DOWNLOAD FILE PDF CATATAN KHOTBAH IBADAH HARI INI
I. MAKSUD ALLAH
Ayat ini pasti digenapi, ini perkara be-sar, tetapi jangan bingung atau kuatir, sebab maksud Allah pasti baik. Apa? Kej 1:31. Adam-Hawa diciptakan sem-purna.
Allah tidak pernah membuat ba-rang cacat, tetapi sempurna, tetapi mereka belum teruji. Akhirnya Hawa dan Adam jatuh dalam dosa. Mereka masih banyak kurang mengerti dan tidak mengenal Allahnya baik2. Sebab itu mereka dibiarkan keluar dan hidup di dunia yang penuh kemalangan, pe-nuh duri, keringat dan air mata (Kej 3:18-19), dan mereka belajar mengha-dapinya dgn Tuhan, sehingga tumbuh menjadi dewasa bahkan jadi sempurna seperti Dia.
Ada lagi satu sebab, mengapa Tu-han izinkan banyak kemalangan pada orang benar yg indah2 seperti Abra-ham, Yusuf, Daud, Ayub dll mengalami kemalangan yang besar. Sebab Ia membuat manusia itu kekal Pkh 3:11, ditaruhkan kekekalan di dalamnya (TL,TB,ISV, HWEB, WEB), sehingga ma-nusia itu seperti Allah danmalaikat, jadi makhluk yang kekal. Binatang, tum-buh2an itu tidak kekal, itu seperti robotnya Allah, mati langsung hilang, tidak ada sambungannya. Tetapi ma-nusia biasa tidak bisa mengerti hal ini, (kecuali yang lahir baru jadi anak Allah). Mereka tidak mengerti. Ada yang mengira bahwa setelah mati mereka menitis kembali kalau baik hidupnya, jadi orang yang lebih tinggi tingkatnya dll pendapat. Tetapi orang yang lahir baru mengerti bahwa dalam Yesus hidup di dunia berlanjut ke Surga, kalau terus di jalan sempit seperti ligabis. Kalau kita diolah dan tumbuh makin meningkat, kita akan jadi makin mulia, bahkan seba-gian menjadi sempurna seperti Kristus. Sebab itu kalau ada problem, kema-langan datang, harus periksa diri apa ini hajaran atau ujian, sebab berbeda. Kalau hati kita benar di jalan sempit maka kemalangan itu akan jadi peng-olahan, membentuk dan menum-buhkan kita. Jangan bereaksi dosa, dgn Tuhan kita bisa menangani kemalangan itu dgn betul sampai lolos, lulus dan naik kelas, menjadimakin indah di hadapan Tuhan. Sebab itu bersuka-citalah kalau datang pencobaan atau kemalangan Yak 1:2.
Jangan berkecil hati, baik senang atau susah tetap suci, rendah hati, tidak bereaksi dosa, semua akan menumbuhkan kita Rom 5:3-5. Bahkan waktu lemah kita jadi kuat 2Kor 12:9-10. Sebab itu jangan takut kalau datang banyak kemalangan atau pencobaan, bersukacitalah Yak 1:12.
Sebab semua akan jadi kebaikan bagi orang yang cinta Tuhan Rom 8:28. Jadi kalau ada banyak kemalangan, ma-ka kita akan mengalami banyak kebaik-an yang indah2 dari Tuhan. Sebab itu bersukacitalah dalam menghadapi ba-nyak kemalangan bersama Tuhan. Kalau lulus, naik kelas, ini akan mem-buat kita makin mulia dan semua ini akan bersambung sampai dalam Surga.
II. APA SAJA BENTUK KEMALANGAN ITU
Bisa perkara2 jasmani dan rohani. Mi-salnya kemalangan dalam penyakit, keuangan/ nafkah, keluarga, ancaman, problem, sikon yang jelek yangbisa merugikan kita dll. Jangan kuatir kalau itu datang, sebab Allah berkuasa atas semuanya; Juga sikon yang timbul Allah sanggup mengatur semua men-jadi kebaikan bagi orang yang cinta Tuhan. Allah mengizinkan semua yang terjadi itu (tidak ada yang kebetulan Mat 10:30).
Juga semua kemalangan dalam hal2 rohani, baik di rumah dan persekutuan orang2 beriman sampai dalam Gereja. Setan juga biasanya ikut bekerja. Hadapi dgn kuasa Allah, jangan ragu2 Luk 10:19, Mrk 26:18, Maz 91:13. Dgn Tuhan kita bisaselalu jadi pemenang Rom 8:31,37 dan bisa melakukan perkara2 yang besar Maz 60:14. Terus tekun berdoa dalam Roh dan hidup benar Yoh 4:23-24, ini kunci untuk terus berjalan dalam Roh.
