M3772 – Yohanes 4:13-14 Perbedaan Perempuan Samaria yang Lama dan yang Baru.

I. PERBEDAAN.
a. Yang baru itu puas dan bersukacita, makin lama makin dalam sampai hidup yang kekal. Tetapi yang lama itu hanya puas sebentar, makin lama makin tidak tentu, kacau dan pahit..
b. Di belakang yang baru ada salib, sehingga ada sungai air hidup yang memancar dalam hatinya sampai hidup yang kekal; di belakang yang lama ada daging yang makin pahit sampai akhirnya tidak ada lagi kesukaan dan kepuasan tetapi ketakutan, kepahitan dan kematian sampai seperti neraka.
c. Perbedaan ini adalah karena yang lama neraka makin lama makin nyata dan yang baru Surga makin lama makin nyata.
II. MENGAPA ORANG BERIMAN TIDAK BISA PUAS DAN SUKACITA?
Kadang2 sudah jadi Kristen, tetapi hidupnya naik turun, jatuh bangun tidak seperti yang dijanjikan Firman Tuhan terus bersukacita dan puas, bahkan makin meningkat sampai hidup yang kekal. Sebabnya adalah karena:
1. Dosa. Ini menjadi gangguan dan yangmenggerogoti hidup Kristen, sehingga tidak bisa ideal seperti yang dikatakan atau dijanjikan Firman Tuhan. Dosa merusak banyak perkara yang baik Pkh 9:18.
2. Tidak percaya akan janji Firman Tuhan. Tidak yakin bisa puas dan sukacita. Mat 8:13. Seringkali tertipu oleh godaan dan pergaulan. Muncul kembali keinginan yang lama dan makin kuat Mat 12:43-45 sehingga tidak bisa puas dengan anggur baru Luk 5:39.
3. Rohani tidak terpelihara, kurang 7 Kebutuhan Pokok Rohani sehingga pergumulan jadi berat, salib makin berat dan sukacita Roh naik turun Mat 11:29-30.
4. Suam. Wah 3:16. Diludahkan Tuhan keluar sehingga kehilangan sejahtera dan sukacita dari Tuhan Pil 4:4,7.
5. Tabiat lama muncul kembali, sebab menuruti daging, tidak dimatikan Rom 6:6; 8:13. Orang dunia hanya melihat sukses, tetapi Tuhan melihat tabiat baru. Di dalam tabiat baru ada sukses, tetapi di dalam sukses tanpa Kristus tidak ada tabiat baru, tetap jadi hamba dosa dan iblis. Sebab itu kita perlu memperhatikan supaya tabiat yang baru tetap ada dan tumbuh dan tabiat yang lama dimatikan dan tidak muncul kembali, terus menerus disangkali. Rom 8:36. Memang cara hidup orang yang berkemenangan adalah terus tekun di jalan sempit, terus tekun menyangkal diri setiap hari seperti domba yang disembelih sepanjang hari setiap hari sampai tembus Tirai atau sampai mati. Ini tekun hidup terus menerus di atas Mezbah Rom 12:1-2.
Di belakang hidup yang selalu puas dan berkemenangan ada salib Luk 9:23, terus di jalan sempit atau di atas Mezbah sehingga tabiat baru itu terus ada, nyata dan bertumbuh dalam setiap segi sampai akhirnya menjadi penuh seperti Kristus. 1Kor 11:1.
Di belakang semuanya ada Kristus yang ada dalam hati kita, memerintah dan menguasai hidup kita Gal 2:20 sehingga hidup ini bukan kita lagi tetapi dikuasai dan diatur Kristus Pil 1:21. Kristus yang menguasai dan mengambil alih hidup ini, maka dengan demikian tabiat baru bisa terus ada, tumbuh makin seperti Kristus.
Kristus adalah kunci dari semuanya, dan sebab itu harus lekat pada Kristus dan 7 KPR terus ada bahkan terus dinikmati. Kalau ada Kristus, bisa bergemar dalam Roh Luk 10:21. Ini bagiannya orang yang percaya, bukan bagiannya orang yang berjalan dengan akal, sehingga menjadi tidak mungkin baginya.
III. DUA ATAU TIGA MACAM ORANG.
Sebenarnya hanya ada dua macam orang yaitu orang lama, anak2 iblis dan orang baru yaitu anak2 Allah. 1Yoh 3:10. Tetapi di dalam Gereja ada dua macam orang percaya yaitu yang tetap dalam tabiat baru dan campuran dengan tabiat dunia. Tetap percaya pada Tuhan, tetapi bercintakan dunia sehingga tabiat baru menjadi bantut sebab kena duri percintaan dunia Mat 13:22.
