M4658 – Wahyu 21:1. Hidup dalam Tiga Zaman

PENDAHULUAN

(Yes 65:17; 66:22, 2Pet 3:13)

Dimana hidup kita dimulai, dimana akhirnya dan apakah artinya hidup da-lam tiga zaman?

Zaman I. Sudah ada manusia, sebelum lahir Ef 1:4.

Zaman II. Sejak lahir sampai mati.

Zaman III. Sesudah mati sampai kekal.

Kita perlu mengerti hal ini supaya jangan hidup kita sia2, sebab hidup hanya satu kali, biarlah jadi seindah mungkin, kalau bisa sesuai dgn rencana Allah yg baik dan sempurna (semua ada ayat2nya, tetapi sekarang belum lengkap).

A. SEJAK DICIPTAKAN SAMPAI LAHIR DI DUNIA

Kita ini sudah ada sebelum dunia ini dijadikan Ef 1:4 (ribuan tahun yg lalu), sebelum Hawa dan Adam jatuh dalam dosa, jadi, jauh sebelum6.000 tahun; sebelum dunia ini dijadikan,  misalnya 10.000 tahun yg lalu kita sudah ada (dalam roh). Hampir seluruh isi dan peristiwa yg terjadi dalam alam ini kita tidak tahu, tidak mengerti, tetapi kita perlu tahu sebab semua ini sudah di-tulis dalam Alkitab untuk kita. Tetapi identitas kita, anaknya siapa, akan lahir dari kota mana, lalu bagaimana tum-buhnya dll, semuanya tentang masing2 kita, Allah sudah tahu dan Ia sudah menciptakan manusia (rohnya) dan tahu semua tentang masing2 kita.

Kita melihat beberapa kesimpulan dari zaman ini, yaitu:

1. Allah yg ada dari kekal. Pikiran kita tidak bisa mengerti tentang Allah dan keadaanNya yg Maha kuasa, Maha tahu, Maha hadir dan kekal, tetapi Dia sudah ada dari kekal sampai kekal. Kita tidak bisa membaygkan bagaimana Allah itu, sebab Ia ada dan kekal, tidak ada permulaan dan akhir yg bisa kita pikirkan atau mengerti.

2. Allah itu pencipta semua per-kara yg ada, termasuk kita. Dia tidak hanya menciptakan (itupun sudah sangat sulit untuk dimengerti), tetapi Dia sudah punya maksud dan tujuan tertentu untuk kita sekarang ini dan terus sampai kekal. Dia tidak hanya menciptakan satu orang yg ajaib (jas-mani dan rohani), tetapi menciptakan miliaran orang, dan masing2 orang itu unik. Sebelum dilahirkan dalam dunia kita sekarang, Allah sudah menciptakan setiap orang (dan makhluk hidup lain-nya) dgn rencana tertentu dan sudah tahu lebih dahulu apa yg akan kita lakukan, bukan menentukan lebih da-hulu Rom 8:29. Kita tidak dibuat seperti mesin yg 100% ditentukan se-gala2nya lebih dahulu.

Manusia itu lain dari binatang atau tumbuh2an yg hidup, yg juga punya perjalanan hidup tertentu, yg fana, tetapi sesudah mati, mereka habis, hilang sebab tidak punya roh. Kita ini makhluk kekal, punya roh (terdiri dari tubuh, nyawa dan roh, atau orang dalam = roh, dan orang luar) yg punya kemauan bebas, bisa dan harus me-nentukan nasib kita sendiri untuk kekal (binatang dan tumbuh2an tidak kekal, tetapi makhluk2 dalam alam roh itu kekal, meskipun masih belum dalam waktu ini, belum punya tubuh jas-mani).

