DOWNLOAD FILE PDF CATATAN KHOTBAH IBADAH HARI INI
I. NAMA
1. Bartolomeus disebut hanya empat kali dan tiga kali selalu bergandengan dgn Pilipus Mat 10:3, Mar 3:18, Luk 6:14, Kis 1:13.
Dalam Injil Yohanes tidak pernah disebut tentang Bartolomeus tetapi Bartolomeus mungkin sekali disebut-kan sebagai Natanael.
Pada waktu Andreas memberitahu-kan Kristus kepada Simon saudaranya Yoh 1:35-42, lalu disusultentang Pilipus memberitahukan Tuhan Yesus pada Natanael Yoh 1:43-51. Kemungkinan sekali bahwa Natanael ini sama dgn Bartolomeus, sebab Bartolomeus sama sekali tidak pernah disebut dalam Yohanes, padahal ia murid Tuhan!
2. Yakub anak Alpius (ada banyak Yakub) hanya disebut empat kali Mat 10:3, Mrk 3:18, Luk 6:15, Kis 1:13.
3. Tadius hanya disebut dua kali Mat 10:3 dan Mrk 3:18.
4. Simon orang Zelot TB, NET, WEB dll hanya empat kali Mat 10:4, Mrk 3:18, Luk 6:15 dan Kis 1:13.
Yg lebih banyak disebut yaitu ber-sama2 dalam 12 murid atau rasul.
II. EMPAT RASUL
YG PALING TIDAK TERKENAL
Mereka hampir2 tidak ada keterangan-nya, tidak terkenal, tetapi tetap setia sampai akhir, yaitu:
1. Setiap kali menyebut 12 rasul, mereka termasuk di dalamnya Mat 10:25; 11:1; 20:17, Yoh 6:67; 26:20,47, Mrk 4:10; 6:7,12-13; 9:35; 10:32; 11:11; 14:17, Luk 8:1; 9:1,6,12; 18:31; 24:43, Kis 1:26; 6:2; Wah 11:14
Di mana2 Putra manusia Yesus pergi, selalu ber-sama2 dgn 12 rasul, tidak pernah 4 rasul yg tidak terkenal ini hilang, tetapi selalu ada dalam se-mua pelayanan mereka. Mereka setia sampai akhir dan Tuhan berkata seorangpun dari mereka tidak ada yg hilang kecuali Yudas Yoh 17:12. Berarti dalam seluruh pelayanan 11 rasul itu taat dan setia, termasuk juga empat rasul yg tidak terkenal.
2 Tuhan Yesus tidak pernah me-ngeluh atau menyalahkan empat rasul ini. (Pada Petrus, Yohanes, Yakobus dan Thomas dll, pernah ditegur, tetapi 4 rasul ini tidak pernah, selalu baik dan taat, dan setia sampai ke akhir. Mereka selalu bersekutu dgn baik, selalu bekerjasama, ambil bagian dan beban dalam semua pelayanan, tidak ada celanya.
Sesudah bangkit bertemu dgn 12 rasul, keempatnya selalu ada dan juga waktu Tuhan Yesus naik ke Surga juga mereka tetap tekun ber-sama2, ada, taat dan setia kecuali Yudas.
3. Mereka tidak terkenal dan tidak menonjol tetapi selalu ada, beker-jasama dan setia sampai akhir.
4. Waktu Tuhan menulis nama rasul2 di Yerusalem, mereka juga ada, kecuali Yudas diganti dgn Matias Wah 21:14.
III. BUKAN APA2 TETAPI IKUT TERBEBAN DAN ANDILNYA BESAR
1. Mereka adalah rasul resmi.
Tuhan Yesus memilih sesudah berdoa semalaman dgn kehendak Bapa Yoh 5:19, mutunya (pada waktu dipilih) tidak diragukan apalagi kalau si Bartolomeus betul2 sama dgn Nata-nael Yoh 1:47, Ia seorang Israel yg sejati, tidak ada tipu daya di dalamnya.