Kita harus ingat tabiat yang baru itu timbul sebab:
1. Lahir baru 2Kor 5:17, Yoh 3:3,5.
Tabiat yang lama lenyap, tabiat yang baru terbithanya dengan iman, sebab percaya Tuhan Yesus dan mengalami kelahiran baru. Tabiat ilahi mulai muncul dan tumbuh.
2. Mati dari tabiat atau hidup lama Gal 2:19-20 dan bangkit dalam tabuat baru seperti Kristus. Ini harus terus menerus dimatikan Rom 6:6; 8:13.
Terus menerus pikul salib supaya jangan ia hidup kembali, jangan menuruti tabiat daging, tetapi dimatikan.
3. Pindah dari kerajaan iblis (hukum dosa dan maut) masuk dalam kerajaan Putra Allah (Hukum Roh, dipimpin Roh) Kol 1:13. Jangan pindah kembali dalam hukum dosa dan maut menuruti daging, emosi sehingga dikuasai hukum dosa dan maut kembali. Sekali merdeka tetap merdeka Gal 5:1.
4. Berubah, metamorphosis Rom 12:2.
Tidaklagi pakai cara hidup lama tetapi yang baru (contoh: tidak lagi hidup sebagai ulat yang merayap tetapi terbang sebagai kupu2).
5. Tanggalkan manusia lama dengan iman pakai manusia baru Kol 3:9-10. Perhatikan supaya tetap hidup baru.
6. Dahulu milik iblis sekarang sudah ditebus menjadi milik Allah 1Kor 6:20. Jangan mau dusuruh, diperintah, diajak pemilik lama lagi,tetapi terus taat jadi robotnya Allah, pemilik yang baru untuk kekal.
7. Dahulu anak iblis 1 Yoh 3:10, sekarang sudahdiadopsi Gal 4:5 jadi anak Allah Yoh 1:12. Jangan kembali pada bapa iblis, tetapi tetaplekat dan taat pada Allah Bapa.
Ini tujuh cara dan proses perubahan yang menjadi titik balik dan jangan kembali hidup lama lewat cara apapun, supaya jangan jadi celaka dan binasa. Betapa ajaib perubahan kita, kita menjadi orang baru, manusia jenis kedua 1Kor 15:47,45 yaitu turunan Adam terakhir!
Ini perubahan yang besar, bukan saja seperti surga dan neraka tetapi kita betul2 sudah pindah dari neraka dan sekarang duduk dengan Kristus dalam surga Ef 2:6.
IV. “REMOTE CONTROL” IBLIS DALAM MANUSIA.
Orang lama itu langsung atau tidak langsung ada dalam kekuasaan dan pemerintahan iblis, penghulu dunia ini Yoh 14:30; 16:11. Orang lama, tidak perlu berbuat apa2, bahkan “tidak kenal” pada rajanya, penghulunya, ia sudah dikuasai dan terus diikuti oleh si raja dunia ini dan penghulu2nya Ef 6:12.
Tetapi orang baru harus sadar, mengerti dan taat menurut pada “Tuan” dan Rajanya yaitu Raja segala raja dan Tuhan segala tuan Wah 19:16. Tanpa Tuhan Yesus kita tidak bisa tetap hidup baru dalam tabiat baru. Kita harus terus lekat dengan taat padaNya, sadar dan dengan kemauan kehendak sendiri!
Ini lain daripada orang lama yang otomatis dikuasai dan dikendalikan iblis dan penguasa2 di udara.
Mengapa ada perbedaan ini? Sebab selama hidup dalam dunia, kita tetap hidup dalam tubuh daging dan ini bersambung dengan iblis dan penghulu2nya. Sekalipun sudah lahir baru, sudah pindah, tetapi di dalam diri semua orang (juga orang2 beriman)masih dan tetap ada daging yang dikuasai iblis. Jadi manusia itu tidak netral penuh (malaikat itu netral, kalau taat pada Allah, tidak ada apa2 lagi dari iblis dalam tubuh atau dirinya). Tetapi manusia lain, sekalipun sudah lahir baru, iblis itu masih punya peralatan atau “kaki tangan” di dalam kita yaitu daging. Ini bukan satu mahluk tetapi dorong2an atau kekuatan untuk menarik orang2 beriman pada perkara2 dosa dan duniawi, menuruti kehendak iblis. Ini boleh dikatakan “remote controle iblis dalam manusia” yaitu daging! Ini alat canggih dari iblis dan Tuhan mengizinkan ini justru untuk pengolahan yang unik dan luar biasa.
