SX-797 Memilih

Tuhan memberikan kita kehendak bebas, bukan supaya kita bebas seenaknya, tetapi supaya kita mengasihi Tuhan dengan sadar dan mentaati nya dengan hati yang sadar untuk kebaikan, kemujuran, keberuntungan kita.

I. DIAWAL MANUSIA

Adam dan Hawa telah gagal memilih

Kejadian 2:17 (TB) tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.”
Adam dan Hawa di beri kebebasan untuk menikmati seluruh buah yang berada di taman Eden , tetapi ada satu larangan yang menjadi  batasan.

Kejadian 2:16-17 (TB) Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: “Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.”

Hidup itu :
Ada yang boleh kita lakukan dan yang tidak boleh kita lakukan …….KITA HARUS MEMILIH.

II. AKIBAT SALAH PILIH AKAN MEMBUAT HIDUP MENDERITA

Adam dan Hawa tidak lagi berani bertemu dengan Tuhan
Merasa takut dan malu.
Bersembunyi dari Tuhan.
Hubungan dengan Tuhan rusak dan terputus.
Dosa masuk kedalam manusia.
Diusir dari taman Eden.
Sebab itu sebelum mengambil keputusan jangan spon-tanitas, tapi kita harus cek apakah ini sesuai dengan kehendak Tuhan

III. TIDAK SEMUA KESEMPATAN, YANG TERLIHAT BAIK ADALAH KEHENDAK TUHAN

Contoh:

Lot memilih Sodom  dengan lembah Yordan yang subur dan terlihat sangat menguntungkan , secara manusia pilihan itu sangat baik, menguntungkan ,tp Sodom tempat yg jahat dihadapan Tuhan

Kejadian 13:10 (TB)  Lalu Lot melayangkan pandangnya dan dilihatnyalah, bahwa seluruh Lembah Yordan banyak airnya, seperti taman TUHAN, seperti tanah Mesir, sampai ke Zoar. — Hal itu terjadi sebelum TUHAN memusnahkan Sodom dan Gomora. — 
Abraham tdk hanya sekedar memilih gurun , tetapi memilih berjalan bersama Tuhan dengan Iman sesuai janji Tuhan

Kejadian 13:14-18 (TB)  Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan, sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya. 

Dan Aku akan menjadikan keturunanmu seperti debu tanah banyaknya, sehingga, jika seandainya ada yang dapat menghitung debu tanah, keturunanmu pun akan dapat dihitung juga. Bersiaplah, jalanilah negeri itu menurut panjang dan lebarnya, sebab kepadamulah akan Kuberikan negeri itu.”

Sesudah itu Abram memindahkan kemahnya dan menetap di dekat pohon-pohon tarbantin di Mamre, dekat Hebron, lalu didirikannyalah mezbah di situ bagi TUHAN.

AKHIR HIDUP LOT :

Sodom di hancurkan oleh Allah, kehilangan harta dan rumah nya, isteri nya menjadi tiang garam , Lot tinggal digoa, inses dengan puteri nya maka lahir Moab dan Amon. Lot di selamatkan tapi kehidupannya mengalami kerugian yg besar.

AKHIR HIDUP ABRAHAM
Menjadi sangat kaya : ternak ,mas dan perak.

Kejadian 13:2 (TB)  Adapun Abram sangat kaya, banyak ternak, perak dan emasnya. Ishak lahir sebagai anak perjanjian.
Abraham meninggal sudah sangat tua.

Kejadian 25:8 (TB)  lalu ia meninggal. Ia mati pada waktu telah putih rambutnya, tua dan suntuk umur, maka ia dikumpulkan kepada kaum leluhurnya.

APAKAH PILIHAN KITA AKAN MEMBUAT KITA TAMBAH DEKAT PADA TUHAN, BUKAN SEPERTI LOT YANG PALING MENGUNTUNGKAN.

AWAL MEMILIH KITA LIHAT DARI MATA JASMANI SAAT ITU LOT PINTAR, BIJAKSANA, CERDAS, BERUNTUNG TAPI SECARA MATA ROHANI LOT MEMILIH SODOM MENINGGALKAN KEHENDAK TUHAN.

SANGAT BERBEDA DENGAN ABRAHAM.

Daud berkesempatan membunuh Saul, orang orang Daud berkata Tuhan telah menyerahkan Saul kpd Daud

Tetapi Daud berkata.

1 Samuel 24:6 (TB)  (24-7) lalu berkatalah ia kepada orang-orangnya: “Dijauhkan TUHANlah kiranya dari padaku untuk melakukan hal yang demikian kepada tuanku, kepada orang yang diurapi TUHAN, yakni menjamah dia, sebab dialah orang yang diurapi TUHAN.”

Tidak setiap kesempatan yg tampak nya menguntungkan kita adalah dari Tuhan dan kehendak Tuhan.

Secara akal umumnya:

Musuh yang jahat, bisa dibunuh langsung jadi raja
YESUS  MEMILIH MENOLAK KEMULIAAN MENJADI PENGUASA DUNIA.

