M3491 – Bilangan 9:16-23 Menjalani Jalan yang Baru (1 Jan 2012)

OUTLINE (silahkan klik judul bab berikut untuk langsung menuju bab yang diinginkan):

MASA DEPAN ITU TERDIRI DARI:
I. Akhir
II. Sekarang atau jangka pendek.
III. Jangka panjang.

I. AKHIR

Ini yang paling penting sebab nasib kita ditentukan oleh keadaan kita saat terakhir. Sekalipun mulai dengan baik seperti Nuh tetapi kalau akhirnya jelek itu sia2.
Lebih2 Saul mulai dalam Roh berakhir dalam daging Gal 3:3-4, sebab itu ia binasa!
Permulaan yang baik itu menguntungkan. Seringkali dalam pemilu ada istilah “mencuri start”, sehingga orang ini mendapat hasil lebih dahulu dan akhirnya lebih banyak. Usahakanlah kalau kita membimbing orang, hendaklah dimulai dengan betul dan baik, besar faedahnya,tetapi harus terus dipertahankan sampai akhir, bahkan harus berusaha supaya akhir hidupnya menjadi puncaknya, itu yang terbaik.
Sebaliknya Jefta permulaannya jelek, akhirnya baik, sekalipun ia berdukacita karena anaknya yang menjadi korban nadzar kebodohannya, tetapi ia tetap setia sampai akhir. Apalagi penjahat yang disalib dengan Tuhan Yesus, itu sangat untung. Orang yang begitu rusak seperti dia bisa berakhir di Surga meskipun hanya di Firdaus saja.
Untuk mendapatkan akhir yang baik, bisa ditetapkan sekarang bahkan harus ditetapkan mulai sekarang juga, yaitu dengan:
1. Mengerti bahwa kita harus setia sampai akhir.
Mat 24:13 Tetapi orang yang bertekun sampai ke akhir, akan diselamatkan. (KJI)
Sebab itu harus ada keputusan yang tegas Luk 12:57untuk tetap setia sampai mati Wah 2:10.
2. Angan2 disucikan sampai akhir Gal 5:24.
Misalnya setia pada istri, dalam angan2 kita sudah bisa dan harus menentukan setia sampai mati, tidak cari reserve lagi (juga istri2 harus setia sampai mati). Perbuatan itu sesuai kenyataan, tidak bisa kita atur sampai mati, sebab belum dijalani. Kita melangkah itu  selangkah demi selangkah, tetapi angan2 bisa dikuasai dan ditetapkan.
3. Terus dijalan yang betul, yaitu Jalan salib, dipimpin Roh, dalam kesucian, tidak simpan dosa. Mat 7:13-14. Maka akhirnya pasti tetap setia.
4. Carang lekat di Pokok Yoh 15:5.
Selama kita lekat di Pokok, kita tidak akan jatuh atau gugur dalam dosa dan bisa setia sampai akhir. Tentu juga perlu belajar terus hidup dipimpin Roh, pasti bisa tahan sampai akhir.
Lekat di Pokok berarti:
a). Tidak simpan dosa
b). Tekun berdoa
c). Tekun belajar Firman Tuhan dan menerapkannya.
d). Tekun ibadah
e). Tekun dalam pelayanan sebisa2nya
f). Memelihara persekutuan Tubuh Kristus, jangan lepas dari tubuh Kristus atau dari rumah bapa2 Bil 1:2.

