M3373 – Markus 14:55-65 Imam Besar Kontra Imam Besar

Kayafas adalah imam besar jasmani, manusiawi, tetapi Putra manusia Yesus adalah Imam besar rohani dan Surgawi Ibr 8:1,2. Kayafas ditebus tetapi Putra manusia Yesus yang menebus. Imam besar jasmani setiap tahun masuk Ruang Maha Suci dua kali dengan darah kambing dan lembu tetapi Imam besar Surgawi dengan darah-Nya sendiri satu kali untuk selama-lamanya Ibr 9:12. Imam besar duniawi itu limpah dosa bahkan mau membunuh Imam besar Surgawi, tetapi Imam besar Surgawi penuh dengan kasih, mau mati bagi yang duniawi.
Dahulu ini terjadi dengan seru, juga pada akhir zaman di mana imam besar jasmani melawan Imam besar rohani.
Siapakah yang memusuhi Kristus? Dialah bayangan dari anti Kristus (komplotan Yudas) yang keluar dari antara kita 1Yoh 2:19, 1Kor 11:19.
Ini akan nyata pada akhir zaman waktu Gereja disempurnakan yaitu dalam tahun-tahun menjelang dan sampai masuk Minggu ke-70 Daniel dan musuh-musuh Kristus juga akan limpah 1Yoh 2:18. Pertarungan kedua Imam besar ini menggambarkan Kristus dan anti Kristus, sama-sama mengaku menyembah Allah tetapi prinsipnya berbeda.

MARKUS 14:55 IMAM BESAR MAU MEMBUNUH IMAM BESAR

Tentu yang daging yang mau membunuh yang rohani Gal 4:29. Orang-orang yang ibadah secara jasmani akan berusaha untuk menghabisi, membunuh orang-orang yang beribadah secara rohani. Tentu akhirnya dalam api neraka.
Tidak mudah mengenali mana yang rohani dan yang kedagingan; Keduanya agamawi, bahkan Kayafas lebih legal secara manusiawi, tetapi orang yang rohani akan mengenalinya dengan betul. Orang-orang yang duniawi, di Halaman sulit membedakan sebab mereka sendiri merasa dirinya rohani, tidak mau dinilai daging, tetapi penuh dengan kebencian, suatu tanda khas dari pekerjaan iblis dalam orang-orang Kristen jalan lebar, kekristenan daging, kanak- kanak dan Halaman. Kalau seorang berada di jalan yang betul yaitu jalan sempit, pasti hatinya penuh dengan kasih Kristus, tetapi kasih  bukan yes-man, yang ikut mengalir dengan orang banyak dalam arus dunia, tetapi mempunyai pendirian yang teguh, berdiri tegas di dalam kesucian sesuai Firman Tuhan, tetap penuh kasih, hikmat dan kuasa Allah. Seperti Putra manusia Yesus berani menderita, berani korban tetapi pendirianNya tetap teguh dalam kesucian Firman Tuhan.

