DOWNLOAD FILE PDF CATATAN KHOTBAH IBADAH HARI INI
I. PENULIS
Rasul Paulus di Efesus + tahun 55.
(1Kor 16:5-8; Kis 20:31).
II. LATAR BELAKANG
Gereja Korintus didirikan Rasul Paulus dalam perjalanan penginjilan yang ke-dua. Gereja itu kemudian terpengaruh oleh dosa2 sekitarnya yaitu suatu kota maksiat. Orang2 Gerika bangga dgn hikmatnya dan falsafahnya, tetapi mereka juga penuh dgn ikatan2 immo-ralitas yang sangat kaya dgn dosa. Sebab itu mereka suka banyak diskusi dan berdebat.
Ia membuat banyak perpecahan dalam gereja Korintus (1Kor 1:11-13). Sebab itu Paulus membuat suatu per-bandingan yang tajam antara hikmat manusiawi dan hikmat Allah.
Juga Paulus memberi banyak nase-hat dosa2 imoralitas. Lalu Paulus lebih lanjut memberikan nasehat tentang karunia Roh dan kasih, yang perlu di-kerjakan dgn tulus dan sungguh2, su-paya mereka tidak lagi hidup cara duniawi seperti orang2 sekitarnya.
III. THEMA dan AYAT KUNCI
Perbaikan Gereja Tuhan
(1Kor 14:40) Gereja yang teratur.
V. TUJUAN SURAT INI
1. Menjawab surat orang2 Korintus tentang persoalan2 dalam gereja (1Kor 7:1).
2. Memperbaiki keadaan gereja Ko-rintus yang terpecah belah oleh guru2 manusiawi yang mencampakkan Fir-man Tuhan dgn akal manusiawi.
VI. RINGKASAN ISI
1Kor 1:1-10. Pendahuluan.
1Kor 1:11-4:21. Nasehat tentang perpecahan.
1Kor 5-6. Nasehat tentang percabulan.
1Kor 7. Nasehat tentang kesucian pernikahan/ bujang.
1Kor 8. Nasehat tentang berhala.
1Kor 9. Nasehat tentang pelayanan.
1Kor 10-11. Nasehat tentang Perjamuan Suci.
1Kor 12-14. Nasehat tentang karunia2 Roh & Kasih.
1Kor 15. Nasehat tentang kebangkitan.
1Kor 16:1-9. Nasehat tentang keuangan.
1Kor 16:10-24. Penutup.
1Kor 1-31
Jangan ter-pecah2 sebab saling membanggakan dirinya, ber-pihak2.
Juga antara orang Yahudi dan kafir dalam Gereja, jangan ber-pihak2. Orang Yahudi minta tanda ajaib, sebab Kristus yang “kalah”, tersalib tidak bisa lepas, jadi syak bagi orang Yahudi. Orang kafir minta hikmat, sebab salib tidak masuk akal, itu adalah kebo-dohan bagi Kristus yang besar itu. Orang bodoh dipilih Allah (ini suatu kebodohan), tetapi ini lebih dari hik-mat orang kafir, orang lemah dipilih Allah (suatu “kelemahan” Allah), tetapi lebih kuat dari kekuatan orang kafir. Sebab itu jangan sombong, akan ter-pecah2, tetapi orang yang meme-gahkan diri di dalam Tuhan itu indah, sebab ia bisa rendah hati sebab yakin semua itu dari Tuhan, pemberian Tu-han, bukan dari dirinya sendiri. Kalau bisa rendah hati akan bisabersekutu dalam tubuh Kristus.
1Kor 2:1-16
Hikmat Allah yang tesembunyi.
Ini bukan hikmat dunia atau penguasa yang jadi besar (1Kor 2:6-7), tetapi du-nia tidak mengenal hikmat yang luar biasa ini, sehingga kita bisa mem-bedakan jalan yang betul dan salah, jalan menuju Surga mulia dan kekal, dan mengalami rencana Allah yang luar biasa, bahkan bisa sampai jadi sem-purna seperti Kristus (1Kor 2:2), sangat indah, dan yg tidak terduga kita da-patkan melalui RohNya (1Kor 2:10-11). Orang yg terus diisi dgn rahasia Firman Tuhan akhirnya punya pikiran Kristus yang heran dan ajaib itu (1Kor 2:16).
