DOWNLOAD FILE PDF. CATATAN KHOTBAH IBADAH HARI INI
KUNCI PENAFSIRAN
Orang ini mengirik sendirian dalam apitan anggur sehingga bajunya ber-warna merah. Dan Dia ber-kata2 dalam kebenaran dan mempunyai kuasa un-tuk menyelamatkan dan untuk mem-balas. Hari pembalasan orang2 jahat itu ditentukan dalam hatinya, juga tahun dari orang2 tebusan-Nya.
Ini tidak lain adalah Putra manusia Yesus yang sendirian menjadi korban tebusan untuk umat manusia dan mereka yang menolak dan melawan Dia, itu melawan kebenaran akan dihu-kumkan. Jadi ini cerita tentang karya penebusan, penyelamatan dan peng-hukuman oleh Tuhan Yesus Kristus.
Yes 63:1a
Siapakah Dia yang datang dari Edom
Mengapa Ia datang dari Edom dan bajuNya dicelup (dengan darah, me-rah) di Bozra?
EDOM. Ishak mempunyai dua orang anak yaitu Yacob dan Esaf. Esaf dina-mai Edom Kej 36:1,8, sebab ia minta kacang merah dan sebagai gantinya ia menjual hak sulungnya. Edom = me-rah. (Waktu lahir ia nampak merah dan berbulu. Sebab itu dinamai Esau) Kej 25:25,30. Turunan Yacob diperkenan Tu- han, Esau dibenci sebab tidak mau percaya, melawan dan menghinakan hal2 dari Allah. Mal 1:2-3. Yacob meng-gambarkan umat manusia yang se-lamat dan Esau yang binasa. Edom yang merah itulah orang2 dunia yang penuh dengan dosa yang merah seperti kermisi Yes 1:8. Dan “Dia” telah datang ke Edom lalu ke luar lagi dari Edom dengan tanda darah (ini juga merah). Inilah Putra manusia Yesus yang sudah turun dari Surga ke bumi, disini Dia menjadi Anak domba Allah yang disembelih Yoh 1:29 lalu ke luar dengan tanda darah, keluar dari dunia yang penuh dosa dan naik ke Surga. Yoh 3:13. Selagi dunia ini gelap dan jahat (sebab manusia yg berdosa dan melawan Allah), Allah telah memberi-kan Putra-Nya sebagai korban untuk keselamatan bagi manusia berdosa Yoh 3:16, Rom 5:10.
Yes 63:1b
dengan baju dicelup dari Bozrah (KJV)
BOZRAH adalah kota terpenting dari Edom Kej 36:33. Kalau Edom berarti dunia maka Bozrah berarti Golgotha, sebab di sini adalah suatu korban sem-belihan bagi Tuhan, suatu pemban-taian yang amat besar yaitu Anak domba Allah disembelih Yes 34:6.
Bajunya dicelup (jadi merah).
Ini adalah tanda khas dari “Orang” ini yang datang dari Bozrah di Edom. Ia ditandai dengan tanda darah! Tanda darah adalah tanda Putra manusia Yesus! Ini tanda khas! Tanda darah ini dibuat di Golgotha. Oleh tanda darah ini juga orang Israel di Mesir selamat, sehingga anak sulungnya tidak kena bela yang dahsyat, yang membunuh semua anak sulung orang Mesir dan binatangnya. Dan mereka keluar dari Mesir.
Dengan tanda darah ini seluruh umat manusia diselamatkan, sehingga kemudian dapat tumbuh dalam ting-kat2 kemuliaan yang ajaib.
Dengan darahNya sendiri Putra ma-nusia masuk ke dalam Ruangan Maha Suci membuat grafirat untuk seluruh umat manusia satu kali untuk seka- liannya Ibr 9:12. Dan tanda darah inilah yang selalu kita peringati di dalam Per-jamuan Suci, yaitu suatu persekutuan di dalam darah Yesus, persekutuan di dalam sengsaraNya, sehingga kita menjadi serupa dengan Dia di dalam hal matiNya Fil 3:10-11.