MARKUS 14:56-59 NAIK SAKSI DUSTA

Mereka mengalahkan imam besar Surgawi dengan naik saksi tetapi Alkitab mengatakan itu saksi dusta. Sebetulnya data yang dikatakan itu betul, semua cocok dengan kata-kata Putra manusia Yesus sendiri, misalnya Yohanes 2:19. Memang Tuhan Yesus mengatakan begitu, tetapi mengapa Alkitab mengatakan bahwa itu saksi dusta? Juga dalam Matius 26:59-60, Lukas 22:71. Apa yang dikatakan Tuhan Yesus punya arti harfiah (jasmani) dan arti rohani. Ternyata orang yang hanya mengerti arti jasmani itu melawan Kristus, melawan kebenaran dan itulah saksi dusta.
Orang yang mengerti arti rohaninya itulah yang benar. Sebab itu kita harus mengerti arti rohaninya yaitu yang diberikan oleh Tuhan pada orang dalam Mrk 4:11, Mat 13:11, orang yang dipimpin oleh Roh kepada kebenaran Yoh 16:13, 1Kor 2:10.
Kalau hanya mengerti arti harfiahnya, maka mereka akan menjadi marah, benci, melawan bahkan mau membunuh, sebab kata-kata Putra manusia Yesus ditangkap secara harfiah, mau merobohkan bait Allah dan membangunnya dalam 3 hari, ini kata-kata seorang pemberontak (zaman sekarang: teroris) yang melawan golongan Imam besar ini.
Kalau kita mengerti arti rohaninya, tentu kita berterima kasih pada Anak domba Allah, bukannya membunuh. Bait Allah yang dikatakan itu tubuh-Nya sendiri Yoh 2:21, juga tubuh kita 1Kor 3:16. Sebab oleh Kristus kita dirobohkan dari orang lama menjadi orang baru seperti Kristus.
Jangan hanya mengerti secara harfiah, itu belum arti yang betul (apalagi ayat-ayat Wasiat Lama, sebab Wasiat Lama itu juga Firman Tuhan bahkan sama kayanya dengan Wasiat Baru).
Orang yang hanya mengerti arti harfiah itu sekalipun belajar tetap tidak mengerti kebenaran yang sesungguhnya 2Tim 3:15, 2Pet 3:16. Sekalipun orang pintar, tanpa pengurapan Roh Kudus tidak bisa mengerti arti rohani yang betul Luk 10:21. Ini orang-orang yang pengakuannya cinta Firman Tuhan tetapi tidak berbuat Yak 1:22-23, Mat 23:3,4,14 KJV, mengenal Firman Tuhan secara harfiah, tetapi hidup dalam dosa dan kedagingan.
Orang-orang ini sebetulnya menolak cinta akan kebenaran Firman Tuhan 2Tes 2:10-12. Sebab itu Roh Kudus tidak memimpinnya tetapi ia dipimpin dan disesatkan oleh dusta sehingga percaya pada dusta dan bebas (atau sembunyi-sembunyi) tidak tertuduh, berani hidup dalam dosa. Arti jasmani itu bertentangan dengan arti rohani, dan akibatnya juga sangat besar, menjadi salah satu golongan Imam besar itu. Sebab memegang arti harfiah maka mereka menjadi saksi dusta melawan Kristus dan ini berarti golongan anti Kristus, dahsyat!
Bagaimana kita bisa mendapat pengertian yang betul dari Tuhan?

