DOWLOAD FILE PDF CATATAN KHOTBAH IBADAH HARI INI
Tuhan Yesus yang lahir ke dalam dunia, sebelumnya Dia adalah Allah yang Maha Kuasa, Maha Besar, Maha Mu-lia. Allah itu Roh (Yoh 4:24), Dia tinggal di surga yang maha kudus. Untuk menyelamatkan manusia yang ber-dosa yang ada di dalam dunia ini, maka Dia harus rela turun ke dalam dunia dan menjelma menjadi sama dengan manusia, memakai tubuh yang ada daging dan darahnya ini yang penuh dengan kelemahan. Padahal Dia adalah “Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan.”
(Wah 19:16), Dia penuh kemuliaan, keagungan, kehor-matan, penuh kuasa, ini keadaan yang sebenarnya di dalam keadaan surga.
Dalam Filipi 2:7 KJI melainkan menghampakan (mengo–songkan) diri-Nya, dan mengambil rupa seorang hamba, dan dijadikan sama dengan manusia.
Sebab itu Tuhan Yesus datang untuk melayani (Markus 10:45 Sebab Putra manusia pun datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan memberikan hidup-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”)
Sehingga banyak orang saat itu merendahkan Tuhan Yesus, tidak menghargai, maupun menghormatinya, se-bab Tuhan Yesus hanya sebagai hamba. Manusia seringkali memandang rupa orang Yak 2:3 pakain indah duduk di tempat yang baik, yang miskin duduk di bawah, dialas kaki.
Tgl 25 Desember sebagai hari libur nasional, hari Natal, dimana-mana orang tahu ini lahirnya Tuhan Yesus ke dalam dunia, mereka mendekor, menghias, memberi lampu2, begitu indah ada dimana-mana, mal2, jalan2, alun2 ada pohon natal. Umat Kristenpun bersukacita sebab Tuhan Yesus mau lahir mati, menebus dan menyertai kita, banyak acara yang meriah, ramai, sukacita, makan-makan dsbnya.
Padahal 2000 tahun yang lalu waktu Tuhan Yesus lahir keadaanya adalah Ny: Malam kudus, sunyi senyap.
Waktu Tuhan Yesus lahir sambutannya tidak seperti sekarang yang kita alami. Berbeda. Ada yang begitu ketakutan seperti raja Herodes saat itu; ada yang diam saja seperti imam kepala dan ahli Taurat; ada juga yang mencari, menyembah dan memberi yang terbaik se–perti orang majus; ada yang bersukacita dan membe–ritakan kelahirannya seperti para gembala.
Kita akan belajar dari 4 tokoh dalam Alkitab dalam menyambut kelahiran Tuhan Yesus.
- Herodes, dia adalah
- Seorang raja (Matius 2:1 …); Dia terkejut, ketika dia mendengar kabar dari orang Majus dalam Matius 2:2 … “Dimanakah Dia, raja orang Yahudi yang baru di–lahirkan itu? Dia langsung terkejut ay 3; Herodes terkejut sebab dia adalah raja saat itu dan dikatakan ada raja orang Yahudi yang baru dilahirkan, dengan kata lain ada raja yang akan menggantikan posisinya sekarang, posisinya betul2 terancam, sebab dia bukan orang Yahudi dia bukan dipilih oleh rakyat, tetapi diangkat oleh pemerintahan Romawi. Sebab itu waktu Tuhan Yesus lahir, Herodes takut kehila-ngan kekuasaannya, takut kehilangan ketenarannya, takut kehilangan kenyamannya, takut kehilangan pe-ngaruhnya. Dia merasa kelahiran Tuhan Yesus ini menggangu kepentingan pribadinya.
- Oleh sebab itu Herodes suka menyelidiki dengan teliti dan bergairah (Matius 2:7 Kemudian ketika Herodes memanggil orang-orang majus itu secara rahasia, bertanyalah ia dengan teliti bilamana bin–tang itu kelihatan). tetapi bukan untuk menyembah, melainkan untuk membunuh, Mengapa? Sebab Herodes hidup dalam dosa. . Tetapi orang yang keras hati dalam dosa, maka Firman Tuhan digunakan me-nurut kehendak dagingnya. (Matius 7:6) Ini seperti babi yang menginjak-injak Firman Tuhan dan berbalik menyerang dengan semua pengertian yang dida-patkan. Seperti Iblis juga tahu Firman Tuhan, tetapi bukan untuk mentaati, melainkan iblis memakainya untuk mencobai putra manusia (Mat 4:6). Orang yang suka menyelidiki dan mengerti Firman Tuhan lalu mau mentaatinya maka hidupnya akan berubah se-perti Firman Tuhan dan itu indah sekali. Tetapi di sini Herodes menyelidiki dengan tujuan jahat yaitu su-paya tahu kira-kira umur berapa sekarang bayi yang akan jadi raja orang Yahudi itu dan dia (Herodes) akan bunuh Dia. Akhirnya ketemu angka sekitar dua tahun kebawah (Mat 2:16), maka Herodes perin-tahkan dengan kejam untuk bunuh semua anak umur 2 tahun ke bawah di Betlehem dan seluruh daerah-nya. Jangan tinggal di dalam dosa, itu membuat pertumbuhan yang jelek dan jahat seperti Herodes. Juga banyak orang Kristen yang hanya belajar Firman Tuhan, tetapi tidak sampai pada pengenalan yang betul (2Tim 3:7 Selalu belajar tetapi tidak pernah mengenal kebenaran).
