M4664 – Matius 16:13-18. Petrus, Batu Karang yang Teguh

ASAL USUL

Petrus adalah orang yg tidak terpelajar (Kis 4:12) dari desa BaitSaida (Yoh 1:44), pekerjaannya adalah seorang nelayan cukup lama

Petrus akhirnya termasuk dalam tiga rasul utama, yaitu dgn Yohanes, Yakobus.

Ada 166 ayat dalam Wasiat Baru yg menulis nama Petrus, sekalipun ia orang sederhana, tetapi bisa menjadi orang yg indah di hadapan Tuhan (Yo-hanes disebut sebanyak 142 kali, termasuk Yohanes pembaptis, Yohanes yg lain, Yakobus disebut sebanyak 63 kali dll). (Perhatikan Mat 16:22-23).

Petrus dipanggil oleh Tuhan Yesus menjadi penjala manusia, Mat 4:19.

Penjala orang disini bukan dalam arti yg jelek, kena jerat, untuk kepen-tingan orang yg menjala, bukan! Ini artinya menolong orang2 yg tidak bisa masuk Surga karena dosanya Wah 21:27, ditolong, diselamatkan, sehing-ga bisa masuk Surga! Bukan untuk keuntungannya (seperti menangkap ikan, nelayannya untung dapat rezeki). Disini justru sebaliknya, gara2 menye-lamatkan jiwa2 Petrus ber-ulang2 banyak menderita karena menyela-matkan orang, misalnya dianiaya Kis 5:41, tetapi ia bersukacita. Bahkan sampai masuk penjara untuk dibunuh keesokannya Kis 12:1-18. Ia lepas se-bab belum waktunya. Sekalipun Hero-des itu sangat jahat dan punya kuasa beasr untuk membunuh Kis 12:2 dll, tetapi kalau Tuhan berkata belum, ma-ka Petrus pasti lolos, lepas. Kalau be-lum waktunya, maut tidak bisa datang, sebab yg menentukan adalah Tuhan 1Sam 2:6, baik ancaman pembunuhan, penyakit, bencana dan malapetaka, Tu-han yg menentukan, sebab itu jangan takut tetapi periksa diri supaya tetap hidup suci, berkenan pada Tuhan dan berdoa dgn iman, dalam Roh dan kebenaran. Kalau jatah umur Petrus selesai, ia baru mati (menurut banyak orang, waktu Nero, Petrus di salib, tetapi tidak ditulis dalam Alkitab). Jangan takut mati, tetapi pakailah kesempatan hidup ini baik2, supaya rohani meningkat semaksimal mungkin dalam hidup yg suci dan ber-buah2, berkenan pada Tuhan.

Mat 4:19. Menyelamatkan jiwa2.

Ini adalah tujuan utama Allah dari seluruh proyekNya menciptakan se-mesta. Ini satu2nya tujuan utama Tu-han, menyelamatkan jiwa2 2Pet 3:9, Yoh 3:16. Semua orang beriman harus menjadi garam dan terang dunia (Mat 5:13-16) ini berarti menyelamatkan jiwa2, sehingga tidak masuk Neraka, tetapi masuk Surga. Ini kewajiban se-tiap orang beriman.  Betapa pen-tingnya tujuan ini, sampai Tuhan Yesus turun menjelma menjadi manusia seperti kita untuk menebus dosa kita dgn menjadi Anak domba Allah yg dikorbankan Yoh 1:29. Ini dahsyat, tetapi dilakukan Putra manusia Yesus sampai genap semuanya Yoh 19:33. Juga kita harus taat untuk ikut me-nyelamatkan orang lain, sbb:

1. Kita wajib mengasihi orang di sebelah Luk 10:27,  yaitu untuk kese-lamatan jiwanya yg kekal. Apalagi untuk isi rumah kita sendiri Kis 16:31; Kalau ada kasih mau menolong mele-paskan dari Neraka dan masuk Surga. Kalau orang itu tidak mau, kasihan, terus doakan, tetap tidak mau, rugi sendiri.

2. Perintah Tuhan Mat 28:19, Mrk 16:15. Tuhan akan menyertai kita dgn kuasa dan tanda2 Mrk 16:17-20. Sebab banyak orang dibutakan oleh iblis, tidak mengerti, tidak mau.

