M3476 – Yohanes 4:23-24 Menyembah dalam Roh dan Kebenaran (6 Nov 2011)

A. MENYEMBAH ALLAH YANG BETUL ITU

1. Dalam Roh, yaitu dengan memakai bahasa lidah.

1Kor 14:14 Karena jikalau saya berdoa di dalam bahasa lidah,
maka roh saya berdoa tetapi akal saya tidak berfaedah. (KJI)

Orang yang sudah dibaptis dalam Roh Kudus itu tandanya ada yang dilihat dan didengar (Kis 2:33) yaitu bahasa lidah dan gerakan2 tubuh karena ada suatu kuasa yang besar (kuasa Roh Kudus Kis 1:8) turun ke atasnya.
Sebab itu Tuhan mencurahkan Roh Kudus besar2an pada umatNya (Hujan akhir Ul 11:14) sehingga semua orang yang sungguh2 mau percaya akan penuh dengan Roh Kudus, berbahasa lidah, dan faedahnya amat besar.
2. Dalam kebenaran itu. Ini berarti  kita harus menyembahkan Allah dalam kesucian, tidak ada dosa. Sebab doa dalam dosa itu sia2 Yes 1:15, menjadi kebencian bagi Allah (Ams 28:9) dan dosa (Maz 159:7). Doa dalam Roh dan kebenaran ini diperkenankan Tuhan dan akan menghasilkan hal2 besar di akhir zaman.

I. PERJALANAN TABUT KE YERUSALEM 1Sam 5,6

Dalam Wasiat Lama hadirat Tuhan ada di atas Tabut Kel 25:22. Sebab itu orang2 Wasiat Lama menyembah Tabut sebab disitu ada tahta Allah.
(Ini Wasiat Lama, sekarang kita tidak boleh membuat Tabut atau semacam Tabut, sekalipun dalam nama Tuhan, itu menjadi berhala atau jimat. Dalam Wasiat Lama hubungan Allah dengan manusia sangat terbatas dan dihubungkan oleh imam2, sebab manusia belum dida-maikan dengan Allah, dosa dan yang maha suci tidak bisa berhubungan 2Kor 5:19).
Tabut Allah mula2 ada di Silo (1Sam 4:3) lalu dibawa Hofni Pinehas dalam perang. Israel kalah sekalipun membawa Tabut sebab mereka hidup di dalam dosa. Filistin merampasnya di Eben Haezer (1Sam 5:1). (Sebab Tabut dibuat dari emas, sangat mahal dan penuh kuasa) dibawa ke kuil Dagon di Asdod 1Sam 5:1-2. Mereka ingin merukunkan “berhala2 ini” sehingga Filistin punya dua kekuatan besar. Tentu Tuhan tidak mau bahkan berhala Dagon dihajar sampai terjerumus dan putus2. Bahkan juga negeri Asdod dihukum dengan bala2. Mereka ketakutan, Tabut dibawa ke Gat dan negeri Gat yang dihukum. Lalu Tabut mau dibawa ke Ekron, Ekron menolak habis2an, akhirnya mereka memanggil imam2 berhala dan minta nasehat. Mereka mengambil keputusan dengan logis, mereka mengakui kalah, me-nyerah dan dengan segala hormat mau mengembalikan Tabut ke Israel dengan korban persembahan karena salah (mereka mengakuinya) yaitu 5 benjolan emas dan 5 tikus emas (timbul benjolan2 yang sakit dan ganas, mungkin seperti kanker yang mematikan sebagai hukuman atas orang Filistin, juga tikus adalah tanda bala). Mereka membawa Tabut dengan pedati baru dan 2 induk lembu yang lagi menyusui anaknya. Karena takut hukuman sebab fakta yang dahsyat maka mereka  memberi hormat, mau tunduk dan 5 raja2 Filistin mengembalikan Tabut ke Israel ke Bait Semes dengan cara yang sangat terhormat, sehingga mereka bebas dari hukuman selanjutnya.
Tetapi orang Israel yang sudah tahu, punya Taurat, mengerti bahwa Tabut itu tempat Allah, memperlakukannya dengan tidak hormat dan tidak takut, dihukum Tuhan sampai 70 orang mati (terjemahan lain: 70 orang dan 50 lembu jantan, Dake’s Bible. Dalam bahasa Ibrani ribu dan lembu itu kata2nya sama, sebab itu 50.000 itu sama dengan 50 lembu) 2Sam 6:19. Orang Bethsemes ketakutan dan mengirim Tabut itu ke Kiryat Yearim ke rumah Abinadab, seorang Lewi. Abinadab menyucikan seorang anaknya Eliasar untuk menunggui Tabut. Menyucikan dalam Wasiat Lama itu cukup berat, sebab yang dijaga adalah Tabut.