3. Dia Maha kuasa, Penguasa tung-gal. Dia Maha hadir, kekal dan Maha kuasa di atas segala perkara yg hidup dan benda2 mati. Dia bisa membuat dari tidak ada apa2 menjadi ada dan membuat semua yg ada jadi tiada, luar biasa, tidak bisa dimengerti oleh pi-kiran manusia. Luar biasa. Dia betul2 Allah di atas segala ilah2 (palsu) dan patut kita menyembah dan taat pada Allah yg Maha kuasa dan kekal. Tidak ada yg mustahil bagiNya, tetapi ke-mampuan kita terbatas. Kita hanya bisa membuat (mengolah) dari apa yg ada, tidak bisa membuang yg ada jadi tiada dan tidak bisa menciptakan apapun dari tiada jadi ada.

4. Tentang keberadaan kita sejak diciptakan sebelum dunia ini jadi (bila, bagaimana, dimana, apa yg terjadi dll) kita tidak tahu apa2, sama sekali tidak mengerti, tetapi sudah ada. Bagaimana keadaan roh kita waktu diciptakan waktu ini? Kita tidak tahu apa2, tetapi sudah jadi, sudah diciptakan dan Tuhan sudah punya rencana yg kekal dalam kita dan tahu keadaan kita yg akan datang lebih dahulu. Ini sedikit tentang zaman I sebelum dunia ini ada.

B. KEHIDUPAN DI DUNIA SEKARANG INI

Tentang dunia tempat tinggal kita ini, kita hanya tahu terbatas, bahkan sa-ngat terbatas. Keadaan waktu yg lalu dan yg akan datang, keadaan dari tempat/ kota2 atau negara lain atau semua orang lain di dunia ini (apalagi sebelum dan sesudah kita) kita tidak tahu. Keadaan kita sendiri waktu lahir, waktu kecil, kita tidak tahu. Jumlah darah kita sendiri kita tidak tahu, bentuk ginjal, otak, dan organ2 lain kita juga tidak tahu. Begitu juga keadaan atau pikiran dan rencana2 anggota ke-luarga kita, kita tidak tahu. Kalau Allah tahu, sebab Dia Maha tahu, tetapi kita ini tidak tahu apa2 atau sangat ter-batas. Tetapi untuk diri kita dalam hidup kita dalam dunia yg fana ini, kita harus tahu apa yg perlu kita ketahui dan mengambil keputusan yg mutlak perlu untuk kita kerjakan, untuk nasib kita selanjutnya, istimewa dalam keke-kalan.

Ada yg perlu kita ketahui:

1. Dunia kita ini terbatas, sejak kejatuhan Adam sampai nanti kiamat (semua akan habis sama sekali) tidak ada sisa2 apapun, itu hampir 7.000 tahun (menurut Alkitab, buku kebe-naran Yoh 17:17), lalu masuk dalam kekekalan di Surga Bumi Baru atau Neraka kekal (Tasik api).

2. Kita ini terbatas. Kita ini adalah makhluk yg sudah diciptakan Allah sebelum dunia ini ada, lalu muncul di dunia ini lewat kelahiran dari orangtua kita, tetapi tahu hanya sedikit; Allah tahu semua, misalnya Rut bakal akan melahirkan turunan sampai rencana kelahiran Putra manusia Yesus, Allah sudah tahu Mat 1.Hidup kita hanya untuk lebih kurang 70-80 tahun Maz 90:10, kadang2 ada yg sampai 100 tahun lebih, tetapi hanya sebagian kecil. Lalu sesudah itu bagaimana dan dimana keadaan kita?

Zaman dunia sekarang ini yg paling penting yg harus kita tahu adalah apakah keadaan kita sudah selamat, bisa masuk Surga atau tidak! Yaitu:

2a. Hidup kita sangat terbatas, hanya lebih kurang 70-80 tahun,

2b. Hidup ini hanya satu kali, tidak bisa diulang.

2c. Hidup ini menentukan nasib kita dalam hidup yg akan datang sampai kekal!

2d. Kita harus tahu, kita sudah selamat atau belum, yaitu dgn percaya pada Tuhan Yesus lewat Firman Tuhan (jangan tertipu oleh iblis yg jahat yg hendak membinasakan orang sebanyak mungkin dalam Neraka).

