DOWNLOAD FILE PDF CATATAN KHOTBAH IBADAH HARI INI
I. RENCANA ALLAH BAGI SETIAP ANAKNYA
Allah itu membuat rencana untuk setiap anak2Nya (orang yg lahir baru) lengkap dari permulaan sampai jadi sempurna.
II. ALLAH TAHU LEBIH DAHULU
Allah kita itu Maha tahu, tahu se-gala2nya. 1Sam 2:3, Ayub 37:16.
Allah maha tahu berarti:
Ia mengetahui semua orang, masing2 dgn lengkap, bahkan Ia tahu isi hatinya.
Ia tahu apa saja yg terjadi dari kekal sampai kekal, bahkan Ia bisa ikut bertindak dalam semua sikon kapan saja dari kekal sampai kekal.
Tidak ada yg tersembunyi bagi Allah, Ia tahu semuanya dgn jelas dan tepat dan benar. Allah itu maha tahu, maha besar, maha kuasa, kasih dan benar dari kekal sampai kekal Maz 90:2.
Ini tidak bisa dimengerti oleh pikir-an manusia yg begitu kerdil, sangat terbatas, sebab memang manusia (dll) adalah ciptaan Allah Sang Pencipta yg ada dari kekal sampai kekal. Allah bisa “pindah” atau berada di hari2 yg lalu dan yg akan datang, kapan saja, seperti Dia ada sekarang. Jadi Allah bisa ada pada tanggal 25 Des 2025 yg lalu, atau 25 Des 2026 yg akan datang, seperti Dia ada sekarang, luar biasa, tidak bisa kita mengerti bahkan ia juga bisa melakukan apa saja dalam hari2 yg lalu dan yg akan datang itu seperti yg dila-kukannya sekarang dan dgn cara se-perti Allah yg Maha kuasa, maha tahu, maha adil, tidak berubah dll seperti yg dilakukannya sekarang. Dia sanggup. Ia sungguh2 tidak bisa dimengerti oleh pikiran manusia.
Misalnya Ia bisa kembali di hari Na-tal 2 tahun yg lalu, seperti sekarang dan bisa melihat dan tahu semua yg ada waktu itu (sudah menjadi sejarah), dan Allah tidak mau mengubah, sebab itu dosa, memalsukan apa yg sudah terjadi. Juga apa yg sudah diperbuat-Nya waktu itu tidak akan diubahkan. Sebab Allah itu tetap sama, kapan saja Ibr 13:8. Kecuali dosa waktu itu, kalau sekarang bertobat, itu bisa dihapus bagi pihak orang itu sendiri dalam buku catatan Allah Mal 3:16.
Juga Dia bisa ada di hari Natal tahun depan, Ia sudah tahu lebih da-hulu apa yg akan dilakukan semua orang waktu itu dan Dia juga sebagai Alalh akan bertindak dgn adil dan be-nar waktu itu, seperti sekarang, me-mang Allah tidak berubah. Allah juga tidak berbuat lebih dahulu, tetapi Ia berbuat sebagai akibat dari perbuatan orang2 yg akan dilakukan pada waktu Natal tahun depan. Luar biasa.
Jadi Dia bisa ada dan berbuat di hari2 yg lalu dan yg akan datang (kapan saja) seperti sekarang. Ia tahu apa yg pasti akan terjadi di saat yg akan da-tang itu (sebab Dia tahu lebih dahulu) dan tetap akan bertindak sebagai Allah yg baik, kasih, benar dan sebagai hakim yg adil terhadap orang2 yg akan ber-buat jahat pada waktu itu dan ber-tindak sebagai Allah yg benar, adil dan tidak berubah. Dia juga tahu sikon dari setiap orang2 dalam hari2 yg akan datang itu. Dia tahu lebih dahulu dgn tepat dan bisa berinteraksi, bertindak sebagai Allah pada waktu itu,sehingga Ia juga bisa memberitahu lebih dahulu apa yg akhirnya terjadi (bernubuat) tentang hasil akhir dari peristiwa2 yg akan terjadi dari orang2 dan sikon waktu itu dan tindakanNya sebagai Allah pada waktu itu. Misalnya dari permulaan sebelum ada apa2, Dia tahu bahwa pada tanggal tertentu di hari2 yg akan datang Maria akan hamil bukan dari seorang laki2 dan beranak seorang yg bernama Yesus Yes 7:14, Allah tahu lebih dahulu dan juga ikut bertindak sebagai Allahnya pada waktu itu bagi semua isi bumi yg ada pada waktu itu. Ini luar biasa.