II. DAUD HENDAK MEMBAWA TABUT KE YERUSALEM

Dalam perjalanan ini, ternyata Eliasar tidak ada, diganti Uza dan Ahio; terjadi sedikit gangguan (pedatinya terserandung batu lalu Uza berusaha menjaga Tabut, dipegang ditahan di tempatnya, tahu2 ia mati. Tuhan tidak pernah salah, pasti Uza ada sesuatu salah yang besar. Rupa2nya Uza tidak hormat, tidak menyucikan dirinya baik2, tetapi selagi di rumah, ada Abinadab masih tidak apa2. Uza tidak bertobat sungguh2, lagipula caranya salah (dengan pedati) sehingga terjadi malapetaka ini. Orang yang tidak hormat apalagi mempermainkan Tabut itu kena hukuman Tuhan. Di negeri Filistin banyak yang mati. Di Bait Semes yang mati 70 orang sebab mereka mempermainkan Tabut Perjanjian.
Kita patut menghormati dan menyembah Allah, jangan kurang hormat sebab Allah patut dan harus disembah.

III. KEMAH DAUD

Sesudah Daud berhasil memindahkan Tabut ke Yerusalem, maka Daud membuat sebuah tenda sebagai tempat sementara untuk meletakkan Tabut di dalamnya. 2Sam 6:17. Sebab ia ingin membangun bait Allah, tetapi ternyata Salomo dengan membangunkannya. Perhatikan tenda ini tidak pernah diberi nama Kemah Daud, hanya kemah atau tenda untuk sementara.
Beberapa orang memberi nama tenda sementara ini kemah Daud (tidak betul)dan menafsirkan tidak tepat dan ber-lebih2 tentang kemah ini se-olah2 inilah Bait Allah tanpa Tirai yang dibangun oleh Daud, dan tingkatannyapaling tinggi dan paling mulia diantara semuanya, bahkan menjadi nubuatan tentang Gereja akhir zaman. Ini tidak tepat, sebab:
1. Ini hanya kemah sementara. Ini hanya ide Daud sendiri yang mencarikan tempat sementara untuk Tabut, bukan bait Allah! Pada waktu bait Allah Salomo selesai dibangun, Tabut itu dipindahkan ke tempat yang betul.
2. Kemah Daud ini tidak pernah direncanakan, diperintahkan atau disahkan Tuhan (bait Allah, Salomo di-sahkan Tuhan dengan hadiratNya 2Taw 5:13-14, juga pada bait Allah Musa Kel 40:34, tetapi kemah Daud tidak pernah!
3. Mengapa ada korban di kemah ini? Sebab Daud tidak berani sembarangan dengan Tabut. Hofni dan Pinehas hidup dalam dosa, berani pakai Tabut, jadi mati, juga orang2 Israel 1Sam 4:10-11.