3. Tahu berbuat baik (memindah-kan orang itu ke Surga supaya sela-mat), tetapi kalau tidak kita lakukan, itu menjadi dosa, sehingga kena hu-kuman juga Yak 4:17.

4. Ini adalah melakukan kehendak Allah Mat 7:21.

5. Kalau tidak mau taat, Kerajaan Surga akan diambil daripadanya (arti-nya masuk Neraka) diberikan kepada orang lain Mat 21:43.

6. Harus menggarami di panci atau lingkungan masing2 Mat 5:13, kalau tidak mau menggarami (tidak jadi ga-ram yg asin) akan dibuang! Hilang keselamatannya.

7. Harus menerangi sekitarnya, sebab pelita yg padam tidak boleh masuk Surga Mat 5:14-16; 25:12; Wah 2:5; 3:11.

8. Carang atau pohon yg tidak berbuah dipotong, lalu masuk api Yoh 15:26, Mat 3:10, Luk 13:6,9.

9. Hamba yg malas dan jahat akan dibuang Mat 25:26,30.

10. Orang yg tidak mau menye-lamatkan, lebih2 orang yg menjadi tanggungan kita, itu hutang darah Yeh 33:5-7. Sebab itu marilah kitataat me-nyelamatkan orang lain. Ini bukan ha-nya tugas Petrus, tetapi semua orang. Kalau jabatan itu lain, tidak semua dapat jabatan yg sama Ef 4:11. Tetapi kita semua dipanggil Tuhan untuk menyelamatkan jiwa2.

Kis 4:13. Petrus orang sederhana. Tetapi Tuhan pakai dgn luar biasa. Memang ia kemudian diangkat jadi rasul, tetapi menyelamatkan jiwa2 adalah tugas semua orang beriman, kita harus menyelamatkan jiwa dan Petrus berhasil sekalipun orang seder-hana. Tuhan bisa pakai siapa saja, bah-kan kanak2 lebih dari orang yg pintar Luk 10:21. Kita boleh sekolah supaya terdidik (zaman sekarang perlu seko-lah) itu tidak salah, tetapi itu bukan syarat masuk Surga. Kewajiban orang beriman adalah untuk memenangkan jiwa, apalagi orang di dekatnya.

Kita bisa menyelamatkan orang untuk lepas dari Neraka, bukan dgn kepintaran kita, tetapi dgn kuasa Allah, sebab ini adalah pekerjaanmerebut jiwa2 dari tangan iblis, bukan merayu dgn kepintaran 2Kor 4:4. Kalau iblis diusir dgn kuasa Allah, matanya celik dan bisa mengerti dan bisa memilih untukpercaya pada Tuhan Yesus, se-hingga selamat jiwanya! Sebab itu cara yg betul adalah punya kuasa Allah Kis 1:8, yaitu dgn terus hidup benar dan dipimpin Roh Rom 8:14. Roh Kudus yg melepaskan orang berdosa dari kuasa iblis, sehingga merdeka bisa percaya dan pindah ke dalam tangan Allah, la-hir baru, dan selamat. Menangkan jiwa bukan supaya sukses, tidak kalah ber-saing, tidak, sebab kita tidak mencari keuntungan jasmani atau kepujian, tetapi untuk berkenan pada Tuhan, untuk menolong menyelamatkannya dari hukuman Neraka, supayahidup kita berkenan pada Tuhan, sebab itu yg dikehendaki Tuhan dari kita, supaya sama2 masuk dalam Surga dan jiwa2 yg kita menangkan itu menjadi mahkota kita 1Tes 2:19.

