M3362 – Kejadian 2:8-15. Mendapatkan Eden Kembali

Kej 2:8. Taman Eden Didapat Kembali dalam Kristus

Apa yang hilang oleh Adam Hawa, bisa didapatkan kembali di dalam Kristus, bukan saja Eden, tetapi kita juga mendapat kerajaan Allah, itu bahkan lebih dari Eden Luk 11:20. Kita masih bisa mendapatkan Eden dalam hidup kita, meskipun masih hidup di dunia yang penuh dengan dosa dan diganggu, bahkan diserang oleh iblis, baik dalam pribadi kita, keluarga dan Gereja Tuhan, di rumah, dalam perjalanan, dalam pekerjaan dan di mana saja kita berjalan dengan Tuhan.
Eden adalah bagian dari bumi yang dijamah atau bersinggungan dengan kerajaan Surga, sehingga menjadi begitu indah dan Tuhan Allah ber-jalan2 dalam taman ini Kej 3:8. (Dalam kerajaan 1000 tahun seluruh bumi me-ngalami hadirat Tuhan yaitu kerajaan Surga, tetapi di Eden hanya suatu titik lokasi kecil).
Firdaus adalah bagian dari Surga yaitu tempat kediaman orang yang sudah mati dan rohnya masuk dalam Surga, di Halamannya yang disebut Firdaus Luk 23:43 juga disebut dalam Wah 2:7; 22:2,14.
Jadi taman Eden berbeda dengan taman Firdaus.Eden adalah tempat Adam Hawa sesudah diciptakan dan belum jatuh. Sesudah jatuh, mereka diusir keluar dari Taman Eden Kej 3:23-24.
Sesudah Hawa dan Adam jatuh dalam dosa dan diusir keluar dari taman Eden, maka Tuhan tidak lagi berjalan di Eden, surga terlepas dari bumi, sehingga suasana Surga yang membuat taman Eden menjadi indah seperti Surga, sudah tidak ada lagi dan Eden mengalami degradasi dan menjadi sama dengan semua bagian dunia pada umumnya dimana ada duri dan onak; seperti burung merak yang indah waktu hidup, waktu mati ia menjadi bangkai dan keindahannya lenyap; begitu tempat yang semula menjadi taman Eden, sesudah kejatuhan, dosa masuk dalam dunia, mengalami degradasi menjadi sama dengan bagian dari bumi pada umumnya.
Taman Eden yang indah sudah tidak ada di dunia diantara manusia, tetapi di dalam Kristus (yang sudah menebus dosa manusia) kita bisa mendapatkan taman Eden kembali dalam hidup yang sudah ditebus oleh Kristus. Ini adalah suatu hidup yang indah penuh dengan sukacita ilahi Pil 4:4,7 dan sukacita dari hadirat Tuhan Maz 16:11.
Memang ini tergantung dari tingkat hidup kita, Halaman, Ruangan Suci dan Ruangan Maha Suci, tetapi kita bisa mendapatkan taman Eden kembali dalam Kristus dan satu kali akan meng-alami Surga yang penuh sesudah mati atau pada waktu pengangkatan.

Kej 2:9. Pohon-Pohon yang Sedap, Pohon Hayat dan Pohon Pengetahuan Baik dan Jahat