- Herodes ini juga orang yang munafik, penuh san–diwara, mau menyembah Tuhan Yesus (Matius 2:8) sebab itu Herodes pura-pura ingin menyembah, tetapi sebenarnya mau membunuh Tuhan Yesus (Mat 2:13 …).
Jadi sambutan raja Herodes terhadap kelahiran Tuhan Yesus adalan dia ketakutan kehilangan tahtanya, dia marah dan membunuh anak-anak dibawah umur dua tahun.
- Imam kepala dan ahli Taurat. Seharusnya mereka yang paling siap untuk menyambut Mesias yang dijanjikan itu tetapi justru mereka tidak bergerak sama sekali. Mengapa?
- Mereka mengetahui Firman, tetapi tidak mencari Tuhan (Matius 2:4-6) Mereka tahu firman, mereka hafal nubuatan, mereka mengerti secara teologi, tetapi tidak satupun pergi ke Betlehem. Padahal jarak dari Yerusalem ke Betlehem sekitar 9 km dengan ber-jalan kaki hanya perlu waktu sekitar 2 jam saja, tidak terlalu jauh. Tetapi tidak satupun dari mereka yang pergi mencari Tuhan Yesus, sebab hati mereka dingin (Mat 15:8).
- Mereka sibuk dengan agama, tetapi tidak mengenal Allah. Imam kepala dan ahli Taurat adalah orang yang paling aktif dalam kegiatan keagamaan, mereka me-mimpin ibadah, mengajar Taurat, mengurus Bait Allah, melakukan ibadah. Tetapi ketika Mesias lahir mereka tidak peduli. Mereka sibuk dengan agama tetapi tidak sibuk mencari Allah. Demikianlah orang yang melayani Tuhan tetapi tidak datang dekat kepada Tuhan.
- Mereka lebih takut manusia daripada takut akan Tuhan. Karakter mereka takut kepada Herodes, takut kehilangan jabatan, takut pada tekanan sosial tetapi tidak takut Tuhan. Karena itu ketika Herodes berta-nya mereka menjawab benar, tetapi tidak berani melangkah ke Beltehem, tidak berani mencari Mesias, tidak berani berdiri untuk kebenaran.
- Mereka merasa tidak perlu Mesias, sebab bagi imam kepala: Hidupnya sudah merasa nyaman, jabatannya sudah tinggi, mereka dihormati rakyat, mereka me-rasa paling benar, dan mereka merasa sudah rohani. Orang yang merasa dirinya tidak membutuhkan Mesias, mereka tidak akan menemukan Mesias seka-lipun Mesias ada di sebelahnya. Sebab itu waktu Tuhan Yesus berada di Bait Allah di Yerusalem waktu umur 40 hari, membawa persembahan burung mer-pati, mereka tidak tahu, yang tahu hanya Simeon dan Nabiah Hana Luk 2:22-38.
Hanya orang yang penuh dan dipimpin Roh Kudus sepe-rti Simeon dan nabiah Hana yang tahu bahwa bayi Yesus adalah Mesias, Juruselamat dunia. Imam kepala dan ahli Taurat mereka tahu tempatnya, tetapi tidak tahu siapa orangnya, sebab itu mereka tidak menyambut Mesias yang sudah dekat dengan mereka.
- Orang majus,
Waktu Tuhan Yesus lahir tiba-tiba muncullah bintang di Timur memimpin orang majus yang dari timur. Sikap orang majus dari Timur adalah:
- Mencari (Mat 2:2). Mereka bukan orang Yahudi atau Israel tetapi mereka mencari raja orang Yahudi. Mereka adalah orang2 yang terpelajar yang menda-lami tentang Astrologi/ Ilmu tentang bintang. Jadi mereka ini orang pintar. Meskipun jauh dari Timur, mungkin ratusan/ ribuan kilometer perjalanannya, mereka tidak putus asa, mereka rindu untuk mencari raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Timur di sini kemungkinan adalah Babel sebab orang2 Yahudi pernah ditawan di Babel oleh raja Nebukadnesar. Dalam tawanan ada Daniel yan bisa memberitahukan mimpi raja Nebukadnesar dan mengartikannya se-hingga Daniel diangkat menjadi kepala semua orang bijaksana di Babel (Daniel 2:48) Kemungkinan orang majus ini adalah salah satu keturunan juga dari orang pandai yang ada di Babel sehingga tahu ten–tang nubuatan minggu ke 70 Daniel yang dikatakan dalam (Daniel 9:25). Jadi kita melihat dari nubuatan Daniel ini yang sudah ditulis ada seorang yang akan diurapi yang akan menjadi penguasa dan tiba-tiba muncul sebuah bintang yang ajaib di timur, mereka pun langsung menghubungkan dengan nubuatan dalam (Bilangan 24:17 … ) Jadi mereka memutuskan untuk mencari yang diurapi/ Mesias yang akan menjadi raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu.