  1. Lahir baru dan terus hidup baru. Matikan dan tinggalkan hidup lama. Jangan lupa kita tetap punya tubuh daging, ini pusat hidup lama, hidup kedagingan, ada dalam setiap orang beriman. Orang dalam sudah ditebus, sudah menjadi baru, tetapi orang luar belum! Orang luar (atau tubuh dosa, tubuh daging) tetap hidup dan bekerja, sebab itu harus dimatikan. Orang luar (tubuh daging, tubuh dosa) dimatikan sehingga tidak berdaya dan tidak berpengaruh lagi, lalu orang dalam yang hidup, berkuasa dan memerintah menurut kehendak Roh sesuai Firman Tuhan Rom 6:6. Jadi tubuh dosa di-katargeo dengan kata lain pikul salib setiap hari Luk 9:23, sehingga hidup kita menurut orang dalam yang sudah jadi baru seperti Kristus.
  2. Penuh dan dipimpin Roh dalam hal jasmani dan rohani sehingga hidup penuh sukacita dan berkemenangan. Juga dalam hal-hal jasmani Roh memimpin kita dalam kemenangan dan sukses,tetapi tidak terikat dengan perkara-perkara jasmani / yang fana 1Kor 7:31. Orang yang dipimpin Roh itu bisa berpada, bisa miskin bisa kaya selalu sukacita Flp 4:11-12. Kalau bercintakan mammon itu berarti tidak bisa berpada, itu bukan dipimpin Roh tetapi dipimpin mammon.
    Dalam hal-hal rohani akan ada banyak tantangan
    (dari luar jelas dan banyak, tetapi kita hadapi bersama, baik persatuan Pagar Halaman dan persatuan Papan-papan di dalam Roh = tubuh Kristus 1Kor 12:12-13). Juga dari dalam ada pertentangan antara Imam besar harfiah dan rohaniah. Jangan takut atau pusing tetapi yang penting jangan terpengaruh, justru kita harus bisa membawa mereka pada jalan yang benar yaitu dengan hikmat dan kuasa Allah. Jangan terpengaruh ajaran, tawaran, godaan, cara hidupnya, maupun ancaman-ancamannya sebab golongan imam besar jasmani ini memakai ancaman jasmani dan rohani.
    Jangan mengandalkan kekuatan jasmani meskipun punya (seperti Paulus waktu di penjara Filipi), nanti penyertaan Allah tidak nyata, kuasa Allah tidak keluar mujizat Allah tidak jadi, rencana Allah bantut, jalan Allah batal. Tetapi sebab Paulus taat, dipimpin Roh, tidak mengandalkan kekuatannya, maka rencana Allah jadi dengan tepat dan luar biasa. Begitu kita harus menghadapi segala ancaman dan tekanan golongan imam besar jasmani dengan bersandar pada Tuhan, memakai hikmat dan kuasa Allah. Memang pertentangan di dalam ini tidak baik dan tidak pantas sebab sama-sama menyembah Allah, tetapi sebab orang-orang ini memakai akalnya, maka mereka menemukan pengertian akali atau harfiah yang lebih cocok bagi mereka 2Pet 3:16. Tetapi justru karena ini mereka lebih mudah disesatkan iblis sebab dia raja akali dari manusia. Tanpa Roh Kudus kita tidak bisa mengerti secara rohani. Tetapi kalau kita dipimpin Roh melakukan kehendak Allah yaitu mencocokkan seluruh hidup kita dengan Firman Tuhan, maka Tuhan menyertai kita.
  3. Tekun berdoa dalam Roh 1Tes 5:10,17. Ini cara canggih akhir zaman Yoh 4:23-24, lebih dari cara-cara yang computerized. Akal kita terbuka oleh Roh Kudus sehingga pikiran Kristus tertanam dalam pikiran kita, yang makin lama makin nyata 1Kor 2:16, maka kita akan makin mengerti hal-hal yang indah dan baru dari Allah. Rahasia Allah akan terus terbuka Ef 3:9, Kol 1:25-26. Bahkan satu kali semua rahasia Allah akan terbuka supaya orang beriman jangan takut menghadapi segala perkara yang dahsyat, sebab sudah tahu apa jadinya nanti dan yakin bahwa nubuat Firman Tuhan pasti jadi. Dalam berdoa kita mendapat banyak pengertian dan pembukaan dari Allah, istimewa berdoa dalam bahasa lidah 1Kor 14:14 ini suatu cara berdoa yang sangat canggih, sebab segala rahasia ada di dalamnya dan mana-mana yang perlu dan sudah sampai waktunya akan diterjemahkan dalam pikiran kita oleh Roh Kudus 1Kor 2:10.
  4. Tekun tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan. Tanpa kelimpahan Firman Tuhan (2 gomer, 2 kali) sekalipun nabi besar seperti Elia akan lemah dan tidak berdaya 1Raj 19:8. Kita perlu tumbuh terus dalam pengertian Firman Tuhan 2Pet 3:18. Saling sharing (membagi-bagi pengertian Firman Tuhan) antara suami-isteri, anak-orang tua, saudara-saudara, kelompok, keluarga, Gereja sehingga makin cepat pertumbuhannya. Yang sudah mengerti memberitahu dan yang menerima tetap dipimpin Roh sehingga selalu ada saringan dari Roh Kudus, istimewa dalam Gereja yang sehat, semua bisa diatur dan diawasi terus 2Tes 3:6, Rom 16:17, 1Kor 1:10, Flp 2:1-2, dsb. Kita perlu rendah hati supaya bisa menerima dalam Roh (orang sombong sulit menerima hal-hal baru apalagi yang bertentangan dengan pengertiannya) dan perlu ada kasih sehingga hatinya terus memberi.
  5. Pelayanan 3 angka kedatangan Tuhan. Menangkan jiwa-jiwa yang belum kenal Tuhan dan sharing, saling menasehati dengan yang sudah percaya. Ini menjadi pelayanan kita, bukan jasa tetapi pelayanan kepada Tuhan dan satu kali akan menghasilkan pahala kalau memenuhi syarat pelayanan yaitu dengan tulus karena Tuhan bukan karena ada maksud-maksud lain.