Biarpun sudah lahir baru, alat iblis itutetap ada di dalam orang baru itu, bahkan di dalam semua orang. Kalau kita tidak menyadari hal ini, hidup baru bisaterus terganggu bahkan bisa rusak lalu kembali dalam hidup lama. Remote controle iblis ini bukan satu mahluk tetapi kecenderungan untuk malas, makan, tidur, menuruti emosi, menuruti naluri sex, dendam, sombong, tamak dll. Ini boleh dikatakan naluri daging. Dari sini iblis menarik dan menggerakkan manusia untuk menuruti naluri daging ini. Kalau orang2 baru itu lengah, lupa, lalai, lalu menuruti naluri daging ini, maka timbullah dosa kembali. Biasanya Roh Kudus akan selalu mengingatkan. Dan yang penting kita harus mematikan terus menerus remote control iblis ini, kita harus terus menerus mematikan naluri daging ini dengan Roh Rom 6:6; 8:13. Jangan dibiarkan hidup, terus matikan sepanjang hari Rom 8:36. Ini salib! Kita harus mengerti, ingat dan terus sadar dalam pertolongan Roh Kudus (ini salah satu keuntungan berjalan dalam Roh, kita selalu diingatkan, tidak sampai lengah) untuk terus mematikannya, sehingga iblis tidak bisa menyalakan dan membangkitkan nafsu daging kita! Ini hidup di atas Mezbah Tuhan terus menerus, pikul salib terus menerus sambil siuman, ber-jaga2 oleh Firman Tuhan dan pimpinan Roh Kudus dan persekutuan tubuh Kristus. (Ini sangat penting, sebab anggota tubuh Kristus yang sendirian, mengisolasi diri, sendirian, tidak bisa hidup)! Ini penting untuk bisa hidup dipimpin Roh dengan betul, taat terus menerus. Matikan remote control iblis dalam diri kita terus menerus! Jangan ingin hal2 dosa atau melazatkan Rom 13:14, itu akan kembali menghidupkan remote control iblis ini, dan iblis akan memberi dorongan yang kuat sehingga orang itu dikuasai oleh kedagingannya lagi dan kembalilah hidup lama dan kekuasaan, pemerintahan iblis bisa kembali dalam hidup orang itu. Naluri daging ini jangan dihidupkan, tetapi terus menerus dimatikan!
Jadi supaya tabiat baru bisa terus nyata bahkan tumbuh, harus ada Kristus hidup, memerintah dan menguasai hati dan hdup kita (Gal 2:20) dan kita harus mau terus menerus mematikan daging ini yaitu remote controle iblis dalam hidup ini.
Jangan lupa : Iblis mau merebut dan memaksa untukmenguasai manusia lewat remote control ini, tetapi Tuhan menunggu, mengharapkan manusia mengambil keputusan (Luk 12:57) untuk taat kepada Tuhan dan mematikan naluri daging atau remote controleiblis ini! Tuhan tetap memperlakukan manusia sebagai mahluk bebas yang harus mengambil keputusan, tetapi iblis dengan cara langsung/ tidak langsung, tipu daya atau terang2an hendak menguasai dan memaksa manusia menuruti kehendaknya.
Kalau kita taat pada Tuhan, baru Tuhan nyata bekerja dalam hidup kita dengan kuasa yang luar biasa, bahkan tanpa batas (sesuai dengan ketaatan kita) sehingga iblis dihancurkan, baik dalam naluri daging atau langsung mengusir atau mengalahkannya. Kalau kita tidak mau taat, apalagi menuruti iblis/ daging, Tuhan tidak bisa berkarya dalam kita, bahkan akhirnya undur!
Kalau kita berseru dan dengan tulus dan sungguh2 memilih Tuhan dan mau taat, kita bisa meng-injak2 segala macam setan dan iblis Luk 10:19, Rom 8:31, 1Yoh 4:4. Buang segala dosa, keinginan atau kecenderungan dosa, maka suara Roh akan jelas dan nyata dan kalau kita taat terus, kita akan menjadi lebih dari pemenang Rom 8:36-37 bahkan berjalan dalam pawai kemenangan 2Kor 4:14.
