M4631 – Amsal 16:1-4, 9. Rencana Kita dan Rencana Allah

I. RENCANA MANUSIA, JASMANI DAN ROHANI

1. Rencana jasmani. Biasanya orang beriman punya rencana jasmani sebab kita masih hidup dalam dunia, misalnya sekolah, pekerjaan, nafkah, nikah, kedudukan dll.

2. Rencana rohani. Ini tergantung dari tingkat rohaninya. Orang Halaman rencananya selamat masuk Surga sudah cukup. Pertumbuhan rohani se-bisanya saja. Orang yang hidup tingkat Ruangan Suci akan lebih bergairah dalam pelayanan untuk mendapatkan pahala, mahkota dan kemuliaan yang tinggi dalam Surga kekal 1Kor 15:58. Orang Halaman tidak bisa memba-yangkan bagaimana beda pahala di Surga. Orang yang rohaninya tumbuh limpah 7 KPR akan rindu tumbuh seperti Kristus, sebab itu kehendak Bapa.

II. EMPAT MACAM RENCANA MANUSIA:

Biasanya manusia punya keinginan, ka-lau tidak dapat langsung, maka ia me-rencanakan untuk mendapatkannya. Ada 3 macam rencana manusia, yaitu:

1. Memikirkan dan membuat ren-cana sendiri dan ia bergumul untuk mendapatkannya. Jangan lupa penger-tian dan kemampuan manusia itu ter-batas, tidak bisa membuat rencana yang terbaik.

2. Menyerahkan pada Tuhan, ter-gantung Tuhan. Sebab itu ia harus tahu apa rencana Tuhan, yang disukaiNya, lalu terus berhubungan, lekat dgn Tu-han dan terus taat dipimpin Roh, su-paya Tuhan membuatkan rencana itu dalam hidupnya. Rencana Allah pasti yang terbaik Yer 29:11. Sebab Allah maha tahu, maha kuasa dan mencintai kita.

3. Apa katanya, ikut arus, tergan-tung sikon dan kemampuannya, apa yang bisa didapatkannya, yang sebaik mungkin baginya.

4. Rencana dari iblis. Biasanya orang tidak sadar akan rencana ini, di-kira dari kehendaknya sendiri, tetapi sebetulnya dari iblis dan ia setuju. Mi-salnya rencana balas dendam, rencana penipuan, rencana perzinaan dll. Se-mua rencana dosa, itu biasanya dari setan dan orang itu sendiri. Pasti ini melawan Allah dan biasanya juga me-rugikan orang lain, apalagi musuhnya. Hati2 tipu daya dan godaan setan, seperti Hawa ditipu iblis, akibatnya mereka celaka, diusir dari Eden.

Yang paling sulit adlaah nomer 1, sebab pakai kekuatan sendiri, kecuali ada kesempatan2 yang menolong. Yang paling mudah mungkin nomer 3, yaitu mencari se-dapat2nya, sebaik mungkin. Nomer 2 kadang2 orang merasa tidak cocok dgn rencana Allah, nomer 4 paling berbahaya.