2e. Hidup harus sudah ambil kepu-tusan (Luk 12:57) untuk menentukan ke Surga atau Neraka, dan apakah kita sudah ada dalam jalan ke sana!

2f. Ingat hidup di dunia ini ada dua macam, jadi anak2 Allah Bapa  atau anak2 bapa iblis 1Yoh 3:10. Hidup lama dan hidup baru itu berbeda, hidup lama dalam jalan lebar dikuasai dosa (hukum dosa dan hukum maut Rom 7:23-25), tetapi hidup baru itu di jalan sempit (ada 7 KPR dan dalam hukum Roh yg memberi hidup dalam kesucian Rom 8:2).

Jadi orang yg sudah percaya pada Tuhan Yesus dan yakin akan Firman-Nya, ada keselamatan dalam Kristus dan kalau kita tetap pikul salib di jalan sempit dalam pimpinan Roh, kita akan berakhir dalam kerajaan Surga untuk kekal. Tanpa Kristus, jalan sendiri, orang akan dipimpin hukum dosa dan hukum maut, dikuasai daging Yoh 3:19, dan terus bercampur dgn dosa (sedikit atau banyak) dan akhirnya menerima hukuman dari dosa2nya dalam Neraka kekal.

2g. Keputusan untuk hidup kekal dalam Surga atau Neraka ditentukan oleh hidup kita di dunia ini. Hidup di dunia ini paling penting,  sebab kita harus menentukan dan hidup berkenan pada Allah supaya masuk Surga. Hidup berdosa itu “otomatis” masuk Neraka.

2h. Kalau sudah satu kali masuk Surga untuk seterusnya tinggal di Sur-ga, tidak lagi bisa keluar dari Surga untuk selamanya. Dan kita ikut dgn Kristus, Mempelai laki2 Surga dalam Surga kekal, dalam proyek2Nya yg makinlama makin indah untuk kekal. sangat indah, sangat untung untuk kekal. Sebab itu di dunia kita harus:

1. Jalan Tuhan, dalam kesucian, hidup dalam tingkat Ruangan Suci.

2. Hidup dipimpin Roh supaya me-ningkat setinggi mungkin, bahkan kalau bisa sampai sempurna Ibr 6:1,19.

3. Berbuah jiwa2 sebanyak mung-kin, tujuan utama proyek Allah. Yg lain hanya perlengkapan. 

Sebab Allah ingin semua selamat, yaitu yg mau percaya dan taat kepadaNya, sebab ini tujuan utama Allah, yaitu menyelamatkan jiwa2. Perkara2 fana itu hanya fasilitas yg Tuhan juga se-diakan seperti kesehatan, keuangan, pekerjaan, kepintaran dll, tetapi tujuan atau proyek utamanya adalah Surga, baik diri kita dan seisi rumah kita masing2Kis 16:25 dan orang2 seisi dunia yg bisa kita capai.

Jadi tiga hal ini adalah pokok utama dalam hidup kita. Jangan mengejar yg fana, jangan mengutamakan hal2 besar dalam dunia (kedudukan, harta dll),tetapi kehilangan yg kekal Mat 16:26.

Sesudah lahir baru, kita jadi  orang baru, anak2 Allah, kita harus terus hidup dipimpin Roh Rom 8:14 seperti Kristus, yaitu:

