M3530 – Ibrani 13:16; Yakobus 4:17 Kebaikan (17Juni’12)

Download MP3 Khotbah: M3530

I. DEFINISI

Kebaikan berarti berbuat baik. Lawannya adalah berbuat jahat. Ada dua macam kebaikan, yaitu:

  1. Kebaikan manusiawi. Ada banyak orang2 baik di sekitar kita. Banyak orang berusaha menjadi orang baik, ada banyak pendidikan budi pekerti, pelajaran2 karakter yang bermutu baik, bahkan orang2 mau membayar mahal untuk kursus2 karakter yang baik (apalagi untuk pimpinan, penanggung jawab dll), sehingga hidupnya menjadi sopan, peramah, suka menolong, sabar dll. Itu semua baik dan diperlukan bagi masyarakat, bangsa dan setiap negara, apalagi untuk mendidik anak2 di rumah, di sekolah dll, itu berfaedah bahkan perlu terus menerus ditingkatkan.Untuk kehidupan di dalam dunia, berbuat baik itu perlu dan penting, dan Allah memberkati dan memberi kuasa pada raja2, pemerintah, penguasa untuk menghukum orang jahat dan menghargaiorang yang berbuat kebaikan Rom 13:3-4, 1Pet 2:14.
  2. Kebaikan ilahi, yaitu kebaikan di hadapan Allah berarti kebaikan lahir batin, bukan saja baik secara lahiriah tetapi juga sampai batin, benar dan baik di hadapan Allah 2Raj 10:30, tidak ada dosa atau kesalahan / kejahatan tetapi tulus sehingga boleh masuk Surga. Dosa tidak boleh masuk Surga Wah 21:27.

Banyak kali ada orang baik, sebab tidak ketahuan. Sesudah ketahuan bahwa ia jahat (misalnya mencuri uang orang banyak lewat bank, maka semua orang yang uangnya dicuri marah, dan sekarang mereka tahu bahwa ia bukan orang baik, apalagi ia dihukum penjara lebih dari umur hidupnya. Kalau keta-huan, kebaikannya lenyap, berubah menjadi penipu, pencuri dll. Tetapi kebaikan ilahi itu tulus dan suci sampai dalam batin.
Sebab itu Tuhan berkata tidak ada orang yang baik di hadapan Allah Luk 18:19, Pkh 7:20. Kebaikan manu-siawi itu hanya dari luar, dalam batinnya manusia tetap orang berdosa, anak2 iblis 1Yoh 3:10, tidak ada orang yang baik. Kebaikan manusiawi tidak cukup untuk menyelamatkannya, semua adalah orang berdosa dan kurang kemuliaan Allah Rom 3:23. Di hadapan Allah kebaikan manusia itu hanya seperti kain larah Yes 64:6, tidak berarti apa2, meskipun di dunia ini seringkali besar artinya. Misalnya pemilihan presiden, mentri dll, karakter dan hidup seseorang sangat menentukan.

II. BANYAK DILUPAKAN ORANG-ORANG BERIMAN

Seringkali kita berpikir bahwa kita sudah selamat, sudah beribadah bahkan dengan tekun, dan kita selamat bukan sebab berbuat baik tetapi sebab percaya kepada Tuhan Yesus. Sebab itu beberapa banyak orang2 yang sudah selamat tidak terlalu pusing untuk berbuat kebaikan pada orang2 di sekitarnya. Kadang dengan tidak sadar ini terjadi, seperti yang dibuat orang Lewi dan Imam2 waktu bertemu orang yang memerlukan pertolongannya, mereka tidak menolong; Begitu juga beberapa banyak orang2 beriman, karena sebab2 di atas, tidak berbuat baik, padahal ada kesempatan. Tetapi orang Samaria (orang dunia yang merasa banyak dosanya)itu berbuat baik pada orang yang memerlukan perto-longan dan perbuatan seperti orang Samaria inilah yang disebut Tuhan berbuat baik yaitu mengasihi orang yang ditemuinya, orang di sebelahnya Luk 10:27-37. Berbelas kasihan yaitu kasih danitu berbuat baik Yak 2:8. Apalagi orang2 dunia yang melihat tiada kebaikan pada orang2 Kristen, itu menjadi batu sontohan. Kalau kita berbuat baik, maka mereka mulai mengerti tentang kasih Kristus. 1Pet 2:15. KJI.
Jadi kita wajib, perlu, harus berbuat baik dalam setiap kesempatan yang kita temui bahkan carilah kesempatan untuk berbuat baik, sebab ini adalah kehendak Tuhan.
Contoh yang sempurna adalah Putra manusia Yesus yang selama hidup di dunia terus berbuat baik, bahkan sampai mati di salib karena mencintai manusia, untuk menolong semua orang berdosa yang melawan Allah, supaya selamat. Kis 10:38. Juga Dorkas adalah orang biasa yang menjadi contoh yang baik, yang ringan tangan dan kaki untuk menolong orang2 di sekitarnya Kis 9:36. Sebab itu orang2 di sekitarnya mohon kepada Petrus supaya menolongnya dan Petrus membangkitkan Dorkas, sehingga ia lagi mendapat kesempatan untuk ber-buat baik lebih banyak. Juga Rasul2 termasuk Paulus selalu berbuat baik dan menasehati orang lain supaya juga berbuat baik. Bahkan sesudah manusia jatuh dalam dosa, yaitu dalam Kej 4:7, pertama kali Allah memberi peraturan adalahmenyuruh manusia untuk berbuat baik, jangan berbuat jahat seperti Kain.
Kita diselamatkan bukan karena berbuat baik, tetapi oleh penebusan darah Tuhan Yesus. Tit 2:14. Namun sesudah selamat, kita harus berbuat banyak kebaikan kepada orang2 di sekitar kita, baik kebaikan kecil dan besar, istimewa kebaikan rohani.

