SX-795 Mengatasi Hati Panas dan Muka Muram

PENDAHULUAN

Adam dan Hawa mempunyai dua anak, yaitu Kain dan Habel. Kain menjadi petani, Habel menjadi gembala. Semula keduanya nampak berjalan dengan baik, bisa bekerja secara jasmani, juga bisa mempersembahkan korban kepada Tuhan. Akan tetapi pada suatu titik, Kain menjadi sangat panas hatinya & mukanya muram. Tuhan sudah mengingatkan, namun Kain tidak peduli. Akhirnya ia menjadi begitu jahat sampai membunuh adiknya. Apa penyebabnya dan mengapa bisa terjadi ? Mari kita pelajari dari terang Firman Tuhan.

I. Timbul Perbedaan

Habel  dan persembahannya diterima Tuhan, tetapi Kain dan persembahannya ditolak Tuhan, Kej 4:4-5. Sebab2-nya :

  1. Kain : Tidak bertobat, dosa iri hati & sombong dibiarkan, hati menjadi jahat. Korban persembahan : sebagian dari hasil tanah, tidak ada tanda darah.  Allah tidak berkenan, Kej 4:5a.
  2. Habel : tulus, hidupnya benar, punya iman. Korban Persembahan : anak sulung domba, ada tanda darah, sesuai dengan kehendak dan pikiran Allah  yang menyembelih domba, bayangan dari Anak Domba Allah yaitu Yesus Kristus, Yoh 1:29, 1Kor 5:7, Rom 3:25. Allah berkenan, Ibr 11:4.

Kalau ada dosa iri hati, sombong, benci,  perkara yang jahat, Tuhan tidak berkenan & tidak mau mendengar, Maz 66:18.

II. Hati Panas

Tuhan menegur Kain yang hatinya panas & mukanya muram. Mengapa ? Tuhan  tahu sampai dalam hati seseorang,1Sam 16:7b. Dari dalam hati timbul segala pikiran jahat, Mat 15:19. Kain sangat marah & wajah muram/muka tunduk, artinya tidak menengadah kepada Tuhan. Hubungan dengan Tuhan putus, sehingga tidak bisa berdoa & harap kepada Tuhan, melainkan memakai kekuatan sendiri.

Dosa:

  • Membuat hubungan dengan Tuhan putus, rusak, Yes 59:2. Hidup jadi sulit.
  • Merusakkan banyak hal yang baik, Yer 5:25, Pkh 9:18.
  • Membuat hati gelisah, tidak ada sejahtera sebab dosa masuk, maka iblis masuk karena diberi tempat, Ef 4:27.

Sekalipun berkecukupan dengan perkara2 dunia, kalau ada dosa maka hidup dan rumah tangganya seperti neraka, pahit, menderita dan putus asa, kalau sudah tidak tahan, minta mati, Rom 3:17, 1Taw 10:13.

Masa kini orang begitu mudah marah, panas hati, benci, kecewa, muka muram. Mengapa ? Oleh sebab terkena panah berapi dari si jahat, iblis, Ef 6:16. Hal ini akan berlanjut dalam perbuatan daging, seperti iri hati, benci, dendam, panas hati, kecewa, marah, pahit, Gal 5:19-21. Sebaliknya orang yang disertai Tuhan ada damai sejahtera Ilahi, sukacita, Fil 4:7, Yoh 14:27, Rom 5:1; 14:17.

Contoh 2 golongan karakter :

  1. Karakter Lama / Manusiawi

Menuruti keinginan daging, perasaan hati sendiri dan bisikan setan. 

  1. Raja Saul. Mengapaakhir hidupnya begitu pahit, bahkan sampai binasa,1Sam 31:4 ? Ini terjadi sejak ia iri hati kepada Daud, 1Sam 18:9.
  2. Haman, pangkatnya tinggi, tetapi hidupnya berakhir di tiang gantungan yang dibuatnya sendiri (Est 7:10). Oleh sebab gila hormat, tersinggung, ada rasa tidak senang pada Modekhai, Est 3:5.
  3. Naaman, seandainya ia menuruti panas hati, tersinggung, lalu pulang, maka tetap sakit kusta dan tidak akan mendapatkan keselamatan dari Allah. Bandingkan 2Raj 5:11-12 dengan 2Raj 5:17-18.

2. Karakter Baru / Ilahi.

Orang percaya yang sudah Lahir Baru itu punya Buah Roh yang sudah diberikan Tuhan, Gal 5:22-23.  Menjadi Ciptaan Baru itu hanya ada di dalam Kristus, 2Kor 5:17. Orang beriman yang mau selalu dipimpin Roh dan menyangkal diri, pikul salib setiap hari, maka Buah Roh ini akan bertumbuh sehingga mempunyai karakter seperti Kristus, Rom 8:14, Gal 5:16, Luk 9:23, Ef 4:13, Kol 1:28.

