M3705 – Kisah Para Rasul 2:16-21. Pentakosta dan Kedatangan Tuhan

I. DEFINISI.
Pentakosta adalah peristiwa pencurahan Roh Kudus untuk orang beriman yang terjadi 50 hari sesudah kebangkitan Tuhan Yesus. Jadi sesudah manusia ditebus oleh kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus, lalu orang-orang dimeteraikan dengan baptisan Roh Kudus. Ef 1:13. Inilah Pentakosta, baptisan Roh Kudus untuk orang yang percaya.
1. Pentakosta kunci akhir zaman.
Ayat2 ini jelas sekali menghubungkan Pentakosta dengan kedatangan Tuhan, sebab memang Pentakosta menjadi kuncinya.
2. Akhir zaman bisa berarti:
a. Secara luas yaitu zaman Gereja selama kurang lebih 2000 tahun, atau
b. Secara khusus yaitu Minggu ke-70 Daniel (hanya 7 tahun saja). Kita sekarang sudah berada di bagian terakhir mendekati Minggu ke-70 Daniel.
3. Zaman Israel dan zaman Gereja. Sesudah Israel menolak Mesias dan mereka mengutuki dirinya sendiri Mat 27:25, maka mulailah zaman Gereja yang lahir dari Golgota, tepatnya pada hari Pentakosta dimana Roh Kudus dicurahkan (yaitu Hujan awal), maka zaman Israel diganti dengan zaman Gereja sampai zaman Gereja selesai dalam Minggu ke-70 Daniel dan zaman Israel juga dimulai kembali dalam Minggu ke-70 Daniel dan digenapkan dalam kerajaan 1000 tahun (zaman kerajaan Anak Daud Luk 1:32).
II. HUJAN AWAL DAN AKHIR.
Pentakosta (yang diumpamakan dengan musim hujan) itu mempunyai dua puncak yaitu Hujan awal dan Hujan akhir Ul 11:14.
Secara harfiah, Hujan awal itu untuk menanam gandum, benihnya ditaburkan lalu muncul benih gandum yang terus bertumbuh. Hujan akhir itu untuk mematangkan mayang gandum sehingga bisa dituai.
Secara rohani, Pentakosta berarti puncak-puncak pencurahan Roh Kudus untuk umat Tuhan (Gereja) yang terjadi pada permulaan (Hujan awal) untuk memulai, melahirkan Gereja dan puncak keduanya pada akhir zaman, waktu masuk Minggu ke-70 daniel untuk mematangkan Gereja sehingga bisa “dituai” yaitu ikut pengangkatan dan sebagian menjadi sempurna. Kita melihat rinciannya untuk mengambil pelajaran daripadanya yaitu:
HUJAN AWAL. Wasiat Baru dimulai Yer 31:31-34. Semuanya berubah drastis, dari hukum Taurat menjadi zaman kemurahan dan anugerah, ini hanya bisa jadi kalau ada pertolongan Roh Kudus, tanpa Roh Kudus, Wasiat Baru tidak bisa dimulai. Bukan saja cara ibadahnya berubah sampai dalam hati (sebab sudah terjadi penebusan manusia batiniah) tetapi juga semua orang kafir masuk iman sampai masanya selesai (Rom 11:25). Perkara-perkara besar terjadi Ibr 11:39-40, Luk 16:16. Banyak orang be-rebut-rebut masuk, misalnya waktu Petrus berkhotbah ribuan orang percaya dan 3000 orang dibaptiskan.
Dengan Hujan akhir zaman Gereja mulai. Ini ditandai oleh keberanian, kuasa, mujizat, karunia-karunia Roh, ketaatan dan setia sampai mati sehingga terjadi banyak mati syahid sebab orang-orang berani setia sampai mati. Semua rasul-rasul mati syahid (Yohanes mati di pulau pembuangan) sebab kuasa Roh Kudus (kalau tidak ada kuasa Roh Kudus, semua akan menyangkal iman atau lari).
HUJAN AKHIR. Pekerjaan Roh Kudus begitu limpah, sehingga semua tumbuh luar biasa. (Contoh dengan angka supaya kita mengerti: hasil kekuatan sendiri misalnya 15, tetapi dengan kuasa Roh Kudus hasilnya bisa 75, 5 kali lipat. Rasanya begitu mudah, itu sebab bantuan pekerjaan Roh Kudus). Dengan contoh lain seperti sepeda dengan sepeda motor, hasilnya sangat jauh berbeda, apalagi dengan mobil bisa puluhan kali lebih hebat dalam keberhasilannya. Bahkan ini masih bisa dibandingkan dengan pesawat, roket dst, sebab Roh Kudus itu tidak ada batasnya, tidak terhingga, Dia Allah yang maha kuasa.