Untuk bisa menjadi seperti ini perlu banyak menygkal diri, itikad yg baik, kesetiaan dll tabiat yg baik. Seharusnya orang seperti ini bisa jadi pemimpin, paling tidak tokoh penting, ternyata BA (bukan apa2), aneh, mengapa? Seha-rusnya gradenya 9, diperlakukan se-perti grade 4, tetapi Bartolomeus tidak marah, tidak sakit hati, iri, dendam, tidak senang hati, ngempet dll, ia tidak bereaski dosa, tetap seperti biasa, dan itu berarti ia sudah menang dalam pergumulan dalam hatinya!
Kalau orang2 pada umumnya meng-alami seperti ini bisa jadi tekanan batin.
2. Mereka semua (4 murid ini) setia sampai mati dan kesaksian hidupnya baik. Sampai terakhir me-reka tetap tidak terkenal, tetapi ter-hadap mereka tidak ada penyesalan sa-ma sekali. Banyak orang kalau diper-lakukan seperti bukan apa2, padahal seharusnya orang yg sukses, orang besar, tidak bisa tahan dan berontak atau diam2 berlalu dan tidak muncul lagi.
Mereka itu tingkatnya, misalnya grade 8, tetapi diperlakukan seperti grade 3, meskipun daging sakit dan berontak, tetapi mereka tetap tidak menuntut apa2, tidak bereaksi dosa, tidak sakit hati, tidak iri dgn orang lain yg lebih rendah, tetapi diperlakukan seperti grade 8 dgn segala penghar-gaan yg indah2. Mereka tetap tidak bereaksi dosa, ini menang dalam pergumulan hati.
Mengapa mereka mau? Sebab me-reka mengerti hukum Firman Tuhan yaitu Mat 23:12. Mereka yakin kalau tetap rendah hati akan ditinggikan Tuhan, apalagi di Surga. Meskipun di dunia tidak dihargai, tidak diberi tem-pat duduk yg terhormat, tidak dihargai di hadapan orang banyak, tidak dapat penghargaan atau hadiah tetapi yakin Tuhan yg memberi penghargaan bahkan yg kekal. Mengapa? Memang daging pasti berontak, tetapi mereka mematikan suara daging, sebab tidak mencari kepujian dari manusia, tetapi kepujian dari Allah saja Rom 2:29b.
Kita bisa terus berdoa dalam Roh dan tetap hidup benar, sehingga ada kekuatan ekstra dalam Tuhan untuk bisa memikul salib, mematikan daging. Mereka tetap bekerja keras, mau terbeban, punya andil yg besar dalam pelayanan bersama, tetapi tidak ada yg peduli atau memperhatikan, mereka tetap mau.
Kalau orang tidak cari nama atau kepujian dari manusia, tetapi tetap punya andil yg besar dalam pelayanan bersama, mereka menjadi makin indah di hadapan Tuhan. Mereka juga yakin bahwa semua yg membuat mereka sukses itu dari Tuhan 1Kor 4:17, tidak pantas dapat nama, sebab itu hak Tuhan dan memang Tuhan rindu me-nyelamatkan sebanyak mungkin orang2. Mereka tetap tunduk pada pe-mimpin dan gurunya yaitu Putra manusia Yesus 1Pet 5:5, menghormati dan membesarkan Dia saja, bukan dirinya, maka anugerah Tuhan makin besar bagi mereka.
3. Peranannya penting tetapi ter-sembunyi. Meskipun bukan apa, tetapi ia sungguh2 terbeban dan bekerja keras, punya andil yg besar dalam mensukseskan pelayanan Gurunya.Ia bekerja dgn sekuat2nya tanpa nama, tanpa dihargai, hanya untuk mem-bantu pekerjaan Tuhan Yesus tetapi andilnya besar dalam pelayanan. Me-reka tidak pernah ditegur seperti Yudas, Petrus, Yohanes, Andreas dll. Ia mengerjakan dgn tulus dan sungguh2. Sebab mahkota dan pahalanya sudah ditentukan, sama besar seperti rasul2 yg lain, bahkan mungkin lebih besar. Kita tidak perlu iri sebab Allah adil dan sama sekali tidak akan berlaku salah.