Mat 16:16-18. Petrus batu karang yg teguh. Petrus seorang yg tulus dan sungguh2 mencintai Kristus, sehingga Putra manusia Yesus menubuatkan satu perkara yg besar tentang Petrus, sebab Allah bekerja dalam Petrus, se-hingga ia jadi yakin bahwa Putra ma-nusia Yesus itulah Kristus (Mesias) dan Dialah Putra Allah yg hidup dan Putra manusia Yesus mengatakan bahwa Pe-trus adalah batu karang dan di atasnya akan dibangun Gereja dan tidak akan dikalahkan oleh pintu alam maut. Apa yg membuat Petrus menjadi batu karang yg kuat? Sebab berani mende-rita karena Kristus, karena kebenaran. Ini sengsara salib. Dan memang banyak orang2 dalam Gereja permulaan ini yg mengalami aniaya salib sampai mati. Tetapi heran hasilnya luar biasa. Gereja tetap tumbuh, dan berkembang sam-pai hari ini bahkan sampai Gereja hujan Akhir. Gereja akhir zaman pada masa penamatan rencana Allah, justru men-jadi ajaib seperti Surga di bumi Wah 12:1. Salib memang merupakan dasar hidup Gereja di jalan sempit. Tidak ada pertumbuhan dan tidak dapatber-buah2, kalau tidak mau pikul salib.  Dan salib itu kuasa Allah bagi kita 1Kor 1:18. Memang jalan orang beriman adalah jalan sempit, jalan salib. Gereja mula2 banyak yg pikul salib sampai mati, termasuk Petrus (menurut se-jarah Petrus di salib terbalik atas permintaannya sendiri). Untuk semua sengsara ada mahkotanya, apalagi sampai mati. 12 murid, semua mati karena aniaya kecuali Yohanes yg mati di pulau Patmos.

Dalam hujan Akhir, lebih2 sampai pada puncaknya, salibnya makin besar. Tetapi Gereja dalam masa penamatan rencana Allah justru tidak ada yg mati, tetapi ikut dalam pengangkatan, apa-lagi yg menjadi sempurna, kecuali orang2 yg termasuk golongan yg ter-tinggal, akan mati dalam zaman Anti-kris (3,5 tahun II), tetapi tetap semua tumbuh dan menang dgn sengsara Salib! Dalam suratnya Petrus menulis tentang Salib sebanyak 15 kali dalam 5 pasal. Sebab ini jadi kunci kemajuan orang2 beriman yg terus hidup di-pimpin Roh.

Apakah sengsara salib ini? Dasarnya adalah hidup dalam kesucian, sesuai Firman Tuhan dipimpin Roh, ini dite-rangkan pada permulaan surat Petrus, yaitu 1Pet 1:15-16. Salib itu bukan sengsara penderitaan karena dosa2 dan kesalahan kita. Tetapi sengsara salib itu:

1Pet 2:19-23. Salib itu menderita karena kebenaran, karena Kristus, se-kalipun tidak salah, tidak ber-sungut2, tetapi bersyukur seperti Kis 5:41. Kalau tidak mau pikul salib, tumbuh reaksi dosa, jatuh!

1Pet 3:9. Tidak membalas, tetapi memberkati.

1Pet 3:14. Menderita sengsara karena kebenaran, itu bahagia.

1Pet 3:16-18. Di-kata2i jahat tetapi benar. Ia mati dalam tubuh tetapi hidup dalam Roh.

1Pet 4:1. Orang yg mau menderita sengsara salib dalam tubuh, justru akan penuh dgn kuasa Allah, sehingga bisa berhenti berbuat dosa, bisa tetap dalam kesucian, tidak bereaksi dosa sekalipun kena sengsara salib.

Mau menderita sengsara salib men-jadi perisai yg bisa menahan, bahkan mematikan semua keinginan dosa, sehingga selama hidup, kita tidak me-nuruti segala keinginan daging/ ma-nusiawi, melainkan melakukan kehen-dak Allah.

1Pet 4:2-5. Kita tidak ikut dorongan daging atau arus dosa dalam dunia, tetapi tetap dalam jalan Allah, dalam kesucian, dan disertai kuasa dan hik-matNya, sebab dipimpin oleh Roh Ku-dus mau dan bisa pimpin orang yg mau pikul salib dan hidup dalam kesucian.

1Pet 5:1-4. Salib di dalam dunia menjadi kekuatan dan kuasa Allah, sehingga kuat mematikan daging, te-tapi satu kali di Surga salib itu menjadi mahkota kemuliaan kita untuk kekal. Sebab itu pikul salib dgn tulus, tetapi dalam kesucian sesuai Firman Tuhan, itu membuat kita terus menang atas segala keinginan daging, dunia dan iblis.

