DOWNLOAD FILE PDF CATATAN KHOTBAH IBADAH HARI INI
PENDAHULUAN
FT berjudul the ROD of GOD, diambil dari kisah yg ada dalam Keluaran 3-4 di mana Musa ada di padang gurun sedang menggembalakan kambing domba milik Yitro, mertuanya.
Ketika sampai di Gunung Horeb, Allah menampakkan diri dlm wujud nyala api di semak duri. Allah memanggil & mengutus Musa kembali ke Mesir untuk membebaskan orang Israel yg ada di sana. Musa sempat menolak dgn berbagai macam alasan. Sampai pada akhirnya Musa merespon panggilan Tuhan ini.
Dari kisah ini kita bisa belajar 8 POKOK PELAJARAN yg berharga, sbb …
- KUASA mematikan KEDAGINGAN
Tuhan bertanya kpd Musa: “Apa yg ada di tanganmu?” Musa menjawab: “Tongkat.” Tuhan memerintahkan Musa melemparkan tongkat itu & tongkat itu menjadi ular. Lalu Tuhan memerintahkan Musa memegang ekornya & ular itu kembali menjadi tongkat (Kel 4:1-5). Semula itu hanya disebut TONGKAT saja, lalu sejak peristiwa ini disebut TONGKAT ALLAH (Kel 4:2,20).
Ada 3 MAKNA yg indah untuk kita, sbb …
- Tongkat KAYU sifat manusiawi
Tongkat ini terbuat dari kayu, hal ini menggambar sifat manusiawi kita spt: mengantuk, lapar, naluri seks, sedih, bangga, jengkel dll.
- Tongkat KAYU yg dilepaskan
Tapi kalau kayu dilepaskan, maka menjadi ular, ini menggambarkan sifat manusiawi yg diumbar, diterus2kan, dibiar2kan, dilampias2kan, tdk terkendali, maka sifat2 manusiawi tadi menjadi jahat, kejam, najis, liar, spt sifat iblis. Contohnya: bermalas2an, gelojoh & bertuhankan perut, percabulan & perzinahan, serakah, benci, dendam, pembunuhan, sombong dll.
- Tongkat KAYU yg dipegang kembali
Tuhan memerintahkan Musa untuk pegang ekornya, maka ular itu berubah jadi tongkat lagi. Ini secara rohani (bukan untuk dilakukan secara jasmani) menggambarkan bhw sifat2 manusiawi tadi harus ditangkap, dikendalikan, dipegang lagi. Keinginan daging harus disalibkan, kita menyangkal diri & memikul salib, maka kita tdk menuruti keinginan daging (Mat 16:24).
Contohnya: naluri seks ada pada diri manusia, kalau dibiarkan bebas berfantasi akan menjadi percabulan & akan berwujud perzinahan, sebaliknya kalau naluri ini dikendalikan & tunduk pada FT (Mat 5:28), maka pernikahan menjadi indah & suci, hidup bujang menjadi suci & berkenan pada Tuhan. Kuncinya adalah pegang & kendalikan ‘ekornya’ artinya sejak ada pikiran kotor sdh kita cabut & buang, kalau tdk akan berkembang & jadi perbuat-an dosa. Sbg perbandingan: Yusuf vs Simson.
Salib itu dianggap kebodohan, hina, kerugian oleh dunia, tapi bagi kita salib itu kuasa & mulia (1Kor 1:18; 2Kor 13:4; Ib 11:25-26). Maka TONGKAT biasa berubah menjadi TONGKAT (KUASA) ALLAH.
- KUASA menaklukkan KEGELAPAN
Selama 400 thn org Israel disiksa oleh bangsa Mesir. Tuhan memanggil & mengutus Musa untuk pergi ke Mesir menghadap Firaun, untuk membawa org Israel keluar dari Mesir. Ini menggambarkan kita membawa jiwa2 keluar dari Kerajaan iblis.
Tidaklah mudah menghadapi Firaun, ttp Musa memakai TONGKAT (KUASA) ALLAH untuk menaklukkan Firaun. Berbagai macam mukjizat & tanda2 heran dilakukan Musa lewat tongkat (kuasa) Allah (Kel 4:20,21).