Matius 4:8-10 (TB)  Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahan-nya, dan berkata kepada-Nya: “Semua itu akan kuberi-kan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.”
Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”

Kesempatan yg memberi keuntungan, kekuasaan, kemu-liaan, Yesus menolak karena bertentangan dengan ke-hendak Bapa.
Jangan hanya bertanya : Apakah kesempatan ini terbuka untuk saya, tetapi kita harus bertanya. Apakah kesem-patan ini sesuai dengan Kehendak Allah.
Orang yang ambisi dengan perkara perkara duniawi bisa bercabang, Keristen yang abu abu, putih dan hitam, saat di Gereja, persekutuan putih, saat bekerja berubah jadi hitam, segala cara di halal kan demi ambisi, kesuksesan, karier, tercapai keinginan.

Pintu yang terbuka belum tentu pintu yang Tuhan kehendaki.

IV. SEBELUM MEMILIH UJILAH

1 Tesalonika 5:21 (TB) Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.

Amsal 3:5-6 (TB) Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.

Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.

1. Percaya kepada Tuhan dengan segenap hatimu

Artinya : dalam mengambil keputusan untuk memilih  kita menempatkan Tuhan sebagai dasar utama, bukan hanya mengandalkan kemampuan dan perhitungan kita
( Hidup dalam pinpinan Roh Kudus, berdoa dalam Roh & kebenaran, Hidup sebagai Rumah doa )

2.jangan bersandar kepada pengertian mu sendiri

Bukan berarti kita tidak boleh berpikir, maksudnya jangan menganggap penilaian kita sendiri selalu benar, kita harus membuka diri kita selebar lebarnya untuk nasehat Firman dan Roh Kudus, kadang kadang Firman Tuhan di sampaikan oleh orang yg sederhana, tapi kebenaran adalah kebenaran yg menolong dan menye-lamatkan kita dari kerugian, masalah, bahkan kebina-saan.

Kadang kita melihat sangat baik buat kita tapi kita belum melihat akhirnya.

( bersyukur kita banyak mendengar FT, FT itu pelita hidup yang menerangi jalan kita, Roh Kudus meningat-kan FT ), nasehat yang cocok dengan FT/tidak berten-tangan dengan Firman dan mendatangkan damai di hati.

3. Akuilah Dia dalam segala laku mu

Artinya libatkan Tuhan bukan hanya dalam masalah besar, tetapi dalam seluruh kehidupan, pekerjaan, ke-luarga, pelayanan, keuangan dan sehari hari, kita minta Tuhan meminpin spy sesuai dengan kehendak Tuhan.

Jangan mengandalkan diri sendiri
Yeremia 17:5 (TB) Beginilah firman TUHAN: “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!
( Org yg sombong, yg merasa dirinya pinter, hebat, kalau sukses karena saya )

Andalkan Tuhan selalu
Yeremia 17:7 (TB) Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!
( org spt ini rendah hati Dia sukses mengakui dr hati nya semua karena Tuhan )

4. Ia akan meluruskan jalan mu

Tuhan menuntun orang yang sungguh sungguh menye-rahkan jalan nya kepada Tuhan, jalan yg di luruskan Tuhan bukan jalan yg paling mudah, ttp jln yg di arahkan sesuai KehendakNya.

V. MEMILIH MELAKUKAN SESUAI KEHENDAK TUHAN TERKADANG ADA RESIKO

Ester 3:2-3 (TB)

2 Dan semua pegawai raja yang di pintu gerbang istana raja berlutut dan sujud kepada Haman, sebab demikianlah diperintahkan raja tentang dia, tetapi Mordekhai tidak berlutut dan tidak sujud.
3 Maka para pegawai raja yang di pintu gerbang istana raja berkata kepada Mordekhai: “Mengapa engkau melanggar perintah raja?”
Mordekhai harus memilih :
Takut kepada manusia : ikut berlutut menyembah kepada Haman seperti orang lain atau tidak dengan konskwensi dibunuh bukan hanya dirinya saja tapi bang-sanya ( genosida ).

Mordekhai tetap memilih menurut kehendak Tuhan dan berani menanggung resiko.
Kenapa Mordekhai tidak mau menyembah Haman?
— Hanya Allah yg patut di sembah.
— Haman juga keturunan Agag.
Agag adalah raja Amalek yg mana Saul tidak mentaati perintah Tuhan, Agag dan keturunannya harus dibunuh bukan di sembah. Di dalam pernikahan, tradisi, pekerjaan, rekreasi dll harus tegas memilih dan menolak yg Tuhan tdk ber-kenan walaupun ada resiko. Daniel, Ruth

KESIMPULAN

Kita tidak dapat menghindari pilihan dalam hidup
Tetapi kita harus menentukan siapa yg menjadi dasar dari setiap pilihan kita
Jangan hanya memilih apa yang menyenangkan hati kita, tapi pilihlah apa yang menyenangkan hati Tuhan.
Yosua : memilih Tuhan Y 24:15.
Daud, Mordekhai, Ruth, Daniel.
Jangan seperti Adam, tapi seperti Kristus.

Scroll to Top