V. TUMBUH DALAM TABIAT SAMPAI SEPERTI KRISTUS.
Tabiat baru seperti Kristus itu sangat penting. Kalau kita mau taat dalam pimpinan Roh hidup dalam tabiat baru, kita akan mengalami rencana Allah yang indah dan melakukan perkara2 Tuhan yang besar Maz 60:14.
Bagaimana caranya?
1. Selalu ada Kristus dalam hati dan lekat padaNya Yoh 15:5 termasuk 7 KPR dalam kesucian dan ketaatan. Ini berarti terus terus menerus dipimpin Roh.
2. Remote controle iblis (naluri daging) terus menerus dimatikan. Rom 8:36,13.
3. Perbaiki tabiat yang salah, kebiasaan2 lama yang salah. Kita harus tahu tabiat mana yang salah dan beri perhatian, kalau perlu tulis semuanya supaya ingat terus.
Perlu saling menasehati bahkan minta diingatkan, justru jangan diam dan disembunyikan, anjing kelu itu dosa Yes 56:10, Yak 4:17. Kita perlu saling menolong, menasehati dan mengangkat saudara yang keliru atau jatuh Pkh 4:7-10. Wai bagi dia yang seorang orang saja, apabila ia salah, keliru, jatuh, tidak ada yang menolongnya! Perlu ada penolong! Dengar nasehat saudara yang mengingatkan tabiat yang salah dan jahat. Kalau tidak ada, cari saudara2 yang mau menasehati (biasanya suami istri, tetapi juga bisa dengan saudara2 lain) minta tolong, supaya tabiat baru bisa tumbuh. Selain Firman Tuhan dan Roh Kudus, pertolongan dari tubuh Kristus itu perlu! Jangan sombong, tetapi mau dinasehati bahkan ditegur sebab palu sahabat itu tanda setia dan menghidupkan Ams 27:5,6. Jangan lupa tekun berdoa dalam Roh dan kebenaran.
KESIMPULAN.
Beda orang lama dan baru dalam sukacita air hidup yaitu sukacita dan kemuliaan Surgawi makin lama makin dalam dan makin nyata. Yoh 4:13,14. Pada orang lama, neraka makin lama akan makin nyata! Mula2 manis sesaat Ibr 11:25, tetapi makin lama makin nyata pahit dan kematiannya!
Tetapi orang yang hidup baru, makin lama Surga akan makin nyata. Sebab itu biarlah Kristus ada dan berkuasa dalam hidup kita sehingga tabiat baru itu makin nyata dalam kesucian, dengan hikmat dan kuasa Allah.
Perlajari semua tabiat baru baik2 di dalam Alkitab, Roh Kudus adalah guru kita yang terus mengingatkan dan mengajarkan kebenaran2 dari Firman Tuhan dan dengan pimpinan langsung 1Yoh 2:20,27. Terus berjalan dalam Roh supaya tabiat yang baru makin matang seperti Kristus.
Tabiat yang baru itu tumbuh dalam pencobaan dan kesukaran. Tuhan akan menolong mengizinkan macam2 perkara terjadi di sekitar kita oleh orang2 baik dan jahat, oleh peristiwa2, semua tidak kebetulan dan tidak melebihi kekuatan kita 1Kor 10:13 sehingga tabiat yang baru itu makin teruji dan makin tumbuh, kalau setiap kali kita lulus. Misalnya dalam setiap problem kita lulus dan tidak bereaksi salah, kesabaran kita makin tumbuh, kesetiaan kita, kerendahan hati dst. Jangan lupa pertumbuhan ini dalam banyak pencobaan dan kesukaran tetapi tetap suci dan lulus, bukan jatuh dalam dosa, tetapi bereaksi dengan betul sesuai Firman Tuhan dan pimpinan Roh Kudus. Sebab itu kita harus terus minta pimpinan Roh Kudus maka kalau kita taat, ada hikmat dan kuasa Allah dan kita akan lulus, tumbuh jadi berkat dan menangkan jiwa2 bagi Tuhan, bahkan ikut menggenapi 3 Angka kedatangan Tuhan.
Dengan tabiat baru kita jadi saksi yang hidup dan memberkati, bisa memenangkan jiwa (bukan jadi batu sontohan) dan makin tumbuh, makin matang seperti Kristus. (Kita bersaksi itu dengan tabiat baru dan kata2 yaitu kebenaran Firman Tuhan untuk menyelamatkan dan menumbuhkan, dalam pimpinan Roh Kudus!).
Nyanyian:
Semakin mulia Dia mengubahku, ubahku, ubahku.