Pohon2 yang sedap ini adalah hal2 indah yang disediakan Tuhan dalam hidup yang baru, sebab orang yang percaya pada Tuhan, ia masuk dalam kerajaan Surga Luk 11:20. Secara rohani kita sudah duduk dengan Kristus di Surga Ef 2:6, meskipun dalam tubuh jasmani kita masih di dunia. Ini seperti Eden, yang merupakan bagian dari bumi (bukan dari Surga) tetapi Eden mengalami keadaan seperti Surga sebab Tuhan datang dan menjamah bumi.
Begitu juga hidup orang2 yang sudah lahir baru, yang dijamah oleh kuasa Roh Kudus itu diubah menjadi seperti Eden, yaitu bagian kerajaan Surga. Pohon Hayat juga ada dalam Eden, kita boleh makan daripadanya yaitu segala hal2 kehidupan Surga, seperti Perjamuan Suci; siapa yang makan daripadanya sekalipun sudah mati akan tetap hidup dan bangkit dari kematiannya. Yoh 6:53-58.
Pohon pengetahuan baik dan jahat. Adam Hawa dilarang makan dari-padanya. Begitu juga kita orang2 beriman, sesudah lahir baru dan masuk dalam kerajaan Surga dalam Roh, kita tidak boleh makan daripadanya lagi.
Jangan makan perkara2 dosa, ja-ngan makan dari hidangan setan ber-sama2 dengan hidangan Allah, itu tidak patut 1Kor 10:20-22. Sebab itu orang2 beriman jangan makan dari hidangan setan seperti orang dunia, kita harus menjauhkan diri kita daripadanya Ams 22:3. Sebab itu kita harus bisa membedakan antara hidangan Tuhan dengan hidangan setan dan tidak makan daripada hidangan setan supaya jangan diusir keluar dari taman Eden yang sudah kita masuki sejak lahir baru. Orang yang tidak memperhatikan hal ini, rohaninya rusak dan kalau tidak bertobat diusir keluar dari Halaman (Eden yang sudah didapat kembali).
Firdaus dan Eden itu berbeda, secara rohani rasanya sama, tetapi Eden adalah sekarang di dunia tetapi Firdaus itu di Surga dan orang beriman masuk di dalamnya nanti sesudah kematian  atau pengangkatan. Orang yang sudah ditebus oleh darah Yesus menjadi orang baru, di dalam rohnya bisa mendapatkan kembali Eden (bahkan ini setara dengan Firdaus) di dalam Kristus, yaitu:

  1. Setiap pribadi orang baru.
  2. Rumah tangga atau keluarga dari orang baru.
  3. Gereja dari orang2 baru yang ada di jalan sempit. Satu kali kelak akan terbit tubuh Kristus global yang juga akan mengalami Eden bahkan sampai tingkat Ruangan Maha Suci sebab timbul orang2 sempurna.

Jadi kita bisa mengalami kembali Eden di dalam Kristus, bahkan bisa meningkat sampai tingkat yang lebih tinggi yaitu tingkat Ruangan Suci dan dalam Minggu ke-70 Daniel sebagian akan mengalami tingkat Ruangan Maha Suci.
Sebab itu seharusnya pribadi, rumah tangga dan Gereja orang beriman itu harus manis, sejahtera, indah seperti Eden atau seperti Firman Tuhan. Selama kita di dalam Kristus, kita akan mengalami hal ini, istimewa dalam pribadi dan rumah tangga kita. Memang seharusnya kita mendapatkan Eden kembali di dalam Kristus, suatu kea-daan yang manis seperti di Surga, bukan hidup yang pahit dan penuh dengan keributan, kekalahan, kejatuhan dan kerusakan.
Selanjutnya kita akan melihat tanda2 rohani dari Eden.

Kej 2:10. Sebuah Sungai Mengaliri Taman Ini

Inilah sungai air hidup yang me-ngalir dalam hati kita sejak kita percaya pada Tuhan Yesus Yoh 7:38-39. Ini memancar terus sampai hidup yang kekal Yoh 4:14. Jadi sungai ini meru-pakan ciri khas dari Eden rohani dalam hidup kita yaitu kepenuhan Roh Kudus. Tanpa Roh Kudus tidak ada suasana Eden dalam hidup kita. Murid2 yang ketakutan dan putus asa, sesudah penuh Roh Kudus dan dipimpin Roh, hidupnya penuh sukacita seperti Eden sebab dengan Roh Kudus kita duduk ber-sama2 Kristus di Surga. Ef 2:6. Ini membuat hati kita terpelihara dalam kebe-naran dan penuh dengan sejahtera dan kesukaan Roh Rom 14:17. Kalau ini kita pertahankan, maka kita akan meng-alami suasana Eden dalam hati kita sekarang. Di dalam Kristus kita bisa mengalami Eden kembali, bahkan juga yang lebih tinggi lagi. Sebab itu pertahankan untuk tetap bisa berjalan dalam Roh sehingga tetap dalam kebenaran dan limpah dengan sukacita dan sejahtera dari Roh Kudus.
Sungai ini menjadi 4 kepala dan semua ini menceritakan tentang keindahan Eden, juga Eden rohani yang kita alami.

