M4662 – Kid 2:15. Membuang Kebiasaan – kebiasaan Kecil ( Rubah – Rubah kecil )

I. HIDUP ROHANI YG NORMAL

Hidup rohani yg normal adalah seperti Kristus, yaitu:

1. Tumbuh dalam kesucian tanpa ada rubah2, yaitu dosa2 kecil (apalagi dosa besar).

Prinsip hidup rohani yg sehat rutin adalah tumbuh dalam kesucian seperti Kristus, tanpa dosa sekecil apapun.

Rubah2 (dosa) kecil bisa merusak kebun anggur besar sehingga hancur. Kita harus suci dalam segala segi hidup, bahkan sampai dalam hati. Jangan lupa, dosa dalam pikiran itu tetap dosa di hadapan Allah Ams 22:3.

Cegah permulaan dosa, jangan sampai dosa itu hinggap, jangan beri tempat pada dosa, itu sama dgn memberi tempat pada iblis, sehingga setan masuk dalam hati Ef 4:27. Tidak boleh ada dosa sekecil apapun, supaya hidup sampai dalam hatipun tetap tumbuh dalam kesucian.

2. Kalau kita hidup suci dan ber-kenan kepada Allah (Kol 1:10), maka akan selalu ada sejahtera dan sukacita dari Roh Kudus Fil 4:4,7.

Rom 14:17. Suci dalam segala segi hidup, yaitu MAK DSY (di Mana saja, dalam hal Apa saja, Kapan saja, Dahulu, Sekarang, sampai Yg akan datang). Orang yg lapar dan haus akan Firman Tuhan dan sukacita memakai 7 KPR (Suci, Salib, berSekutu, Doa, Ibadah, Alkitab, Melayani).

3. Bergerak maju dipimpin Roh Rom 8:14, bisa mendengar suara Roh senantiasa Mrk 4:23. Kita tidak sen-dirian menghadapi segala problem jasmani dan rohani, sehingga selalu menang Rom 8:31,37. 

4. Terus tumbuh (bukan hanya su-ci) dalam segala segi hidup dan ke-mampuan ilahi sampai sepenuhnya seperti Kristus Ibr 6:1,19, dan seperti Bapa Mat 5:48, Yoh 10:35. Ini da-sarnya. Kalau tidak tahu targetnya, tidak bisa tumbuh dgn betul. Harus tahu target dan tujuannya, baru arah-nya bisa betul, sebab dalam jatah hidup kita, kita harus menyelesaikan pertumbuhan kita menjadi seperti Dia, sesuai dgn rencana Allah dalam hidup kita (yaitu satu set lengkap sampai menjadi sempurna 1Kor 12:6).

II. TUMBUH DALAM SEMUA SEGI DAN KEMAMPUAN HIDUP

1. HATI DISUCIKAN Ams 4:23, Maz 24:4; 73:13, Mat 5:48, Yak 4:8.

Untuk menyucikan hati kita perlu:

a. Mau disucikan sekalipun harus menygkal diri dan sakit bagi daging.

b. Bisa mendengar suara Roh, sebab selalu mau taat. Orang yg tidak taat tidak bisa mendengar suara Roh 1Sam 28:6.

