TE.NEWS: Badai Kerusuhan – Badai Baru di Akhir Zaman

Beberapa waktu ini kita banyak mendengar tentang badai kerusuhan (seperti dinyatakan oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton dalam pertemuan kuartet Timur Tengah di Munchen), suatu badai baru yang belum pernah ada dan istilah tersebut mencerminkan betapa besarnya kerusuhan yang ada sehingga layak disebut sebagai suatu “badai” (kerusuhan yang menyebabkan presiden Tunisia melarikan diri, Mesir dilanda gelombang aksi protes mendesak Presiden Hosni Mubarak sampai turun, aksi unjuk rasa juga berlangsung di Libia, Suriah, Yordania, dan Yaman).

  1. Apa artinya semua ini dalam rencana Allah? Semua pasti punya arti, apalagi kalau sudah dekat saat pengangkatan. Perubahan besar ini akan mengubah seluruh pemerintah yang baru, lebih-lebih dalam arah kebijaksanaannya. Ini bisa membuat mereka mengubah sikap dan hubungannya dengan Israel. Negara-negara Arab itu adalah negara-negara yang mengelilingi Israel. Mereka mengalami perubahan yang revolusioner dan tampaknya akan berhasil, sehingga demokrasi ditegakkan. Arah negara tidak lagi ditetapkan oleh segelintir orang di pucuk pimpinan tetapi oleh rakyat.
    Kalau sampai negara-negara Arab ini membuat perdamaian dengan Israel maka akhirnya Daniel 9:27 digenapkan. Ini berarti revolusi yang hebat ini bisa mengakibatkan dimulainya minggu 70 Daniel, tetapi kemudian karena kebencian lama muncul lagi, perjanjian ini akan dirombak sepihak dan Israel kembali jadi musuh bebuyutan dan dibinasakan habis-habisan. Dan itulah tanda-tanda dari dihentikannya perjanjian damai itu yang hanya untuk 3.5 tahun, lalu masuk dalam 3,5 tahun kedua dari minggu 70 Daniel. Kalau badai baru ini mengarah ke sini, itu menjadi tanda bahwa kedatangan Tuhan sudah dekat sekali.
    Kita ikuti dan lihat saja sampai di mana arah badai Timur Tengah ini. Sebab itu lekas-lekas bersedia, sebab hari kedatangan Tuhan pasti sudah makin mendekat, meskipun kita belum tahu tanggalnya, tetapi tanda-tandanya semakin jelas!
  2. Tuhan Yesus dengan tegas mengatakan bahwa semua hal itu harus terjadi lebih dahulu. Oleh sebab itu kita harus benar-benar mempersiapkan diri supaya kita waspada dan tidak sampai tersandung  Mat 24:10.
    Dan banyak orang akan tersandung, dan akan saling mengkhianati, dan saling membenci. Matius 24:4 KJI

    Hal apa yang bisa membuat kita tersandung? Kebencian, manusia mudah menjadi benci saat mendengar kabar-kabar yang terus berdatangan (entah kabar tersebut memang benar atau sudah dicampur dengan opini). Sebagai putra-putra Allah kita harus benar-benar menjagai hati kita dengan segala kewaspadaan, kita harus menjaga hati kita lebih dari pada apa pun yang patut dijaga karena dari hati akan terpancar kehidupan Ams 4:23. Saat mendengar deru peperangan, kerusuhan, bom yang meledak, penyanderaan, dsb, jangan sampai kita mengizinkan benih-benih kebencian tertabur di dalam hati kita. Adanya peristiwa-peristiwa seperti ini menjadi kesempatan emas bagi si jahat untuk menyebabkan benih kebencian makin merajalela di mana-mana. Kita harus benar-benar waspada terhadap benih kebencian itu supaya tidak sampai tersesat karena iblis akan terus bekerja dengan giat di akhir zaman ini, bahkan akan semakin meningkat dalam meterai yang kedua Wah 6:3-4.
  3. Kita harus bersedia untuk masuk di dalam hujan akhir. Melalui Firman Tuhan kita mengetahui bahwa kita masih menantikan hujan akhir. Dan saat hujan akhir itu terjadi, meterai 1-4 dan sangkakala 1-4 juga akan terjadi (penjelasan dapat dilihat dalam buku seminar tentang akhir zaman oleh Pdt. Jusuf B.S.).
    Kalau saat ini kita sudah mendengar tentang adanya “badai kerusuhan” apakah hal itu berarti kita sudah masuk dalam meterai yang kedua? Dengan tegas kita dapat mengatakan, “BELUM”. Kalau hari-hari ini kita sudah merasakan peningkatan kerusuhan di dunia, betapa dahsyatnya saat kita masuk ke dalam hujan akhir. Saat itu kita akan mengalami kelimpahan pekerjaan Roh Kudus dan di saat yang sama kita juga akan melihat penggenapan dari meterai 1-4 dan sangkakala 1-4. Sebagai putra-putra Allah kita tidak perlu gentar, takut, dan khawatir karena kita tahu bahwa putra-putra Allah akan dilindungi Allah di dalam pondok-Nya Maz 27:5.

Tetaplah hidup sebagai 5 gadis bijaksana Mat 25:4, tetap penuh dan dipimpin oleh Roh Kudus. AMIN.