Tujuan Hujan akhir adalah menamatkan GerejaNya sehingga orang-orang yang mau taat diolah bisa ikut pengangkatan, bahkan sebagian menjadi sempurna. Roh Kudus bekerja dengan luar biasa, bahkan ketiga Pribadi Allah semua ikut bekerja maksimal bagi manusia (maksimalnya Allah itu tidak terbatas, tetapi Allah dibatasi oleh ketaatan dan kemampuan manusia) sehingga Gereja tumbuh dengan cepat, siap untuk diangkat. Kuasa Roh Kudus juga memberi hikmat, kuasa, ketaatan, keberanian, pimpinan Roh Kudus yang heran, macam-macam karunia, mujizat dll dari tiga Pribadi Allah, sehingga mereka juga berani mati, tetapi dalam Minggu ke-70 Daniel tidak terjadi mati syahid, sebab semua yang setia dan taat akan ikut pengangkatan, tidak ada yang mati 1Kor 15:51-52. Lain dengan Hujan awal, meskipun tantangan dan aniaya justru lebih besar dalam Hujan awal (dunia betul-betul dikuasai tiga Antikris yang mula-mula). Dalam Hujan awal yang membunuh Kristus dan tubuhNya adalah Yudas, orang Parisi, ahli Taurat, Imam2, orang Yahudi dan juga Pilatus, Herodes dll. Inilah bentuk Antikris dalam Hujan awal seperti Yudas (+iblis di dalamnya Luk 22:3) dll, tetapi dalam Hujan akhir atau Minggu ke-70 Daniel, Antikris akan jauh lebih dahsyat, tetapi ia hanya membunuh orang-orang beriman yang plin plan, suam, kanak-anak rohani dll yaitu tingkat Halaman (sekarang kena sedikit2 tetapi dalam zaman Antikris semua dibinasakan Antikris tanpa ampun Wah 11:2). Tetapi orang beriman tingkat Ruangan Suci (hidup dalam kesucian dipimpin Roh) tidak ada yang kena sesuai dengan janji2 Tuhan.
Keadaan zaman antikris itu sangat dahsyat, Tuhan izinkan, sebab dengan demikian akan terpisah dua golongan orang (polarisasi Mal 3:2-3, 1Kor 11:19) yaitu yang sungguh-sungguh harap Tuhan, terus taat dipimpin Roh dan orang-orang yang tidak sungguh-sungguh harap Tuhan, berjalan dengan kekuatan sendiri, lalu sedikit atau banyak akan ikut dalam arus dosa.
Hanya golongan orang yang sungguh-sungguh harap Tuhan, dipimpin Roh yang bisa bertahan dalam zaman yang sangat jahat ini, hanya mereka yang tahan. Golongan yang lain undur atau masuk dalam Gereja campuran yang bisa bekerjasama dengan Antikris. Tetapi orang-orang ini akan mati dalam dosa, tertinggal dan binasa, kecuali bertobat sehingga mati dalam zaman Antikris.
Jangan lupa orang-orang beriman bisa tahu saat masuk dalam Minggu ke-70 Daniel  yaitu (lihat M3702).
1. Kalau hidup seperti Abraham dan Nuh.
2. Anak-anak terang 1Tes 5:2-5.
3. Orang-orang yang hidup dipimpin Roh akan tahu lewat hamba-hambnya Amos 3:7, buku kecil yang terbuka meterainya Wah 5:1; 10:2, juga lewat tanda-tanda zaman sesuai Firman Tuhan.
4. Dan lain-lain.
III. KAPAN HUJAN AKHIR MULAI.
Tidak ada tanggal yang tepat, tetapi kalau sudah terjadi, maka keadaan makin jelas (bagi anak-anak terang)sebab “hujannya lebat”. Ini terjadi beberapa saat sebelum Minggu ke-70 Daniel, sebab Hujan akhir adalah salah satu faktor penting dalam fasilitas ilahi yang limpah dalam waktu-waktu ini. Kita juga tidak tahu kapan Minggu ke-70 Daniel mulai, tetapi kalau sudah masuk, orang-orang yang dipimpin Roh, yang berjalan dengan Tuhan akan makin tahu dengan jelas. Sekarang kita makin dekat dengan saat itu,tidak mungkin ditunda, justru dipercepat Mat 24:22, 2Pet 3:12, Mrk 13:20.