III. TINGKAT2 KEMALANGAN
Satu kali lagi diingatkan, kalau karena dosa, bisa timbul “kemalangan” yang dahsyat sampai mati, seperti Absalom, ini karena dosa, akhirnya ia digantung cara alamiah sampai mati, karena do-sanya. Uzia jadi kusta karena kesom-bongannya dan ia sakit sampai mati karena kusta, tidak bertobat 2Taw 26:21. Tetapi Miryam kusta, menyesal, bertobat 1 minggu kemudian ia sem-buh. Juga Naaman sembuh. Kema-langan yang timbul itu sebagai ujian (bukan karena dosa) itu sering terjadi pada orang benar untuk mengolah dan menumbuhkannya.
Kemalangan yang sekarang kita hadapi, berapa banyak dan beratnya, itu tergantung dari tingkat rohani masing2 dan zamannya. Kalau tingkat rohani permulaan, biasanya ringan. Waktu perang seperti perang Jepang, negeri kita mengalami banyak kema-langan, baru bebas sesudah di bom atom. Jangan kuatir, sebab tidak ada yang kebetulan, semua diatur dan di-izinkan Allah, jadi kebaikan bagi orang yang cinta Tuhan, ia lolos, lulus dan naik kelas jadi makin indah di hadapan Tuhan, sampai masuk dalam keke-kalan. Jangan kuatir, Tuhan Maha tahu, adil, Maha kuasa, tidak mungkin anak SD diberi ujian SMP atau SMA, kecuali karena dosa itu hajaran atau hukuman.
Kemalangan orang benar paling ba-nyak dan berat, puncaknya dalam wak-tu akhir zaman Wah 22:11, dan ak-hirnya itu jadi ujian akhir. Seperti Ayub mengalami kemalangan yang berat, mungkin sekali itu ujian akhir baginya.
Tuhan ingin kita tumbuh, sebab itu terus diolah, dilatih dan diuji supaya bisa tumbuh makin dewasa, bahkan seperti Kristus.
IV. CARA MENGHADAPI KEMALANGAN
MENGHADAPI KEMALANGAN CARA JASMANI.
Orang duniapun harus menghadapi ke-malangan jasmani yang datang pa-danya, tidak pernah habis selagi hidup. Cara2 mereka secara logis (masuk akal) bisa kita lakukan juga asal tidak ber-tentangan dgn Firman Tuhan dan pim-pinan Roh Kudus, misalnya untuk dapat uang harus kerja, tetapi dgn jujur dan minta pimpinan Roh Kudus, jangan menghalalkan segala cara. Dalam ke-malangan jasmani kita harus tetap harap dan minta pimpinan Roh Kudus dan terus ber-tanya2 pada Tuhan 1Taw 16:11. Sakit boleh pakai makanan tertentu, obat, dipijat dll asal tidak bertentangan dgn Firman Tuhan dan tetap harap Tuhan (jangan lupa periksa diri). Juga celaka akibat sosmed untuk anak2 di bawah umur 16-17 tahun dila-rang banyak negara, sebab merusak kelakukannya,kita juga harus ikut, bahkan kita harus lebih dari itu yaitu dgn mendidiknya sesuai Firman Tuhan, misalnya Ul 6:7, Ams 22:6 dst.
MENGHADAPI SECARA ROHANI.
Pada prinsipnya kemalangan itu:
1. Tidak kebetulan. Mat 10:30.
2. Semua akan jadi kebaikan bagi orang yang cinta Tuhan Rom 8:28.
3. Tidak lebih dari kekuatan masing2 dan pasti ada jalan keluar yang dise-diakan Tuhan 1Kor 10:13.
4. Menjadi faedah untuk pengolahan dan pertumbuhan rohani kita asal kita tidak bereaksi dosa dan taat dipimpin Roh Kudus. (Ini lain dari hajaran karena dosa).
