SX-782 Yang Tidak Kelihatan

2 Kor 4:18
“Sebab kami tidak memperhatikan yang keliha-tan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.”

Ada 2 hal yg akan kita lihat, yang kelihatan dan satu lagi yg tidak kelihatan.

Apa yg Dimaksud “Yang Tidak Kelihatan”? –> ini adalah perkara2 yang KEKAL, perkara2 Ilahi seperti mujizat, pertolongan, jawaban dari Tuhan, perkara2 yg diatas, bukan hal2 atau perkara duniawi atau yg sementara, yg bisa dilihat seperti kita punya sepeda, rumah, uang dll –> itu semua bisa kita lihat, kita rasakan selama kita di dunia –> tapi semua itu fana, sementara sampai kubur habis –> tapi yg tidak kelihatan itu kekal bersambung terus sampai di Surga jika orang tersebut percaya kepada Tuhan Yesus dan akan bersambung di neraka jika orang tersebut tidak mau percaya kepada Tuhan Yesus.

Mana yg lebih utama, yg kelihatan atau yg tidak kelihatan? –> memang selama kita hidup dalam dunia, kita masih butuh uang, bekerja, berumah tangga, sekolah dll hal2 jasmani, ini juga penting –> tapi jika ditanya mana yg lebih utama –> Kol 3:1-2 perkara2 yg diatas, yang tidak kelihatan.

Bagaimana kita bisa mewujudkan yang tidak kelihatan menjadi nyata? Ibr 11:1 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yg kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yg tidak kita lihat

Dengan Iman kita bisa mewujudkan apa yg tidak kelihatan menjadi nyata, jangan pakai akal, jangan lihat fakta, seperti perempuan yg sakit pendarahan 12 tahun.

Juga saat Petrus setelah semalaman mencari ikan dan Petrus tidak mendapat apa2, namun saat Tuhan Yesus menyuruhnya menebar jala kembali, Petrus bisa mewujudkan yg tidak kelihatan itu menjadi nyata, Petrus mendapat hasil tangkapan ikan yg besar

Lukas 5:6

Jadi dengan IMAN kita bisa mewujudkan hal2 yg tidak kelihatan dari Tuhan

Bagaimana jika persoalan kita belum Tuhan jawab

Iman itu menuntut kita untuk percaya, bahkan ketika jawaban, persoalan atau perubahan be-lum terlihat –> ketika sakit belum disembuh-kan, ketika masalah yg ada belum ada jalan ke-luar, ketika kita butuh sesuatu tapi Tuhan be-lum berikan. Bagaimana reaksi kita, marah, ngomel dengan Tuhan, mogok pelayanan, atau lebih ekstrem lagi undur dari Tuhan dan tidak mau ke gereja, FT katakan seperti carang yg lepas dari pokoknya, ini bahaya dan jika diterus-kan pasti akan celaka sebab Yoh 15:5 diluar Tuhan tidak bisa berbuat apa2

Kadang kita berharap hidup itu selalu disertai hasil yang bisa dilihat sekarang. Kita ingin doa yang cepat terjawab, masalah yang segera selesai, dan jalan yang langsung dibukakan –> tidak seperti itu, Tuhan punya waktu yg tepat untuk setiap jawaban persoalan yg kita perlu-kan dan Tuhan tidak pernah terlambat. Daniel diijinkan T masuk goa singa, sepertinya Tuhan terlambat menolong, tapi Tuhan nyatakan pertolongannya tepat pada waktunya.

Tuhan bisa memberi pertolongan kapan saja sesuai dengan kehendakNya, bisa instan air jadi anggur, bisa tunggu dulu, belum waktunya, ke-tika Lazarus sakit dibiarkan mati 3-4 hari dan dibangkitkan, atau Tuhan ingin kita yg mengge-rakkan IMAN kita untuk bisa mewujudkan yg tidak kelihatan menjadi nyata seperti Bartimeus yg buta waktu mendengar PMY lewat dia ber-usaha, berteriak meskipun dilarang orang ba-nyak sampai ketemu PMY, dan sembuh.

Kalau kita menghadapi masalah itu adalah la-tihan bagi rohani kita untuk melihat yang tidak kelihatan, seperti Paulus tidak memperhatikan yang kelihatan karena yg kelihatan hanya se-mentara, sehingga masalah, penderitaan dan aniaya tidak sedikitpun menggoyahkan iman-nya, Paulus tetap setia mengerjakan panggilan hidupnya.