Tetapi ingat, Allah tahu lebih da-hulu, tetapi tidak menentukan lebih dahulu tindakan2Nya, tetapi tindakan-Nya itu adalah akibat orang2 dan sikon waktu itu dan Ia bertindak sebagai Allah pada waktu yg akan datang dgn cara yg adil, benar dan sama, sebab Ia Allah yg tidak berubah Rom 8:29. Mengapa? Sebab manusia diciptakan Allah sebagai makhluk berkemauan be-bas dan dapat memilih dan bertindak menurut kehendaknya sendiri, lalu Allah bertindak sebagai Allah di waktu itu, sama seperti kalau terjadi sekarang pada hari ini. Sebab Allah adalah Allah dari kekal sampai kekal, Allah hari ini dan juga Allah di hari2 tertentu yg akan datang itu.
III. RENCANA ALLAH YG SEMPURNA
1. Berapa prosen dari rencana Allah jadi dalam hidup kita? Tergan-tung dari orangnya masing2.
2. Allah sudah menyediakan perto-longan dan kebajikannya lebih dahulu bagi orang2 yg takut akan Tuhan. Sebab Allah sudah tahu lebih dahulu segala perkara dan kesukaran yg akan dihadapi setiap orang, maka bagi orang yg takut akan Dia, Allah sudah menye-diakan, menyiapkan pertolongan dan segala kebajikan bagi orang2 yg takut akan Tuhan Maz 31:20a.
Kalau seorang anak Allah hidup benar dan sesuatu yg jelek terjadi pa-danya, ia tidak perlu takut, sebab Tu-han sudah tahu lebih dahulu dan sudah menyediakan jalan keluarnya 1Kor 10:13 yg menjadi pertolongan baginya, segala kebajikan dan per-lindungan yg diperlukan.
Tidak perlu takut. Tetapi kalau kita bereaksi dosa, pertolongan yg sudah disediakan Allah itu batal dan kembali mengalami kesukaran dan kerugian2 sebab bereaksi dosa! Sebab itu seka-lipun dalam banyak kesukaran oleh sikon atau oleh perbuatan orang jahat (= pencobaan) jangan bereaksi dosa, kita harus tetap hidup benar dan terus tinggal di dalam Tuhan (dgn terus berdoa dalam Roh dan kebenaran), serta menunggu perintah Tuhan untuk kita taati.
Kalau kita tetap di jalan Tuhan, dalam rilnya Tuhan, maka kita akan masuk dalam stasiun2 yg sudah dise-diakan Tuhan dalam ril dari Tuhan. Kalau berdosa, keluar ril, tidak akan mengalami dan tidak masuk dalam stasiun yg sudah disediakan Tuhan.
Jadi kalau kita tetap dalam kesu-cian, terus tinggal di pihak Allah, apa-lagi lekat dgn Allah 1Kor 6:17. Perto-longan yg tepat dan ajaib sudah dise-diakan Allah bagi kita. Misalnya perto-longan yg sudah disediakan bagi Elia, bukan lewat Obaja yg memelihara 100 nabi dalam dua gua, tetapi Tuhan bisa memelihara dgn jalan Tuhan sendiri, dgn burung gagak dan Elia selamat, juga dgn perempuan janda yg sudah hampir mati.
Juga untuk Elisa, Daud, Musa dll. Kalau jalan atau hidup dgn Tuhan, Tuhan sanggup memelihara kita dan mencukupi segala kebutuhan kita, Tuhan bisa menolong, jangan ragu2 atau bersandar pada kekuatan kita sen-diri, nanti ditipu iblis dan celaka! Sebab itu jangan kuatir atau takut, tetapi tetaplah dalam pimpinan Roh dalam kesucian sesuai Firman Tuhan. Tuhan sudah tahu lebih dahulu keadaan kita dan sudah menyediakan jalan keluar dari semua problem dan pencobaan kita 1Kor 10:13.
Jangan lupa tunggu pimpinan Roh Kudus dan tetap dalam kesucian dipimpin Roh (terus berdoa dalam Roh dan kebenaran).