1Pet 1:7-9. Orang yg menderita karena sengsara salib itu seperti diuji dgn api dan hasilnya seperti emas yg teruji, luar biasa.

Kita harus terus bersedia di jalan salib, akanterus menang 1Pet 4:12-19. Dosa dan kejahatan akan makin me-ningkat dgn dahsyat di akhir zaman ini Wah 22:11, bahkan dalam bentuk2 yg belum pernah kita ketahui seperti binatang ke-4 dalam Daniel 7, sebab hukum2 dalam dunia ini ter-balik2, sehingga yg keji dan najis itu menjadi kesukaan dan kemuliaannya Fil 3:19. Mengapa Tuhan membiarkan, tidak langsung dihukum saja supaya dunia bersih? Tetapi justru ini menjadi ujian Akhir di seluruh dunia (global), sehing-ga Gereja yg tahan, bisa tumbuh, ma-suk dalam golongan orang yg ikut pengangkatan, tetapi yg tidak lulus akan masuk dalam golongan atau Gereja yg tertinggal Wah 3:10, Luk 21:34-36.

Bersedialah mulai sekarang makin mahir pikul salib, mematikan daging, lebih2 yg akan tumbuh sampai sem-purna, mereka harus merobek da-gingnya total seperti Tirai yg pecah dari atas sampai bawah, seperti waktu Putra manusia disengsara di salib, tidak ber-sungut2, tetapi tetap bersyukur dan semua kata2 dan sikapnya ber-kenan pada Tuhan dan lulus, menjadi sempurna Ibr 10:19-20  (9:3). Meski-pun Petrus pernah menygkal Tuhan (karena kelemahan, bukan sebab se-ngaja atau benci) dan ada sedikit salah, tetapi sebab mau taat, mau pikul salib, ia dipulihkan menjadi indah.

Jadi dgn mahir pikul salib itu kita bisa tahan dan menang melawan pintu alam maut Mat 16:18. Pondasi batu karang yg kuat itulah mau menderita karena hidup benar sesuai dgn Firman Tuhan dan kita akan tumbuh dalam Gereja yg kuat, dgn Kristus sebagai kepala dan kita semua sebagai tubuhNya dalam kesucian dan kasih.

1Pet 4:14. BAGIAN ALLAH

Kalau kita sudah melakukan bagian kita, maka Allah akan melakukan ba-gianNya, yaitu Roh kemuliaan akan mengangkat orang2 yg mau pikul salib menjadi Gereja yg kuat dan teguh, seperti Gereja mula2. Petrus ada dalam hujan Awal, tetapi orang2 yg ada da-lam hujan Akhir, karena mau menderita karena kebenaran, akan lulus dalam ujian yg besar di akhir zaman (ujian Akhir global dan baptisan api Mat 3:11, Luk 12:49-50).

Tuhan akan memberikan fazi (fa-silitas akhir zaman ilahi) sehingga Gereja atau golongan yg sudah lulus dalam ujian Akhir global akan tumbuh dgn cepat seperti kilat dari Timur ke Barat dalam masa penamatan rencana Allah ini Mat 24:25-27. Gereja bisa tumbuh dgn cepat seperti kilat dalam 3,5 tahun I sesudah ujian Akhir global sampai hari pengangkatan sesudah 1260 hari, lalu Tuhan datang dan ikut dalam pengangkatan. Jangan lupa bah-wa penentuan kita untuk masuk go-longan yg ikut pengangkatan itu di-tentukan sebelum Minggu ke-70 Da-niel. Dgn proses pertumbuhan yg seperti kilat ini banyak orang tumbuh bahkan ada yg menjadi sempurna se-hingga jumlah orang sempurna (mem-pelai Kristus) itu digenapkan Wah 14:1.

Kita harus bersedia sekarang, siap menghadapi ujian sejak sekarang dan harus terus menang. Jangan menunggu sudah dekat, baru bersedia, terlambat! Jangan kalau Dia sudah nyata akan datang baru bersedia, jelas terlambat. Sebab ujian Akhir global itu ada sebelum Minggu ke-70 Daniel, dalam masa permulaan Minggu ke-70 Daniel (pre Tribulation) 75 hari Dan 12:12, Mat 24:42. Jangan mendua, sekarang ikut daging dan dunia sedikit2, nanti kalau sudah pasti, sudah dekat baru habis2an bersedia, akan keliru dan terlambat. Ingat kita harus bersedia untuk kedatangan Tuhan secara pri-badi (waktu mati Ibr 9:27) dan waktu pengangkatan (1Tes 4:16-17) sebab kita tidak tahu kapan saatnya, harus bersedia sekarang, terus menang da-lam pencobaan2 yg kita hadapi seka-rang ini, terus tumbuh dalam kesucian dalam Ruangan Suci, sehingga siap untuk bertemu Tuhan.