5. Pada akhir zaman kemalangan ini makin dahsyat Wah 22:11, apalagi ka-lau sudah sampai penamatan rencana Allah, akan ada ujian akhir global yang cukup berat, sebab itu semua harus bersedia Mat 24:42. Tetapi Gereja Tu-han juga akan diperlengkapi dgn fasi-litas akhir zaman ilahi, yaitu mereka yang sudah lulus ujian akhir global, sehingga Gereja menjadi ajaib seperti Wah 12:1, dan mengalami pertum-buhan yang luar biasa, sehingga jumlah orang sempurna bisa langsung naik ke tahta Allah (Yoh 1:51, Wah 12:5)dan yang lain disiapkan untuk ikut peng-angkatan yang heran dan indah itu. Gereja waktu itu ajaib seperti Surga di dunia, belum pernah seperti ini, tetapi mereka yang tidak lulus ujian akhir global, tetap dalam dosa bahkan juga meningkat luar biasa dan tertinggal.
Jadi kemalangan bagi orang benar itu termasuk rencana Allah untuk peng-olahan dan pertumbuhan Gereja seka-lipun makin lama makin dahsyat, tetapi dgn Tuhan pasti lolos, lulus dan naik kelas. Perlu kita ketahui bahwa dosa, kejahatan dan pekerjaan iblis juga me-ningkat banyak (meskipun semua di-izinkan Allah, sebab sekaligus jadi ujian bagi umat Tuhan, yg hidup dalam dosa akan tertinggal, apalagi kalau mati da-lam dosa, iblis juga sangat senang, sebab permanen jadi miliknya di neraka).
Cara menghadapi kemalangan.
1. Terus hidup benar, limpah 7 KPR dan taatdipimpin Roh. Ini kuncinya. Dosa makin lama makin hebat dan jadi umum, bukan lagi dianggap dosa, bah-kan perbuatan dosa yang keji dianggap rekreasi dan olahraga, juga benci lim-pah dgn pembunuhan dan dosa2 lain-nya, tetapi semua dosa itu tetap kekejian di hadapan Allah. Contoh dalam Wasiat Lama Bil 25:1-9, pe-rempuan Moab mengajak menyembah berhalanya dan berzina, semua di-anggap permainan dan rekreasi, se-hingga yg mati dalam satu hari itu adalah 24.000 orang, begitu dahsyat. Juga di akhir zaman ini, sebab itu baik kejujuran, kesucian dalam hidup bu-jang dan nikah dan segi2 rohani lainnya jangan terpengaruh arus zaman yang jahat ini. Memang nyata benar beda-nya antara golongan yang suci (jalan sempit) dan yang hidup dalam dosa.
Kita harus hidup suci sampai dalam pikiran kita Mat 5:28.
2. Dgn iman. Jangan ragu2 meng-hadapi macam2 dosa, kejahatan dan bahaya akhir zaman yang dahsyat, sekalipun dgn tehnologi modern, pakai iman Mat 8:13; 9:29, Mrk 9:23; 11:24. Biasanya juga ada banyak kuasa gelap yang ikut serta, minta pimpinan Roh Kudus dan lawan, usir dgn yakin Luk 10:19, Mrk 16:18; 11:24, Maz 91:13. Bergerak dgn iman dan terus dipimpin Roh.
Ada banyak dosa2 model2 baru lebih2 dgn AI dan kuasa gelap, jangan takut, Allah tahu dan lebih canggih dari apa saja. Tetapi terus minta pimpinan Roh Kudus dan taat. Terus hidup dalam kesucian, jangan bereaksi dosa, terus menyangkal diri.
3. Persekutuan tubuh Kristus, sekalipun hanya dua Mat 18:19-20, apalagi kalau lebih banyak orang bisa bersekutu dalam Roh dan Firman Tu-han, pasti makin kuat Im 26:8. Tetap dgn tabiat ilahi sesuai Firman Tuhan dan pakai semua kemampuan ilahi yg juga diberikan Roh Kudus seperti karunia2 Roh. Jangan lupa kalau sudah berhasil tetap rendah hati 2Kor 4:7. Belajar memakai semua fasilitas ilahi yang luar biasa, latihlah mulai sekarang dalam perkara kecil atau besar. Hadapi semua kemalangan dan problem2 baik penyakit, baik problem keuangan, baik ancaman dll, tetapi tetap dipimpin Roh, jangan putus asa, Allah tidak berubah (Ibr 13:8), FirmanNya tetap kekal Luk 21:33. Hadapi setiap problem dgn iman Ibr 13:8. Iman kita harus terus bertumbuh sampai jadi besar bahkan sempurna Yak 2:22.