III. RENCANA ALLAH BAGI SETIAP ANAK2 ALLAH

Bagi setiap orang yang lahir baru (bu-kan yang belum bertobat, yang hanya ikut2an) Allah membuatkan satu set rencana Allah lengkap dari permulaan sampai menjadi sempurna seperti Kristus Ef 2:10, Yer 29:11, 1Kor 12:6. Allah tidak membedakan orang (Rom 2:11), semua yang jadi anak Allah (Yoh 1:12) punya rencana ini. Apakah ren-cana Allah ini bisa jadi dalam hidup kita? Tergantung penuh dari kita sen-diri, sebab Allah ingin hal ini dan mem-bantu setiap orang yang percaya dan mau melakukannya supaya bisa jadi 100%. Tetapi kalau seorang berdosa, apalagi terus tumbuh dosanya, bodoh, tidak mengerti Firman Tuhan dan ren-cana Allah, tidak sungguh2 mau ikut Tuhan (yang sungguh2 akan melakukan 7 KPR dgn sungguh2). Kalau seorang bodoh, kembali cinta dosa dan dunia, tidak mengerti kehendak dan rencana Allah, apalagi kalau berdosa, itu me-rusak sebagian atau seluruh rencana Allah, tergantung dosa2, kebodohan dan kesungguhannya. Kalau seorang penuh dan bisa hidup dipimpin Roh Rom 8:14, Gal 5:16, maka rencana Allah bisa jadi se-banyak2nya sampai jadi semuanya. Tergantung kesung-guhan hidup rohani kita. Israel yang dikeluarkan Allah dari Mesir, bodoh, tidak percaya, terus melawan dan tidak ber-sungut2 pada Tuhan, akhirnya ti-dak mengalami rencana Allah, binasa dalam dosa, kecuali Yosua dan Harun. Kalau taat dan cinta Tuhan, sekalipun sikon tidak baik, rencana Allah akan tetap jadi asal terus taat dan bisa mengalahkan setiap pencobaan Rom 8:28. Murid2 Tuhan Yesus, satu binasa sebab rencana Allah batal dalam hi-dupnya, yang lain selamat tetapi ting-katan2 kemuliaannya di Surga ber-beda2, tergantung dari kesungguhan-nya masing2 Ams 16:9.

Rencana manusia, tergantung ma-sing2. Yang mengerti dan cinta Tuhan, pasti rindu mengalami rencana Allah, itu paling baik sampai Surga kekal. Ia mengerti rencana Allah dalam umat-Nya dan adil untuk semua orang. Kalau sungguh2 mau, mau menyangkal diri dan taat, pasti bisa mengalami rencana Allah yang indah 1Kor 2:9, apalagi kalau bisa terus hidup dipimpin Roh (yaitu dgn selalu berdoa dalam Roh dan kebenaran + 7 KPR lainnya!).

Bagi Allah tidak ada yang mustahil untuk melaksanakan rencanaNya da-lam kita, tetapi itutergantung dari kita masing2.

Manusia merencanakan jalannya, tetapi Tuhan yang menentukan. Misal-nya Saul hendak membunuh Daud dgn begitu banyak tentara, pasti bisa, te-tapi Tuhan yang menentukan semua langkahnya, akhirnya batal dan Saul binasa Ams 16:4. Kehendak Tuhan yg jadi, sekalipun Saul sanggup dan cukup dilengkapi oleh banyak serdadunya, tetapi gagal, sebab itu bukan kehendak Allah, bahkan Saul binasa sebab me-nuai dari dosa2 iri dan kebenciannya. Memang paling baik menyerahkan dan mencocokkan rencana kita dgn ren-cana Allah. Memang harus mengerti kehendak dan rencana Allah. Kalau cinta Firman Tuhan dan dipimpin Roh pasti bisa mengerti Yoh 16:13, dan rencananya yang cocok dgn kehendak Allah, rencana Allah, jadi!

Rencana Allah sekalipun sama bagi semua anak2 Allah, semua mendapat satu set lengkap bagi setiap anak Allah (kalau bisa dapat mengalami sepenuh-nya, tetapi hanya 144.000 yang ber-hasil). Tetapi bentuk dan modelnya rencana Allah ber-beda2 untuk setiap orang, khas untuk pribadi masing2. Misalnya rencana Allah bagi setiap murid Putra manusia Yesus tidak sama, Tuhan Allah mempunyai rencana khas untuk masing2 dan itu saling meleng-kapi untuk seluruh rencana Allah glo-bal. Ada yang menjadi seperti Abra-ham, ada yang jadi seperti Lazarus, tetapi akhirnya kalau jadi penuh, hasilnya sama tingkatnya di Surga, sekalipun keadaannya di dunia ber-beda jauh sekali. Juga rencana Allah bagi Abraham, Ishak, Yacob, Yusuf berbeda, tetapi hasil akhirnya bisa sama2 tinggi kalau dikerjakan dgn sepenuhnya.  Sebab itu kita harus belajar terus dipimpin Roh, sehingga dipimpin dalam jalan kita masing2. Habil, Yohanes Pembaptis, Stefanus dll dalam rencana Allah, mereka kena pencobaan sampai mati, tetapi di akhir zaman, semua akan terlepas dari maut, ikut peng-angkatan tanpa mati.