Kej 2:11-12. Sungai Pertama Pison, Emas, Hablur (Mutiara) dan Unam

Sungai ini mengelilingi Hawila tempat ada emas yang baik, juga bedolah (Inggris: Bdelium, Ibrani: Bedolach. Dalam Alkitab hanya disebut dua kali, dalam Kej 2:11 dan Bil 11:7 disini disebut seperti warna manna (mutiara putih). (Ada terjemahan yang menyebut Hablur seperti TL).

Emas = Kesucian Ilahi

Jadi hasil pertama dari pekerjaan Roh Kudus adalah kuasa (Kis 1:8) sehingga kita bisa hidup dalam kesucian sekalipun ada banyak godaan dan pencobaan. Kita hidup suci bukan di Surga tetapi di dunia, asal kita mau pikul salib, kita akan kuat mematikan kedagingan, sehingga oleh Roh kita bisa terus hidup dalam kesucian. Juga waktu dilanda kejahatan tetap suci, tidak bereaksi dosa Rom 12:21 dan ini yang terutama untuk mengalami hidup seperti Eden di dalam Kristus. Tanpa kesucian, seperti Hawa dan Adam yang jatuh dalam dosa, akhirnya mereka keluar dari Eden. Oleh dosa, pengalaman Eden hilang, hanya di dalam kesucian kita bisa tetap meng-alami suasana Eden. Jangan lupa, hidup suci ini di dalam dunia yang penuh dengan dosa, tetapi tetap suci.

Bedolah

Ini gambaran dari manna. Bil 11:7. Di dalam hidup seperti Eden ada kelimpahan manna yaitu Firman Tuhan setiap hari. Orang yang penuh Roh Kudus akan lapar dan haus akan Firman Tuhan dan ia akan mengerti Firman Tuhan dan kehendak Allah oleh pekerjaan Roh Kudus Yoh 16:13, 1Kor 2:10-11, sehingga dengan demikian bisa tumbuh dalam kesucian dan itu indah. Ini adalah suasana Eden rohani.
Pengertian Firman Tuhan tidak bisa kita miliki sekaligus, tetapi harus terus bertumbuh 2Pet 3:18, sebab itu perlu bertekun akan Firman Tuhan seperti makan roti setiap hari Mat 4:4. Di dalam Roh Kudus bertekun dalam Firman Tuhan itu indah, selain pengertian kita bertambah, kita dikuatkan oleh Roh Kudus untuk bisa taat akan Firman Tuhan, sehingga makin tumbuh seperti Firman (sebab hidup dicocokkan Firman Tuhan, baik masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang dan itu berarti menjadi seperti Kristus. Baik hidup pribadi, baik keluarga dicocokkan dengan Firman Tuhan, (suami isteri, anak orangtua, saudara, menantu mertua dan seluruh isi rumah), juga Gereja Tuhan harus dicocokkan dengan Firman Tuhan. Baru dengan demikian kita tumbuh dan bisa tetap mengalami suasana yang indah seperti di Eden.