Siapa yang masuk dalam kematian Tuhan, ia juga akan masuk dalam kuasa kebangkitanNya Rom 6:5. Kalau mau ikut dalam kebangkitan Kristus, kita juga harus punya persekutuan dalam sengsara Kristus (salib, menyangkal diri, mematikan daging). Memang ini untuk seterusnya Luk 9:23, sampai tembus Tirai (daging mati total) lalu menjadi sempurna. Kalau kita ingin punya tabiat baru dan kemampuan ilahi seperti Putra manusia Yesus, kita harus mau terus menerus mematikan daging, menyangkal diri, tidak bereaksi dosa, baru bisa limpah dengan kuasa kebangkitanNya yaitu tabiat baru dan kemampuan ilahi seperti Putra ma-nusia Yesus.
Jangan menuruti daging, sekalipun dalam hati, jangan menyetujui dosa, tetapi terus mematikan daging seka-lipun dalam hati dan angan2 (Gal 5:24), maka kita juga akan mengalami perse-kutuan dalam kebangkitan Putra ma-nusia Yesus, punya kuasa kebangkitan seperti Dia, yaitu tabiat baru dan ke-mampuan ilahi seperti Putra manusia Yesus. Bahkan ada yang sampai pada kebangkitan yang istimewa itu (ke-bangkitan orang sempurna Wasiat La-ma, jadi sempurna), seperti yang dimaksudkan dalam Mat 27:52, yaitu tingkatan orang sempurna Mat 27:52.
Dengan darah, Imam Besar bisa masuk terus sampai ke Tabut, yaitu kesempurnaan. Begitu pula kalau ada tanda darah dalam hidup kita (per-sekutuan dalam sengsaraNya), maka kita akan mengalami kuasa kebang-kitanNya yang heran itu, terus tumbuh, terus diperbarui, naik tingkat terus sampai akhirnya menjadi seperti Kristus.
Tit 3:5c.. melalui pencucian kela-hiran kembali serta pembaruan (terus menerus diperbarui, renewing) oleh Roh Kudus. (KJI)
Jangan macet atau mogok, terus tum-buh, terus diperbarui setiap kali dalam setiap segi, sehingga setiap kali tum-buh lagi, naik lagi satu tingkat, terus menerus sampai menjadi seperti Kristus. Dengan demikian kita bisa ber-tumbuh terus sampai dalam kesempur-naan! (Pembaruan ini biasanya lewat kemenangan, lolos dari pencobaan2, lulus, naik kelas, terus tumbuh, terus diperbarui sampai menjadi seperti Kristus).
Mengapa, bagaimana dan sampai di mana pentingnya tanda darah ini? Ini nampak dalam penjelasan berikutnya. Kalau ada tanda darah dalam kehi-dupan kita, maka kita juga akan masuk dalam tanda2 berikut ini.
Tanda darah itulah tanda sengsara karena Kristus, Salib, hidup di atas mezbah, mau menderita karena Kris-tus. Ini adalah salah satu tanda dari Ge-reja akhir zaman yang akan masuk da-lam kesempurnaan ber-sama2 dengan tanda darah, api dan air (uap asap) 1Yoh 5:8, Kis 2:19.
Ini membuat hidup menjadi sangat indah dan mulia. Oleh penebusan Tu-han Yesus ini, maka orang2 yg ditebus mendapat tanda Roh (api), darah (sengsara karena Kristus) dan air (uap).
Tanda darah adalah tanda sengsara karena Kristus atau salib,
Tanda air berarti hidup benar da-lam segala segi dan terus naik sampai menjadi sempurna.
Tanda Roh artinya selalu penuh dan selalu dipimpin Roh sampai sem-purna, yaitu sesuai dengan Firman Tu-han dalam kesucian, bukan menurut daging. Rom 8:14, Gal 5:16, Mat 4:1. Hidup seperti ini amat indah, bisa tumbuh terus dalam rencana Allah.
Tanda Putra Manusia adalah tandah darah atau sengsara, yaitu menderita karena kebenaran, bukan menderita karena bersalah, itu sia2 1Pet 4:15-16.