IV. BAGAIMANA RENCANA KITA BISA SESUAI DGN RENCANA ALLAH?

Kalau rencana kita sesuai Firman Tuhan (tidak bertentangan dgn Firman Tuhan) dan kita tetap di dalam Dia, semua rencana Allah bisa jadi seperti Henokh, Nuh, Yusuf, Daniel dll. Israel sudah keluar dari Mesir, tetapi tidak memu-sakai negeri Perjanjian sebab mereka tidak taat akan Firman Tuhan dan keinginannya kembali ke Mesir, me-reka mati di padang gurun.

Bagaimana caranya?

1. Hidup benar, selalu suci di ha-dapan Allah, sesuai dgn Firman Tuhan. Tentu jangan cinta dunia, tetapi cinta Allah. Ini dasar dari hubungan dgn Allah Yes 59:2. Terus tinggal dalam tingkatan Ruangan Suci.

2. Kita harus mengerti kehendak Allah dan hidup berkenan kepadaNya, lebih2 di akhir zaman ini. Kalau kita be-lum tahu rencana Allah untuk pribadi kita, tunggu dan tinggal terus dalam jalan (rilnya) Allah, terus berkenan pa-da Allah (biasanya rencana Allah bagi kita terbuka bertahap). Tetapi kita ha-rus mengerti rencana keseluruhannya dari Allah. Ingat pelajaran jadwal peristiwa2 akhir zaman (JAZ). Jangan lupa tetap tinggal dalam Ruangan Suci. Ingat cari dahulu kerajaan Surga dan kebenaranNya, baru yang lain dileng-kapi Mat 6:33. Belajar berpada dgn yang fana 1Kor 7:31. Untuk apa dapat seisi dunia, tetapi jiwanya binasa Mat 16:26.

3. Tekun belajar Firman Tuhan da-lam pimpinan Roh Kudus, sebab kalau Roh Kudus memberi pengertian Firman Tuhan, kita bisa tetap di jalan Tuhan dan terus tumbuh dalam rencana Allah, bahkan tumbuh sampai sem-purna sebab terus di rilnya Allah dan dipimpin Roh Mat 13:23.

4. Terus limpah dgn 7 KPR, ter-masuk bersekutu dalam tubuh Kristus dalam persekutuan Roh dan Firman Tuhan. Dgn demikian kita bisa terus berjalan dalam kehendak dan rencana Allah, dan terus tumbuh sampai sem-purna. Tuhan akan pimpin langkah2 kita dalam jalannya yang tepat seperti Yusuf, Daniel, Daud dll, sekalipun me-reka tidak tahu rincian rencana Allah dgn lengkap. 

V. MENGHADAPI PROBLEM2 KECIL DAN BESAR

Seringkali kita tidak tahu rencana Allah yang lengkap, justru datang banyak pencobaan2. Jangan takut, hadapi saja dalam Kristus.

Jangan pakai kekuatan sendiri, tetapi hadapi dgn hikmat dan kuasa Allah, tanpa bereaksi dosa, terus dipimpin Roh, maka hidup kita akan tetap selaras dgn rencana Tuhan, se-bab ada di rilnya Tuhan seperti Yusuf, Daniel, Yusuf, Maria dll.Kalau kita menang dgn pertolongan Tuhan tanpa bereaksi dosa, justru problem2 itu membawa kita dalam rencana Allah yang indah. Jangan kuatir atau takut hidup dgn banyak kesukaran dan pen-cobaan, sebab tidak ada yang kebe-tulan, semua diketahui atau diizinkan Allah. Yusuf, Daniel dll bertekun dalam problem besar, tetapi semua ini meng-olahnya menjadi indah dan terus tinggal dalam rencana Allah. Murid2 Putra manusia Yesus, Daud, Daniel, Sadrakh, Mesakh, Abednego semua diolah dgn banyak problem, kadang2 dahsyat, tetapi dgn Tuhan mereka justru ada dalam rencana Allah yang indah.Lebih2 di akhir zaman, orang yang bersedia (lima gadis bijak) akan diolah untuk pengangkatan dan tidak akan mati. Justru di akhir zaman ini dosa dan kejahatan meningkat tinggi, jadi ujian akhir zaman global Wah 3:10. Sebab itu rohani kita harus terus meningkat, jangan hanya asal berbakti apalagi kalau jatuh bangun dalam dosa, bisa tertipu dan jatuh dalam pen-cobaan akhir zaman dan keluar dari rencana Allah, tertinggal, tidak ikut pengangkatan.

