M4342 – Bilangan 16:41-50 Menghentikan Bala

I. PENDAHULUAN

Mereka sangat yakin bahwa Musa dan Harun berkomplot jahat mau menguasai seluruh bangsa Israel. Ini seperti suatu usaha coup atas Musa dan pakatan ini kompak sekali, hampir 100% dari mereka setuju untuk melawan Musa dan Harun, tetapi dihukum Allah.  Israel melihatnya hukuman langsung dari Allah. Tetapi mereka masih belum mau berhenti melawan Allah Bil 16:34-35. Esoknya mereka tetap melawan Musa dan Harun dan itu berarti melawan Allah. Lalu datanglah bala kematian, yang akan membunuh semua orang Israel. Tetapi Musa dan Harun berdoa syafaat, membuat grafirat untuk Israel supaya diampuni dan bala itu berhenti, hanya makan korban 14.700, padahal mau dihabiskan semuanya.

II. BALA

Karena dosa-dosa manusia melebihi batas, hukuman bala datang membunuh mereka. Semua yang terjadi itu:

1. Tidak kebetulan.

2. Allah adil dan teliti, sampai satu rambutpun tidak salah Mat 10:30.

3. Allah tidak pernah salah, hukuman datang dengan adil Ay 34:12.

4. Israel keras hati. Mereka sudah melihat hukuman Allah yang luar biasa, tetap berani melawan Allah.

Mereka semua yakin bahwa Musa dan Harun yang salah dan mereka sama-sama sepakat melawannya. Hari-hari ini ada banyak bala selain pandemi. Ada tanah yang terbuka dan makan korban, ada gempa, ada banjir, hujan es batu dan macam-macam malapetaka lain, padahal menurut Firman Tuhan belum saatnya dalam waktu dekat ( 1 atau 2 tahun Tuhan datang ). Bala dalam Bil 16 ini jauh lebih dahsyat, dalam beberapa menit yang mati sudah hampir 15.000 orang dan tidak ada yang bisa menolong. Kita tidak tahu mengapa, tetapi tentu karena dosa dari orang dosa dan orang beriman. LGBT bisa menarik hukuman Sodom, belum lagi yang lain.

III. PRINSIP MENGHADAPI BALA

DAN MALAPETAKA

Allah yang maha kuasa, maha besar itu maha adil. Ia tidak akan salah menghukum. Ada begitu banyak orang benar dan orang dosa, tidak mungkin Allah menyamaratakan orang benar dan orang dosa Kej 18:23.

Sekalipun hanya 1 orang benar dalam dunia, tidak mungkin ia dihukum bersama-sama dengan orang berdosa, apalagi pasti ada banyak anak-anak Allah yang suci dan penuh Roh Kudus di seluruh dunia. Orang benar tetap bisa kena akibat bala yang terjadi di sekitarnya, Tuhan izinkan ini jadi pencobaan dan ujian baginya. Tuhan tidak menyingkirkan orang benar dari sikon bala yang dahsyat, sebab Tuhan sanggup menjaga orang benar Maz 91:7, Mat 4:7. Dan orang benar harus tetap benar dan lulus, maka ia akan terlepas dari semua celaka yang terjadi dan meningkat makin tinggi dalam penamatan rencana Allah.

Orang berdosa atau orang beriman yang jatuh dalam dosa, harus segera dibereskan Ibr 3:15. Jangan tunggu terlambat seperti Israel, mereka dijatuhi hukuman lain lagi selain bala ini Bil 14:22,34. Tetapi selama masih hidup, kalau sungguh-sungguh bertobat, masih bisa lolos. Bala itu sebetulnya untuk orang-orang tertentu, tetapi kalau orang beriman ikut berdosa atau yang jatuh dalam dosa, tidak bertobat, bisa kena. Di sini orang-orang Israel ikut berdosa, sehingga juga kena hukumannya. Tidak ada orang bisa melawan keputusan Hakim segala hakim. Sebab itu takutlah akan Tuhan, hiduplah sungguh-sungguh benar dan taat akan Firman Tuhan dalam pimpinan Roh Kudus. Kalau berdosa, bertobat sungguh-sungguh, jangan ikut-ikutan berontak melawan yang benar padahal pendirian dan pengertiannya salah. Jangan terlambat bertobat!