Meskipun demikian ini bukan berarti kita harus melayani dgn ter-sembunyi, sendiri2, sebab sudah me-matikan keinginan2 untuk dikenal dan supaya banyak orang yg mengenal kesungguhan kita yg tidak di-tun-juk2an. Sebab kita juga perlu saling mengenal untuk bekerjasama dalam Roh dan sesuai Firman Tuhan, hasilnya adalah besar dan mempermuliakan Nama Tuhan. Im 26:8. Kita memperke-nalkan diri dgn maksud yg tulus dalam kesucian dan saling mengasihi seperti Kristus,sebagai anggota tubuh Kristus yg satu beranggotakan yg lain Rom 12:5. Supaya semua anggota2 tubuh Kristus bisa bersekutu dan bekerja sama dalam Tubuh Kristus, istimewa untuk mempermuliakan nama Tuhan dan memikul beban pekerjaan Tuhan bersama2 untuk menggenapkan ke-hendak dan rencana Allah. Kalau tidak saling kenal, tidak bisa bersekutu dgn baik. Justru dalam persekutuan yg erat ini kita saling diolah sebab kita sama2 belum sempurna, sebab masih mung-kin ada kesalahan yg sengaja atau tidak, dan perlu saling mengampuni, saling menasehati, mendoakan dan menguatkan. Sebab itu perlu saling mengenal bahkan pemimpin2; perlu memperkenalkan satu sama lain, tetapi tetap dalam kesucian dan kasih Kristus 1Yoh 1:7 dan tetap rendah hati, sebab semua menjadi indah hanya dari, oleh dan untuk Tuhan saja Rom 11:36.
IV. UNTUNG RUGI PELAYANAN TERSEMBUNYI
Dalam dunia dan dalam Tuhan itu sangat berbeda. Daging merasa rugi kalau punya kelebihan dan prestasi tetapi tersembunyi dan tidak dikenal. Misalnya pertandingan sepak bola, apalagi tingkat internasional, mereka begitu terkenal bahkan suporternya sampai jutaan orang di seluruh dunia. Orang beriman tidak cari popularitas seperti ini, hanya memperkenalkan Yesus Juru selamat. Kalau kita ikut populer, kita terus mematikan daging supaya tidak jadi sombong dan habis semua seperti Saul, Uzia dll. Kalau kita mengerti dan terus dikuatkan oleh Firman Tuhan dan Roh Kudus, sehingga terus rendah hati sekalipun sukses besar, kita bisa awet, makin meningkat mengalami rencana Allah yg lengkap dan mulia untuk kekal di Surga.
Kepujian dan penghargaan adalah kesukaan daging danharga diri manusia lama, bahkan banyak orang tidak bisa tahan tanpa dihargai oleh komunitas sekitarnya, padahal semua prestasi dan kelebihan2nya itu dari Tuhan semua. Orang lama dipacu untuk maju oleh penghargaan yg akanditerima atau yg dikejarnya. Tidak mau kalah itu biasa dalam dunia, bahkan normal selama tidak melakukan hal2 yg bertentangan dgn hukum (sportip). Tetapi kalau orang lain dihargai dan ia tidak, itu menimbulkan sakit hati, tidak senang, iri, benci, bahkan dendam dalam ha-tinya, meskipun untuk dunia itu masih normal atau sportif asal tidak berbuat yg merugikan orang lain. (Biasanya yg lepas kontrol lebih dahulu adalah kata2nya yg tidak puas atau karena sakit hati).
Murid2 mula2 masih bertengkar karena berebutan siapa yg nomer satu, yg patut dihargai Mrk 10:37. Ini dise-babkan karena mereka menuruti pe-rasaan hati dan kehendak daging yg tidak mau kalah. Tetapi ini sudah dosa dan iblis sudah bekerja dan tidak boleh ada dalam orang2 yg sudah dimerde-kakan dari dosa. Tuhan menegur dan memberi pelajaran bagi mereka dgn memakai seorang anak kecil. Mar 9:33-34. Tetapi keempat rasul ini tidak ikut dalam hal ini.
