.
Ada seorang lumpuh, tidak bisa bicara, di atas tempat tidurnya, tetapi masih hidup, ini berarti masih punya 1 talenta, patulah orang ini memuji Tuhan dalam hatinya dan dengan apa saja yang bisa dibuatnya.
Masih bisa bicara (ini 1 talenta), patut kita menjalankannya, yaitu memberitahukan tentang Tuhan Yesus Juru selamat dunia (bisa juga memakai traktat atau majalah rohani).
Masih bisa beribadah, beribadahlah ke Gereja dengan ibadah 2 gomer, limpah, teratur, bergairah. (sebab ini hari ke-6).
Masih bisa berdoa, berdoalah dengan se-bisa2nya, berdoa untuk semua yang bisa kita doakan, istimewa untuk keselamatan jiwa2 dalam rumah dan panci kita, juga untuk segala kebutuhan lainnya. Berdoalah dalam Roh dan kebenaran Yoh 14:23-24, 1Kor 14:14. (Jangan simpan dosa dan pakailah bahasa lidah untuk lebih efektifmenyembah Allah).
Kalau masih sehat, bebas bergerak, pakailah untuk melakukan kehendak Tuhan. Bertanyalah pada Tuhan apa saja yang bisa kita buat untuk hidup yang kekal, untuk Tuhan, pasti Ia akan menjawab; atau tanyakan pada pemimpin2 Persekutuan Sel masing2 atau pimpinan2 lain dalam Gereja, semua yang cocok dengan Firman Tuhan,kerjakanlah. Kesehatan jasmani diberikan Tuhan bagi umatNyaseperti juga kesehatan jiwa kita 3Yoh 2, itu disediakan Allah seperti roti bagi anak2 Mat 15:26. Selama ada jatah umur, minta kesehatan itu dan bertindaklah dengan iman, maka kita akan tetap sehat sampai Tuhan Yesus datang atau kalau toh jatah umur habis, akan mati dalam keadaan sehat dan akan bertemu Tuhan dalam kesucian dan ketaatan.
Kalau seorang sakit di tempat tidur, tidak bisa berbuat apa2, ia masih bisa berdoa, masih bisa bicara pada orang2 di sekitarnya, 1 talentanya belum diambil, kerjakanlah!
Kalau masih bisa bernafas, bicara, ibadah, belajar Firman Tuhan, bersaksi, berdoa dll, berdoalah, itu 1 talenta yang kita miliki, jangan membuang kesempatan yang ada, jalankan talenta2 ini. Kalau bernafaspun susah dan harus memakai alat bantu nafas, tetapi kita masih sadar, kita masihbisa berdoa dengan roh kita 1Kor 14:14, ini berarti masih ada 1 talenta, berdoalah, pakailah, jalankanlah. Kalau masih bisa melakukannya, lakukan, itu 1 talenta yang kita miliki.
Kalau masih punya waktu untuk pelayanan pribadi, lakukanlah, itu 1 talenta yang kita miliki.
B. MALAS
Mengapa?
1. Sebab tidak mengerti, tidak percaya, sehingga meremehkannya, tidak peduli, tidak mau tahu, seenaknya saja.
2. Bercintakan dunia sehingga tidak suka akan perkara2 rohani 1Yoh 2:15-16.
3. Ada dosa, tidak bisa mengerti Mrk 4:11, tidak ada gairah, sebab itu tidak ada kemauan untuk menjalankannya, di tanam sama.
Orang2 seperti ini akan menyesal untuk kekal. Tetapi mereka yang mau berusaha menjalankan talentanya (sebetulnya ini tidak sulit, sebab Roh Kudus membantu banyak sekali), mereka akan bersukacita sebab hasilnya lebih daripada pengorbanannya Rom 8:18.
Seperti jangkrik yang sepanjang musim panas hanya bisa bersukacita dan ber-foya2 tidak mau mengumpulkan rezekinya, tetapi waktu musim dingin mereka mati kelaparan. Tetapi semut yang rajin terus mengumpulkan makanan pada waktu musim panas, mereka bergembira ria waktu musim dingin.
Ams 6:6
Pergilah belajar kepada semut, hai pemalas; perhatikanlah kelakuannya dan jadilah bijaksana. (TL)