III. KEBAIKAN ILAHI YANG DIMAKSUDKAN ALLAH

Kebaikan yang dikehendaki Tuhan adalah dalam semua hal, kebaikan jasmani dan rohani Ibr 13:16.
a. Kebaikan secara jasmani dapat kita mengerti dengan mudah, asal kita mau berkorban untuk melakukannya, Tuhan akan membantu kita sehingga kita bisa rajin melakukan kebaikan dalam setiap kesempatan. Ini hal yang baik, yang menjadi kesaksian yang baik dan akan kita pelajari lebih lanjut. Tua muda belajar berbuat kebaikan jasmani, seperti memberi jalan, membantu mengangkat, menolong orang2 tua dan cacat dsb.
b. Kebaikan secara rohani. Ini yang sering dilupakan banyak orang beriman dan orang2 yang ditolong, sebab tidak langsung tampak jelas faedahnya. Dalam kebaikan jasmani kita menolong dan memberi hal2 yang fana, tetapi dalam kebaikan secara rohani, kita memberi hal2 yang kekal (yang tidak tampak) yaitu:

  1. Keselamatan. Beritakan Injil, doa-kan dan lepaskan dari ikatan iblis supaya ia bisa celik (2Kor 4:4) dan percaya sehingga diselamatkan. Ini tidak tampak tetapi paling berharga, bahkan untuk kekal. Kadang2 anak2 berbuat baik pada orangtuanya dengan banyak perkara tetapi tidak berani menceritakan tentang keselamatan di dalam Tuhan Yesus, itu kekurangan yang terbesar, sebab itu jangan melupakan kebaikan rohani yang kekal ini.
  2. Tumbuh. Sesudah selamat, perlu follow up. Sebab keselamatan bisa hilang kalau tidak dipelihara dan ditumbuhkan. Ajarkan kebutuhan po-kok rohani yang harus dipakai setiap hari (7 pokok2 kebutuhan rohani yaitu:1. hidup suci dipimpin Roh 2. pikul salib di jalan sempit
    3. berdoa dalam Roh dan kebenaran
    4. Firman Tuhan
    5. ibadah
    6. pelayanan
    7. persekutuan)
    Tolong mereka, sebab seringkali mereka tidak merasa membutuhkannya lebih2 kalau ditipu oleh iblis dan minum anggur lama Luk 5:39. Ini perbuatan baik rohaii yang sangat berarti.
  3. Dipulihkan, lebih2 kalau jatuh atau terikat ber-macam2 dosa dan jerat iblis. Menolong mereka adalah kebaikan yang lebih berarti daripada menolong secara jasmani. Lepaskan mereka dari dosa2nya sampai kembali dalam kesucian dan lekat dengan Tuhan Yak 4:7,8, Yoh 15:5.
  4. Ajarkan mereka menjadi terang dan garam dunia, untuk berbuat baik pada orang lain jasmani dan rohani. Justru dengan demikian orang2 beriman akan tumbuh dengan lebih cepat dan lebih sehat.
  5. Setiap sampai mati. Sebab ke-selamatan dan kemuliaan itu dihitung pada saat terakhir, bukan pada permulaan. Sebab itu kita harus tekun, maju terus dengan setia sampai ke akhir.