Kepujian kita dari Tuhan, bukan dari manusia Rom 2:29. Orang yg mau mendapat kepujian dari Tuhan, mau mematikan daging, tidak menuruti ingin puji dan hormat ini. Sekalipun tidak dihargai, tetapi orang yg rendah hati (mau direndahkan sekalipun pu-nya prestasi) akan dapat kepujian dari Tuhan yg tahu keadaan yg tepat.Ada banyak contoh, sebab dgn jalan ini (mau direndahkan, tidak bereaksi dosa, meskipun tidak dihargai orang2 sekitarnya) justru hidupnya berkenan pada Tuhan, maka Tuhan sendiri yg mengangkatnya.
Misalnya Yusuf yg direndahkan sau-dara2nya, juga Daud yg tidak dihargai direndahkan oleh seisi rumahnya, tetapi orang2 ini tidak sakit hati, tidak bereaksi dosa, sebab mengerti kepu-jian manuisia itu sia2 bahkan membuat orang jadi sombong dan direndahkan Tuhan. Tetapi kalau Tuhan yg meng-hargai, kita akan naik oleh Tuhan se-suai dgn kehendak dan rencana Allah, seperti halnya Yusuf dan Daud naik oleh Tuhan dan tidak ada seorangpun yg bisa menghalangi atau memboikot.
Sekalipun diperlakukan dgn jahat oleh Saul (sebab ia iri), Daud tidak sakit hati atau bereaksi dosa, sebab itu Tuhan mengangkat Daud, itu sangat indah, juga Yusuf.
Orang beriman yg dipimpin Roh (bukan menuruti daging) tidak mau didorong (bergairah) karena kepujian manusia, tetapi oleh kepujian dari Tuhan yaitu dgn hidup memperke-nankan Tuhan dalam pimpinan Roh Ku-dus. Orang yg hidup memperkenankan Tuhan, pasti di hargai dan diangkat Tuhan pada waktunya. Sebab itu ja-ngan menunggu ada penghargaan dari manusia, tetap taat dan penuh gairah untuk memperkenankan Tuhan bahkan sekalipun dibenci dan dirugikan, maka Tuhan akan menyertai dan meng-angkat orang itu, dan itu besar artinya. Justru dgn Tuhan kita menang seka-lipun keadaan tidak memungkinkan se-perti Daud menghadapi Goliat atau sekalipun dalam keadaan yg berbahaya seperti Daniel dalam goa singa maka Tuhan menyelamatkannya dgn mujizat-Nya. Bahkan sesudah lulus, kita naik kelas makin mulia dihadapan Allah dan mendapat pahala dan semua itu berlaku sampai kekal.
Juga segala berkat jasmani dan fa-silitas lain yg dibutuhkan, akan ditam-bahkan pada kita dgn limpah, tergan-tung dari kemampuan kita menerima-nya.
Kepuasan dan kesukaan akan le-nyap dari orang lama kalau tidak dihar-gai, tidak tahan, merasa dihinakan dan direndahkan, dan menjadi tekanan ba-tin. Tetapi orang beriman tidak meng-alami tekanan batin, sebab salib ini justru jadi keuntungan dan kemegah-annya Gal 6:14. karena itu berarti kemuliaan dari Tuhan di dunia sampai dalam surga Rom 8:17-18 sehingga bisa tetap sejahtera puas meskipun tidak dihargai, apalagi dalam pelayanan pekerjaan Tuhan.
Ingin dihargai dan dipuji itu ke-sombongan daging sehingga puas (da-gingnya) tetapi penghinaan atau “di-sembunyikan” itu menyakiti rasa ke-sombongan daging, sering kali orang tidak tahan, berontak, marah, iri, benci atau pergi meninggalkannya.
Mengapa Yohanes pembaptis jadi orang besar dihadapan Allah? sebab ia bisa dgn tulus membersarkan Tuhan sekalipun akibatnya ia makin dikecilkan Yoh 3:30. Begitu juga Tuhan mengang-kat orang yg bisa merendahkan dirinya meskipun tidak salah dan layak diting-gikan menurut ukuran manusiawi atau daging 1Pet 5:5-6.