Ada 3 PENGERTIAN yg memotivasi kita, sbb …
- Allah yang MEMANGGIL
Allah yg memanggil Musa, Allah yg sama memanggil sdr & saya untuk menjadi rekan kerjanya. Allah hanya punya 1 proyek besar yaitu keselamatan jiwa2. Memindahkan jiwa2 dari Kerajaan Gelap kpd Kerajaan Terang-Nya yg ajaib (1Pet 2:9). Allah memanggil kita untuk ambil bagian dalam proyek-Nya (1Kor 3:9).
- Allah yang MENGUTUS
Allah yg mengutus Musa, Allah yg sama juga mengutus sdr & saya untuk menjangkau jiwa2 yg dibelenggu setan & dosa (Luk 9:2). Jiwa2 yg kita jumpai baik di rumah, di sekolah, di tempat kerja, di mana saja.
- Allah yang MEMPERLENGKAPI
Allah yg memanggil & mengutus, Allah yg memperlengkapi Musa dgn tongkat kuasa-Nya (Kel 4:17). Allah yg sama juga memperlengkapi sdr & saya untuk merebut jiwa2 (Luk 9:1).
—————————————————————-
Tongkat ini bukanlah ‘jimat’ yg otomatis bisa dipakai seenaknya. Contohnya: Gehazi memakai tongkatnya Elisa, tapi tdk bisa membangkitkan anak yg mati, sedangkan Elisa bisa membangkitkan anak tsb biarpun tdk memakai tongkat (2Raj 4:29-37).
Sama spt Paulus memakai Nama Yesus yg penuh kuasa, maka perkara2 heran terjadi, tapi sebaliknya ketika 7 anak2 Skewa memakai Nama Yesus mengusir setan sbg ‘mantra’, malah org yg kerasukan itu balik menyerang (Kis 19:11-16).
Di Mat 10:10; Luk 9:3 Yesus berkata: “jangan kamu membawa tongkat.” tapi di Mar 6:8 Yesus berkata: “jangan bawa apa-apa … kecuali tongkat.” Jadi dlm WB kuncinya bukan ‘membawa’ atau ‘tdk membawa’ tongkat, tapi rahasianya: apakah kita sudah diperlengkapi dgn tongkat (kuasa) Allah?
Kita diberi KUASA = exousia (Ibr) = authority (Ing) atas setan & kuasa kegelapan (Mat 10:1; Mar 6:6; Luk 9:1). Kita diberi kuasa menginjak ular & kalajengking (Luk 10:19). Roh yg di dalam kita lebih besar dari dia yg ada di dlm dunia ini (1Yoh 4:4).
- KUASA dalam KEPEMIMPINAN
Terakhir dgn terpaksa Firaun membiarkan org Israel keluar dari Mesir. Musa memimpin 2 juta org keluar dari Mesir dgn TONGKAT (KUASA) ALLAH (Kel 17:5) & dipimpin tiang awan & tiang api (Kel 13:21). Tentu hal ini tidaklah mudah memimpin banyak org dgn sifat yg keras kepala (Kel 13:17-22).
Ada 3 PELAJARAN yg bagus buat kita sbb …
- Memimpin jiwa2 dalam PENGINJILAN
Musa memimpin org Israel keluar dari Mesir menuju Tanah Kanaan, kita pun juga dipakai Tuhan untuk melepaskan org2 yg terpenjara & membawa jiwa2 kpd Tuhan (Yes 61:1), menuntun banyak org kpd kebenaran disebut sbg org2 yg bijaksana, spt bintang2 di langit (Dan 12:3).
- Memimpin rekan2 dalam PELAYANAN
Musa dlm hikmat Tuhan (Kel 39:42-43) memimpin pembuatan Kemah Suci, juga pelayanan Imamat. Kita pun juga butuh hikmat & kuasa untuk memimpin & bekerja sama dlm pelayanan shg bisa berjalan dgn baik (Fil 4:3). Di gereja ada banyak pelayanan yg bisa kita kerjakan. Kita ikut andil dlm pekerjaan Tuhan yg mulia.
- Memimpin orang2 dalam KESEHARIAN
Setiap kita adalah pemimpin, baik itu di sekolah, di pekerjaan, di masyarakat dll, minimal di keluarga, kita sbg pemimpin (Yos 24:15). Kita butuh hikmat & kuasa untuk memimpin dlm kehidupan sehari-hari.
- KUASA menghadapi KETAKUTAN
Sampailah org Israel di tepi Laut Teberau, sedangkan kiri kanan ada pegunungan, ditambah lagi Firaun berubah pikiran. Ia & tentaranya mengejar mereka. Org Israel dlm kondisi terjepit, mereka kebingungan, semua ketakutan, secara logika tdk ada jalan keluar. Kemungkinan hanya 2: ‘tetap hidup & ditarik balik jadi budak lagi’ atau ‘mati’.