VI. BOLEH BUAT RENCANA SENDIRI?

Kita boleh membuat rencana kehendak kita sendiri, asal tetap dalam kesucian di rilnya Tuhan, tidak bertentangan dgn Firman Tuhan dan terus dipimpin Roh Maz 37:4. Allah bisa langsung menaruh kehendakNya dalam kita Fil 2:13. Kalau kita ikut dalam rencana Allah (terus dalam kesucian, jalan di jalan sempit, di rilnya Allah dalam 7 KPR), itu jauh lebih indah dari semua rencana manusia sendiri! Misalnya Ester dari kecil sudah kehilangan orangtuanya (apakah dibunuh waktu perang?) lalu ikut tertawan ke Babil, diangkat anak oleh Mordekhai dll. Ini penderitaan berat untuk anak yatim piatu ini. Andaikata ia membuat rencana sendiri, sebelumnya melarikan diri, tetap utuh dgn orangtuanya,  tidak sampai dita-wan ke Babil; Apakah hidupnya lebih indah daripada yang dialaminya ini? (terseret dalam celaka besar sampai tertawan ke Babil). Sekalipun celaka ke babil, ternyata ia jadi indah di Babil, selain jadi permaisuri raja, juga me-nyelamatkan seluruh orang Yahudi dari rencana pembantaian oleh Haman dan namanya tersurat dalam Surga dan dalam Alkitab jadi satu buku sekalipun kecil, buku Ester.

Allah bisa membuat rencana yang sempurna, terbaik di tengah2 sikon yg jelek dan kacau, sebab Dia tahu yang lalu dan yang akan datang, serta berkuasa berbuat apa saja, sangat indah! Sebab itu dalam membuat ren-cana jasmani atau rohani, ber-tanya2lah selalu kepada Tuhan (1Taw 16:11) dan terus berdoa dalam Roh dan kebenaran (terus dipimpin Roh). Kalau kita mau terus taat dipimpin Roh sesuai Firman Tuhan, pasti Tuhan akan memimpin kita, sehingga kita berada dalam rencana Allah yang paling indah.

VII. ARAH PERENCANAAN DAN KEHENDAK ALLAH

1. Harus hidup suci (Ingat MAK DSY), dipimpin Roh selalu dalam ting-kat Ruangan Suci dan selalu berkenan kepada Tuhan Kol 1:10, Kis 12:22. Orang yang di Halaman, dalam masa penamatan rencana Allah (Minggu ke-70 Daniel) akan diserahkan dalam tangan Antikris Wah 12:2.

2. Masuk dan tinggal dalam ren-cana Allah untuk pribadi masing2 (yaitu dgn terus dipimpin Roh Kudus sesuai Firman Tuhan dalam kesucian dan terus taat melakukan kehendak Allah ber-sama2 dalam tubuh Kristus lokal sampai global). Jangan takut sikon yang amat jahat dalam Minggu ke-70 Daniel (sekarang sedang menuju itu). Tetap hidup sebagai anak Allah yang suci dan terang. Jangan mengejar rencana jasmani nomer satu, seperti rencana jadi kaya, terhormat, pintar, berkedudukan dll, tetapi cari dahulu kerajaan Allah Mat 6:33. Taat akan pimpinan Roh untuk terus berkenan pada Tuhan, itu yang terbaik.

Jangan tertipu dan dibutakan oleh iblis dgn segala kemuliaan dan ke-manisan dunia yang penuh dosa dan fana. Jangan lupa Mat 16:26.

3. Terus dipimpin sejahtera Allah dan terus tumbuh makin seperti Kris-tus Fil 4:17. Tidak takut tetapi tetap mau sengsara karena Kristus, rugi, menderita, jangan takut (1Pet 4:14), Tuhan akan memelihara. Berani men-derita bahkan mati bagi Tuhan, sehingga kuasa Tuhan makin nyata dan kuasa mujizat Tuhan juga makin banyak.