a. Dgn tabiat baru. Jangan dgn tabiat lama dalam dosa, akan jadi batu sontohan Rom 2:24. Juga Tuhan tidak berkenan, kita harus pakai tabiat baru yg suci, dgn kasih dan menjadi berkat, sebab ini penting ufntuk bisa tumbuh seperti Kristus, sampai masuk dalam kesukaan yg kekal di Surga yg begitu indah, senang, sukacita untuk kekal, sangat mulia. Roh Kudus akan meno-long kita, membantu, mendorong dgn buah2 Roh itu untuk mempercepat timbulnya tabiat baru dgn pinjaman tabiat baru (yaitu dgn buah Roh dari Roh Kudus!). Jangan ragu2, tetapi dgn iman dalam tabiat baru dipimpin Roh. Bukan hanya di Gereja, juga di rumah, di kantor (apalagi kalau jadi direktur, yg berkenan pada Tuhan, berkenan ke-pada Tuhan, rohani terus tumbuh, lemah lembut seperti Musa, rendah hati, bisa “mencuci kaki” orang yg lebih rendah dan bisa mengampuni dgn ka-sih dst supaya kita bisa menyelamatkan orang lain). Ini membuat orang itu sendiri hidup sejahtera dan sukacita dalam kesucian, tidak gelisah, tertu-duh, tidak terikat dosa, tetapi senang sekali. 

b. Dgn perbuatan atau kemam-puan seperti Kristus. Roh Kudus juga memberi karunia2 Roh (1Kor 12:7-11) supaya kemampuan ilahi dalam kita sebagai anak Allah jadi nyata dan bisa menjadi berkat dan pertolongan yg indah. Ingat kemampuan ilahi untuk setiap anak2 Allah Mrk 16:17-20, Luk 10;19, Kis 1:8. Hadapi dgn tulus dan kasih untuk menjadi berkat bagi ke-muliaan Allah. jangan lupa perlu terus dipimpin Roh sehingga ada peng-urapan Roh Kudus yg mengalahkan iblis dan semua pekerjaan iblis. Kalau kita terus dipimpin Roh, maka hidup kita bukan milik kita lagi, tetapi Kristus, maka kita akan menang melawan iblis dan kaki tangannya Fil 1:21. Kita harus mengerti baik2 supaya bisa melak-sanakannya dgn iman berdasar Firman Tuhan, tidak lagi ragu2. Anak itu se-perti bapaknya. Anak ikan bisa be-renang, anak burung bisa terbang. Me-mang perlu waktu, tetapi tidak lama, lalu bisa terbang untuk se-lama2nya. Anak2 Allah punya kuasa dan kemam-puan dari Allah, dgn cara2 ilahi, hadapi semuanya seperti Kristus! Latih terus dgn iman seperti Kristus, kita akan berhasil, jangan ragu2. Maka kuasa Allah dan hikmatNya menjadi nyata, Nama Tuhan dipermuliakan.

Justru dalam hidup kita ini kita harus aktif se-penuh2nya, sebab hanya di dunia kita diolah, pikul salib, men-derita karena kebenaran untuk taat pada Firman Tuhan, dgn tabiat baru yg bisa mengasihi musuh dan dgn mem-punyai kuasa dan hikmat dari Allah dgn limpah.

Jangan orang Kristen dan Gereja mi-nim mujizat dan tanda2 ajaib, sebab itu yg menyertai orang beriman. Bukan kita mengejar mujizat dan tanda2 ajaib, tetapi mujizat menyertai kita Mrk 16:20, Ibr 2:4.