Orang Filistin merampas Tabut dan menyamakannya dengan Dagon, mereka dihukum dengan bala yang dahsayt. Orang Baitsemes sembarangan, main2 dengan Tabut, Tuhan memukul mereka sehingga 70 orang mati dan 50 lembu. Daud juga dengan tidak sengaja berbuat salah yaitu mengangkat Tabut dengan pedati baru dan dihukum Tuhan dengan kematian Uza, hanya 1 orang, sebab Daud tulus tetapi salah. Tetapi Obed Edom diberkati Tuhan meskipun hanya baru 3 bulan. Sekarang Tabut sudah ada di Yerusalem, ia sangat takut dan sangat ber-hati2 menangani Tabut ini. Daud sangat menghormati Tuhan yang bertahta dalam Tabut ini, sebab itu ia mempersembahkan korban bakaran, pada waktu Daud membawa Tabut ke Yerusalem setiap berlangkah ia membuat Mezbah untuk mengorbankan seekor lembu dan seekor domba jantan. Lebih2 waktu Tabut sudah diletakkan dalam rumahNya. 4. Ada dua macam Kemah Daud yaitu tenda sementara 1Taw 16:1, 2Sam 16:17 (tenda sementara ini tidak pernah diberi nama Kemah Daud oleh Firman Tuhan atau oleh Daud sendiri) dan kemah Daud dalam nubuatan; Arti keduanya itu sangat berbeda.Yang dimaksud dengan kemah Daud dalam ayat2 nubuatan adalah kerajaan Daud yaitu kerajaan Israel bahkan Tuhan Yesuspun satu kali akan duduk di tahta Daud dalam kemah Daud ini dalam kerajaan 1000 tahun Luk 1:32, Yes 16:5.
5. Kemah yang sementara ini (bukan kemah Daud) tidak pernah roboh. Sesudah bait Allah yang dibangun Salomo selesai, Tabut dimasukkan di dalamnya dan kemahnya dilipat dan dikembalikan pada tempatnya. Sesudah Tabut dibawa masuk dalam bait Allah Salomo, kemah ini sudah tidak ada artinya lagi. Yang roboh itu adalah kemah Daud yang betul di dalam nubuatan Firman Tuhan dan itu adalah kerajaan Israel yang roboh sampai habis. Baru sudah zaman Gereja, kerajaan Israel (atau kemah Daud ini) akan berdiri lagi dalam Kerajaan 1000 tahun, bukan sekarang Rom 11:25-26, Amos 9:11-12; Kis 15:16.
6. Kalau suatu pokok itu penting, Firman Tuhan akan menceritakannya dengan banyak ayat2 Alkitab; tetapi tentang kemah sementara ini hanya diceritakan disini. 2Sam 6:17, 1Taw 16:1,4,6. Kemah Daud yang sesungguhnya (dalam Firman nubuatan) adalah tentang kerajaan Daud dan diceritakan dengan beberapa ayat2 lainnya.