Begitu orang2 yang rajin, bergairah, berkorban karena Kristusdalam dunia ini akan bersukacita se-lama2nya di Surga kekal. Tetapi orang2 yang ber-foya2 menuruti daging, melazatkan daging dan malas, tidak mau menjalankan talentanya akan menyesal se-lama2nya, kesempatannya tidak akan kembali. Jangan malas menjalankan talenta masing2, lebih2 karena percintaan dunia, nanti menyesal se-lama2nya.
C. JAHAT
Orang2 yang tidak mau menjalankan talentanya ini bukan hanya dikatakan malas tetapi juga jahat seperti penjahat, yaitu orang yang berbuat kejahatan. Mengapa? Sebab orang yang tidak melakukan tugas2 Surgawi itu tidak melakukan kehendak Bapa Mat 7:21 dan jahat.
Karena ketiduran, musuh masuk dan membunuh orang2 yang dijaga, yang seharusnya tidak mati sekarang mati, sebab ia tidak melakukan tugasnya. Juga 16 tentara Herodes yang menjaga Petrus, waktu Petrus hilang, mereka dibunuh semua, dianggap lalai Kis 12:4,19. Begitu juga kita yang sudah ditolong dan diselamatkan, maka kita wajib menolong orang lainyang belum selamat, istimewa yang ada di sebelah kita; Kalau orang itu tidak ditolong, ia mati dalam dosanya dan itu ditanggungkan di atas kita.
Yez 33:6
Tetapi jikalau penunggu itu melihat pedang datang, lalu tiada ditiupnya nafiri dan tiada juga diberitahunya orang itu, apabila pedang datang dan binasalah barang seorang, kendatilah orang itu binasa dalam kejahatannya, maka darahnya juga Kutuntut dari pada tangan penunggu itu. (Yak 4:17).

Kita bertanggungjawab atas orang isi rumah dan panci kita Luk 10:27, Kis 16:31-32, Mrk 5:19, 1Yoh 4:20.
Kalau kita sudah berbicara kepadanya dan ia menolak dan kalau ia mati, maka darahnya ada di atas kepalanya sendiri, sebab ia sudah diberitahu dan tidak mau taat, kita bebas, tidak dianggap orang jahat di hadapan Allah. Kita wajib bicara tentang keselamatan jiwanya.
Orang yang tidak mau menjalankan talentanya ini akan dihukum karena menanggung darah orang2 disekitarnya Mat 25:30.
D. AKIBATNYA
Orang yang malas, yang tidak mau bicara, tidak mau menjalankan talentanya, maka apa yang ada padanya yaitu kerajaan Surga Mat 21:43 diambil dan diberikan kepada orang lain, haknya akan kerajaan Surga hilang, binasa. Ia tidak lagi mempunyai apa2 dan tidak bisa apa2.
Mat 25:28-29
28. Sebab itu ambilkan talenta itu dari padanya, dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu.
29. Karena kepada setiap orang yang mempunyai diberi lagi, sehingga ia mempunyainya dengan berkelimpahan; tetapi dari dia yang tidak mempunyai akan diambil daripadanya, bahkan apapun yang dimilikinya. (KJI) (13:12).

Penjahat
Orang yang tidak menjalankan talentanya ini juga diperhitungkan sebagai penjahat, sebab kelalaiannya, ketidaktaatannya menyebabkan orang lain binasa. Sebab itu orang ini dihukum, dilempat ke tempat hukuman.
Mat 25:30
Dan lemparkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang di luar; di sanalah akan ada tangisan dan kertak gigi. (KJI)

Jangan tinggal diam, bicara, beritakan injil dengan cara yang patut dan sopan, minta pimpinan Roh Kudus (berdoalah), biar Tuhan yang menumbuhkan benih2 yang sudah kita taburkan Mrk 4;26-27, 1Kor 3:6-7.
E. KALAU KITA MERASA TIDAK BISA MENGERJAKANNYA, berikanlah talenta itu pada orang yang bisa menjalankan talenta2 itu.
Mat 25:27
Oleh sebab itu, seharusnya engkau menyerahkan uangku kepada orang yang menjalankan uang, dan ketika aku datang, aku boleh mendapat uangku beserta bunganya. (KJI)

