DOWNLOAD FILE PDF CATATAN KHOTBAH IBADAH HARI INI
Shalom, Allah pernah memilih satu tempat dimana namaNya akan ditegakkan disana, sehingga tempat itu menjadi milik–nya Allah dan mereka yang mau mencari Allah harus pergi ke sana. Dan nama tempat itu adalah kota Yerusalem. (Ul 12:5) (2Taw 6:6) (1Raja 11:36)
Ketika menyanyikan o Yerusalem, Yeru – kota; Shalom – damai; kota yang penuh damai, sebab Allah sendiri yang memerintah.
Yerusalem adalah satu kota yang begitu mulia sehingga nama Allah ada di sana. Karena nama Allah ada di Yerusalem, maka Yerusalem menjadi kota kudus; umat Tuhan yang ada di sana harus mencerminkan kekudusan Allah.
Seperti dalam Matius 6:9 KJI Sebab itu, hendaklah kamu berdoa demikian: Bapa kami yang di Sorga, dikuduskanlah nama-Mu. Ini bukan berarti nama Allah kurang kudus, bukan! tetapi biar melalui kehidupan kita nama Allah dipermuliakan, dikuduskan, tidak dinodai. Biar hidup kita tidak memperma-lukan nama Tuhan, sebab kita adalah anak-anak Allah; biar semua orang tahu bahwa Allah kita adalah Allah yang kudus.
Tetapi pada suatu waktu umat Tuhan yang ada di Yerusalem berbuat dosa dan tidak mau taat akan Allah 2Raja 21:3-4 membuat mezbah Baal di dalam Bait Allah, tidak lagi hidup di dalam kekudusan, akibatnya tembok Yerusalem diruntuhkan, pintu gerbang dibakar, dan umat Tuhan dibuang ke Babel. Tidak ada lagi kedamaian, kemuliaan, kehormatan, perlindu-ngan di Yerusalem, sebab Allah tidak ada lagi di sana. Sampai umat Tuhan merendahkan diri, mengakui dosanya dan berto-bat sungguh-sungguh seperti: (2Taw 7:14)
Akhirnya raja Koresh mengijinkan orang-orang Yahudi yang ada dalam tawanan di Babel boleh pulang kembali ke Yerusa–lem, buat mereka yang mau (Ezr 1:1-3) (Ezr 3:2) Juga mulai membangun bait Allah (Ezra 3:8) (Ezr 6:15)
Oleh pertolongan Tuhan maka Bait Allah selesai dan ditahbis-kan. Tetapi pagar tembok Yerusalem dan Pintu Gerbangnya dirusak, dibakar dengan api Neh 1:3. Ini berbahaya sebab tan-pa tembok dan pintu gerbang maka Bait Allah akan mudah dinajiskan oleh macam-macam perkara yang najis dan akhir-nya akan dirusak oleh banyak orang yang memang benci akan orang Israel dan Bait Allah.
Nehemia mengerti hal ini dan sangat terbeban untuk mem–bangun kembali tembok dan pintu2 gerbang Yerusalem.
Nehemia mempunyai kedudukan yang baik dan kepercayaan raja Artahsasta. Ia hidup enak dan senang, belum pernah ber-dukacita dihadapan baginda. Tetapi kali ini dia sangat berdu-kacita. Mengapa? (Neh 1:4.) Sebab Yerusalem, negeri Allah yang dicintainya dalam keadaan sangat susah. Hatinya merasa terbeban sehingga sangat sedih, berkabung, berpuasa dan berdoa. Mengapa Nehemia terbeban? Sebab Roh Allah beker-ja di dalam dirinya dan dia mencintai Allahnya. Orang akan terbeban kalau yang dicintainya ada sesuatu yang tidak beres.
Orang yang cinta Tuhan itu suka terbeban dengan segala pekerjaan Tuhan.