4. Posisi naik turun, jangan berkecil hati, tidak ada yang kebetulan, yang penting hidup kita tetap berkenan pa-da Tuhan dan Tuhan tetap menyertai. Keadaan Yusuf di rumah, waktu di-tangkap, waktu jadi budak, waktu jadi orang tahanan di penjara, waktu di istana, kedudukan dan keadaannya naik turun, tetapi ia tetap hidup suci dan taat pada Tuhan, tidak ber-sungut2, ini termasuk pengolahan. Juga keadaan uang kita bisa naik turun, kalau banyak, orang mudah tenang, tetapi kalau mau habis, ini buat banyak orang yang tidak percaya, gelisah dan kacau, bahkan putus asa, tetapi orang yang percaya bisa tahan, seperti Daud di Ziklag itu dalam posisi di dasar hidupnya, semua terbakar habis dan hilang. Tetapi dgn Tuhan se-mua jadi kebaikan, jangan takut Rom 8;28. Juga waktu hilang kebebasan, masuk penjara, Paulus bisa menyanyi, juga Petrus tetap tenang dan se-jahtera, justru waktu itu mujizat Tuhan terjadi; jangan sampai undur dan ber-sungut2 seperti Israel!
Daud waktu muda, dalam posisi di paling rendah sendirian, dgn 5 batu dan ali2 menghadapi raksasa yang ter-latih dalam perang, dgn senjata yang dahsyat, tetapi Daud datang dgn iman dalam nama Tuhan dan menang (1Sam 17:45). Elisa datang dalam keadaan sakit, tetapi ia melayani seperti orang sembuh, sekalipun memang waktunya akan mati, tetapi tetap kuat, sampai mayatnya bisa membangkitkan orang mati 2Raj 13:14. Ada uang atau tidak, sendirian atau banyak orang, dalam posisi yg menguntungkan atau jelek dll, kalau dgn Tuhan semua akan berubah jadi kebaikan karena Tuhan beserta.
Jangan takut lihat banyak korban, semua itu tidak kebetulan, sebab tanpa Tuhan untuk orang beriman hitungan-nya lain. Dalam posisi sendirian seperti Simson tanpa senjata hanya dgn ra-hang keledai, ia mengalahkan 1.000 orang yang hebat dan bersenjata, dgn Tuhan Simson menang. Kalau ada Tuhan, ada kata2 hikmat, ada cara yg tepat, ada tindakan yang tepat, ada kuasa dan mujizat yang diperlukan sehingga menang. Tanpa disertai Tu-han akan timbul banyak korban dari dosa dan kejahatan, dan suasananya mengerikan Luk 21:26. Tuhan itu sumber kemenangan, tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya, kalau Tuhan menyertainya.
5. Dipimpin Roh dan terus berdoa dalam Roh dan kebenaran. Ini akan membuat orang heran, sebab waktu doa, Roh Kudus bekerja, bicara dan kita taat, maka hasilnya luar biasa Kel 17:11. Waktu Musa berdoa, maka bangsa Israel menang, waktu Musa berhenti berdoa, bangsa Israel kalah. Jangan berhenti berdoa dalam Roh dan kebenaran. Doa itu seperti nafas, se-kalipun bingung, tetapi berdoa lebih2 dalam Roh (dgn bahasa lidah) itu lengkap dan tepat untuk semua keadaan yang kita hadapi dan mana2 yang perlu akan diterjemahkan bagi kita untuk memimpin kita. Kalau perlu, sekalipun tidak bisa doa tutup mata dan bicara pada Tuhan, doa terus da-lam Roh; Kalau perlu disertai dgn puasa Mat 17:21, tetapi tetap dalam ke-sucian, jangan bereaksi dosa.
6. Dalam masa penamatan, itu tidak sulit, sebab ada fasilitas akhir zaman ilahi (fazi) yang luar biasa, untuk orang2 yg lulus ujian akhir global, se-hingga jadi mudah karena Tuhan, le-bih2 kalau sudah tahu tanggal keda-tangannya (1Tes 5:4) semua akan habis2an memakai setiap waktunya untuk tumbuh dalam pengurapan dan rencana Allah sehingga jadi luar biasa, sehingga Gereja jadi seperti Surga di dunia. Tetapi yg penting bagi kita ada-lah sekarang ini, kita sudah harus terus meningkatkan rohani dan imannya sekarang dan bisa memakai segala kemampuan ilahi mulai sekarang. Se-karang ini, hari2 ini sebelum kita ber-temu Tuhan secara pribadi atau ber-sama, tumbuhlah dalam pimpinan Roh untuk bersedia dgn baik. Tebus waktu dan tumbuh dalam kesucian dalam pimpinan Roh Kudus, maka kita akan dapat mengatasi kemalangan2 ini.