A. KESALAHAN CARA MEMBAWA TABUT

Mereka mengangkat Tabut dengan pedati baru, itu salah besar. Orang Israel yang punya hukum2 imamat justru meniru pengalaman orang Filistin, orang kafir yang tidak mengerti apa2 dengan memakai pedati baru 1Sam 6:7, 2Sam 6:3. Orang Filistin sukses dengan baik sekali, sebab mereka tidak mengerti, mereka merendahkan diri dan minta ampun serta dengan sangat hormat mengembalikan Tabut. Ini cukup bagi Tuhan dan Filistin tidak lagi dihukum. Tetapi Daud setuju meniru cara orang2 berdosa; padahal justru Taurat mela- rang naik pedati; cara yang betul, harus dipikul imam2. Daud meniru pengalaman yang sukses itu dan akibatnya celaka, Uza menjadi korban. Kita wajib menurut Firman Tuhan, bukan pengalaman dan fakta yang menjadi guru kita. Menurut dunia pengalaman adalah guru yang terbaik, tetapi bagi kita masih ada yang lebih baik lagi yaitu Firman Tuhan. Kita harus taat akan Firman Tuhan lebih dari pengalaman. Dalam beberapa pengalaman yang tidak bertentangan dengan Firman Tuhan, apalagi kalau pengalaman itu karena taat akan Firman Tuhan, itu boleh dipakai. Misalnya Daud yang percaya dan harap pada Tuhan waktu menggembalakan domba2 sebab itu ia menang melawan beruang dan singa. Pada waktu ia melawan Goliat ia ingat dan memakai pengalaman yang lalu dan ia menang lagi. Tetapi dalam kasus Daud ini, ia meniru pengalaman orang yang tidak kenal Tuhan, apalagi jelas ada peraturan Firman Tuhan yang bertentangan (Tabut tidak boleh naik pedati), ia harus taat pada Firman Tuhan. Apalagi orang yang sudah mengerti banyak dituntut lebih banyak Luk 12:48. Kita tidak boleh meniru kesalahan Daud.
Simson berzina ber-kali2, tidak apa2. Sesudah berzina Roh Tuhan selalu turun ke atasnya dan ia menang tetapi ia tahu itu bukan kehendak Allah, itu berzina, apalagi dengan orang kafir dan dengan kehendaknya sendiri Simson menikah dengan orang2 kafir. Kalau belum terjadi hukuman, itu hanya karena kesabaran Allah (Pkh 8:11). Simson berani sebab ditarik oleh hawa nafsunya dan karena pengalaman2nya yang mengatakan tidak apa2, ia memegang pengalaman ini dan akhirnya Simson celaka.

B. MENGENAL TUHAN

Beberapa orang kurang mengenal Tuhan, Tuhan dianggap sama seperti presiden atau menteri. Mereka menghormati tetapi tidak ada hubungan pribadi dan langsung yang erat. Sebab itu kalau ada keperluan uang, sakit, jalan buntu dll, mereka tidak ingat mentri atau presiden, sebab merekaharus berusaha sendiri. Begitu juga Tuhan bagi banyak orang Kristen, mereka cukup hormat kepada Tuhan, tetapi tidak mengenalnya dan tidak ada hubungan pribadi. Sebab itu dalam segala problem dan kesukarannya, mereka tidak perlu ingat Tuhan sebab mereka merasa harus berusaha sendiri. Mengapa sampai demikian? Sebab:
1. Kurang percaya akan Tuhan.
2. Tidak mengenal Tuhan. Mereka juga tidak mengerti kehendak dan maksud Tuhan bagi hidupnya. Sebab itu merekajuga tidak berdoa menyembah pada Tuhan seperti Allah yang patut disembah, apalagi untuk problem2nya.
3. Jalan sendiri menurut kehendak sendiri, sebab mereka merasa harus berusaha sendiri, sebab itu mereka tidak mencari kehendak Tuhan dan tidak perlu menataatinya.
4. Ada dosa. Sebab itu Roh Kudus tidak bisa bekerja di dalam hatinya, sehingga ia tidak bisa mengerti, tidak bisa melihat yang tidak tampak, tidak bisa bersekutu dengan langsung dan akrab secara pribadi.
Allah menjadi sejauh Presiden atau menteri bagi rakyat biasa yang tidak  mengenal dekat. Tuhan justru menghendaki kita begitu dekat dengan Dia seperti anak dengan Bapa, seperti suami dengan isteri, seperti tubuh de-ngan kepala bahkan lekat menjadi satu 1Kor 6:17. Daud mengenal Tuhan begitu dekat dan ia mengasihiNya, mentaatiNya, sebab itu ia selalu berjalan dengan Tuhan seperti Nuh Kej 6:9, Musa, Abraham dll. Sebab bisa berjalan dengan Tuhan seperti Nuh, ia bisa membangun bahtera dan terlepas dari air bah, bahkan ia bisa menyelamatkan semua binatang2 yang ada. Orang yang bisa berjalan dengan Allah akan melakukan hal2 yang besar dengan Tuhan Maz 60:14.