Ct: Musa. Ibr 11:27 meninggalkan Mesir sebab bisa melihat yang tidak kelihatan. Ketika Bangsa Israel hendak dimusnah-kan oleh Allah Kel 32:10; Musa minta Allah mengampuninya dan jika tidak, hapuskanlah kiranya namaku dari dalam kitab yang telah Kautulis Kel 32:32. Jadi orang yang cinta Tuhan dan dapat penglihatan rohani –> mau terbeban –> dapat dipakai Allah untuk memperkembangkan pekerjaan Tuhan di bumi. Tuhan mencari orang-orang seperti ini.
Ny: Berikan pada kami hati yang mengasihi, jiwa-jiwa yang belum mengenal kasih Bapa
Mengapa seseorang terbeban?
- Sebab mempunyai penglihatan rohani dari Allah Mat 9:36 KJV.
- Ini ciri-ciri dari kehidupan rohani yang sudah dewasa dan bertumbuh. Anak yang menjadi dewasa, makin lama makin tumbuh dan mulai dapat memikul beban hidup. Mempu-nyai pengertian dan mau bertanggung jawab. Cth: Bila pin-tu depan belum terkunci, kalau anak, dia tidak terlalu pedu-li; tetapi bila orang dewasa, mungkin dia tidak dapat tidur/ gelisah sebab tahu pintunya belum terkunci.
- Justru orang yang mau terbeban itu hidupnya akan berarti dan ada kesukaan ilahi. Ct: Paulus dalam 2Kor 11:24-27 Penderitaan Paulus. Justru Paulus merupakan orang yang paling bergembira Fil 4:4. Riwayat hidupnya jadi indah se-bab terbeban untuk melakukan pekerjaan Tuhan bersama Tuhan.
Nehemia begitu terbeban membangun kembali Pintu Gerbang dan tembok Yerusalem yang runtuh secara jasmani. Dan itu sudah diselesaikan.
Tetapi hari ini kita dipanggil bukan untuk membangun pintu dari kayu dan tembok dari batu, tetapi kita akan membangun Yerusalem Baru. Wah 21:2 KJI Yerusalem Baru = Pengantin Kristus yang sempurna. Wahyu 21:9-10 KJI
Yerusalem Baru = Pengantin Kristus = tubuh Kristus = Gereja Tuhan akan disempurnakan pada akhir zaman ini.
Inilah suatu kehidupan yang suci dan sempurna di hadapan Allah. Ef 5:27 KJV …supaya ia kudus dan tanpa cela. Sebab itu harus diberi pagar tembok dan pintu yang dijaga untuk men-jaga kesucian Yerusalem, kalau tidak negeri itu akan dinajiskan berulang-ulang. Tembok dan Pintu Gerbang ini sangat mutlak penting untuk menjaga kesucian Kaabah Tuhan. Tembok = ba-tas yang tidak dapat dilalui oleh apapun, dengan alasan apa-pun. Hanya kalau dipecah dan dirusak musuh, atau kalah, baru musuh masuk dalam kota. 2Raja 25:10. Tembok = Batas anta-ra yang najis dan yang suci. Cara mendirikan tembok Ef 5:11 KJI, tapi lebih baik menyalahkannya. Tidak mudah, harus mau korban, (korban perasaan, sungkan, dll) baru akan berdiri tem-bok pemisah, dan kita dapat bertumbuh sampai kepada ke-sempurnaan, Pengantin Kristus. Kita memang harus terpisah dari dunia dan dosa. 2Kor 6:17 KJI; Yes 52:11. Suci berarti diasingkan. Tanpa mau diasingkan, tanpa mau mendirikan tembok, tidak mungkin kita dapat disucikan. Jangan bercam-pur baur, baik dalam sikap. Dalam pergaulan 1Kor 15:33 KJI juga dalam perbuatan Tit 1:16 KJI. Jangan bersekutu dengan mereka yang seperti ini. Harus ada beda, ada batas dengan orang-orang dunia, dengan dosa, dengan jalan ke neraka. Kalau tidak, maka dosa masuk diam-diam tanpa perang, tahu-tahu Yerusalem jadi najis dan Allah meninggalkan Israel. Kalau Allah meninggalkan kita, maka semua ibadat kita akan sia-sia. Jangan seperti Simson yang tidak sadar, tidak tahu Allah sudah meninggalkan dia. Hak 16:20 sebab Simson tidak mempunyai batas dalam bergaul dan dalam naluri-nalurinya.