Ini berarti kita harus bekerjasama dengan orang lain yang mengerjakan pekerjaan Allah. Kita bisa membantu mengerjakan pelayanannya dengan waktu kita, dukungan, tenaga, biaya dll. Dukung pemimpin2 ini, se-olah2 mereka menjadi tempat kita menaruh talenta kita (sampai kita bisa menjalankannya sendiri, kita bisa bekerja lebih banyak). Ikut serta dalam salah satu pelayanan di Gereja, sehingga kita ikut dapat “bunganya” Mat 10:40-42. Jangan hidup sia2, jalankan talenta itu atau bekerjasama dengan saudara2 / pemimpin dalam Gereja, supaya kita tidak dinilai jahat dan malas. Perbaiki, jangan hanya tahu penilaian (evaluasi) yang tepat, tetapi juga harus ada perbaikan dan pemulihan yang betul. Pakai semua talenta yang ada pada kita.
III. MAJU MENUJU SASARAN
Semua hal2 yang salah yang sudah kita ketahui harus segera kita perbaiki hari ini Pil 3:16. Jangan ditunda Ibr 3:15. Setiap hari ada maksud dan rencana Tuhan untuk kita lakukan, istimewa untuk perbaikan, pemulihan. Tentu lebih baik kita tidak membuat kesalahan.
Jangan lupa memakai talenta yang masih ada, kesempatan dan apa saja yang masih bisa kita lakukan untuk hari2 yang akan datang Pil 3:12-14.
Tentu untuk keperluan hidup jasmani, kita juga harus mengerjakannya, misalnya untuk sekolah, nafkah, keluarga, kesehatan dll.
Kita harus tahu keadaan kita sekarang dan apa yang akan kita capai lalu lari menuju sasaran yaitu hidup seperti Kristus. Pil 3:1-14.
Kita maju setahap demi setahap. Kita harus tahu antara yang salah dan yang betul, lalu segera membereskan yang salah, lalu terus berusaha mencapai yang betul, maka Tuhan akan memimpin kita pada tahap berikutnya.
Tujuan akhir adalah menjadi seperti Kristus dan menyelesaikan semua beban yang Tuhan bebankan atas kita. Tetapi setiap hari kita harus menyelesaikan apa yang harus dan bisa kita lakukan setiap hari (Maz 118:24), dan memandang ke depan, maka Tuhan akan menyatakan lewat Roh Kudus dan Firman Tuhan hal2 yang akan datang.
Rencana yang sudah ada di tahun ini dalam pekerjaan, sekolah, rumah tangga, pelayanan, kesehatan dll, bawa terus dalam doa supaya kita melakukannya dengan tepat sesuai rencana Allah. Bukan hanya rencananya harus betul, sesuai Firman Tuhan tetapi juga caranya untuk mencapai tujuan yang betul, harus cocok dengan Firman Tuhan.
Saul menurut perintah Tuhan untuk memerangi Amalek, tetapi melanggar “sedikit” ber-sama2 orang banyak; pelanggaran ini dilegaliser bersama dengan seluruh rakyat, tetapi di hadapan Tuhan tetap salah sebab melanggar Firman Tuhan, domba kambing yang gemuk dihidupi, juga Agag dihidupi, padahal sudah dipesani oleh Tuhan untuk membinasakannya.
Dalam 1Sam 13:13 Saul sudah berbuat salah, sekarang ia lagi membuat salah yang besar dan ia sudah dibuang oleh Tuhan; Kesempatan ini juga di-sia2kan, kesempatannya habis! Samuel pun tidak pernah mau melihatnya lagi 1Sam 15:33-35 dan Roh Tuhan meninggalkan Saul, hidup Saul jadi gelap dancelaka 1Sam 16:14.
Jangan melakukan kehendak Tuhan dengan sedikit atau banyak perubahan melawanFirman Tuhan. Mengubahnya hanya “sedikit”, akibatnya akan “besar”. Juga jangan mengubah kehendak Tuhan secara pribadi, misalnya nabi muda 1Raj 13:8-9 atau seperti Achan, akhirnya semua yang melawan Firman Tuhan itu binasa.
KESIMPULAN
Kita masih hidup, tetapi umur makin berkurang, jangan sampai kita hidup sia2 dan kehilangan kerajaan Surga. Pelihara persekutuan lebih baik di hari2 yang akan datang, sebab dengan persekutuan yang baik, kekuatan kita ber-sama2 meningkat untuk bisa menghadapi hari2 yang makin sulit.
Pakai 1 talenta yang ada, apa yang masih bisa kita perbuat untuk menjalankan talenta dari Tuhan maka kita tidak termasuk hamba yang tidak berguna (malas dan jahat) dan diberkati Tuhan, segala yang kita perlukan akan dicukupi Tuhan dan kita makin tumbuh dan ber-sama2 kita maju menuju sasaran.
Nyanyian: Tabernakel Glori no 115.
Tiap langkahku, ku tau Dia pimpin s’lalu