M4649 – 1Kor 12:12-14, Yoh 17:23. Persekutuan Tubuh Kristus kepada Kesempurnaan

I. SEMPURNA DALAM PERSEKUTUAN KARENA KRISTUS

Sesudah lahir baru (bertobat, baptisan air dan Roh) kita menjadi satu tubuh Kristus; jangan lupa dgn pertolongan Roh, yang sangat kita perlukan untuk persatuan tubuh Kristus Rom 8:14, Yoh 17:23.

Aku dalam mereka (anggota2 tubuh Kristus) dan Engkau di dalam Aku, mak-sudnya supaya kita semua disempurna-kan dalam satu persekutuan. Ini mak-sudnya menjadi satu dalam Kristus, Ba-pa dan Roh Kudus yg mempersatukan kita sehingga kita jadi sempurna (se-perti Kristus) dalam satu persekutuan.

Manusia terdiri dari orang luar = manusia jasmani (tubuh + nyawa, kalau nyawa hilang = tubuhnya mati) dan manusia rohani = orang dalam, yaitu roh kita.

Kadang2 kita perlu bersatu atau bersekutu dalam tubuh jasmani, mi-salnya 10 orang ber-sama2 meng-ang-kat satu barang berat, ini pakai tubuh luar (jasmani), tetapi juga harus ada persekutuan batin, roh sehingga bisa sehati waktu mengangkat ber-sama2. Biasanya yang diperlukan itu terutama persekutuan roh atau hati (= sehati).

II. PERSEKUTUAN MANUSIAWI

Ada orang latar belakang beda, ke-luarga, suku, pendidikan, pekerjaan dll, tetapi sebab kalau kerjasama, sama2 untung dapat uang dll, maka mau kerjasama. Kalau dgn tulus, ini tidak apa2 sebab sama2 untung. Ada lagi yang protes atau demo bersama sebab kalau berhasil sama2 untung, atau karena punya pendapat dan tujuan yang sama. Ada juga yang bersekutu, sehati karena keluarganya. Ini semua manusiawi, kalau tulus, jujur itu baik. Tetapi kadang2 bersehati untuk dapat uang tetapi dgn kerjasama yang jelek, misalnya membegal / merampok atau bersehati sebab sama2 benci atau den-dam. Ini persekutuan manusia karena dosa, tidak tulus dan tidak jujur, ini dosa di hadapan Tuhan. Jangan sampai ada persekutuan seperti ini diantara kita, sebab sama2 tersinggung, sama2 dihina, sama2 sakit hati dan benci itu persekutuan manusiawi, itu dosa! Se-bab kita harus mengampuni. Tetapi kalau bersatu untuk sama2 membalas sebab sama2 tidak mau mengampuni, ini dosa. Menghukum adalah bagian-nya Tuhan, bukan bagian kita Rom 12:17,19. Tuhan membalas dgn adil dan kita tidak bersalah, tidak berdosa, kalau orang itu menderita karena do-sanya dan dihukum Tuhan. Hakim ada berdiri di muka pintu, Dia tahu bila waktunya dan berapa hukumannya dari orang2 yg menjahati atau merugi-kan kita, Dia tidak pernah salah, Dia adil Yak 5:9, Kej 4:7, 2Taw 24:22, Mal 3:5. Jangan ragu2 akan Allah, Dia pegang janjiNya dgn tepat.

III. PERSEKUTUAN ILAHI

Kita perlu bertekun dalam persekutuan ilahi Kis 2:42. Ini salah satu kebutuhan pokok bagi hidup rohani (7 KPR). Persekutuan ini penting, salah satu cara untuk bisa tumbuh menjadi sem-purna. Persekutuan dalam Kristus (ila-hi) ini lain daripada persekutuan manu-siawi yang bisa bercampur dgn dosa. Ciri2nya:

1. Dasar yang pertama, adalah jangan ada dosa apapun, lebih2 dalam motive untuk bersekutu seperti cara manusiawi (sama2 benci, tersinggung, dendam, tidak suka, berontak, cari keuntungan tertentu dll, tidak boleh, itu bukan persekutuan dalam Kristus, tetapi dalam iblis, melawan Allah) 1Yoh 1:7.

Dasarnya adalah sudah lahir baru dan hidup dalam kesucian dan kasih.