Orang yg puas karena berhasil men-dapat penghargaan dan kehormatan yg dikehendakinya, itu merusak rencana Allah dalam dia, sebab ia ingin diting-gikan, justru ia direndahkan oleh Tu-han. Mat 23:12. Tetapi kalau ia meng-akui itu semua dari Tuhan dan hak Tuhan tidak petut ia ditinggikan dan direndahkan maka ia tidak masuk jerat sombong Ams 29:5 dan rencana Allah tetap berlaku padanya. Ini tidak mu-dah. Memang kalau orang diangkat Tuhan, pasti iadihargai, dihormati dan menerima penghormatan dari orang banyak menerima penghargaan ini le-bih sulit dari pada menerima penghina-an, meskipun ini sakit bagi daging. Untuk bisa menerima perkara2 besar dari Allah dan diangkat tinggi itu tidak mudah, sebab itu memerlukan jangka waktu pengolahan yg lebih lama. Misalnya seperti Putra manusia Yesus, Yohanes pembaptis, Yusuf, Daud dll mereka diolah terus menerus, dgn banyak hal2 yg pahit dan baru sesudah umur 30 tahun boleh keluar dgn kuasa dan pengurapan Tuhan yg begitu besar sehingga dipuji banyak orang, tetapi mereka bisa menerimanya tanpa men-jadi sombong seperti Putra manusia Yesus Yoh 6:12. 2Sam 7:8,18.
V. IKUT DALAM RENCANA ALLAH
DI DUNIA SAMPAI KEKAL
1. Bartolomeus, Tadius, Yakobus dan Simon tidak pernah absen dalam semua pelayanan rasul2 Tuhan. Ia ikut terbeban dan mengambil andil yg cu-kup besar dan penting, sampai semua rencana Allah dalam dirinya genap dan ia mendapat bagian dari pahala kekal yg akan datang Mat 18:28-29. Dari sejak diangkat jadi rasul, sampai Tuhan Yesus di angkat ke Surga. Mereka selalu ada, juga waktu berdoa di kamar loteng dan dalam membangun gereja mula2 dalam Kisah Rasul. Mereka sela-lu bersama meskipun tanpa nama dan bukan apa2.
Biasanya kalau tidak dikenal oleh pemimpin (sebab itu biasanya pemim-pin sebagai gembalanya wajib menge-nali baik2 domba2nya untuk pemeliha-raan yg se-baik2nya Yoh 10:3). Biasa-nya domba2 ini seolah2 tidak akan terpilih untuk pelayanan yg besar2 le-bih kurang kira2 sama. Tetapi kita tidak perlu kecil hati, sebab Tuhan selalu mempunyai cara dan jalan yg unik untuk mengangkat anak2Nya yg sudah sampai waktunya, sekalipun dalam penjara, seperti Yusuf, kalau sudah waktunya langsung diangkat sampai tempat yg top di istana.
Tuhan selalu mempunyai jalan dan cara yg tidak terduga dan pasti berha-sil, untuk orang2 yg berkenan kepada-Nya. Kita tidak perlu ber-lomba2 untuk menjadi masyur, sehingga dikenal se-mua orang; Yg perlu adalah bergairah untuk melakukan kehendak Allah se-hingga dikenal Allah dan tetap rendah hati sebab Allah kita itu Maha tahu dantidak pernah terlambat memberi kesempatan yg tepat dan se-tinggi2nya untuk makin meningkat untuk kekal. Ingat dalam Wasiat Lama itu diceri-takan secara harfiah, tetapi dalam Wa-siat Baru diceritakan secara rohani, yg betul, sebab ini yg kekal. Semua yg memenuhi syarat (Allah tidak membe-dakan orang Rom 2:11, akan ditum-buhkan sampai sempurna seperti Bapa Mat 5:48, atau Putra manusia Yesus Yoh 10:35, Ef 4:13.
BATOLOMEUS dkknya TIDAK LANGSUNG bisa tumbuh sampai ren-cana Allah genap dalam hidupnya, tetap bertahap
Semua rasul2 terlibat dalam pela-yanan yg tidak kenal lelah seperti Gu-runya, sehingga kadang2 mereka kurang tidur misal Mar 6:31.