Jangan sampai mengalami hal ini 1Pet 2:20-23, 1Pet 4:14,19.
Tinggallah tetap dalam kesucian, juga di tengah2 sengsara Kristus, tetap suci, tidak bereaksi dosa, melainkan tetap hidup suci, berbuat yang benar, maka Roh kemuliaan Allah turun atas orang yang mau menderita sengsara karena Kristus.
Kalau ada dosa, itu derita dan seng-sara yang sia2, yang tidak men-da-tangkan pahala (mungkin masih bisa berguna untuk orang yang berbuat dosa, dihajar Allah dengan banyak sengsara supaya orang itu bertobat, tetapi tidak ada pahala, kepujian dari Tuhan atau kenaikan tingkat, juga se-bagian rencana Allah dalam hidupnya batal atau rusak, lenyap).
Ber-ulang2 diterangkan dalam selu-ruh Alkitab bahwa orang beriman wa-jib menderita sengsara karena Kristus 1Pet 5:9, Kis 14:22, Mat 7:13-14, 2Tim 2:13. Meskipun menderita karena Kris-tus, tetaplah setia dalam aniaya, tetap di jalan sempit, bahkan ini suatu anugerah Pil 1:29.
Mengapa sengsara itu suatu anugerah dari Tuhan? Sebab:
A.a. Khusus untuk murid2 Kristus Luk 9:23.
A.b. Tuhan memberi kekuatan yang cukup untuk memikulnya bahkan lim-pah.
A.c. Pahalanya sangat besar, yang cu-kup untuk ditambah lagi sukacita, ke-naikan tingkat, diperkenan Tuhan, ma-suk rencana Allah yang indah, dll. (Dalam dunia ini, seperti mendapat pe-kerjaan yang berat tetapi untungnya sangat besar, semua be-rebut2. Con-toh: proyek2 besar, banyak orang berebutan sekalipun pekerjaannya berat, atau jadi presiden atau menteri dll). Betul2 menderita karena Tuhan itu suatu anugerah. Orang yang mengerti akan bersukacita seperti Mat 5:10-12, Kis 5:41, Kis 16:25.
Orang yang tidak mau sengsara, apalagi tertipu oleh kesukaan dosa dan kemanisan dunia, tidak mau menerima sengsara Kristus. Mereka jadi tawar hati dan mendua dengan kesukaan dunia dan dosa yang sesaat, tetapi orang seperti ini dibuang Tuhan Wah 3:16. Jangan tertipu, sengsara Kristus itu anugerah yang besar.
Sengsara Salib itu bukan hanya satu kali atau satu bulan, tetapi se-panjang jalan hidup kita sampai sem-purna atau mati atau Tuhan datang. Sebab itu kalau dengan sungguh2 kita bersedia pikul Salib (setiap hari, banyak kesempatan!), maka kita akan mahir dalam sengsara seperti Kristus Yes 53:3.
Kita harus menjadi orang2 yang mahir dalam sengsara. Setiap hari ada kesempatan menderita sengsara kare-na Kristus. Setiap hari ada jatah sang-sara Kristus yang harus kita genapi Mat 6:34. Setiap orang beriman pasti mem-punyai “jatah” sejumlah sengsara Kris-tus yang harus digenapi, sebab itu setiap murid Kristus harus mau pikul Salib sampai mahir Kol 1:24.
Yes 63:1c
yang mulia dalam pakaiannya
Apa yang mulia dalam pakaiannya? bercak2 darah ini mulia? Ya! Ini yang dihina dan dibenci orang2 dunia, tetapi ini yang menyebabkan pakaian hidup kita menjadi mulia. Tanda darah ada sengsara untuk daging, ini mulia di hadapan Allah 1Pet 4:14.
Di dalam orang ini Roh Kudus bisabekerja dengan bebas sebab ia mau menyangkal diri, mau sengsara karena taat akan pimpinan Roh yang sesuai dengan Firman Tuhan. Orang yang mau sengsara, terus di jalan sempit, ini rilnya Tuhan, akan tumbuh dengan cepat dan efektif menjadi dewasa rohani dan mengalami rencana Allah yang termulia Yoh 21:18.