Bagaimana mendirikan tembok ini?
- Harus tahu batas antara apa yang berkenan kepada Allah dan yang tidak memperkenankannya. Hanya Firman Tuhan yang dapat memberitahukan ini, dalam urapan Roh Kudus Maz 119:105
- Harus mau korban untuk membangun tembok batas ini, sebab ini bertentangan dengan daging kita. Gal 5:16-17 KJI. Harus mau hidup sesuai dengan Firman Tuhan Maz 119:9.
- Harus mau disucikan dalam segala segi kehidupan kita 1Pet 1:15 KJI
Sebab itu harus ada tembok batas dalam hidup sehari-hari. Dengan demikian, rohani dapat stabil dalam kesucian, lalu tumbuh kepada kesempurnaan. Jangan malas membangun tembok batas, kalau tidak, maka iblis akan masuk dan membi-nasakan. Pintu Gerbang = Tempat keluar masuk manusia, binatang, dll, tetapi terbatas. Pintu Gerbang ini yang menentu-kan apa yang boleh masuk dan keluar. Kalau Pintu Gerbang rusak, maka: Musuh akan mudah masuk, pencuri akan bebas keluar masuk dan kota akan menjadi kacau. Sebab itu Pintu Gerbang harus dijaga.Kalau yang berkuasa di Pintu Gerbang orang-orang yang suci, maka perkara-perkara yang najis tidak diperbolehkan masuk.
Mengapa ada pintu? Dengan adanya pintu tidak semua boleh keluar masuk dengan bebas, ada saringan, ada syarat-syaratnya.
Apalagi untuk menjadi Yerusalem Baru jelas ada syarat-syarat-nya dalam: Wah 21:27 KJI. Semua perkara dosa sama sekali tidak boleh masuk, sebab ini tingkatan tahta Allah, mutlak sempurna, tidak ada dosa. Jika Yerusalem jasmani memiliki pintu-pintu yang harus dijaga, maka hidup kita sebagai Yeru-salem Baru juga memiliki pintu-pintu yang harus dijaga de-ngan lebih sungguh-sungguh lagi.
Pintu apa saja: Mata, Telinga, Mulut.
Pintu Gerbang Mata Mat 6:22-23 KJI. Dosa seringkali dimulai dari melihat Ct: Akhan Yos 7:20-21 lihat jubah buatan Sinear, dan dua ratus syikal perak dan sebatang emas yang lima puluh syikal beratnya; aku mengingininya, Akhirnya di bakar dengan api dan dilempari dengan batu Yos 7:24-25.
Ct: Daud 2Sam 11:2,4 Daud lihat perempuan mandi, jadi jatuh dalam dosa. Akibatnya pedang tidak akan menyingkir dari keturunannya 2Sam 12:9-10. Daud yang mata gelap akhirnya tindakannya menjadi begitu keji, mengambil istri orang dan membunuh suaminya. Sebab itu jaga pintu mata ini dari ton-tonan, HP, media sosial, dll yang menyebabkan mata menjadi jahat, bahkan bisa menjadi buta, sehingga tidak tahu bahwa apa yang sudah dilaku-kannya adalah salah dihadapan Tuhan, Seperti Jemaat di Laodikea Wah 3:17. Orang yang buta aki–batnya takut, bingung harus berbuat apa, putus asa, stress, mati; Orang yang bisa melihat hidupnya jadi tenang, tahu bagaimana bersikap, ada pertolongan, terang, ada damai, hidup. Ct: Pelayan Elisa dan Elisa 2Raja 6:15-16. Orang Israel dan Musa Kel 14:9-14
Bagaimana mata kita menjadi baik?
- Limpah dengan FT Maz 19:9 … membuat mata berca-haya. Firman Tuhan itu menerangkan mata kita, Maz 119:105.