Inilah kebaikan yang diharapkan Tuhan untuk kita lakukan dengan tulus, tanpa mengharapkan apa2, tetapi kita berbuat baik hanya karena Tuhan saja Kol 3:17 dan ini pahalanya yang kekal serta menumbuhkan kita. Juga saling menasehati atau menolong bagaimana membaca Alkitab, berdoa, menghadapi problem2 (dengan kesak-sian, contoh dan nasehat) besar, kecil sehingga mereka menjadi aktif pela-yanan dan tumbuh dengan baik. Juga memberi nasehat tentang 7 pokok2 kebutuhan orang Kristen).
Tetapi jangan lupa juga berbuat kebaikan jasmani seperti orang Samaria, jangan diremehkan, sebab ini yang diharapkan dan dicari orang banyak. Tetapi jangan mendidik salah. Beberapa Gereja memberi hadiah dan kalau setia, diberi hadiah yang lebih besar lagi, maka orang2 datang bukan mencari Tuhan Yesus, tetapi mencari roti Yoh 6:26. Tetapi ajar harap dan pecaya Tuhan, tetapi orang2 Kristen berusaha menolong secara pribadi, problem demi problem yang di dalam kebutuhan sambil dididik untuk mempercayai Tuhan dan dalam hal2 rohani. Jangan memberi rutin, pada semua orang, sehingga salah didik. Sekali2 boleh bagi2 sembako, tetapi secara rutin semua orang Kristen menolong secara pribadi, dengan kata lain ada perbuatan kasih.

