DOWNLOAD FILE PDF CATATAN KHOTBAH IBADAH HARI IN I
PENDAHULUAN
Judul Semerbak Minyak Narwastu, diambil dari kisah yang ada di dalam Mat 26:6-13; Mar 14:3-9; Yoh 12:1-8. Enam hari sebelum Paskah, Yesus ada di Betania. Yesus ada di rumah Simon (si kusta yg disembuhkan Yesus). Simon menjamu Yesus & murid2 makan di rumahnya. Di situ juga ada Lazarus, yang dibangkitkan Yesus dari antara org mati (Yoh 11:1-44), juga ada Marta yang lagi sibuk menyiapkan segala sesuatu seperti biasanya.
Ketika orang2 sedang makan datanglah Maria, dengan membawa sebuah buli2 minyak wangi narwastu. Maria memecahkan leher buli2 itu & mencurahkan minyak ke atas kepala Yesus. Minyak itu turun ke jubah & tubuh Yesus. Sisanya dicurahkannya ke kaki Yesus. Maria menyeka kaki Yesus dengan rambutnya.
Bau semerbak harum memenuhi rumah itu. Beberapa orang gusar, mereka berpikir barang berharga itu ditumpahkan dengan sia-sia. Apalagi Yudas Iskariot mengkritik hal itu karena dia berniat mencuri hasil penjualan minyak tsb.
Tetapi Yesus mengatakan: “Biarkanlah sebab dgn mencurahkan minyak itu ke tubuh-Ku, ia membuat suatu persiapan untuk penguburan-Ku.”
Dari kisah ini ada 7 pokok pelajaran yang berharga:
- MARIA MENGASIHI FIRMAN-NYA
Peristiwa Maria mempersembahkan minyak narwastu ini tidak akan pernah ada, kalau Maria tidak mengasihi FT (Luk 10:38-42), Maria duduk dekat kaki Yesus untuk mendengarkan FT. Maria terus menangkap Firman dengan penuh antusias, tidak dibiarkannya FT itu gugur (1Sam 3:19). Maria sadar bahwa mendengarkan FT itu lebih baik dari korban persembahan (1Sam 15:22). Yesus berkata: “… Maria telah memilih bagian yang terbaik, yg tak akan diambil dari padanya.” (Luk 10:42). Dari pokok ini ada 3 hal ttg mengasihi Firman sbb …
- Mengasihi FT = mengasihi Yesus
Mengasihi Firman itu berarti mengasihi Yesus (Yoh 14:15,21,23-24). Mengasihi Tuhan dengan jalan menaati Firman-Nya. Yesus tidak hadir secara fisik saat ini, tetapi kita bisa mengasihi dengan melakukan FT dalam kehidupan sehari2. Kekudusan hidup kita selalu terjaga karena kita merenung2kan, menyimpan & melakukan FT (Maz 119:9,11).
- Mengasihi FT = rahasia Firman terbuka
Tuhan makin membukakan hal-hal yang rahasia kepada orang mencintai Firman-Nya. Pengertian Firman yang dalam2 akan tersingkap. Apa yang tersembunyi akan dibukakan semua (Mat 10:26; Mar 4:22).
Sehingga Maria bisa mengetahui bahwa peristiwa penyaliban Yesus tinggal hitungan hari. Maria tahu rencana Tuhan. Sedangkan para murid belum bisa paham sepenuhnya, meskipun sudah 4x Yesus mengatakannya (Mat 16:21-23; 17:22-23; 20:17-19; 26:1-2).
Bahkan nantinya meterai2 tentang peristiwa2 AZ akan dibukakan Allah & diberitahukan kepada hamba2-Nya (Wah 5:1-13; 1:1). Bagi yang tidak mencintai Firman, maka rahasia itu tetap tinggal tersembunyi & tertutup.
- Mengasihi FT = Yesus, Sang Firman
Maria tahu bahwa Yesus bukan hanya sekedar guru pengajar FT yang diurapi (Mat 7:28-29), tapi dia sangat tahu bahwa Yesus adalah Sang Firman itu sendiri. Firman yang mengambil rupa jadi manusia (Yoh 1:1-5,14).
- MARIA MEMPERCAYAI KUASA-NYA
Ketika Lazarus (kakaknya Marta & Maria) sakit keras, sekarat & akhirnya mati dikubur. Setelah 4 hari baru Yesus datang ke Betania (Yoh 11:1-44). Maria tersungkur di depan kaki Yesus mempercayai kedaulatan-Nya. Akhirnya Lazarus dibangkitkan. Dari peristiwa ini kita akan mempelajari imannya Maria. Tidak akan ada peristiwa Maria menuangkan minyak narwastu, tanpa Maria mempercayai & mengalami kuasa Yesus.