Kalau ini kita kerjakan, kita akan makin mengerti rahasia Firman Tuhan, arti yang sebenarnya dan terus tumbuh sehingga kita tidak menjadi saksi dusta dari pekerjaan Tuhan tetapi bisa melakukan kehendak Allah dengan baik.

MARKUS 14:60-61 PUTRA MANUSIA YESUS TIDAK MENJAWAB

Memang sia-sia menjelaskan pada orang-orang yang pengertiannya berbeda, kecuali mereka mendapat pengertian dari Tuhan. Imam besar jasmani ini hidup dalam jalan lebar, penuh iri dan kebencian; Perbedaan pengertiannya begitu besar seperti bumi dan langit Yes 55:8-9. Seperti orang-orang Farisi, mereka mengira mengerti Firman Tuhan seperti Laodikea Wah 3:16-17, tetapi hidup dalam daging dan dosa, hidup di jalan lebar, matanya buta, hidupnya telanjang tanpa kesucian dan celaka, tiada terkasihani.
Kalau orang itu tidak mau bertobat, jangan beri pengertian Firman Tuhan, tetapi doakan dan minta pimpinan Roh untuk pertobatannya Mat 7:6, untuk babi dan anjing perlu kuasa untuk melepaskan mereka dari ikatan iblis. Tidak mudah tetapi minta pimpinan Roh, sebab Roh Kudus tahu kalau orang itu mau bertobat atau tidak dan dengan cara yang mana kita harus meraihnya, misalnya Saul, Zakharia dsb. Untuk pemuda yang tidak bertobat, Putra manusia Yesus memberi satu perintah dan ia pergi.
Kristus Putra Allah yang dipuji. Mereka mengerti bahwa Kristus, Putra Allah, tetapi mereka tidak tahu bahwa Putra manusia Yesus itu Dia. Perempuan Samaria tahu, Petrus dan murid-murid tahu, orang-orang buta yang sembuh itu tahu, dll tetapi imam besar yang adalah pemimpin dari orang-orang beribadah tidak tahu. Tidak semua orang mengerti kebenaran Firman Tuhan dan rahasia-rahasia kerajaan Surga. Meskipun seorang beriman kecil, kalau ia tinggal di dalam dan dipimpin Roh, ia bisa mengerti. Mengerti dan tidak itu berbeda banyak Mat 13:19, 23, bisa berarti Surga dan Neraka kalau tidak bertobat Yes 55:8-9.

MARKUS 14:62 PENGAKUAN KRISTUS YANG TIDAK DIPERCAYAI

  1. Pengakuan terus terang dan benar dianggap hujatan. Akan datang hari-hari yang sulit seperti ini Mat 10:21-24. Memang orang-orang jalan lebar akan menganggap orang-orang dan Gereja jalan sempit itu sesat bahkan dianggap menghujat. Ini permusuhan sampai pembunuhan, istimewa dalam zaman Antikris. Kita tidak bisa menghindar dari timbulnya kerajaan Israel dan Yehuda, Gereja jalan sempit dan jalan lebar. Tuhan mengharapkan sebanyak mungkin yang bertobat dan selamat tetapi mereka yang keras hati akan dengan mudah direkrut Antikris dan akan melanjutkan kebenciannya sampai pembunuhan seperti di sini. Orang yang sungguh-sungguh dipimpin Roh tidak perlu takut, sebab ada janji Firman Tuhan bahwa lima gadis bijaksana tidak mati tetapi ikut dalam pengangkatan bahkan ada yang menjadi sempurna 1Kor 15:51, lain dengan Hujan-awal dan Putra manusia Yesus, waktu itu darah martir menyuburkan Gereka. Tetapi Gereja akhir zaman tidak akan mati, kecuali plin-plan atau di jalan sempit tetapi pakai kekuatan sendiri, bisa mati konyol. Jangan takut, rahasia-rahasia ini akan terbuka semua sehingga Gereja Hujan-akhir tidak takut Mat 10:26-27.
  2. Duduk di kanan Allah Bapa untuk syafaat Ibr 7:25, 1Yoh 2:1, bukan untuk menuduh, itu iblis dan imam besar cs yang menuduh dan membunuh. Gereja akhir zaman yang dipimpin Roh tandanya ada kasih seperti Kristus 2Pet 3:9, juga terhadap orang-orang jahat ini, tetapi tetap cerdik dan lolos dengan kuasa Allah.
  3. Datang dengan awan Kedatangan Tuhan Yesus I untuk menebus, dan kedua untuk menghukum. Antara I dan II adalah kesempatan untuk bertobat. Begitu besar kemurahan Tuhan, itu setinggi langit, tetapi orang keras hati tidak dapat faedah apa-apa.