Klik di sini untuk kembali ke outline

II. HARI INI DAN JANGKA PENDEK

Setiap hari dibuat oleh Tuhan. Untung masing2 kita Maz 118:24.
Kalau kita masih hidup hari ini, itu berarti Tuhan membuatkan hari ini bagi kita denganmaksud2 tertentu yaitu:
1. Tetap lekat pada Tuhan Yoh 15:5
Beres dihadapan Tuhan. Andaikata mati hari ini, selamat Amos 4:12. Semua harus dibereskan. Jangan ada dosa hari ini itu kehendak Tuhan, jangan keras hati Ibr 3:13,15.
2. Bersukacita, sejahtera di dalamnya. Pil 4:4,7. Tuhan membuatkan kita hari ini bukan untuk berdukacita masih ada banyak problem. Kita bisa bersukacita asal terus dipimpin Roh, berjalan dengan Tuhan Kej 6:9.
Kalau hati kita tidak sejahtera, cari sebabnya, biasanya ada hal2 yang terlewat yang belum kita bereskan meskipun hanya hal2 kecil, kadang2 ada hal2 besar yang belum dibereskan. Bereskan sampai sejahtera Allah mengawali terus hati kita di dalam Kristus Yesus. Ini tanda khas dari berjalan dengan Tuhan, terus ada sejahtera Allah dalam hati.
(Sama seperti kalau kita naik kereta api, ada tanda khas sepanjang perjalanan yaitu bunyi dek-dek, ber-ulang2 terus menerus selama kita ada di atas ril. Begitu dengan sejahtera Allah, perlu terus ada dalam hati kita.
3. Kita harus bertanya dan minta pimpinan  Tuhan untuk hari ini dan kalau sudah yakin, kerjakanlah hari ini, apa yang harus kita selesaikan hari ini, jangan ditunda. Kita harus taat akan pimpinan Roh Kudus. Jangan malas. Kalau hari ini kita bisa berdoa, belajar Firman Tuhan, ibadah, bersaksi, pelayanan dsb, kerjakanlah baik2, bahkan paksakan supaya ada masa teduh dengan Tuhan setiap hari.
Jatah doa, belajar Firman Tuhan, ibadah (kalau ada), harus kita kerjakan danselesaikan.
Sering kali tontonan2 (TV, BlackBerry, game, internet, pornografi, dll) dan hal2 kedagingan lainnya menyerobot banyak waktu sehingga tidak ada waktu lagi untuk perkara2 dari Atas Kol 3:1-2. Cari dahulu hal2 ini Mat 6:33 dan jangan terikat dengan hal2 duniawi, apalagi yang jelas adalah dosa, jangan tertipu oleh hal2 duniawi yang sia2 apalagi yang berdosa.
Juga perkara2 jasmani yang bisa kita buat hari ini, hendaklah kita selesaikan. Tetapi kita juga harus bisa menunggu Tuhan untuk hal2 yang belum bisa diselesaikan.

Klik di sini untuk kembali ke outline

III. JANGKA PANJANG

Banyak orang dunia ingin tahu apa yang akan terjadi dalam hari2 yang akan datang, lalu pergi kepada peramal. Biasanya akhir tahun peramal2 sibuk, tetapi jangan kita mau ditipu oleh Iblis, sebab masa depan kita ada dalam tangan Tuhan. Dia tahu tepat apa yang akan terjadi mulai hari ini sampai Tuhan Yesus datang atau saatkematian.
Orang yang pergi pada peramal akan ditipu dan disesatkan Iblis bahkan dirasuk dan dikuasai seperti Saul yang mencari dukun di Endor; ia ditipu dan mati bunuh diri menggenapi sendiri apa yang dikatakan Iblis (atau dukun di Endor). Kalau Saul bisa mendapat suara Tuhan, pasti Tuhan berkata “bertobatlah engkau” bukan didorong untuk mati.

Klik di sini untuk kembali ke outline

IV. BAGAIMANA KITA MENGHADAPI HARI-HARI YANG AKAN DATANG?

Perhatikan tiga patokan masa ini, akhir, hari ini dan hari2 yang akan datang. Akhir hidup dan hari ini harus dikuasai dan masa depan kita percayakan pada Tuhan dengan taat dipimpin RohNya.
Berjalanlah dengan Tuhan setiap hari,  bergantung penuh pada Tuhan, pada pimpinan Roh seperti orang modern bergantung pada listrik. Kalau tidak ada listrik, semua macet dan kacau. Bank, sekolah, pabrik, kantor2 macet, bisa libur dan kacau balau. Begitu juga kita sangat bergantung pada Tuhan, sebab itu berdoalah minta pimpinan Roh Kudus selalu.
Musa bergantung pada Tuhan, dia tidak mau berdikari dalam hal rohani, ia sangat tergantung dari Tuhan, ini kunci hidup yang berhasil.

Keluaran 33:15-16
15 Maka sembah Musa kepada Tuhan: Jikalau tiada Engkau sendiri pergi besama-sama, maka jangan apalah Engkau membawa akan kami naik dari sini.
16 Karena dengan apa gerangan boleh diketahui, bahwa aku telah beroleh rahmat pada pemandangan-Mu, baik aku baik umat-Mu? Bukankah dengan ini: jikalau Engkau berangkat bersama-sama dengan kami? demikianlah dapat kami diasingkan, baik aku baik umat-Mu, dari pada segala bangsa yang di atas bumi.
Orang yang mengerti dan mengenal Allah seperti Musa tidak berani begerak sedikitpun tanpa Tuhan. Tunggu Tuhan dan berjalanlah dengan Tuhan.