Harus dgn tulus, suci, kasih, berke-nan pada Tuhan, tidak ada rencana atau maksud dosa apapun! Kalau ada dosa, itu melawan Allah seperti pakat orang2 Yahudi mau membunuh Paulus Kis 23:12,14, pakat banyak kelompok2 orang Yahudi untuk melawan Musa dll, itu dosa. Juga pakat mereka membu-nuh Mesiasnya. Absalom berhasil me-rebut hati hampir semua orang Israel, lalu ber-sama2 punya rencana2 yg ja-hat, bahkan juga yg keji untuk me-rampas tahta bapaknya, dan cara2 yg jahat lainnya, sehingga belum selesai rencananya, ia sudah digantung oleh Tuhan langsung. Ini persekutuan yg kuat, apalagi dgn penasehat Daud, yaitu Achitofel yang dendam karena dosa Daud, ini persekutuan yang sa-ngat lihai, tetapi semua akhirnya celaka! Ada banyak contoh2 lain.

2. Persekutuan itu harus sesuai, tidak bertentangan dgn Firman Tuhan.

Firman Tuhan itu menjadi ril dari Allah, jangan keluar dari ril Allah, akan celaka! Sekalipun doa puasa untuk ren-cana jahat, itu pasti ditolak Allah, bah-kan dihukum! Sekalipun Daud doa puasa untuk bayi yang tidak bersalah, tetap ditolak oleh Tuhan, sebab itu buah dosa Daud yang besar, tetap dihukum Maz 99:8.

3. Minta pimpinan Roh Kudus dalam segala segi2nya Rom 8:14. Ka-lau ada keinginan yang tidak sesuai dgn kehendak Bapa, harus dibuang, taati kehendak Allah Mat 26:39.

Minta peneguhan, tanda2 dari Tuhan. Sekalipun keinginan dari perse-kutuan kuat, kalau bukan kehendak Allah, apalagi diberi tanda untuk dihen-tikan, batalkan, jangan diteruskan! Ya-cob bersekutu dgn ibunya yang cinta kepadanya untuk berbuat yang salah, (cinta itu seringkali membuat mata menjadi buta, seperti Yacob dan Rib-kah) akibatnya pahit. Gideon tanya, minta tanda dari Tuhan dan Tuhan beri tanda. Tetapi selain itu Tuhan menyu-ruh mengurangi persekutuannya dari 32.000 orang menjadi hanya 300 orang. Gideon sebagai pemimpin taat dan menang besar!

4. Tunggu waktu dan arahan Roh Kudus. Jangan mendahului Allah, taati semua perintahNya, itu yang terbaik dan indah. Daud dan pasukannya se-tiap kali menunggu Tuhan, hasilnya in-dah, ia terus menang dari Tuhan. Saul mendahului waktunya Tuhan, nasibnya jelek 1Sam 13:10-13. Memang perlu bisa mendengar suara Roh Mrk 4:23. Kalau hidupnya suci dipimpin Roh, biasanya bisa mengerti suara Roh dan ada sejahtera. Kalau kita hidup benar, berjalan dgn Tuhan, semua akan jadi lebih mudah.

IV. FAEDAH PERSEKUTUAN DALAM KRISTUS, Yoh 17:23

1. Aku di dalam mereka. Ini berarti persekutuan dalam Kristus itu hidup sesuai Firman Tuhan dalam kesucian.

2. Engkau di dalam Aku. Ini sudah terbukti, dgn BapaNya Putra manusia Yesus jadi sempurna Yoh 19:30. Tuhan jadi contoh dan jalan bagi kita Yoh 14:6.

3. Kita jadi sempurna dalam satu persekutuan dgn Bapa, Putra, dan Roh Kudus di dalam kita (Ef 4:3 persatuan Roh dgn perhubungan sejahtera. Ma-sing2 selalu hidup dipimpin Roh Rom 8:14, maka hasilnya akan luar biasa Im 26:8, Mat 18:19. Musuh kita iblis dan banyak kaki tangannya, tetapi jangan takut, bahkan satu orang bisa melawan 1.000 orang seperti Simson Hak 15:16, Elia dapat mengalahkan 450 nabi Baal 1Raj 18:22,40, dikalahkan oleh Elia, lalu orang2 Israel membantunya. Dgn Tu-han, lebih2 dalam persekutuan, kita jadi sangat kuat dan dapat tumbuh sampai jadi sempurna. Asalkan perse-kutuan kita diperhatikan sesuai Firman Tuhan. Jadi sekalipun dalam penco-baan yg berat kita tidak sampai jatuh dalam dosa dan bisa tumbuh sampai sempurna.

12 murid sesudah Pentakosta, (hu-jan Awal) Kis 2:14, mereka bisa meno-batkan 3.000 orang dalam sekali ke-baktian, sebab kuasa Roh yang bekerja. Sesudah itu sekalipun aniaya dan mu-suh sangat berat, tetapi mereka tidak takut dan tetap menang. Lebih2 dalam hujan Akhir, ber-sama2 kita bisa terus menang, terus tumbuh sampai akhir-nya menjadi sempurna. Persekutuan dalam Kristus adalah salah satu jalan kepada kesempurnaan.