Orang beriman dan Gereja jangan miskin hikmat, kuasa, tanda2 dan mujizat dari Allah, tetapi limpah, se-hingga juga penuh kesaksian (dgn tulus dan rendah hati, bukan bersaing, tidak mau kalah supaya menang, bukan!!) 1Kor 4:7, 2Kor 4:7. Ini cara hidup yg normal dari orang beriman, maju te-rus! Kristen itu berarti hidup seperti Kristus di mana2 disertai Allah, dipim-pin Roh dan limpah kemampuan ilahi Kis 11:26. Bukan hanya tanda2 dan mujizat tetapi juga limpah Firman Tuhan, 7 KPR, sehingga kita makin seperti Kristus (Yak 2:22-23 jadi pelaku2 Firman Tuhan), maka kesucian kita makin meningkat sampai kesucian yg mutlak karena lahir dari Allah 1Yoh 3:6. Jangan tetap bayi Ibr 5:12-14; 6:1,19. Kalau jalan kita dgn kasih dalam segala segi hidup kita dan segala pelayanan kita (dgn tanda2 dan mujizat dari Tuhan), maka kita melakukan kehendakNya dan terus tumbuh dalam kerendahan hati menjadi seperti Kris-tus. Betul hidup di dunia paling pen-dek, sebentar, tetapi Allah yg Maha tahu, dgn tepat dan sempurnasudah mengatur dan merencanakan supaya dalam jatah umur yg kita terima, kalau dipakai dgn betul,kita bisa menjadi sempurna seperti Kristus Ef 2:10, Yer 29:11. Tetapi jangan sampai berdosa atau semaunya sendiri, memakai ren-cana sendiri, maka kita akan keluar dari jalan (ril) Allah, tidak bisa tumbuh sesuai rencana Allah sampai penuh 100%. Yusuf tetap taat dalam kesucian, tidak menuruti kerinduan dan kehen-daknya sendiri, maka ia mengalami rencana Allah sampai penuh dan mim-pinya jadi, terus sampai waktu mati tulang2nya dibawa ke Kanaan, lalu bangkit waktu Putra manusia Yesus mati, Yusuf mengalami rencana Allah sampai penuh, 100%ikut kebangkitan sulung.

Daud seorang yg amat indah dan berkenan pada Allah, tetapi sayg ia menuruti daging, jadi dosa besar, ren-cana Allah yg paling tinggi hilang (Kis 2:29; 13:36, tidak bisa sempurna). Te-tapi Abraham tidak masuk tahanan orang benar Wasiat Lama yg mati (seperti semua orang benar Wasiat Baru), tetapi ada di Surga Yoh 8:56. Memang dosa itu pekerjaan setan, menuruti daging dan merusak rencana Allah yg mulia.

Untuk setiap orang yg lahir baru, Allah membuat rencana lengkap dan sempurna 1Kor 12:6. Tetapi pelaksa-naannya tergantung dari kita masing2, kalau mau taat akan Firman Tuhan dalam pertolongan dan pimpinan Roh Kudus, kita bisa mencapai hidup yg 100% seperti rencana Allah, misalnya Yusuf yg dikenal taat akan Firman Tu-han, sekalipun mengalami penderitaan yg berat karena Kristus, ia tetap taat (itu menjadi pengolahan baginya), maka rencana Allah jadi 100% dalam hidupnya, mimpi2 yg Tuhan beri terjadi 100%. Juga hidup selanjutnya, ia tetap dalam kesucian, mengampuni kakak2-nya, Potifar dan istrinya dll, juga dalam kesucian nikah tetap monogami, mes-kipun ada kesempatan besar dan ba-nyak untuk poligami menuruti nafsu-nya, ia tetap hidup sesuai Firman Tu-han dan mengalami rencana Allah (hampir) 100% (kalau ada dosa kecil, bertobat, dosanya hilang);Tulang2nya disediakan di Kanaan dan waktu Putra manusia Yesus mati, Yusuf bangkit.