Klik di sini untuk kembali ke outline

HIDUP DIPIMPIN ROH, SIANG DAN MALAM

Bilangan 9:16 Maka senantiasa demikianlah adanya: ditudungi awan akan dia dan pada malam seakan-akan rupa api.
Pagi dan siang ditudungi Tiang awan sehingga tidak panas (ingat mereka di padang pasir yang sangat panas di waktu siang dan sangat dingin di waktu malam). Sebab itu di tengah2 panas padang pasir mereka tetap segar dan sejuk dipimpin Tiang awan.
Malam dalam kegelapan dan dingin, mereka tetap terang sebab ada Tiang api dan hangat ditengah2 dingin yang dahsyat.
PADA SIANG HARI tiang awan itu menaungi orang2 Israel sehingga mereka menjadi sejuk, tidak terlalu panas di padang gurun itu. Begitulah orang yang hidup dipimpin Roh di tengah2 keadaan yang panas, tegang, berbahaya, mereka tetap sejahtera dan tenang di dalam Tuhan itu amat indah, karena ada sejahtera dalam hati Pil 4:7; 4:4. Ini adalahsalah satu tanda adanya tiang awan, ada pimpinan Roh Kudus dalam hidupnya, hidup yang sejuk dingin, se-waktu2 bisa menyanyi dan bersukacita di dalam Tuhan. Misalnya Paulus, Silas dalam penjara Kis 16:25.