c. Tekun belajar Firman Tuhan dan 7 KPR, sehingga kita bisa member-sihkan hati dan pikiran kita Maz 139:23-24. Jangan setuju dgn dosa, apapun yg mau masuk, langsungbuang, jangan memberi kesempatan pada se-tan, baik dosa atau keinginannya. Se-gera sadar bahwa itu dosa, langsung buang! Ams 22:3, jangan biarkan hinggap! Apalagi kalau sudah jelas, bahwa itu dosa, misalnya benci, zina, fitnah, iri, pikiran jahat dll. Jangan biarkan dosa sekecil apapun atau ke-inginan dosa apapun tinggal dalam hati, langsung buang! Memang makin banyak mengerti Firman Tuhan, makin banyak kita bisa dibersihkan dari segala dosa. Buang, matikan segala permu-laan dosa Kol 3:5-6. Dosa itu tumbuh terus, seperti arang api dalam kantong tidak mungkin berhenti atau diam2 saja Ams 6:27. Sekalipun dosa kecil, jangan diremehkan, jangan dibiarkan, itu permulaan bom yg akan meng-hancurkan seluruh hidup kita. Terus berdoa dalam Roh dan kebenaran senantiasa 1Tes 5:17, Yoh 4:23-24. Hati2, ini permulaan bom waktu sebab tidak tampak, tidak terasa, tetapi ini tempat aman bagi dosa dan setan bersembunyi, tahu2 hancur! Jangan memberi tempat persembunyian bagi iblis si pembunuh, sekalipun mula2 hanya “rubah2” kecil.

2. MULUT DAN LIDAH Yak 3:2.

Jangan asbun (asal bunyi). Banyak orang banyak bicara, tidak dipikir, tidak tanya Tuhan, bahkan ter-buru2, se-hingga karena terlalu banyak bicara, banyak dosa dan kesalahan. Seharus-nya cepat  mendengar, lambat bicara lambat marah Yak 1:19. Lidah adalah salah satu tanda yg peka tentang kesu-cian hidup, bahkan tanda kesempur-naan! Seringkali orang tidak mengerti, dan ada yg lupa; bahwa lidah adalah pengukur yg peka untuk kesucian dan kesempurnaan kita. Ingat setiap kata2 yg keluar dari mulut kita tidak hilang di udara tetapi tetap ada seperti balok2 yg berdiri di muka Allah dan kalau be-lum dibereskan, harus dipertanggung-jawabkan pada hari kiamat Yer 17:16, Mat 12:36 (bukan di Kursi Pengadilan Kristus, tetapi di Tahta Putih Yg Besar, berarti masih disini, akan masuk Ne-raka). Jadi berdosa dalamber-kata2 itu dapat menjadi jalan ke Neraka(Tahta Putih yg Besar) atau kalau kata2 itu jadi berkat, akan masuk Surga (Kursi Pengadilan Kristus)! Israel yg keluar dari Mesir kata2nya (terus ber-sungut2 dan melawan Allah) membawa mereka binasa, tetapi Yosua dan Kaleb kata2-nya (kata2 iman) itu membawa mereka kepada kemuliaan dalam Surga.

Mengapa kata2 itu besar efeknya? Sebab kata2 itu keluar dari hati; tanda dari hati yg suci, tulus atau jahat Mat 12:34. Kita harus disucikan sampai dalam hati, apalagi dari perbuatan, “Jamu jahat” (Jamu = Jaga mulut, itu harus dgn jaga hati, dan selalu tumbuh dalam kesucian).

3. JANGAN BUANG WAKTU Ef 5:16.

Banyak orang tidak sadar, padahal ini penting, sebab hidup di dunia ini sa-tu2nya kesempatan emas untuk me-nentukan nasib kita untuk kekal, masuk Surga atau neraka. Jangan buang wak-tu sembarangan dan merasa itu biasa, itu rugi besar, apalagi makin tua kesempatannya makin sedikit! (Jangan pikir panjang umur mulia, tetapi pikirlah sisa umurnya makin sedikit!). Untung kalau dari muda sudah mengenal Tuhan seperti Musa, Yusuf, Daud, Daniel dll, masih punya banyak kesempatan untuk tumbuh makin seperti Kristus. (Kalau kenal Tuhan di usia 70 tahun, kesempatan tinggal sedikit padahal untuk tumbuh perlu waktu, pakailah waktu seefisien mungkin).