Jangan sampai jadi suam, campuran atau netral, itu akan diludahkan keluar oleh Tuhan Wah 3:16. Sekarang harus terus dalam kesucian, lebih2 dgn Perjamuan Suci, sebab ini kuncinya Luk 17:37. Salah satu tanda kedatangan Tuhan itu adalah Perjamuan Suci, se-bab orang yg sungguh2 hidup terus dalam kesucian, bahkan kalau sudah sampai waktunya untuk melakukan Perjamuan Suci setiap hari dgn betul Kis 2:4b, itu berarti sudah seperti dalam Luk 17:37. Sebab orang yg makan Perjamuan Suci dgn betul setiap hari seperti dalam Luk 17:37,tidak akan mati Yoh 6:50, tetapi ikut dalam pengangkatan, bahkan juga ada yg jadi sempurna.

Ini suatu rahasia, sebab itu jangan minum Perjamuan Suci dgn salah karena ada rahasia yg besar dalam Perjamuan Suci. Perjamuan Suci ini luar biasa, yg makan dgn salah akan mati rohaninya lalu jasmani Ul 11:24-25, tetapi yg makan dgn betul akan hidup, rohani bahkan juga jasmani, istimewa pada penamatan rencana Allah dalam 3,5 tahun I Minggu ke-70 Daniel akan tumbuh dgn indah, bisa ikut peng-angkatan dan sebagian menjadi sem-purna, tanpa mati, langsung naik ke tahta Allah pada masa pribadinya masing2. Orang yg makan Perjamuan Suci ini hubungannya dgn kedatang-anNya. 1Kor 11:26 (27-30).

Tetaplah dalam kesucian, jangan ada benci, cinta uang, zina dll dosa, tetapi tetap dalam kesucian, sehingga kita dipersiapkan, bisa lulus dalam ujian Akhir global (meskipun masih belum waktunya, tetap hidup dalam kesucian dan kasih, terus dipimpin Roh, sebab itu kehendak Tuhan, bukan jatuh bangun dalam dosa 2Pet 2:22. Ia tidak akan lulus dalam ujian hari2 ini dan ujian Akhir global.

Ingat yg diangkat bukan Halaman, tetapi Ruangan Suci Wah 11:2 (terus tumbuh dalam kesucian, bukan jatuh bangun di Halaman). Maka kita akan siap Mat 24:42 dan tumbuh dalam pertemuan yg besar di udara.

KESIMPULAN

Bagian kita seperti Petrus, menjadi batu karang yg kuat, yaitu hidup dalam jalan sempit, maumenderita karena kebenaran ia akan tumbuh dalam ke-sucian, maka se-waktu2 kita siap ujian Akhir global untuk ikut dalam golongan (Gereja) yg diangkat. Kalau tidak ikut golongan yg diangkat, ada dua kemungkinan lain, yaitu mati dalam dosa langsung ke Neraka, atau kalau tertinggal masuk zaman Antikris, itu masa sengsara yg paling dahsyat tanpa batas, sampai mati.

12 rasul2 ini, istimewa Petrus Mat 10:2 akan tertulis pada batu karang dalam Yerusalem Baru Wah 21:14. Begitu juga orang2 yg menjadi sem-purna, punya bagian dalam Yerusalem Baru, Surga tingkat III, sebab itu biar kita meniru seperti Petrus untuk menjadi batu karang yg teguh, istime-wa mau menderita karena kebenaran (salib) sehingga kita bisa tumbuh terus dalam kesucian (terus tumbuh dalam Ruangan Suci) sampai pada tingkatan yg tertinggi, mulia sampai kekal.

Nyanyian:

Aku pilih jalan yang s’lamat.

Scroll to Top