Orang benar itu tampak dari kasihnya, menolong saudara-saudara yang lain dan terus pegang trio senantiasa 1Tes 5:16-18 ( Lihat M4338 ). Orang yang hidup benar itu tampak dari kasihnya, yaitu mengampuni orang yang bersalah kepadanya, dan justru menolongnya. Kalau tidak ada kasih berarti hidupnya tidak benar. Yusuf mengampuni semua kakak-kakaknya tanpa kecuali, Daud mengampuni musuh besarnya yaitu Saul. Jangan hanya mengandalkan kebenaran, tetapi ada kasih yang nyata. Sebab kalau seorang benar dan taat akan Firman Tuhan, hasilnya akan ada kasih Mat 22:37-40, Luk 10:26-27.

Jangan salah seperti Korah, Datan, dan Abiram dan 250 penghulu Israel yang tetap keras hati padahal pengertian salah, tuduhannya tidak betul, akhirnya mereka binasa.

Apakah semua orang yang kena penyakit apalagi mati dalam saat ada bala itu berdosa? Mati itu suatu misteri, seringkali kita tidak tahu semua rahasia di dalamnya, mungkin juga jatah umurnya habis. 

Apalagi seperti Pandemi hampir 2 tahun, pasti pada waktu ini ada orang yang memang jatah umurnya habis, mati bukan karena bala, sekalipun mungkin kena penyakit, kalau waktunya habis seperti Elisa, kena penyakit yang membawa matinya, padahal tidak berdosa, sampai mayatnya bisa membangkitkan orang mati! 2 Raj 13:14,21. Ada orang mati muda karena indah di hadapan Tuhan 1Raj 14:13. Jangan menuduh atau menghakimi orang, tetapi kuatkan, doakan dan tolong mereka.

Untuk pandemi Covid-19, ada banyak  orang beriman yang sakit dan sembuh. Bagaimanapun juga, kita harus selalu memeriksa diri dan tetap hidup benar di hadapan Tuhan dan memakai iman kita, sebab kita menerima sesuai dengan iman kita Mat 8:13. Percayalah bahwa janji kesembuhan Tuhan tetap berlaku. 1 Pet 2:24, Kel 15:26, Mat 15:26, 3 Yoh 2 dll.

Sebab itu yang penting kalau ada dosa bereskan, sehingga kalau jatah umur habis, mati masuk Surga, jangan sampai terhilang dan kedua bisa dapat ekstra umur ( seperti Yunus ) dan kesembuhan.Kalau sudah beres dosanya, Tuhan besrta kita, kita tidak takut, sebab kalau Alalh beserta kita, siapa lawan kita Rom 8:31, 1 Pet 3:12. Jangan takut lihat fakta yang ganas dari bala, tetapi tetap hidup benar, Tuhan tidak akan menyamakan orang benar dan orang dosa.

BIL 16:41-43

ISRAEL BODOH, KERAS HATI DAN MELAWAN ALLAH

Sudah lihat “mujizat hukuman” yang dahsyat berkali-kali, dan kemarin baru melihat perkara dahsyat, sekarang masih berani melawan Allah, bahkan pada waktu ituTuhan datang lagi dalam kemuliaan-Nya. Orang-orang ini buta karena keras hati, tetap melawan Musa dan Harun yang sudah nyata-nyata dibenarkan oleh Tuhan. Umat Tuhan binasa karena kebodohannya Hos 4:6, Mrk 12:24. Jangan berkeras hati dalam dosa. Dalam Pandemi ini kita melihat “bala” yang dahsyat. Hampir semua orang, seumur hidupnya tidak pernah mengalami seperti ini. Apakah kita masih berani berdosa dan tidak bertobat sungguh-sungguh?

BIL 16:44-45. HUKUMAN JATUH

Banyak yang bodoh dan jahat, tetapi pasti ada yang masih hidup benar. Tetapi sayang mereka membisu seperti anjing kelu, Yes 56:10. Bicara, beri nasehat dan tolong orang yang berdosa. Sebab hukuman Tuhan masih bisa ditawar. Harun dan Musa berani melawan semua yang salah. Jangan diam, berdoa dalam Roh dan kebenaran, minta hikmat dan kuasa Tuhan, supaya bisa menolong menggarami mereka, itu bisa mengerem dan membatalkan hukuman Allah dan menobatkan orang-orang di dekat kita.