3. Allah tahu semua yg akan terjadi. Ia tahu semua yg akan diper-buat anak2 Allah dan semua orang lain. Tetapi Allah tidak menentukan lebih dahulu. Tetapi karena Ia tahu lebih dahulu, maka Ia juga sebagai Allah dan Hakim yg adil, menjatuhkan keputus-anNya pada saat tsb, saat yg akan datang, berdasar apa yg akan terjadi waktu itu. Jadi Allah tahu lebih dahulu, tetapi tidak menentukan lebih dahulu, melainkan menjatuhkan keputusannya yg adil dan benarberdasar segala per-buatan orang2 yg hidup waktu itu Rom 8:29.
Allah juga tahu dgn lengkap dan sempurna semua rencana dan apa yg akan dilakukan iblis dan semua anak buahnya satu per satu.
Allah tahu sampai terakhir, bahwa iblis dan anak buahnya akan dibuang dalam Tasik api yg kekal. Pasti iblis su-dah mendengar, sebab semua itu su-dah ditulis dalam Alkitab dgn lengkap untuk kita, umatNya (meskipun itu dibukakan bertahap Dan 12:4 dll) supaya kita mengerti. Iblis dkk pasti tahu akhirnya, bahwa mereka yg be-rontak akan kalah dan dihukum, tetapi sebab jemawa, mabuk, mata gelap, dan sebab dosanya sempurna tidak mau dan tidak bisa bertobat, mereka tetap berani melawan dan yakin akan menang, seperti kemenangan2 yg su-dah iblis alami sejak dari Adam Hawa, zaman Nuh, zaman Lot sampai zaman Israel dll, tetapi semua dihukum Allah dgn dahsyat. Allah tahu semua pe-ristiwa yg akan datang dari iblis (dan juga dari manusia) dgn lengkap dan sempurna.
Allah sudah tahu apa yg akan kita lakukan sampai terakhir dan semua orang mengalami akibatnya sebagai penuaian perbuatannya masing2, yg baik dan yg jahat Gal 6:9-10. Ebal (kutuk) dan Gerisim (berkat).
Jadi Allah sudah tahu fakta, ke-nyataannya dari apa yg akan kita perbuat, tetapi bukan ditentukan Allah, tetapi menurut kehendak masing2.
Kalau kita tidak mau taat akan Firman Tuhan, tidak taat jalan dalam hukum2 Allah, maka semua rencana Allah yg sudah dibuat untuk masing2 kita, semua batal, dan menerima pe-nuaian dari penaburan kita. Juga kalau seorang mulai dalam Roh, berakhir dalam daging sepertiSaul Gal 3:3-4 dan masing2 menerima penuaiannya dan itupun diketahui Allah lebih dahulu.
Jadi setiap peristiwa yg terjadi pada kita, Allah sudah tahu lebih dahulu, baik yg sengaja dilakukan, atau yg tidak sengaja, mana yg jadi dosa atau tidak, Allah tahu lebih dahulu. Misalnya Israel ber-sungut2, berontak melawan Allah di padang gurun, padahal sudah dipe-lihara dgn sangat baik ber-tahun2 se-belumnya, Allah sudah tahu lebih da-hulu dan sesudah mereka melakukan-nya mereka menuai semua akibat per-buatannya dan itu menjadi riwayat atau sejarah hidupnya, dan mereka menerima semua akibatnya. Sebab dosa2nya mereka menerima hukuman-nya, sehingga binasa seperti Korah, Datan, Abiram, dan banyak orang yg berontak melawan Allah.
IV. RENCANA ALLAH BAGI MASING2 KITA,
itu yg terbaik bahkan sempurna Yes 55:8-9. Tetapi apa tujuan rencana Allah bagi kita? Untuk diolah supaya bisa bertumbuh seperti Kristus, itu yg terbaik dan sempurna.