MARKUS 14:63-65 PUTRA MANUSIA YESUS YANG BENAR DIHOJAT DAN DIBUNUH

Ia dihujat, diludahi, ditinju, ditudungi, dihina, disuruh bernubuat, ditampar dsb. Anak domba Allah yang tidak bercacat cela menanggung dosa manusia. Ini hari-hari yang sulit begitu Putra manusia Yesus, tetapi justru sebagai manusia Ia menjadi sempurna, untuk menjadi jalan bagi manusia yang percaya.
Juga hari-hari yang akhir itu sulit, tetapi kita sudah dibukakan jalan; kalau kita tinggal di jalan yang betul, kita justru terpelihara dengan luar biasa di tengah-tengah dosa dan kejahatan yang meningkat, bahkan mengalami zaman keemasan yang gilang gemilang dan sukacita seperti Surga di bumi. Tetapi wai bagi yang tertinggal, segala kebencian, kemarahan, kejahatan seluruh Antikris dkknya (seperti imam besar ini) dijatuhkan atas mereka. Belum pernah terjadi! Mat 24:22.

KESIMPULAN

  1. Jangan tinggal di Halaman, tidak cukup, akan diinjak-injak segala dosa kekafiran Wah 11:2. Harus tumbuh, sebab yang tidak tumbuh akan jatuh dan hanyut dalam arus kedagingan dan dosa yang kuat seperti tsunami. Harus masuk Ruangan Suci yaitu penuh dan dipimpin Roh dan terus tumbuh sampai menjadi seperti Kristus sebanyak mungkin bahkan kalau bisa 100% penuh seperti Kristus = sempurna. Tetap akan timbul dua golongan Imam besar, Kristus dan anti Kristus. Orang yang tinggal di Halaman, tidak akan tahan dan diinjak-injak hal-hal kekafiran Wah 11:2 dan terseret dalam golongan yang jahat itu.
  2. Sehari-hari terus hidup dipimpin Roh seperti lima gadis bijaksana. Ini suatu hidup indah untuk semua segi hidup kita jasmani dan rohani dan kalau sudah banyak yang mengalami seperti ini, Gereja akan mengalami zaman keemasan yang begitu heran Wah 12:1 ajaib, jauh lebih dari kemuliaan Gereja yang lalu Hag 2:10, lebih dari Hujan-awal. Setiap hari kita harus limpah dengan kuasa dan hikmat Allah dalam segala segi hidup sehari-hari, tidak lagi ada dosa dan tabiat daging, tetapi terus dipimpin Roh (secara jasmani zaman sekarang harus lulus SMA atau S1, itu minimum, sudah biasa dengan komputer dan cukup pintar dalam segala segi hidup). Begitu juga secara rohani kita harus selalu hidup cara ilahi, limpah dengan kata-kata Allah 1Kor 14:1, dengan karunia-karunia Roh Kudus dan selalu penuh hikmat dan kuasa Allah. Terus dipimpin Roh, istimewa dengan berkata-kata bahasa lidah, sehingga lidah, organ tubuh yang paling liar ini bisa dikuasai dan seluruh tubuh juga bisa dikendalikan Yak 3:2.
  3. Masa keemasan Gereja tidak timbul mendadak, tetapi Allah memakai orang-orang yang dipimpin Roh, yang mulai sekarang sudah tumbuh menjadi dewasa dan dalam 3,5 tahun hanya finishing untuk masuk dalam rencana penyempurnaan Allah.Hidup dewasa rohani itu indah, senang, puas, sukses dalam hal jasmani dan rohani. Kita harus tumbuh terus dalam pimpinan Roh mulai sekarang jangan tunggu Minggu ke-70 Daniel baru tumbuh, terlambat, bisa-bisa hanya ingin rohani tetapi hidup dalam kedagingan akhirnya dihukum mati seperti Ananias dan Safira, atau masuk golongan Imam besar yang celaka itu.