Org Israel marah kpd Musa yg memimpin mereka keluar dari Mesir. Saat genting itulah Allah menyuruh Musa untuk mengangkat TONGKAT & mengulurkan ke laut. Mukjizat terjadi. Laut terbelah, ada jalan kering buat org Israel menyeberang (Kel 14:1-31).
Dari kisah yg mendebarkan ini ada 3 PERTOLONGAN Tuhan yg ajaib sbb …
- Tak ada yg bisa MEMBENDUNG
Kita juga pasti pernah menemui jalan buntu, pintu tertutup, tdk ada jalan keluar dll. Baik dalam pelayanan, pekerjaan, & dlm keseharian. Kita butuh hikmat & kuasa Tuhan untuk ‘membelah’ rintangan yg ada.
Selama kita hidup sesuai FT, maka tidak ada satu pun halangan yg sanggup menghentikan perjalanan hidup & iman kita.
- Tak ada yg bisa MEMPERBUDAK lagi
Firaun tdk rela kalau org Israel semua meninggalkan Mesir. Firaun mengejar tujuannya memperbudak mereka kembali. Iblis pun juga tdk rela kalau tawanannya lepas begitu saja, dia akan berusaha menjerat kembali dgn berbagai cara (1Pet 5:8). Kita sbg org merdeka, jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan (Gal 5:1).
- Tak ada yg bisa MEMBINASAKAN
Org Israel selamat sampai di seberang, lalu air laut balik spt semula, shg Firaun & tentaranya tenggelam mati semua. Kuasa Allah begitu luar biasa menyelamatkan org Israel. Kuasa yg sama memampukan kita selamat sempurna sampai di sorga (1Tes 5:23). Sebaliknya iblis tujuannya: mencuri, membunuh, & membinasakan (Yoh 10:10).
- KUASA mengatasi KESULITAN
Lepas dari satu masalah, sekarang mereka kesulitan menemukan air, ini artinya secara logika mereka akan mati semua di padang gurun. Tuhan memerintahkan Musa untuk memukul gunung batu dgn TONGKAT, lalu dari dalamnya akan keluar air melimpah (Kel 17:1-7).
Ada 3 HIKMAH yg bisa diambil lewat kesulitan ini, yaitu:
- Tuhan MEMIMPIN umat-Nya
Org Israel dipimpin tiang awan & tiang api, tapi mgp harus mengalami kesulitan? Pencobaan yg kita alami itu sudah seizin Tuhan, pencobaan itu tdk lebih dari kekuatan kita & setiap masalah yg terjadi, Tuhan sudah punya jalan keluarnya (1Kor 10:13). Ilus: setiap gembok yg diproduksi pasti ada kuncinya.
- Tuhan MEMELIHARA umat-Nya
Tuhan memelihara umat-Nya. Gunung batu itu mengeluarkan air, Org Israel dicukupi minumnya. Termasuk juga Tuhan menyediakan manna setiap hari selama perjalanan sampai ke Tanah Kanaan.
Ada Garansi Pemeliharaan Tuhan buat hidup kita. Tidak pernah anak cucu org benar meminta-minta roti (Maz 37:25-26). Sampai masa tuamu & putih rambutmu Aku menggendong kamu (Yes 46:4).
- Tuhan MENYERTAI umat-Nya
Tuhan yg memimpin, Tuhan yg memelihara, Tuhan yg sama juga menyertai perjalanan hidup kita dgn tangan kanan kemenangan-Nya, shg kita mengalami kemenangan demi kemenangan (Yes 41:10).
- KUASA itu bukan untuk
melampiaskan KEMARAHAN
Mereka kekurangan air yg ke 2 kalinya. Kali ini Allah memerintahkan Musa untuk membawa TONGKAT (tanpa memukul) & hanya berkata kpd gunung batu, beda dgn yg pertama Allah menyuruh Musa memukul gunung batu.
Rupanya Musa kesal kpd org Israel, lalu Musa memukul gunung batu ini sampai 2x (mungkin krn jengkel). Memang mukjizat terjadi air keluar berlimpah, tapi Allah tdk berkenan. Akhirnya Musa & Harun tdk boleh masuk ke Tanah Kanaan (Bil 20:2-13).