IV. MENGAPA KITA HARUS BERBUAT BAIK SESUAI DENGAN FIRMAN TUHAN

  1. Kehendak Tuhan adalah berbuat baik bukan berbuat jahat. Allah itu kasih, kita sudah menerima kasih Allah, sebab itu kita harus mengasihi orang2 di sebelah kita Luk 10:27 dan itu termasuk kebaikan Yak 2:8, baik dalam hal2 jasmani, istimewa dalam hal2 rohani, berbuatlah kebaikan dalam perkara kecil dan besar. Kalau kita bisa berbuat baik tetapi tidak berbuat, itu menjadi dosa di hadapan Allah Yak 4:17. Sebab itu meskipun biasanya berbuat baik itu rugi (waktu, tenaga, kesempatan, uang dll) kita wajib melakukannya 1Pet 3:17,19, karena ini kehendak Allah dan Roh Kudus akan memimpin kita sesuai dengan kehendak Allah, dan kita menjadi anak2 rohani Abraham 1Pet 3:6.
  2. Meskipun menderita. Orang ber-iman harus pikul salib terus menerus sesuai Firman Tuhan Luk 9:23. Ke-baikan itu perlu pengorbanan, salib, bukan menderita karena berbuat salah 1Pet 2:20; 3:12; 4:19, Ibr 13:16 tetapi karena Kristus, karena mentaati Firman Tuhan, sebab bebuat baik. Untuk itu kita harus mau menyangkal diri, mematikan daging Rom 7:21. Tanpa salib, tidak ada kebaikan tetapi daging yang timbul dan menguasai, sehingga timbul hal2 kedagingan, dosa dan kejahatan atau kebaikan pura2.
  3. Tanda orang dari Allah. Hanya ada dua pihak Allah atau iblis 1Yoh 3:10. Orang2 yang berasal dari Allah berbuat kebaikan 3Yoh 11, sebab kasih Allah ada di dalamnya. Orang yang tidak mau berbuat kebaikan itu tidak taat dan atau adalah orang2 yang berasal dari iblis yang diperbudak iblis dalam dosa sehingga berbuat dosa dan kejahatan saja Tit 1:16, Rom 3:12. Mereka tidak bisa berbuat kebaikan (keculai pura2 seperti malaikat terang 2Kor 11:14. Orang2 dari iblis selalu berbuat kejahatan, sadar / tidak Yer 13:23; 4:22, Kej 31:29, 1Sam 12:25, Maz 14:1,3; 53:1,3. Pkh 4:17.
  4. Setiap ada kesempatan. Pakai semua kesempatan untuk berbuat baik 1Tim 5:10 menolong orang lain Gal 6:10 karena Tuhan, bukan untuk mencari puji, balasan, maksud2 tertentu dll, tetapi dengan tulus karena Tuhan saja Kol 3:17. Jangan me-nyia2kan atau membuang setiap kesempatan, itu diberi oleh Tuhan Gal 6:10. Orang yang mau memakai kesempatan yang ada akan mendapat lebih banyak Mat 3:12 dan juga pahalanya makin banyak serta tumbuh makin indah.Jangan lupa pakai setiap kesempatan jasmani dan rohani, sebab kesempatan jasmani mencelikkan mata orang yang tidak mengerti.
  5. Dengan sukarela bukan terpaksa. Flm 1:14, Ef 6:6-8. Kalau kita berbuat kebaikan karena terpaksa, maka tidak ada pahalanya. 2Kor 9:7. Jangan kebaikan kita karena dipaksa, tetapi dengan pengertian dan gairah. Apalagi kalau kita diperintahkan Roh Kudus, taatlah dengan sukacita dan rela, maka faedahnya akan besar dan indah.
  6. Menutup mulut orang jahil 1Pet 2:15. Kebaikan orang2 beriman menjadi kesaksian yang baik, yang menutup mulut2 yang menfitnah dan bicara jelek dan orang2 yang tidak mengerti perkara2 rohani bisa merasakan kasih kita secara jasmani, sebab mereka belum bisa mengerti faedah hal2 rohani.
  7. Tidak mudah dijahati orang, kalau kita berbuat baik. 1Pet 3:13. Orang2 akan tertuduh hatinya, apalagi kalau mereka sudah menerima kebaikan kita, sehingga tidak berani menjahati kita. Tetapi kita berbuat baik karena Kristus, kita tidak mengharapkan apa2 melain-kan tetap berharap Tuhan yang tahu hati kita dan yang pasti menolong dan memberi pahala.
  8. Menerima balasan dari Tuhan Ef 6:18. Tidak ada perbuatan kita karena dan untuk Tuhan yang sia2 1Kor 15:58, semua ada balasan di dunia dan di Surga Rom 2:7,10, bahkan orang2 yang berbuat baik menurut definisi Allah, akan ikut dalam kebangkitan orang benar (kebaikan ilahi itu harus hidup benar) Yoh 5:29. Sebab itu jangan ragu2 dan minta pimpinan Roh Kudus.
  9. Rajin, jangan bosan. Terus berbuat baik dalam setiap kesempatan yang ada Gal 6:9, 2Tes 3:13, sebab ini memperkenankan Allah dan bisa ikut memenangkan jiwa, lebih2 kebaikan rohani.
  10. Juga kepada musuh. Kita wajib mengasihi musuh Mat 5:45, sebab itu juga termasuk berbuat kebaikan ke-padanya Luk 7:27,33,35. Tentu kita harus hati2 dan tetap cerdik Mat 10:46, minta pimpinan Roh Kudus supaya jangan menjadi korban kejahatan dan tipu dayanya, tetapi kita tetap perlu mengampuni dan berbuatlah baik kepa-danya Rom 12:20. Memang kebaikan itu merugi, tetapi kita harus bisa ber-hati2, cerdik dan memperhitungkannya, jangan jadi korban kejahatannya karena bodoh dan tidak hati2 (sembarangan).
  11. Mendoakan dan menasehati orang2 lain supaya bisa berbuat baik. Seperti Paulus 2Tes 1:11. Tentu kita sendiri sudah harus bisa berbuat baik, sebab itu kita mau terbeban untuk mendorong dan mendoakan orang lain, supaya mereka juga bisa berbuat baik sehingga hidup atau tabiat barunya menjadi makin indah dan terus tumbuh sampai sempurna. Saling menasehati untuk berbuat baik 1Tim 6:18 apalagi kalau ada kesempatan dan kemampuan (dalam uang, waktu, kesempatan dll) bahkan dengan pengorbanan seperti Putra manusia Yesus, Dorkas dll.Petrus dalam surat2nya sampai 7 kali dalam 7 ayat menasehati orang2 untuk berbuat baik. Juga Paulus hampir dalam setiap suratnya memberi nasehat untuk berbuat baik dengan sungguh2. Juga dalam Yes 1:17.
  12. Menjadi teladan dan kesaksian yang baik. Kalau kita berbuat baik, banyak hasilnya, lebih2 itu menjadi teladan yang baik. Tit 2:7. Biarlah kita dengan rajin terus berbuat baik. Tit 2:14. Jangan bosan, maju terus dan Tuhan akan memberkati kita serta tumbuh dengan cepat.

KESIMPULAN

Kita harus mengerti bahwa berbuat baik adalah kehendak Tuhan, tetapi jangan lupa, kita harus melakukankebaikan ilahi bukan kebaikan manusiawi yang selalu bercampur dengan dosa atau tabiat lama. Kita harus selalu hidup baru dalam Kristus dengan pimpinan dan pertolongan Roh Kudus.
Kita harus teliti melihat setiap kesempatan yang ada dan memakainya baik2, sebab berbuat baik menurut pimpinan Tuhan itu adalah pelayanan, baik korban jasmani, lebih2 korban rohani, lakukan dalam pimpinan dan pengurapan Roh Kudus. Biarlah kita saling melayani dalam kasih dan kesucian dengan karunia2 Roh, sehing-ga persekutuan kita makin manis dalam Kristus, juga terhadap orang2 lain, sehingga mereka boleh diselamatkan.