BIL 16:46-47

BAGAIMANA MENCEGAH DAN MENGHENTIKAN BALA

Orang-orang Israel berbuat dosa melebihi batas, Allah sudah begitu sabar, tetapi mereka melewati batas kesabaran dan kemurahan Tuhan sehingga hukuman jatuh. Tidak disebutkan macamnya bala, tetapi orang-orangnya langsung mati. Bala semacam ini paling dahsyat, sebab tanpa penyakit tertentu dan berjalan bukan karena penularan, langsung mati sebab hukuman Allah atas orang-orang yang berdosa melebihi batas.

Bala ini begitu cepat sebab yang mati bukan beberapa orang, tetapi ribuan, jumlah terakhir 14.700 orang. Cepat dan dahsyat sekali, tanpa bisa ditolong, semua di kiri kanannya mati begitu banyak. Lalu Musa menyuruh Harun ambil pedupaan dari Mezbah lalu membakar dupa dan membuat grafirat untuk orang yang kena bala ini. Harun segera melakukannya dan datang di antara orang-orang Israel, dan bala itu berhenti pada tempat Harun berdiri.

Prinsip doa syafaat

Bagaimana caranya Harun membuat korban grafirat ini? Dengan membakar dupa di atas pedupaan dari Mezbah. Ini menceritakan tentang doa syafaat untuk orang-orang berdosa dan orang beriman yang kena hukuman. Seperti Abraham berdoa syafaat untuk Lot yang ada dalam hukuman di Sodom Kej 18:23-33. Lot lepas dari hukuman Sodom itu karena doa syafaat Abraham Kej 19:29. Seharusnya Lot kena hukuman dan mati, tetapi karena doa syafaat Abraham ia lepas. Tetapi ini bukan berarti dia terus selamat. Doa syafaat itu hanya menunda hukuman, dan itu adalah kesempatan untuk bertobat. Kalau dalam penundaan ini, orang itu tetap tidak mau bertobat, maka akhirnya ia tetap binasa. Tetapi kalau langsung mau bertobat seperti Niniwe  hukumannya lepas, bebas! Juga raja Nebukadnezar, Naaman mau percaya, sehingga juga menerima keselamatan sekalipun bukan orang Israel, tetapi Belsyasar tidak mau bertobat dan binasa!

BIL 16:48. HARUN BERDIRI DIANTARA YANG HIDUP DAN MATI

Semua tidak ada yang kebetulan. Siapa yang hidup dan yang mati, Tuhan tidak pernah salah. Meskipun rasa-rasanya Harun perlu waktu untuk lari mengambil pedupaan, api dan dupa untuk membuat grafirat yaitu doa syafaat bagi umat Israel, sehingga bala itu sudah jalan dan makan korban, tetapi semua itu ada dalam tangan Tuhan. Begitu juga bedanya nasib Nebukadnezar dan Belsyasar itu ada sebabnya, yaitu mau bertobat. Umat Tuhan perlu menasehati dan mengingatkan orang-orang untuk sungguh-sungguh bertobat dan terus hidup benar di hadapan Allah, supaya jangan tertipu oleh iblis dan kehilangan kesempatan dan keselamatannya.

Beritakan kabar kesukaan, supaya orang-orang yang mau bertobat, dapat anugerah Tuhan, dilepaskan dari bala dan dapat keselamatan. Baik untuk keluarga, kelompok kecil, anggota Gereja, istimewa yang undur dan siapa saja yang berhubungan dengan kita asal mau percaya dan bertobat!

BIL 16:49-50. MENGHENTIKAN BALA

Seharusnya semua orang kena bala dan mati. Tetapi dalam grafirat ( atau doa syafaat ) yang dilakukan Harun, maka tidak semua mati kena bala, hanya 14.700. Bala bisa dihentikan oleh doa syafaat umat Tuhan yang adalah imam-imam di hadapan Allah Wah 1:6, 1Pet 2:9. Seperti Lot lepas dari hukuman Sodom, karena doa syafaat Abraham.