Dalam setiap peristiwa dahsyat yang terjadi, selalu ada dua kemungkinan yaitu:
1. Apakah keadaan akan menjadi baik, aman dan tenang kembali?
2. Apakah keadaan akan menjadi makin dahsyat, apalagi tiba2 menghebat global, sehingga menjadi salah satu tanda mulainya Minggu ke-70 Daniel?
Kemungkinan:
1. Membuat kita lega dan bersyukur, sebab kita masih mendapat waktu lagi untuk tumbuh dan bersedia.
2. Tetapi kalau kemungkinan ini yang terjadi, kita tidak bisa menyesalinya, sebab itu berarti waktunya sudah sampai (biasanya ini menjalar menjadi gejala global, itu salah satu tanda akhir zaman yaitu: 1. Global, 2. Tiba2 menghebat, 3. Belum pernah terjadi), maka kita harus segera siap, karena waktunya sudah sampai Luk 21:28. KJI, kita akan mengalai penebusan tubuh. Terus memandang ke Atas dan masuk dalam proyek penamatan yang ajaib, cepat dan amat indah dan mulia (zaman keemasan Gereja).
Saat terakhir ini sangat singkat, hanya 3,5 tahun bahkan tepat 1260 hari. Kita harus betul-betul ber-jaga2, bahkan mulai sekarang sudah siap, sebab se-waktu-waktu kalau terjadi jangan sampai mabuk atau tertidur dalam perkara-perkara dosa/ duniawi sehingga terlambat dan tertinggal.
Bagi orang-orang dunia atau Kristen Halaman itu sangat sulit untuk mengenali dan percaya seperti orang zaman Nuh dan calon2 menantu Lot. Sebab itu jangan mengharapkan bisa tahu saat itu, lalu dibiarkan saja dan hidup suam, tidak bertobat, terus jatuh bangun dalam dosa, duniawi dll, orang seperti ini pasti tidak mengerti dan pasti tertinggal. Kalau toh tahu, untuk beralih dari duniawi menjadi rohani, dari cinta anggur lama ke cinta anggur baru dst itu sangat sulit. Sebab itu kita harus ber-jaga2 mulai sekarang, kalau tidak resikonya sangat besar, bisa terjerumus ke Neraka.
Kesimpulannya: Kita tidak tau bila Minggu ke-70 Daniel mulai, tetapi bagaimanapun juga kita harus sungguh-sungguh bersedia sebab:
a. Amos 4:12 kita harus siap ganda yaitu untuk kematian (bertemu Tuhan secara pribadi) dan ini juga tidak kita ketahui saatnya atau pengangkatan.
b. Mat 24:12. Kita harus bersedia mulai sekarang, sebab tanpa bersedia, tidak ada orang bisa tahan, itu yang ditekankan Tuhan ber-kali2 sebab hari-hari itu adalah baptisan api Mat 3:11, Luk 12:49-50 (ujian akhir yang dahsyat) untuk semua orang, baik yang bersedia atau tidak, yang sudah rohani atau belum, semua harus menghadapinya dan mereka yang tidak bersedia, tidak bertobat sungguh-sungguh (tidak dipimpin Roh) tidak akan tahan dan gugur lalu masuk dalam bagian celaka (mati dalam dosa langsung ke Neraka atau tertinggal dan masuk dalam zaman Antikris yang sangat parah).
Sebab itu kita harus bersedia mulai sekarang. Kalau Minggu ke-70 masih lebih lama, lebih menguntungkan untuk bersedia sehingga bisa bersedia lebih lama, lebih baik dan bisa masuk dengan mulus dan tumbuh dengan cepat, ikut dalam penamatan yang mulia, indah dan ajaib.
IV. BAGAIMANA KITA BISA BERSEDIA DENGAN BETUL.
1. Mulai sekarang, jangan menunda, bertobat dan hidup dipimpin Roh dalam Ruangan Suci.
Orang yang menunda itu berarti:
a. Ada sesuatu yang belum beres, belum dilepaskan, ada perkara-perkara duniawi yang masih dicintai.
b. Orang ini keras hati.
2. Terus penuh dan dipimpin Roh di jalan sempit dalam kesucian dan selalu penuh dengan 7 Kebutuhan Pokok Rohani.
3. Jangan terlibat terikat dengan hal-hal yang tidak perlu.
a. Hal-hal yang tidak perlu, apalagi keinginan yang sia-sia dibuang (hobby, hanya untuk senang2 meskipun netral, perhatikan waktu yang terbuang dan pengaruh pergaulan) yang dipertahankan hanya hal-hal yang dibutuhkan.
b. Tebus waktu Ef 5:16 KJI.
c. Kebutuhan ada dua macam yaitu yang biasa/ rutin dan kebutuhan darurat (Minggu ke-70 Daniel). Sebab itu sekalipun sama-sama kebutuhan, kita harus mempersiapkan kebutuhan darurat lebih dahulu, sudah standbysekalipun tampaknya untuk sekarang kurang perlu atau ber-lebih2an. Misalnya secara jasmani pelampung di kapal (terbang), pemadam kebakaran di rumah, apalagi tempat umum, payung atau jas hujan, nomer-nomer telepon penting dll. Mungkin hal ini tidak akan dipakai selama ber-tahun2 tetapi tetap harus disediakan untuk ber-jaga2.