Tidak sejahtera, hatinya gelisah, takut, panik, itu tanda bahwa tiang awan sudah pudar ataulenyap. Lekas periksa diri, jangan hidup dengan kegelisahan dan dicengkeram ber-macam2 ketakutan, susah, panik, dsb.nya, itu berarti orang itu tidak dipimpin Roh, tidak ada tiang awannya. Kalau dipimpin Roh, maka akan ada sejahtera dari Tuhan  memimpin hidupnya meskipun ada panas yang besar seperti Israel yang sejahtera karena dipimpin oleh tiang awan di tengah2 padang gurun yang panas itu.
PADA WAKTU MALAM, tiang awan ini menjadi tiang api. Malam yang gelap itu menjadi terang, sehingga Israel bisa melihat jalannya dengan jelas dan bisa melangkah tanpa ragu2.Bahkan tiang awan dan tiang api ini memimpin terus dan menunjukkan jalan kita. Kalau ada Rohkudus maka hidup ini akan terpimpin Yes 30:21, tidak ngawur (baik sikap, kata2 dan perbuatannya) dan itu sangat indah, sebab itu berasal dari Roh Kudus, “pribadi” yang paling bijak, pandai, maha tahu.
Kalau tiang awan itu berhenti, tidak berjalan lagi, jangan kita berjalan terus, tetapi ikut berhenti sambil terus bersekutu dengan Rohkudus, dan ber-tanya2 apa yang harus kita lakukan. 1Taw 16:11.
Kadang2 kita belum mengerti maksud Roh, sebab itu ber- tanya2lah, supaya jangan sampai kita melanggar pimpinan Roh dan Firman Tuhan, bisa celaka.
Misalnya Kis 16:7 (KJV: the Spirit. Bhs Ind: Roh Yesus menegahkan Paulus, dan Paulus menurut). Sebaliknya Petrus yang ragu2 dengan panggilan seorang kafir yaitu Cornelius, tetapi ia disuruh oleh Roh untuk pergi, sebab itu ia pergi Kis 11:12.
Jadi, kita harus mengerti kehendak Roh dan itu pasti sesuai dengan Firman Tuhan (kalau tidak sesuai dengan Firman Tuhan, nkita harus meragukannya, bahwa pimpinan itu bukan dari Roh Kudus). Kita harus selalu taat akan pimpinan Roh, baik berjalan atau pergi, diam atau berbicara. Lebih2 pada waktu malam, dalam kegelapan, tidak tahu jalan, Rohkudus yang menjadi pemimpin kita dan Rohkudus tidak pernah bingung, Ia selalu tahu dengan tepat sekalipun keadaan sangat gelap Yes 30:21. Sebab itu kita harus mahir berjalan dalam Roh dan taat saja.
Lebih2 pada akhir zaman yang jahat dan keji, yang kejam dan mengerikan, tetapi kalau kita bisa dipimpin Roh, hidup ini akan berkemenangan dan indah sebab Tuhan beserta kita, Dia lebih besar dari apapun yang kita hadapi. Justru daam masa yang sangat sulit dalam Minggu ke-70 Daniel, Gereja yang dipimpin Roh akan mengalami masa2 keemasan yang luar biasa indahnya.
Begitulah kita harus terus bergantung pada pimpinan Roh Kudus, dengan banyak berdoa, lebih2 dalam Roh dan kebenaran, dengan hati yang tulus, suci dan pikiran tetap berkenan pada Tuhan dan mau terus menerus menyangkal daging, maka Roh Kudus bisa bicara dan memimpin kita terus menerus dengan bebas dan heran.
SE-HARI2AN ORANG ISRAEL dipimpin Roh, bukan hanya pada hari2 kesukaran atau keperluan. Begitu juga kita harus belajar berjalan setiap hari dengan Roh Kudus, bergantung pada Tuhan, terus berdoa ber-tanya2 pada Tuhan 1Taw 16:11. Ini menjadi latihan bagi kita untuk mendengar suara Tuhan dan dilatih untuk cepat tanggap, taat akan pimpinanNya. Kalau kita sudah mahir, hidup dipimpin Roh, maka Roh kudus dapat membawa kita pada pengalaman2 yang lebih rumit tetapi hasilnya lebih besar. Roh Kudus akan membawa kita makin meningkat makin seperti Kristus. Tetapi kalau kita belum bisa berjalan dalam Roh, kita tidak bisa berperang dan menang seperti Gideon, Yonathan atau Daud.  Tidak bisa mengalami hidup dan pelayanan yang berhasil seperti Elia, Elisa, Musa, Daud, Daniel dst. Sebab itu jangan seharipun berjalan sendiri, tanpa dipimpin Roh, bisa masuk dalam jerat iblis.
Kalau kita dipimpin Roh. Ini juga akan menambah pengurapan kita, sebab setiap hari Roh Kudus akan mempimpin kita untuk berdoa senantiasa (1Tes 5:17) dan belajar Firman Tuhan terus menerus. Jangan nganggur atau buang waktu dengan perkara2 yang sia2; orang yang dipimpin Roh bisa menembus waktu Ef 5:16, Kol 4:5. Majulah terus dengan Roh Kudus, hari demi hari sehingga makin mahir berjalan dalam Roh dan makin bertambah2 dalam pengurapan dan pengertian Firman Tuhan, sehingga kita bisa bertumbuh makin seperti Kristus, maka kita juga akan bisa hidup  seperti Kristus, bukan kita lagi. Gal 2:19-20.