3.1. Jangan buang waktu untuk yg tidak perlu. Dahulukan kerajaan Surga dan kebenaran (bisa hidup terus benar) Mat 6:33; yg lain nomer dua, nanti Tuhan tolong dan memberkatinya, se-hingga cukup. Pekerjaan, sekolah dll butuh banyak waktu, tetapi usahakan supaya sesuai Firman Tuhan, dahu-lukan kerajaan Surga dan kebenaran.

3.2. Hidup kita terbatas, 70-80 ta-hun, sulit ditambah, jangan sia2kan waktu yg ada.

3.3. Pakai waktu dgn seefisien mungkin, jangan buang waktu untuk yg tidak ada gunanya, apalagi me-rong2 dan merugikan rohani kita yg kekal.

3.4. Tentukan prioritas rohani dan jasmani, prioritaskan yg sungguh2 berguna dan sudah sampai waktunya, jangan ngawur, rugi besar.

3.5. Ada target rohani (yg utama) dan jasmani (ingat ada prioritasnya, yg rohani utamakan). Dgn pimpinan Tu-han kita harus menggenapi target hi-dup kita, istimewa yg rohani, menang-kan jiwa dan tumbuh seperti Bapa Mat 5:48, dan Kristus 1Kor 11:1.

3.6. Kalau perlu tebus waktu. Biasanya ditebusdgn uang, kita bisa menyuruh orang lain mengerjakan, untuk bersih2, ambil rantang makanan, dgn memakai mesin2 atau alat2 untuk transport dsb, supaya dgn demikian kita mendapat lebih banyak waktu.

3.7. Hidup dipimpin Roh. Jangan lupa paling efektif kalau bisa terus hi-dup dipimpin Roh, baik berpikir, beren-cana, bersikap, bertindak dll. Misalnya waktu Tuhan Yesus menghadapi pe-rempuan yg tertangkap; dalam menja-wab pertanyaan2 dan bertindak; dalam segala perkara Ia selalu dipimpin Roh. Jangan buang waktu. Seringkali kita bisa melakukan dua pekerjaan seka-ligus. Misalnya waktu dengar Firman Tuhan, mengendarai di jalan dll, bisa sambil berdoa dalam Roh dan kebe-naran, itu berarti dapat ekstra waktu untuk berdoa dalam Roh dan kebe-naran, dan itu kuncinya untuk bisa terus hidup dipimpin Roh, untung sekali.

4. JANGAN MENUNDA APA YG HARUS DILAKUKAN SEKARANG. Baik pekerjaan, tindakan, keputusan dll. Misalnya untuk hal2 rohani, jangan menunda untuk bertobat (Ibr 3:15), untuk taat melakukan kehendak Tu-han, mengambil keputusan, untuk menolong orang2 lain, juga untuk hal2 rutin, misalnya 7 KPR dan pelayanan lainnya, juga menyelesaikan problem2 yg belum selesai, misalnya perteng-karan, salah paham dll, selesaikan secepatnya. Juga hal2 jasmani dan sekuler; pekerjaan2 yg sudah waktunya harusdikerjakan, janji2 yg sudah dibuat harus dilakukan; juga hal2 rutin 7 KPR, beribadah, menuruti pimpinan Roh, semua pelayanan dll, jangan ditunda atau ditangguhkan.

Mengapa sampai menunda?

1. Sebab malas.

2. Tidak tertib.

3. Tidak menepati janji.

4. Tidak mengerti bahwa problem yg dibiarkan, tidak dibereskan, akan diga-rap iblis dan menjadi makin parah, bahkan bisa bahaya dan mencela-kakan. Pekerjaan yg ditunda juga akan makan waktu jauh lebih banyak, misalnya menunda menulis laporan pekerjaan, rapat dll, makin lama makin banyak yg lupa, sehingga makan waktu lebih lama, bahkan juga catatan2, atau barang2 bukti juga sudah hilang.