  1. Yusuf. Sekalipun diperlakukan tidak baik oleh kakak2-nya,  tetapi ia tidak dendam, sakit hati, pahit hati. Ia mau mengampuni. Oleh sebab itu Tuhan berkenan, sehingga apa saja yang Yusuf perbuat dibuat Tuhan berhasil, Kej 39:2,3,5; 41:41.
  2. Daniel : Dicari-cari kesalahannya oleh  120 pejabat tinggi & wakil raja  lainnya yang iri hati & tidak senang kepadanya.  Mereka  membuat siasat & berhasil menjebloskan Daniel ke lubang singa. Namun Tuhan menyertai Daniel sekalipun di dalam goa singa. Justru di saat yang sulit itu Tuhan menyatakan pertolongan, mujizat Ilahi, Dan 6:23, 25. Apa kuncinya ? Daniel itu :
  • Tidak mau menajiskan dirinya, Dan 1:8.
  • Biasa berdoa sungguh2 & memuji Tuhan, Dan 6:11-12.
  • Menyembah Tuhan dengan tekun, Dan 6:17
  • Percaya kepada Allahnya, Dan 6:24b.
  • Tidak mau membalas yang jahat dengan yang jahat, Rom 12:19.

Oleh sebab itu Ia mempunyai roh yang luar biasa, Dan 5:12, 14; 6: 4.

  • Daud. Mengalami beberapa kali penolakan, perlakuan yang tidak enak dari keluarganya, 1Sam 16:11; 17:28. Namun pada akhirnya dengan pertolongan Tuhan ia berhasil mengalahkan raksasa Goliat dan menjadi raja.

III. Menjadi Jahat

Tuhan dengan kasih mengingatkan, menegur Kain, tetapi ia tidak peduli, tidak mau koreksi diri, bahkan keras hati.

  1. Dosa di depan pintu & sangat menggoda. Iblis itu pembunuh, penipu, pembohong, Yoh 8:44, 1Pet 5:8. Dosa tidak pernah statis, tetapi terus berkembang, Ams 6:27, Yak 1:15.

Kain tidak taat FT, dosa dibiarkan, lalu menjadi keras hati, Ibr 11:4, 1Yoh 3:12, Yudas 1:11, Ibr 3:15.

  1. Raja Saul. Mula2 baik sekali, tetapi sejak menuruti daging, tidak taat, iri, maka pada akhirnya ia dalam keputus asaan dan dalam kebinasaan, Gal 3:3.
  2. Raja Daud. Sejak muda ia dikenal baik, tetapi tetapi pada suatu saat bisa  menjadi jahat. Mengapa ? Setelah sukses, Daud tidak ber-jaga2, lalu berbuat dosa yang begitu jahat & keji, berzinah dengan Batsyeba, lalu membunuh Uria dengan macam2 tipu daya, 2Sam 11:1- 26. Semua yang dilakukan Daud ini adalah jahat di mata Tuhan, 2Sam 11:27c. Rencana Allah menjadi merosot, kuburnya masih ada sampai sekarang, Kis 2:29; 13:36.
  3. Antikris itu berasal dari orang percaya, tetapi tidak sungguh2 ikut Tuhan, tidak mau bertobat, tetapi menuruti daging, dosa, iblis, 1 Yoh 2:19.

Jangan sampai sudah ke Gereja, jadi anggota gereja lama, jadi Pelayan Tuhan, bahkan jadi Hamba Tuhan, tetapi kalau hidupnya  tidak mau berubah, suatu saat nanti akan ditolak oleh Tuhan, tidak bisa masuk Surga, Mat 7:21-23.

Perhatikan Firman Tuhan lewat ibadah, nasihat sdr2 seiman, Fil 2:1, 1Tes 5:11. Ada kalanya Tuhan “reminder” kita lewat kesulitan, persoalan, sakit penyakit, nasihat sdr seiman. Tujuannya adalah untuk koreksi diri, Rom 8:28, Maz 139:23, Ams 14:16, 1Yoh 3:21.

2. Engkau Harus Berkuasa atasnya. Ini pilihan, mau hidup dipimpin Roh atau daging, Luk 12:57, Rom 8:13. Anak Allah itu hidupnya mau dipimpin Roh, Gal 5:16. Orang yang dipimpin Roh itu :

  • Menang. Tuhan beserta, akan menang terhadap dosa, problem, sakit penyakit, Maz 60:14, Rom 8:31, 37, Kel 14:14, Luk 1:37.
  • Bahagia. Firman Tuhan digenapi. Mengalami rencana Allah yang indah, Luk 11:28, Maz 1:1-3; 119:1-3, Yer 29:11. 

IV. Bagaimana Cara ?

  1. Hidup Benar. Dengan apa ? Kuasa  Firman Tuhan dan Roh Kudus, Yak 1:21, Kis 1:8. Kalau ada Tuhan dan tetap dipimpin Roh, maka akan tetap ada pertolongan dan damai sejahtera serta saldo sukacita Tuhan, Yoh 16:22, Fil 4:7.
  2. Jaga Hati, Ams 4:23. Bersyukur dalam segala perkara, Ef 5:20, 1Tes 5:18.
  3. Bersukacita & Menangis bersama, Rom 12:15.

Kesimpulan :

Persembahkan tubuh kita sebagai persembahan yang hidup, yang kudus & yang berkenan kepada Allah, itu adalah ibadah yang sejati, Rom 12:1.

Scroll to Top