Permata Unam

Ini permata bahu dan permata di lempeng dada dari imam besar Kel 25:7. Permata bahu; disini ditulis 12 nama suku bangsa Israel (6 di kiri, 6 di kanan). Ini menceritakan beban memikul domba2 Tuhan, umat Tuhan. Orang yang cinta Tuhan itu cinta Firman Tuhan Yoh 14:21,23 dan menggembalakan domba2 Allah Yoh 21:15-17. Orang2 yang seperti ini, mau terbeban dengan tulus akan jiwa2 akan mengalami suasana Eden yang manis. Memang menanggung beban jiwa2 itu penuh dengan problem yang tidak mudah dan banyak makan hati, tetapi kalau daging sudah dimatikan, salib ini akan menjadi kemuliaan dan kesukaan Mat 5:10-12; 11:30.
Permata dari lempeng dada imam besar. Di dalam pelayanan yang tulus dipimpin Roh, kita bisa tumbuh terus, bahkan sampai sempurna, sebab permata Unam ini juga ada dalam lempeng dada imam besar, tanda2 kesempurnaan, menjadi sempurna.
Jangan menghindar dari beban, sebab justru dengan penggembalaan ini kita tumbuh sampai sempurna 2Tim 2:20-21. Makin cinta Tuhan, makin suka pikul beban jiwa2 dengan tulus dan Roh Kudus memberi kita kekuatan dan sukacita yang besar.

Kej 2:13. Sungai Kedua: Gihon, Melengkungi Tanah Kush

Sungai dan tanah disini dalam Kej 2 masih dalam keadaan suci dan baik, tidak seperti sesudah kejatuhan, menjadi begitu rusak.
Kush sama dengan Ethiopia. Dalam Zef 3:10 Terj. Lama dikatakan bahwa dari Kush dibawa persembahan bau2an yang harum. Ini menceritakan tentang doa yang menjadi bau yang harum bagi Tuhan Wah 5:8. Dengan banyak berdoa dalam Roh dan kebenaran, kita akan dikuatkan dan ini juga menjadi kesukaan Allah, dan dalam doa kita juga makin disucikan 1Pet 1:2 (tumbuh dalam kesucian). Berdoa dalam Roh dan kebenaran akan membuat hubu-ngan yang manis, sehingga kita bisa mengalami suasa Eden yang indah dalam hidup pribadi, keluarga dan sidang kita.
Orang yang bisa menyembah dalam Roh dan kebenaran, itu berbau harum bagi Tuhan dan membuatnya menjadi mudah berjalan dalam Roh. Ini akan membuat suasana Eden tetap ada dalam hidup, keluarga dan Gereja kita. Dan dalam berjalan dengan Tuhan, kita akan melakukan banyak perkara2 besar dengan Tuhan Maz 60:14, seperti Nuh berjalan dengan Tuhan bisa menyelesaikan bahtera dan bersama keluarganya luput dari penghukuman dunia. Juga Musa, Daud, Daniel, Petrus dll hidup indah dalam rencana Allah yang besar.
Selain itu, kalau kita ingin mempertahankan hidup seperti Eden, kita harus memelihara Mezbah Dupa kita ini dan ini juga akan membuat kita bisa tahan dalam akhir zaman yang dahsyat, yang limpah dengan dosa, bahkan orang2 yang berdoa di Mezbah Dupa ini akan tahan dan ikut dengan pengangkatan Wah 11:2. Ini yang diukur oleh Tuhan, sebab Mezbah Dupa ini yang dibawa masuk ke dalam Ruangan Maha Suci pada waktu Imam besar masuk ke dalamnya Im 16:12, Ibr 9:3-4. Suasana Eden bukan saja dalam dunia sekarang, tetapi juga dalam pengolahan dan gangguan, pencobaan, godaan yang begitu limpah di akhir zaman, bisa diatasi kalau kita tekun berdoa dalam Roh dan kebenaran.

Kej 2:14. Sungai Ketiga: Hidekel dan Sungai Keempat: Efrat

Sungai III: Hidekel (= Tigris)