5. MENURUTI DAGING Gal 5:16-17.

Terus menuruti daging, makin lama makin kuat dalam kedagingan, juga kesempatan2 yg indah dari Tuhan hi-lang dan justru perkara2 daging, dosa dan duniawi memenuhi hidupnya sam-pai terjepit. Menuruti daging seperti 1Yoh 2:16. Kalau orang menuruti ke-inginan mata, tanpa menygkali atau mematikannya, makin merajalela, bisa kacau. Timbul banyak macam dosa, misalnya tamak, foya2, ingin senang2, berzina, mencuri, tidak jujur, bahkan uang juga bisa dihabiskan sebab menuruti keinginan mata. Kalau tidak perlu, tidak mampu membeli lebih2 kalau itu dosa, jangan dituruti semua keinginan mata, langsung buang dan matikan.

Keinginan tubuh itu macam2, apalagi segera tahu bahwa itu dosa, ya tinggalkan dan matikan segala keingin-an yg masih menyala, tolak jauh2, jangan dipikirkan lagi, langsung berdoa minta tolong Tuhan dan usir, matikan semuanya. Lebih2 kalau masih ada sisa2 keinginan mata, tubuh dan hidup dgn jemawa, dosanya bisa naik ber-lipat2 kali ganda. Jangan dibiarkan, matikan segala keinginan dosa, apalagi kalau kita tahu jelas itu adalah dosa, langsung buang dan matikan. Menuruti daging itu banyak racunnya, upahnya maut.

6. PIKUL SALIB. Ini kesempatan yg indah Mat 11:29. Membuang kesem-patan pikul salib itu rugi besar, sebab salib itu bisa membuat kita berhenti berdosa 1Pet 4:1, dan mendapat hal2 ajaib dari rencana Allah. Ini tidak da-tang kalau tidak berani pikul salib.

Waktu Daud lihat Goliat, kalau menuruti akal dan daging akan lari, itu aman, semua orang berkata demikian. Tetapi ini kesempatan menygkal daging dan menuruti pimpinan Roh. Resiko pikul salib itu besar, bisa betul2 mati. Daud tidak membuang kesempatan ini dan sesudah taat pimpinan Tuhan, ia menang dan mengalami lagi satu per-kara ajaib dari Tuhan yg bahkan diingat dan dikagumi oleh seluruh bangsa Israel. Jangan buang kesempatan2 in-dah pikul salib. Jalan hidup yg betul, sesuai rencana Allah adalah jalan salib! Ini indah! Jangan buang atau tunda ke-sempatan menderita karena kebe-naran, itu indah!

Yusuf mendapat banyak kesem-patan pikul salib sepanjang umur hi-dupnya, banyak penderitaan karena kebenaran, baik salib, dukacita, perzi-naan, uang, puji dan hormat, tetapi Yusuf mau pikul salib dalam semua segi itu. Sebab itu riwayat hidup Yusuf itu banyak sekali mengalami rencana Allah yg ajaib dan indah2 sampai jadi wa-kilnya Firaun. Tulang2nya 450 tahun kemudianbahkan sampai hampir 1.000 tahun, tetap ada, terpelihara lalu bang-kit, Yusuf menjadi orang sempurna Wasiat Lama.

Yosafat cukup banyak pikul salib, tetapi dgn Achab tidak mau taat pada Tuhan, tidak pikul salib, tetapisenang2, ber-suka2an dgn Achab, maka riwayat hidupnya menjadi gelap sampai tu-runannya juga, rencana Allah jadi rusak. Kebiasaan2 salah jangan ditu-ruti! Turuti apa yg disuruh Firman Tuhan.