Klik di sini untuk kembali ke outline

PEKA AKAN TANDA STOP DAN BERJALAN

Bilangan 9:17 Maka apabila terangkatlah awan itu dari atas kemah, maka berjalanlah bani Israel dari sana, dan pada tempat awan itupun berhenti, di sanapun bani Israel mendirikan kemahnya. (TL)
Mana lebih mudah, berjalan dengan Tiang awan dan Tiang api seperti Israel (yang bisa melihat tiang awan) atau dipimpin Roh seperti orang2 Wasiat Baru dan kita sekarang?Sebetulnya yang membuat kesulitan yang sebenarnya dalam berjalan dalam Roh bukan sebab tidak bisa melihat tiang awan, tetapi problemnya adalah hati. Kuncinya dalam hati yang percaya, bukan mata yang bisa melihat. Hati orang Israel yang tidak percaya, sehingga ber-sungut2 itu yang membuat mereka dan  orang2 beriman tidak peka akan pimpinan Roh. Waktu Tiang awan memimpin untuk berjalan terus, orang2 Israel ketakutan dan ber-sungut2 minta kembali ke Mesir. Waktu tiang awan berhenti, orang Israel minta maju, mereka berperang sendiri dan banyak binasa misalnya di Horma. Orang Israel bisa melihat tiang awan tetapi hatinya tidak percaya pada Tuhan sehingga celaka dan binasa di padang gurun Ul 1:44.
Jadi sekalipun tidak bisa melihat, asal kita tinggal dalam kesucian, lekat pada Pokok anggur yang benar, dan hati kita percaya maka kita akan peka pada pimpinan Roh.
Kapan kita harus berjalan dan kapan harus stop, Roh Kudus akan memimpin kita dan kita harus taat; baik waktu berkata, berpikir, bersikap, bertindak dan dalam keadaan apapun juga, kita harus taat akan pimpinan Roh. Kita harus mahir dan taat pada tanda stop dan berjalan dari Tuhan yaitu dengan: 1). Sejahtera hati dari Roh Kudus berarti boleh jalan terus. Tetapi kalau gelisah, tidak ada sejahtera, berhenti dahulu bertanya pada Tuhan, apakah kita melakukan kesalahan atau sekedar harus stop.
2). Dengan keyakinan dari Firman Tuhan maka jalan terus, tetapi kalau Roh Kudus meyakinkan bahwa apa yang kita lihat, pikiran, perbuat, terima dll kalau tidak cocok dengan Firman Tuhan kita harus stop, berhenti!
3. Peneguhan (bisa diminta). Ini bisa oleh orang2 yang dipimpin Roh, mengatakan kepada kita (lewat kata2 atau nasehat, tegurannya, seringkali tanpa tahu problem kita), sehingga kita diteguhkan. Bisa juga dengan mimpi, nubuat, visioen, Firman Tuhan yang kita dengar, peristiwa2 yang terjadi disekitar kita dll, sehingga tahu2 kita yakin peneguhan dari Tuhan. Kalau kita mengerti tanda stop dan berjalan ini, maka kita bisa berjalan dalam Roh dengan betul,sehingga kita terampil berjalan dalam pimpinanNya.
Orang yang dewasa rohaninya (bisa pikul salib, bisa dan mau taat dengan tertib, mengerti Firman Tuhan)akan taat kalau yakin pimpinan Roh, sekalipun ia tidak mengerti atau tidak setuju Yoh 21:18. Betul2 perlu penyangkalan diri, juga menyangkal perasaan hati dan pikiran yang bertentangan dengan Firman Tuhan. Ingat Abraham Kej 22:1-3.

Klik di sini untuk kembali ke outline

BERKEMAH DAN BERJALAN

Bilangan 9:18-20
18 Maka atas firman Tuhan berangkatlah bani Israel dan atas firman Tuhanpun didirikannyalah kemahnya; maka selama segala hari awan itu berhenti di atas kemah sembahyang, tinggallah mereka itu di sana.
19 Maka apabila awan itu tinggal tetap di atas kemah sembahyang beberapa hari lamanya, maka diturutlah bani Israel akan firman Tuhan, tiada mereka itu berangkat.
20 Demikianpun apabila awan itu tetap di atas kemah sembahyang sedikit hari lamanya; atas firman Tuhan didirikannyalah kemahnya dan atas firman Tuhanpun berangkatlah mereka itu. (TL)

Ini diketahui orang Israel dari tiang awan dan tiang api, dan ini menjadi perintah Tuhan. Begitu juga Roh Kudus memimpin kita sesuai dengan kehendak Allah dalam FirmanNya, untuk berkemah atau berjalan. Ini penting untuk bisa mengalami rencana Allah  yang indah2 di dalam hidup kita, asal kita mau taat dipimpin Allah dalam jalanNya.
Berkemah = tinggal di suatu tempat, dalam suatu peristiwa, pekerjaan, pelayanan atau keadaan tertentu menurut pimpinan Roh Kudus.
Dalam suatu peristiwa atau suatu pekerjaan/pelayanan, kadang2 kita disuruh berhenti dan mengerjakannya ber-bulan2 atau ber-tahun2. Kadang2 hanya sebentar.
Putra manusia Yesus kadang2 tinggal beberapa hari di Samaria (sesudah bicara dengan perempuan Samaria dalam Yoh 4). Kadang2 ia tiba2 pergi ke luar negeri (ke Tsiur dan Sidon) hanya melayani seorang perempuan Kanani. Mat 15:21. Rupa2nya perempuan ini terus berdoa dan Roh Kudus memimpin Putra manusia Yesus kesini hanya untuk dia. Kadang2 Ia berhenti di rumah Zakheus, begitu seterusnya, Ia selalu dipimpin Roh, sebab itu hidupNya menjadi indah, luar biasa penuh dengan kuasa dan pekerjaan Allah yang heran2, sesuai dengan rencana Allah yang heran. Karena dipimpin Roh, Putra manusia Yesus dapat menyelesaikan tugasnya dalam 3,5 tahun dengan sempurna tanpa cacat atau kerut, sebab terus menerus dipimpin Roh Luk 4:1, 18, Mat 4:1.
Begitu kita harus belajar peka dipimpin Roh, maka bukan kita lagi tetapi Kristus yang bekerja di dalam kita dan hasilnya akan luar biasa, sesuai dengan rencana Allah yang heran.