Bagaimana kita bisa menghentikan bala yang dahsyat ini? Allah memang tidak ingin seorangpun binasa 2 Pet 3:9, Yoh 3:16. Tetapi orangnya sendiri harus mau percaya, bertobat dan tetap setia sampai mati. Harus ada kemauan dari pihak manusia.

1. Untuk pribadi kita sendiri. Semua harus memeriksa diri.

a. Kalau kita hidup benar, jangan kuatir, Allah adil, Ia tidak akan menghukum orang benar dan orang salah bersama-sama Kej 18:23. Orang benar pasti ditolong-Nya, pasti! Rom 8:31. Hiduplah benar terus menerus, pasti bisa, ini kehendak Allah Rom 6:2, Yoh 8:36, Gal 5:1. Jangan ada dusta dan siasat jahat, sekalipun dalam pikiran Gal 5:24. Allah lihat semua itu dan itu menarik macam-macam bala datang dalam hidup kita. Takutlah akan Allah, jangan buta melihat “mujizat bala” yang begitu dahsyat. Jangan ada kebencian, iri, zina, sekalipun hanya dalam hati ( pornografi ). Buang segala dosa suka puji dan cinta uang, apalagi sudah tahu bahwa itu semua dosa. Anak-anak yang kurang ajar, suami atau istri yang punya niat jahat, pelayanan yang tidak tulus dll, dll! Takutlah akan Allah, jangan buta dengan fakta bala di muka kita, sekalipun belum separah bala Bil 16 yang khusus untuk umat Tuhan! Bala-bala ini jelas ada di dalam koran sudah 1 tahun lebih.

Kalau kena sakit atau penderitaan karena sikon yang jahat dan tetap hidup benar di hadapan Allah, serta bersyukur, tidak bersungut-sungut seperti Ayub, ia akan lulus dalam ujiannya dan akhirnya semua akan menjadi kebaikan baginya Rom 8:28, ia akan naik kelas dan makin meningkat. Ayub sembuh dan Tuhan mengangkatnya kembali dan diberkati limpah.

b. Kalau ada salah, kena atau tidak kena bala, segera bertobat, maka Allah yang setia pada janjiNya dan adil akan menyucikan dan melepaskan dari segala bala yang ada.Kalau toh kena bala yang terjadi, kalau hidup benar atau sudah diampuni, ia akan sembuh seperti Ayub yang hidup benar dan lulus ujian, atau seperti Yunus yang berdosa, Tuhan ampuni dan ia lepas dari bencananya. Kalau jatah waktunya habis seperti penjahat yang dihukum mati, maka ia tidak dilepaskan sehingga mati, tetapi selamat kekal Luk 23:43. Memang ada batas waktu kemurahan Tuhan dan jatah umur, meskipun kita tidak tahu Yak 4:14, tetapi Allah adil dan setia pada janji-janjiNya, sebab itu hiduplah benar senantiasa; Yang berdosa, sungguh-sungguh bertobat dan percaya akan kuasa bilur-Nya, maka penyakit disembuhkan atau bencana dilepaskan, bahkan Tuhan bisa menambah umur kita.

2. Untuk saudara-saudara kita yang lain. Orang-orang benar akan ada kasih, sehingga terbeban untuk berdoa syafaat untuk mereka seperti Musa dan Harun, baik untuk keluarga, kelompok kecil, jemaat, bahkan juga bersusah payah untuk musuh-musuh yang jahat sekali. Ini tanda orang benar, ada kasih Allah di dalamnya Luk 10:27. Tuhan akan menguatkan dan menyembuhkan yang benar seperti Ayub dan Tuhan akan melepaskan orang-orang yang kena bencana karena doa syafaat yang kita naikkan seperti Abraham, kesempatan ditambah, kesempatan untuk bertobat sungguh-sungguh.