7. HIDUP SEHAT. Tubuh kita ini bait Allah, ada Roh Allah diam di dalam anak2 Allah, lebih2 yg penuh Roh Ku-dus 1Kor 6:19. Sebab itu tubuh ini jangan dirusak. Dipelihara baik2 secu-kupnya. Ada orang ekstrim, ia yakin bahwa tubuhnya sudah Tuhan pelihara lalu dipakai seenaknya saja tanpa pe-duli kesehatan tubuhnya, itu merusak rumah Allah dan mencobai Allah Mat 4:7. Kita harus memakai dgn baik secukupnya. Sama seperti mobil, mesin dll, jangan sembarangan, sehingga ce-pat rusak, itu salah. Juga memelihara kesehatan, misalnya makan (jangan bertuhankan perut, lihat berat badan yg pantas, jangan terlalu kurus atau terlalu gemuk), tidur cukup, olahraga jangan ber-lebih2, lebih2 waktu usia tua, harus hati2. Kebiasaan yg jelek dibuang, jangan sampai kebiasaan jelek itu merusak tubuh kita yg adalah rumah Allah. Misalnya tidur jangan dibalik, malam melek, siangtidur se-perti kelelawar.

Beberapa orang sebab terus lihat medsos, apalagi yg pensiun padahal sisa umurnya hampir habis, rohaninya harus dipelihara baik2 dan supaya tumbuh se-tinggi2nya.

8. JANGAN BUANG KESEMPATAN. Bahkan ada orang membuat kesem-patan, kalau memang memungkinkan, boleh. Baik untuk bersaksi, menarik keluar orang itu dari jurang Neraka dgn pertolongan Allah. Kalau bisa bertemu, lalu usaha duduk di sebelahnya lalu ber-cakap2 menggaraminya dgn cara menurut pimpinan Roh, maka kita dapat banyak mahkota abadi (= jiwa2 1Tes 2:19). Duduk di sebelahnya itu adalah kesempatan baik untuk meng-garami, tetapi jangan diracuni oleh orang yg penuh dosa, sebab kita diam saja! Kadang2 diajak / mengajak me-nginap, bisa bersaksi dan banyak melayani. Tetapi jenis kelamin yg sama, jangan berlainan jenis, itu memberi kesempatan pada iblis, bisa celaka besar.

Jangan lupa menolong menurut ke-mampuan, waktu, tenaga, kesanggup-an, keuangan dll yg ada. Tetap terus didoakan. Bicara dalam pimpinan Roh, sehingga kita menyelamatkan jiwa2 atau menjadi berkat. Jangan sengaja lari daripadanya, padahal kita perlu menggaraminya. Lebih2 kalau kita ya-kin dan digerakkan Tuhan. Menolong secara jasmani itu juga perbuatan untuk Tuhan Yesus Mat 25:40. Jangan ragu2 mendoakan orang sakit, susah, kesukaran keuangan dll dari melayani orang2 yg kita temui dgn hikmat dan kuasa Allah. Jangan pakai kesempatan untuk jadi pencuri atau lainnya, tetapi kesempatan untuk jadi berkat karena Tuhan, itu tidak sia2, meskipun ia tidak membalas kebaikan kitabahkan ber-buat jahat, kita harus hati2, ampuni, Text Box: M4662 / 19 Juli 2026     hal 3      jangan bereaksi dosa, terus garami,  itu bisa jadi pahala bagi kita.

9. DAN LAIN2. Ada banyak macam kebiasaan jelek yg kalau ada harus dibuang.

10. HIDUP DIPIMPIN ROH sesuai Firman Tuhan, itu paling tepat untuk membuang semua kebiasaan yg jelek dan bertumbuh dalam tabiat yg baru dan kemampuan ilahi (misalnya Mat 16:17-20). Kadang2 tidak bisa tidur, ia bisa berdoa dalam Roh sampai limpah atau belajar Firman Tuhan. John Sung karena satu sebab dimasukkan dalam rumah sakit jiwa, itu celaka bagi maha-siswa yg juara ini, tetapi justru waktu itu ia bebas belajar Alkitab sampai ber-kali2 (kira2 setiap satu minggu ia bisa selesai membaca satu Alkitab, sebab nganggur penuh). Kalau dipimpin Roh, tidak ada waktu nganggur; nganggur bisa jadi waktu emas yg indah. Berdoa, belajar Firman Tuhan, ber-cakap2 dgn Tuhan, hidup bisa jadi indah. Bahkan problem yg sulit dan menyakitkan hati bisa menjadi mujizat dan kesukaan yg besar kalau kita dipimpin Roh.