Klik di sini untuk kembali ke outline

TIDAK ADA BATAS WAKTU BAGI ALLAH

Bilangan 9:21-23
21 Demikianpun apabila awan itu berhenti hanya dari pada petang datang ke pagi hari, dan pada pagi hari awan itu diangkat, maka berangkatlah mereka itu, baik siang baik malam, apabila terangkat awan itu, maka berjalanlah mereka itu.
22 Baik dua hari baik sebulan baik setahun lamanya tinggal awan itu di atas kemah sembahyang, seberapa lama awan itu tetap di atasnya tinggal juga bani Israel di tempat itu, tiada mereka itu berangkat, tetapi apabila awan itu dinaikkan maka berangkatlah mereka itu.
23 Atas firman Tuhan didirikannyalah kemah-kemahnya dan atas firman Tuhan juga berangkatlah mereka itu, dilakukannya perintah Tuhan setuju dengan firman Tuhan yang kepada Musa. (TL)

Kadang2 tiang awan itu lama tidak diangkat sampai ber- bulan2, tetapi orang Israel harus terus taat. Tetapi ada kalanya petang berhenti, lalu besok pagi berangkat, mereka juga harus taat, baik siang atau malam, tidak ada batas waktu bagi Allah.
Taat seketika
Yusuf diberi mimpi dan disuruh berangkat malam itu juga ke Mesir. Ini sungguh2 merepotkan sebab membawa bayi dan tidak siap sebelumnya, tetapi Yusuf taat, malam itu juga ia berangkat Mat 2:13-15. Ia sampai di Mesir dan tinggal disana lama sekali (ber-tahun2) sampai mati Herodes, baru ia kembali pulang ke Israel.
Kalau malam itu Yusuf tidak pergi, paginya Putranya disembelih dan rencana Allah gagal. (Allah yang maha kuasa sudah memilih Yusuf, seorang yang Allah tahu akan taat, sebab Allah tahu lebih dahulu. Tetapi Yusuf harus menyangkal diri untuk taat pada perintah Allah dan Yusuf taat; Allah sudah tahu lebih dahulu).
Juga Israel harus taat (waktu mau keluar dari Mesir), malam itu juga (sesudah makan Paskah) mereka harus berangkat, didorong keluar Kel 12:39-42.
Kita harus belajar mahir dipimpin Roh, tahu kehendak Tuhan seperti Musa, Ibrahim, Yusuf dan langsung taat sesuai dengan pimpinan Tuhan, kalau perlu saat itu juga, maka kita akan melihat kemenangan yang besar.

Berhenti
Waktu Musa dan Israel sampai di tepi laut, Tuhan menyuruh mereka berhenti. Israel jadi ketakutan, tidak masuk akal kalau orang yang dikejar dengan rata dan kuda, lalu berhenti, mereka maunya lari, tetapi justru disuruh berhenti oleh Tuhan Kel 14:2.
Musa mengerti dan tenang2 saja, tetapi orang Israel hanya memakai akalnya, mereka menjadi bingung ketakutan, panik dan kacau balau. Kita harus mengerti pimpinan Roh Kudus.
Hasilnya luar biasa, mujizat yang sangat besar terjadi, sampai2 orang di Yerikho 40 tahun kemudian, masih ketakutan karena mujizat yang luar biasa itu.
Belajar berjalan dengan Tuhan dan jangan tergantung waktu, taat, saat ini juga atau berhenti, maka rencana Allah yang heran dan mulia akan kita alami.

Klik di sini untuk kembali ke outline

KESIMPULAN

Demikian kita berjalan di jalan yang baru, dalam tahun yang baru dengan pimpinan Roh Kudus. Kita tidak tahu apa2, tetapi Tuhan tahu lengkap. Jangan takut terus berjalan dengan Tuhan, dengan Tuhan kita aman dan berhasil penuh. Yang penting kita harus makin mahir berjalan dengan Tuhan.
Nyanyian:
Serta Tuhan ku jalan dalam pimpinan-Nya