Dalam pengolahan, sekalipun sudah rendah hati, tetap ada bagian Tuhan (Tuhan pasti akan menggenapkan ba-gianNya) dan bagian kita yg harus kita penuhi. Kita harus tetap rendah hati, memelihara kesucian dan hubungan kita dgn Tuhan dan rajin dan bergairah melayani Tuhan, maka dgn demikian kita akan diolah sampai semua rencana Tuhan jadi sesuai dgn kehendak dan rencana Tuhan untuk mengolah dan meninggikan kita setinggi mungkin, yaitu sampai kita menjadi seperti Dia, asal kita mau melakukan bagian kita. Dgn Tuhan kita pasti bisa menye-lesaikan bagian kita, tetapi tetap butuh waktu untuk tumbuh dan mengerjakan kehendak dan rencana Tuhan. Jangan lupa untuk tekun belajar Firman Tuhan. Rencana Allah, tidak akan jadi hanya dgn doa dan penyembahan dalam Roh dan kebenaran, tetapi juga harus lim-pah belajar Firman Tuhan.Tanpa tum-buh dalam pengertian Firman Tuhan, akan terjadi banyak kesalahan sebab tidak ada terang Firman Tuhan. Seba-liknya kalau tidak limpah berdoa dalam Roh dan kebenaran, tidak akan tahan menygkal diri untuk taat melakukan kehendak Allah. Bertekunlah berdoa maka kita akan dilengkapi dgn kuasa dari atas Luk 24:49. Perlu ke duanya bersama Maz 43:3. Bahkan kita harus tumbuh dalam kesucian di Ruangan Suci yg bisa digambarkan sebagai 7 KPR (gambaran Rungan suci yaitu Suci, Salib, berSekutu, Doa, Ibadah, Alkitab, Melayani). Kita harus bertekun untuk tumbuh dalam seluruh segi hidup kita.
Akhirnya semua rencana Allah dige-napkan dalam semua rasul2 ini, dan mereka jadi sempurna, meskipun bu-kan hanya di Surga, tetapi sampai dalam Yerusalem Baru, satu contoh dan teladan seperti Kristus yg harus kita tiru. Biasanya orang berpikir yg akan jadi sempurna dan masuk sampai Yerusalem baru ~ Ruangan Maha Suci) tentu Petrus, Yohanes, Yakobus, tetapi ternyata semua masuk Yerusalem ke-cuali Yudas, luar iasa Wah 21:14. Apakah mungkin mereka tingkatnya sa-ma atau lebih tinggi? Kita tidak tahu, tetapi masuk Yerusalem-Baru saja su-dah suatu prestasi tinggi, istimewa sebab bisa hidup rendah hati, tidak ingin kepujian manusia.
VI. PERMULAAN YG BAIK DAN BERAKHIR DGN BAIK
Permulaan hidup empat rasul ini dikerjakan dgn baik, mereka hidup dgn takut dan memperkenankan Tuhan, sampai pada waktu bertemu Tuhan pertama kali, Tuhan Yesus mengatakan bahwa Bartolomeus atau Natanael ini adalah seorang Israel yg sejati yaitu orang yg beribadah pada Tuhan dgn sungguh2 dan tulus tidak ada tipu daya didalamnya. Ini indah dan Tuhan menghendaki agar kita semua tetap indah sampai keakhir bahkan terus tumbuh sampai sempurna. Jadi sempurna ini tidak fantastis, tetapi adalah kehendak dan rencana Allah bagi kita manusia yg mau percaya.
Memang perjalanan hidup dari permulaan sampai akhir tidak sama pada setiap orang tergantung dari kesungguhan masing-masing, bisa naik turun, ada juga yg undur, tetapi seharusnya kita terus tumbuh bahkan sampai sempurna seperti kehendak dan rencana yg Tuhan buatkan untuk setiap orang Ef 2:10. Kalau kita mau memelihara rohani kita baik-baik (ha-rus dijaga dan dipelihara) maka kita pasti bisa terus meningkat bahkan terus meningkat sampai puncak. Empat rasul tidak terkenal itu memang setia sampai keakhir, sampai Tuhan Yesus diangkat, sampai dalam Gereja mula-mula dalam Kisah rasul2. Tidak dice-ritakan bagaimana pelayaanan mereka pada akhir hidupnya.