Ada 3 point Maria mempercayai kuasa Tuhan …
- Yesus sanggup menyembuhkan
Waktu Lazarus sakit, Marta & Maria mengirim berita dengan harapan Yesus bisa datang & menyembuhkan kakaknya (Yoh 11:3). Secara fisik Putra Manusia Yesus tidak bisa berada di mana2 sekaligus. Saat itu Yesus ‘terlambat’ datang & akhirnya Lazarus mati (Yoh 11:17).
Sekarang Tuhan Yesus duduk di kanan Allah Bapa, Yesus bisa hadir di manapun pada waktu yang sama. Kuasa-Nya tidak berubah (Ibr 13:8). Kuasa-Nya tidak dibatasi oleh jarak. Kuasa-Nya tidak dibatasi waktu.
- Yesus sanggup membangkitkan
Meskipun Yesus ‘terlambat’ datang & Lazarus akhirnya mati, Maria tidak kecewa, ia tetap percaya pada Yesus. Yesus berkata: “syukurlah Aku tidak hadir pada waktu itu, sebab demikian lebih baik bagimu, supaya kamu dapat belajar percaya …” (Yoh 11:15). Akhirnya kubur Lazarus dibuka. Yesus membangkitkan Lazarus. Meskipun awalnya dikira ‘terlambat’ tapi justru Allah menyatakan keajaibnya yang lebih besar. Yesus sanggup membangkitkan orang yang sudah mati sekalipun (Yoh 11:43-44; Mar 5:41-42; Luk 7:11-17;).
Juga Rasul2 membangkitkan orang mati (Kis 9:40-41; 20:10-11). Juga kita diberi kuasa membangkitkan org mati (Mat 10:8).
- Yesus adalah Kebangkitan & Hidup
Maria bukan hanya percaya bahwa Yesus sanggup menyembuhkan orang sakit. Tidak hanya percaya bahwa Yesus sanggup membangkitkan org mati. Bukan saja percaya bahwa Yesus bisa melakukan perkara2 yg ajaib, tapi lebih dari itu Maria percaya bahwa Yesus itu adalah Sang Kebangkitan & Hidup itu sendiri (Yoh 11:25). Yesus adalah Jalan, Kebenaran & Hidup (Yoh 14:6). Yesus adalah Allah yang hidup, Allah yang kekal selama2nya.
- MARIA MEMPERSEMBAHKAN NARWASTU
Minyak narwastu terbuat dari ekstrak pohon narwastu yg tumbuh di Pegunungan Himalaya. Beratnya ½ kati (350 gram). Maria tdk sabar minyak keluar hanya setetes demi setetes, dia patahkan leher buli2 itu shg minyak bisa keluar dengan deras & bisa habis tuntas (Mar 14:3). Ini persembahan totalitas dari Maria. Dari pokok ini ada 3 point yang bisa kita pelajari tentang minyak narwastu, sbb …
- Minyak yang mahal
Minyak itu mahal harganya (Yoh 12:3). Kalau dijual harganya bisa 300 dinar (Yoh 12:5). Ini setara dengan 1 tahun upah kerja harian di Israel. 1 hari buruh digaji 1 dinar (Mat 20:2). Maria tidak sayang mempersembahkan 300 dinar bagi Tuhan. Ini adalah lambang persembahan total hidup bagi Tuhan (Gal 2:20).
Apa yang mahal bagi sdr? Waktu, kesehatan, kekayaan, karir dll adalah harta yang termahal & berharga, kita mau persembahkan bagi kemuliaan Nama Tuhan. Apa lagi ‘narwastu’-mu?
- Minyak yang murni
Minyak itu 100% kemurniannya (Yoh 12:3). Tanpa campuran bahan lain. Ini adalah lambang persembahan total dari hati yang murni, tanpa campuran.
Demikian juga kita harus punya hati nurani yang murni (Kis 23:1). Berusaha untuk hidup murni (Kis 24:16). Hidup dalam kemurnian & kebenaran (1Kor 5:8). Hubungan dengan orang lain dikuasai ketulusan & kemurnian (2Kor 1:12). Ibadah kita murni, tanpa kepalsuan (Yak 1:27). Dan hidup makin dimurnikan sampai sempurna seperti Yesus tanpa cacat cela (Zak 13:9).
Jangan ‘minyak narwastu’ kita ada campuran iri, ambisi pribadi, ketenaran, cinta akan uang, kemunafikan dlsb. Jangan ada ‘lalat’ yg tercampur, nanti rusak & berbau busuk (Pkh 10:1).