- Pengurapan RK membuat mata kita celik Wah 3:18c se-hingga tahu “sambungan-nya”. Lihat Delila dicungkil mata-nya; Mencuri seperti Akhan dilempar batu.
- Doa minta Tuhan celikkan mata kita 2Raja 6:17
Ny: Celikkanlah mata hatiku
Pintu Gerbang Telinga. Luk 8:18 KJI Sebab itu perhatikan ba–gaimana kamu mendengar.
Bukan hanya mendengar tetapi bagaimana cara mendengar, sebab apa yang masuk dalam telinga kita itu membentuk ke-hidupan kita. Roma 10:17 KJI Jadi, iman itu datang dari pen–dengaran, dan pendengaran dari Firman Allah. Di saat kita mendengar Firman Tuhan/ suara Tuhan maka hati kita dikuat-kan, iman kita timbul, sebab berarti Allah mau memimpin kita, Allah mau bekerja-sama dengan kita untuk melakukan per-kara-perkara yang besar. Mulailah bertindak, melangkah, laku-kan Firman Tuhan, maka kita akan melihat Firman Tuhan dige-napi di dalam kehidupan kita. Ct: Petrus berjalan di atas air sesuai dengan Firman Tuhan Mat 14:28-29 KJV. Tetapi kalau tidak bisa mendengar Firman Tuhan maka akan seperti Saul jadi takut dan gentar, sebab berjalan sendiri dan masalahnya begitu besar. 1Sam 28:6 Saul tidak bisa mendengar suara Tuhan sebab Saul berkali-kali tidak mau taat akan perintah Allah. Disuruh menumpas Amalek 1Sam 15:3, tidak dikerjakan. Saul membunuh 85 imam dan penduduk di Nob 1Sam 22:18-19. Saul pergi ke dukun di En dor
Samuel yang sejak kecil sudah bisa mendengar suara Tuhan (1Sam 3:10). Samuel yang peka mau mendengar suara Tuhan dan mentaatinya, maka hidupnya dipakai oleh Tuhan dengan luar biasa. Tuhan Yesus berkata: “Siapa yang bertelinga, hen-daklah ia mendengar.” Mat 11:15 KJI. Perhatikan telinga roha-ni, jaga baik-baik, jangan ijinkan dusta, bohong, benci, fitnah, masuk dalam telinga kita, tetapi dengarlah Firman Tuhan, lakukan, maka kita akan melihat karya Tuhan yang luar biasa.
2Tim 4:3 KJI …, mereka mengumpulan baginya guru-guru, karena bertelinga gatal. Akibatnya mereka bukan lagi mencari kebenaran; tetapi mencari apa yang enak di dengar, yang se-nang, yang lucu, yang bisa membenarkan perbuatan mereka sendiri, bukan menegur. 2Tim 4:4 KJI Dan mereka akan me-malingkan telinganya dari kebenaran dan menyimpang kepada cerita-cerita bohong. Sebab itu, telinga ini perlu dijaga jangan sampai seperti bangsa Israel, ketika mendengar laporan dari 10 pengintai (Bil 13:32-33) kabar busuk yang disampaikan dan diri mereka seperti belalang. Akhirnya mereka menangis ma-lam itu. Bil 14:1. Sebab mereka lebih percaya suara pengintai daripada janji Tuhan. Tetapi kalau kita bisa mendengar Firman Tuhan, maka timbul Iman di dalam kehidupan kita. Rom 10:17 hati kita dikuatkan, iman kita timbul sebab Allah mau me-mimpin kita, Allah mau bekerja sama dengan kita untuk mela-kukan perkara-perkara yang besar
Jangan ijinkan semua didengar, semua masuk, tetapi saring dengan ketat, supaya Bait Allah tetap kudus dan kita terus tumbuh sampai menjadi mempelai Kristus. Setan seringkali tidak langsung menyerang, dia hanya dengan membisikkan tipu daya atau dusta saja, maka orang itu akan jatuh.