Kwantitas dan kwalitas itu berhu-bungan satu sama lain. Justru dalam pelayanan yg baik dan berhasil, maka mutu rohani kita tumbuh 2Tim 2:20-21. Dalam hujan Awal jiwa2 dimenang-kan dan daerah demi daerah mende-ngar Injil dan sampai seluruh dunia Kis 1:8.

Dalam pelayanan yang tulus (ada juga yang jelek, asal mau bertobat) tanah jadi kayu, jadi perak, jadi emas. Tetap rendah hati, tetap suci dan ter-tib, dan disucikan dari segala macam dosa oleh pekerjaan Roh Kudus dan Firman Tuhan, dan dalam persekutuan tubuh Kristus yang suci, saling mena-sehati, mendoakan dan menyucikan. Mungkin dalam hujan Awal, belum ba-nyak yg jadi sempurna (tidak tertulis) sebab memang hujan Awal itu untuk menanam benih, mulai dari kecambah. Tetapi dalam hujan Akhir akan ada pe-namatan rencana Allah, lebih2 sesudah dosa meningkat keras Wah 22:11, (ini jadi pencobaan yg berat, ujian Akhir), tetapi yang lulus akan terus tumbuh bahkan menjadi sempurna. Perseku-tuan dalam tubuh Kristus menjadi satu persatuan yg indah 1Kor 12:12. Faedah persekutuan itu besar, bahkan dua orangpun sudah menunjukkan mutu pertumbuhan yang indah Pkh 4:8-12, Mat 18:19. Sebab itu Firman Tuhan berkata dgn persekutuan tubuh Kris-tus, kita jadi satu dalam Tuhan juga dapat terus bertumbuh. Perlu berseku-tu dan berjalan ber-sama2, sebab itu belajar bersekutu dalam Roh dan Firman Tuhan, jangan menyendiri!

V. KESUKARAN2 DALAM PERSEKUTUAN TUBUH KRISTUS

Kita melihat dalam semua persekutuan tubuh Kristus (Gereja) selalu ada kesu-karan2, sehingga timbul perpecahan yg kecil dan besar. Mulai dari suami-istri, keluarga, kelompok kecil, Gereja, sino-de dsb. Ada yang bersekutu, ada yang pecah. Ada yang dipimpin Roh, ada yang dipimpin daging. Iblis tetap be-kerja dgn giat seperti singa yang terus mencari mangsa 1Pet 5:8-9. Macam2 kesukaran.

Dalam suami-istri dan keluarga. Ini persekutuan yang paling kecil tetapi penting dan menentukan. Kalau nikah dan keluarga rusak, orang itu tidak tumbuh kepada kesempurnaan.

V. TARGET RENCANA ALLAH

Target rencana Allah adalah kesem-purnaan Mat 5:48, Yoh 10:3,5. Ini sejak dari permulaan penciptaan Kej 1:27-28. Meskipun hasil terakhir “hanya” 144.000 (jumlah ini pasti tercapai), tetapi bukan semua orang beriman jadi sempurna, bahkan prosentasinya kecil! Memang tingkatan2 rohaninya tidak sama (tingkat Halaman seperti Luk 23:43, Ruangan Suci, dan Ruangan Maha Suci 144.000 orang. Jumlah di Halaman sesudah aniaya Antikris yang tidak terbatas itu jumlahnya juga tidak terhitung Wah 7:9. Jadi jumlah yang paling bawah, paling banyak (tetapi jumlah jalan lebar = yang tidak selamat lebih banyak Mat 7:13-14; Tetapi tetap target Allah adalah sempurna Ibr 6:1,19, tetapi juga selamat masuk Sur-ga (sekalipun hanya di Halaman = ting-kat Firdaus, tetapi sudah selamat) Allah menetapkan. Target ini bukan untuk kemuliaanNya sendiri atau karena ke-jam, dipaksa. Justru ini sebab kasih, ingin anak2 Allah mencapai yg terbaik dan Allah sanggup mengatur dgn baik, asal mau dan terus taat dipimpin Roh. (Bandingkan dgn orangtua dgn kasih memimpin anaknya untuk tumbuh da-lam tingkat yg setinggi mungkin, bukan tingkat pengemis!).