- Minyak yang harum
Maria mencurahkan minyak & tidak bisa tidak, semerbak harum memenuhi rumah itu (Yoh 12:3). Orang WL mempersembahkan domba di atas mezbah, itulah persembahan yang harum bagi Tuhan (Kel 29:18).
Sekarang kita orang WB mempersembahkan tubuh sebagai persembahan yang hidup, kudus & yang berkenan kepada Allah (Rom 12:1). Mencintai Tuhan dengan sungguh2, sehingga kita terbakar sampai habis buat Tuhan (Maz 69:9(10); 119:139; Yoh 2:17). Perbuatan baik kepada orang yang membutuhkan (Fil 4:18; Ib 13:16). Ini semua persembahan yang harum naik ke tahta Allah. Sudah harumkah narwastu kita?
- MARIA MERENDAHKAN DIRI
Maria membuka tudungnya, mengurai rambutnya & menyeka kaki Yesus. Padahal rambut adalah mahkota wanita. Ini simbol & pelajaran bagi kita untuk tunduk pada Tuhan (1Kor 11:15), Maria memakai rambut kemuliaan untuk menyeka kaki Yesus. Ada 3 point dari pokok ini, sbb …
- Mengakui kedaulatan Tuhan
Untuk ke tiga kalinya term ‘kaki Yesus’ di tulis. Maria duduk dekat ‘kaki Yesus’ untuk mendengarkan FT. Maria sujud di depan ‘kaki Yesus’ saat Lazarus dibangkitkan. Terakhir Maria meminyaki & menyeka ‘kaki Yesus’. Maria mengakui otoritas Ilahi yang ada pada Yesus. Segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah ‘kaki Kristus’ & Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada (Ef 1:22).
- Mendapat kritikan orang2
Maria sudah berbuat yang terbaik, tetapi orang2 menjadi gusar. Tindakannya dikritik, bahkan mereka memarahinya (Mar 14:5). Tentu secara manusia, Maria bisa balik marah, atau dia diam takut tapi sakit hati. Tapi Maria baik, dia tetap merendahkan dirinya. Dia tetap mencurahkan minyak sampai habis & menyeka kaki Yesus. Dia tidak menghiraukan komentar negatif dari orang2.
- Menerima pembelaan dari Tuhan
Janji Tuhan buat orang yang merendahkan dirinya di bawah tangan Tuhan yg kuat, Maria dibela & ditinggikan pada waktunya (1Pet 5:6). Yesus berkata: “Biarkanlah dia. Mengapa kamu menyusahkan dia? Ia telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada-Ku.” (Mar 14:6). Tuhan tidak tanya apakah kita mampu atau tidak. Tuhan cuma ingin melihat hati kita yang berkata: MAU. Kemampuan itu datangnya dari Tuhan.
- MARIA MEMPERSIAPKAN PENGUBURANNYA
Bau harum 1 botol minyak narwastu itu melekat di tubuh Yesus tidak hilang sampai beberapa hari kemudian. Ke manapun Yesus pergi, ke situ pula bau harum menyebar. Ini menjadi persiapan penguburan Yesus yang terjadi 6 hari kemudian (Yoh 12:1; 19:14).
Ada 3 point bahwa Maria mempersiapkan dengan tepat:
- Mempersiapkan dgn barang yg tepat
Minyak narwastu adalah minyak wangi yg sgt harum & mahal sekali harganya. Dipakai untuk kecantikan (Rut 3:3), untuk obat (Yes 1:6), untuk pekerjaan imamat (Kel 29:7), untuk wangi2an di kalangan kerajaan (Kid 1:12; 4:13-14; Est 2:12), untuk pemakaman (Mat 26:12).
- Mempersiapkan buat Pribadi yg tepat
Maria tahu bahwa Yesus adalah Sang Firman & Sang Hidup itu sendiri. Dia adalah Allah yang menjadi manusia. Yang 6 hari lagi sebagai korban tebusan buat umat manusia bersamaan dengan hari Paskah WL. Yesus menjadi Anak Domba Allah Paskah WB (Yoh 1:29). Dia layak menerima segala kemuliaan (Wah 15:3).
- Mempersiapkan pada waktu yg tepat
Maria satu-satunya orang yang mengurapi Yesus menjelang kematian & penguburan-Nya. Bandingkan dengan Nikodemus yg membawa campuran minyak mur & gaharu saat Yesus mati (Yoh 19:39-40). Bandingkan pula dengan 3 org perempuan yang membawa rempah2 waktu itu Yesus sudah bangkit & kubur-Nya sudah kosong (Mar 16:1-8). * Terlampir tabel perbandingan.