Kesempatan yg ada hanya waktu hidup di dunia. Disini Allah mengolah manusia yg mau percaya untuk tum-buh menjadi sempurna seperti Dia. Antara rencana Allah dan kenyataan-nya disini ditentukan. Riwayat yg kontras adalah antara Yusuf dan Yacob yg sama2 percaya. Tetapi Yusuf taat akan rencana Allah dan itu jadi dgn penuh. Yacob sayang, hanya karena menuruti perasaan hatinya yg sedih karena anak yg dicintai mati, padahal itu pengolahan yg tepat baginya, ia tidak diolah.Lain dgn Yusuf yg tidak menuruti perasaan hatinya (misalnya rasa cinta pada bapaknya, dijahati oleh kakak2nya dll), tetapi Yusuf tetap taat dan mengalami rencana Allah 100%. Yacob kehilangan kesempatan yg indah. Andaikata Yacob tetap taat akan pimpinan Roh Kudus seperti Yusuf, maka rencana Allah akan jadi dalam Yacob dan akan ikut dalam kebang-kitan sulung. Alkitab tidak menjelas-kannya dgn lengkap, tetapi itu  pela-jaran yg baik dan jelas, yaitu kalau mau taat akan rencana Alalh seperti Yusuf. Juga Daniel, Sadrakh, Mesakh, dan Abednego dll yg mau taat, akan meng-alami rencana Allah yg indah (mes-kipun menderita), bahkan bisa 100%, bisa ikut dalam kebangkitan sulung Dan 12:12 (orang Wasiat Baru, kalau jadi sempurna, akan langsung naik ke tahta Allah). Belajar terus taat berjalan dalam Roh sehingga kita bisa membe-dakan jalan kita betul menurut pim-pinan Roh atau menuruti perasaan hati (tampaknya tidak terlalu berbeda, tetapi ini sangat berbeda seperti Yacob bisa kehilangan rencana Allah yg paling indah, akibatnya mengalami rencana kelas rendah. Allah tahu yg akan datang dgn tepat, kalau kita mau taat dipimpin Roh, limpah dgn terang Fir-man Tuhan, maka kita bisa mengalami rencana Allah sampai 100% seperti Yusuf-Maria. Sekalipun mereka sendi-rian, tidak ada pengawas atau nabi, tetapi mereka taat dan lahir Putra ma-nusia Yesus yg luar biasa. Juga Elime-lekh, Naomi dan Rut, nyata benar bedanya antara hidup mereka satu sama lain.

Rencana Allah jadi dan mereka (Naomi, Rut) masuk dalam rencana Allah dgn tepat sampai lahir juru selamat! Apalagi kalau menuruti arus dalam dunia dan dosa, semua rencana Allah habis dan terhilang seperti Ge-hazi, Yudas (karena uang), Uzia karena tinggi hati jadi celaka. Naaman orang kafir, tetapi menurut nasehat budak Israel dan hamba2nya waktu disuruh Elisa mandi di sungai Yordan, ia sem-buh dari kusta dgn luar biasa. 2Taw 26:19,21,23. Elisa seorang kaya, disu-ruh pelayanan oleh Elia, mau dan hi-dupnya jadi sangat indah, sampai mayatnya (sudah jadi tulang2?)bisa membangkitkan orang. Mungkin tu-langnya Elisa juga ikut dalam kebang-kitan sulung. Ada banyak contoh.

Jatah umur ditentukan oleh Tuhan, tetapi isi hidupnya ditentukan oleh masing2. Tergantung dari hidupnya apakah sesuai dgn rencana Tuhan atau sedikit, atau binasa. Ingat, Allah tahu lebih dahulu, tetapi tidak menentukan lebih dahulu Rom 8:29.

C. MASA YG AKAN DATANG SESUDAH MATI ATAU PENGANGKATAN

Hanya ada dua tempat, yaitu Surga Bumi Baru dan Tasik Api. Tahta Putih yg Besar (pengadilan orang dosa, mereka semua dilempar dalam Tasik Api kekal Wah 20:14-15 KJI). Semua yg di Surga, segala tingkatan tidak bisa pindah ke Tasik Apidan mengalami hidup yg sangat indah di Surga dan terus ada perkara2 baru setiap bulan (Wah 22:2). Kalau Allah berkata indah, senang, bahagia, itu lebih daripada yg kita kira, indah dan bahagia untuk kekal, lebih dari hidup yg sekarang.

KESIMPULAN

A. Tidak tahu apa2 tetapi kita sudah ada, sudah ada rencana Allah, Dia tahu lebih dahulu.

B. Ini kesempatan untuk taat sam-pai mati.

C. Otomatis indah, bahagia di Surga Bumi Baru. Tetapi masuk Tasik Api, asap siksanya naik ke atas se-lama2nya, tidak bisa berubah lagi Wah 14:11-14.

Scroll to Top