Mengalir ke Timur dari Asyur. Sesudah kejatuhan, timbul banyak bangsa2 yang jahat, tetapi satu kali kelak akan ada pertobatan dari segala bangsa dan mereka menuju ke Zion; baik dalam zaman kita sekarang dan dalam zaman kerajaan 1000 tahun. Yes 2:3. Injil akan sampai ke seluruh dunia Mat 24:14. Ini juga menjadi beban kita untuk meng-genapkan amanat agung Mat 28:19-20 memberitakan injil sampai ke seluruh dunia dan juga memuridkannya, menumbuhkannya sampai kepada kesempurnaan rencana Allah.
Suasana Eden di dunia, itu tidak bisa lepas dari banyak problem, kesukaran, penderitaan, juga ibadah dan pelayanan, sebab kita masih hidup dalam dunia tetapi seharusnya kita tetap berkemenangan dan ini adalah kehendak Allah bagi kita. Justru di dunia ini kita mengalami suasana Eden. Di Surga, dalam Firdaus, tidak lagi ada problem, pergumulan, peperangan, salib, penderitaan dll, hanya sukacita untuk se-lama2nya. Tetapi di dunia, suasana Eden itu dialami di tengah2 derita dan kesukaran, di tengah2 dunia yang jahat dan limpah dosa, tetapi tetap sejahtera, sebab tinggal di dalam Kristus. Baru kemudian di Surga ada perhentian perang, tidak lagi ada peperangan, tetapi perhentian yang kekal Wah 14:13. Kita masih beribadah dan pelayanan dalam kerajaan Surga (Wah 22:3) tetapi tanpa peperangan, tidak lagi ada kejatuhan sebab semua sudah selesai teruji di dunia. Semua penuh sukacita seperti pekerjaan yang menjadi hoby dan ada kelimpahan sukacita dan perkara2 yang indah untuk kekal.

Sungai IV: Efrat

Ini batas terjauh waktu Israel mencapai puncak Kej 15:18, Ul 11:24, 2Sam 8:3. Ujung terakhir dari pertumbuhan adalah kesempurnaan.
Juga dalam ukuran waktu, ini adalah batas terakhir zaman Gereja dan Israel Wah 16:12, waktu Efrat dikeringkan, maka tentara Antikris menyeberang dan melawan Kristus dan tentaraNya yaitu perang Harmagedon, maka disini pekerjaan iblis diselesaikan, lalu mu-lailah kerajaan 1000 tahun dan kemudian sesudah perang Gog dan Magog, kita masuk dalam Surga Bumi Baru yang kekal. Ini adalah akhirnya. Ini sudah dinubuatkan Allah disini, mulai dengan Eden berakhir sampai Surga Bumi Baru.

Kej 2:15. Adam Hawa Ditempatkan dalam Eden untuk Mengusahakan dan Memeliharanya

Inilah ciri2 Eden sekarang di dalam Kristus, bukan Eden dalam perhentian, tetapi Eden dalam pengolahan. Tetap ada suasana Eden yang manis, tetapi di dalam pengolahan dalam pergumulan. Kadang2 ada kejatuhan, harus segera diperbaiki supaya kepahitan dan cacat akibatnya tidak makin bertambah dan ber-larut2. Tetapi meskipun sudah hidup suci, harus terus diperbarui lagi Tit 3:5 supaya terus tumbuh dalam kesucian sampai seperti Kristus.

Kesimpulan

Inilah Eden yang direncanakan semula, untuk hidup indah dalam kesucian, tetapi ternyata Hawa dan Adam gagal. Tetapi kita tetap bisa me-ngalami Eden kembali di dalam Kristus sesuai dengan rencana Allah. Meskipun sekarang ada kelemahan dan kejatuhan, ukuran kita adalah di dalam Kristus. Selama di dalam Kristus, kita akan mengalami hidup indah seperti Kristus. Meskipun kita masih berada di tengah2 dunia yang jahat dan limpah pencobaan, jangan hidup dalam kepahitan. Sebab itu kita perlu selalu dipimpin Roh, tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan sehingga makin menjadi seperti Kristus dan dalam ibadah dan pelayanan kita terus bertumbuh sampai satu kali kita mengalami Firdaus yaitu Eden tanpa pergumulan atau peperangan lagi, tetapi perhentian perang yang kekal.

Nyanyian (Tabernakel Glori 102)

Indah seperti di Eden pada permulaan.
Yang hilang karena Adam,
Kristus kembalikan.

Koor

Marilah hidup di Eden.
Hidup di dalam Kristus.
Di tengah dunia yang p’nuh susah.
Hidup damai dengan Dia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to Top