1Kor 3:1-21
Bertumbuh, jangan tinggal bayi.
Kalau hidup dalam daging yaitu perse-lisihan, dengki dan pemisahan, harus ditinggalkan. Jangan ber-pihak2, tetapi belajar bersekutu sehingga bisa beker-jasama dan Tuhan yang menumbuhkan (1Kor 3:6-9), sama2 kerjasama dgn Allah.
Bangun dgn tabiat yang indah2 seperti Kristus sehingga tetap tahan dalam api pencobaan. Kita ini bait Allah, jangan merusaknya, akan dibina-sakan Allah. Jangan membanggakan hikmat manusiawi atau duniawi, tetapi jadilah seperti orang bodoh di hadapan Allah, mau belajar, mau taat melaku-kan Firman Tuhan, maka kita akan pu-nya pikiran Kristus limpah dgn hik-mat Allah. Ini permulaan yg indah 1Kor 2:9.
1Kor 4:1-21
Paulus akan datang melihat dan kalau perlu menegur.
Beberapa orang sombong; akan datang dan untuk melihatnya. Timotius dikirim untuk mengingatkan orang Korintus. Paulus banyak menderita tetapi karena kebenaran. Ia mau datang melihat me-reka dan kalau perlu memperbaikinya.
1Kor 5:1-13
Perzinaan yang dahsyat, melebihi orang kafir (seperti dosa Sodom).
Ini seperti yang diperbuat Absalom dgn sengaja, sangat keji. Orang2 ini tidak mau bertobat, sehingga diserahkan Paulus pada iblis untuk dihajar (selagi masih hidup di dunia) supaya bertobat. Ini suatu perkara yang dahsyat, tentu dgn izin Tuhan, sebab tidak lagi mau bertobat. Kita tidak boleh setuju dgn dosa dan jangan bersekutu, bergaul, tetapi tetap menggaraminya Mat 5:14-16, yaitu cinta orangnya dan membenci dosanya Jud 23. Ini tingkat2 dosa zina yang tinggi, sebab tidak lagi dianggap dosa.
1Kor 6:1-20
Dosa zina, dosa istimewa, juga hukumannya.
Tubuh ini bukan untuk persundalan. Memang Tuhan membuat tubuh ini laki2 dan perempuan, lain dari malai-kat2 dan roh2 yang lain (tidak ada laki2 dan perempuan). Tuhan yang men-ciptakan naluri sex, tetapi bukan untuk perzinaan, hanya halal dalam perni-kahan, di luar pernikahan itu dosa zina.
Orang beriman harus memelihara kesuciannya dari zina.
Dosa zina adalah dosa lain daripada yg lain, dosa terhadap tubuhnya sen-diri, akibatnya juga besar, me-nyangkut banyak dosa2 lainnya dan hidup jadi rusak oleh najis tubuh ini. Orang yang memelihara kesucian hidupnya, baik itu dari dosa zina dll, ia akan meng-alami rencana Allah yang indah bahkan kalau terus tumbuh jadi sempurna seperti Kristus.
1Kor 7:1-40
Peraturan tentang nikah dan bujang (janda, duda)
Kita diingatkan suami dan istri: 1+1=1. Tubuh suami milik istri, tubuh istri milik suami, menjamah itu bukan dosa, te-tapi indah, tetapi bukan dgn perem-puan atau laki2 lain. Juga bujang dan janda, duda, tetap harus hidup suci, tetapi kalau mau menikah itu bukan dosa, masing2 punya karunia yang ber-beda2. Bujang kalau mau menikah lebih baik daripada berzina, sebab naluri sex di luar nikah itu dosa zina.
Hampir semua orang beriman me-nikah, memelihara kesucian dan kasih.
Kalau satu kali ia yakin dipanggil Tuhan untuk hidup single atau mem-bujang seperti Paulus, itu karunia khu-sus, minta peneguhan dan kalau di dalam Kristus akanjadi makin indah seperti Paulus (ayat 7).
Daniel, Sadrakh, Mesakh, dan Abednego dalam tawanan dikebiri (dipaksa, “dihukum”), tetapi itu juga tidak kebetulan, mereka menerima dgn syukur dan hidupnya menjadi indah seperti Paulus, apalagi Daniel, sangat indah.