Sebaliknya iblis mau menipu dgn segala janji palsu dan tipu dayanya untuk membinasakan sebanyak mung-kin manusia Sebab iblis itu pembohong dan pembunuh Yoh 8:44. Kita memang diolah dgn iman (2Kor 5:7), dan kesu-cian sebab itu yg selamat dan bahagia Wah 4:8. Dosa itu adalah kunci celaka dan sengsara sebab masuk Neraka. Sebab itu kalau orang2 percaya mau limpah dgn 7 KPR lebih2 dobel (seperti dalam hujan Akhir) ia akan mencapai hidup yang paling indah untuk kekal. 

Perhatikan:

1. Sebelum masa penamatan orang benar dalam 3 tingkat semua selamat, apalagi yang jadi sempurna.

2. Dalam masa penamatan Allah, dosa dan kejahatan meningkat sehing-ga mereka dalam tingkat Halaman akan jatuh, gugur dan masuk dalam golong-an yg tertinggal, tetapi masih ada satu kali kesempatan lewat aniaya Antikris. Mereka yang ada dalam tingkat Ruang-an Suci bisa tahan, bahkan sebagian menjadi sempurna (144.000) dan ini yg ikut pengangkatan juga orang benar yg mati dalam 3 tingkatan akan ikut se-mua dalam penamatan rencana Allah.

Dari Allah ditetapkan target setinggi mungkin, tetapi hasilnya tergantung dari masing2, tetapi semua rencana Allah akan genap.

VI. TIGA ANGKA KEDATANGAN TUHAN

Angka2 ini menentukan saat Minggu ke-70 Daniel dimulai.

Angka 1. Injil sampai di seluruh dunia Mat 24:14.

Angka 2. Jumlah orang yang berto-bat genap Rom 11:25. Dan ini bagian kita untuk menginjili, memenangkan jiwa2 baru, dimana saja, sehingga kita juga bertumbuh. Jangan dgn maksud kepujian, masyur, tidak mau kalah, dapat keuntungan jasmani dll, justru rohaninya akan rusak dan binasa. Ker-jakan sebab waktunya terbatas. Ini pekerjaan terhormat di hadapan Allah! Orang yg percaya dan tekun akan tumbuh dan menuai pahala kekal.

Angka 3. Menumbuhkan jiwa2 se-tinggi mungkin, juga ini sekaligus membuat kita tumbuh Rom 12:11 TL, TB, bersekutu dalam Roh dan penuh gairah Roh Kudus, maka kita akan mengalami rencana Allah yg indah. Semua orang yg percaya dan mau, lebih di akhir zaman akan ber-api2 dalam Roh Kudus dan bisa ikut sampai target yg diberi oleh Tuhan dgn kuat dan kelimpahan kuasaNya.

VII. MENOLONG ORANG2 DALAM KESUKARAN2

Rencana Allah terakhir adalah tubuh Kristus global siap untuk masuk dalam penamatan rencana Allah (finishing). Ada banyak kesukaran2 yang dihadapi yg harus dimenangkan Wah 22:11, baik dalam pernikahan, keluarga, Gereja lo-kal, Sinode sampai tubuh Kristus glo-bal! Tetapi persekutuan tubuh Kristus harus dipelihara baik2 sebab ini salah satu bagian mutlak untuk bisa tumbuh sampai kepada kesempurnaan. Untuk menghadapi segala kesukaran2 itu, kita perlu:

1. Kesucian dari segala dosa 1Pet 1:14-16. Orang yg tidak percaya ti-dak akan mengalaminya, tetapi ini kebe-naran Firman Tuhan dan penggenap-annya tidak ada yg mustahil bagi orang yg bisa percaya Mrk 9:23. Kita bisa hi-dup suci dan juga harus menolong me-lepaskan orang lain juga supaya bisa hidup suci. Ingat prinsip Mat 9:12 orang sakit perlu tabib. Jangan pegal, benci, marah terhadap orang yg ba-nyak tingkahnya dalam dosa, lebih2 yg merugikan dan menyakiti hati (selalu ada, bahkan banyak orang2 seperti ini). Kalau seorang benci, marah pada orang2 berdosa ini, ia seperti algojo bagi orang sakit, mungkin kalau bisa segera mati saja oleh penyakitnya. Ini adalah kaki tangan iblis si pembunuh itu Yoh 8:44. Tetapi orang yg ada kasih Kristus, berusaha menyembuhkan orang yg sakit dosa ini, bisa cepat bisa lambat, tetapi ia mengharapkan ke-sembuhannya bukan kematian karena penyakitnya. Dgn kasih, hikmat dan kuasa Allah kita tolong sampai berhasil. Kalau tidak mau, itu adalah urusan Allah untuk menghukum dosa2nya. Se-perti Nebukadnezar dan Belsyasar. Ne-bukadnezar mau bertobat pada akhir-nya, Tuhan beri kesempatan 7 masa dan ia bertobat. Belsyasar tidak mau, malam itu juga ia mati, tetapi kapan matinya itu bagian Allah Rom 12:14, 1Sam 2:6. Jadilah tabib, bukan algojo Rom 12:19-21.