Bagaimana kita bisa masuk dalam rencana Allah yg kita tidak tahu detilnya? Biasanya manusia tidak tahu yg akan datang Yak 4:12, tetapi punya keinginan dan membuat rencana sen-diri yg seringkali hebat (seperti pepa-tah: Gantungkanlah cita2mu setinggi bintang di langit. Kalau tidak jadi, ya turun sampai puncak gunung, tapi kalau belum bisajadi ya sampai setinggi genteng di rumah, kalau toh tidak jadi lagi ya setinggi becek di halaman!). Biasanya orang2mencari jalan untuk bisa melaksanakan cita2 yg tertinggi. Tetapi Tuhan sudah tahu lebih dahulu apa yg akan terjadi dan di tengah2 se-gala cita2 manusia, Ia sanggup mem-buat sebuah rencana yg sempurna dan lengkap untuk masing2 anakNya, kalau mau, sebab rencana ini belum tentu kita mau atau maumelakukannya, ter-gantung ketaatan dan kemauan kita masing2. Ini lain dari rencana pribadi kita sendiri. Rencana Allah adalah yg terbaik dan sempurna. Kalau kita mau tahu rencana Allah dan mau menta-atinya (harus dalam kesucian sesuai Firman Tuhan dan terus dipimpin Roh), baru kita bisa tahu rencana Allah se-dikit demi sedikit, bertahap seperti cahaya 15 meter di muka mobil kita, meskipun rencana Allah sangat jauh dan tinggi. Caranya kita taat dan me-lakukan rencana Allah yg di hadapan kita yg sudah kita kenali. Jadi biasanya kita hanya dapat melakukan sebagian kecil dari seluruh rencana Allah, tetapi rencana Allah adalah rencana yg ter-baik dan sempurna.
Jadi kita hanya bisa melihat atau mengerti rencana Allah yg dihadapan kita (kadang2 tidak tahu sama sekali) dan maju sedikit demi sedikit. Waktu kita berjalan di jalan (ril) Allah. Misal-nya Abraham, janji Tuhan, itu jadi ren-canaNya, yaitu ia akan menjadi bangsa yg besar, tetapi ia melakukannya dgn menuruti Sarah yg memakai akalnya, yaitu lewat Hagar. Ternyata itu salah dan timbul banyak celaka. Kalau Abra-ham mau melakukan rencana Allah, ia harus dipimpin Roh yaitu setahap demi setahap menurut pimpinan Roh Kudus, baru bisa jadi.
Ada banyak contoh; tetapi semua rencanaNya harus dilakukan sesuai dgn pimpinan dan kehendak Allah.
Misalnya rencana Allah untuk Gi-deon adalah menang perang, tetapi caranya lain dari cara Gideon sendiri yg mau perang dgn 32.000 orang dgn senjata, tetapi jalan Tuhan dgn 300 orang, dgn buyung dan obor, tanpa senjata. Gideon tahu itu kehendak Allah danGideon taat dan ia menang.
Karena tidak tahu yg akan datang, pikiran kita terlalu amat rendah dari-pada pikiran Allah, bedanya seperti bumi dan langit, biasanya kita tidak ta-hu apa dan bagaimana rencana Allah, sehingga sulit untuk mentaatinya. Sebab itu kita harus berjalan dgn iman, percaya saja pada Tuhan 2Kor 5:7, hasilnya akan indah. Kalau berjalan dgn akal dan menurutifakta, itulah cara orang biasa dan bisa dikacaukan bahkan dihancurkan iblis.
Misalnya YUSUF diberi mimpi sebab Yusuf berkenan pada Tuhan, te-tapi Yusuf tidak bisa mengerti, merasa itu keterlaluan, lebih2 waktu bapaknya berkata apakah ia harus menyembah pada anaknya? Yusuf tidak sadar bah-wa Allah itu Maha tahu dan Maha kuasa dari kekal sampai kekal. Tetapi
Ia bisa kembali dalam kekekalan yg lalu, dan bisa hidup ribuan tahun yg lalu seperti hari ini. Tetapi ia tidak mengubah sejarah, apa yg sudah dilakukan orang dan apa yg sudah Dia lakukan tidak diubah, sebab Allah itu sampai kekal tidak berubah FirmanNya, hidupNya, tetap sama. Tetapi ia bisa tahu dgn tepat semua yg lalu.
Juga untuk yg akan datang, mi-salnya seperti 22 tahun yg akan datang bagi Yusuf, ia bisa masuk dan hidup di dalamnya seperti hari ini dan tahu semua yg akan terjadi dalam waktu itu dan ia tetap bisa bertindak sebagai Allah, baik untuk memberkati atau menghukum, dan itu tidak berubah selalu setiap waktu.