C. TUHAN ITU ALLAH

Maz 100:3 Ketahuilah olehmu bahwa Tuhan itulah Allah,
maka Ia telah menjadikan kami dan kamipun milik-Nya
dan umat-Nya dan domba yang digembalakan-Nya. (TL)

Tidak semua orang tahu bahwa Tuhan itu Allah. Tuhan dan Allah itu lain, tidak sama. Bisakah kita membedakan antara Tuhan (tuan) yang harus kita taati dan Allah yang harus kita sembah? Sudahkan kita mentaati Firman Tuhan dan sudahkan kita menyembah Allah terus menerus? Tuhan Yesus Kristus itu juga Allah, sebab itu kita taat kepadaNya dan terus menerus menyembah Dia dalam Roh dan kebenaran Yoh 4:23,24. Israel buta akan hal ini.
Baru sesudah orang Israel melihat Tuhan bisa menjawab doa Eli dengan api, baru mereka sadar dan mengerti bahwa Tuhan itu Allah yang maha kuasa dan harus disembah. Sebab itu mereka sujud semuanya dengan mukanya sampai ke tanah dan mengakui dan menyembah Tuhan sebagai Allahnya! Hua (= Tuhan) itulah Allah.
Begitu juga Thomas, sebelumnya ia mengenal Tuhan Yesus hanya sebagai Guru, sebagai nabi, sebagai Orang yang heran tetapi belum mengenalnyasebagai Allah yang patut disembah Yoh 20:27-29. Sesudah ia melihat tubuh kebangkitan Tuhan Yesus, baru ia mengakui dan percaya bahwa Tuhan itu Allah, dan mulai menyembah Dia sebagai Allah. Ada orang meskipun belum melihat, tetapi sudah percaya itu lebih berbahagia. Kalau seorang percaya dan sungguh2 bertobat apalagi hidup penuh dan dipimpin Roh, maka Roh Kudus bisa bekerja bebas dalam hidupnya, maka Roh Kudus akan membawanya pada segala kebenaran Yoh 16:13 sehingga ia bisa mengerti dengan yakin bahwa Tuhan itu Allah yang patut ditaati dan disembah.
Sudahkah kita mengenal Tuhan Yesus sebagai Allah yang patut disembah?
Orang yang mengenal dan percaya bahwa Tuhan Yesus itu Allah, akan sungguh2 menyembahNya.
Daud mengerti dan mengenal Tuhanya baik2, Tuhan itu Allahnya Maz 100:3. Sebab itu ia begitu sungguh2 menyembah Tuhan Allah terus menerus dengan segenap hatinya, dengan ka- gum, dengan hormat, dengan sukacita dan taat akan FirmanNya. Daud suka me-muji2 dan menyembah Tuhan Allah, sebab ia mengenalNya baik2 dan menyembahnya sebagai Allah yang patut disembah, lebih daripada cara orang kafir menyembah berhalanya.
Orang beriman yang bisa membedakan Tuhan dan Allah, lalu mau taat pada Firman Tuhan dan menyenangkan Tuhan, ia akan bisa sungguh2 menyembah Allahdengan betul sehingga memperkenankan Tuhan.

D. MENGAPA KITA HARUS MENYEMBAH ALLAH?

1. Ini perintah Alalh. Satu2nya yang patut disembah Mat 4:10, Wah 22:9.
2. Sebab cinta Dia. Makin cinta, makin suka menyembah Dia.
3. Kita membutuhkan Allah, kita tidak bisa hidup tanpa Allah di dalam kita. Kalau kita menyembah Allah, maka:
a. PengurapanNya memenuhi kita. Sebab itu orang yang suka menyembah Allah biasanya selalu disertai Allah dan selalu menang dalam segala problem2nya.
b. Iman kita makin meningkat.
c. Fasilitas Allah makin limpah seperti hikmat, kuasa, karunai2 Roh, buah Roh.
d. Rohaninya tumbuh dengan subur, sifat2 makin seperti Kristus dan ini menentukan tingkat kita untuk kekal di Surga.
e. Lebat ber-buah2, sebab selalu disertai Tuhan.
4. Sebab kagum, kita menyembah Dia Yoh 20:28, 1Raj 18:39. Kita menyembah terus menerus seperti orang yang mengagumi kekasihnya, tidak habis2nya memuji, apalagi memang Tuhan itu Allah yang patut di-sembah, patut dikagumi dan dikasihi Maz 27:4; 84:11.
5. Sebab penuh syukur Ul 26:10.
6. Selalu sejahtera dan sukacita Pil 4:4,7.
7. Kita bisa terus berjalan dengan Tuhan, dipimpin Roh. Kunci dipimpin Roh adalah doa dalam Roh dan kebenaran dan itulah penyembahan kepada Allah.