7. Jangan lupa untuk sekarang sudah tumbuh, bukan baru mulai tumbuh atau mulai sungguh2 di akhir zaman, terlambat dan celaka. Bukan saja jumlah jiwa2 bertambah (kwantitas), tetapi juga kualitasnya terus tumbuh kepada kesempurnaan. Sebab itu kita harus tumbuh dalam pengertian Fir-man Tuhan; di akhir zaman perlu 2 gomer manna, tidak cukup hanya 1 gomer, kita mengerti dan taat Fil 3:16, maka Roh Kudus akan menambahi lagi pembukaan2 rahasia yang baru Mat 13:11-12. Dan sampai dimana kita mengerti rahasia Firman Tuhan dari Roh Kudus, itu menjadi ukuran untuk pertumbuhan kita, sesuai dgn pe-ngertian Firman Tuhan yang sudah kita terima dari Tuhan Mat 13:23.
Jangan kuatir, kita tidak berjalan sendiri, tetapi dgn Tuhan, asal mau sungguh2 taat, Roh Kudus sanggup memimpin kita lebih lanjut dalam se-gala segi hidup kita dan dalam rencana Allah yang sempurna.
KESIMPULAN
Jangan berkecil hati melihat kema-langan datang, tetapi itu tidak ngawur atau kebetulan, semua ada maksud yg baik dari Tuhan untuk pertumbuhan rohani kita. Juga Tuhan selalu menye-diakan jalan keluar, kalau kita mau tinggal dgn Kristus dan terus dipimpin RohNya, sehingga tahu jalan keluar, sehingga lolos, lulus dan naik kelas. Mungkin dalam penghasilan tidak lang-sung jadi kaya, jangan berkecil hati, yang penting hidup berkenan pada Tuhan, sekalipun dalam keadaan sulit Kol 1:10. Jalan terus sambil terus minta pimpinan Roh Kudus. Tuhan pasti to-long. Yusuf tukang kayu, sebelum Tu-han suruh lari ke Mesir, Tuhan se-diakan kebutuhannya melalui orang Majus, sehingga Putranya tidak dibu-nuh oleh Herodes dan sampai kembali tidak ada kesukaran yang tidak bisa diatasi (Mungkin sekali sudah ada beberapa anak lain yang lahir, tetapi semua tetap cukup). Kadang2 Tuhan memberi jumlah yang lebih, bahkan ada yang limpah itu sesuai kemam-puannya (Ams 30:8), sehingga tidak sampai banyak uang banyak dosa, tetapi bisa jadi berkat dan untuk mak-sud2 yang sudah diketahui dan diren-canakan Tuhan. Begitu juga dalam se-kolah, kedudukan, problem2 keluarga dll, istimewa dalam pelayanan peker-jaan Tuhan. Naik turun itu seringkali menimbulkan ketakutan bagi orang yg kurang percaya, tetapi yang penting hidup berkenan pada Tuhan. Seperti Yusuf, Daud, Daniel tiba2 pada wak-tunya Tuhan mengangkat Yusuf (sesu-dah ber-edar2 di “dasar” terus) ia naik luar biasa sebagai wakil Firaun, juga dalam hal2yang lain. Sebab itu nomer satu adalah berkenan pada Tuhan, cari kerajaan Surga dan kebenaranNya, maka yang lain akan ditambahkan Mat 6:33. Kalau kita mengikuti rencana Allah, bisa naik turun menurut pim-pinan Tuhan, itu yang terindah, bukan menurut kehendak kita sendiri, apalagi kalau cinta uang (mammon) lalu me-ngejar habis2an bahkan kalau perlu menghalalkan segala cara dan hidup-nya jadi rusak, penuh dosa dan masuk jerat setan, bisa seperti Absalom, tiba2 mati dan binasa! Sebab itu hiduplah di jalan Allah dan terus berkenan pada Tuhan, dan percayakan semua yang lain kepada Tuhan yang tahu waktu yang tepat untuk segala kebutuhan dan keinginan kita. Pikiran Allah selalu untuk yang kekal itu nomer satu, bukan yang fana, bukan seperti pikiran Marta yang nomer satu memikirkan yang fana, tetapi tidak punya apa2 untuk yang kekal, kalau mati, miskin sekali atau kalau ada dosanya, hilang keselamatannya Luk 10:42.
Nyanyian: Tabernakel Glory
O heran sekali
turut dalam langkah Yesus,
jalan dalam t’rang hati damai senang
RencanaNya sampai hidup yang kekal,
hati damai senang.