Kemampuan ilahi yang indah (se-perti yang diperbuat Putra manusia Yesus) akan nyata dalam orang yang berani sengsara karena Kristus. Seperti buah, karunia2 Roh, mujizat, kuasa dan rencana Allah yang indah2 berlaku di dalam hidupnya. Semua orang2 rohani yang indah pakaian kehidupannya (me-makai tabiat baru seperti Putra ma-nusia Yesus), itu sebab ada tanda darah dalam hidupnya, mau menderita seng-sara dengan sukacita untuk mentaati kehendak Tuhan. Orang Samaria yang mau menderita karena menolong orang yang dipukul penyamun, itu in-dah pakaian hidupnya di hadapan Tuhan. Istri, suami yang ada tanda darah hidupnya akan mulia, suatu ta-biat seperti Putra manusia Yesus, baik dalam keluarga, Gereja, diluar Gereja dan di hadapan Tuhan. Semua yang ada tanda darah akan indah hidupnya. (Ceritera: Dua orang berjalan ke surga, yang satu tidak mau menolong, jalan terus, yang satu mau menolong pedati yang masuk lumpur, jubahnya putih kena banyak noda2 lumpur. Tetapi waktu sampai dalam pesta di surga, semua bercak itu menjadi permata2 yang sangat bagus ber-kilau2an. Mau sengsara, tanda darah menjadi ke-muliaan 1Pet 4:14.
Yes 63:1d
yang berkeliling dalam kebesaran kekuatan-Nya
Putra manusia Yesus berjalan keliling dengan kuasa yang besar dan dengan kemuliaan Ilahi yang indah2 sebab selalu ada tanda darah dalam hi-dupnya, bahkan sampai tanda darah ini sempurna di Golgotha. (Jangan lupa, kita ingin tabiat baru, kemampuan ilahi, itu harus disertai tanda darah, sengsara karena Kristus). Kebesaran kekuatan-Nya berarti kuasa dan ke-kuatan yang besar, ini ada pada orang yang ada tanda darah 2Kor 4:10-12, Rom 8:36-37, Maz 44:23).
Salib itu kuasa! 1Kor 1:18.
Tanpa Salib tiada kuasa. Kalau mau limpah dengan kuasa Allah harus berani pikul Salib.
- Salib dalam menyangkal diri,
- Salib dalam hidup suci,
- Salib dalam bersekutu (saling meng-ampuni, tetapi rendah hati).
- Salib dalam berdoa dalam Roh dan kebenaran,
- Salib dalam ibadah dengan setia meskipun penuh pengorbanan,
- Salib dalam mentaati Firman Tuhan,
- Salib dalam setiap segi hidup dan semua itu menghasilkan kuasa Allah yang amat limpah.
Tanpa kuasa, kekristenan tidak bisa dikerjakan. Pelayanan juga akan ban-tut. Sebab itu murid2 tidak boleh ke luar sebelum dilengkapi dengan kuasa dari tempat yang maha tinggi Luk 24:49.Kita perlu kuasa dalam segala segi hidup kita. Mulai dari menyangkal diri, melawan dosa, setan, dunia dan melakukan kehendak Allah.
Salib itu saluran kuasa yang limpah, sehingga seluruh hidup Kristen dan pelayanan bisa berjalan lancar dan wajar, penuh dengan kemuliaan Ilahi yang indah2 dan cemerlang.
Istimewa kalau kita masuk dalam masa pehukuman rumah Allah (Ming-gu ke-70 Daneil) 1Pet 4:17; disini dosa, kejahatan, sengsara mencapai pun-caknya, tetapi orang2 yang hidup de-ngan salib, kesucian dan kuasa Allah juga mencapai puncaknya. Sungguh2 perlu kuasa, perlu tanda darah ini (Me-mang tanda darah ber-sama2 de- ngan tanda api dan tanda air itu terutama untuk masa yang sulit ini, 3,5 tahun sebelum Tuhan Yesus datang). Dalam masa2 sulit ini Gereja2 yang mem-punyai tiga tanda ini akan bisa ber-tahan, bahkan menjadi makin indah, terhias menjadi Gereja yang ajaib (Wah 12:1) dan kemudian masuk dalam kesempurnaan!