Anak2 lahir, disucikan dalam orang-tuanya (ada yang mati, masuk Surga) (ayat 14). Ada masa subur untuk di-tumbuhkan dalam Tuhan, sehingga da-lam pengolahan dan ujian selanjutnya makin indah. Jangan sia2kan kesem-patan indah ini.
Nikah harus dgn orang beriman (2Kor 6:14-18). Tetapi suami-istri orang dosa, kalau pada satu saat, salah satu bertobat, ia taat, maka rumah tang-ganya akan berubah, diselamatkan dan tahan sampai semua diselamatkan dgn janji khusus dari Tuhan 1Kor 7:31.
Pakai dunia seperti tidak memakai (1Kor 7:31), jangan sampai cara hidup yang fana, mengurangi atau meng-ganggu kehidupan rohani, tetapi justru harus memberi efek positif untuk pertumbuhan rohani yang maksimal.
1Kor 8:1-13
Makanan persembahan berhala.
Dalam Wasiat Baru tidak salah, tidak berbahaya kalau dimakan, apalagi ka-lau dijual umum, biasanya kita tidak tahu. Tetapi jangan jadi batu sontohan bagi orang yang lemah, sebab mereka melihat kita makan makanan persem-bahan berhala, dikira kita sengaja men-carinya.
1Kor 9:1-27
Hidup ini suatu perlombaan, jangan lalai.
1Kor 9:6. Pelayanan bukan untuk cari keuntungan jasmani seperti uang dll (timbul banyak dosa 1Tim 6:9-10), tetapi suatu pengorbanan ka-rena Tuhan.
1Kor 9:9. Jangan memberangus mulut lembu yang mengirik, harus diper-hatikan kebutuhannya dgn pantas.
1Kor 9:16. Sekalipun sukses dalam pe-layanan, jangan ber-megah2, itu bisa menjerat dalam kesombongan Ef 6:13, tetapi semuanya untuk ke-muliaan Tuhan, sebab semua dari, oleh dan untuk Tuhan.
1Kor 9:24. Hidup ini waktunya ter-batas, targetnya tetap (= Kristus), sebab itu tebus waktu, harus tahu arah, tetap dalam pimpinan Roh Kudus dan jangan buang waktu un-tuk yg fana dansia2; Apalagi kalau berdosa, itu menimbulkan kerusak-an atau cacat, sehingga bukan saja tidak bisa lari untuk maju, malah merosot banyak se-suai dgn dosa2-nya. Hasilnya bisa paling akhir 1Kor 3:15, bahkan kalau tidak bertobat, binasa!
1Kor 10:1-13
Perjamuan Tuhan dan perjamuan dunia dan setan.
1Kor 10:1-2,5. Israel keluar dari Mesir dgn sangat ajaib, tetapi hasilnya? Tergantung masing2. Jangan tertipu oleh daging, dunia dan setan!
1Kor 10:10. Ber-sungut2 itu uang muka untuk pengalaman pahit yang akan datang dan bersyukur (sekalipun tidak mengerti) untuk pengalaman manis yang akan datang dari Tuhan.
Jangan mau ditipu iblis, sebab itu belajar Firman Tuhan dan dipimpin Roh, maka dalam pencobaan bisa ber-syukur dan Tuhan nyata.
1Kor 10:16,21-22. Perjamuan Suci ada-lah persekutuan dgn Tuhan sampai menjadi seperti Kristus, jangan ma-kan minum dari perjamuan setan dan dunia, akan menjadi seperti iblis. Jangan dicampur, Tuhan ma-rah dan celaka!
1Kor 11:1-34. Pelayan Tuhan harus dapat jadi contoh seperti Kristus, dalamnya sudah berubah seperti Kristus.
1Kor 11:16. Bukan diam atau bisu Yes 56:10, tetapi saling menasehati da-lam Roh, kebenaran, rendah hati dan cinta, bisa sharing satu sama lain.
1Kor 11:19. Selalu ada pro dan kontra, setuju dan tidak, taat dan berontak, sehingga terjadi pemisahan sebab ada yang ikut iblis dan yang tetap dipimpin Roh Kudus (juga Yudas dan 11 murid). Satu kali pada pe-namatan rencana Allah, pedang Tuhan menceraikan dgn permanent Mat 10:34, Luk 12:51-52, yaitu yang terangkat dan tertinggal, lebih2 pa-da akhir pengolahan dan ujian akhir global Wah 3:10.
1Kor 12:1-31
Karunia2 Allah.