Semua anak2 Allah ada dalam pengawasan Allah sepenuhnya sampai rambutpun terhitung Mat 10:30, tidak ada yg kebetulan. Sebab itu, apapun yg terjadi bisa menjadi kebaikan bahkan bisa menjadi hal2 yg ajaib bagi orang yg cinta Tuhan dan memakai waktu dan hidupnya baik2, dipimpin Roh Rom 8:28. Sebab itu jangan dirampok oleh kebiasaan yg sia2, apalagi yg merusak, misalnya oleh tontonan2 dari iblis, judi online, perzinaan dll. Tetapi Allah bisa mengatur semuanya, sehingga hidup-nya jadi sangat berarti, bahkan meng-alami perkara2 baru yg belum pernah dialami 1Kor 2:9.

Orang2 suci dalam Wasiat Lama seperti Ayub, Rahab, bahkan Henokh dll, sebab rindu mencari dan cinta Tu-han, mereka menemukan yg indah2 dalam hidupnya. Tiga orang majus (Allah mengenal mereka baik2) yg rin-du dan cinta Tuhan, bisa melihat bin-tang dan datang dari ratusan kilometer bertemu dgn Yesus Sang Juru selamat, pasti hidupnya selamat dan indah2 seperti orang2 dalam generasi Adam (waktu itu belum ada Alkitab, baptisan Roh Kudus dll, tetapi Tuhan bisa bicara jelas dgn orang2 yg mau taat). Apalagi kita yg sudah punya Firman Tuhan lengkap dan Roh Kudus yg luar biasa itu, kalau mau taat (mengerti dan menjalani hidup dipimpin Roh) kita akan be-runtun2 mengalami keindahan dan mujizat dari rencana Allah dalam hidup kita. Sebab itu mahir mendengar suara Roh dan korbankan banyak waktu, harta, hati (kadang2 disakiti dan dianiaya seperti Ayub), tetapi tetap taat dipimpin Roh, maka kita bisa dipimpin Roh untuk memakai semua kesempatan dan liku2 hidup yg dibuat Tuhan untuk kita, itu menjadi cara hidup sesuai rencana Allah,nomer satu yg terindah Fil 2:13.

Orang yg hidup sungguh2 atau se-penuhnya dipimpin Roh, maka kehen-dak dan tindakannya itu sebetulnya dari Tuhan sepenuhnya, bukan dari kita sendiri, bukan menuruti daging. Kalau begini, seperti Henokh, kita bisa men-jalani rencana Allah sampai 100% dan bisa jadi sempurna penuh sesuai ren-cana Allah, luar biasa! Juga begitu Elia bisa pergi ke tempat yg sepi, seperti sungai Kerit 1Raj 17:6, ke janda Sarfat, ke rumah Elisa yg tidak dikenalnya, lalu berhasil mengajaknya ikut dia. Obaja bertemu Elia pakai akalnya, takut dan menolak masuk dalam jalan hidup Allah 1Raj 18:7-9,17.