Kenyataannya hidup Yusuf pahit, “sudah jatuh ditimpa tangga”, juga naik turun sampai lebih kurang 13 tahun. Rencananya ia akan dibunuh kakak2-nya, tetapi tidak jadi sebab itu mela-wan rencana Allah. Lalu Yusuf dijual jadi budak Ismaeli kemudian dijual pa-da Potifar. Menurut fakta habislah ri-wayat Yusuf, sehingga Yacob bapaknya putus asa dan menuruti perasaan ha-tinya untuk menunggu matinya saja, sebab tidak ada harapan sama sekali bagi Yacob. Tetapi Yusuf tetap taat di jalan Allah, yaitu hidup suci dan tetap berjalan dgn iman, bersyukur sebab yakin Allah Maha kuasa, sebab semua sikon diatur oleh Allah. Ini saja pe-gangan Yusuf, sebab ia tidak tahu yg akan datang, yg penting ia tetap ber-jalan dalam kesucian dgn Allah, sebab itu ia masukdalam pencobaan dan pen-deritaan, tetapi tetap taat di ril Tuhan, akhirnya rencana Allah jadi, ia jadi wakil Firaun. Meskipun Ia rindu untuk bertemu dgn bapaknya, tetapi dalam waktu 22 tahun Allah tidak membuka jalan baginya. Meskipun keinginan ini sangat besar, tetapi ia mematikannya, sebab ia terus berjalan dgn iman menurut kehendak Allah, tetapi tidak memberinya kesempatan untuk ber-temu bapaknya. Waktu menjadi wakil Firaun ia bisa menuruti keinginannya sendiri, tetapi ia tidak mau bertindak tanpa kehendak Allah, ia tetap taat di ril Tuhan, baru 9 tahun kemudian, keinginannya jadi (untuk taat pada ke-hendak Allah, ia harus menunggu se-lama 22 tahun, sebab mau taat se-penuhnya untuk melakukan rencana Allah dgn iman). Akhirnya rencana Allah jadi semuanya,luar biasa sampai lebih kurang 2.000 tahun kemudian rencana Allah bagi Yusuf masih dite-ruskan, tulang2nya Yusuf 450 tahun kemudian dibawah ke Kanaan dan le-bih kurang 2.000 tahun kemudian ma-suk dalam kebangkitan sulung, menjadi sempurna masuk Surga!
Ini orang yg percaya akan rencana dan kehendak Tuhan, itu yg paling te-pat, indah dan mulia. Yusuf taat di jalan Tuhan, akhirnya mimpinya terjadi dgn ajaib, dalam waktu dari Allah yaitu lebih kurang 22 tahun dari umur 17 sampai umur 30+9 = 39 tahun, bahkan masih berlaku sampai lebih kurang 2.000 tahun dan kemudian sampai kekal.
YUNUS lain, ia langsung menolak ren-cana dan perintah Allah, jadi celaka dalam perut ikan. Untung ia bertobat sebab melihat celaka di depannya, te-tapi sesudah lolos masih ingin mela-kukan keinginannya sendiri.
Adalah biasa kalau kita tidak bisa mengerti rencana Allah yg begitu tinggi, mulia, dan seringkali aneh atau tidak bisa dimengerti oleh akal kita. Biasanya kita mengerti sedikit saja yg langsung di hadapan kita, tetapi kita harus terus taat dipimpin Roh dalam rilnya Allah Ams 20:24. Meskipun tidak mengerti tetap berjalan dgn iman di rilnya Tuhan, maka akhirnya rencana Allah yg ideal akan jadi. Rencana Tuhan itu sempurna, kalau taat dgn iman pasti jadi, yaitu terus ber-tanya2 pada Tuhan dan terus taat dipimpin Roh dalam kesucian sesuai Firman Tuhan.
Waktunya Tuhan juga tidak terduga oleh akal kita, tetapi tetap percaya dan taat berjalan dgn iman seperti DAUD, Ia dilantik jadi raja tetapi baru lebih kurang 15 tahun lagi jadi, tetapi ren-cana Allah tidak pernah batal, kalau kita tetap ada di rilnya Allah. Sekalipun waktu menunggu itu penuh bahaya, mau dibunuh Saul dgn be-ribu2 tenta-ranya,tetapi tangan Allah sangat kuat dan sanggup menjaganya.Daud tetap aman sampai rencana Allah jadi.
Ada banyak contoh lainnya seperti Daniel yg naik turun (lebih2 waktu Belsyasar), tetapi Daniel tetap di ril Tuhan, hasilnya luar biasa, kekasih Allah ini.
V. KESIMPULAN
Tetapi hari ini waktu kita mengerti tentang pelajaran rencana Allah, ini kesempatan untuk memilih yg terbaik. Tetap meneruskan taat sampai ke akhir atau bagi yg berdosa untuk segera ber-tobat sungguh2 supaya bisa diampuni (selagi masih hidup), lalu dipulihkan dan taat melakukan lagi kehendak Allah sekalipun dgn tetap menygkal diri.