Tubuh Kristus adalah satu.
1Kor 12:12-16. Perlengkapan Allah ak-hir zaman. Dari Roh Kudus (yaitu tabiat baru yang dipimpin dan dido-rong oleh buah Roh) dan kemam-puan ilahi (dipimpin dan dikembangkan oleh 9 ka-runia2 Roh), semua akan nyata + terus tumbuh kalau taat dipimpin Roh dalam kesucian sesuai Firman Tu-han, yaitu hidup dalam kasih Kristus.
Dari Putra Allah: Jabatan2 dan dari Allah Bapa yaitu perbuatan2 ajaib yang sudah diatur dan direncanakan Allah dalam satu set lengkaprencana Allah bagi setiap anak2 Allah sejak lahir baru.
Jangan menyendiri, itu biasanya ada rasa tidak suka sampai benci (ini dari setan), atau karena kurang kasih. Kalau ada kasih sekalipun ada gangguan, te-tap usaha memperbaiki dan bersekutu bersama supaya bisa tumbuh dalam rencana Allah yang indah dan mulia. Kita jadi anggota yang ber-beda2, te-tapi saling membutuhkan dan meleng-kapi sehingga bisa jadi tubuh yang sempurna, bekerja ber-sama2 untuk kemuliaan nama Tuhan. Jangan jadi kentang uleg (harus tetap ada iden-titasnya, rumah bapa2nya), dan berse-kutu ber-sama2 jadi satu dalam kesu-cian dan kasih untuk kemuliaan Nama Tuhan. Jangan ada golongan2, se-hingga ter-pisah2, tetapi tetap bersatu dalam tubuh Kristus.
1Kor 13:1-13
Iman, harap dan yang terbesar adalah kasih.
Ada kasih ilahi (meskipun ….. tidak ada benci dan dosa2 lain), dan kasih manusiawi (karena…, bisa campur dgn segala macam dosa). Ini nyata sekali bedanya. Kasih kita harus terus tum-buh sampai seperti Kristus. (Hanya ada pada orang baru, kecuali dalam sisa2 kemuliaan Allah Rom 3:23), dan kasih ada pengorbanan, tidak cari untung, semua dari, oleh dan untuk Kristus.
Bertumbuhlah dalam kasih, ini yang tertinggi dan terbesar. Semua ada akhirnya, tetapi kasih tidak berakhir, dalam segala sikon dan zaman, kasih Allah tetap kekal.
1Kor 14:1-40
Bahasa Roh, nubuat dan persekutuan jemaat.
Bahasa lidah itu bicara pada Allah, kita tidak mengerti, tetapi bicara suatu rahasia, untuk diri sendiri, tetapi iman kita diteguhkan, kalau perlu ia akan menerima artinya.
Bahasa lidah itu doa syafaat yang sempurna dari Roh Kudus untuk segala keperluan kita, luar biasa.
Nubuat karunia Roh itu lain dgn nubuatan seorang nabi. Nubuat karu-nia Roh itu untuk meneguhkan, mena-sehati dan menghibur (ayat 4). Nubuat nabi (jabatan) ini tentang suatu pokok atau hal2 yang akan datang, disam-paikan nabi itu dari Tuhan untuk seseorang tertentu.
Karunia nubuat Roh yang betul itu sesuai Firman Tuhan dan ada sejahtera Roh Kudus dalam hati orang2 yang mendengar. Orang yang ber-kata2 dgn karunia nubuat itu bisa bicara dimana saja dan orang dapat berkat, dikuat-kan, dihiburkan dan diteguhkan. Ja-waban dan keterangan kita jadi berkat, sebab itu dari Roh Kudus yang bicara dalam orang2 yang mau dipimpin Roh untuk menolong orang lain.
1Kor 14:22-25. Orang yang sudah per-caya, dengar bahasa lidah merasa jamahan Roh, tetapi orang yang tidak percaya tidak dapat merasa-kannya, sebab tidak mengerti dan rohnya lain, tidak bisa bersekutu dgn orang2 yang dipimpin Roh. Te-tapi kalau ada karunia nubuat, orang baru bisa mengerti dan dijamah hatinya.
