SX-786 Teladan di Tengah Tekanan

Pendahuluan

Jemaat di Tesalonika baru terbentuk dalam perjalanan misi Paulus yang ke dua. Paulus menerangkan Kebenaran Firman Tuhan di sebuah rumah ibadah selama 3 hari sabat berturut-turut. Di antara orang yang dilayani itu beberapa orang Yahudi, Yunani dan lainnya menjadi percaya dan bertobat. Sebaliknya, ada dari kalangan Yahudi lainnya menjadi iri, mengadakan keributan & kekacauan, Kis 17:1-9. Paulus & Silas harus meninggalkan kota itu lalu ke Berea, terus ke Athena dan di sini Paulus bertemu dengan Timotius, lalu diutusnya ke Tesalonika. Paulus melanjutkan misi ke Korintus & bertemu kembali dengan Timotius yang melaporkan keadaan jemaat Tesalonika. Sebagai tindak lanjut, Paulus menulis surat ini kepada jemaat di sana. Jemaat ini meski baru berdiri, namun memiliki sifat yang indah yang menjadi pelajaran buat kita.

  1. Disertai Tuhan (1Tes 1:1)

Doa & harapan Paulus adalah agar jemaat disertai Tuhan dalam Kasih Karunia & Damai Sejahtera.

  1. Kasih Karunia. Kita diselamatkan karena kasih karunia, Ef 2:8. Ini artinya anugerah = grace, yaitu orang yang percaya Tuhan Yesus itu diperkenan & diberi kekuatan , kemampuan Ilahi, Mar 16:17-18, Kis 1:8. Kalau Allah beserta kita, maka akan menang, berhasil dalam menghadapi masalah, Rom 8:31,37, Kej 39:2,3,5, 23,1Kor 10:13.
  • Damai Sejahtera. Jemaat Tesalonika pada saat itu dalam keadaan tertindas, tertekan, menderita karena ancaman, aniaya dari orang2 Yahudi yang tidak bertobat. Namun jemaat Tesalonika bisa menghadapinya dalam sejahtera Ilahi. Inilah ciri khas anak Allah, Fil 4:7. Oleh sebab itu jangan takut & putus asa dalam menghadapi apapun, karena Tuhan berkuasa untuk menolong, Yes 41:10.

Jadi orang beriman adalah orang biasa, tetapi karena ada Tuhan  yang luar biasa berada di dalam dirinya, maka ia menjadi orang yang luar biasa, Mat 1:23, Maz 60:14, 1Yoh 4:4.

  1. Buah Pelayanan (1Tes 1:2-5)

Paulus beryukur, bersukacita mendengar buah pertobatan dari jemaat Tesalonika yang pernah dilayaninya. Mereka adalah Buah Jiwa dari pelayanan Paulus, 1Tes 2:19.

  1. Mendoakan jiwa2. Doa adalah “nafas” hidup, kekuatan, kuasa yang besar, Yak 5:16b, Mat 21:22. Paulus mempunyai beban untuk mendoakan jiwa-jiwa. Itu seperti :
  2. Menanam, menyirami tanaman agar tumbuh, 1Kor 3:6.
  3. Seorang ibu mengasuh & merawati anaknya agar tumbuh, sehat, 1Tes 2:7.

Perlunya bimbingan, nasihat, doa syafaat dari pemimpin dalam pemuridan bagi jiwa2. Paulus bukan hanya rela membagi Injil Tuhan, tetapi juga membagi hidupnya, 1Tes 2:8. Orang yang cinta Tuhan mau melayani Tuhan dengan rela & tulus, mau berkorban waktu, tenaga, pikiran, perasaan oleh karena Kristus, Gal 2:20. Semua itu akan menjadi mahkota yang akan menyertai sampai dalam kekekalan, Wh 14:13.

  • Punya Iman Kasih Harap. 3 hal indah ini dipunyai jemaat Tesalonika walaupun pada saat itu menghadapi banyak kesulitan, tekanan.
  • Iman. Ini adalah “pondasi” hidup  orang beriman, Ibr 11:1. Iman membuat kita menjadi hidup dan kuat, Mat 7:24-25, Rom 1:17, Mat 4:4. Iman timbul dari mendengar Firman Tuhan, Rom 10:17. 
  • Kasih. Kita sudah diberi kasih oleh Tuhan, Yoh 3:16, Gal 5:22-23. Tujuannya adalah agar orang beriman itu peduli kepada orang2 di dekatnya untuk menolong, menjadi berkat, terutama untuk keselamatan jiwanya, Luk 10:27-28. Orang percaya itu hidupnya di dalam kasih, Yoh 13:34, Rom 12:10. Ini berarti mau mengampuni, bahkan musuhpun diampuni, Mat 6:14-15; 5:44.  
  • Harap. Orang yang percaya, mengandalkan & menaruh harapannya pada Tuhan adalah orang yang diberkati Tuhan, Yer 17:7.
  • Iman – ini yang mengalahkan dunia, 1Yoh 5:4
  • Kasih –  beritakan kabar baik, selamatkan jiwa2, Ams 24:11, Yud 23. Betapa indah orang yang memberitakan kabar baik, Rom 10:15, Dan 12:3, Yes 52:7.
  • Harap – masa depan sungguh ada dan harapan tidak akan hilang, Ams 23:18.
  1. Tahan Uji & Sukacita (1Tes 1:6-8)