Tetapi Putra Manusia Yesus pada permulaan sudah mengatakan dalam pimpinan Roh Kudus, bahwa Bartolo-meus ada di bawah pohon ara dan pada akhirnya juga sudah dikatakan-Nya dalam karunia Roh Kudus yaitu sebelas rasul ini akan tetap selamat kecuali Judas Yoh 17:12. Jadi kita tahu sesuai Firman Tuhan bahwa empat rasul2 ini tetap selamat dan setia sam-pai ke akhir. Bahkan Tuhan menga-takan bahwa mereka akan melihat hal2 yg lebih besar Yoh 1:50,51. Ia akan melihat Surga terbuka ( seperti dalam Mat 3:17) dan malaikat2 Allah akan naik turun diatas Putra manusia. Ini suatu perkara yg luar biasa, ada dua penggenapan dari ayat ini yaitu:
1). Pada waktu Putra Manusia masih di bumi, ada Malaikat2 ( = yg diutus yaitu Roh Kudus) turun atas Putra Manusia Luk 4:18 dan terjadi perkara2 yg besar2. Dan Bartolomeus sudah melihat semua ini terjadi dgn begitu heran, sehingga imannya terus tumbuh sebab mengalami hal2 yg indah dalam hidup dan pelayanannya dgn Putra manusia Yesus, sehingga rencana Tuhan digenapkan dalam hidupnya.
2). Sesudah Putra manusia kembali ke Bapa, maka tubuhNya (yaitu ge-rejaNya) masih di dunia dan ini akan disempurnakan pada akhir zaman. Sesudah kepala dari tubuh Kristus yaitu Kristus disempurnakan, maka tubuh-nya akan disempurnakan yaitu gereja akhir zaman Ibr 2:8 Kepala itu sudah menang, tetapi tubuh itu juga akan menang dan musuh akan dinjak2 di bawah kakinya dan itu terjdi waktu gereja disempurnakan dalam Minggu 70 Daniel. Sebab itu kita juga akan mengalami penggenapan hal ini, kalau kita tetap setia dan terus tumbuh, di murnikan sampai ke akhir seperti em-pat rasul bahkan 12 rasul,maka kita juga akan melihat hal ini terjadi dan mengalami rencana Allah yg indah yaitu ikut dalam pengangkatan atau kesempurnaan 1Kor 15:51,52. Ini ter-jadi bagi gereja global akhir zaman yg mengalamipelayanan orang sempurna (inilah utusan2 Allah)yg diutus kepada gereja global (tubuh Kristus), langsung dari tahta Allah. Ini saatnya gereja mengalami masa keemasanNya, yaitu pelayanan orang sempurna.
VII. KESIMPULAN
Hidup empat rasul yg begitu indah, meskipun bukan apa-apa, tidak dike-nal, tetapi segala yg dibuat itu akan dicatat Tuhan dgn lengkap dan ada pahalanya. Bahkan memberi satu cang-kir air putih dgn tulus, ada pahalanya. Mat 10:42 (Sebab hanya itu kemam-puannya seperti janda miskin dalam Mar 12:43-44). Apalagi dgn tulus, ikut serta terbeban dan andil dalam pela-yanan, sekalipun tidak dikenal dan ti-dak ada penghargaan dari manusia, hasilnya luar biasa duduk dgn Kristus diatas tahtaNya dalam Surga bumi baru yg kekal.
Bahkan hari ini mereka sudah merasai keindahan dan kesukaan di Surga, (hampir semua sudah mati sahid, kecuali Yohanes mati di pulau pengasingan Patmos.) Sebab itu jangan kecil hati ikut Tuhan dgn sungguh-sungguh dan mau terbeban untuk ikut serta dalam menggenapkan rencana Tuhan yg memang diserahkan pada ki-ta supaya kita sekaligus diolah dan mendapat pahala yg kekal. Jangan berebutan untuk menjadi termasyur, tetapi berebutan untuk melayani pe-kerjaan Tuhan dgn cara berkenan pada Tuhan, dalam pimpinan Roh Kudus.
Nyanyian:
Dia harus makin bertambah
‘ku harus makin berkurang
Nama Yesus saja disembah
‘ku di tempat paling b’lakang
Bila Yesus ditinggikan
dan salibNya dib’ritakan
Pasti Dia menarik semua orang
Datang kepadaNya s’karang