E. BAGAIMANA KITA BISA MENYEMBAH ALLAH DENGAN BETUL?

Yaitu:
1. Dalam kesucian Yes 1:15, Ams 28:9, Maz 29:2.
2. Dalam Roh. Yoh 4:23-24, Pil 3:3, 1Kor 12:14.
3. Dengan takut, bukan sembara-ngan Maz 96:6; 89:8, Wah 14:7.
4. Tertib, disiplin 2Taw 30:1, lebih tertib dari penyembahan berhala dari orang2 kafir.
5. Terus menerus 1Tes 5:17.
6. Dengan pengorbanan, istimewa korban waktu dengan limpah dengan segenap hati, mau dan berani menyangkal diri, semuanya untuk Tuhan.
7. Masih ada banyak sebab2 lainnya yang juga mendorong kita bisa terus menyembah Tuhan Allah kita.
8. Dialah se-gala2nya bagi kita. Seperti orangtua bagi anak kecil adalah se-gala2nya. Si anak kecil ini tidak bisa hidup tanpa orangtuanya, setiap problem juga dibawa pada orangtuanya dan orangtuanya yang menyelesaikan baginya. Begitulah Allah itu bagi kita.

F. TUBUH TANPA KEPALA.

Begitulah orang Kristen yang tidak menyembah Allah. Meskipun kita ini mahluk yang tertinggi, termulia dalam dunia sebab kita diciptakan dalam gambaranNya, kita tidak lengkap tanpa Dia. Seperti bait Allah yang heran, tetapi tanpa Allah semua itu tidak ada artinya. Kita tidak bisa hidup sendiri tanpa Dia. Sebab itu kita merasa perlu terus menyembah Dia. Sebab itu sesudah lahir baru kita harus terus menerus hidup dengan Allah, bukan saja karena kita dimerdekakan dari setan yaitu perhambaan dan ikatan dosanya tetapi sebab kita membutuhkanNya, kita tidak bisa hidup tanpa Dia. Sebab itu kita terus menerus menyembah Allah non stop 1Tes 5:17. Dengan Tuhan, hidup kita akan menjadi sangat indah, bahkan terus meningkat menjadi seperti Dia 1Kor 11:1.
Dan Tuhan adalah se-gala2nya bagi kita. Sebab itu kalau kita terus menerus bersekutu dan menyembah Dia, maka dengan Dia kita akan menang dalam segala problem kita dan akan masuk dalam keselamatan kekal, dengan kemuliaan yang besar.
Waktu kita menyembah Dia dalam kesucian dan dalam Roh terus menerus, maka pengurapan Roh Kudus akan terus menerusmengalir di atas kita.

G. SIKAP DALAM PENYEMBAHAN

Kita boleh berdoa, menyembah Allah sambil berbuat hal lain misalnya menyetir mobil, tetapi bukan sambil ber-main2, tetapi karena kita rindu berdoa sebab bersekuut dengan Tuhan itu begitu indah dan penting, sehingga meskipun kita sedang menyetir, kita ingin menyembah Dia selalu, kita ingin me-muji2 Dia dengan segenap hati kita atau karena kita ingin mendengar suara dan pimpinanNya terus menerus. Sebab itu berdoalah dengan segenap hati terus menerus menunggu di kaki Tuhan sampai kita mendengar suaraNya dan yakin.