2. Dgn kasih. Orang yg tambah ro-hani itu kasihnya akan bertambah, se-bab ini ukuran yang benar dan tepat. Pintar khotbah itu baik tetapi kalau tidak dilakukan akan menjadi isi Neraka Mat 23:2,15. Kalau ada orang yg jahat dan penuh dosa, jangan benci tetapi cintainya orangnya supaya selamat, te-tapi benci dosanya, salahkan dosa2nya Ef 5:11. Bagaimana bisa demikian? Ka-lau kita mau dipimpin Roh dan hidup dalam kesucian dan kasih. Kadang2 Tuhan marah di bait Allah dan mem-buat cemeti, bukan dgn benci, tetapi dgn cinta akan jiwanya supaya selamat, tetapi benci dosanya. Bagaimana cara-nya? Kita pasti menemukan beberapa orang seperti ini dalam Gereja, bukan untuk dibenci, tetapi Tuhan sediakan untuk menumbuhkan kasih supaya orang itu selamat. Salahkan dosanya, tetapi kembali menggaraminya dgn pengampunan (= kasih).

Caranya dgn pikul salib, menurut Roh, lawan daging dan terus meng-ampuni, tetapi minta pimpinan Roh Kudus untuk bicara dgn bijak seperti Kristus dalam Yoh 8:11, Mat 16:26; 19:21-22, Luk 19:5. Perbuatan Putra manusia Yesus selalu demikian, tidak benci, tidak marah, tetapi cinta, namun tegas. Justru dgn demikian kasih kita akan tumbuh.

Juga dalam persekutuan antar Ge-reja, antar denominasi, dan global, akan datang waktunya, tetapi kita se-karang sudah harus menang atas pro-blem yg lebih kecil. Mulai dalam pela-yanan kecil dalam Gereja, kerjakan dgn tulus dan benar, jangan bersaing cara dunia, tetapi seperti Kristus dalam ke-sucian, kasih dan kuasa Allah (doa da-lam Roh dan kebenaran), maka kita akan tumbuh dan siap untuk problem2 yg lebih besar sampai akhirnya masuk dalam pengangkatan dan kesempur-naan. Jangan bersaing, tidak mau ka-lah, jangan cari puji dan hormat, tetapi rendah hati dan suci.

3. Banyak problem dalam Gereja. Ini selalu ada. Kalau kita hidup benar, tetapi problem kita tumbuh, itu berarti rohani kita tumbuh. Hadapi problem2 dalam persekutuan Gereja, tetapi be-lajar mengatasi dgn pimpinan Roh, te-tap suci dan kasih, jangan benci dan dendam. Justru dalam persekutuan se-perti ini kita tumbuh; Justru kalau tan-pa problem, tidak akan tumbuh seper-ti malaikat di Surga. Ini akan menum-buhkan jadi indah.

Belajar memelihara persekutuan yg kuat, tahan uji, tanpa dosa, dgn kasih dan kuasa Allah. Dalam persekutuan anak Tuhan itu banyak problem dan setan biasanya juga selalu masuk lewat orang2 berdosa, tetapi kalau kita lulus kita akan tumbuh kepada kesempur-naan yg ajaib, indah dan mulia kekal.

KESIMPULAN

Persekutuan manusiawi itu selalu ada campuran dosa, sia2, juga ada di dalam Gereja, oleh pekerjaan setan. Tetapi  justru dalam problem2 ini,persekutuan ini kita bisa tumbuh sampai sempurna kalau mau giat bersekutu dalam Kris-tus, ada Kristus dalam hati, ada kesu-cian, kasih, kuasa dan hikmat Allah, maka kesukaran2 dan ujian ini akan jadi pengolahan yg efektif untuk tum-buh sampai jadi sempurna. Jangan ma-suk dalam problem dgn kekuatan sen-diri seperti cara manusiawi, tetapi ha-dapi dgn cara ilahi dgn kesucian, kasih, hikmat dan kuasa Allah. Jangan lari dari persekutuan dan menyendiri itu justru mangsa empuk untuk si iblis. Dgn Tu-han, masuk dalam persekutuan, maka kita akan menang dan tumbuh.

Scroll to Top