Pintu Gerbang Mulut. Maz 141:3
Daud minta kepada Tuhan supaya turut serta menjaga mulut-nya; sebab kadang-kadang mulut ini berbicara tanpa pikir pan-jang, emosi, apalagi kalau beri tempat pada iblis, sehingga ka-ta-katanya menjadi dosa. Mat 15:18-19 KJI. Hidupnya menjadi najis sebab tidak bisa menjaga mulut, kata-katanya kotor, kasar, cabul, najis, bohong, fitnah dan sebagainya. Sebab sum-ber utamanya yaitu hati belum dibereskan. Luk 6:45 KJI. Yang diucapkan mulut meluap dari hati.
Kalau hatinya pahit, benci, maka kata-katanya kebencian dan kepahitan. Kalau hatinya penuh kasih, maka kata-katanya yang keluar juga penuh kasih. Kalau hatinya penuh dengan Firman Tuhan dalam urapan Roh Kudus, maka kata-katanya penuh dengan iman, pengharapan, sebab apa yang ada dalam hati meluap keluar melalui mulut. Bereskan hati ini. Minta Tuhan sucikan hatiku Perbaharui hatiku jamah hatiku ubah hatiku menjadi hati yang baru Seperti hatimu kalau hati kita baik maka yang keluar juga baik. Yeh 11:19.
Mulut perlu dijaga sebab. Ams 18:21
Siapa suka menggemakannya akan memakan buahnya.
Ams 12:18 TL (TB mendatangkan kesembuhan) Hidup artinya perkataan dapat memberi kehidupan pengharapan dan ke-sembuhan. Orang akan sangat senang bahkan mengharapkan bila waktu sakit, sudah tidak berdaya lalu ada orang yang mau mendoakan. Ct Musa. Ketika bangsa Israel panik ketakutan melihat tentara Mesir mengejar mereka Musa berkata dalam Kel 14:13-14 jangan takut berdirilah tetap dan lihatlah kese-lamatan dari Tuhan. Kata-kata Musa dapat memberikan kete-nengan kepada mereka yang takut Ct: Tuhan Yesus. Waktu murid-murid takut karena ada badai waktu melihat Tuhan Yesus berjalan di atas air dalam Mat 14:27 Tuhan berkata “Tetapkan hatimu! Inilah Aku, jangan takut.”Kata-kata Tuhan Yesus mengusir ketakutan dan memberikan kedamaian buat murid-murid. Ct: Paulus. Waktu penumpang kapal dihantam badai, mereka semua putus asa Paulus menguatkan mereka dengan berkata dalam Kisah 27:22 Dan sekarang saya mena-sihati kamu supaya kamu bergembiralah, sebab tidak akan ada nyawa yang hilang dari antara kamu kecuali kapal ini. Kata-kata Paulus memulihkan keberanian mereka; jadi perkataan ini memberikan kehidupan Perkataan mulut ini juga dapat membawa kehancuran luka dan kematian dalam Yak 3:5-6 lidah kecil tetapi dapat menyalakan api besar zaman kita ada yang namanya provokator menghasut orang atau masa se-hingga jadi marah emosi beringas lalu merusak membakar milik orang lain.
Ams 13:3 Siapa menjaga mulutnya, memelihara nyawanya, siapa yang lebar bibir, akan ditimpa kebinasaan. Ini berarti kita akan menuai hasil dari perbuatan kita sendiri apa yang kita tabur itu juga yang akan dituainya Gal 6:7 KJI. Kalau orang itu suka marah-marah orang akan tidak berani dekat-dekat kalau orang itu suka fitnah dia akan dijauhi orang tapi kalau orang itu suka menguatkan orang akan menghormati dan menga-sihinya, sebab dia jadi berkat. Amsal 21:23
KESIMPULAN
Tembok sudah didirikan dan pintu gerbang sudah dijaga de-ngan baik, maka Yerusalem Baru tempat Allah bertahta akan penuh dengan kemuliaan.
NY: OH YERUSALEM KOTA MULIA
HATIKU RINDU KE SANA