Ada 3 PELAJARAN yg baik buat kita sbb …
- MUSA marah kpd orang Israel
Kuasa Tuhan tidak boleh dipakai untuk kehendak kita, apalagi untuk melampiaskan kemangkelan kita. Biarpun mukjizat terjadi, tapi Tuhan tdk berkenan. Akibatnya Musa & Harun batal masuk Tanah Kanaan. Musa yg tahu lebih banyak, maka dituntut lebih banyak (Luk 12:48).
- YOHANES & YAKOBUS marah kpd org Samaria
Org Samaria tdk memperbolehkan rombongan Yesus lewat daerahnya. Lalu Yohanes & Yakobus marah, mereka meminta izin pada Yesus untuk menurunkan api dari langit spt yg dilakukan Elia. Tapi Yesus menegor mereka: “Engkau tdk tahu roh macam apa yg ada padamu?” (KJI: Luk 9:51-55).
- PETRUS menggunakan pedang
Petrus menggunakan pedangnya ketika Yesus mau ditangkap. Hal ini menyebabkan Malkhus putus telinganya. Yesus menyuruh Petrus memasukkan pedangnya. Yesus lalu menyambung & menyembuhkan telinga Malkhus. Padahal Yesus kalau mau, bisa meminta kpd Bapa untuk mengirimkan 12 pasukan malaikat. Tapi Yesus tdk mau menggunakan kuasa di luar kehendak Bapa (Mat 26:51-53).
——————————————————————–
Biarpun kita sudah diberi kuasa yg besar harus digunakan sesuai kehendak Allah, dgn tujuan kemuliaan Nama Tuhan, bukan untuk menuruti kehendak pribadi & melampiaskan kemarahan, sebab amarah manusia tdk mengerjakan kebenaran (Yak 1:20).
- KUASA meraih KEMENANGAN
Muncul problem lain lagi, org Amalek datang menyerang org Israel. Yosua & tentaranya bertugas menghadapi musuh, sedangkan Musa, Harun & Hur naik ke puncak bukit, tidak lupa Musa membawa TONGKAT (KUASA) ALLAH. Kalau Musa angkat tangan, maka Yosua lebih kuat dari Amalek, tapi ketika Musa menurunkan tangannya krn lelah, maka org Amalek lebih kuat. Akhirnya Harun & Hur menopang tangan Musa sampai Yosua menang total (Kel 17:8-16).
Peperangan kita bukan secara fisik, tapi peperangan secara rohani (Ef 6:12). Dalam peperangan roh ada 3 PIHAK yg menentukan kemenangan, yaitu …
- Pihak IBLIS: pribadi yg kalah
Iblis sudah kalah, kepala ular sudah diremukkan Yesus di atas kayu salib. Kuasanya sudah dilucuti (Kol 2:15). Dia sudah kalah & tetap kalah selama-lamanya (Wah 20:7-10). Sekarang iblis bekerja lewat tipu dayanya (Yoh 8:44; 2Kor 2:11). Iblis adalah faktor konstanta KALAH.
- Pihak ALLAH: pribadi yg menang
Yesus mengalahkan maut, musuh yg terakhir & terbesar. Musuh sdh ditaklukkan di bawah kaki-Nya (1Kor 15:26-28,55). Yesus menang mutlak buat selama-lamanya. Allah adalah faktor konstanta MENANG.
- Pihak MANUSIA: pribadi yg menentukan menang atau kalah
Kemenangan Yesus diberikan kpd kita (1Kor 15:57). Kalau Allah di pihak kita, tdk ada yg bisa melawan kita (Rom 8:31). Allah memperlengkapi kita dgn selengkap senjata Allah (Ef 6:13-18). Bersama Allah kita akan melakukan perkara2 yg gagah perkasa (Maz 60:14). Kita umat pemenang, bahkan lebih dari pemenang (Rom 8:37).
Sebaliknya kalau org percaya tdk waspada, ragu pada janji Tuhan bahkan sampai hidup dlm dosa, maka menjadi mangsa empuk iblis (1Pet 5:8). Org itu akan mengalami kekalahan demi kekalahan.
Pilihan di tangan kita. Pihak iblis sdh jelas kalah. Pihak Allah sdh jelas menang. Tinggal pihak kita adalah faktor yg menentukan pilih menang atau kalah. Pilihan di tangan kita. Kita memilih ada di pihak Allah, maka kemenangan ada di dalam tangan kita (Kel 17:15-16).