Obaja tidak mengerti rencana dan jalannya Allah, dan sebab ia memakai akal dan fakta, iakeluar dari jalan dan rencana Allah, sehingga tidak meng-alami rencana Allah. Obaja takut pikul salib. Sebaliknya Elia semangat pikul salib (dll rencana Allah), sebab itu Elia yg dipimpin Rohbisa menjalani jalan hidup yg direncanakan Tuhan. Betul2 dipimpin Roh itu luar biasa, seperti jalan hidup Putra manusia Yesus di dunia dipimpin Roh sehingga dalam 3,5 tahun Ia menjadi sempurna (sebagai Putra manusia, bukan sebagai Allah, untuk menjadi contoh dan teladan bagi manusia Yoh 14:6). Cara Elia menan-tang 450 nabi2 baal yg penuh tanda2 ajaib dari setan, semua kalah, luar biasa. Bagaimana ia lari di depan ke-reta Achab (tidak ikut naik keretanya Achab 1Raj 18:46, bukan seperti Filipus naik kereta sida2 Habsyi). Kadang2 aneh. Elia tidak takut melawan pang-lima Israel sampai tiga kali dan mujizat terjadi 2Raj 1,2. Begitu ajaib sampai terakhir ia naik ke Surga dgn cara yg lain daripada yg lain. Begitu juga Elisa. Mereka semua hidup dipimpin Roh, sehingga bisa mengalami dan menja-lani cara hidup yg menghasilkan semua rencana Allah yg ajaib. Kalau kita mengandalkan akal pikiran, perasaan hati kita sendiri,atau cara hidup orang banyak di dunia dgn akal dan pera-saannya, maka biasanya kita tidak bisa hidup di jalan Allah, minta keluar seperti Obaja dan tidak bisa mengalami rencana Allah 100% untuk menjadi sempurna. Sebab itu belajar berjalan dgn Allah, dipimpin Roh, mulai dalam pikiran, rencana, sikap, tindakan dan hidup kita, semuaseperti kehendak Allah (termasuk 7 KPR dgn limpah). Orang yg tidak suka ke Gereja, tidak cinta kebenaran, tidak mau menco-cokkan hidupnya dgn Firman Tuhan, tidak hidup dalam kesucian dan tidak taat dipimpin Roh,tidak bisa meng-alami rencana Allah, mungkin kalau sungguh2,hanya 10%. Tetapi kalau kita sudah mahir hidup dipimpin Roh (jangan lupa kuncinya berdoa senan-tiasa dalam Roh dan kebenaran), maka kita bisa mengerti kehendak dan ren-cana Allah. Seperti Putra manusia Ye-sus kadang2 murid2 tidak bisa me-ngerti tindakan dan kata2Nya. Misal-nya kata2Nya pada ibuNya: “Hai pe-rempuan”. Waktu minum anggur per-jamuan suci, Ia berkata: Minumlah darahKu”. Waktu bertemu Zakheus: “Turunlah, Aku mau masuk ke ru-mahmu”, waktu pergi ke Gadara yg begitu jauh, Ia hanya menyembuhkan satu orang gila; waktu masuk bait Allah sikapNya seperti cross boy membawa cemeti dan memukuli orang dan bina-tang, waktu ibuNya datang murid2Nya dikatakan, inilah ibuKu dan saudara2-Ku, dll. Tetapi justru dgn demikian dalam 3,5 tahun Ia menjadi sempurna. Inilah orang2 yg dipimpin Roh (juga Nuh seperti orang ekstrim, seperti orang gila, berkata akan ada banjir lalu membuat kapal di daratan (atas bukit). Belajar berjalan dalam Roh, (meskipun beda dgn orang yg jalan dgn akal saja), maka kita akan menggenapi semua rencana Allah yg indah dan tumbuh sempurna seperti Kristus, sempurna seperti Bapa.

Nyanyian: Panjang umurnya

1. Panjang umurnya 3x, serta mulia 2x, di hadapanNya

2. Panjang umurnya, pendek sisanya,

Hiduplah dgn Tuhan Yesus,

Dipimpin RohNya, sesuai FirmanNya

3. Sisa umurnya, makin sedikit

Hiduplah dgn Tuhan Yesus,

Dipimpin RohNya, sesuai FirmanNya

4. Hidup sekali, tentukan nasib,

masuk Surga atau Neraka,

Percaya Ye…sus, masuk di Surga

5. Tetap setia, di dalam Kristus

Hiduplah dgn Tuhan Yesus,

Dipimpin RohNya, sesuai FirmanNya

Scroll to Top