Maria bisa mempersiapkan dengan barang yg tepat, ditujukan kpd Pribadi yg tepat, dikerjakan pada waktu yg tepat. Ketiga hal itu bisa dikerjakan Maria karena Maria tahu isi hati & rencana Tuhan. Hal ini karena dia memilih bagian yang terbaik.
- MARIA MEMBERI DAMPAK MENDUNIA
Bau harum di tubuh Yesus, bukan hanya secara jasmani, tapi juga secara rohani, yaitu kita Tubuh Kristus menyebarkan keharuman sampai ke seluruh dunia. Ada 3 batas yang dilewati oleh perbuatan Maria ini yaitu …
- Melewati batas waktu
Maria sudah selesai tugasnya 2000 thn yg lalu, tapi teladannya tetap hidup sampai sekarang. Mari kita berbuat hal-hal yang tetap bisa menjadi berkat buat banyak orang, biarpun kita nantinya sudah tidak ada di dunia, jangan hal-hal yang busuk (Ams 10:7). Nama yang harum lebih berharga dari pada kekayaan yang besar (Ams 22:1; Pkh 7:1). Bukan untuk kemuliaan kita, tapi untuk kemuliaan Nama Tuhan.
- Melewati batas wilayah
Maria melakukan itu di desa kecil Betania, tapi kisahnya mendunia sampai kita di Indonesia. Ke mana Injil diberitakan, ke situ pun teladannya diberitakan (Mat 26:13; Mar 14:9). Kisah yang bisa menginspirasi banyak orang percaya di seluruh dunia. Tidak peduli kita ada di kota besar atau desa kecil, Tuhan sanggup melihat & menemukan hati yang mengasihi Dia, meskipun kita ada di tempat terpencil sekalipun. Mata Tuhan menjelajah seluruh muka bumi (2Taw 16:9).
- Melewati batas kefanaan
Lebih dari itu apa yang dikerjakan Maria tidak akan sia-sia, tapi menyertai kita menembus kefanaan sampai kepada kekekalan abadi (1Kor 15:58; Wah 14:13).
Kita mengerjakan pekerjaan baik yang sudah dipersiapkan Allah bagi kita (Ef 2:10). Jejak hidup kita menjadi berkat buat generasi2 berikutnya, buat bangsa2 yang lain, bahkan sampai kpd kekekalan.
Kristus secara fisik sudah tidak ada di muka bumi, tapi persembahan Maria bisa kita ulangi lagi lewat pelayanan Tubuh Kristus. Ke manapun kita melayani, baru harum itu menyebar. Dan Nama Tuhan harum di mana-mana.
- MARIA-MARIA MENYEBARKAN KEHARUMAN
Perbuatan Maria itu menginspirasi & mengimpartasi kita menjadi Maria-Maria akhir zaman. Ada 3 point kita sebagai Maria-Maria akhir zaman yang menyebarkan keharuman …
- Di tengah2 kehampaan jiwa-jiwa
Lewat kehidupan & pelayanan kita menyebarkan keharuman Injil buat jiwa2 yang dalam kebingungan, ketakutan, keterikatan dlsb (2Kor 2:14-16). Di akhir zaman makin banyak orang hidup dalam lembah bayang2 maut, mereka butuh pelayanan kita (Mat 4:16). Keharuman Injil memberikan pengharapan & jalan keselamatan.
- Di tengah2 kebusukan dunia
Dunia makin lama makin berbau busuk: penuh dengan kejahatan, kenajisan, keserakahan dlsb. Sebaliknya kita hadir menyebarkan bau harum: kebenaran, kejujuran, kebaikan, kemurahan dlsb (Wah 22:11). Kondisi makin lama makin kontras:
‘KEBUSUKAN DUNIA’ vs ‘KEHARUMAN TUBUH KRISTUS’
- Di tengah2 kegenapan Tubuh Kristus
Kita org percaya tidak bergerak sendiri2, tapi kita satu kesatuan sebagai Tubuh Kristus Global. Seperti tubuh Yesus berbau sangat wangi 6 hari menjelang kematian-Nya, demikian juga Tubuh Kristus berbau sangat wangi menjelang penamatan rencana Allah di dunia (Wah 12:1). Gereja mengasihi Tuhan dengan totalitas. Gereja menjadi ajaib. Allah Bapa, Putra Allah, Allah Roh Kudus bekerja all out lewat Tubuh Kristus di akhir zaman.
PENUTUP
Bau harum semerbak dimulai dari rumah Simon, berlanjut bau harum semerbak itu sampai di penguburan Yesus, terus bau harum semerbak menyebar sampai di seluruh dunia, dan bau harum semerbak itu tembus sampai kepada kekekalan. Kemuliaan hanya bagi Tuhan Yesus Kristus selama-lamanya (Rom 11:36).