Bahasa lidah itu bisa sebagai:
1. Tanda baptisan Roh Kudus.
2. Bahasa doa dan
3. Karunia nubuat Roh Kudus. Ini bisa jadi berkat bagi yang mendengar dan menerimanya, inilah kata2 yang digarami oleh Roh Kudus, dgn karunia nubuat Roh Kudus Kol 4:6.
1Kor 15:1-58. Kebangkitan.
Diterangkan tentang kebangkitan Kris-tus adalah kebangkitan sulung diantara semua orang yang mati (ayat 20). Kalau orang sempurna, tidak mati, tetapi langsung berubah jadi tubuh kemu-liaan yang sama dgn tubuh ke-bangkitan, dan tingkatnya itu sempur-na seperti Kristus.
Kristus harus mati sebagai korban tebusan, lalu dibangkitkan Allah dan Roh Kudus sebagai pelunasan pene-busan dosa oleh darahNya. Semua orang sempurna Wasiat Lama waktu Kristus mati, langsung bangkit Mat 27:51-52, dan ber-sama2 naik ke Surga.
Ada tiga kebangkitan orang benar, yaitu kebangkitan sulung untuk orang2 sempurna Wasiat Lama dan panen be-sar pada waktu pengangkatan dan panen sisa.
Hidup yg sebenarnya adalah hidup sesudah mati, itu hidup kekal. Sebab itu kita harus lebih banyak tum-buh dalam hal2 yang kekal, jangan hidup terbanyak dalam hal2 dunia yang fana, sebab semua akan habis, ditinggalkan, kecuali yang kekal seperti kelebihan Maria daripada Marta Luk 10:41-42.
1Kor 16:1-24. Merana.
1Kor 16:1-4. Paulus mengajak orang Korintus untuk membantu orang2 ber-iman di Yerusalem, sekalipun jauh, te-tapi mereka juga umat Tuhan. Dgn me-ngumpulkan persembahan setiap minggu lalu membawanya kesana.
Pada waktu penamatan rencana Allah, Gereja Tuhan bisa bersatu dalam tubuh Kristus global, tetap dalam Roh dan kebenaran dalam kesucian dan ka-sih dgn cara ilahi yang unik. Zaman se-karang kita sudah bisa membuat komu-nikasi yang cepat secara global dgn kemajuan tehnologi, apalagi dgn cara2 ilahi. Misalnya dgn pelayanan orang sempurna, juga cara Filipus dalam Kis 8:39-40, lebih2 lagi kalau Roh Kudus bekerja dalam pikiran kita jasmani dan rohani. Kita bukan lagi hanya ber-hubungan seperti internet dll, tetapi akan ada persekutuan yang riel, nyata danindah dalam Kristus, global.
Maranatha, kata yang indah. Dari dahulu diajak bersedia untuk keda-tangan Tuhan, baik secara pribadi (waktu mati Amos 4:12), lebih2 waktu pengangkatan ber-sama2, suatu hidup tanpa kematian (golongan 1551, 1Kor 15:51). Memang golongan terakhir (orang yg sempurna genap dan orang2 yg diangkat mungkin lebih kurang 1 miliar) itu suatu persekutuan yang sa-ngat indah, Gereja tumbuh sampai jadi sempurna global seperti Wah 12:1 dgn fazi (fasilitas ilahi akhir zaman), luar biasa.
Semua yang lahir di akhir zaman dan akan ikut pengangkatan sudah di-atur dari permulaan (Ef 1:4) oleh Allah yang Maha tahu sampai akhir zaman. Pakai kesempatan besar ini baik2, tum-buh dalam kesucian dan rencana Allah yg mulia. Kemungkinan kita yang hidup dalam zaman ini, bisa mengalami se-bab waktunya sudah dekat (kalau toh ada yang mati dahulu, waktunya “tidak jauh” dari masa pengangkatan), sebab hanya beberapa “jam” dalam lonceng Allah (1 hari Allah = 1.000 tahun), apa-lagi untuk orang2 yang di Surga, sua-sana di Surga indah. Sebab itu biar kita hati2 ber-jaga2 seperti ligabis dan menyelesaikan semua beban dan tugas kita selagi masih hidup Kis 20:24, 2Tim 4:2. Bersedialah baik2 dgn terus tum-buh dalam pimpinan Roh Kudus, kita punya kesempatan yang sangat indah di hadapan kita.
Nyanyian:
Maranatha, Tuhan datanglah
Datanglah seg’ra bersiap dirimu
Tuhanmu datanglah.