Begitu secara rohani, kita harus terus mempersiapkan kebutuhan darurat, sehingga kalau tiba2 diperlukan sudah ada, yaitu :
1. Kesucian, harus terus dijaga. Kalau toh terpaksa jatuh dalam dosa (diharapkan dosa kecil, sebab kalau dosa besar berarti sudah lama, sudah keras hati), segera langsung bertobat dan kembali dalam posisi hubungan baik dengan Tuhan Yak 4:7-8. (Kita harus sadar bahwa pikul salib itu mutlak perlu dan mau terus memikulnya, bahkan sampai mahir).
2. Terus dipimpin Roh seperti ligabis. Jangan penuh Roh seperti ligabo, ini berbahaya untuk akhir zaman sebab dari luar penuh Roh Kudus tetapi dalam hati dan hidupnya terus jatuh bangun dalam dosa.
3. Hiduplah dewasa, jangan kanak-anak. Jangan terlibat dengan hal-hal dosa atau kebiasaan, tradisi atau perbuatan-perbuatan yang salah seperti ngrasani, tontonan2 apalagi yang berdosa, berkelahi, macam-macam ikatan kecil besar dan semua tabiat atau sifat2 ke-kanak-anakan,.
Rindulah cepat jadi dewasa 1Kor 13:11, Ibr 5:12-6:1. Buanglah semua yang jadi beban, apalagi jadi ikatan dan yang tidak perlu, hendaklah dibuang Ibr 12:1. Berpadalah dengan apa yang ada, jangan hanya karena kemewahan, kesukaan kanak-anak dll, lalu terjerat, buang semua. Tebus waktu, pakai untuk hal-hal yang penting dan rohani.
4. Tujuh Kebutuhan Pokok Rohani (KPR) dapat prioritas pertama. jangan dikurangi, tebus waktu untuk lebih meningkat supaya se-waktu-waktu Minggu ke-70 Daniel mulai, kita sudah siap dan bisa masuk dengan mulus.
Kalau hal-hal darurat jasmani, banyak kemungkinan tidak terpakai, seringkali kita rugi waktu, uang, kesempatan dll seperti pemadam kebakaran setiap 3 tahun harus diperbarui dan itu perlu dana yang cukup besar. Tetapi kalau kita bersedia secara rohani, itu sama sekali tidak merugikan tetapi justru untung sebab:
4.1. Orang yang berada dalam keadaan siap sedia, waktu masuk dalam Minggu ke-70 Daniel, hidupnya akan indah, sukacita, berkenan, suatu hidup yang bahagia, bukan rugi atau menderita!
4.2. Kita tidak rug justru keberkatan, sebab orang yang seperti ini berkenan pada Tuhan Kol 1:10 seperti Daud Kis 13:22, justru orang-orang seperti ini diberkati Tuhan makin limpah, semua fasilitas yang dibutuhkan akan dicukupi Mat 6:33.
3. Rohaninya Terus Meningkat Sampai Puncak. Tidak rugi sama sekali, justru meningkat dan ini hasilnya sampai kekal, asal terus dipelihara sampai akhir Gal 3:3-4.
Begitu juga andaikata Tuhan Yesus belum datang dan ia bertemu tuhan secara pribadi, tetap untung, semua perkara itu dan kemuliaan (tingkat pertumbuhan) dan pahalanya terus ikut sampai kekal. Biasanya orang-orang yang sungguh-sungguh bersedia tidak sampai gugur, bisa tahan dalam masa2 sulit itu.
V. BERSEDIA MENGHADAPI MINGGU KE-70 DANIEL.
Persiapan untuk masuk Minggu ke-70 Daniel ini sangat penting, sebab persiapan yang betul itu akan menentukan keadaan dannasib kita dalam Minggu ke-70 Daniel, saat2 terakhir yang hanya 3,5 tahun tetapi sangat menentukan, sebab inilah proyek penamatan (finishing) dari rencana Allah.