H. ORANG YANG TERUS MENYEMBAH ALLAH

Kalau kita berdoa dan menyembah Allah terus, maka:
1. Hidup kita disucikan di hadapanNya dan dipenuhi dengan kuasaNya. Orang2 seperti ini  tidak lagi bereaksi dosa dalam keadaan apapun, sebab punya kuasa yang limpah untuk mematikan daging dan dengan hikmatNya bisa menangani segala problem kita.
2. Pengurapan Tuhan terus mengalir dalam hidup kita sehingga kita bisa terus berjalan dalam Roh.
3. Kita menjadi seperti Mezbah Dupa yang terus menaikkan asap dupa yaitu doa penyembahan orang2 suci kepada Tuhan Wah 5:8. Ini mem-perkenankan Tuhan dan menghasilkan se-gala2nya bagi kita.
4. Berjalan dengan Tuhan.
Kalau kita dipimpin Roh itu seperti berjalan dengan Tuhan ber-sama2, itu hidup yang paling indah, senang, sekaligus diolah untuk tumbuh menjadi seperti Kristus dalam kemuliaanNya dan banyak ber-buah2. Orang2 seperti ini, misalnya Nuh, Musa, Yusuf, Abraham dll meng- hasilkan karya2 yang indah, besar dan jadi berkat bagi banyak orang.
5. Immanuel (yaitu Allah beserta kita Mat 1:21) dan hidup ini akan menjadi penuh dengan kemenangan dan kesukaan ilahi yang heran dari Tuhan. Allah itu maha kuasa dan maha besar, Ia bisa berbuat segala perkara yang suci dan benar besartanpa batas, sehingga kita mengalaminya dan menjadi lebih dari pemenang dan terus diolah sampai akhirnya bisa menjadi seperti Kristus.

KESIMPULAN

Tuhan Yesus adalah Juru selamat manusia dan juga Allah yang maha kuasa ber-sama2 Bapa dan Roh Kudus, semuanya adalah Allah yang patut kita sembah (tetapi kita hanya mempunyai satu Allah yaitu Bapa dan satu Tuhan yaitu Tuhan Yesus 1Kor 8:6). Sebab itu  selain taat sebagai hamba pada tuannya yaitu Tuhan Yesus Kristus, kita juga menyembah Dia dalam Roh dan kebenaran terus menerus karena Dialah Allah yang patut disembah.
Kita menyembah Tuhan. Sebab itu diperintahkan dan kita memerlukannya (seperti orangtua yang memerintahkan anaknya untuk makan dengan cukup2 terus menerus), juga karena hati cinta, kagum, sukacita dan penuh syukur, sebab dengan demikian kita bisa berjalan dengan Dia senantiasa.
Taat kepada Tuhan dan sembahlah Allah Mat 4:10 yang maha besar, terus menerus, dalam Roh (pakai bahasa lidah 1Kor 14:14) dan dalam kebenaran, bukan dalam dosa, sebab Tuhan tidak berkenan kita hidup dalam dosa dan penyembahan orang berdosa itu adalah kebencian bagi Allah, bukan kesukaannya. Doa orang suci dalam Roh dan kebenaran itu seperti dupa yang harum dari Mezbah Dupa.
Sembah terus dan bersekutu terus sehingga persekutuan pribadi kita dengan Tuhan makin manis dan erat,maka kita akan limpah dengan kuasa dan segala hikmat, karunia2 dan buah Roh.
Ini cara berjalan dengan Allah seperti Nuh, Musa, Daud, Yusuf dll, hasilnya amat indah untuk kekal. Inilah contoh hidup yang diberikan Putra manusia di dalam dunia, sehingga hidupNya berkemenangan.

Nyanyian:

1. Sembah dan puji Dia sang Raja.
2. Kusembah Tuhan Yesus 2x Ku sembah Tuhan Yesus terus selamanya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to Top