- KUASA itu dekat ada di KEHIDUPAN kita
Kita melihat kisah2 yg luar biasa dari TONGKAT ALLAH ini, yg mulanya hanya tongkat biasa. Ada 3 RAHASIA bgm kita dpt menyatakan kuasa Allah sbb:
- Ada di TANGAN kita
Tuhan bertanya: “Apa yg ada padamu?”, Tuhan tdk bertanya: “Apa yg tdk ada padamu?” Justru dari apa yg ada pada kita, Tuhan sanggup berbuat mukjizat, contohnya …
* Musa hanya punya tongkat, tapi menjadi tongkat (kuasa) Allah, & terjadi mukjizat2 besar yg (Kel 4:17).
* Janda istri nabi hanya punya buli2 berisi sedikit minyak, tapi karena iman, maka minyak yg sedikit itu cukup2 untuk mengisi bejana2 (2Raja 4:1-7).
* Anak kecil punya 5 roti & 2 ekor ikan, bisa menge-nyangkan 5000 org laki2 (Yoh 6:1-15).
* Yakub melarikan diri hanya membawa tongkat, tapi krn berkat Tuhan, waktu pulang bisa menjadi 2 pasukan besar (Kej 32:10).
Pola ini terus berulang buat kita org percaya. Jangan ragu menghadapi kesukaran pekerjaan & keuangan. Kerjakan apa yg bisa kita kerjakan semaksimal mungkin, sisanya bagian Tuhan yg memberkati (Rut 2:17; Pkh 9:10).
- Ada di MULUT kita
Waktu kesulitan air yg ke-2, Tuhan menyuruh berkata kpd gunung batu, itu artinya kata2 kita berkuasa, mulut kita punya dampak yg luar biasa. Bisa menciptakan hari2 yg baik & hari2 yg jelek (Maz 34:13-14). Lewat mulut bisa terjadi mukjizat (Mat 17:20). Yosua memerintahkan bulan & matahari untuk berhenti (Yos 10:12-14). Jadi kuasa Allah itu tdk jauh, tapi ada di mulut kita. Praktekkanlah & buktikanlah.
- Ada di HIDUP kita
Karena Musa bergaul erat dgn Allah maka wajahnya memancarkan kemuliaan Allah (Kel 34:29-30; 2Kor 3:7). Kemuliaan Allah versi WL saja sudah luar biasa, apalagi kemuliaan Allah versi WB jauh lebih besar, biar hidup kita memancarkan kasih, kuasa & kemuliaan Tuhan (2Kor 3:8-11).
Contohnya: terjadi mukjizat lewat bayangan Petrus (Kis 5:12-16). Kain, saputangan yg pernah dipakai Paulus mendatangkan mukjizat (Kis 19:11). Tentu ini karena kuasa Tuhan, kita hrs sgt berhati-hati, jangan sampai ini menjadi ‘jimat Kristen’.
PENUTUP
The ROD (Kel 4:2) à sama dgn tongkat2 yg lain, tdk ada bedanya, terakhir juga akan lapuk & dibuang. Musa yg dulu hebat secara manusia (periode 40 thn pertama), kini Musa dlm keadaan terpuruk, putus asa, tdk punya masa depan (periode 40 thn ke-2). Dulu pegang ‘tongkat komando’ sbg Jenderal besar di Mesir. Sekarang cuma pegang ‘tongkat gembala’ yg hina menurut ukuran Mesir (Kej 46:34). Kalau kondisi ini diterus2kan Musa akhirnya mati & tdk ada cerita apa2 ttg dia. Kita tdk akan pernah tahu nama Musa.
The ROD of GOD (Kel 4:20) à menjadi alat Tuhan yg indah. Puji Tuhan Musa akhirnya merespon panggilan Tuhan, dia dipakai luar biasa. Hidupnya menjadi berarti (periode 40 thn ke-3). Musa yg terpuruk bisa dipakai Tuhan luar biasa (1Kor 1:25-28). Dia termasuk org WL yg sempurna, mayatnya tidak ada (Bil 34:6; Yud 1:9). Musa menjadi pahlawan iman, namanya abadi di dunia & di sorga (Ul 34:10-12). Terlampir grafik kehidupan Musa.
Pastikan kita pun bukan sekedar ‘the ROD’ saja, tapi setiap kita adalah ‘the ROD of GOD’. Kita adalah Musa-Musa di akhir zaman.
TUHAN YESUS MEMBERKATI