4. Semua rencana Allah akan kita jalani kalau kita terus berjalan di dalam Tuhan, maka kita ikut masuk dalam rencana Allah lokal bahkan sampai glo-bal sampai hari pengangkatan. Semua angka2 tentang umat Tuhan genap (misalnya 3 angka kedatangan Tuhan akan genap sebelum Ia datang, bahkan dipercepat. Jangan lupa angka2 itu genap pada waktu berita mempelai Allah datang, sebab pada waktu itu orang beriman terbagi dalam dua kelompok homogen yang bersedia (dan ikut pengangkatan) dan yang hanyut dalam dosa, tidak ikut pengangkatan tetapi tertinggal dalam zaman Antikris yang sangat dahsyat. Sebab itu ber-sedialah sekarang baik2 Mat 24:42.

VIII. RENCANA DAN KENYATAANNYA

Pada akhir hidup kita akan tampak hasil segala rencana yang manapun dalam hidup kita masing2, yaitu masuk dalam golongan mana:

A. Golongan orang yang ada dosa di akhir hidupnya, ia tidak masuk Surga Wah 21:27, Yes 26:10, sebab itu ia akan ikut dalam kebangkitan orang dosa pada akhir kerajaan 1000 tahun dan masuk dalam pengadilan Tahta Putih yang Besar. Apa yang diadili disini? Segala perbuatan dosanya yang tidak dibereskan, dijatuhi hukuman da-lam tasik Api untuk kekal.Allah adil, ia dihukum seperti yang sudah diberi-takan dalam Alkitab, di gunung Ebal.

B. Orang yang pada akhir hidupnya tidak ada dosa, (sudah ditebus oleh darah Yesus dan tetap dalam kesucian) ia masuk Surga dan menerima pahala sesuai dgn:

1. Penuaian dari apa yang sudah ditabur dalam dunia Gal 6:9-10.

2. Allah yang adil memberikan semua sesuai janjiNya, misalnya yang diberitakan atas gunung Gerizim sesuai dgn perbuatannya, istimewa jiwa2 yang diselamatkan Ul 27:12-13.

3. Ia menerima kemuliaannya sesuai dgn tingkat rohani terakhir, itu menjadi ukuran kemuliaannya untuk kekal di Surga Mat 25:20-21 dsb.

4. Segala perbuatannya tidak ada yang dilupakan, semua yang tertulis dalam buku hayat akan menerima pahala yang kekal di Surga, tidak ada yang terlupa Mal 3:16, 1Kor 15:58, Wah 20:12.

IX. KESIMPULAN

1. Kita boleh punya keinginan dan rencana sendiri, tetapi cocokkan da-hulu dgn Firman Tuhan, minta pim-pinan Roh Kudus untuk bisa menilai semua rencana kita apa sesuai dgn Firman Tuhan dan bekenan kepa-daNya.

2. Rencana yang tertinggi dan ter-baik adalah yang dibuat Allah dalam hidup kita, sebab itu kalau kita taat, itu tingkatan yang terbaik. Sebab itu Abraham yang sudah mapan dari di negerinya, disuruh Allah keluar dari negerinya, ia taat, meskipun belum ta-hu keindahan apa saja yang akan diperolehnya. Juga waktu Ishak yang dijanjikan jadi penerusturunan Abra-ham yang begitu banyak, disuruh men-jadikan korban bagi Allah, Abraham tidak mengerti, tetapi yakin itu pe-rintah Allah, ia tetap taat dan hasilnya indah!Jadi dgn taat akan perintah dan pimpinan Tuhan Allah, ia mendapatkan yang tertinggi, ia termasuk orang sem-purna Wasiat Lama, tidak masuk dalam tahanan iblis waktu mati (untuk orang Wasiat Lama), tetapi ia langsung masuk Surga Yoh 8:56. Sebab itu meskipun kita belum tahu, belum melihat ha-silnya, kalau Tuhan menyuruh dan memimpin, taatilah, rencana Allah di dalam jalan sempit dalam pimpinan Roh Kudus, itu yang paling mulia dan terbaik.

Nyanyian:

Buatlah jalanku dalam saya,

Kristus Penjunan, ku tanah liat

Biar Kau kerjakan rencana Mu

Ku turut Dia di hatiku

Scroll to Top