Contoh dari hidup Putra manusia Yesus itu indah dan ini menjadi ukuran hidup kita. Dengan tanda darah!
Yes 63:1e
Akulah yang ber-kata2 di dalam kebenaran
Tuhan Yesus tidak pernah ber-kata2 dari dirinya, dan apa yang dikatakan selalu kebenaran, sesuai dengan ke-hendak Bapanya Yoh 8:26.
Inilah kenyataan dari orang yg ada tanda darah. Perlu pengertian Firman Tuhan yang terus bertumbuh (Maz 119:105, dan kuasa dan kekuatan yang makin besar (dari pengurapan Roh Ku-dus yg makin limpah) untuk memegang lidah sendiri, supaya selalu menga-takan kebenaran dan sesuai dengan Firman Tuhan. Orang yg bisa menahan lidahnya, itu orang yang sempurna Yak 3:2. Orang yg terus berdusta dan ber-kata2 melawan kebenaran, melawan kehendak Allah itu akan hancur hidup-nya, terbakar habis (oleh api lidah yg tidak tersalibkan terus dengan Firman dan kuasa Roh Kudus) dan sia2 iba-dahnya Yak 3:5, Yak 1:26.
Pelihara lidah baik2, itu membuat hari2 kita berubah menjadi baik, terus tumbuh, terus diperbarui sampai pada kesempurnaan Tit 3:5, Maz 34:13-14.
Perlu ada tanda darah di mulut dan hati (disucikan sampai niat, keinginan, cita2 dan angan2 Ams 23:7 KJ, Gal 5:24), maka hidup ini akan banyak mengalami pertumbuhan dan per-ubahan2 baru, sebab kita makan dari buah2 mulut kita Ams 18:20. Orang yang berdusta dan berbicara banyak perkara besar untuk menyombongkan dirinya akan mengalami banyak kepa-hitan, kesukaran dan kehancuran.
Yes 63:1f
Dan berkuasa untuk menyelamatkan
Memang Tuhan sudah menyelamatkan kita dan semua orang lain, sebab ada tanda darah dalam hidupnya, sampai di Golgota. Ia berkuasa menyelamatkan setiap orang2 beriman sampai pada kesudahannya Ibr 7:25. Betapa indah tanda darah itu, yg juga harus ada dan menuntun hidup kita terus sampai ma-suk dalam kemuliaan kesempurnaan-nya (Tabut). Seperti Kristus terus me-nyangkal diri dan menderita sampai Golgota. Juga Allah ingin kita punya tanda darah sampai daging mati sama sekali (= Tirai) lalu masuk dalam Ruangan Maha Suci dan jadi Tabut, jadi sempurna. Itu kerinduan Allah Mat 5:48, Yoh 10:35, 1Kor 11:1. Bahkan dengan tanda darah ini kita juga dapat menolong melepaskan orang lain dari neraka dan mengajak/ membawanya naik terus se-tinggi2nya dalam kemu-liaan Ilahi yang abadi. Tanda darah itu menjadi berkat untuk orang lain di sekitar kita, menghidupkan mereka. 2Kor 4:12.
Betapa indah tanda darah ini.
*Adakah itu nyata dalam hidup kita?
*Adakah kita mau minum dari cawan sengsara Kristus, menggenapi jumlah sengsara Kristus yang wajib?
Kalau ada tanda darah maka:
* Tabiat baru, kemampuan ilahi seperti buah dan karunia Roh Kudus akan se-lalu menghiasi perjalanan hidup kita seperti Putra manusia Yesus, sebagai saksi Kristus, sehingga makin banyak jiwa2 yg kita layani dan tolong dan makin mulia, bahkan dapat sampai sempurna.
Nyanyian:
Aku pilih jalan yang slamat
Pilih jalan pada Allah
S’rahkan diri di atas Mezbah
Jalan sempit tapi indah