Jemaat Tesalonika bisa jadi teladan & berkat meskipun dalam tekanan, penderitaan, aniaya, 1Tes 1:6;  2:14-16; 3: 3-4, 2Tes 1:4-5.  Apa rahasianya ?

  1. Pekerjaan Firman Tuhan & Roh Kudus.  Firman Tuhan yang sudah pernah disampaikan Paulus dalam pengurapan Roh Kudus itu diterima oleh jemaat dengan sukacita.
  2. Menerima Firman Allah bukan sebagai perkataan manusia, tetapi sungguh2 sebagai Firman Allah, 1Tes 1:6-7.
  3. Penurut. Jemaat Tesalonika itu penurut Firman Tuhan, oleh sebab itu bisa jadi teladan dan saksi Tuhan.

Jadilah terang & garam sehingga nama Bapa di Surga dipermuliakan, Mat 5:13-14, Yoh 15:8.

  • Tahan Uji. Jemaat Tesalonika bisa jadi teladan karena tahan uji dalam aniaya, kesulitan, tekanan. Ternyata sengsara yang dialami justru membuat jemaat menjadi Gereja yang indah, setia dan berbuah-buah.

Demikian juga kita yang hidup di akhir zaman yang penuh dengan macam2 gejolak, kesulitan, kejahatan, dosa2 bertumbuh seperti dosa sex, pornografi, LGBT, dll, 2 Tim 3:1-3, Wh 22:11. Allah mengijinkan itu semua untuk pengolahan & pemurnian iman. Tuhan bekerja dalam segala perkara untuk mendatangkan kebajikan bagi orang yang mengasihi Allah, Rom 8:28.  Justru melalui “penderitaan” dalam salib Tuhan, kita dilayakkan  dan diolah menjadi indah, Luk 9:23; 14:27, Fil 1:29, Mat 10:38.

Penderitaan yang kita alami sekarang itu tidak sebanding dengan kemuliaan yang akan kita terima, Rom 8:18.

  • Sukacita. Tandanya adalah bisa memuji Tuhan, bisa bersyukur, Maz 104:33; 113:3. Hidup ini memang banyak masalah, terkadang datangnya tiba-tiba, silih berganti, Ayub 7:1, Mat 8: 24-26. Namun kalau ada Tuhan Yesus, maka Tuhan akan menolong dan beres kabeh. Rahasianya adalah menerima Firman Tuhan dengan sukacita yang dikerjakan oleh Roh Kudus.

Tanpa Kuasa Firman Tuhan & Roh Kudus , maka hidup kita akan :

  • Mudah lemah, loyo, lunglai,  menyerah, terbatas, bersungut-sungut.
  • Berat, kalah dalam menghadapi iblis, dosa, dunia, problem hidup.

Jadi haruslah penuh Firman Tuhan dan Dipimpin Roh Kudus, Rom 8:14, Gal 5:16.

  1. Melayani Allah  (1Tes 1:9-10)

Jemaat Tesalonika berbalik kepada Allah dari hidup lama dan membuang berhala2, dosa. Pertobatan mereka sungguh2, total lalu melayani Allah yang hidup & yang benar. Inilah Buah Pertobatan, Mat 3:8.

Apakah hal-hal yang sudah dilakukan jemaat Tesalonika sudah cukup ?

Belum ! Jemaat masih perlu bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan, 2Pet 3:18. Oleh sebab itu Paulus menasihati lagi agar mereka lebih bersungguh2 lagi, 1Tes 4:1,10.  Nasihat itu antara lain :

  1. Hidup yang sesuai kehendak Tuhan &  berkenan kepada-Nya, 1Tes 2:12; 4:1.
  • Hidup dalam kekudusan, 1Tes 4:3-5.
  • Berjaga2 selalu akan hari kedatangan Tuhan, 1Tes 4:13-17, Mat 24:42.
  • Bekerja, jangan malas kerja, 2Tes 3:10-11.
  • Saling menasihati & mendoakan 1Tes 5:11, 25.

Kesimpulan

  1. Hadapi masalah sdr dengan kuasa Firman Tuhan & Roh Kudus sehingga bisa tetap bersukacita, berdoa, bersyukur, 1Tes 5:16-18.
  • Hidup jadi Teladan & Berkat, 1Tes 1:7
Scroll to Top