Jadi orang majus ini bukan orang Yahudi tetapi orang bijaksana yang ada di Babel yang dia rindu mencari kebenaran dia rindu mau menyembah Allahnya orang Israel, meskipun jauh, mereka terus mencari. (Mat 7:7 …). Mereka mencari dengan petunjuk dari bin-tang. Bintang ini bisa berjalan menuntun orang majus dari timur (Matius 2:9 …); bintang ini juga bisa hilang waktu tiba di Yerusalem dan orang majus bertanya kepada Herodes; setelah mereka keluar dari Herodes barulah bintang itu muncul kembali (Matius 2:10) dan Bintang ini juga bisa menunjukkan tempat di mana Putra manusia Yesus berada (Matius 2:9 …)
Ny: Terang Mulia terang Mulia satu bintang ber-cahaya orang majus yang termasyur dihantarnya dari Timur ke tempat Anak Allah.
Bintang ini bukan seperti bintang yang di langit yang semua orang bisa melihatnya waktu langit cerah, tidak ada mendung atau awan yang menutupinya, bukan. Tetapi ini bintang yang khusus yang menun–tun orang majus dari Timur. Mengapa khusus sebab waktu bintang itu muncul kembali dan mereka bersukacita, Herodes, imam kepala, ahli Taurat dan orang2 Yahudi tetap tidak bisa melihat bintang itu dan mereka tidak tahu dimana lokasi tepatnya anak itu sekarang berada.
Sekarang bintang Timur itu sudah ada di dalam kita 2Pet 1:19c TB … dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu. Inilah Roh Kudus yang sudah tinggal di dalam kita (1Kor 6:19). Orang yang dapat berjalan di pimpin Roh, dia akan dapat mengerti rahasia Allah yang dalam-dalam. Orang majus ini percaya akan pimpinan bintang timur, sebab itu ketika bintang itu menunjukkan kepada rumah dimana Tuhan Yesus berada, mereka langsung percaya.
- Datang untuk menyembah Dia (Mat 2:11). Orang majus terhormat, kaya, pintar (sebab itu diterima oleh raja Herodes dan Herodespun menghargai orang majus), melihat anak orang miskin dari keluarga tukang kayu, ketika mereka bertemu meskipun miskin, mereka tetap menyemabah Tuhan Yesus
Ny: Sembah dan puji Dia 3x Sang Raja. - Memberikan pemberian kepada-Nya (Mat 2:11). Orang majus datang tidak dengan tangan kosong, tetapi mereka memberi pemberian yang terbaik. Sebab mereka sangat menghargai bahwa kanak-kanak ini adalah Raja diatas segala raja. Sebab itu pemberiannya adalah yang terbaik yaitu Emas, kemenyan dan Mur
Sambutan orang majus terhadap kelahiran Tuhan Yesus adalah: Mencari, menyembah dan memberi yang terbaik.
- Gembala-gembala, pada waktu Tuhan Yesus lahir merekalah yang pertama kali diberitahu oleh ma–laikat (Lukas 2:8-20, 11). Ny: Malam sunyi senyap bintang2 gemerlap. Bahkan diberi tanda ay 12).
Setelah mendengar berita sukacita dari Malaikat itu mereka segera cepat2 berangkat ay 15-16. Mereka segera mencari dimana ada bayi yang dibedung dan diletakkan di dalam palungan, ketika mereka tiba di Betlehem dan menemukan ada bayi yang berbaring di dalam palungan, mereka segera tahu inilah Dia, Juruselamat dunia, Mesias yang baru dilahirkan itu, seperti yang dikatakan oleh malaikat dan mereka mengatakannya kepada Yusuf dan Maria apa2 yang telah malaikat katakan kepada mereka, sebab apa yang dikatakan oleh malaikat ternyata semuanya tepat terjadi (Lukas 2:20) Setelah bertemu mereka-pun kembali dengan penuh sukacita, sebab punya pengalaman pribadi dengan sang Juruslamat dan merekapun memuliakan Allah, mereka memberi-takan apa yang mereka lihat.
Kesimpulan. Natal memperlihatkan 4 respon manusia terhadap kelahiran Tuhan Yesus:
- Herodes, menolak karena takut kehilangan diri.
- Imam & ahli Taurat, tahu firman tetapi tidak peduli
- Orang majus, mencari dan menyembah.
- Gembala, menerima dengan sukacita dan bersaksi
Ketika Yesus hadir dalam hidup kita, respon manakah yang kita tunjukkan? Mari datang seperti orang majus dan gembala yang menyembah dengan hati yang sederhana dan penuh sukacita.
Nyanyian:
Sambutlah Yesus, Tinggikan Yesus