Orang yang bersedia baik-baik, akan punya nasib yang baik seperti Yeremia tetapi yang tidak bersedia akan mempunyai nasib yang celaka seperti Zedekia dalam penamatan kerajaan Yehuda (penamatan kerajaan Israel sudah terjadi kurang lebih 142 tahun lebih dahulu.
Jadi persediaan sekarang menentukan nasib kita dalam Minggu ke-70 Daniel.
Yang sulit adalah kita ini belum tahu kapan hari-hari itu datang tetapi kita tetap bisa bersedia sebab semua orang beriman harus bersedia untuk salah satu, yaitu bertemu dengan Tuhan secara pribadi dan secara masaal ber-sama-sama. Pertemuan pribadi itupun tidak kita ketahui kapan, sebab ada orang mati muda ada yang mati tua, semua tidak tahu lebih dahulu. (Memang kalau sudah tua, kebanyakan sudah bisa mengira-ngira sisanya berapa tahun berdasarkan umur rata2 70-80 tahun Maz 90:10.
Bersedia pribadi (mati) Amos 4:12 itu bisa:
1. Mati pribadi (ini bisa bersambung ke Surga atau Neraka, tergantung masing2).
2. Mati dalam Minggu ke-70 Daniel, ini mati celaka, pasti masuk Neraka, sebab yang sungguh-sungguh tidak akan mati 1Kor 15:51. Mati disini betul-betul dahsyat!
3. Mati dalam zaman Antikris yaitu mati karena mengakui nama Tuhan, tidak mau diberi angka Antikris, ini mati bahagia, sekalipun dalam sengsara yang dahsyat dan hanya mendapat jubah dan daun palm (seperti menerusi api 1Kor 3:15, tingkat yang terendah), tetapi selamat, tidak masuk Neraka. Sengsaranya maksimal, pahala dan kemuliaannya minimal, itu rugi besar dibandingkan mati zaman sekarang itu bisa mencapai jauh lebih banyak. Tetapi mati karena mengakui nama Tuhan dalam zaman Antikris ini sudah untung besar, sebab tidak masuk Neraka. Tetapi kalau mau hidup dengan pengorbanan habis2an seperti ini (seluruh uang, seluruh kemerdekaan hidup, seluruh kesukaan hidup dari Tuhan dll, dan mau dianiaya sampai mati), hanya dapat pahala dan kemuliaan minimal. Padahal kalau dengan pengorbanan total 100%, orang zaman sekarang bisa2 maka tinggi dengan cepat, bahkan bisa menjadi sempurna. Begitu mahal keselamatan dalam zaman Antikris, tetapi masih bisa “dibeli” atau “ditukar” dengan nyawa dan se-gala2nya. Orang zaman sekarang gara-gara uang 4 juta sudah bisa undur, apalagi kalau gara2 Rp 100 juta dst. Tetapi dalam zaman Antikris harganya total, 100%, semua yang ada padanya.
Zaman sekarang ini adalah zaman kemurahan yang amat besar, jangan di-sia2kan!). Orang yang bersedia dengan baik akan tumbuh dengan cepat dalam Minggu ke-70 Daniel, yang menjadi zaman keemasan Gereja baginya, sangat indah, senang, meskipun dalam aniaya dan keadaan yang dahsyat dan berbahaya, tetapi selalu menang dan tidak sampai mati asal tetap hidup benar dan taat dipimpin Roh seperti ligabis. Semua akan tumbuh dengan sangat cepat, jumlah orang sempurna akan digenapkan dan yang lain tingkatnya juga tinggi-tinggi dalam tingkatan Ruangan Suci, sebab fasilitas Minggu ke-70 itu luar biasa. Semua ini akan ikut dalam pengangkatan yang heran dan mulia itu (yang menjadi sempurna, langsung naik ke tahta Allah, waktu menjadi sempurna).
KESIMPULAN.
Pakailah semua kekuatan, karunia dan buah-buah Roh untuk berjalan dalam Roh menghadapi Minggu ke-70 Daniel maka fasilitas akan disediakan oleh Tuhan dengan cukup, Tuhan sanggup, lebih-lebih kalau rohani kita meningkat, maka fasilitas jasmani dan rohani yang disediakan Tuhan akan makin meningkat!
Tanpa berjalan dalam Roh dengan kuasa Allah, tidak ada yang bisa tahan dalam Minggu ke-70 Daniel Mat 24:22. Belajar makin mahir hidup dipimpin Roh (= hidup di Ruangan Suci, dalam jalan sempit, dalam kesucian dan terus mematikan daging Rom 12:1-2, hidup menurut kehendakNya).
 
Nyanyian: Tabernakel Glory no 238.
Tentukanlah engkau tlah bersedia.