3. Pedupaan dari Mezbah Dupa.

Inilah doa syafaat dalam Roh dan kebenaran, dengan dupa yang terus naik di hadapan Tuhan. Doa orang benar itu besar kuasanya Yak 5:16. Dengan saling mendoakan, lebih-lebih oleh pemimpin-pemimpinnya, orang-orang dalam rumah, dan Gereja, juga untuk saudara-saudara yang menjahati kita, bahkan untuk bangsa dan negara kita, berdoa terus menerus sebisa-bisanya. Ini akan membantu saudara-saudara kita terlepas dari bala dan pekerjaan setan. Doakan dan kuatkan supaya tumbuh imannya dan lepas dari segala bala dan diselamatkan, Ia semua bukan kebetulan, tetapi kesempatan yang diatur dan disediakan Allah bagi kita, yang mau terus hidup dalam rencana Allah Ef 2:10. Sekaligus dengan ini kita akan makin berkenan pada Tuhan dan tumbuh. Lebih-lebih dalam sistem penggembalaan dan kelompok kecil Kel 18:21. Kita saling tolong menolong baik secara jasmani istimewa secara rohani dalam tubuh Kristus.

Lebih-lebih berdoa syafaat bersama-sama. Persekutuan yang betul itu memberi hasil yang lebih besar Im 26:8. Kita berdoa bersama-sama. Sesudah bala berhenti, Harun kembali ke Pintu Kemah dan tampak angka yang dahsyat itu, 14.700 orang mati, tetapi yang lain lepas dari bala tsb. Sesudah ini masih terjadi beberapa pelanggaran dan bala lagi, sebab semua yang terlepas waktu ini tidak semua bertobat seperti Lot dan akhirnya binasa, tetapi yang bertobat selamat!

4. Harun yang melakukannya.

Harun adalah imam besar. Kita ini adalah imam-imam dan raja-raja di hadapan Allah Wah 1:6, 1 Pet 2:9. Kita yang dipakai Tuhan untuk memasyurkan kebaikan Tuhan. Sebab itu pakai kesempatan yang ada di sekitar kita, apalagi untuk orang-orang yang jadi tanggung jawab kita, domba-domba yang Tuhan bebankan atas kita Yoh 21:15-17. Dengan kuasa, hikmat dan kasih Kristus Luk 10:27. Naikkan doa syafaat. Baik sebagai kepala keluarga atau anggota keluarga, semua boleh dan wajib melakukan, apalagi bersama-sama untuk semua orang 1 Tim 2:1. Sebab semua ini tidak kebetulan, tetapi menjadi rezeki rohani dan beban kita Yoh 4:32. Juga dalam kelompok kecil dan dalam Gereja,  untuk semua saudara-saudara kita, bahkan untuk orang-orang yang menjahati kita berbuatlah kebaikan Mat 5:44, Rom 12:14,20; Luk 23:34, Gal 6:9-10. Kita perlu saling mendoakan satu sama lain 1 Tes 5:25. Jangan hanya memikirkan diri sendiri Fil 2:4, lebih-lebih orang-orang yang menjadi beban kita.

KESIMPULAN

Semua bala ada sebabnya dan semua dalam tangan, dan kuasa Tuhan, meskipun bukan kehendak Tuhan untuk menghukum, seperti anak-anak Ayub, iblis. Percayalah akan kuasa kesembuhan Tuhan. Yang tidak percaya, rugi! Mat 8:13; 9:29. Tetapi jangan lupa bertobat sungguh-sungguh, jangan ada dosa apapun, jangan keras hati dan pakai macam-macam alasan untuk tetap hidup dalam dosa, sumber dari segala bala! Allah itu betul-betul Maha tahu dan Maha adil; sebab itu jangan coba-coba menipu Allah. Jangan pura-pura atau siluman. Selama masih hidup masih ada kesempatan, tetapi orang yang mati kena bala, kalau tidak bertobat, kesempatannya habis. Bagaimanapun juga kita perlu menolong orang-orang di sekitar kita, bahkan yang Tuhan tunjukkan, meskipun kita tidak tahu apakah mereka yang tertolong akan bertobat atau tidak, akan setia sampai akhir atau tidak, tetapi tugas kita hari ini, kita kerjakan tugas kita baik-baik untuk menolong menyelamatkan dan perlu terus difollow up.

Scroll to Top