2 Kor 4:8-9 “Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa.”

Begitu juga waktu Elisa dan hambanya dikepung oleh tentara Aram yg jumlahnya sangat banyak, Elisa tetap tenang sebab bisa melihat apa yg tidak kelihatan, yaitu penjagaan Tuhan dengan bala tentara Surgawi yg melindungi Elisa. Beda dengan hambanya yg mengalami ketakutan se-bab melihat yg kelihatan, ada ancaman, ada ba-haya, dia ketakutan karena melihat kotanya telah dikepung oleh musuh 2Raja 6:15. Sebab itu Elisa berdoa supaya Tuhan mencelikkan ma-ta rohani hambanya sehingga ia dapat melihat apa yang tidak kelihatan 2Raja 6:17

Ibrani 11:8 –> Oleh iman, abraham ketika dipanggil Tuhan, taat untuk pergi ke suatu tempat yang akan diberikan sebagai milik pusakanya. Dan, ia berangkat, walaupun tidak tahu ke mana ia akan pergi.

Abraham tidak tahu ke mana ia harus pergi ke-tika ia taat akan FT kepadanya, ia disuruh pergi ke Kanaan, suatu tempat yang tidak pernah dilihat Abraham, tempat yang asing baginya. 

Disebutkan “ia berangkat, walaupun tidak tahu ke mana ia akan pergi”. Ini sesuai dengan FT di Kej 12:1 TL –> di mana Tuhan berkata kepada Abraham, “Keluarlah dari negerimu… dan, per-gilah ke negeri yang akan Kutunjukkan kepada-mu kelak”. Pada waktu perintah ini diberikan, harus kemana masih belum diberitahukan, ma-sih tidak kelihatan dimana akhirnya.

Tapi Abraham bisa melihat yg tidak kelihatan dengan penuh ketaatan, sebab ini panggilan Tuhan kepada Abraham –> untuk apa Abraham dipanggil Tuhan?? Kej 12:2 –> akan dijadikan bangsa yg besar, meskipun kita tahu, sampai masa tuanya Abraham tidak dikarunia seorang-pun anak sebab istrinya mandul, tapi FT itu pasti Ya dan Amin, sampai akhirnya janji FT itu dinyatakan kepada Abraham dengan lahirnya Ishak dimasa tuanya dan Sarah istrinya juga sdh mati haid, tapi buat Tuhan tidak ada yg mus-tahil.

Mungkin jika saat ini hari2 kita terasa sulit dan berat, percayalah masih ada harapan.
Jika kita merasa sendirian, percayalah janji-janji FT Ibrani 13:5b “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau, dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.” –> ini janji FT yg tidak kelihatan –> bagaimana kita bisa mewu-judkan dan kita alami –> percaya saja


Tuhan Yesus berkata Yoh 20:29b …. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, tetapi percaya.”

Dalam dunia kelihatan dulu baru percaya –> perlu bukti dulu, baru percaya.

Tetapi didalam Tuhan kebalikannya –> Tuhan maunya, “Percaya dulu baru akan melihat.” Per-caya kamu akan sembuh, nanti baru melihat kesembuhan.

Kita harus percaya dulu, nanti kamu melihat yang kamu percaya. Inilah yang disebut dengan iman.

Ilustrasi –> kalau kita pergi naik pesawat terbang.

Begitu naik pesawat, begitu duduk kita percaya, walaupun kita tidak lihat pilotnya kita tidak kenal pilotnya tapi kok bisa kita duduk di pesa-wat terbang, mungkin kita langsung tidur tahu2 sampai di tujuan, hanya percaya sama pilot saja.

Sekarang kita mau melihat kisah tentang Gideon –> mengapa Tuhan memilih Gideon untuk membebaskan umat Tuhan dari penja-jahan bangsa Median.

Inilah yg indah dari Gideon dimata Tuhan:

  1. Rindu melihat perbuatan ajaib yg Tuhan pernah lakukan dan Gideon ingin mengala-minya Hak2 6:13
  2. Gideon tahu diri, atau sadar diri dan mau merendahkan dihadapan Tuhan dengan ber-kata apa adanya Hak2 6:15

Kita tahu akhir dari kisah ini, Gideon menang besar dengan cara yg ajaib, hanya dgn 300 pasukan yg membawa buyung, obor dan terom-pet mengalahkan 135ribu tentara Median dan Amalek yang punya kereta perang dan persen-jataan yg lengkap.

Luk 15:11-32 diceritakan si bungsu ini minta harta warisan sama bapaknya ketika bapaknya masih hidup dan pergi meninggalkan bapanya.

Waktu anak bungsu itu bangkrut, waktu dia melarat tidak punya uang, tidak bisa makan, dia menderita, dia kelaparan sampai mau makan makanan babi pun tidak bisa Luk 15:16. 

Dia mulai sadar akan keadaan dirinya yg men-derita Luk 15:17

Luk 15:18-19 anak bungsu ini sadar dan berto-bat, dia berkata dalam hati, “Aku sudah berdosa kepada surga, berdosa kepada bapa.” Dia kem-bali kepada bapanya.

KESIMPULAN

  1. Mata rohani kita harus terbuka supaya bisa melihat perkara2 yang tidak kelihatan, perkara2 kekal, perkara2 Ilahi, hal2 yang Sorgawi.
  2. 2Kor 5:7 Sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat.

Ibrani 13:5b “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau, dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”

Scroll to Top